e-Jurnal Apresiasi Ekonomi Volume 7. Nomor 2. Mei 2019 : 169 -175 ISSN Cetak : 2337-3997 ISSN Online :2613-9774 AN ANALYSIS OF FACTORS THAT AFFECTING STUDENTAoS INTEREST IN FOLLOWING THE STUDENT ACTIVITY UNITS OF STMIK JAYANUSA Reni Wijaya1. Dorris Yadewani2 (Manajemen Informatika dan Komputer. AMIK Jayanusa,Indonesi. e-mail reniwijaya2887@gmail. com1, e-mail dorris290@gmailcom2 ABSTRACT This study aims . To determine the factors that influence student interest in participating in Student activity units in STMIK Jayanusa and . The most dominant factors affecting the interest of STMIK Jayanusa students in participating in Student activity units. This research was carried out on the STMIK Jayanusa campus with a total response of 52 students who participated in the UKM. Data collected using questionnaires were analyzed by factor analysis through Statistical Program Social Scence (SPSS) 17. 0 for Windows. The results of this study indicate that there are 3 factors that influence the participation of STMIK Jayanusa students in participating in Student activity units namely . The heredity factor has an eigenvalue of 2,284 with a variance value of 76. Intelligence factor has an eigenvalue of 0. 415 with a variance value of 13. While environmental factors have an eigenvalue value of 0. 301 with a variance value of and . The most dominant factor influencing student participation in participating in Student activity units is a factor that originates within students, namely the heredity factor of 76. Keywords: Interest. Student Activity Unit. STMIK Jayanusa Students yang disingkat UKM . Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) adalah salah satu bagian organisasi PENDAHULUAN kemahasiswaan yang berada di dalam kampus Mahasiswa yang merupakan bagian dari sebagai wadah atau lembaga untuk dapat civitas akademika di pendidikan tinggi di dalamnya memiliki intektual yang tidak hanya menyalurkan minat,bakat yang di miliki. memiliki kemampuan dalam bidang akademisi saja Untuk itu sudah seharusnya setiap tapi juga intelektual pemikiran dan wawasan yang perguruan tinggi harus berperan aktif dalam harus bisa menjawab permasalahan-permasalahan yang terjadi setiap bagian negeri ini. Mahasiswa merupakan salah satu komponen penting untuk Salah menunjang kemajuan negara. tinggi yaitu menyediakan sebuah wadah untuk bisa Mahasiswa merupakan kelompok generasi lebih mengasah kemampuan sofftskill yang muda yang mempunyai peran strategis dalam dimiliki oleh para mahasiswa yang nantinya dapat kancah pembangunan bangsa karena mahasiswa menciptakan manusia yang berkualitas (Menteri merupakan sumber kekuatan moral . oral forc. Riset. Teknologi, 2. bagi bangsa Indonesia. (Kosasih, 2. Oleh STMIK Jayanusa merupakan salah satu tinggi yang ada di Sumatera Barat yang mengaplikasikan segala macam ilmunya bagi memiliki tujuh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) kepentingan bangsa dan negara. Mahasiswa masuk UKM UKM senja,UKM ke dalam suatu organisasi didorong oleh tujuanRobotik,UKM FSI,UKM Interce,UKM Olahraga tujuan lain, diantaranya karena organisasi dan UKM English Club. Berikut jumlah merupakan wadah pengembangan diri, dengan mahasiswa yang mengikuti UKM di Jayanusa berorganisasi mahasiswa dapat berkepribadian Sementara untuk UKM Interce dan mandiri, dapat memperluas kemampuannya dan UKM English Club untuk tahun 2017 di bekukan mempersiapkan diri sebagai pemimpin. dengan alasan program kerja tidak berjalan sesuai Salah satu wadah yang tepat bagi dengan AD/RT. mahasiswa untuk menyalurkan minat dan bakat