Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 2170 - 2179 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. Pasar Modal Syariah sebagai Pilar Pendukung Pertumbuhan Industri Halal: Sebuah Tinjauan Komprehensif Inayatul Widad Nasution Universitas Islam Negeri Sumatera Utara inayatulwidadnasution2@gmail. ABSTRACT The Sharia Capital Market and Halal Industry play an integral role in establishing a financial ecosystem that adheres to Islamic financial principles and supports the growth of industrial sectors that meet halal standards. This research aims to provide a comprehensive review regarding the contribution of the Sharia Capital Market as the main pillar supporting the growth of the halal industry. Through a literature review and document analysis approach, this research identifies that the Sharia Capital Market not only acts as an alternative source of financing, but also shapes the financial environment in accordance with Islamic principles. Islamic investment instruments, such as sukuk and Islamic shares, play a key role in providing ethical financing alternatives. Regulatory factors, investor participation, and the level of public trust are identified as crucial elements that influence the integration of the Sharia Capital Market with the halal industry. These findings provide a basis for stakeholders to develop a financial ecosystem that supports economic growth in accordance with the principles of Islamic finance and sustainability. Keywords: sharia capital market, halal industry, sharia economy, sharia finance ABSTRAK Pasar Modal Syariah dan Industri Halal memainkan peran integral dalam pembentukan ekosistem keuangan yang mematuhi prinsip-prinsip keuangan Islam dan mendukung pertumbuhan sektor industri yang memenuhi standar kehalalan. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan tinjauan komprehensif terkait kontribusi Pasar Modal Syariah sebagai pilar utama pendukung pertumbuhan industri halal. Melalui pendekatan tinjauan pustaka dan analisis dokumen, penelitian ini mengidentifikasi bahwa Pasar Modal Syariah tidak hanya berperan sebagai sumber pembiayaan alternatif, tetapi juga membentuk lingkungan keuangan sesuai dengan prinsip-prinsip Islam. Instrumen investasi syariah, seperti sukuk dan saham syariah, memainkan peran kunci dalam memberikan alternatif pembiayaan yang etis. Faktor regulasi, partisipasi investor, dan tingkat kepercayaan masyarakat diidentifikasi sebagai elemen krusial yang memengaruhi integrasi Pasar Modal Syariah dengan industri halal. Temuan ini memberikan dasar bagi para pemangku kepentingan untuk mengembangkan ekosistem keuangan yang mendukung pertumbuhan ekonomi sesuai dengan prinsip-prinsip keuangan Islam dan keberlanjutan. Kata kunci: pasar modal syariah, industry halal, ekonomi syariah, keuangan syariah PENDAHULUAN Pasar Modal Syariah dan Industri Halal telah menjadi dua entitas yang saling terkait dalam panorama ekonomi global, membentuk fondasi keuangan yang sesuai dengan prinsip-prinsip keuangan Islam dan memicu pertumbuhan industri yang Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 2170 - 2179 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. memenuhi tuntutan kebutuhan halal. Perkembangan Pesat Pasar Modal Syariah telah memberikan dampak signifikan pada pembiayaan dan investasi di sektor industri halal, menjadikannya sebagai pilar penting yang mendukung pertumbuhan Seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap produk halal dan prinsip-prinsip keuangan Islam, tinjauan komprehensif terhadap peran Pasar Modal Syariah sebagai pendukung pertumbuhan industri halal menjadi sangat Dalam konteks ini, pemahaman mendalam terhadap dinamika Pasar Modal Syariah, instrumen investasi syariah, dan integrasinya dengan industri halal sangat diperlukan untuk mengidentifikasi peluang, tantangan, serta kontribusinya dalam mempercepat pertumbuhan sektor ini. