EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 5 No. 1 Februari 2025 E-ISSN : 2775-2593 P-ISSN : 2775-2585 Online Journal System : https://jurnalp4i. com/index. php/educational PENGGUNAAN MEDIA KARTU HURUF UNTUK MENINGKATKAN KOGNITIF ANAK USIA DINI DI KB RAHMANDA Mutia Rahayu1. Eca Gesang Mentari2 Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan An-Nur Nanggroe Aceh Darussalam1. Universitas Islam An-Nur Lampung2 e-mail: mutyaramua@gmail. com, ecagesangmentari@gmail. ABSTRAK Media adalah alat atau sarana untuk menyampaikan pesan atau informasi. Oleh karena itu, media merupakan hal yang penting dalam pembelajaran anak usia dini. Selain untuk mempermudah penyampaian materi, penggunaan media pembelajaran juga dapat membuat pembelajaran menjadi lebih menyenangkan. Pembelajaran yang hanya menggunakan pensil dan kertas terasa membosankan bagi anak, oleh sebab itu penelitian ini dilakukan untuk mengetahui penggunaan media kartu huruf untuk meningkatkan kognitif anak usia dini di Kelompok Bermain Rahmanda Metro Pusat. Penelitian ini menggunakan metode lapangan dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun Langkah-langkah pengumpulan analisis data menggunakan analysis interactive yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa media kartu huruf dapat meningkatkan kognitif anak. Hal ini dibuktikan dengan hasil asesmen yang dilakukan guru terhadap 15 orang anak sebelum dan sesudah menggunakan media kartu huruf. Selain bisa meningkatkan kognitif anak, penggunaan media kartu huruf juga bisa meningkatkan minat belajar anak. Kata Kunci : media, kartu huruf, kognitif ABSTRACT Media is a tool for conveying messages or information. Therefore, media is an important thing in early childhood learning. In addition to facilitating the delivery of material, the use of learning media can also make learning more enjoyable. Learning that only uses pencils and paper feels boring for children, therefore this reaserch was conducted to determine the use of letter card media to improve the cognitive abilities of young children at the Rahmanda Metro Center Playgroup. This research uses field methods with a descriptive qualitative approach. Data collection techniques in this research are through observation, interviews and The analysis steps for data colection use interactive analysis consisting of data colection, data reduction, data presentation and drawing conclution. Research results show that letter card media can improve children's cognitive abilities. This is proven by the results of assessments carried out by teachers on 15 children before and after using letter card media. Besides being able to improve children's cognitive abilities, using letter card media can also increase children's interest in learning. Keywords: media, letter cards, cognitive PENDAHULUAN Pendidikan anak usia dini sejatinya adalah pendidikan yang diselenggarakan untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak secara holistik, dengan fokus pada pengembangan berbagai aspek kepribadian anak (Rozana et al. , 2. Adapun perkembangan kognitif merupakan salah satu aspek penting pada anak usia dini yang Copyright . 2025 EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 5 No. 1 Februari 2025 E-ISSN : 2775-2593 P-ISSN : 2775-2585 Online Journal System : https://jurnalp4i. com/index. php/educational diartikan sebagai pengetahuan yang luas, keterampilan, problem solving atau pemecahan masalah yang membantu anak-anak untuk memahami lingkungan disekitarnya (Karim & Wifroh, 2. Kemampuan kognitif ini juga dianggap penting karena kognitif berkaitan dengan perluasan pengetahuan dan tingkah laku anak (Fauzia, 2. Teori pemrosesan informasi yang dikemukakan oleh Siegler . juga menunjukkan bahwa stimulasi yang sesuai usia membantu anak mengembangkan keterampilan memecahkan masalah. Hal ini mendukung perkembangan kognitif kritis pada anak usia dini. Proses ini berkembang melalui rangsangan yang diberikan oleh lingkungan dan media pembelajaran yang digunakan (Wio et , 2. Kemampuan kognitif merujuk pada kemampuan anak untuk berpikir secara lebih kompleks, serta melakukan penalaran dan pemecahan