Journal of Business and Economics (JBE) UPI YPTK https://jb e-upiyp tk. org/o j s Vol. No. Hal: 366-378 ISSN: 2502-6275 Promosi. Electronic Word of Mouth dan Persepsi Keamanan terhadap Minat Beli melalui Kepercayaan Konsumen sebagai Variabel Intervening Debby Handayani 1A. Yulasmi 2. Lusiana 3 1,2, 3 Jurusan Magister Manajemen. Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Universitas Putra Indonesia AuYPTKAy Padang debbyhandayani25@gmail. Abstract This research aims to analyze the effect of promotion, electronic word of mouth, and perceived security to purchase intention with consumer trust as an intervening variable. This research is quantitative. The data collection method used a questionnaire with a sample of 100 shopee consumers in Padang. The analytical method used is Structural Equation Modeling (SEM) analysis based on Partial Least Square (PLS) with SmartPLS software version 3. The results showed that Promotion has a positive and significant effect on consumer trust. Electronic word of mouth has a positive and significant effect on consumer Perceived security has a positive and significant effect on consumer trust. Promotion has a positive and significant effect on purchase intention. Electronic word of mouth has a positive and significant effect on purchase intention. Perceived security has a positive and significant effect on purchase intention. Consumer trust has a positive and significant effect on purchase intention. Promotion through consumer trust has a positive but not significant effect on purchase intention. Electronic word of mouth through consumer trust has a positive but not significant effect on purchase intention. Perceived security through consumer trust has a positive but not significant effect on purchase intention. It means consumer trust is not mediate the influence of promotion, electronic word of mouth, and perceived security on purchase intention. Keywords: Promotion. Electronic Word of Mouth. Perceived Security. Purchase Intention. Consumer Trust. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh promosi, electronic word of mouth, dan persepsi keamanan terhadap minat beli melalui kepercayaan konsumen sebagai variabel intervening. Penelitian ini bersifat kuantitatif. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan jumlah sampel sebanyak 100 orang konsumen shopee yang berdomisili di kota Padang. Metode analisis yang digunakan adalah analisis Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS) dengan bantuan software SmartPLS versi 3. Hasil pengujian analisis menunjukkan bahwa Promosi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepercayaan konsumen. Electronic word of mouth berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepercayaan konsumen. Persepsi keamanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepercayaan Promosi berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli. Electronic word of mouth berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli. Persepsi keamanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli. Kepercayaan konsumen berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli. Promosi melalui kepercayaan konsumen berpengaruh positif yang tidak signifikan terhadap minat beli. Electronic word of mouth melalui kepercayaan konsumen berpengaruh positif yang tidak signifikan terhadap minat beli. Persepsi keamanan melalui kepercayaan konsumen berpengaruh positif yang tidak signifikan terhadap minat beli. Jadi dapat disimpulkan bahwa kepercayaan konsumen tidak memediasi pengaruh promosi, electronic word of mouth, dan persepsi keamanan terhadap minat beli. Kata kunci: Promosi. Electronic Word of Mouth. Persepsi Keamanan. Minat Beli. Kepercayaan Konsumen. Jurnal Ekobistek is licensed under a Creative Commons Attribution-Share Alike 4. 0 International License. Pendahuluan Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah berdampak pada dunia bisnis dan pemasaran di Indonesia. Salah satu dampaknya yaitu inovasi bisnis berupa toko online yang menjual produk yang sama namun harganya lebih murah dibandingkan toko Kaurin et al. dalam (Yohandira et al. , 2. menyatakan bahwa konsumen beralih dari pembelian offline ke pembelian online karena harga murah. Hal ini menyebabkan terjadinya penurunan minat beli konsumen terhadap toko offline. Terutama di masa pandemi Covid-19, banyak toko offline yang terpaksa gulung tikar karena tidak ada konsumen yang datang Seperti yang dilansir IDXChannel, menurut catatan Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia sudah ada 000 ritel yang tutup akibat pandemi ini (Sumber: Namun di sisi lain, kondisi ini menjadi peluang bagi para pelaku usaha yang mampu beradaptasi mengikuti perkembangan teknologi bisnis digital dalam operasional bisnisnya. Manfaat dari perkembangan teknologi bisnis digital semakin terasa saat pandemi Covid-19, dimana ada kebijakan pembatasan sosial berskala besar oleh pemerintah yang mengakibatkan Diterima: 30-08-2022 | Revisi: 17-09-2022 | Diterbitkan: 30-09-2022 | doi: 10. 35134/jbeupiyptk. Debby Handayani, dkk masyarakat mengurangi aktivitasnya diluar rumah, sehingga aktivitas tersebut dilakukan di rumah saja, termasuk dalam hal belanja dilakukan secara online. Kondisi ini dimanfaatkan oleh banyak pelaku usaha untuk mengubah caranya dalam bertransaksi dengan konsumen, apalagi saat ini banyak tersedia platform ecommerce untuk memfasilitasi supplier dan konsumen. Aktivitas pemasaran online telah mengubah perilaku konsumen dimana mereka dapat dengan mudah mencari informasi tentang produk yang ditawarkan (Muslimah et al. , 2. Minat beli adalah bagian dari proses keputusan pembelian dari konsumen, dimana prosesnya diawali dari pengenalan kebutuhan, pencarian informasi, evaluasi alternatif, keputusan pembelian, perilaku pasca pembelian. Dalam tahap evaluasi, konsumen menentukan peringkat merek dan membentuk minat pembelian (Rahmi & Syafitri, 2. Banyak faktor yang menarik minat beli konsumen untuk membeli barang melalui e-commerce, seperti promosi yang dilakukan perusahaan e-commerce, kecepatan dan menghemat waktu, transaksi pembayaran yang cepat dan dapat mencicil, dan marketing mix (Ariansyah et al. , 2. Penelitian oleh (Mahfud & Soltes, 2. menunjukkan hasil bahwa AuThe e-service quality had a positive influence on consumers buying interest on the website korean denimAy. Faktor lain yang mempengaruhi minat beli juga didukung penelitian (Y. Putri, 2. dimana promosi dan gaya hidup berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli. (Millatina et al. , 2. dalam penelitiannya menyebutkan bahwa Social media instagram dan Electronic word of mouth berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli. Penelitian lain menyatakan bahwa kepercayaan, persepsi resiko dan keamanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli (Harto & Munir, 2. Namun penelitian oleh (Novitasari & Andika Sari, 2. didapatkan hasil bahwa harga, keamanan dan kemudahan bertransaksi berpengaruh signifikan terhadap minat beli. Sementara kualitas produk, promosi, kepercayaan kualitas website dan reputasi vendor secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap minat beli. Dari penjelasan mengenai fenomena yang terjadi pada e-commerce dan berdasarkan hasil penelitian terdahulu yang tersebut diatas, maka dapat disimpulkan bahwa minat beli merupakan variabel yang menarik dan layak untuk diteliti dan dijadikan sebagai variabel dependen dalam penelitian ini. Promosi merupakan salah satu kegiatan pemasaran yang penting bagi e- commerce dalam meningkatkan Karena setiap konsumen pasti memilih ecommerce dengan promosi yang lebih menarik. Sehingga shopee dituntut untuk memberikan promosi yang lebih menarik agar konsumen tidak beralih ke ecommerce lain atau toko offline. Beragam strategi pemasaran telah dilakukan oleh shopee hingga saat ini untuk menarik minat beli konsumen seperti memberikan banyak program promosi kepada para Promosi ini berupa gratis ongkir, cashback, flash sale hingga voucher