Journal of Library and Information Science Vol: 1. No 1, 2025. Page: 1-13 Rancang Bangun Seller-Based Commerce App pada UMKM Berbasis Web (Design and Construction of SellerBased Web-Based Commerce App for UMKM) Raden Mohammad Nugra Wahyudi1. Irwan Alnarus Kautsar2*. Mochamad Alfan Rosid3. Azmuri Wahyu4 1,2,3,4 Universitas Muhammadiyah Sidoarjo *Correspondence: Irwan Alnarus Kautsar Email: irwan@umsida. Received: 02-08-2025 Accepted: 19-09-2025 Published: 28-10-2025 Abstract: Nowadays, there are still many UMKM that manage their business manually, if it continues like this, problems will arise such as loss of goods, inappropriate number of goods, and unbalanced bookkeeping. With this commerce app application can help and facilitate the management of existing stock of goods and record goods transactions. This application can run on the web with a seller-based system where the system is designed for sellers with one click the seller can manage stock, sales, orders and finances in the same web so that it can facilitate users with simple and friendly features for users of all ages. Keywords: Website. Informatic. Seller Based. UMKM Copyright: A 2024 by the authors. Submitted for possible open access publication under the terms and conditions of the Creative Commons Attribution (BY SA) . ttp://creativecommons. org/licenses/by/ 0/). Abstrak: Di zaman sekarang masih banyak UMKM yang memenejemen usaha mereka dengan cara manual. Jika terus seperti ini maka akan timbul masalah seperti kehilanggan barang, jumlah barang yang tidak sesuai, hingga pembukuan yang tidak seimbang. Dengan adanya aplikasi commerce app ini dapat membantu dan memudahkan menejemen stok barang yang ada dan mencatat transaksi barang. Aplikasi ini dapat berjalan di web dengan sistem seller based dimana sistemnya dirancang untuk penjual dengan satu klik penjual dapat mengatur stok, penjualan, pemesanan dan keuangan dalam satu web yang sama sehingga dapat memudahkan pengguna dengan fitur yang sederhana dan ramah untuk pengguna dari segala usia. Kata Kunci: Situs. Informatika. Berbasis Penjual. UMKM Pendahuluan Usaha Mikro. Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia, dijalankan oleh individu, komunitas, keluarga, atau organisasi kecil . Ciri khas UMKM meliputi jumlah pegawai yang terbatas, aset yang relatif kecil, biaya produksi terjangkau, fokus pada pasar lokal, serta pengelolaan dan sumber daya yang Namun, berdasarkan pengamatan, banyak UMKM belum mengoptimalkan teknologi, khususnya dalam pencatatan transaksi dan manajemen inventaris, sehingga saya mengembangkan aplikasi ini untuk mengatasi kebutuhan tersebut . Dengan kemajuan pesat teknologi, masyarakat semakin akrab dengan internet dan integrasinya dalam berbagai aspek kehidupan sehari-hari, dari komunikasi, pendidikan, administrasi, hingga bisnis . Ketergantungan manusia pada teknologi, khususnya internet yang memungkinkan akses dan berbagi informasi secara instan, juga https://journal. id/index. php/jlis Journal of Library and Information Science Vol: 1. No 1, 2024 2 of 13 mempermudah pelaksanaan bisnis. Di tengah tren ini, pelaku UMKM mulai melirik platform e-commerce untuk meningkatkan daya saing. Namun, pertanyaan krusial muncul: apakah aplikasi commerce yang berorientasi pada pelanggan . ustomer-base. benar-benar mutlak diperlukan, ataukah aplikasi yang hanya digunakan oleh penjual . eller-based commerce ap. sudah memadai . ? Saat ini, sebagian besar UMKM masih terpaku pada metode konvensional untuk transaksi dan manajemen inventaris. Keterbatasan penggunaan teknologi menghambat potensi besar digitalisasi yang sebenarnya bisa diraih . Sistem informasi penjualan, sebagai rangkaian langkah untuk menjalankan, mencatat, menghitung, menghasilkan dokumen, dan mengatur informasi penjualan, sangat krusial. Prosedur ini melibatkan manajemen dan departemen terkait, mencakup seluruh proses dari pemesanan hingga pelaksanaan transaksi penjualan, dan merupakan subsistem vital dalam sistem informasi bisnis yang lebih luas . SDM, keuangan, akuntansi, produks. Namun sistem penjualan pada banyak UMKM masih belum terkomputerisasi sepenuhnya, masih mengandalkan transaksi jual beli manual tanpa pencatatan bukti transaksi yang memadai, bahkan nota kertas pun sering diabaikan. Akibatnya, aktivitas transaksi tidak tersimpan