masalah. Perkembangan kemampuan kognitif ini akan mempermudah anak dalam menguasai pengetahuan yang lebih luas, sehingga ia dapat berfungsi dengan baik dalam kehidupan sosial sehari-hari (Novitasari. Meskipun kemampuan kognitif telah ditentukan sebelumnya pada saat pembuahan . , bagaimana perkembangannya bergantung pada keadaan dan peluang disekitarnya (Martini & Sitorus, 2. Secara garis besar, hasil belajar siswa dipengaruhi oleh dua faktor Pertama, faktor internal yang meliputi karakteristik dan kondisi pribadi peserta didik. Kedua, faktor eksternal yang mencakup berbagai aspek di lingkungan sekitar, seperti keterampilan dan sikap guru, metode pengajaran, atmosfer pembelajaran, serta kondisi sosial masyarakat yang turut berperan dalam mendukung atau menghambat pencapaian akademik siswa (Mawaddah & Pohan, 2. Pengembangan kognitif bertujuan untuk mendorong anak mengeksplorasi lingkungan sekitarnya melalui pancaindra. Dengan pengetahuan yang diperoleh, anak dapat memahami perannya sebagai makhluk Tuhan yang bertanggung jawab dalam memanfaatkan sumber daya yang ada demi kebaikan dirinya sendiri maupun orang lain (Khadijah & Amelia, 2. Dalam aspek pengembangan kognitif, kompetensi dan hasil belajar yang diharapkan meliputi kemampuan anak dalam berpikir logis dan kritis, mengemukakan alasan, menyelesaikan masalah, serta memahami hubungan sebab-akibat dalam menghadapi berbagai tantangan (Yamin & Sanan, 2. Perkembangan kognitif dapat dibagi menjadi tiga konsep utama, yaitu konsep pengetahuan umum dan sains, konsep bilangan, simbol, dan huruf, serta konsep warna, ukuran, bentuk, dan pola (Warmansyah et al. , 2. Perkembangan kognitif merujuk pada perubahan yang terjadi dalam proses berpikir, kecerdasan, dan bahasa anak, yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, memori, kemampuan pemecahan masalah, serta keterampilan berkomunikasi (Almira & Arif, 2. Kognitif awal merupakan dasar yang penting untuk menguasai kemampuan membaca dan menulis secara menyenangkan. Perkembangan kognitif awal ini harus difasilitasi dengan baik di PAUD, tanpa beralih ke penguasaan kognitif konvensional yang dapat melelahkan anak dan menimbulkan pengalaman negatif terhadap membaca dan menulis. Tujuan utama mengenal kognitif yaitu sebagai persiapan dalam membaca dan menulis anak (Rahayu et al. , 2. Kegiatan di sekolah memiliki pengaruh besar terhadap tingkat perkembangan kognitif Permainan kartu huruf adalah salah satu metode bermain yang efektif untuk mengembangkan kemampuan mengenal huruf pada anak usia 5 hingga 6 tahun, yang masih berada pada tahap pra-operasional, di mana anak belajar melalui benda konkrit (Utami & Habibie, 2. Melalui beragam aktivitas belajar yang tersedia, anak-anak memiliki peluang untuk mengasah kemampuan berpikir kritis, meningkatkan kreativitas, serta memperdalam pemahaman mereka secara lebih optimal. Namun, anak-anak sering merasa bosan dengan Copyright . 2025 EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 5 No. 1 Februari 2025 E-ISSN : 2775-2593 P-ISSN : 2775-2585 Online Journal System : https://jurnalp4i. com/index. php/educational kegiatan yang melibatkan alat tulis dan kertas. Sebagai fasilitator, pendidik harus memberikan dukungan yang mempermudah siswa dalam proses belajar. Karena anak-anak sering merasa jenuh dengan penggunaan alat tulis dan kertas, pendidik perlu menyediakan media pembelajaran alternatif yang lebih menarik dan sesuai dengan minat mereka agar proses belajar menjadi lebih efektif dan menyenangkan (Viosa et al, 2. Media kartu huruf merupakan media yang berbentuk persegi ataupun persegi panjang yang berbahan dasar kertas atau plastik dan terdapat huruf pada setiap sisi kartu. Dengan media kartu huruf bergambar diharapkan dapat meningkatkan perkembangan kognitif pada anak usia dini. Metode belajar menggunakan kartu huruf adalah suatu kegiatan dengan menggunakan alat atau media berupa kartu huruf yang terdapat simbol huruf dan gambar yang disertai tulisan dari makna gambarnya, dengan tujuan meningkatkan kemampuan mengetahui atau mengenal dan memahami huruf abjad. Kartu huruf berfungsi sebagai alat bantu untuk memperkenalkan