serta adanya jaminan harga Ketatnya persaingan diantara e-commerce tentu mendorong para pelaku bisnis ini untuk selalu memberikan promosi yang menarik minat beli konsumen agar tidak beralih ke e-commerce lain. Makanya diperlukan strategi promosi yang sesuai dengan tren yang ada untuk menarik minat beli Promosi merupakan faktor penting dalam mendorong minat beli konsumen dan keputusannya untuk membeli serta berdampak pada loyalitas konsumen. Sesuai dengan hasil penelitian (Dirgantara & Siswanto, 2. yang menyatakan bahwa AuThere is a positive and significant through promotion, innovation, and price in the repeat purchase. Based on the research results, repeat purchase can be increased through consumer loyaltyAy. Penelitian (Septiani, 2. juga menyatakan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara promosi terhadap minat beli. Hal ini juga didukung (Solihin, berperngaruh positif dan signifikan terhadap minat Minat beli muncul karena konsumen melihat adanya promosi menarik yang ditawarkan oleh ecommerce. Semakin menarik dan menguntungkan promosi yang ditawarkan dari sisi konsumen maka akan meningkatkan kecenderungan terhadap minat Penelitian (Kusuma & Trihudiyatmanto, 2. juga mengungkapkan bahwa promosi penjualan berpengaruh positif signifikan terhadap minat beli. Namun hal ini bertentangan dengan (Novitasari & Andika Sari, 2. yang mengungkapkan bahwa promosi tidak berpengaruh signifikan terhadap minat Jadi dapat disimpulkan diantara faktor yang mempengaruhi minat beli, promosi layak untuk diteliti dan dijadikan sebagai variabel independen dalam penelitian ini. Sebelum membeli suatu produk di sebuah e-commerce, biasanya konsumen akan melihat rating dan review produk tersebut terlebih dahulu. Rating dan review ini merupakan bagian dari electronic word of mouth. Minat beli konsumen pada suatu produk dapat muncul karena mendapatkan informasi terkait pengalaman penggunaan suatu produk, sedangkan E-wom akan memberikan gambaran terkait pengalaman penggunaan ataupun konsumsi suatu produk tersebut, sehingga konsumen yang belum memiliki pengalaman penggunaan produk tetap dapat memperoleh informasi terkait pengalaman penggunaan produk tersebut (Damayanti, 2. Electronic word of mouth yang negatif seperti ulasan negatif dari konsumen lain akan menurunkan kepercayaan konsumen dalam belanja Tentu saja hal ini akan mengakibatkan hilangnya minat beli konsumen terhadap produk pada toko tersebut. Namun Electronic word of mouth yang positif akan meningkatkan kepercayaan konsumen dan Journal of Business and Economics (JBE) UPI YPTK Oe Vol. No. Debby Handayani, dkk minat beli dalam belanja online. EWOM refers to the act of consumers sharing marketing information in digital environments. EWOM is quite different from its traditional counterpart with its own unique characteristics, nonetheless, enjoys special position as compared to marketer generated sources in influencing the consumer decisions (Jan & Bhat, 2. E-wom adalah suatu aktivitas dimana konsumen yang telah menggunakan suatu produk dan merasa puas akan membagikan informasi tentang suatu produk tersebut kepada konsumen lain, sehingga akan memotivasi konsumen lain untuk ikut membeli (Citaningtyas et al. , 2. Dengan adanya informasi yang disebarkan maka otomatis memunculkan rasa penasaan dari calon konsumen. Minat beli dipengaruhi oleh rekomendasi, saran dan review yang diterima responden atau calon konsumen. Semakin sering calon kredibilitas tinggi dan kualitas informasi yang baik maka akan meningkatkan kecenderungan terhadap minat beli. Pengaruh e-wom terhadap minat beli konsumen juga didukung oleh penelitian terdahulu yang dilakukan oleh (Millatina et al. , 2. bahwa electronic word of mouth berpengaruh siginifikan terhadap minat beli konsumen. Artinya, semakin banyak E-wom, maka semakin besar keinginan konsumen untuk membeli suatu produk. Jadi dapat disimpulkan diantara faktor yang mempengaruhi minat beli, electronic word of mouth layak untuk diteliti dan dijadikan sebagai variabel independen dalam penelitian Adanya kejahatan online tentu menjadi ancaman bagi keberlangsungan bisnis e-commerce. Masa depan ecommerce bergantung atas kepercayaan konsumen pada sebuah retailer web dan terhadap teknologi internet (Dwigana, 2. Maka dari itu keamanan merupakan faktor penting dalam bisnis online sebagaimana dikemukakan oleh (Utami, 2. bahwa Keamanan merupakan salah satu masalah penting yang dihadapi para pengguna e-commerce. Hal ini sesuai dengan pendapat (Marianus & Ali, 2. bahwa AuPeople who feel safe in transacting will feel comfortable using websites, causing them to use them to transactAy. Jadi persepsi keamanan merupakan faktor penting yang membuat konsumen merasa nyaman untuk bertransaksi secara online. Maraknya kasus penipuan yang terjadi dalam transaksi online tentu mengkhawatirkan bagi penjual maupun pembeli, dengan banyaknya kasus tersebut tentu membuat pembeli dan penjual lebih selektif ketika melakukan transaksi melalui media online. Masalah pada keamanan merupakan tuntutan bagi setiap pelaku bisnis untuk membuat layanan E-commerce yang dapat menjamin keamanan dan kepercayaan pada konsumen sehingga konsumen tidak ragu dalam menggunakan layanan berbasis E- commerce. Dengan adanya kepercayaan menggunakan E-commerce dan persepsi keamanan menggunakan E-commerce diharapkan berpengaruh terhadap minat beli konsumen sehingga konsumen akan melakukan transaksi pembelian. Penelitian oleh (Aggarwal & Rahul, 2. menunjukkan AuPerceived security has a positive impact on consumer purchase intention. Perceived security had positive effect on satisfaction. Perceived security has a positive impact on trust. Both trust and satisfaction had a positive mediating effect on consumer purchase intentionAy. Artinya Persepsi keamanan berpengaruh positif terhadap minat beli. Serta persepsi keamanan berpengaruh postif terhadap minat beli melalui kepuasan dan kepercayaan Dapat disimpulkan bahwa persepsi keamanan berpengaruh terhadap minat beli, baik secara langsung maupun tidak langsung. Hal ini sesuai dengan penelitian (Tri Prihatini & Lestari, 2. menunjukkan bahwa persepsi keamanan berpengaruh signifikan terhadap minat beli pada aplikasi Shopee. Penelitian (Kurniawan et al. , 2. juga mengungkapkan bahwa persepsi keamanan memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap Namun hal ini bertentangan dengan penelitian yang dilakukan oleh (Susanti, 2. bahwa keamanan tidak berpengaruh terhadap minat beli. Jadi dapat disimpulkan diantara faktor yang mempengaruhi minat beli, persepsi keamanan layak untuk diteliti dan dijadikan sebagai variabel independen dalam penelitian Meskipun banyak masyarakat yang telah memilih untuk belanja online, tidak sedikit juga masyarakat yang masih lebih nyaman ketika berbelanja secara Banyak faktor yang menyebabkan hal ini terjadi, salah satunya adalah terkait sulitnya membangun dan menjaga kepercayaan konsumen dalam transaksi jual beli online. Perbedaan paling utama ketika konsumen belanja online dan offline adalah adanya kesempatan konsumen untuk menilai apakah produk yang akan dibelinya sesuai dengan ekspektasi konsumen tersebut, sehingga hal ini dapat menimbulkan kepercayaan sehingga konsumen dapat memutuskan untuk membeli produk tersebut. Sedangkan saat belanja online, konsumen tidak dapat melihat secara langsung produk yang dibeli melainkan hanya melihat fotonya saja. Banyak kasus yang terjadi pada jual beli di e-commerce, konsumen mendapatkan barang yang tidak sesuai dengan foto. Hal ini tentu akan mempengaruhi kepercayaan konsumen dan minat beli ulang produk tersebut dikemudian hari. Selain itu juga terdapat kemungkinan barang hilang ataupun rusak saat dikirim oleh ekspedisi. Ini semua mempengaruhi tingkat kepercayaan konsumen dan minat beli saat belanja di e-commerce. E-commerce memiliki potensi resiko yang cukup tinggi dari sisi transaksi, sehingga faktor kepercayaan pelanggan terhadap vendor menjadi faktor kunci dalam e-commerce. Menurut (Rahmi & Syafitri, 