dalam bentuk data, menyulitkan pemilik toko untuk mengetahui riwayat transaksi atau memantau stok barang . Melihat kondisi ini, penggunaan komputer atau media elektronik, khususnya aplikasi berbasis website, menjadi sangat dibutuhkan untuk proses pendataan yang terkomputerisasi . Aplikasi, sebagai perangkat lunak berisi perintah yang tertanam di komputer, mampu melakukan pekerjaan sesuai instruksi pengguna, sementara website adalah kumpulan halaman informasi dalam suatu domain yang dapat diakses melalui Oleh karena itu, aplikasi berbasis website menjadi sistem perangkat lunak terkomputerisasi yang terhubung ke internet, menampilkan informasi sesuai kebutuhan pengguna . Mengingat peran penting kasir dalam pelayanan konsumen, pembangunan sistem informasi yang optimal akan sangat menunjang efisiensi dan efektivitas kerja UMKM dalam melakukan transaksi pembayaran. Untuk memecahkan masalah ini, dikembangkanlah Sistem Informasi Penjualan Aplikasi Kasir Berbasis Website pada UMKM . Rancangan ini mencakup fitur transaksi, laporan penjualan, dan laporan stok barang, dengan tujuan untuk meningkatkan keamanan penyimpanan laporan, mempermudah transaksi antara petugas kasir dan pembeli, serta memudahkan pemilik dalam mencari laporan dan mengelola stok barang. Sistem ini dirancang menggunakan native PHP untuk mempermudah dan mempercepat pengembangan aplikasi web, serta dapat diakses melalui web browser yang terhubung dengan jaringan nirkabel (WLAN). Metode Penelitian Penelitian ini menerapkan Metode Waterfall. Model pengembangan ini mengadopsi pendekatan yang terstruktur dan bertahap. Setiap langkah harus diselesaikan terlebih dahulu sebelum bergerak ke langkah selanjutnya dan tidak diperbolehkan untuk kembali ke langkah sebelumnya demi meminimalkan kesalahan serta memastikan hasil yang terbaik. https://journal. id/index. php/jlis Journal of Library and Information Science Vol: 1. No 1, 2024 3 of 13 Desain perangkat lunak adalah proses multi langkah yang fokus pada desain pembuatan program perangkat lunak termasuk struktur data, arsitektur perangkat lunak, representasi antar muka, dan prosedur pengodean. Tahap ini mentranslasi kebutuhan perangkat lunakdari tahap analisis kebutuhan ke representasi desain agar dapat diimplementasikan menjadi program pada tahap selanjutnya. Tahap analisis dilakukan dengan mengobservasi kebiasaan sehari-hari dari UMKM Berdasarkan observasi yang telah dilakukan, diketahui bahwa banyak UMKM yang tidak menggunakan aplikasi dalam melakukan transaksi dan mendata stock barang yang ada di toko, oleh sebab itu saya menggembangkan aplikasi ini untuk kebutuhan UMKM. Gambar 1. Tahapan Metode Waterfall Hasil dan Pembahasan Adapun alat- alat pendukung guna untuk membantu proses pembuatan aplikasi AuCommerce APPAy ini antara lain: Hardware Laptop ASUS TUF505DY. Software Sistem Operasi : Windows 10 Aplikasi / Program : XAMPP. Draw. Perancangan Perencanaan dan definisi mekanisme, struktur, dan komponen umum permainan dikenal sebagai fase perancangan. Tahapan proses pengembangan aplikasi ini sangat penting karena menetapkan kerangka kerja untuk produk akhir. https://journal. id/index. php/jlis Journal of Library and Information Science Vol: 1. No 1, 2024 4 of 13 Gambar 2 Flowchart Index Awal Alur Perencanaan: Menggunakan metode prototype metode ini meliputi: Analisa kebutuhan kemudian perancangan desain sistem kemudian report hasil uji coba kemudian persiapan software dan hardware kemudian pengembangan sistem kemudian uji coba sistem terahir pemeliharan sistem Desain Aplikasi: Tahap desain melanjutkan analisis kebutuhan sistem dengan tujuan merancang keseluruhan sistem dan pengalaman interaksi pengguna. Desain sistem menggunakan diagram Flowchart dan Data Diagram Flow untuk mendefinisikan alur proses dan interaksi. Gambar 3. Blueprint Index https://journal. id/index. php/jlis Journal of Library and Information Science Vol: 1. No 1, 2024 Gambar 4. Blueprint Login Gambar 5. Blueprint Halaman Admin Gambar 6. Blueprint Input Barang https://journal. id/index. php/jlis 5 of 13 Journal of Library and Information Science Vol: 1. No 1, 2024 6 of 13 Pengembangan (Developmen. Fase Pengembangan adalah komponen proses pengembangan aplikasi yang rumit dan memakan waktu, yang mencakup pengkodean, penyempurnaan berulang, dan penggabungan