yang dimilikinya adalah Unit Kegiatan Mahasiswa e-Jurnal Apresiasi Ekonomi Volume 7. Nomor 2. Mei 2019 : 169 -175 ISSN Cetak : 2337-3997 ISSN Online :2613-9774 Tabel 1 Jumlah mahasiswa yang mengikuti UKM pada tahun 2017 Nama UKM Jumlah Anggota UKM Senja 25 Orang UKM Robotik 24 Orang UKM FSI 25 Orang UKM Mapala 20 Orang UKM Olahraga 15 Orang Berdasarkan latar belakang yang telah ditemukan, maka dapat dirumuskan permasalahan sebagai berikut . Faktor- faktor apa yang mempengaruhi minat mahasiswa STMIK dalam mengikuti Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) tahun 2016/2017, dan . Faktor apa yang paling dominan mempengaruhi minat mahasiswa STMIK dalam mengikuti Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) tahun 2016-2017. Berdasarkan rumusan masalah yang telah ditemukan, maka tujuan penelitian, yaitu . untuk mengetaui faktor-faktor yang mempengaruhi minat mahasiswa STMIK dalam mengikuti Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) tahun 2016-2017, dan . Untuk mengetahui faktor yang paling dominan mempengaruhi minat mahasiswa STMIK dalam mengikuti Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) tahun KAJIAN PUSTAKA Organisasi Organisasi merupakan suatu wadah dimana kegiatan interaksi sosial dilakukan atau dapat diartikan sebagai proses dimana terjadi interaksi antara orang-orang yang ada didalam (Pradayu. Selanjutnya Organisasi dapat diartikan sebagai suatu sarana dan wahana untuk mengembangkan bakat, minat serta potensi diri bagi para aktivis yang ada dalam organisasi tersebut (Pratiwi, 2. Berdasarkan uraian diatas maka organisasi dapat disimpulkan sebagai suatu wadah tempat berkumpulnya orang - orang yang saling berinteraksi dalam mencapai sebuah tujuan bersama. Secara umum ada beberapa manfaat organisasi kemahasiswaan bagi mahasiswa, dianataranya adalah: . Menjadi tempat dan sarana untuk mengembangkan ilmu pengetahuan yang dipelajari di program studi . Menjadi alat dalam melatih diri mempraktekan keilmuan formil yang dipelajari di kelas dan di kampus . Menumbuh kembangkan kemampuan sosial secara indifidu mahasiswa sebagai modal sebelum terjun kedalam kehidupan bermasyarakat . Menjadi pribadi yang kuat dalam menghadapi tekanan, baik pendidikan maupun luar pendidikan serta memiliki kemampuan untuk berkomunikasi dan beradaptasi dalam kehidupan sehari-hari . Meningkatkan wawasan dan pengetahuan, baik ilmu pendidikan yang dipelajari dikelas maupun ilmu penunjang penguat keilmuan masing-masing . Memperluas jejaring pergaulan mahasiswa dalam maupun luar kampus . Belajar mengatur menajemen waktu . Melatih dan menumbuhkan peran leadership seseorang atau kepemimpinan . Memperluas dan membangun jaringan dan kerjasama . sekaligus menjadi tempat latihan sebelum mDengan adanya manfaat yang diperoleh ketika bergabung dalam sebuah organisasi,maka tak heran jika saat ini mahasiswa mulai menyadari bahwa organisasi merupakan sebuah jembatan dalam pengembangan berbagai kapasitas diri yang dimiliki oleh masing - masing mahasiswa (Hendra, 2. Organisasi kemahasiwaan Organisasi kemahasiswaan juga sebagai wadah pemgembangan kegiatan ekstrakurikuler mahasiswa di perguruan tinggi yang meliputi pengembangan penalaran, keilmuan, minat, bakat dan kegemaran mahasiswa itu sendiri (Sudarman. Selanjutnya organisasi mahasiswa dapat diartikan sebagai organisasi yang beranggotakan mahasiswa untuk mewadahi bakat, minat dan potensi mahasiswa yang dilaksanakan di dalam kegiatan ko dan ekstra kurikuler, pada dasarnya demi mencapai tujuan bersama, namun harus tetap sesuai dengan koridor AD/ART