2. Kepercayaan pada awalnya hanya dikaji dalam bidang psikologi, karena kepercayaan berhubungan dengan Journal of Business and Economics (JBE) UPI YPTK Oe Vol. No. Debby Handayani, dkk sikap seseorang. Akan tetapi saat ini kepercayaan ialah dikaji dalam berbagai bidang seperti sosiologi, pemasaran, dan juga dalam konteks organisasional. Kepercayaan tidak hanya dapat diberikan kepada seseorang, melainkan juga sebuah objek. Kepercayaan adalah sesuatu yang penting yang harus dibangun dari Menurut Gefen et al, dalam (Afiah, 2. Konsumen yang merasa aman terhadap lingkungan internet secara keseluruhan akan cenderung percaya terhadap website yang menyediakan pelayanan ecommerce dibandingkan dengan orang yang merasa bahwa internet tidak aman karena tidak yakin adanya perlindungan yang memadai di situs e-commerce. Sehingga persepsi yang baik terhadap structural assurance akan menimbulkan trust terhadap situs ecommerce. Hal serupa juga dikemukakan oleh (Muchlis et al. , 2. bahwa pembelian secara online sepenuhnya akan bergantung dalam persepsi dan kepercayaan calon pembeli pada pengelola situs dan pihak penjual. Menurut Koufaris et al. dalam (Japarianto & Adelia, 2. Terbangunnya rasa percaya konsumen dan adanya rasa aman terhadap penjual maupun situs jual beli online dapat meningkatkan minat beli konsumen di situs tersebut. Penelitian terdahulu yang dilakukan oleh (Sembada & Hotimah, 2. menunjukkan bahwa Kepercayaan Konsumen berpengaruh positif dan signifikan terhadap Minat Beli. Penelitian lain oleh (Sudirman et al. , 2. menunjukkan hasil bahwa AuConsumer trust have a positive and significant impact on consumer loyaltyAy. Hal ini didukung oleh Istanti dalam (Muslimah et al. , 2. yang menyatakan bahwa Kepercayaan yang tinggi dari konsumen akan membangun minat beli konsumen yang berdampak pada loyalitas konsumen. Hal ini sesuai dengan hasil penelitian (Algi, 2. yang menyatakan bahwa AuConsumer trust in Instagram stores directly affects the intention to buy. Trust is an important thing in shopping online, because it helps consumers to reduce their anxiety as well as reducing the risk of shopping onlineAy. Jadi kepercayaan merupakan poin penting dalam bisnis online. Penjual dan pembeli harus saling percaya agar transaksi dapat terjadi. Dari hasil penelitian yang dilakukan oleh (Japarianto & Adelia, 2. Kepercayaan konsumen pada e- commerce Shopee berpengaruh secara signifikan terhadap minat Kemudian didukung oleh penelitian yang dilakukan oleh (Hana, 2. yang menyatakan bahwa terdapat pengaruh langsung kepercayaan terhadap Jadi dapat disimpulkan diantara faktor yang mempengaruhi minat beli, kepercayaan layak untuk diteliti dan dijadikan sebagai variabel intervening dalam penelitian ini. Hipotesis penelitian adalah sebagai berikut: H1 : Diduga promosi berpengaruh terhadap kepercayaan konsumen pada ecommerce Shopee di kota Padang H2 : Diduga electronic word of mouth . -wo. berpengaruh signifikan terhadap kepercayaan konsumen pada e-commerce Shopee di kota Padang. H3 : Diduga persepsi keamanan signifikan terhadap kepercayaan konsumen pada e-commerce Shopee di kota Padang H4 : Diduga promosi berpengaruh signifikan terhadap minat beli pada e- commerce Shopee di kota Padang. H5 : Diduga electronic word of mouth . -wo. berpengaruh signifikan terhadap minat beli pada e-commerce Shopee di kota Padang H6 : Diduga persepsi keamanan berpengaruh signifikan terhadap minat beli pada e-commerce Shopee di kota Padang. H7 : Diduga kepercayaan konsumen berpengaruh signifikan terhadap minat beli pada e-commerce Shopee di kota Padang H8 : Diduga promosi melalui kepercayaan konsumen berpengaruh signifikan terhadap minat beli pada e-commerce Shopee di kota Padang. H9 : Diduga electronic word of mouth . melalui berpengaruh signifikan terhadap minat beli pada e- commerce Shopee di kota Padang H10 : Diduga persepsi keamanan signifikan terhadap minat beli pada e-commerce Shopee di kota Padang Metodologi Penelitian Penelitian pengaruh Promosi. Electronic Word of Mouth dan Persepsi Keamanan terhadap Minat Beli melalui Kepercayaan Konsumen sebagai Variabel Intervening. Objek penelitian adalah konsumen ecommerce shopee di kota Padang periode tahun 20212022. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat kota Padang tahun 2021, yaitu sebanyak 913. Adapun sampel yang diambil adalah karakteristik berusia 17-40 tahun dan sudah pernah melakukan pembelian di e-commerce shopee lebih dari 2 kali. Analisis data dilakukan menggunakan persamaan struktural model pengukuran (SEM) dengan metode pendekatan Partial Least Square (PLS) menggunakan aplikasi SmartPLS versi 3. Untuk mengukur kualitas data, dilakukan uji validitas, uji reliabilitas dan uji asumsi klasik. Instrumen yang digunakan untuk pengumpulan data adalah berupa kuesioner yang terdiri atas 5 variabel, yaitu satu variabel dependent, tiga variabel independent dan 1 variabel intervening, sesuai dengan variabel penelitiannya. Journal of Business and Economics (JBE) UPI YPTK Oe Vol. No. Debby Handayani, dkk Hasil dan Pembahasan 1 Persamaan Struktural Persamaan Struktural 1 Persamaan struktural 1 merupakan gambaran besarnya pengaruh konstruk promosi, electronic word of mouth, dan persepsi keamanan terhadap kepercayaan konsumen dengan koefisien yang ada ditambah dengan tingkat error yang merupakan kesalahan estimasi atau yang tidak bisa dijelaskan dalam model penelitian. Nilai koefisien korelasi pengaruh variabel promosi (X. terhadap kepercayaan konsumen (Z) adalah 215, artinya jika nilai promosi (X. meningkat sebesar 1 satuan, sementara nilai variabel yang lain (X2 dan X. tetap, maka nilai kepercayaan konsumen (Z) akan meningkat sebesar 0. Nilai koefisien korelasi pengaruh variabel electronic word of mouth (X. terhadap kepercayaan konsumen (Z) adalah sebesar 0. 320, artinya jika nilai electronic word of mouth (X. meningkat sebesar 1 satuan, sementara nilai variabel yang lain (X1 dan X. tetap, maka nilai kepercayaan konsumen (Z) akan meningkat Nilai koefisien korelasi pengaruh variabel persepsi keamanan (X. terhadap kepercayaan konsumen (Z) adalah sebesar 0. 367, artinya jika nilai persepsi keamanan (X. meningkat sebesar 1 satuan, sementara nilai variabel yang lain (X1 dan X. tetap, maka nilai kepercayaan konsumen (Z) akan meningkat sebesar Persamaan Struktural 2 Persamaan struktural 2 merupakan gambaran besarnya pengaruh konstruk promosi, electronic word of mouth, persepsi keamanan dan kepercayaan konsumen terhadap minat beli dengan koefisien yang ada ditambah dengan tingkat error yang merupakan kesalahan estimasi atau yang tidak bisa dijelaskan dalam model penelitian. Nilai koefisien korelasi pengaruh variabel promosi (X. terhadap minat beli (Y) adalah sebesar 0. artinya jika nilai promosi (X. meningkat sebesar 1 satuan, sementara nilai variabel yang lain (X2. X3 dan Z) tetap, maka nilai minat beli (Y) akan meningkat Nilai koefisien korelasi pengaruh variabel electronic word of mouth (X. terhadap minat beli (Y) adalah 175, artinya jika nilai electronic word of mouth (X. meningkat sebesar 1 satuan, sementara nilai variabel yang lain (X1. X3 dan Z) tetap, maka nilai minat beli (Y) akan meningkat sebesar 0. Nilai koefisien korelasi pengaruh variabel persepsi keamanan (X. terhadap minat beli (Y) adalah sebesar 196, artinya jika nilai persepsi keamanan (X. meningkat sebesar 1 satuan, sementara nilai variabel yang lain (X1. X2 dan Z) tetap, maka nilai minat beli (Y) akan meningkat sebesar 0. Nilai koefisien korelasi pengaruh variabel kepercayaan konsumen (Z) terhadap minat beli (Y) adalah sebesar 279, artinya jika nilai kepercayaan konsumen (Z) meningkat sebesar 1 satuan, sementara nilai variabel yang lain (X1. X2 dan X. tetap, maka nilai minat beli (Y) akan meningkat sebesar 0. 