JURNAL ILMIAH KOMPUTER GRAFIS. Vol. No. JULI 2022, pp. 95 - 104 p-ISSN : 1979-0414. e-ISSN : 2621-6256 . http://journal. id/index. php/pixel C page 95 Transformation Of The Traditional Dance Choreography Of Molapi Saronde Gorontalo Siska Udilawaty1. Risti Puspita Sari Hunowu2 Desain Komunikasi Visual. Ilmu Komputer. Universitas Ichsan Gorontalo. Jl. Drs. Achmad Nadjamuddin No. Dulalowo Tim. Kec. Kota Tengah. Kota Gorontalo. Gorontalo 96135, e-mail : siskaudilawati18@gmail. Desain Komunikasi Visual. Ilmu Komputer. Universitas Ichsan Gorontalo. Jl. Drs. Achmad Nadjamuddin No. Dulalowo Tim. Kec. Kota Tengah. Kota Gorontalo. Gorontalo 96135, e-mail : hunowu96@gmail. ARTICLE INFO Article history: Received Received in revised form Accepted Available online ABSTRACT This study discusses the change in the choreography of the traditional Molapi Saronde dance to the Saronde Kreasi dance in the city of Gorontalo. This research will focus on the changes that occur in the choreography of the Molapi Saronde dance, the creation of the Saronde dance, because along with the times, the dance which was usually only performed at traditional weddings among kings . has now become a public dance that can be held for entertainment events such as welcoming The purpose of this research is to find out the changes that exist in the traditional Molapi Saronde dance to the creation of the Saronde dance and to analyze further about the changes in the choreographic movement of the Molapi Saronde dance related to the traditional values that exist in Gorontalo. this research is qualitative. Benefits This research provides new knowledge to the millennial generation and tourists who want to know the meaning of each choreographic change in the Molapi Saronde dance and the Saronde Kreasi The results of this study determine the changes and differences in the traditional dance from the Molapi Saronde to the Saronde Kreasi Keywords: Molapi Saronde. Saronde Kreasi. C Introduction Tari adalah hasil kreasi seorang koreografer yang diungkapkan oleh penari. Suatu ekspresi pancaran batiniah, hasil presentasi obyektif dari realita subyektif seorang koreografer. Tak perlu diragukan jika terdapat sejumlah pendapat yang mengatakan bahwa tari tercipta dari dua sisi kekuatan antara koreografer dan penarinya, yakni kekuatan gerak tubuh . atau presentasi obyektifnya dan kekuatan gerak jiwa . atau realita subyektifnya. merupakan wujud yang diartikan sebagai hasil dari berbagai elemen-elemen tari yaitu gerak, musik, kostum, rias, properti, penari dan tempat pertunjukanAy . Sementara isi yang merupakan phsikis organic, adalah pancaran jiwa dan rasa sebagai visi, ide, nilai estetis koreografer. Oleh sebab itu ,bentuk tarian dapat dinikmati penonton lewat panca indera, sementara isi tarian hanya dapat dinikmati secara total oleh rasa dan imajinasi penonton . Tarian Saronde adalah tarian khas Gorontalo yang sudah dipatenkan mejadi warisan tak Tarian yang awalnya . arian adat molapi sarond. di lakukan oleh kaum laki Ae laki pada saat malam pertunangan atau malam lamaran dalam acara perkawinan. Tarian ini merupakan tarian tradisional yang diangkat dari tradisi masyarakat Gorontalo. Dahulu tarian dini digunakan sebagai sarana Molihe Huali yaitu menengok/mengintip calon istri. Karena masyarakat Gorontalo dahulu masih belum mengenal istilah pacaran seperti sekarang, sehingga hubungan mereka masih dipegang penuh oleh