Pratiwi Anggraini. Arjuna. Ardiansyah Hubungan Kecemasan Dan Kesepian Terhadap Kualitas Tidur Pada Lansia Di Wilayah Kerja Puskesmas Kenanga Sungailiat Tahun 2024 Hubungan Kecemasan Dan Kesepian Terhadap Kualitas Tidur Pada Lansia Di Wilayah Kerja Puskesmas Kenanga Sungailiat Tahun 2024 Ulpi AndariA. ArjunaA. Indri Puji Lestari3 Institut Citra Internasional Bangka Belitung. Jl. Pangkalpinang-Muntok. Cekong Abang. Kec. Mendo Barat. Kabupateng Bangka. Kepulauan Bangka Belitung. Indonesia. Email : ulfiandari91@gmail. Institut Citra Internasional Bangka Belitung. Jl. Pangkalpinang-Muntok. Cekong Abang. Kec. Mendo Barat. Kabupateng Bangka. Kepulauan Bangka Belitung. Indonesia. Email : arjunaazazi@gmail. Institut Citra Internasional Bangka Belitung. Jl. Pangkalpinang-Muntok. Cekong Abang. Kec. Mendo Barat. Kabupateng Bangka. Kepulauan Bangka Belitung. Indonesia. Email : ansyaha672@gmail. ABSTRAK Latar belakng: Kualitas tidur merupakan masalah umum yang dialami lansia karena penurunan pola tidur sebagai akibat dari proses penuaan yang normal. Namun masalah tidur yang diabaikan dapat berdampak pada penurunan kualitas hidup lansia. Tujuan: mengkaji hubungan antara kecemasan dan kesepian dengan kualitas tidur pada lansia Di Wilayah Kerrja Purskersmas Kenanga Sungailiat Tahurn 2024. Metode: Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode survei survei pendekatan crosectional Dengan menggunakan teknik purposive sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah semua lansia yang mendapat pelayanan di Puskesmas Kenanga Sungailiat. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 106 lansia. Analisa data ini menggunakan uji spearmen rank. Hasil: menunjukan ada hubungan Kecemasan dengan Kualitas Tidur p-value < 0,05 dengan nilai korelasi 0,391, yang berarti terdapat hubungan positif sedang, hubungan Kesepian dengan Kualitas Tidur menunjukkan p-value < 0,05 dengan nilai korelasi 0,261, yang berarti terdapat hubungan positif Kesimpulan: kualitas tidur pada pasien lansia dapat dipengaruhi oleh kecemasan dan kesepian Kata Kunci : Kecemasan. Kesepian. Kualitas tidur lansia ABSTRACT Background: Sleep quality is a common problem experienced by the elderly due to a decrease in sleep patterns as a result of the normal aging process. However, neglected sleep problems can have an impact on decreased quality of life elderly. Objective: Examining the relationship between anxiety and loneliness with sleep quality in the elderly in the Kenanga Sungailiat Health Center Work Area in 2024. Methods: This study is a quantitative study with a cross-sectional approach survey survey method. using the purposive sampling technique. The population in this study is all elderly people who receive services at the Kenanga Sungailiat Health Center. The sample in this study was 106 elderly people Results: this study showed that there was a relationship between Anxiety and Sleep Quality with a pvalue of < 0. 05 with a correlation value of 0. 391, which means that there was a moderate positive Jurnal Keperawatan I CARE. Vol. 6 No. 1 Tahun 2025 relationship, the relationship between Loneliness and Sleep Quality showed a p-value of < 0. 