2 Uji R-Square Nilai R-square merupakan nilai yang digunakan untuk melihat seberapa besar variabel dependen dapat dijelaskan oleh variabel independen. Hasil pengujian Rsquare dapat dilihat Pada Tabel 1. Tabel 1. Hasil Uji R-square R-Square R-Square Adjusted Kepercayaan Konsumen (Z) Minat Beli (Y) Berdasarkan Tabel 1. bahwa nilai R-square untuk variabel mediasi kepercayaan konsumen adalah 612, artinya kepercayaan konsumen dapat dijelaskan oleh variabel promosi, electronic word of mouth dan persepsi keamanan sebesar 61,2% dan sisanya sebesar 38,8% dipengaruhi oleh variabel lain diluar variabel dalam penelitian ini. Kemudian nilai Rsquare untuk variabel endogen minat beli adalah sebesar 735 artinya minat beli dapat dijelaskan oleh variabel promosi, electronic word of mouth, persepsi keamanan dan kepercayaan konsumen sebesar 73,5% dan sisanya sebesar 26,5% dipengaruhi oleh variabel lain diluar variabel dalam penelitian ini. 3 Pengujian Hipotesis Pengujian Hipotesis Pengaruh Langsung (Direct Effec. Pengujian hipotesis dikatakan memiliki pengaruh signifikan apabila nilai T- Statistik lebih besar (>) dari 96 dengan tingkat signifikansi p-value lebih kecil (<) 05 . %) dan koefisien beta bernilai positif (Muchlis et al. , 2. Hasil pengujian hipotesis pengaruh langsung . irect effec. pada penelitian ini dapat dilihat pada Tabel 2. Tabel 2. Hasil Uji Hipotesis Pengaruh Langsung (Direct Effec. Jalur Original Hubungan Sample Statistics P-Values Kesimpulan Journal of Business and Economics (JBE) UPI YPTK Oe Vol. No. Debby Handayani, dkk X1 Ie Z Signifikan X2 Ie Z Signifikan X3 Ie Z Signifikan X1 Ie Y Signifikan X2 Ie Y Signifikan X3 Ie Y Signifikan ZIeY Signifikan Berdasarkan Tabel 2. bahwa diperoleh hasil pengujian hipotesis pengaruh lansgung . irect effec. sebagai berikut: Hipotesis 1 : Promosi berpengaruh signifikan terhadap kepercayaan konsumen pada e-commerce Shopee di kota Padang. Dari prosedur bootstrapping SmartPLS didapatkan hasil bahwa nilai koefisien jalur . ath coefficient. dari pengaruh langsung promosi terhadap kepercayaan konsumen (X1 Ie Z) adalah sebesar 0. 215 dan nilai TStatistik sebesar 2. 835 dengan nilai signifikansi . Oleh karena nilai koefisien jalur bertanda positif dan nilai T-Statistik lebih besar (>) 96 dengan nilai signifikansi . -valu. lebih kecil (<) dari 0. 05 dan maka dapat disimpulkan bahwa promosi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepercayaan konsumen. Hal ini menunjukkan bahwa semakin baik promosi maka semakin tinggi kepercayaan konsumen, begitu sebaliknya. Hasil ini mendukung hipotesis 1 dalam penelitian ini sehingga hipotesis 1 diterima. Hipotesis 2 : Electronic word of mouth konsumen pada e-commerce Shopee di kota Padang. Dari prosedur bootstrapping SmartPLS didapatkan hasil bahwa nilai koefisien jalur . ath coefficient. dari pengaruh langsung electronic word of mouth terhadap kepercayaan konsumen (X2 Ie Z) adalah 320 dan nilai T- Statistik sebesar 3. dengan nilai signifikansi . -valu. Oleh karena koefisien jalur bertanda positif dan nilai TStatistik lebih besar (>) dari 1. 96 dengan nilai signifikansi . -valu. lebih kecil (<) dari 0. 05, maka dapat disimpulkan bahwa electronic word of mouth berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepercayaan konsumen. Hal ini menunjukkan bahwa semakin baik electronic word of mouth maka semakin tinggi kepercayaan konsumen, begitu sebaliknya. Hasil ini mendukung hipotesis 2 dalam penelitian ini sehingga hipotesis 2 diterima. Hipotesis 3 : Persepsi Keamanan berpengaruh signifikan terhadap kepercayaan konsumen pada ecommerce Shopee di kota Padang. Dari prosedur bootstrapping SmartPLS didapatkan hasil bahwa nilai koefisien jalur . ath coefficient. dari pengaruh langsung persepsi keamanan terhadap kepercayaan konsumen (X3 Ie Z) adalah sebesar 367 dan nilai T-Statistik sebesar 3. 675 dengan nilai signifikansi . -valu. Oleh karena nilai koefisien jalur bertanda positif, dan nilai T-Statistik lebih besar (>) dari 1. 96 dengan nilai p-value lebih kecil (<) dari 0. 05, maka dapat disimpulkan bahwa persepsi keamanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepercayaan konsumen. Hal ini menunjukkan bahwa semakin baik persepsi keamanan maka semakin tinggi kepercayaan konsumen, begitu sebaliknya. Hasil ini mendukung hipotesis 3 dalam penelitian ini sehingga hipotesis 3 diterima. Hipotesis 4 : Promosi berpengaruh signifikan terhadap minat beli pada e- commerce Shopee di kota Padang Dari prosedur bootstrapping SmartPLS didapatkan hasil bahwa nilai koefisien jalur . ath coefficient. dari pengaruh pengaruh langsung promosi terhadap minat beli (X1 Ie Y) adalah sebesar 0. 355 dan nilai TStatistik sebesar 5. 418 dengan nilai signifikansi . Oleh karena koefisien jalur bertanda positif dan nilai T-Statistik lebih besar (>) 96 serta nilai signifikansi . -valu. lebih kecil (<) dari 0. 05, maka dapat disimpulkan bahwa promosi berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli. Hal ini menunjukkan bahwa semakin baik promosi maka semakin tinggi minat beli, begitu sebaliknya. Hasil ini mendukung hipotesis 4 dalam penelitian ini sehingga hipotesis 4 diterima. Hipotesis 5 : Electronic word of mouth berpengaruh signifikan terhadap minat beli pada ecommerce Shopee di kota Padang. Dari prosedur bootstrapping SmartPLS didapatkan hasil bahwa nilai koefisien jalur . ath coefficient. dari pengaruh langsung electronic word of mouth terhadap minat beli (X2 Ie Y) adalah sebesar 0. dan nilai T-Statistik sebesar 2. 239 dengan nilai Journal of Business and Economics (JBE) UPI YPTK Oe Vol. No. Debby Handayani, dkk signifikansi . -valu. Oleh karena koefisien jalur bertanda positif dan nilai T-Statistik lebih besar (>) dari 1. 96 dengan nilai signifikansi . lebih kecil (<) dari 0. 05, maka dapat disimpulkan bahwa electronic word of mouth berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli. Hal ini menunjukkan bahwa semakin baik electronic word of mouth maka semakin tinggi minat beli, begitu Hasil ini mendukung hipotesis 5 dalam penelitian ini sehingga hipotesis 5 diterima. Hipotesis 6 : Persepsi Keamanan berpengaruh signifikan terhadap minat beli pada e-commerce Shopee di kota Padang. Dari prosedur bootstrapping SmartPLS didapatkan hasil bahwa nilai koefisien jalur . ath coefficient. dari pengaruh langsung persepsi keamanan terhadap minat beli (X3 Ie Y) adalah sebesar 0. 196 dengan nilai T-Statistik sebesar 2. 603 dengan nilai signifikansi . -valu. Oleh karena koefisien jalur bertanda positif dan nilai T-Statistik lebih besar (>) dari 1. 96 dengan nilai signifikansi . lebih kecil (<) dari 0. 05, maka dapat disimpulkan bahwa persepsi keamanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli. Hal ini menunjukkan bahwa semakin baik persepsi keamanan maka semakin tinggi minat beli, begitu sebaliknya. Hasil ini mendukung hipotesis 6 dalam penelitian ini sehingga hipotesis 6 diterima. Hipotesis 7 : Kepercayaan konsumen berpengaruh signifikan terhadap minat beli pada e-commerce Shopee di kota Padang. Dari prosedur bootstrapping SmartPLS didapatkan hasil bahwa nilai koefisien jalur . ath coefficient. dari pengaruh langsung kepercayaan konsumen terhadap minat beli (Z Ie Y) adalah sebesar 0. 279 dan nilai T-Statistik sebesar 3. 327 dengan nilai signifikansi . -valu. Oleh karena koefisien jalur bertanda positif dan nilai T-Statistik lebih besar (>) dari 1. 96 dengan nilai signifikansi . lebih kecil (<) dari 0. 05, maka dapat berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli. Hal ini menunjukkan bahwa semakin baik kepercayaan konsumen maka semakin tinggi minat beli, begitu sebaliknya. Hasil ini mendukung hipotesis 7 dalam penelitian ini sehingga hipotesis 7 diterima. Pengujian Hipotesis Pengaruh Tidak Langsung (Indirect Effec. Pengujian hipotesis dikatakan memiliki pengaruh signifikan apabila nilai T- Statistik lebih besar (>) dari 1. 