Tandhuk Majeng (Jurnal Pengabdian Kepada Masyaraka. E-ISSN x-x Vol. 1 No. 1 (Juli 2. 1-7 Pelatihan Alat Filtrasi Sederhana dari Bahan Bekas Sebagai Media Pembelajaran IPA Siswa di SMP Integral Luqman Al-Hakim Helliyatul Matlubah1. Ahfadatun Anwara2 Program Studi Pendidikan IPA. FKIP. Universitas Wiraraja. Madura. Indonesia Email: 1 helliyatul@wiraraja. id (Corresponding autho. Abstrak Kurangnya media pembelajaran yang sederhana dan kontekstual sering kali menjadi kendala dalam pemahaman siswa terhadap konsep-konsep IPA, khususnya materi penyaringan air. Untuk menjawab permasalahan tersebut, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dalam bentuk pelatihan pembuatan alat filtrasi sederhana dari bahan bekas dengan menerapkan model Project-Based Learning (PjBL), yang difokuskan kepada siswa SMP Integral Luqman Al-Hakim. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep filtrasi, sikap dan metode ilmiah melalui pengalaman langsung dalam merancang dan membuat alat penyaring air menggunakan limbah rumah tangga. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi penyampaian materi, demonstrasi, praktik pembuatan alat secara berkelompok, dan refleksi hasil kerja. Kegiatan berlangsung selama dua hari dan melibatkan siswa kelas Vi sebagai peserta aktif. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa penerapan PjBL mampu mendorong siswa untuk mengaitkan teori dengan praktik secara lebih baik, menumbuhkan kreativitas dalam memanfaatkan bahan bekas, serta menghasilkan media pembelajaran yang fungsional. Selain memperkuat pemahaman konsep IPA, pelatihan ini juga menumbuhkan sikap peduli lingkungan dan keterampilan berpikir kritis pada siswa. Program ini terbukti efektif dalam mengintegrasikan pembelajaran berbasis proyek dengan pendidikan lingkungan hidup secara kontekstual dalam kegiatan sekolah. Kata Kunci: alat filtrasi, bahan bekas. IPA SMP, pembelajaran kontekstual. Project-Based Learning PENDAHULUAN guru dan observasi kelas, terungkap bahwa sebagian besar siswa kesulitan memahami Pembelajaran Ilmu Pengetahuan materi pemisahan campuran, khususnya Alam (IPA) di Sekolah Menengah Pertama metode filtrasi, karena kurangnya sarana (SMP), termasuk di SMP Integral Luqman Al-Hakim, sering menghadapi kendala Observasi juga menunjukkan rendahnya berupa rendahnya pemahaman konsep partisipasi aktif siswa, sementara kesadaran abstrak siswa akibat minimnya kegiatan tentang nilai lingkungan dalam konteks IPA Dari hasil wawancara dengan 1 Tandhuk Majeng (Jurnal Pengabdian Kepada Masyaraka. Vol. 1 No. 1 (Juli 2. , 1-7 belum terbentuk dengan baik. Studi dari Secara (Afifah et al. , 2. menyatakan bahwa pembelajaran yang melibatkan praktik 100% responden siswa SMP di Kabupaten langsungAi dibandingkan hanya sekadar Magelang melaporkan bahwa kegiatan teoriAitelah praktikum secara signifikan membantu pemahaman konsep sains dan membentuk (Bhuttah et al. , 2. Di sisi lain, tanggung jawab serta keselarasan persepsi pengembangan alat peraga berbahan sisa antara siswa dan guru. Kondisi nyata di penerapan model pembelajaran yang lebih lingkungan hidup (Silviana & Prayogi, aktif dan kontekstual untuk meningkatkan keterampilan kognitif dan nilai karakter Berdasarkan temuan terdahulu ini, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini Salah satu pendekatan yang relevan menitikberatkan pada pelatihan pembuatan adalah penerapan pembelajaran berbasis alat filtrasi sederhana menggunakan bahan bekas sebagai media pembelajaran IPA Project-Based Learning (PjBL). Model PjBL ini dapat diterapkan dengan penggunaan alat peraga sederhana Al-Hakim. Pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman konsep filtrasi pembelajaran IPA tersebut (Febrina & air secara langsung, sekaligus membangun Setiawan, kebiasaan kreatif dan peduli lingkungan