05 with a correlation value of 0. 261, which means that there was a moderate positive relationship Conclusion: sleep quality in elderly patients can be affected by anxiety and loneliness. Suggestion: It is hoped that this can be a consideration for health centers in providing nursing services to patients who experience a lack of sleep quality in the elderly. Keywords: Anxiety. Loneliness. Sleep quality of the elderly PENDAHULUAN Tidur mermainkan peran pernting dalam mernjaga kerserhatan fisik dan merntalmanursia. Dari hasil wawancara berdasarkan isi Tidur merurpakan kondisi saat organismer kuesioner pada saat survei awal pada tanggal merlambat dan mermperbaiki dirinya serndiri 25 juli 2024 di posyandu lansia Puskesmas Kenanga Sungailiat kerpada 5 orang lansia kersadaran dan aktivitas fisik. Tidur yang terlah di dapatkan 3 . %) dari 5 lansia curkurp berdampak signifikan pada furngsi mengalami tanda dan gerjala merngalami serhari-hari, kerwaspadaan, dan kuralitas hidurp kecemasan dan 1 . %) lansia terlihat tanda sercara kerserlururhan (Rerzaeri ert al, 2. Jika gejala gangguan kualitas tidur dan 1 . %) serserorang merngalami gangguran tidur nanti lansia terlihat tanda dan gejala kesepian Dengan fisiknya hal ini sering dialami olerh lansia. Aubagaimana Mernururt Badan Pursat Statistik (BPS) kesepian terhadap kualitas tidur pada lansia pada tahurn 2023 jurmlah lansia merncapai tahun 2024?Ay. Adapun tujuan dari penelitian 22,6 jurta jiwa ataur11,75% dari kerserlururhan ini adalah untuk mengetahui apakah ada jurmlah perndurdurk Indonersia. Adapurn sercara global popurlasi lansia terurs merngalami terhadap kuralitas tidur lansia di Wilayah perningkatan dari 12,30% pada tahurn 2015 Kerja Purskersmas Kernanga Surngailiat. mernjadi 16,5% pada tahurn 2030 (Lyons. Grabler, & Joo, 2. Seriring bertambahnya METODE PENELITIAN popurlasi lansia terjadi pernururnan kuralitas Dersain penelitian yang digurnakan pada tidur di malam hari pada orang lanjurt ursia penerlitian ini adalah derngan mernggurnakan jernis penelitian Kurantitatif, desain peneliti merngalami kersurlitan tidur (Bandyopadhyay bersifatanalitik menggurnakan metode survei, ert al, 2. Serbanyak 58% lansia jurga merlaluri perndekatan cross sectional. Popurlasi merlaporkan merngalami kersurlitan tidur dan dalam penerlitian ini adalah sermura lansia di Wilayah 40-50% mernderita gangguran tidur (Nguryern ert al. Kerja Purskersmas Kenanga Surngailiat tahurn 2024 serbanyak 2. 611 lansia Pratiwi Anggraini. Arjuna. Ardiansyah Hubungan Kecemasan Dan Kesepian Terhadap Kualitas Tidur Pada Lansia Di Wilayah Kerja Puskesmas Kenanga Sungailiat Tahun 2024 dengan menggunakan rumus slovin didapat Sampel pada penelitian ini yaitu 106 orang. Tabel 1 Distribusi Frekuensi Responden Berdasarkan Jenis Kelamin Dengan Kualitas Tidur Lansia Di Wilayah Puskesmas Kenanga Tahun 2023 Jenis Kelamin Frekuensi Persentase % Laki-laki Perempuan Total Dari tabel 1 diatas dapat disimpulkan ma yor i ta s ke la m in res p on den . ,5%). Sedangkan lansia berjumlah 62 orang . ,5%). laki-laki se banyak 44 orang Tabel 2. Distribusi Frekuensi Usia Usia Frekuensi Persentase % >70 Total Dari tabel 2 diatas mayoritas