yang disetujui oleh semua anggota dan pengurus organisasi tersebut. (Syamsiah, 2017. Hal ini dikuatkan dengan adanya UndangUndang Republik Indonesia Nomor 12 tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi pasal 77 mengenai Organisasi Kemahasiswaan. e-Jurnal Apresiasi Ekonomi Volume 7. Nomor 2. Mei 2019 : 169 -175 Ada beberapa manfaat yang diperoleh mahasiswa ketika bergabung dalam kegiatan adalah:. Melatih bekerja sama dalam bentuk tim kerja multi disiplin. Membina sikap mandiri, percaya diri, disiplin, dan bertanggung jawab. Melatih berorganisasi. Melatih berkomunikasi dan menyatakan pendapat di depan umum. Membina dan mengembangkan minat dan bakat. Menambah . Meningkatkan rasa kepedulian dan kepekaan pada masyarakat dan lingkungan . Membina kemampuan kritis, produktif, kreatif, dan inovatif. (Sukirman, 2. Jadi dapat disimpulkan bahwa dengan mengikuti kegiatan organisasi banyak hal positif yang bisa dimabil oleh mahasiswa tersebut diantaranya mahasiswa bisa menambah wawasan khususnya tentang organisasi, mendapat banyak teman yang bisa memacu semangat belajar serta mempunyai jaringan yang lebih dibandingkan dengan mahasiswa yang tidak ikut Unit Kegiatan Mahasiswa Salah satu bentuk organisasi yang ada di kampus adalah Unit Kegiatan Mahasiswa yang mana UKM ini tidak wajib untuk didikuti oleh mahasiswa selama menyelesaikan studinya. Melalui UKM mahasiswa dapat menyalurkan segala potensi minat dan bakat yang dimilikinya. Menurut Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 155 /U/1998, UKM/ekstrakulikuler . mahasiswa dapat memperdalam dan memperluas pengetahuan keterampilan mengenai hubungan antara berbagai mata pelajaran, menyalurkan bakat dan minat yang dimiliki, serta melengkapi upaya pembinaan manusia seutuhnya yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berbudi pekerti luhur, memiliki pengetahuan dan keterampilan, sehat rohani dan jasmani, berkepribadian yang mentap dan mandiri, dan memilki rasa tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan, dan . mahasiswa mampu memanfaatkan pendidikan kepribadian serta mengaitkan pengetahuan yang diperolehnya dalam program kurikulum dengan kebutuhan dan keadaan Minat Bagi mahasiswa yang memiliki minat terhadap kegiatan yang dilakukan oleh berbagai UKM, membuat mereka merasa UKM sebagai sebuah wadah yang tepat dan harus ada dilingkungan kampus agar mereka lebih bisa lagi menyalurkan bakat dan minat yang ada. Minat berorganisasi adalah suatu kecenderungan untuk bertingkah laku dan mengarahkan kepada aktivitas ISSN Cetak : 2337-3997 ISSN Online :2613-9774 berorganisasi atau dapat juga dikatakan bahwa mengarahkan individu pada suatu sistem yang terdiri dari pola aktivitas kerjasama yang saling berkaitan satu sama lain untuk mencapai tujuan Minat berorganisasi merupakan suatu sikap seseorang yang menaruh perhatian yang tinggi terhadap suatu aktivitas atau kegiatan Minat berpengaruh pada diri seseorang untuk melakukan yang berkelompok, bekerjasama, berkoordinasi, memenuhi aturan-aturan organisasi, tanggung jawab terhadap tugas, melaksanakan wewenang yang terdiri dari proses penetapan dan pembagian kerja yang akan dilakukan, pembatalan tugas-tugas atau tanggung jawab serta wewenang dan penetapan hubungan antara unsurunsur (Ningsih, 2. Selanjutnya minat merupakan modal awal dari dalam diri seseorang dalam memulai suatu kegiatan dari sebuah usaha yang umumnya bersifat jangka panjang(Wijaya. Menurut Crow & Crow . faktor-faktor mempengaruhi minat adalah . faktor dari dalam. faktor emosional dan perasaan. faktor motif. Semua