Beberapa menekankan bahwa pemanfaatan bahan SMP Integral Luqman pada peserta didik. bekas sebagai media edukatif tidak hanya METODE PELAKSANAAN meningkatkan pemahaman konsep IPAAi Kegiatan seperti prinsip filtrasi airAitetapi juga melatih kreativitas dan kecerdasan ekologis masyarakat ini difokuskan pada siswa kelas siswa (Azzam et al. , 2023. Ulfiani & Dwi 8 SMP Integral Luqman Al-Hakim dan Saputro, 2. Misalnya, alat filtrasi dilaksanakan mulai tanggal 18 April 2024 sederhana dari botol bekas terbukti efektif hingga 3 Mei 2024. Program ini dirancang dalam meningkatkan keterampilan praktis dalam bentuk pelatihan pembuatan alat dan kesadaran lingkungan siswa SD filtrasi sederhana dari bahan bekas sebagai (Afkarina et al. , 2. media pembelajaran kontekstual untuk 2 IPA, Tandhuk Majeng (Jurnal Pengabdian Kepada Masyaraka. Vol. 1 No. 1 (Juli 2. , 1-7 senyawa, dan campuran. Selama periode inovasi sederhana yang aplikatif dalam pelaksanaan, kegiatan dilakukan dalam tiga kehidupan sehari-hari, serta mendorong kali pertemuan tatap muka di kelas 8B. keterampilan berpikir kritis, kreatif, dan Setiap partisipatif-edukatif kolaboratif dalam pembelajaran. HASIL DAN PEMBAHASAN dipadukan dengan model PjBL. Pertemuan Penilaian sikap terhadap 12 siswa kelas 8B dilakukan berdasarkan instrumen materi tentang konsep unsur, senyawa, dan penilaian yang mencakup empat aspek: jujur, kerjasama, tanggung jawab, dan Pertemuan mayoritas siswa menunjukkan sikap sangat baik pada tiap aspek. Misalnya, siswa sederhana menggunakan bahan bekas, dengan inisial VAP. AZI, dan GVA seperti botol plastik, kerikil, arang aktif, dan kapas, yang dilakukan oleh tim pengabdi. indikator, menandakan kejujuran dalam Pada pertemuan ketiga, siswa melakukan pengerjaan tanpa menyontek, kolaborasi praktik pembuatan alat filtrasi secara aktif, keseriusan menyelesaikan tugas, serta disiplin dalam mengikuti proses pelatihan. Berdasarkan merefleksikan hasil kinerjanya. Untuk kegiatan, dilakukan penilaian pembelajaran IPA di kelas 8B melalui dua aspek, yaitu penilaian sikap dan penilaian kinerja. Penilaian kedisiplinan, kerja sama, dan tanggung jawab selama proses kegiatan berlangsung. Gambar 1. Tim PkM Menyampaikan materi Sementara itu, penilaian kinerja difokuskan Pelatihan Pembuatan Alat Filtrasi secara pada keterampilan siswa dalam membuat Berkelompok dan mengoperasikan alat filtrasi secara Kecenderungan ini sejalan dengan tepat sesuai prosedur. konsep Project-Based Learning (PjBL) Metode ini tidak hanya memperkuat IPA, yang menempatkan siswa sebagai pusat menanamkan nilai-nilai keberlanjutan dan 3 Tandhuk Majeng (Jurnal Pengabdian Kepada Masyaraka. Vol. 1 No. 1 (Juli 2. , 1-7 Pada tahap persiapan, sebagian besar tanggung jawab dan kolaborasi (Kurt & siswa hadir dengan membawa alat dan Akoglu, 2. Studi (Hindun et al. , 2. bahan sesuai tugas, mengenakan baju juga menguatkan bahwa model PjBL efektif praktikum, dan berpenampilan rapi. Selama dalam meningkatkan literasi sains dan SMP, menggunakan alat dan bahan dengan tertib, termasuk aspek sikap seperti kedisiplinan mengambil media filtrasi seperti pasir, dan tanggung jawab. kerikil, dan arang sesuai kebutuhan, serta Selain itu, (Ospankulova et al. , 2. menelaah gambar rangkaian alat dengan menyimpulkan bahwa meski sikap awal keterampilan dalam merangkai alat filtrasi keterlibatan aktif melalui proyek praktis sederhana sesuai prosedur, mengamati dan dapat meningkatkan rasa kepemilikan, mencatat hasil dengan cermat, menafsirkan pemikiran kritis, dan motivasi. Dalam konteks filtrasi air sederhana ini, praktik kesimpulan yang sesuai. Selain itu, siswa terlibat aktif dan menunjukkan minat tinggi PjBL tanggung jawab siswa dalam merancang terhadap kegiatan praktikum. serta mengoperasikan alat, sesuai hasil Mereka menunjukkan tanggung jawab dengan