respond . ,8%). Dan respond en berusia >70 Tahun en berusia 60 -70 Tahun berjumlah 75 orang berjumlah 31 orang . ,2%). Tabel 3. Distribusi Frekuensi berdasarkan Kualitas Tidur Kualitas Tidur Tidak ada Ringan Sedang Berat Total Jumlah Berdasarkan tabel 3 diatas, didapatkan Jumlah bahwa kualitas tidur pada lansia di Wilayah dibandingkan dengan kategori tidak ada Kerja Puskesmas Kenanga Sungailiat untuk gangguan tidur, gangguan tidur ringan kategori sedang sebanyak 38 orang . ,8%). maupun berat. Tabel 4. Distribusi Frekuensi Berdasarkan Kesepian Kesepian Jumlah Tidak ada Ringan Sedang Berat Total Jurnal Keperawatan I CARE. Vol. 6 No. 1 Tahun 2025 Berdasarkan tabel 4 diatas, didapatkan bahwa kecemasan pada Jumlah lansia untuk dibandingkan dengan kategori tidak ada kategori ringan sebanyak 40 orang . ,7%). kecemaan, kecemasan sedang maupun berat. Berdasarkan tabel 5 diatas, didapatkan . ,1%). Jumlah tersebut lebih banyak jika Tabel 5. Distribusi Frekuensi Berdasarkan Kecemasan Kesepian Jumlah Tidak ada Ringan Sedang Berat Total bahwa kesepian pada lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Kenanga Sungailiat untuk dibandingkan dengan kategori riangan, kesepian sedang maupun berat. kategori tidak kesepian sebanyak 34 orang Tabel 6 Uji statistik Spearman Rank Hubungan Antara Kecemasan dengan kualitas Tidur di Wilayah Kerja Puskesmas Kenanga Sungailiat Tahun 2024 Variabel p-value Coefficient Correlation Tabel Kecemasan Dengan 0,000 0,391 0,190 Kualitas Tidur Berdasarkan tabel 6 diatas, didapatkan dalam tingkat korelasi lemah dengan arah hasil p value < 0. 05 maka dapat disimpulkan hubungan positif. Yang dimana hubungan terdapat hubungan antara kecemasan dengan positif dalam korelasi menunjukan bahwa Untuk hubungan tersebut besifat searah sehingga ke$ce$masan kualitas tidur yaitu 0,391 yang te$rmasuk kecemasan semakin tinggi kualitas tidur. Tabel 7 Uji statistik Spearman Rank Hubungan Antara Kesepian Dengan Kualitas Tidur di Wilayah Kerja Puskesmas Kenanga Sungailiat Tahun 2024 Variabel p-value Coefficient Correlation Tabel Kesepian Dengan Kualitas Tidur 106 0,007 0,261 0,190 Berdasarkan tabel 7 diatas, didapatkan positif dalam korelasi menunjukan bahwa hasil p value < 0. 05 maka dapat disimpulkan hubungan tersebut besifat searah sehingga terdapat hubungan antara kesepian dengan kualitas tidur, korelasi lemah dengan arah kesepian semakin tinggi kualitas tidur. hubungan positif. Yang dimana hubungan Pratiwi Anggraini. Arjuna. Ardiansyah Hubungan Kecemasan Dan Kesepian Terhadap Kualitas Tidur Pada Lansia Di Wilayah Kerja Puskesmas Kenanga Sungailiat Tahun 2024 PEMBAHASAN Kecemasan menururt Sturart . terdapat hubungan antara tingkat kecemasan adalah sesuratur yang tidak jelas dan berhurburngan dengan perasaan yang tidak Puskesmas Kenanga Sungailiat. Hasil penelitian ini didukung oleh merurpakan suratur espon emosi yang tidak penelitian Grandner. dengan memiliki suratur obye$rk yang spesial. judul Hubungan Kecemasan dengan Derajat Kecemasan adalah bagian dari kehidurpan Insomnia Pada Lansia menyatakan hasil sehari-hari dan memberikan peringatan penelitian dari 96 lansia Posyandu Lansia Mojo Surabaya sebanyak be$rharga, diperlurkan urnturk bertahan hidurp. yang berada di 41,9% lansia dengan gangguan kecemasan Berdasarkan penelitian ini, didapatkan dan 67,4% lansia mengalami insomnia. hasil p value . < 0. 