96 dengan tingkat signifikansi p-value lebih kecil (<) dari 0. %) dan koefisien beta bernilai positif (Muchlis et al. , 2. Namun suatu variabel intervening dikatakan memediasi variabel independen terhadap variabel dependen apabila nilai path coefficient original sample pengujian pengaruh tidak langsung lebih besar dari pada pengujian pengaruh langsung. SmartPLS tidak menampilkan diagram untuk pengujian pengaruh tidak langsung dapat dilihat pada Tabel 3. Tabel 3. Pengujian Hipotesis Semua Variabel Secara Simultan (Uji F) Perbandingan NilaiOriginal Sample Pengaruh Tidak Jalur T-Statistics Langsung Dan Hubungan Pengaruh Langsung X1 Ie Z Ie Y 060 < 0. P-Values Kesimpulan Tidak Memediasi X2 Ie Z Ie Y 089 < 0,175 X3 Ie Z Ie Y 102 < 0,196 Tidak Memediasi Tidak Memediasi Berdasarkan Tabel 3. diketahui hasil pengujian pengaruh tidak langsung . ndirect effec. sebagai berikut: Hipotesis 8 : Promosi melalui kepercayaan konsumen berpengaruh signifikan terhadap minat beli pada e-commerce Shopee di kota Padang. Dari prosedur bootstrapping SmartPLS didapatkan hasil bahwa nilai koefisien jalur . ath coefficient. dari pengaruh tidak langsung promosi terhadap minat beli dengan dimediasi oleh kepercayaan konsumen (X1 Ie Z Ie Y) adalah sebesar 0. 060 dan nilai TStatistik sebesar 2. 126 dengan nilai signifikansi . Namun jika kita bandingkan hasil pengujian hipotesis pengaruh tidak langsung dengan pengaruh langsung maka didapatkan hasil bahwa nilai path coefficients original sampel pengaruh tidak langsung sebesar 0. 060 lebih kecil dari pengaruh Maka dapat disimpulkan bahwa promosi melalui kepercayaan konsumen berpengaruh positif yang tidak signifikan terhadap minat beli. Hal ini menunjukkan bahwa kepercayaan konsumen tidak memediasi pengaruh promosi terhadap minat beli. Hasil ini tidak mendukung hipotesis 8 dalam penelitian ini sehingga hipotesis 8 ditolak. Hipotesis 9 : Electronic word of mouth melalui kepercayaan konsumen berpengaruh signifikan terhadap minat beli pada e-commerce Shopee di kota Padang. Journal of Business and Economics (JBE) UPI YPTK Oe Vol. No. Debby Handayani, dkk Dari prosedur bootstrapping SmartPLS didapatkan hasil bahwa nilai koefisien jalur . ath coefficient. dari pengaruh tidak langsung electronic word of mouth terhadap minat beli dengan dimediasi oleh kepercayaan konsumen (X2 Ie Z Ie Y) adalah sebesar 089 dan nilai T-Statistik sebesar 2. 355 dengan nilai signifikansi . -valu. Namun jika kita bandingkan hasil pengujian hipotesis pengaruh tidak langsung dengan pengaruh langsung maka didapatkan hasil bahwa nilai path coefficients original sampel kepercayaan konsumen berpengaruh signifikan terhadap minat beli pada e-commerce Shopee di kota Padang. Dari prosedur bootstrapping SmartPLS didapatkan hasil bahwa nilai koefisien jalur . ath coefficient. dari pengaruh tidak langsung persepsi keamanan terhadap minat beli dengan dimediasi oleh kepercayaan konsumen (X3 Ie Z Ie Y) adalah sebesar 102 dan nilai T-Statistik sebesar 2. 336 dengan nilai signifikansi . -valu. Namun jika kita bandingkan hasil pengujian hipotesis pengaruh tidak langsung dengan pengaruh langsung maka didapatkan hasil bahwa nilai path coefficients original sampel pengaruh tidak langsung sebesar 0. 102 lebih kecil dari pengaruh langsung 0. Maka dapat disimpulkan bahwa persepsi keamanan melalui kepercayaan konsumen berpengaruh positif yang tidak signifikan terhadap minat beli. Hal ini menunjukkan bahwa kepercayaan konsumen tidak memediasi pengaruh persepsi keamanan terhadap minat beli. Hasil ini tidak mendukung hipotesis 10 dalam penelitian ini sehingga hipotesis 10 ditolak. Pembahasan Berdasarkan pada hasil analisis data pengaruh promosi terhadap kepercayaan konsumen diperoleh nilai koefisien jalur . ath coeffiecien. dan T-Statistics sebesar 2. 835 dengan nilai signifikansi . -valu. 005, artinya variabel promosi memiliki pengaruh positif dan signifikan Hal menunjukkan bahwa semakin baik promosi maka semakin tinggi kepercayaan konsumen. Sebaliknya semakin buruk promosi maka semakin rendah kepercayaan konsumen. Oleh karena itu peningkatan promosi secara kualitas maupun kuantitas akan mendorong kepercayaan konsumen terhadap suatu produk/jasa yang ditawarkan. Berdasarkan pada hasil analisis data pengaruh Electronic word of mouth terhadap kepercayaan konsumen diperoleh nilai koefisien jalur . ath coeffiecien. 320, dan T-Statistics sebesar 3. 390 dengan nilai signifikansi . 001, artinya variabel Electronic word of mouth berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepercayaan konsumen. Hal ini menunjukkan bahwa semakin baik Electronic word of mouth maka semakin tinggi kepercayaan konsumen. Sebaliknya semakin buruk Electronic word of mouth maka semakin rendah kepercayaan konsumen. Oleh karena itu peningkatan Electronic word of mouth secara pengaruh tidak langsung sebesar 0. 089 lebih kecil dari pengaruh langsung 0. Maka dapat disimpulkan bahwa electronic word of mouth melalui kepercayaan konsumen berpengaruh positif yang tidak signifikan terhadap minat beli. Hal ini menunjukkan bahwa kepercayaan konsumen tidak memediasi pengaruh electronic word of mouth terhadap minat beli. Hasil ini tidak mendukung hipotesis 9 dalam penelitian ini sehingga hipotesis 9 ditolak. Hipotesis 10 : Persepsi Keamanan melalui kualitas maupun kuantitas akan mendorong kepercayaan konsumen terhadap suatu produk/jasa yang ditawarkan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Electronic word of mouth tentang shopee yang beredar secara online mampu mempengaruhi tingkat kepercayaan konsumen di shopee. Electronic word of mouth yang bersifat positif akan suatu produk, baik yang ada di aplikasi/situs web shopee maupun yang ada di media sosial/situs web lainnya, maka akan meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap suatu produk/jasa yang ditawarkan oleh shopee. Suatu Electronic word of mouth merupakan suatu bentuk apresiasi konsumen terhadap produk/layanan shopee yang bersifat jujur dan dapat dipercaya karena bukan promosi yang dibayar. Sehingga hal ini dapat mengetahui Electronic word of mouth dari konsumen produk/layanan shopee. Berdasarkan pada hasil analisis data pengaruh persepsi keamanan terhadap kepercayaan konsumen diperoleh nilai koefisien jalur . ath coeffiecien. dan T-Statistics sebesar 3. 675 dengan nilai signifikansi . -valu. 000, artinya variabel persepsi keamanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepercayaan konsumen. Hal ini menunjukkan bahwa semakin baik persepsi keamanan maka semakin tinggi kepercayaan konsumen. Sebaliknya semakin buruk persepsi keamanan maka semakin rendah kepercayaan Oleh karena itu peningkatan persepsi keamanan secara kualitas maupun kuantitas akan mendorong kepercayaan konsumen terhadap suatu produk/jasa yang ditawarkan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa bahwa persepsi keamanan mampu mempengaruhi kepercayaan konsumen di shopee. artinya shopee sudah memiliki sistem keamanan yang baik. Tingkat keamanan yang rendah dalam transaksi online tentu membuat konsumen merasa tidak aman dan khawatir akan adanya penipuan dalam bertransaksi online. Sangat penting bahwa data pribadi konsumen yang berkaitan dengan transaksi online dijaga kerahasiaannya dan terlindungi dari kemungkinan diubah atau dimodifikasi oleh pihak lain. Ketika sistem keamanan dapat dipertanggungjawabkan tentunya dapat memenuhi kebutuhan konsumen dalam melalukan transaksi Aspek ini sangat penting bagi shopee untuk semakin meningkatkan keamanan terutama dikarenakan Journal of Business and Economics (JBE) UPI YPTK Oe Vol. No. Debby Handayani, dkk shopee merupakan bisnis yang dijalankan secara virtual yang dibagikannya. Hal inilah yang membuat tanpa adanya pertemuan langsung antara penjual dan electronic word of mouth shopee semakin meningkat, yang berdampak pada peningkatan minat beli Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa bahwa konsumen. aktivitas promosi yang dilakukan oleh shopee mampu Berdasarkan pada hasil analisis data pengaruh persepsi mempengaruhi minat beli konsumen di shopee. keamanan terhadap minat beli diperoleh nilai koefisien Artinya shopee memiliki strategi yang sangat baik jalur . ath coeffiecien. 196, dan T- Statistics dalam melakukan promosi, baik secara kualitas sebesar 2. 603 dengan nilai signifikansi . -valu. sebesar maupun kuantitas. Promosi yang dilakukan shopee 0. 