huruf kepada anak usia 4-6 tahun secara lebih efektif. Dengan media ini, guru dapat menyampaikan materi dengan lebih efisien dalam waktu singkat, sekaligus menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan dan menarik bagi anak. Beberapa manfaat yang dapat diambil dari permainan kartu huruf menurut Maimunah Hasan dalam Pangastuti & Hanum . antara lain: Dapat membaca dengan mudah Permainan kartu huruf dapat membantu anak untuk mengenal huruf dengan mudah, sehingga membantu anakanak dalam kemampuan membacanya. Mengembangkan daya ingat otak kanan Permainan kartu huruf dapat mengembangkan kemampuan otak kanan karena dapat melatih kecerdasan emosi, kreatif, dan intuitif. Memperbanyak perbendaharaan kata. Permainan kartu huruf terdapat gambar dan tulisan dari makna gambar yang tertera pada kartu, sehingga dapat memperbanyak perbendaharaan kata yang dimiliki anak-anak. Maghfirotun et al. , . dalam jurnalnya menyimpulkan bahwa media kartu huruf mampu meningkatkan kemampuan mengenal huruf pada anak usia 3-4 tahun di Dusun Gambir. Hal ini terbukti dari pratindakan sebesar 5% yang meningkat menjadi menjadi 45% pada siklus I, dan mencapai 85% pada tindakan siklus II. Penggunaan media selama proses pembelajaran berpengaruh dengan perkembangan kognitif anak. Sehingga dalam pemilihan bahan dan media pembelajaran harus aman, nyaman, dan mampu menstimulasi perkembangan anak sesuai dengan perkembangannya. Usaha yang dapat dilakukan dalam meningkatkan perkembangan kognitif anak usia 3-5 tahun melalui kegiatan bermain kartu huruf bergambar, audio, audio visual, android. Guru sebagai fasilitator berkewajiban untuk membimbing dan mendampingi anak dalam proses Namun yang terjadi saat ini adalah masih banyak orang tua yang beranggapan bahwa anaknya lulus dari TK harus bisa membaca, menulis dan menghitung. Adapun permasalahan terkait perkembangan kognitif anak usia dini di KB Rahmanda Metro Pusat antara lain anak sulit menerima pembelajaran yang diberikan oleh guru sehingga media ini digunakan untuk membantu proses pembelajaran, dan peran orang tua dalam mendampingi anak saat belajar di rumah kurang maksimal karena alasan sibuk bekerja. Sedangkan dalam proses meningkatkan kognitif anak, peran orang tua sangat berperan sehingga tidak bisa diabaikan begitu saja hanya karena alasan sibuk bekerja. Dari masa prenatal anak sudah bisa diberikan rangsangan stimulus dengan cara sering mengajak berbicara anak lalu mengelus perut ibu hamil, mendengarkan musik atau sholawat untuk mengenalkan kognitif kepada anak sejak dalam kandungan. Copyright . 2025 EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 5 No. 1 Februari 2025 E-ISSN : 2775-2593 P-ISSN : 2775-2585 Online Journal System : https://jurnalp4i. com/index. php/educational Pengetahuan dalam mendidik anak usia dini sangat penting dipelajari khususnya untuk para ibu. Karena jika kita mengetahui metode pengajaran yang baik untuk membantu tumbuh kembang anak akan berdampak positif dan bisa mengenali sejak dini bagaimana jika ada hambatan dalam perkembangan kognitif anak. Kondisi inilah yang menjadi alasan penulis untuk menulis dan menyusun modul tentang media kartu huruf bergambar untuk meningkatkan kognitif anak usia 3-5 tahun. Semoga modul ini dapat membantu pembaca khususnya para guru PAUD dan orang tua. METODE PENELITIAN Metode yang digunakan pada penilitian ini adalah metode penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif yaitu peneliti melakukan terjun langsung ke lapangan. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 15 Februari 2024 pukul 07. 