orang tua. Dalam perkembangan. Tari Saronde terus dilestarikan dan dikembangkan di Gorontalo. Tarian saronde . olapi sarond. sering ditampilkan sebagai bagian dari prosesi pernikahan adat masayarakat Gorontalo. Sedangkan tarian saronde kreasi sering ditampilkan di berbagai acara seperti penyambutan dan festival budaya. Berbagai kreasi dan variasi dalam segi gerak atau busana juga sering dilakukan agar terlihat lebih menarik namun tidak meninggalkan keasliannya. Tari Saronde kreasi termasuk tarian yang bersifat pergaulan yang menggambarkan ungkapan kebahagiaan. Tari Seiring perkembangan zaman tarian molapi saronde mengalami banyak perubahan terutama pada koreografi Gerakan . Research Method Metode penelitian ini menggunakan Metode Deskriptif Kualitatif. Penelitian Kualitatif adalah metode untuk menggambarkan dan menjelaskan masalah dengan cara mendeskripsikan dan dapat menganalisa masalah secara mendalam. Untuk memperoleh data dan fakta yang diperlukan penulis melakukan penelitian sebagai Persiapan Tahap Persiapan dimulai dari mengidentifikasi masalah cara mempelajari literatur, diktat, jurnal-jurnal, serta bahan-bahan yang berhubungan dengan tari saronde, setelah itu melakukan observasi langsung dilokasi. Penentuan kebutuhan, data sumber data dan administrasi perencanaan data dilanjutkan dengan pengumpulan data. Pelaksanaan Penelitian Lapangan Penelitian yang dilakukan secara langsung pada Narasumber. Penelitian lapangan dilakukan untuk data dan informasi tentang tarian saronde, adapun cara pengumpulan data yang digunakan adalah sebagai berikut: Wawancara. Pengamatan (Observas. Studi Dokumentasi. Laporan Menyusun Laporan Akhir Transformation Of The Traditional Dance Choreography Of Molapi Saronde Gorontalo Ae Siska Udilawaty Results and Analysis Sebelum penulis menjelaskan data penelitian tentang Transformasi Koreografi Tari adat Molapi Saronde Gorontalo terlebih dahulu penulis menyajikan data penelitian ini peneliti memakai bentuk table dengan berisikan 12 Gerakan tarian memiliki makna dan tanda yang dipaparkan secara sistematis. Data penelitian ini mengarah kepada identifikasi masalah yang menghasilkan penelitian bermetode analisis data penelitian kualitatif. Analisis Data Berikut ini analisis data mengenai makna dan tanda perubahan koreografi tarian molapi saronde dan tarian saronde kreasi. Hasil penelitian adalah terdapat beberapa makna koreografi yang terdapat pada tari molapi saronde dan tari saronde Kreasi yang akan di jelaskan sebagai Gambar 1 Gerakan Tarian Molapi Saronde Sumber : Foto Pribadi Makna Gerakan 1 : Mopotoduwolo adalah Berasal dari Bahasa Gorontalo yang diartikan dengan penghormatan. Gerakan ini menjelaskan tentang Gerakan penghormatan yang dilakukan di awal melakukan tari molapi saronde. Gerakan ini dapat diartikan sebagai tanda hormat sang mempelai laki-laki kepada pihak perempuan serta memohon izin kepada wali perempuan . ertua perempua. untuk melakukan Gerakan yang dianggap sakral yaitu Gerakan molapi saronde. Gerakan pertama ini memiliki hitungan 2 X 8. Dengan Gerakan yaitu menekuk kedua kaki serta mengatupkan kedua tangan kedepan sebagai tanda pengehormatan. Gambar 2 : Gerakan 2 Tarian Molapi Saronde Sumber : Foto Pribadi Makna Gerakan 2 : Gerakan kedua ini menjelaskan bahwa sang mempelai pria sudah siap untuk membangun rumah tangga dalam artian Gerakan ini menjelaskan kesiapan serta kesanggupan untuk membangun rumah tangga