dapat menjadikan mahasiswa aktif dalam kegiatan organisasi bila beberapa faktor yang mempengaruhi dapat dipenuhi dalam organisasi. (Syamsiah, 2017. Minat dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya adalah: Faktor hereditas, diantaranya: Usia, minat seseorang akan berkembang sejalan dengan bertambahnya usia. Bakat, yaitu suatu kualitas yang dimiliki seseorang yang memungkinkan orang itu untuk berkembang pada masa Jenis kelamin juga dapat mempengaruhi minat seseorang namun biasanya jenis kelamin hanya membedakan bentuk minatnya saja. Intelegensi atau tingkat kecerdasan Tingkat kecerdasan akan mempengaruhi minat mahasiswa yang terlihat pada kemampuan mahasiswa mengikuti kegiatan akademik. "Binet mengatakan bahwa membedakan anak-anak yang kurang dari normal itu timbul dari pengalaman, bahwa apabila anak yang kurang dari normal itu dididik bersama dengan anak normal" (Suryabrata, 2004:. e-Jurnal Apresiasi Ekonomi Volume 7. Nomor 2. Mei 2019 : 169 -175 Faktor lingkungan, seperti: Lingkungan tempat tinggal yang dapat memberikan perubahan bagi perkembangan Lingkungan keluarga merupakan lingkungan yang dapat membentuk karakter seseorang, lingkungan yang baik akan mendorong seseorang untuk berminat dan termotivasi (Fransinta. METODE PENELITIAN Penelitian ini dilaksanakan di kampus STMIK Jayanusa. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa STMIK Jayanusa yang mengikuti UKM, yaitu sebanyak 109 mahasiswa. Mengingat besarnya jumlah populasi dalam penelitian ini, maka dalam penelitian ini akan menggunakan sampel. Penentuan jumlah sampel yang digunakan sebagai objek dalam penelitian ini menggunakan rumus Slovin ( Husein Umar, 2. sebagai berikut. ISSN Cetak : 2337-3997 ISSN Online :2613-9774 Dengan menggunakan rumus di atas maka besarnya sampel berikut. n= 52,15 Jadi besarnya saampel yang digunakan pada penelitian ini sebesar 52,15 dibulatkan menjadi 52 sampel dari mahasiswa STMIK Jayanusa. Mahasiswa yang terlibat dalam penelitian ini berasal dari program studi S1 sistem komputer dan S1 Sistem Informasi. Penentuan ukuran sampel pada masingmasing program studi ditentukan dengan proportional random sampling untuk mewakili masing-masing menggunakan rumus Slovin (Husein Umar, 2. sebagai berikut. Keterangan: ni = sampel di program studi ke-i Ni = populasi pada program studi ke-i N = keseluruhan populasi n = sampel dari populasi Berikut sampel tiap program studi dapat dilihat pada tabel 2 berikut. Keterangan: N = ukuran sampel n = ukuran populasi e = persentase kelonggaran 10% Tabel 2. Jumlah Sampel yang Dilibatkan dalam Penelitian Nama UKM Jumlah Populasi Jumlah Sampel UKM Senja 25 Orang 12 Orang UKM Robotik 24 Orang 11 Orang UKM FSI 25 Orang 12 Orang UKM Mapala 20 Orang 10 Orang UKM Olahraga 15 Orang 7 Orang Jumlah 109 Orang 52 Orang Pengumpulan data dilakukan dengan metode dokumentasi dan kuesioner atau angket. Kuesioner dalam penelitian ini disebarkan kepada 52 responden yang merupakan seluruh mahasiswa STMIK Jayanusa yang mengikuti UKM. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu . data primer dalam penelitian ini adalah data yang diperoleh secara langsung dengan menyebarkan kuesioner kepada mahasiswa sebagai respoden faktor-faktor partisipasi mahasiswa STMIK Jayanusa dalam mengikuti UKM dan faktor-faktor yang paling dominan mempengaruhi partisipasi mahasiswa STMIK Jayanusa dalam mengikuti UKM, dan . data sekunder, yaitu data yang diperoleh dari sumber-sumber yang dianggap perlu yang ada hubungannya dengan penelitian seperti data yang diperoleh dari dokumen yang terarsip oleh Bagian Kemahasiswan STMIK Jayanusa mengenai jumlah mahasiswa STMIK Jayanusa dan dokumen yang e-Jurnal Apresiasi Ekonomi Volume 7. Nomor 2. Mei 2019 : 169 -175 terarsip oleh masing-masing UKM mengenai jumlah anggota masing-masing prodi yang mengikuti UKM. Analisis data yang digunakan dilakukan dengan menggunakan Statistical Program Social Scence (SPSS) 17. 