30 s/d selesai di KB Rahmanda Metro Pusat. Adapaun subjek penelitian ini adalah siswa siswi kelas A yang berjumlah 15 orang sumber daya yang diperoleh dari penilaian harian atau ceklis guru dan skala pencapaian perkembangan bulanan siswa. Instrumen yang digunakan mencakup lembar observasi, tabel penilaian perkembangan anak berdasarkan kategori Belum Berkembang (BB). Mulai Berkembang (MB). Berkembang Sesuai Harapan (BSH), dan Berkembang Sangat Baik (BSB), serta dokumentasi kegiatan. Teknik data dalam penelitian ini dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Langkah-langkah pengumpulan analisis data menggunakan analysis intersctive yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Penelitian ini dilakukan KB Rahmanda Kecamatan Metro Pusat, yang berjumlah 15 anak dengan usia 3-5 tahun. Adapun berdasarkan hasil wawancara dengan kepala sekolah dan guru kelas, anak di KB Rahmanda memiliki perkembangan kognitif yang berbeda-beda. Berdasarkan wawancara dengan guru bahwa sebelum menggunakan media kartu huruf anak hanya belajar dengan metode pembelajaran klasikal yaitu guru menjelaskan lewat tulisan di papan tulis dan anak mendengarkan gurunya berbicara, kemudian setelah guru menggunakan media perlahan anak mulai memahami maksud dari guru dan mulai terlihat pekembangannya dalam aspek kognitif. Dengan adanya media memudahkan guru dalam memberikan pembelajaran di dalam kelas khususnya di dalam aspek perkembangan kognitif anak, akan tetapi media yang di gunakan kurang bervariatif sehingga anak mudah bosan dengan pembelajaran yang di berikan. Berikut contoh media kaartu huruf yang digunakan di KB Rahmanda Metro Pusat Copyright . 2025 EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 5 No. 1 Februari 2025 E-ISSN : 2775-2593 P-ISSN : 2775-2585 Online Journal System : https://jurnalp4i. com/index. php/educational Gambar 1. Media Kartu Huruf Gambar di atas merupakan media kartu huruf yang berisi abjad a sampai z mulai dari huruf kecil dan huruf kapital, media kartu huruf yang digunakan memiliki warna yang berbeda-beda dengan tujuan agar terlihat menarik sehingga pembelajaran menjadi menyenangkan dan tidak membosankan sehingga dengan harapan agar dapat meningkatkan perkembangan kognitif anak di KB Rahmanda. Gambar 2. Proses Pembelajaran dengan Memanfaatkan Media Kartu Huruf Dari gambar di atas terlihat bahwa proses pembelajaran dengan memanfaatkan media kartu huruf yaitu dengan cara guru menuliskan contoh huruf di papan tulis, kemudian anak disuruh untuk menempelkan media kartu huruf yang sama dengan huruf yang ditulis oleh Pembelajaran menggunakan media kartu huruf membuat suasana pembelajaran di kelas menjadi berbeda dari sebelumnya anak terlihat menjadi lebih antusias mengikuti Hal ini dikarenakan pembelajaran menggunakan media kartu huruf dirancang oleh guru supaya anak bisa bermain sambil belajar. Berdasarkan wawancara dengan guru cara atau metode pembalajaran ini juga cukup efektif untuk meningkatkan aspek kognitif anak. Berikut tabel perbandingan perkembangan kognitif anak sebelum dan seduah memakai media kartu huruf: Tabel 1. Perkembangan Kognitif anak sebelum memakai media kartu huruf No Nama Indikator Pencapaian Copyright . 2025 EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 5 No. 1 Februari 2025 E-ISSN : 2775-2593 P-ISSN : 2775-2585 Online Journal System : https://jurnalp4i. com/index. php/educational 1 AA Mengenal Bunyi Huruf Membedakan bunyi huruf A 2 AP Mengenal lambang huruf 3 BR Membedakan 4 DD 5 ER 6 KP 7 GY 8 HI 9 HR 10 KD 11 MM 12 MD 13 RE 14 UM 15 TI BSH BSB Table 2. Perkembangan Kognitif anak sesudah memakai media kartu huruf No Nama Indikator Pencapaian BB MB BSH BSB 1 AA Mengenal Bunyi Huruf Membedakan bunyi huruf 2 AP Mengenal lambang huruf 3 BR Membedakan 4 DD 5 ER 6 KP 7 GY 8 HI 9 HR 10 KD 11 MM 12 MD 13 RE 14 UM 15 TI Keterangan: BB : Belum Berkembang MB : Mulai Berkembang BSH : Bekembang Sesuai Harapan BSB : Berkembang Sangat Baik Berdasarkan tabel perkembangan di atas dapat terlihat bahwa ada perubahan yang signifikan setelah menggunakan media kartu huruf. Sebelum menggunakan media kartu huruf dari 15 anak terlihat hanya ada 3 anak yang berkembang sesuai harapan, 6 anak mulai Copyright . 