bersama-sama pihak perempuan. Dalam motif gerak ini memiliki hitungan 4 x 8 tambah 1 x 4. Dengan Gerakan yaitu berdiri tegak dengan mengatupkan kedua tangan dengan memegang selendang dikedua tangan tersebut. Gambar 3 : Gerakan 3 Tarian Molapi Saronde Sumber : Foto Pribadi Makna Gerakan 3 : Gerakan ketiga ini menjelaskan bahwa dalam hubungan suami istri . alam rumah tangg. terdapat banyak problema kehidupan baik dalam lingkup ekonomi dan pengambilan kebijakan yang dilakukan oleh suami. Dalam motif gerak ketiga ini memiliki hitunagn 3 x 8. membentangkan (Buad. selendang tangan kanan sejajar dengan panggul dan tangan kiri sejajar dengan tali pusat. Transformation Of The Traditional Dance Choreography Of Molapi Saronde Gorontalo Ae Siska Udilawaty Gambar 4 : Gerakan 4 Tarian Molapi Saronde Sumber : Foto Pribadi Makna Gerakan 4 : Gerakan ke empat mempelai pria telah selasai melakukan gerak molapi saronde dengan di akhiri kedua tangan memegang selendang dan kedua lutut berada di lantai dengan pandangan menghadap kebawah/menunduk yang artinya penghormatan untuk yang terakhir/mengakhiri Tarian. dengan hitungan 2 x 8. Dari Gambar di atas dapat dijelaskan bahwa Tarian Molapi saronde merupakan tarian dengan 4 jenis Gerakan yang ditarikan oleh pengantin laki-laki. Gerakan yang dilakukan adalah Gerakan Ae Gerakan sederhana yang umumnya semua orang bisa melakukannya, karna tarian molapi saronde ini dibuat untuk persembahan yang dilakukan pihak mempelai laki- laki untuk meminta izin kepada wali perempuan, tidak ada unsur hiburan sama sekali. Keserhanaan Tarian Molapi saronde bukan berarti Tarian saronde ini tidak memiliki makna, justru dari kesederhanaan Gerakan tari inilah terdapat makna- makna yang sakral yang telah dijelaskan diatas. Selain makna yang sakral setiap Gerakan tarian molapi saronde harus dilakukan atau ditarikan sesuai urutan yang ada agar tidak menghilangkan unsur makna yang terkandung dalam Gerakan tari, jika ditarikan tidak sesuai urutan maka makna yang terkandung pada tarian molapi saronde ini akan berantakan dan tidak sesuai adat yang ada di Gorontalo. Penjelasan Makna Tarian Saronde Kreasi Gerakan Ae gerakan pada Tarian Saronde kreasi terdapat beberapa gerakan yang mengandung makna selain itu gerakan lainnya di sesuaikan atau dikreasikan sendiri oleh Sang pelati penari. Adapun beberapa gerakan tarian saronde yang memiliki makna yaitu : Gambar 1 : Gerakan Tarian Molapi Saronde Kreasi Sumber : Foto Pribadi C Makna Gerakan 1 : Gerakan pertama yaitu Gerakan penghormatan, dalam motif Gerakan ini menjelaskan awal dari tarian saronde kreasi yang memiliki hitungan 2 x 8 ditambah 4 x 8. Gerakan ini penari laki-laki berada di bagian belakang penari perempuan dengan melakukan Gerakan yang sedikit berbeda peneri laki-laki mengatupkan kedua tangan sedangkan pihak perempuan membuka kedua tangan. Gambar 2 : Gerakan 2 Tarian Molapi Saronde Kreasi Sumber : Foto Pribadi Makna Gerakan 2 : Gerakan kedua ini menjelaskan dimana penari perempuan sedang mengayuhkan tangannya yang mengartikan bahwa penari tersebut membawa selendang sedangkan penari pria melakukan gerakan langga sebagai seni bela diri Gorontalo. Dengan hitunag 2 x 8 ditambah 8 x 8. Gambar 3 : Gerakan 3 Tarian Molapi Saronde Kreasi Sumber : Foto Pribadi Makna Gerakan 3 : Gerak ke tiga ini menjelaskan titik pertemuan antara penari perampuan dan penari laki Ae laki yang menjelaskan bahwa setiap hubungan pasti