melalui catatan penilaian. membersihkan meja dan membuang alat Di sisi lain, hasil observasi terhadap ke tempat Hasil ini kinerja siswa kelas 8B selama kegiatan menunjukkan bahwa kegiatan pengabdian berhasil meningkatkan keterampilan proses menggunakan metode filtrasi, diketahui sains, kedisiplinan, dan sikap ilmiah siswa bahwa lebih dari 80% siswa menunjukkan kinerja praktikum filtrasi yang baikAi IPA Temuan ini selaras dengan penelitian pelaksanaan sesuai prosedur, ketelitian oleh (Yamin et al. , 2. yang melaporkan observasi, penyajian data yang sistematis, bahwa penerapan Project-Based Learning dan tanggung jawab kebersihan setelah pada topik pencemaran air signifikan praktikumAihal ini mencerminkan bahwa meningkatkan kreativitas dan kemampuan pembelajaran berbasis proyek berhasil berpikir kritis siswa hingga mencapai meningkatkan keterampilan proses sains rata-rata kategori sangat baik 89 %. Selain dan sikap ilmiah siswa. itu, implementasi PjBL juga terbukti efektif Tandhuk Majeng (Jurnal Pengabdian Kepada Masyaraka. Vol. 1 No. 1 (Juli 2. , 1-7 dalam meningkatkan literasi sains siswa KESIMPULAN SMP, seperti dilaporkan oleh (Fauziah et Kegiatan , 2. yang menunjukkan peningkatan masyarakat berupa pelatihan pembuatan skor literasi ilmiah secara signifikan alat filtrasi sederhana dari bahan bekas yang melalui kegiatan PjBL praktis. Hal ini dilaksanakan di kelas 8B SMP Integral Luqman Al-Hakim dengan media sederhana berbahan bekas dampak positif dalam pembelajaran IPA, khususnya pada materi unsur, senyawa, dan konseptual, tetapi juga menumbuhkan motivasi, keterampilan ilmiah, dan karakter pembelajaran berbasis proyek (Project- positif siswa secara menyeluruh. Based Melalui Learnin. , memperoleh pemahaman konseptual yang kejujuran, kerjasama, tanggung jawab, dan kedisiplinan selama proses berlangsung serta kemampuan metode ilmiah siswa. Penilaian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa Gambar 2. Siswa Melakukan Praktik Pembuatan mampu menunjukkan sikap positif dan Alat Filtrasi secara Berkelompok keterlibatan aktif dalam seluruh tahapan Hal ini menegaskan bahwa Dengan demikian, pelibatan aktif siswa melalui kegiatan praktikum yang berfokus pada pembuatan alat filtrasi bukan pemanfaatan bahan bekas, dan pendekatan kontekstual dapat menjadi strategi efektif konseptual, tetapi juga memperkuat sikap dalam menguatkan kompetensi akademik dan karakter siswa. Kegiatan ini juga menunjukkan bahwa metode PjBL yang berkontribusi pada penguatan kesadaran diaplikasikan melalui pengabdian kepada lingkungan melalui penggunaan limbah masyarakat dapat berhasil membangun rumah tangga sebagai media pembelajaran. karakter dan kompetensi siswa secara Oleh direkomendasikan untuk diterapkan secara Temuan lebih luas dalam pembelajaran IPA di 5 Tandhuk Majeng (Jurnal Pengabdian Kepada Masyaraka. Vol. 1 No. 1 (Juli 2. , 1-7 tingkat SMP guna mendukung pendidikan JamiAoyatul MubtadiAoin. Jurnal Cakrawala Pendidikan Dan Biologi, 2. , 1Ae8. Azzam. Mimi Nurkarlina. Annisa UCAPAN TERIMA KASIH Tsaniya. Roofiqoh, diyatur, & Marisa Sutianti. November Penulis mengucapkan terima kasih kepada Kepala Sekolah, guru, dan seluruh Pengembangan Media siswa kelas 8B SMP Integral Luqman Al- Pembelajaran Menggunakan Bahan Hakim yang telah memberikan dukungan Bekas di SDN Bungur Endah. dan partisipasi aktif dalam pelaksanaan Proceedings UIN Sunan Gunung kegiatan pengabdian kepada masyarakat Djati Bandung. Ucapan terima kasih juga disampaikan https://proceedings. id/index kepada Universitas Wiraraja atas fasilitasi php/Proceedings dan dukungan moral maupun material yang Bhuttah. Xusheng. Abid. memungkinkan terselenggaranya kegiatan & Sharma. Enhancing student critical thinking and learning outcomes through innovative pedagogical approaches in higher DAFTAR PUSTAKA