010, artinya variabel persepsi keamanan berpengaruh sangat beragam, mulai dari promosi iklan sampai positif dan signifikan terhadap minat beli. Hal ini promosi penjualan. Shopee memiliki strategi untuk menunjukkan bahwa semakin baik persepsi keamanan melakukan iklan besar-besaran setiap tanggal gajian maka semakin tinggi minat beli. Sebaliknya semakin dan akhir bulan serta setiap akan menjelang harbolnas buruk persepsi keamanan maka semakin rendah minat ataupun hari belanja bulanan yang ditawarkan shopee beli. Oleh karena itu peningkatan persepsi keamanan seperti promo 1. 1 sampai 12. 12 yang mampu menarik secara kualitas maupun kuantitas akan mendorong minat minat beli konsumen. Selain itu pemilihan bintang beli terhadap suatu produk/jasa yang ditawarkan, iklan shopee yang sedang viral juga mampu menarik Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa bahwa minat beli konsumen. Aspek ini sangat penting bagi persepsi keamanan mampu mempengaruhi minat beli pemasar shopee untuk semakin memberikan promosi konsumen di shopee. artinya shopee sudah memiliki secara terus menerus terkait produk/layanan yang sistem keamanan yang baik. Tingkat keamanan yang ditawarkan karena kegiatan promosi yang tinggi akan rendah dalam transaksi online tentu membuat memicu tingginya minat beli konsumen di shopee. konsumen merasa tidak aman dan khawatir akan Berdasarkan pada hasil analisis data pengaruh adanya penipuan dalam bertransaksi online. Sangat Electronic word of mouthterhadap minat beli penting bahwa data pribadi konsumen yang berkaitan diperoleh nilai koefisien jalur . ath coeffiecien. dengan transaksi online dijaga kerahasiaannya dan 175, dan T-Statistics sebesar 2. 239 dengan terlindungi nilai signifikansi . -valu. 026, artinya dimodifikasi oleh pihak lain. Ketika sistem keamanan variabel Electronic word of mouth berpengaruh positif dapat dan signifikan terhadap minat beli. Hal ini memenuhi kebutuhan konsumen dalam melalukan menunjukkan bahwa semakin baik Electronic word of transaksi pembelian. Aspek ini sangat penting bagi mouth maka semakin tinggi minat beli. Sebaliknya shopee untuk semakin meningkatkan keamanan semakin buruk Electronic word of mouth maka terutama dikarenakan shopee merupakan bisnis yang semakin rendah minat beli. Oleh karena itu dijalankan secara virtual tanpa adanya pertemuan peningkatan Electronic word of mouth secara kualitas langsung antara penjual dan pembeli. maupun kuantitas akan mendorong minat beli Berdasarkan pada hasil analisis data pengaruh terhadap suatu produk/jasa yang ditawarkan. kepercayaan konsumen terhadap minat beli diperoleh Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa nilai koefisien jalur . ath coeffiecien. Electronic word of mouth tentang shopee yang beredar dan T-Statistics sebesar 3. 327 dengan nilai secara online mampu mempengaruhi minat beli signifikansi . -valu. 001, artinya variabel konsumen di shopee. Electronic word of mouth yang kepercayaan konsumen berpengaruh positif dan bersifat positif akan suatu produk, baik yang ada di signifikan terhadaminat beli. Hal ini menunjukkan aplikasi/situs web shopee maupun yang ada di media bahwa semakin baik kepercayaan konsumen maka sosial/situs web lainnya, maka akan mendorong minat semakin tinggi minat beli. Sebaliknya semakin buruk beli terhadap suatu produk/jasa yang ditawarkan. kepercayaan konsumen maka semakin rendah minat Karena suatu Electronic word of mouth yang beli. Oleh karena itu peningkatan kepercayaan menyatakan hal positif tentang suatu produk, tentu konsumen secara kualitas maupun kuantitas akan akan membuat calon konsumen lainnya tertarik untuk mendorong minat beli terhadap suatu produk/jasa membeli produk di shopee. Fenomena yang terjadi yang ditawarkan. saat ini, semakin banyak orang-orang yang melakukan Aspek ini sangat penting bagi pemasar shopee untuk Electronic word of mouth tentang produk-produk selalu meningkatkan kepercayaan konsumen, sehingga shopee seperti memberikan review/ulasan baik di minat beli target market dapat tercapai, khususnya aplikasi/situs web shopee maupun yang ada di media untuk pemasaran yang dilakukan shopee hanya secara sosial/situs web lainnya, hal ini dikarenakan adanya virtual tanpa bertemu langsung dengan konsumen. Hal strategi yang dilakukan oleh pihak shopee dengan ini merupakan poin penting bagi shopee untuk memberikan rewards terhadap konsumen yang semakin dipercaya oleh konsumen. melakukan review/ulasan terhadap produk shopee, kepercayaan konsumen yang tinggi akan berdampak seperti mendapatkan koin setiap memberikan pada peningkatan minat beli dari banyak orang. review/ulasan di aplikasi shopee, kemudian saat ini Berdasarkan pada hasil analisis data pengaruh promosi sedang marak program shopee affiliates, dimana terhadap minat beli dengan dimediasi oleh konsumen yang mampu membuat konten menarik dari kepercayaan konsumen, diperoleh nilai koefisien jalur produk yang dibelinya di shopee, maka konsumen . ath coeffiecien. 060, dan T-Statistics tersebut akan mendapatkan komisi setiap ada sebesar 2. 126 dengan nilai signifikansi . -valu. konsumen yang membeli produk di shopee dari link sebesar 0. Namun jika kita bandingkan hasil Journal of Business and Economics (JBE) UPI YPTK Oe Vol. No. Debby Handayani, dkk pengujian hipotesis pengaruh tidak langsung dengan berpengaruh positif terhadap minat beli di e-commerce pengaruh langsung maka didapatkan hasil bahwa nilai melalui variabel intervening kepercayaan. path coefficients original sampel pengaruh tidak Kesimpulan langsung sebesar 0. 060 lebih kecil dari pengaruh Berdasarkan hasil analisis data dan interpretasi hasil Maka dapat disimpulkan bahwa penelitian dan pembahasan yang telah disampaikan promosi melalui kepercayaan konsumen berpengaruh sebelumnya, maka dapat dikemukakan beberapa positif yang tidak signifikan terhadap minat beli. Hal kesimpulan dari hasil penelitian sebagai berikut: ini menunjukkan bahwa kepercayaan konsumen tidak Promosi berpengaruh positif memediasi pengaruh promosi terhadap minat beli. Hasil penelitian ini membantah penelitian terdahulu konsumen pada e-commerce Shopee di kota Padang. (Sembada & Hotimah, 2. , dimana dalam Electronic word of mouth . -wo. berpengaruh promosi positif dan signifikan terhadap kepercayaan konsumen mempengaruhi minat beli secara positif dan pada e-commerce Shopee di kota Padang. Persepsi Penelitian membantah keamanan berpengaruh positif (Nursyirwan, 2. yang menyatakan bahwa promosi terhadap kepercayaan konsumen pada e-commerce berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli Shopee di kota Padang. Promosi berpengaruh positif melalui kepercayaan konsumen sebagai variabel dan signifikan terhadap minat beli pada e- commerce mediasi/intervening. Penelitian ini juga tidak Shopee di kota Padang. Electronic word of mouth . mendukung penelitian (R. Pratama & Magnadi, wo. berpengaruh positif dan signifikan terhadap 2. yang menyatakan bahwa Promosi dan persepsi minat beli pada e-commerce Shopee di kota Padang. keamanan secara simultan berpengaruh positif Persepsi keamanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli di e-commerce melalui variabel terhadap minat beli pada e-commerce Shopee di kota intervening kepercayaan. Padang. Kepercayaan konsumen berpengaruh positif Berdasarkan pada hasil analisis data pengaruh Electronic dan signifikan terhadap minat beli pada e-commerce word of mouth . Shopee di kota Padang. Promosi melalui kepercayaan wo. terhadap minat beli dengan dimediasi oleh konsumen berpengaruh positif yang tidak signifikan kepercayaan konsumen, diperoleh nilai koefisien jalur terhadap minat beli pada e-commerce Shopee di kota . ath coeffiecien. 089, dan T-Statistics sebesar Padang. Sehingga kepercayaan konsumen tidak 355 dengan nilai signifikansi . -valu. memediasi pengaruh promosi terhadap minat beli. Namun jika kita bandingkan hasil pengujian hipotesis Electronic word of mouth . -wo. melalui pengaruh tidak langsung dengan pengaruh langsung kepercayaan konsumen berpengaruh positif yang maka didapatkan hasil bahwa nilai path coefficients tidak signifikan terhadap minat beli pada e- commerce original sampel pengaruh tidak langsung sebesar 0. 