ada pertemuan. Dengan hitungan 3 x 8 ditambah 8 x 8. Gerakan ini dilakukan Berhadap hadapan antara penari laki-laki dan penari perempuan dengan posisi kaki sedikit jongkok dengan lutut sebelah kanan menyentuh lantai, peneri perempuen mebentangkan selendang Sedangkan penari laki-laki menyatukan kedua tangan Transformation Of The Traditional Dance Choreography Of Molapi Saronde Gorontalo Ae Siska Udilawaty Gambar 4 : Gerakan 4 Tarian Molapi Saronde Kreasi Sumber : Foto Pribadi Makna Gerakan 4 : Gerak ke empat ini menjelaskan penari pria sedang menatap penari wanita, begitu pun sebaliknya sambal membawa selendang. Dengan hitungan 2 x 8 ditambah 4 x 8. Gerakan ini dilakukan dengan saling menatap dapat diartikan bahwa kedua calon pengentin telah menerima satu sama lain untuk melanjutkan proses pelamaran kejanjang yang lebih tinggi atau kejenjang pernikahan. Dengan posisi tangan membawa selendang yang dibentangkan. Gambar 5 : Gerakan 5 Tarian Molapi Saronde Kreasi Sumber : Foto Pribadi Makna Gerakan 5 : Gerakan ke lima ini menjelaskan dan memperlihatkan kedua penari sedang bersatu dan membentangkan ke dua selendangnya masing Ae masing, dengan menggunakan motif gerak tari langga yang sesuai dengan ketukan musik. Pada motif ini mengguanakan hitungan 4 x 8. Gambar 6 : Gerakan 6 Tarian Molapi Saronde Kreasi Sumber : Foto Pribadi Makna Gerakan 6 : Gerak ke enam ini memperlihatkan gerak BubaAoto . yeng menjelaskan tentang setiap menjalankan kehidupan berumah tangga harus mempunyai hati yang kuat dan harus tegas dalam melakukan setiap tindakan. Motif ini dilakukan dengan hitungan 3 x 4 di tambah 2 x 8. Gambar 7 : Gerakan 7 Tarian Molapi Saronde Kreasi Sumber : Foto Pribadi Makna Gerakan 7 : Gerak ke tujuh ini menjelaskan dimana para penari memperagakan gerak MoAoayanga yang diartikan saling berlawanan yang maksudnya adalah bahwa setiap kehidupan berkeluarga memiliki perbedaan pendapat. Motif ini dilakukan dalam hitungan 3 x 4 ditambah 1x8. Transformation Of The Traditional Dance Choreography Of Molapi Saronde Gorontalo Ae Siska Udilawaty Gambar 8 : Gerakan 8 Tarian Molapi Saronde Kreasi Sumber : Foto Pribadi Makna Gerakan 8 : Gerakan ke kedelapan ini menjelaskan tentang sebuah persatuan yang di gambarkan pada sebuah motif gerak tari yakni membentangkan ke dua tangan, dengan hitungan 1 x 8. Conclusion Dari 12 Gambar diatas menjelaskan bahwa terdapat banyak perubahan/transformasi dari Gerakan tari molapi saronde menjadi tari saronde kreasi, dilihat dari jumlah penari tari molapi saronde hanya dilakukan oleh pihak calon pengentin laki-laki, sedangkan tari saronde kreasi dilakukan secara berpasangan . aki-laki dan perempua. meskipun begitu kedua tarian tersebut masih memiliki makna dan tanda yang sangat sakral yang dipercayai oleh masyarakat Gorontalo. Dari segi fungsi tarian tersebut juga memiliki beberapa perbedaan jika tarian Molapi saronde hanya dilakukan pada saat acara lamaran yang dilakukan untuk mengintip calon istri . ihak perempua. , sedangkan tari saronde kreasi berfungsi untuk tarian hiburan yang di lakukan untuk penyambutan tamu, hiburan dan bahkan ditarikan pda acara-acara festival. Dari data diatas didapat beberapa perubahan Gerakan yang dari tarian molapi saronde dan tarian saronde kreasi. Gerakan tari molapi saronde memiliki 4 gerakan yang berbeda beserta makna dan tanda sedangkan tari saronde kreasi terdapat 8 gerakan dan makna yang berbeda. References