05 sehingga dapat Hasil ini menunjukkan terdapat hubungan yang kuat antara kecemasan dengan kejadian signifikan antara kecemasan dengan kualitas insomnia pada lansia. Penelitian ini juga Untuk derajat tingkat hubungan antara sejalan dengan penelitian yang dilakukan kecemasan de$ngan kualitas tidur yaitu oleh Pramesti. bahwa terdapat 0,391 yang menunjukan bahwa te$rmasuk dalam tingkat korelasi lemah dengan arah kecemasan dengan kualitas tidur pada lansia hubungan positif. Yang dimana hubungan yang mengalami insomnia. te$rdapat positif dalam korelasi menunjukan bahwa Berdasarkan analisa diatas peneliti hubungan kecemasan dengan kualitas tidur berpendapat bahwa terjadinya kecemasan tersebut besifat searah sehingga dapat pada lansia karena adanya perubahan secara diartikan bahwa semakin tinggi kecemasan alamiah dibe$rbagai organ tubuh te$rmasuk semakin tinggi kualitas tidur. Sedangkan penurunan lansia kesehatan tubuh akan bahwa hubungan tersebut bersifat tidak melemah dan lansia akan memikirkan searah sehingga dapat diartikan semakin kedepannya bagimana ke$luarga dan hal rendah kecemasan maka kualitas tidur Ketika Kesepian merurpakan suratur keadaan Hasil penelitian bahwa terjadi dalam tidak menyenangkan dan tidak diinginkan kehidupan seseorang. Kesepian kecemasan oleh seseorang yang diturnjurkkan dengan dan . ,8%) lansia mengalami Jurnal Keperawatan I CARE. Vol. 6 No. 1 Tahun 2025 perasaan keserpian dapat terjadi karena Manungkalit & Ni Putu Wulan Purnama terjadi kesepian dan kualitas tidurnya juga Sari akan sendiri adalah suratur keadaan mental Kepuasan dan emosional yang terurtama dicirikan oleh Kebahagiaan Lansia yang Tinggal di Panti adanya perasaan terasing dan kurangnya Werdha" - Penelitian ini menunjukkan hurburngan bermakna dengan orang lain bahwa lansia yang tidak merasa kesepian (Baturbara et al. , 2. cenderung memiliki tingkat kebahagiaan dan . "Tingkat Hidup Kesepian Tingkat Berdasarkan penelitian ini, didapatkan kepuasan hidup yang lebih tinggi, yang hasil p value . < 0. 05 maka dapat berkontribusi pada kualitas tidur yang lebih kesepian dengan kualitas tidur. Untuk Berdasarkan analisa diatas peneliti derajat tingkat hubungan antara kesepian dengan kualitas tidur yaitu 0,261 yang berpengaruh dalam kehidupan lansia yang termasuk dalam tingkat korelasi lemah dimana jika sosialnya bagus,lingkungannya Serta bersifat searah. Sehingga dapat diartikan merasakan mengalami perubahan KESIMPULAN bahwa semakin tinggi kesepian semakin Berdasarkan hasil penelitian dan data tinggi kualitas tidur. Sedangkan untuk hubungan yang negatif dibuktikkan dengan disimpulkan bahwa: hubungan tersebut bersifat tidak searah Berdasarkan karakteristik lansia di sehingga dapat diartikan semakin rendah kesepian maka kualitas tidur juga menurun. sungailiat tahun 2024 bahwa mayoritas Dalam penelitian ini lansia yang tidak usia lansia yaitu lansia muda, untuk jenis kelaminnya yaitu perempuan, sedangkan untuk pendidikannya lebih mengalami