beberapa aset. Pemrograman Bahasa pemrograman php dan phpmyadmin digunakan oleh pengembang aplikasi untuk membuat kode yang mengimplementasikan teknik antarmuka pengguna dan fitur lainnya. Pada fase ini, kode dikompilasi dan aset diintegrasikan ke dalam phpmyadmin. Berikut adalah Sebagian Source code dan Database dari aplikasi resepku Gambar 7. Source Code Home https://journal. id/index. php/jlis Journal of Library and Information Science Vol: 1. No 1, 2024 Gambar 8. Source Code Index Gambar 9. Source Code Pengguna https://journal. id/index. php/jlis 7 of 13 Journal of Library and Information Science Vol: 1. No 1, 2024 Gambar 10. Source Code Data Produk Gambar 11. Source Code Print Transaksi https://journal. id/index. php/jlis 8 of 13 Journal of Library and Information Science Vol: 1. No 1, 2024 9 of 13 Gambar 12. Source Code Pengguna Implementasi (Implementatio. Dalam pengembangan aplikasi dengan metode Prototype. Aplikasi dibuat dan dikembangkan selama fase implementasi menggunakan persyaratan desain yang pertama kali dibuat dan diperbaiki selama tahap desain. Splashscreen / tampilan awal Splashscreen biasanya adalah memberi waktu bagi aplikasi untuk memuat data sekaligus menyajikan desain yang relevan kepada pengguna. Splash screen dapat berupa gambar atau video statis atau animasi yang muncul saat aplikasi diluncurkan dan biasanya ditampilkan dalam waktu singkat sebelum beralih ke menu utama atau layar utama https://journal. id/index. php/jlis Journal of Library and Information Science Vol: 1. No 1, 2024 10 of 13 Gambar 13. Splash Screen Main Screen / Menu Utama Menu utama adalah antarmuka utama yang pertama kali di perlihatkan kepada pengguna. Menu ini berfungsi sebagai pusat navigasi utama di mana pengguna dapat mengakses berbagai fitur, seperti memilih produk, brand, supplier. Gambar 14. Main screen https://journal. id/index. php/jlis Journal of Library and Information Science Vol: 1. No 1, 2024 11 of 13 Product Screen Halaman produk adalah halaman atau layar di mana kamu bisa melihat semua data terkait satu item produk atau daftar beberapa item produk. Gambar 15. Produk Screen Transaction Screen Halaman transaksi adalah tempat di mana interaksi jual-beli atau aktivitas finansial lainnya dicatat dan diproses secara real-time Gambar 16. Transaction Screen https://journal. id/index. php/jlis Journal of Library and Information Science Vol: 1. No 1, 2024 12 of 13 Evaluasi Dalam pengembangan ini didapatkan hasil aplikasi yang operasional dan relevan dengan kebutuhan UMKM. Aplikasi ini memiliki fitur-fitur yang dirancang secara intuitif dan sesuai dengan preferensi target pengguna, seperti antarmuka yang ramah pengguna, menejemen stok barang, serta informasi transaksi. Namun, terdapat beberapa area yang dapat ditingkatkan lebih lanjut, seperti penyajian analisis lebih mendalam tentang dampak aplikasi terhadap perubahan perilaku pengguna melalui survei kuantitatif. Penambahan fitur seperti integrasi media sosial dan analitik pengguna dapat meningkatkan daya tarik Secara keseluruhan, aplikasi ini menunjukkan potensi yang signifikan untuk memberikan kontribusi di kalangan UMKM. Kesimpulan Pengembangan aplikasi ini memberikan solusi praktis untuk memudahkan menejemen stok barang dan memudahkan mencatat transaksi di kalangan UMKM. Aplikasi ini menunjukkan potensi yang besar dalam mendorong perubahan pola makan di kalangan generasi muda. Dengan fitur-fitur intuitif seperti tutorial memasak, informasi gizi, dan antarmuka yang ramah pengguna, aplikasi ini mampu menjawab kebutuhan UMKM dalam memenejemen stok barang. Feedback dari pengguna awal sangat positif, menunjukkan bahwa aplikasi ini memberikan pengalaman pengguna yang menyenangkan dan membantu memenejem stok barang dan transaksi. Namun, penelitian lanjutan diperlukan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang aplikasi ini terhadap efektifitas dari penggunaan aplikasi. Aplikasi ini tidak hanya berfungsi sebagai menejemen stok barang, tetapi juga sebagai platform transaksi. Aplikasi ini sangatlah sederhana, sehingga dapat dikembangkan lebih baik lagi secara kualitas dan bisa berlanjut pada level semi-professional. Untuk bisa dikembangakan lebih jauh lagi hingga dapat memberikan kepuasan penuh bagi pengguna terutama pengguna yang ditargetkan yaitu UMKM. Daftar Pustaka