2025 EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 5 No. 1 Februari 2025 E-ISSN : 2775-2593 P-ISSN : 2775-2585 Online Journal System : https://jurnalp4i. com/index. php/educational berkembang dan 3 anak belum berkembang. Namun setelah menggunakan media kartu huruf terlihat ada peningkata perkembangan kognitif yaitu 3 anak berekembang sangat baik, 6 anak berkembang sesuai harapan dan 5 anak mulai berkemabang dan 1 anak belum berkembang. Pembelajaran menggunakan media kartu huruf selain bisa meningkatkan perkembangan kognitif anak juga bisa meningkatkan minat belajar anak, hal ini karena pada dasarnya anak memang menyukai sesuatu yang menarik penggunaan media ini tentunya sangat disarankan untuk pembelajaran anak usia dini. Hal ini karena anak usia dini itu unik dan masanya senang bermain sehingga guru selayaknya mampu merancang pembelajaran yang menyenangkan tentunya menggunakan berbagai media sebagai alat atau perantara penyampaian pembelajaran. Hal tersebut dilakukan agar anak tidak merasa bosan, jenuh, malas dan trauma dengan pembelajaran yang kurang sesuai dengan kebutuhan anak yaitu Pembahasan Kemampuan kognitif menjadi dasar pada perkembangan intelektual anak. Pembelajaran yang menggunakan media sangat membantu anak dalam mencapai kematangan kognitif yang diperlukan. Berdasarkan hasil penelitian penggunaan kartu huruf sangat membantu anak dalam mengenal dan memahami huruf, baik dari segi pengucapan maupun Selain dapat mengembangkan kognitif anak, media kartu huruf juga dapat membuat suasana belajar anak lebih efektif dan menyenangkan. Hal tersebut jelas terlihat dari hasil pengamatan yang menunjukkan bahwa sebelum menggunakan kartu huruf mayoritas anak-anak di KB Rahmanda berada pada kategori belum berkembang (BB) dan mulai berkembang (MB). Namun setelah penggunaan media tersebut kemampuan mengenal huruf anak mulai mengalami peningkatan di mana sebagian besar anak berada pada kategori berkembang sesuai harapan (BSH) dan berkembang sangat baik (BSB). Kartu huruf merupakan suatu alat atau media yang dapat membantu perkembangan bahasa dan kognitif pada anak. Hal tersebut juga dibuktikan oleh penelitian sebelumnya yang menunjukkan bahwa penggunaan media ini mampu meningkatkan kemampuan anak dalam mengenali, mengingat dan menyebutkan huruf, serta merangsang minat belajar mereka secara lebih interaktif (Wio et al. , 2. Penelitian tersebut tidak hanya berfokus pada pengenalan dan pengucapan huruf saja, tetapi juga pada bentuk kata dan kalimat dari setiap huruf karena penelitian ini dilaksanakan pada anak tingkat TK. Demikian juga dilakukan oleh Utami dan Habibie . yang mana hasil penelitiannya menyatakan bahwa penggunaan media kartu huruf dengan metode bermain dapat meningkatkan kemampuan berbahasa anak terutama dalam hal mengenal dan menyebutkan huruf secara acak dengan baik dan benar. Pnelitian ini juga dilaksanak pada anak tingkat TK dengan menggunakan metode praktik langsung dengan bentuk penelitian tindakan berupa penelitian tindakan kelas (PTK). Berdasarkan hasil dari kedua penelitian di atas dapat disimpulkan bahwa penggunaan media kartu huruf sangat efektif digunakan dalam pembelajaran anak usia dini untuk meningkatkan kemampuan kognitif dan bahasa anak. Aktifitas menggunakan kartu huruf memberikan kesempatan bagi anak untuk belajar melalui eksplorasi langsung, serta berinteraksi dengan teman sebaya dan guru. Oleh sebab itu, selain dapat mengembangkan kognitif dan bahasa anak kartu huruf juga menjadi salah satu alat yang efektif untuk mendukung perkembangan sosial anak usia dini, yaitu melalui proses belajar yang interaktif dan menyenangkan. Copyright . 2025 EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 5 No. 1 Februari 2025 E-ISSN : 2775-2593 P-ISSN : 2775-2585 Online Journal System : https://jurnalp4i. com/index. php/educational KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian yang di lakukan di KB Rahmanda terkait penggunaan media kartu huruf ternyata dapat meningkatkan kemampuan atau perkembangan kognitif Hal ini dibuktikan dengan hasil asesmen yang dilakukan guru terhadap 15 orang anak sebelum menggunakan media kartu huruf dan sesudah menggunakan media kartu huruf. Adapun sebelum menggunakan media kartu huruf ada 3 anak yang berkembang sesuai harapan, 6 anak mulai berkembang dan 3 anak belum berkembang. Namun setelah menggunakan media kartu huruf terlihat ada peningkatan yaitu 3 anak berekembang sangat baik, 6 anak berkembang sesuai harapan dan 5 anak mulai berkemabang dan 1 anak belum Selain dapat meningkatkan perkembangan kognitif, penggunaan media kartu huruf juga dapat membuat pembelajaran menyenangkan. DAFTAR PUSTAKA