gangguan kualitas tidur sedang. SMA,. Sedangkan untuk kecemasan kebanyakan lansia yang mengalami psikologis yang cukup baik. Meskipun keluarga, teman, dan komunitas dapat membantu mengurangi kecemasan dan stres banyak lansia yang tidak mengalami yang dapat mempengaruhi tidur. Berdasarkan Maria Ada Pratiwi Anggraini. Arjuna. Ardiansyah Hubungan Kecemasan Dan Kesepian Terhadap Kualitas Tidur Pada Lansia Di Wilayah Kerja Puskesmas Kenanga Sungailiat Tahun 2024 dengan kualitas tidur pada lansia di AAola. Nururl Fitria. , & Suryawati. Hurburngan Tingkat Stres Dengan Kuralitas Tidur Pada Lansia". AssyifaAo Ilmur Keperawatan Islami, 6. Agurilera FS. Ososrio R. Osorio Er. Moura P. Tolerdano M, . Wetting ability of an aceton/based etch&rinse adhesive after NaOCl-treatment. Medicina Oral. Patologya Oral Cirurgya Burcal 17. :e644-8 Ahyar. Burkur Metode Penelitian Kuralitatif & Kurantitatif (A. Hursnur. CV. Purstaka Ilmur Grourp. Amir. E$r. E$r. Agurstin. , & Darmin. Hurburngan Kecemasan Dengan Kuralitas Tidur Pada Lansia Di De$rsa Burmburngon Kecamatan Durmoga Kaburpaten Bolaang Mongondow. Madani: Jurnal Ilmiah Murltidisiplin, 1. Anggarwati. Er. , & Kurntarti. Peningkatan Kuralitas Tidur Lansia Wanita melaluri Kerurtinan Melakurkan Senam Lansia. Jurnal Kerperawatan Indonersia, 19. , 41Ae48. https://doi. org/10. 7454/jki. Annurohim. Tingkat Kecemasan dengan Kuralitas Tidur Pada Lanjurt Ursia Berdasarkan Jenis Kelamin. Jurnal Kerperawatan Vol 1. : 1-11. Badan Pursat Statistik Indone$rsia. Jurmlah Pendurdurk Menururt Kerlompok Urmur dan Jenis Kelamin. Jakarta: Badan Pursat Statistik. Dari https://w. Baharurdin, . Kecemasan Masyarakat Saat Perndermi Covid-19. QALAM:Jurnal Perndidikan Islam, 01. , 308Ae Bandyopadhyay. Das. Biswas. , & Kolery. Effects Of Yogic Intervention On Sleep Qurality Of Healthy Erlderly: A Systematic Rerview. Urniversal Journal Of Purblic Health, 11. , 78-88. Basarerwan. Dwistyo. , & Laya. Hurburngan Tingkat Kecemasan Dengan Kuralitas Tidur Pada Lansia Di Kelurahan Lawangirurng Lingkurngan Ii Kota Manado. Jurnal Kesehatan Amanah, 6. , 55-59. Baturbara. Hotmatura Sirergar. and Furad. AoHurburngan Tingkat Kesepian Derngan Kuralitas Hidurp Pada Lansia Di Panti Jompo Tresna Werda Kota BengkurlurAo. Zona Kedokteran: Program Sturdi Pendidikan Dokter Urniversitas Batam,12. Wilayah Kerja Puskesmas Kenanga Sungailiat Tahun 2024. Didapatkan hasil p value . < 0. 05 maka dapat disimpulkan terdapat hubungan antara kecemasan dengan kualitas tidur. Untuk derajat tingkat hubungan antara kecemasan dengan kualitas tidur yaitu 0,391 yang termasuk dalam tingkat korelasi lemah dengan arah hubungan Ada dengan kualitas tidur pada lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Kenanga Sungailiat Tahun 2024. hasil p value . < 0. 05 maka dapat disimpulkan terdapat hubungan antara kesepian dengan kualitas tidur. Untuk derajat tingkat hubungan antara kecemasan dengan kualitas tidur yaitu 0,261 yang termasuk dalam tingkat korelasi lemah dengan arah hubungan SARAN Disarankan agar Puskesmas melakukan skrining rutin terhadap kondisi psikologis lansia seperti kecemasan dan kesepian serta meningkatkan kualitas tidur. DAFTAR PUSTAKA