0 for Windows dengan menggunakan factor analysis. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Data yang berhasil dikumpulkan dari kuesioner yang disebarkan dan setelah diolah ISSN Cetak : 2337-3997 ISSN Online :2613-9774 dengan SPSS 17. 0 for Windows menunjukkan faktor-faktor mahasiswa STMIK Jayanusa dalam mengikuti UKM dapat dijelaskan oleh peresentase dari masing-masing faktor. Nilai total Variance Explained digunakan untuk mengetahui persentase dari keenam faktor yang dianalisis. Hasil anallisis faktor melalui SPSS menunjukkan persentase dari masing-masing faktor dapat dilihat pada tabel 3 Tabel 3 Anti-image Matrices Hereditas Intelegensi Lingkungan Measures of Sampling Adequacy(MSA) Anti-image Covariance Hereditas Intelegensi Lingkungan Anti-image Correlation Hereditas Intelegensi Lingkungan Tabel 4 Communalities Initial Extraction Hereditas Intelegensi Lingkungan Tabel 4 diatas menjelaskan bahwa Communalities menunjukkan sumbangan efektif tiap aitem terhadap faktor yang terbentuk. Pada aitem hereditas memberikan sumbangan sebesar 79,7%, intelegensi 71,9% dan aitem lingkungan sebesar 76,7% terhadap faktor yang terbentuk. Dapat dikatakan semua aitem ini cukup baik karena mampu menjelaskan sebagian besar varian didalam faktor 1. Tabel 5 Total Variance Explained Com Ponent Total Initial Eigenvalues % of Variance Cumulative % Total Variance Explained persentase varian konstrak ukur yang dapat dijelaskan oleh pembagian factor . Dari kolom initial eigenvalues pada sub kolom cumulative, terlihat bahwa pemecahan atau pereduksian 3 aitem menjadi 1 faktor dan menjelaskan 76,13% Secara rinci faktor hereditas memiliki eigenvalue sebesar 2,284 dengan nilai varian sebesar 76,125%. Faktor intelegensi memiliki Extraction Sums of Squared Loadings Total % of Variance Cumulative % eigenvalue sebesar 0,415 dengan nilai varian sebesar 13,833%. Sedangkan faktor lingkungan memiliki nilai eigenvalue sebesar 0,301 dengan nilai varian sebesar 10,042%. Jadi, ketiga faktorfaktor mahasiswa STMIK Jayanusa dalam mengikuti UKM. Untuk menjelaskan partisipasi mahasiswa STMIK Jayanusa dalam mengikuti UKM, dapat dilakukan dengan ekstraksi faktor. Ekstraksi faktor e-Jurnal Apresiasi Ekonomi Volume 7. Nomor 2. Mei 2019 : 169 -175 dapat dijelaskan oleh total persentase dari masingmasing faktor. Berdasarkan dari tabel 5 di atas, dapat dijelaskan bahwa faktor yang memiliki eigenvalue > 1 adalah hereditas dengan total nilai varianced explained dari faktor menjelaskan sebesar 76,125%, artinya bahwa hereditas mampu menjelskan partisipasi mahasiswa STMIK Jayanusa dalam mengikuti UKM sebesar 76,125%. Untuk mengetahui distribusi dimensi- dimensi yang belum dirotasi kedalam faktor yang telah terbentuk maka dapat dilihat pada output SPSS 0 (Rotated Component Matri. Faktor yang mampu menjelaskan partisipasi mahasiswa STMIK Jayanusa dalam mengikuti UKM, dapat dilihat pada tabel 5 Tabel 5 di atas menunjukkan jumlah faktor yang muncul serta korelasi antara aitem dengan Kita tahu bahwa jumlah faktor yang muncul ada satu yaitu komponen 1 yang memiliki korelasi dengan hereditas sebesar 0,893, faktor intelegensi 0,848 dan faktor lingkungan 0,876. Kemudian untuk menentukan dimensi atau faktor minat mahasiswa STMIK Jayanusa dalam mengikuti UKM yang paling dominan digunakan parameter koefisien varimax atau mendekati -1. Nilai yang mendekati 1 diawali oleh nilai 0,50 sedangkan nilai yang mendekati -1 diawali oleh -0,50. Berdasarkan hasil penelitian faktor yang paling dominan mempengaruhi minat mahasiswa STMIK Jayanusa dalam mengikuti UKM adalah faktor hereditas dengan nilai varimax rotation sebesar 76,125%. dalam mengikuti UKM dipengaruhi oleh faktor hereditas,intelegensi dan lingkungan. Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Firdauz . yang menyatakan bahwa faktor motivasi intrinsik yang paling utama memotivasi narasumber untuk aktif di organisasi adalah persepsi, sedangkan dalam faktor motivasi ekstrinsik yang paling utama memotivasi narasumber untuk aktif di organisasi adalah lingkungan kampus. (Rizky Firaduz, 2. Sejalan pula dengan hasil penelitian oleh Ni Wayan Pradnyani. faktor yang paling dominan mempengaruhi partisipasi mahasiswa dalam mengikuti UKM adalah faktor yang berasal dari dalam diri mahasiswa, yaitu faktor kemauan dan faktor kemampuan. ISSN Cetak : 2337-3997 ISSN Online :2613-9774 mengikuti Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM). Faktor-faktor tersebut, yaitu . faktor hereditas memiliki eigenvalue sebesar 2,284 dengan nilai varian sebesar 76,125%. Faktor intelegensi memiliki eigenvalue sebesar 0,415 dengan nilai varian sebesar 13,833%. Sedangkan faktor lingkungan memiliki nilai eigenvalue sebesar 0,301 dengan nilai varian sebesar 10,042%. faktor yang paling dominan mempengaruhi partisipasi mahasiswa dalam mengikuti UKM adalah faktor yang berasal dari dalam diri mahasiswa, yaitu faktor hereditas sebesar 76,125% Saran Berdasarkan pembahasan dan kesimpulan di atas, maka dapat diajukan beberapa saran, yaitu . Disarankan kepada pihak kampus agar lebih gencar mensosialisasikan mengenai pentingnya berpartisipasi dalam UKM. Karena STMIK Jayanusa diharapkan bukan saja beprestasi mencetak mahasiswa dengan memiliki hard skill yang baik, tetapi diharapkan juga diimbangi dengan memiliki soft skill yang baik juga. Soft skill yang baik bisa diasah dan dikembangkan salah satunya dengan berpartisipasi di UKM. Sehingga disini. STMIK Jayanusa diharapkan lebih bisa menunjukkan bagaimana cara untuk memotivasi mahasiswa agar lebih termotivasi berpartisipasi di UKM, . Bagi mahasiswa yang mengikuti UKM, mereka akan dapat mengasah potensi dan bakat yang dimiliki dibandingkan dengan mereka yang tidak mengikuti UKM. Jadi, diharapkan bagi mahasiswa STMIK Jayanusa untuk berpartisipasi dalam pelaksanaan kegiatan UKM agar skill yang ada dalam diri bisa dikeluarkan dan diasah lebih luas. Karena UKM bukan saja tempat untuk mengeluarkan potensi atau bakat namun juga sebagai tempat untuk belajar menyumbang dan menerima berpendapat, mengeluarkan ide atau gagasan, menyampaikan aspirasi, mengeluarkan kemampuan intelektual . ukan saja diperkuliaha. dan fisik, menemukan teman baru dan suasana baru dari setiap orang yang memiliki karakter yang berbeda-beda, dan . bagi peneliti berikutnya yang hendak melakukan penelitian yang sama sebaiknya menguji lebih lanjut, apakah benar faktor hereditas merupakan faktor yang paling dominan mempengaruhi partisipasi mahasiswa dalam mengikuti UKM. SIMPULAN DAN SARAN Simpulan Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan, maka dapat ditarik simpulan, yaitu . terdapat tiga faktor yang mempengaruhi partisipasi mahasiswa STMIK Jayanusa dalam e-Jurnal Apresiasi Ekonomi Volume 7. Nomor 2. Mei 2019 : 169 -175 DAFTAR PUSTAKA