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran menyeluruh terkait peran Pasar Modal Syariah sebagai pilar pendukung pertumbuhan industri halal. Dengan merinci mekanisme pembiayaan, instrumen investasi, dan faktor-faktor yang mempengaruhi integrasi keduanya, diharapkan tinjauan ini dapat memberikan wawasan yang bermanfaat bagi para pemangku kepentingan, regulator, dan pelaku industri dalam mengembangkan ekosistem keuangan yang memadukan nilai-nilai Islam dengan keberlanjutan pertumbuhan ekonomi. Pasar Modal Syariah memegang peran penting dalam mendukung pertumbuhan industri halal yang semakin berkembang. Seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap keuangan syariah dan permintaan akan produk halal, penelitian ini bertujuan untuk memberikan tinjauan komprehensif mengenai kontribusi Pasar Modal Syariah terhadap pertumbuhan industri halal. Dalam konteks ini. Pasar Modal Syariah mencakup serangkaian instrumen investasi yang mematuhi prinsip-prinsip keuangan Islam. Pasar saham Syariah di Indonesia terus berkembang pesat. Berdasarkan majalah Insight (Edisi Juni 2. , sudah ada 60 persen saham bersifat Syariah dari kapitalisasi pasar sebesar Rp 7. 000 triliun. Sistem online trading-nya mencapai 13 SOTS (Syariah Online Trading Syste. Syariah. Selanjutnya, seberapa besar kontribusi perkembangan pasar saham Syariah untuk pertumbuhan ekonomi. Beberapa studi teoritis telah dilakukan di berbagai bidang perbankan Islam (Shofiatul Jannah, 2. Dengan demikian, kita dapat memahami lebih dalam bagaimana Pasar Modal Syariah dapat menjadi katalisator utama dalam mengakselerasi pertumbuhan industri halal, menciptakan lingkungan keuangan yang berdaya saing, inklusif, dan sesuai dengan prinsip-prinsip keuangan Islam. Dalam mengkaji peran Pasar Modal Syariah sebagai pendukung pertumbuhan industri halal, beberapa pertanyaan mendasar muncul yaitu. Bagaimana mekanisme Pasar Modal Syariah berperan dalam pembiayaan dan investasi di sektor industri halal, yang kedua adalah apa saja instrumen investasi syariah yang tersedia dan bagaimana kontribusinya terhadap pertumbuhan industri halal, yang terakhir adalah Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 2170 - 2179 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. bagaimana regulasi dan kerangka hukum mendukung integrasi antara Pasar Modal Syariah dan industri halal Penelitian ini bertujuan adalah untuk menganalisis peran Pasar Modal Syariah dalam pembiayaan dan investasi industri halal, kemudian Menilai kontribusi instrumen investasi syariah terhadap pertumbuhan industri halal, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi integrasi Pasar Modal Syariah dan industri halal, dan mengevaluasi dampak regulasi dan kerangka hukum terhadap hubungan antara Pasar Modal Syariah dan industri halal. TINJAUAN LITERATUR Pasar Modal Syariah Pasar modal syariah Pasar modal merupakan suatu kegiatan yang berhubungan dengan perdagangan surat berharga . enawaran efe. , perusahaan dan penawaran umum terkait dengan efek yang akan terbit. Menurut Pandji Anoraga. Maksud dari efek syariah dalam pasar modal yaitu cara penerbitannya, pengelolaan dalam perusahaan dan juga akad yang digunakan harus memenuhi prinsip-prinsip syariat Islam. Efek syariah dan penerapan prinsip syariah dalam pasar modal meliputi reksadana syariah, saham syariah, saham berharga, dan kontrak investasi yang harus dilakukan sesuai dengan prinsip-prinsip syariah ini dimuat dalam Fatwa DSN MUI No. 40/DSN-MUI/X/2003. Pada pasar modal syariah, jika perusahaan berkeinginan memperoleh suatu pembiayaan pada surat berharga, perusahaan harus masuk kriteria syariah. Karena pasar modal syariah berpedoman pada prinsip syariah. Prinsip-prinsip tersebut yaitu: Pasar modal syariah dalam melakukan jual beli saham dll harus sesuai prinsip syariah dan melarang seperti judi, riba, gharar dll. Lembaga yang menerbitkan saham maupun surat berharga dengan efek syariah wajib mematuhi peraturan syariat Islam. Efek syariah harus berupa harta dan tidak boleh menarjetkan keuntungan pada utang piutang (Fauzan & Suhendro, 2. Industri Halal Indulstri halal yaitul indulstri yang selisulai delingan nilai-nilai islam. Selipelirti pelindidikan Islam. Keliulangan Syariah, kosmelitik dan obat halal, halal travelil, indulstri makanan halal, hingga fashion syariah, kini selidang belirkelimbang. Dari belibelirapa gambaran telintang pelingelirtian indulstri pada atas maka bisa dis bahwa indulstri artinya telimpat ulntulk dan selibulah ulsaha baik barang ataul jasa selibagai akibatnya dapat melindatangkan selibulah laba bagi pelaksananya. (Jikem et , 2. Landasan teori penelitian ini didukung oleh kajian literatur terkait. Prinsipprinsip keuangan Islam, mekanisme Pasar Modal Syariah, instrumen investasi syariah, dan konsep-konsep terkait industri halal menjadi dasar pemahaman. Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 2170 - 2179 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. Beberapa sumber kunci meliputi karya-karya akademis seperti "Islamic Finance: Principles and Practice" oleh Venardos, dan laporan industri seperti "Global Islamic Finance Report. METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan pendekatan tinjauan pustaka dan analisis Data primer diperoleh dari literatur-literatur terkait, dokumen regulasi, dan laporan industri. Analisis kuantitatif digunakan untuk mengevaluasi informasi yang ditemukan. HASIL DAN PEMBAHASAN Peran Pasar Modal Syariah dalam Pembiayaan Industri Halal Pasar Modal Syariah telah memainkan peran penting dalam menyediakan sumber pembiayaan yang sesuai dengan prinsip-prinsip keuangan Islam untuk industri halal. Instrumen-instrumen seperti sukuk syariah dan saham syariah memberikan alternatif pembiayaan yang lebih sesuai dengan nilai-nilai Islam daripada instrumen keuangan konvensional. Penelitian ini mendukung temuan bahwa Pasar Modal Syariah telah menjadi sumber dana yang signifikan bagi pelaku industri halal, memfasilitasi pertumbuhan melalui pembiayaan yang adil dan sesuai dengan prinsip syariah. Pasar modal merupakan sarana yang menghubungkan antara penyedia dana dan yang membutuhkan dana. Tersedia dalam 3 jenis pasar, yaitu pasar primer, sekunder dan paralel. Pasar primer digunakan dimana penjualan efek yang diterbitkan perusahaan langsung melalui bursa efek, sehingga perusahaan menghasilkan dana. Lalu yang kedua pasar sekunder, setelah penjualan pada pasar primer berakhir, maka adanya efek yang listing atau go public, kemudian pada pasar sekunder harga efek ditentukan kurs. Pasar paralel merupakan pasar yang dilaksanakan persatuan perdagangan uang dan efek-efek. (Kinanti et al. , 2. Dalam upaya jangka panjang Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama OJK bertujuan untuk menyederhanakan akses UMKM dan industri halal ke dalam pasar modal syariah. Dengan demikian, pasar modal syariah dapat menjadi opsi pembiayaan yang lebih mudah diakses untuk industri halal di Indonesia. Pasar modal syariah menawarkan berbagai produk yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pengembangan industri halal di Indonesia. Ada beberapa produk yang ditawarkan pasar modal syariah yang dapat digunakan dalam pengembangan industri halal di Indonesia diantaranya adalah IPO (Initial Public Offerin. IPO adalah sistem di mana suatu perusahaan menjual sahamnya kepada masyarakat, menyatakan status Go Public. Penerapan IPO, terutama dalam industri halal yang mendapat perhatian, memiliki potensi untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi. Setelah IPO. Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 2170 - 2179 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. perusahaan yang go public dapat menerbitkan saham atau instrumen utang sebagai langkah awal untuk mendapatkan pendanaan dari publik guna mengembangkan bisnisnya. Keberadaan IPO membuat perusahaan lebih menarik bagi investor karena transparansi manajemen keuangan dan operasionalnya menjadi terbuka dan dapat diakses oleh publik. Sukuk. Sukuk adalah efek syariah berbentuk sertifikat yang mewakili kepemilikan atas aset atau proyek tertentu dengan nilai yang tidak terbagi. Ini bukan surat utang, melainkan suatu bentuk kepemilikan bersama. Sukuk sering digunakan oleh pemerintah dan masih kurang dikenal oleh sebagian UMKM. Instrumen investasi ini menggunakan akad mudharabah dengan sistem bagi hasil, memungkinkan investor untuk berinvestasi dalam perusahaan industri halal dengan keamanan dan risiko minimal. Sukuk menawarkan kepastian pendapatan kepada pemilik modal dengan pembayaran yang dijamin oleh negara, serta keuntungan dari pajak yang lebih Selain itu, sukuk dapat diperdagangkan di pasar sekunder, memungkinkan likuiditas sebelum jatuh tempo. ECF (Equity Crowdfundin. adalah mekanisme pengumpulan dana melalui penawaran saham berbasis teknologi informasi di platform online. Bursa Efek Indonesia (BEI) meluncurkan papan akselerasi dengan target pendanaan publik hingga Rp 250 miliar. ECF dan papan akselerasi ini dapat bekerja sama dalam pasar modal untuk mendukung perkembangan industri halal di Indonesia. Pendanaan melalui bursa efek dapat menarik minat investor dengan keuntungan modal yang ringan dan pajak transaksi final hanya 0,1%. Investor yang berpartisipasi dalam ECF biasanya berpengalaman dan cenderung berinvestasi jangka panjang. Oleh karena itu, industri halal yang mencari pendanaan ini harus memiliki visi pengembangan perusahaan dan valuasi yang menarik untuk menarik minat investor. Kontribusi Instrumen Investasi Syariah terhadap Pertumbuhan Industri Halal Instrumen investasi syariah, seperti saham syariah dan reksa dana syariah, juga telah memberikan kontribusi besar terhadap pertumbuhan industri halal. Investor yang berorientasi pada prinsip keuangan Islam semakin memilih instrumeninstrumen ini, menciptakan pasar modal yang kuat dan mendukung pertumbuhan bisnis halal. Studi ini menunjukkan bahwa instrumen investasi syariah bukan hanya memberikan solusi keuangan, tetapi juga menciptakan daya tarik bagi investor yang peduli dengan nilai-nilai etis dan syariah. Kontribusi instrumen investasi syariah terhadap pertumbuhan industri halal dapat terlihat dari beberapa aspek. Berikut adalah beberapa kontribusi utama(Iqbal & Mirakhor, 2. Kesesuaian dengan Prinsip Syariah: Instrumen investasi syariah beroperasi sesuai dengan prinsip-prinsip syariah Islam, yang melarang riba . , spekulasi berlebihan, dan investasi dalam bisnis yang melibatkan produk atau layanan yang diharamkan. Hal ini menciptakan lingkungan investasi yang Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 2170 - 2179 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. sesuai dengan nilai-nilai Islam, memungkinkan para investor muslim untuk berpartisipasi tanpa melanggar prinsip agama. Diversifikasi Portofolio: Instrumen investasi syariah mencakup berbagai kelas aset seperti saham syariah, obligasi syariah, reksa dana syariah, dan instrumen keuangan lainnya. Diversifikasi portofolio ini membantu menciptakan peluang investasi yang lebih luas dalam industri halal, memungkinkan para investor untuk mendukung berbagai sektor yang termasuk dalam konsep industri halal. Pembiayaan untuk Bisnis Halal: Instrumen investasi syariah juga menyediakan sumber pembiayaan untuk bisnis-bisnis yang sesuai dengan prinsip halal. Dalam hal ini, reksa dana syariah dan obligasi syariah dapat menjadi sarana pembiayaan yang penting untuk perusahaan-perusahaan yang bergerak dalam sektor halal. Pengembangan Infrastruktur: Melalui investasi dalam instrumen syariah, dana dapat dialokasikan untuk proyek-proyek infrastruktur yang mendukung pertumbuhan industri halal. Misalnya, pengembangan pusat logistik halal, fasilitas produksi halal, dan infrastruktur terkait lainnya dapat didukung melalui investasi yang berbasis pada prinsip syariah. (Warde, 2. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Integrasi Pasar Modal Syariah dan Industri Halal Faktor-faktor yang mempengaruhi integrasi Pasar Modal Syariah dengan industri halal ternyata sangat kompleks dan berkaitan dengan regulasi, partisipasi investor, dan tingkat kepercayaan masyarakat. Ditemukan bahwa peraturan dan kerangka hukum yang mendukung keuangan syariah memiliki dampak positif pada integrasi, sementara tingkat partisipasi investor dan tingkat kepercayaan masyarakat memainkan peran kunci dalam membentuk hubungan antara Pasar Modal Syariah dan industri halal. Dalam pembahasan, penelitian ini menggambarkan bagaimana faktor-faktor ini saling berinteraksi dan saling memengaruhi, menciptakan lingkungan yang mendukung atau menahan integrasi. Integrasi pasar modal syariah dengan industri halal dipengaruhi oleh sejumlah faktor yang mencakup aspek regulasi, perkembangan industri, dan kepercayaan investor. Berikut adalah penjelasan mengenai faktor-faktor yang Mempengaruhi Integrasi Pasar Modal Syariah dan Industri Halal Regulasi yang Mendukung: Adanya regulasi yang mendukung pasar modal syariah dan industri halal menjadi faktor kunci. Regulasi yang jelas dan sesuai dengan prinsip-prinsip syariah menciptakan lingkungan yang kondusif untuk pengembangan pasar modal syariah dan pertumbuhan industri halal (ElHawary et al. , 2. Perkembangan Infrastruktur Pasar Modal Syariah: Infrastruktur pasar modal syariah yang berkembang mendukung integrasi dengan industri halal. Ini mencakup adanya lembaga-lembaga keuangan syariah, indeks saham syariah. Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 2170 - 2179 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. dan instrumen investasi syariah yang memungkinkan investor untuk berpartisipasi dalam industri halal(Beck et al. , 2. Peningkatan Kesadaran Investor: Kesadaran investor terhadap potensi pertumbuhan dan keberlanjutan investasi dalam industri halal dapat meningkatkan integrasi pasar modal syariah dengan sektor ini. Peningkatan pemahaman investor terhadap nilai-nilai syariah dan potensi keuntungan dari investasi halal dapat mendorong partisipasi mereka(Aloui et al. , 2. Pengembangan Produk dan Inovasi : Inovasi produk syariah yang lebih baik dan berkualitas dapat meningkatkan daya tarik pasar modal syariah bagi Pengembangan instrumen investasi yang sesuai dengan prinsip syariah dan terkait dengan industri halal dapat memperluas peluang investasi(Iqbal & Mirakhor, 2. Kerjasama Antar Negara : Kerjasama antar negara dalam membangun pasar modal syariah dan industri halal dapat memperkuat integrasi. Perjanjian dan kerangka kerja yang memfasilitasi arus modal antar negara Islam dapat membuka peluang investasi yang lebih besar(Warde, 2. Implikasi dan Rekomendasi Produk-produk dalam pasar modal syariah yaitu berupa efek syariah. Pasar modal syariah digunakan sebagai sarana untuk pendanaan usaha untuk mendapat dana dari investor. Dana digunakan untuk pengembangan usaha maupun penambahan modal kerja. Sejalan dengan tersebut harusnya pasar modal syariah dapat menjadi alternatif pendanaan bagi pengembangan industri halal di Indonesia karena akan menjadi investasi yang menarik. bagi investor ketika investasi bisnis yang dijalankan memadukan aspek bisnis dan spiritual sehingga sesuatu yang dijalankan tersebut bernilai ibadah. Hasil penelitian ini memiliki implikasi penting bagi berbagai pemangku kepentingan, termasuk regulator, pelaku industri, dan investor. Penemuan ini dapat memberikan dasar bagi pengambilan keputusan untuk meningkatkan integrasi antara Pasar Modal Syariah dan industri halal. Rekomendasi termasuk peningkatan kerangka regulasi yang mendukung, peningkatan partisipasi investor, dan upaya untuk meningkatkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap produk dan layanan keuangan syariah. Implikasi dan rekomendasi pasar modal syariah sebagai pilar pendukung pertumbuhan industri halal mencakup beberapa aspek penting yang melibatkan peran investor, regulasi, dan perkembangan infrastruktur. Akses Pembiayaan yang Lebih Mudah: Pasar modal syariah dapat memberikan akses pembiayaan yang lebih mudah bagi perusahaan dalam industri halal. Ini mencakup penerbitan obligasi syariah dan penawaran saham syariah, yang dapat digunakan untuk pengembangan produk, peningkatan kapasitas produksi, dan ekspansi bisnis(El-Gamal, 2. Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 2170 - 2179 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. Peningkatan Profil dan Kepercayaan Investor: Partisipasi aktif investor dalam pasar modal syariah dapat meningkatkan profil industri halal. Investor yang memilih instrumen investasi syariah cenderung mencari peluang yang sesuai dengan prinsip-prinsip etika Islam, sehingga memperkuat citra positif industri halal(Saiti et al. , 2. Diversifikasi Portofolio Investasi : Investor dapat mendiversifikasi portofolio mereka dengan mengalokasikan sebagian dana ke instrumen investasi syariah yang terkait dengan industri halal. Hal ini tidak hanya memberikan manfaat finansial, tetapi juga mendukung pertumbuhan berkelanjutan sektor ini(Arif & Rosly, 2. Rekomendasi Pasar Modal Syariah: Peningkatan Keterbukaan dan Edukasi:Pemerintah, lembaga pengatur, dan pelaku pasar perlu meningkatkan keterbukaan dan edukasi terkait pasar modal syariah. Ini termasuk menyediakan informasi yang transparan tentang instrumen investasi syariah dan memberikan edukasi kepada investor potensial(Arif & Rosly, 2. Penguatan Infrastruktur Pasar : Penguatan infrastruktur pasar modal syariah melalui pengembangan produk-produk inovatif, indeks saham syariah, dan instrumen investasi yang memadai dapat mempercepat integrasi pasar dengan industri halal (Moehieldin et al. , 2. Kerjasama Antar Lembaga Keuangan: Lembaga keuangan, termasuk bank syariah dan pasar modal, dapat meningkatkan kerjasama untuk mengembangkan produk-produk keuangan yang mendukung pertumbuhan industri halal(Saeed & Sameen, 2. Rekomendasi dan implikasi ini dapat membantu membangun ekosistem keuangan yang kuat untuk mendukung pertumbuhan industri halal secara Penting untuk terus memantau perkembangan pasar modal syariah dan industri halal. KESIMPULAN Dari tinjauan komprehensif terkait peran Pasar Modal Syariah sebagai pilar pendukung pertumbuhan industri halal, dapat diambil beberapa kesimpulan penting. Pasar Modal Syariah memiliki dampak positif dalam menyediakan pembiayaan yang sesuai dengan prinsip-prinsip keuangan Islam untuk industri halal. Instrumen investasi syariah, seperti sukuk dan saham syariah, telah memperkuat fondasi pembiayaan bagi pelaku industri halal, menciptakan lingkungan keuangan yang sesuai dengan nilai-nilai etis dan syariah. Kontribusi positif instrumen investasi syariah terhadap pertumbuhan industri halal tercermin dalam peningkatan minat investor yang berorientasi pada prinsip-prinsip keuangan Islam. Hal ini membentuk pasar modal yang semakin kuat dan dapat diandalkan untuk mendukung perkembangan bisnis halal. Namun, untuk Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 2170 - 2179 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. memaksimalkan potensi integrasi antara Pasar Modal Syariah dan industri halal, beberapa tantangan perlu diatasi, termasuk perbaikan regulasi, peningkatan partisipasi investor, dan peningkatan tingkat kepercayaan masyarakat. Secara keseluruhan, penelitian ini memberikan gambaran menyeluruh tentang kompleksitas hubungan antara Pasar Modal Syariah dan industri halal. Rekomendasi untuk memperkuat kerangka regulasi, merangsang partisipasi investor, dan memperbaiki persepsi masyarakat terhadap keuangan syariah dapat menjadi langkah-langkah kunci dalam meningkatkan integrasi kedua sektor ini. Melalui langkah-langkah ini, diharapkan Pasar Modal Syariah akan terus menjadi pilar utama dalam mendukung pertumbuhan dan keberlanjutan industri halal di tingkat global. Kesimpulan ini memberikan gambaran optimistis tentang masa depan kolaborasi positif antara sektor keuangan syariah dan industri halal, menciptakan ekosistem yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan sesuai dengan prinsip-prinsip keuangan Islam. DAFTAR PUSTAKA