089 Shopee di kota Padang. Sehingga kepercayaan lebih kecil dari pengaruh langsung 0. Maka dapat konsumen tidak memediasi pengaruh electronic word disimpulkan bahwa electronic word of mouth melalui of mouth terhadap minat beli. Persepsi keamanan kepercayaan konsumen berpengaruh positif yang tidak melalui kepercayaan konsumen berpengaruh positif signifikan terhadap minat beli. Hal ini menunjukkan yang tidak signifikan terhadap minat beli pada ebahwa kepercayaan konsumen tidak memediasi pengaruh commerce Shopee di kota Padang. Sehingga electronic word of mouth terhadap minat beli. kepercayaan konsumen tidak memediasi pengaruh Berdasarkan pada hasil analisis data pengaruh persepsi persepsi keamanan terhadap minat beli keamanan terhadap Daftar Rujukan minat beli dengan dimediasi oleh kepercayaan konsumen, diperoleh nilai koefisien jalur . ath Afiah. Pengaruh Keamanan. Reputasi Dan coeffiecien. 102, dan T-Statistics sebesar Pengalaman Terhadap Trust Pengguna 336 dengan nilai signifikansi . -valu. Internet Untuk Bertransaksi Secara Online. Namun jika kita bandingkan hasil pengujian hipotesis JEKPEND Jurnal Ekonomi Dan pengaruh tidak langsung dengan pengaruh langsung Pendidikan, 1. , 58Ae65. maka didapatkan Aggarwal. , & Rahul. The effect of hasil bahwa nilai path coefficients original sampel perceived security on consumer purchase pengaruh tidak langsung sebesar 0. 102 lebih kecil dari intensions in electronic commerce * and pengaruh langsung 0. Maka dapat disimpulkan Manmohan Rahul. International Journal bahwa persepsi keamanan melalui kepercayaan Public Sector Performance Management, konsumen berpengaruh positif yang tidak signifikan 4. , 1Ae20. terhadap minat beli. Hal ini menunjukkan bahwa Agus. Mahendra. Winarno. , & Santosa, kepercayaan konsumen tidak memediasi pengaruh . Pengaruh Perceived Security persepsi keamanan terhadap minat beli. terhadap Pengadopsian In-App Purchase Hasil penelitian ini membantah penelitian terdahulu yang pada Aplikasi Mobile. Jurnal Nasional dilakukan oleh (Aggarwal & Rahul, 2. , bahwa Teknologi Elektro Dan Teknologi kepercayaan mampu memediasi secara positif dan Informasi (JNTETI), 6. , 184Ae193. signifikan antara persepsi keamanan terhadap minat beli. https://doi. org/10. 22146/jnteti. Hasil penelitian ini juga membantah penelitian (R. Agusti. Utari. , & Mardi W. Analisis Pratama & Magnadi, 2. , yang menyatakan bahwa Pengaruh Promosi Dan Citra Destinasi promosi dan persepsi keamanan secara simultan Terhadap Minat Berkunjung Dengan Journal of Business and Economics (JBE) UPI YPTK Oe Vol. No. Debby Handayani, dkk Kepercayaan Sebagai Variabel Perantara Sebagai Pemediasi Pada Konsumen Shopee Di (Studi Pada Wisatawan Desa Wisata Energi Universitas Syiah Kuala. Jurnal Ilmiah Migas Teksas Wonocolo Di Bojonegor. Mahasiswa Ekonomi Manajemen, 3. , 20Ae32. Jurnal Mitra Manajemen, 4. , 804Ae818. Firman. Ilyas. Reza. Lestari. , & https://doi. org/10. 52160/ejmm. Putra. The Mediating Role Aisyah. , & Engriani. Pengaruh Reputasi . Of Customer Trust On The Relationships Of Kualitas Informasi , dan e- WOM t erhadap Celebrity Endorsement And E- Wom To Minat Beli pada Situs Jual Beli Online Instagram Purchase Intention. Jurnal Minds : Tokopedia yang Dimediasi oleh Kepercayaan Manajemen Ide Dan Inspirasi. Pelanggan. Jurnal Kajian Manajemen Dan 8. , 107Ae126. Wirausaha, 01. , 48Ae59. https://doi. org/10. 24252/minds. Algi. Consumer Trust and Intention to Buy in Ghozali. Structural Equation Modeling Dengan Indonesia Instagram Stores. 2018 3rd Alternatif Partial Least Squares (PLS) . th International Conference on Information Universitas Diponegoro. Technology. Information System and Habibah. , & Nasionalita. The Effect Of Electrical Engineering (ICITISEE), 199Ae203. Electronic Word Of Mouth (E-Wo. By Anwar. , & Afifah. Kepercayaan dan Beauty Influencer On Interests For Buying Keamanan Konsumen terhadap Minat Beli di Brand Make Up Wardah (Study On Youtube situs Online (Studi Kasus pengunjung situs Subscribers On Tasya Farasya Channe. ELazada di Jakarta Timu. Jurnal Manajemen. Proceeding Management, 6. , 9. , https://doi. org/10. 32832/jm6412Ae6420. https://openlibrarypublications. Ariansyah. Najib. , & Munandar. Faktory. id/index. php/managemen Faktor yang Memengaruhi Niat Konsumen t/article/view/11088 untuk Membeli Produk Melalui E-Commerce. Hair. Sarstedt. , & Ringle. Partial Jurnal Manajemen Indonesia, 11. , 83Ae90. Least Squares Structural Equation Modeling Aribowo. , & Tjandrasa. The Effect of (Issue Septembe. Springer International Promotion on Financial Literacy in Increasing Publishing Buying Interest in Government Bonds. Petra https://doi. org/10. 1007/978-3-319-05542-8 International Journal of Business Studies, 3. Hana. Minat Beli Online Generasi 94Ae97. https://doi. org/10. 9744/ijbs. Milenial : Pengaruh Kepercayaan dan Kualitas Arya Pering. Kajian Analisis Jalur Layanan. BISNIS: Jurnal Bisnis Dan Dengan Structural Equation Modeling (Se. Manajemen Islam, 7. , 203Ae216. Smart-Pls 3. Jurnal Satyagraha, 03. , 28Ae Harto. , & Munir. Analisis Kepercayaan. Persepsi Resiko Dan Keamanan Terhadap Bangun. Problems. Common Beliefs and Minat Beli Konsumen Pada Situs Jual Beli Procedures on the Use of Partial Least Squares Shopee. Jurnal Sistem Informasi Dan Structural Equation Modeling in Business Manajemen, 9. , 10. Research. South Asian Journal of Social Ilhamalimy. , & Ali. Model Perceived Studies and Economics, 14. , 1Ae20. Risk And Trust: E-Wom And Purchase https://doi. org/https://doi. org/10. 9734/sajsse/20 Intention (The Role Of Trust Mediating In 22/v14i130367. Online Shopping In Shopee Indonesi. Dinasti Citaningtyas. Kadi. Purwanto. , & Ramadani. International Journal of Digital Business . Pengaruh E Aa Promotion . E Aa Management, 2. , 204Ae221. WOM dan lokasi terhadap kepuasan konsumen Jan. , & Bhat. The Power of Electronic melalui keputusan pembelian sebagai variabel Word-of-Mouth Communication (EWOM): A MBR (Management and Business Literature Review. International Journal of Revie. , 5. , 224Ae238. Marketing and Technology, 11(Septembe. , 1Ae Damayanti. Kajian literatur efektivitas http://w. electronic word of mouth ( e- wom ) dalam Japarianto. , & Adelia. Pengaruh Tampilan meningkatkan minat beli konsumen di sosial Web Dan Harga Terhadap Minat Beli Dengan Jurnal Manajemen Dan Inovasi Kepercayaan Sebagai Intervening Variable (MANOVA), 02. , 31Ae45. Pada E- Commerce Shopee. Jurnal Manajemen Dirgantara. , & Siswanto. The Pemasaran, 14. , 35Ae43. Influence Of Promotion . Innovation . Price , https://doi. org/10. 9744/pemasaran. On Re- Purchases At Madya Burung Stores Kurniawan. Udayana. , & . the Effect With Loyalty As A Mediation Variables. of Privacy Perception and Security Perception International Journal of Economics. Business on Customer Loyalty With Trust As an and Accounting Research (IJEBAR), 5. Intervening Variables in Zalora E-Commerce 1160Ae1172. (A Case Study of Zalora Users in Yogyakarta Fhonna. , & Utami. Pengaruh Electronic Cit. International Journal of Word Of Mouth Terhadap Keterlibatan A, 2021. , 550Ae562. Keputusan Pembelian Dan Kepercayaan http://jurnal. stieJournal of Business and Economics (JBE) UPI YPTK Oe Vol. No. Debby Handayani, dkk id/index. php/IJEBAR/article/view/2397 Kasus Pada Mahasiswa Ekonomi Dan Bisnis http://jurnal. stieUms. Universitas Muhammadiyah Sumatera id/index. php/IJEBAR/article/download/ Utara. 2397/1286 Muslimah. Aqsa. , & Kunci. Analisis Kusuma. , & Trihudiyatmanto. Dampak Kepercayaan Terhadap Keputusan Anteseden Minat Beli Online di Pembelian Online : Perspektif Marketing MIX. Marketplace Sociolla. ECONBANK: Jurnal Ekonomi Dan Ekonomi Syariah Journal of Economics and Banking, 3. , (JESYA), 4. , 137Ae150. 1Ae11. Nainggolan. , & Heryenzus. Analisis https://doi. org/10. 35829/econbank. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Minat Beli Konsumen Dalam Membeli Rumah Di Kota Lestari. , & Gunawan. Pengaruh EBatam. Journal of Accounting & Management Wom pada Media Sosial Tiktok terhadap Innovation, 2(Jul. , 139Ae155. Brand Image Serta Dampaknya pada minat Ningsih. , & Pradanawati. The Influence Of Jurnal Ekonomi. Manajemen. Bisnis. Brand Image. Price And Promotion On Dan Sosial (EMBISS), 1. , 75Ae82. Purchase Decision (Case Study On Gea Geo Lestari. , & Widyastuti. Pengaruh Stor. Business and Accounting Research kepercayaan dan kemudahan terhadap (IJEBAR) Peer Reviewed-International keputusan belanja online . tudi pada Journal, 5. , 1Ae12. https://jurnal. Jurnal Ilmu id/index. php/IJEBAR Manajemen, 7. , 478Ae484. Novitasari, & Andika Sari. Analisis FaktorMahfud. , & Soltes. Effect Of EFaktor Yang Berpengaruh Terhadap Minat Service Quality On Consumer Interest Beli Konsumen Online Di Marketplace (Studi Buying ( Case Study On The Website Kasus Pada Mahasiswa Jurusan Akuntansi Korean Deni. IOSR Journal of Politeknik Negeri Jakarta Dan Masyarakat Economics and Finance (IOSR-JEF), 7. Pengguna Aktif Media Sosia. Jurnal 61Ae67. https://doi. org/10. 9790/5933Ekonomi Bisnis, 18. , 97Ae108. Nurngaeni. Analisis Strategi Pemasaran Mamonto. Willem. , & Rogi. Dengan Pendekatan Marketing Mix (Studi Analisis Faktor-Faktor Bauran Pemasaran Kasus Pada Home Industry Subama Batik . Terhadap Keputusan Pembelian Pada Kroya-Cilaca. Jurnal Manajemen Dan Rumah Makan Podomoro Poigar Di Era Ekonomi (AmaNU), 4. , 192Ae202. Normal Baru. Jurnal EMBA, 9. , 110Ae Nursyirwan. Partial Least Square: Analysis Of Impact Of Promotion On Purchase Marianus. , & Ali. Determining Factors Intention (Consumer Trust As Mediatio. of the Perceived Security Dimensions in Inovboz : Jurnal Inovasi Bisnis, 9. , 54Ae60. B2C Electronic Commerce Website : An Nuseir. The impact of electronic word of Indonesian Study. Journal of Accounting mouth . -WOM) on the online purchase Investment, 22. , 104Ae132. intention of consumers in the Islamic countries https://doi. org/10. 18196/jai. Ae a case of (UAE). Journal of Islamic Maskuri. Kurniawan. Wardani. Marketing. September. & Andriyani. Kepercayaan, https://doi. org/10. 1108/JIMA-03-2018-0059 Kemudahan Penggunaan Dan Electronic Picaully. Pengaruh Kepercayaan Word Of Mouth Terhadap Minat Beli Pelanggan Terhadap Niat Pembelian Gadget Online. Jurnal Manajemen Kewirausahaan. Di Shopee Indonesia. Jurnal Manajemen 16. , 139Ae150. Maranatha, 18(Novembe. , 31Ae40. Millatina. Hamidah. , & Herianingrum. Pratama. Yoedtadi. Ilmu. , & Universitas, . Efektifitas Media. Pengaruh Diskon 9 . 9 Super Instagram Dan E-Wom ( Electronic Word Of Mouth Shoping Day Shopee terhadap Minat Beli ) Terhadap Minat Beli Serta Keputusan Pengguna Aplikasi Shopee. Prologia, 5. Pembelian Konten Sosial Media Yang 204Ae209. Sering di Kunjungi. Jurnal Penelitian Pratama. , & Magnadi. Analisis Ipteks, 5. , 101Ae115. Pengaruh Promosi Dan Persepsi Keamanan Muchlis. Wijayanto. , & Komita. Terhadap Kepercayaan Serta Implikasinya Pengaruh E-Satisfaction dan E- Trust Terhadap Minat Beli Di E-Commerce (Studi terhadap Repurchase Intention Melalui EPada Pengguna Blibli. Co. Diponegoro Word of Mouth ( E-Wom ) sebagai Journal of Management, 6. , 1Ae11. Variabel Intervening E-Commerce Buka Putri. Pengaruh Online Shopping Lapak pada Generasi Millenial. Jurnal Enjoyment Dan Kepercayaan Konsumen Ekonomi KIAT, 32. , 18Ae29. Terhadap Minat Pembelian Produk Fashion Muchlisin. Pengaruh Kualitas Produk. Hijab Di Social Commerce (Survei Pada Harga Dan Promosi Terhadap Keputusan Anggota Fan Page Facebook Dan Followers Pembelian Di Marketplace Shopee (Studi Journal of Business and Economics (JBE) UPI YPTK Oe Vol. No. Debby Handayani, dkk Instagram Hijabers Communit. Universitas Persepsi Kemudahan. Persepsi Manfaat. Pendidikan Indonesia. Persepsi Keamanan Terhadap Minat Putri. Pengaruh bauran promosi dan gaya Penggunaan E-Wallet (Studi Kasus Produk hidup terhadap minat beli pada kedai kopi Gopay dan Link Aja pada Masyarakat Jurnal Manajemen Strategi Dan Pengguna di Wilayah Jabodetabek. Jurnal Aplikasi Bisnis, 2. , 137Ae144. Ekonomi Dan Bisnis, 18. , 126Ae134. https://doi. org/10. 36407/jmsab. Saudah. Pengaruh Harga Dan Electronic Word Qurthuby. Pengaruh Strategi Pemasaran Of Mouth Terhadap Minat Beli Pelanggan Dengan Konsep AIDA (Attention. Interest. Traveloka Pada Mahasiswa Fakultas Ekonomi Desire. Actio. Terhadap Respon Nasabah Dan Bisnis Universitas Sumatera Utara. Mengambang Pada Bank Syariah (Studi Pada Universitas Sumatera Utara. Bank Syariah Di Wilayah Cibadak-Sukabum. Sembada. , & Hotimah. Pengaruh EQUILIBRIUM: Jurnal Ekonomi Syariah. Promosi dan Testimoni Terhadap Minat Beli 7. , 17Ae39. Produk Lyfira Hijab Dimediasi oleh Rahmi, & Syafitri. Pengaruh kepercayaan dan Kepercayaan. Jurnal Ekonomi Manajemen minat beli masyarakat secara online. ALBisnis (EKOMABIS), 3. , 21Ae30. IJTIMAAoI (International Journal of Septiani. Pengaruh Promosi dan Produk Government and Social Scienc. , 6. , 29Ae42. Terhadap Minat Beli (Pada PT. Asuransi Jiwa Rosalina. Subagio. Pemasaran. Petra. Recapital di Jakart. Jurnal Madani: Ilmu , & Siwalankerto. Analisa Pengetahuan. Teknologi. Dan Humaniora. Pengaruh Product Image Terhadap Purchase 1. , 399Ae415. Intention Dengan Trust Sebagai Variabel Shidqi. Noor. , & Kirbrandoko. The Intevening Pada Blesscon Pt. Superior Prima Effect Of Electronic Word Of Mouth On Sukses. Jurnal Manajemen Pemasaran Petra. Online Trust And Purchase Intention Among 1. , 1Ae11. Millennials Generation On Instagram. RJOAS, Sari. Listiawati. Novitasari, & Vidyasari. 1(Januar. , 490Ae496. Analisa Pengaruh Daya Tarik Promosi, https://doi. org/10. 18551/rjoas. Susanti. Pengaruh kepercayaan, citra Solihin. Pengaruh Kepercayaan Pelanggan merek, keamanan terhadap minat beli tiket Dan Promosi Terhadap Keputusan Pembelian pada situs traveloka. COSTING: Journal of Konsumen Pada Online Shop Mikaylaku Economic. Business and Accounting, 5, 13Ae21. Dengan Minat Beli Sebagai Variabel Tri Prihatini. , & Lestari. Pengaruh Social Intervening. Jurnal Mandiri : Ilmu Media Marketing Dan Persepsi Keamanan Pengetahuan. Seni. Dan Teknologi, 4. , 38Ae Terhadap Minat Beli Di E-Commerce Shopee ( https://doi. org/10. 33753/mandiri. Studi Pada Mahasiswa Jurusan Akuntansi Dan. Sudirman. Wulandari. Kepercayaan. Jurnal Aplikasi Bisnis, 7. , 173Ae176. Kualitas. Web. Loyalitas. Udayana. Cahyani. , & Chotimah. Muda. Lie. Sudirman. , & Butarbutar, . Pengaruh Perceived Security Dan . Analysis of Mediation Effect Of Information Quality Terhadap Online Purchase Consumer Satisfaction On The Effect Of Intention Melalui Trust ( Study Kasus Pada Service Quality. Price and Consumer Trust On Konsumen Sorabel Di Yogyakarta ). Journal Consumer Loyalty. INTERNATIONAL Competency of Business, 2(I), 53Ae68. JOURNAL SCIENTIFIC & Widhiani. , & Idris. Pengaruh Promosi. TECHNOLOGY RESEARCH, 8(Augus. Kemudahan Penggunaan. Kepercayaan 421Ae 428. Konsumen dan Kualitas Informasi Terhadap Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif Minat Beli Di Situs Buka Lapak (Pada Kualitatif R&D (Regule. Mahasiswa Universitas Diponegor. Alfabeta. Diponegoro Journal of Management, 7. , 1Ae6. Sunarto. Analisis Perilaku Konsumen Terhadap Yohandira. Fahmi. , & Asmara. FaktorKeputusan Pembelian Handphone Xiaomi Faktor Bauran Pemasaran yang Memengaruhi Redmi 3S. Jurnal Moneter. , 35Ae43. Keputusan Pembelian di Bukalapak. Jurnal Suryati. Menara. Sudarso. , & Meli. Manajemen Dan Organisasi (JMO), 12. Pengaruh Harga . Produk 122Ae133. , dan Promosi Terhadap Minat Beli Pada Toko Online Yulianingsih. , & Suryawardani. Pengaruh Lazada. Ekonomi. Keuangan. Investasi Dan Experiental Marketing Dan Brand Awareness Syariah (EKUITAS), 380Ae385. Terhadap Keputusan Pembelian (Studi Kasus https://doi. org/10. 47065/ekuitas. Pada Nexa Hotel Bandung Tahun 2. Jurnal Manajemen Pemasaran, 4(Augus. , 1Ae8. Journal of Business and Economics (JBE) UPI YPTK Oe Vol. No.