Jurnal Matriks Teknik Sipil DOI: https://doi. org/10. 20961/mateksi. ISSN: 2354-8630 E-ISSN: 2723-4223 Vol 13. No 2 . : Desember ANALISIS BIAYA DAN WAKTU MENGGUNAKAN METODE EARNED VALUE MANAGEMENT (EVM) PADA PROYEK PEMBANGUNAN ARJUNO AGRO TECHNO PARK Reky Muhamad Fairuz. Daimil Ihsan*. Sucipto Program Studi Teknik Sipil. Fakultas Teknik. Universitas Yudharta. Pasuruan. Jawa Timur. Indonesia Jalan Yudharta No. 7 Sengonagung. Purwosari. Pasuruan. Jawa Timur. Indonesia *Corresponding author: daimil. ihsan@yudharta. Abstract In construction project management, cost and time are two crucial, interconnected elements. Delays in project completion and cost increases are common issues that are often encountered. This research aimed to evaluate and control the cost and time of the Arjuno Agro Techno Park development project using the Earned Value Management (EVM) method. EVM is an integrated method that combines scope, cost, and time measurements to objectively assess project performance. The primary focus of this study was to identify cost and time deviations from the initial plan and determine the project's performance status at specific periods. The approach applied in this research was quantitative, involving data collection related to the Budget Estimate Plan, project schedule, and actual progress reports from the Arjuno Agro Techno Park project. The data was analyzed using EVM indicators such as. BCWS. ACWP. SV. CV. SPI. CPI. ETC. EAC. EAS, and ETS. The research findings indicated that the project experienced schedule delays, evidenced by an (SPI < . from the 7th to the 21st week. Nevertheless, the project was successfully completed in the 22nd week, which was initially targeted for completion in the 21st week. However, the project's completion cost tended to be more efficient compared to the initial contract value, as indicated by a (CPI > . Keywords: Arjuno Agro Technopark. Earned Value Management (EVM), project cost, project performance , project time Abstrak Dalam manajemen proyek konstruksi, dua elemen penting yang saling mempengaruhi adalah biaya dan waktu. Keterlambatan dalam penyelesaian proyek dan kenaikan biaya merupakan isu umum yang sering dijumpai. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dan mengendalikan biaya dan waktu pada proyek pembangunan Arjuno Agro Technopark menggunakan metode Earned Value Management (EVM). EVM adalah metode terpadu yang menggabungkan pengukuran ruang lingkup, biaya, dan waktu untuk menilai kinerja proyek secara objektif. Fokus utama dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi penyimpangan biaya dan waktu dari rencana awal serta menentukan status kinerja proyek pada periode tertentu. Pendekatan yang diterapkan dalam penelitian ini adalah kuantitatif, dengan pengumpulan data terkait rencana anggaran biaya (RAB), jadwal proyek, dan laporan progres aktual dari proyek Arjuno Agro Technopark. Data dianalisis menggunakan indikatorindikator EVM seperti BCWP. BCWS. ACWP. SV. CV. SPI. CPI. ETC. EAC. EAS, dan ETS. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa proyek mengalami keterlambatan dalam jadwal, yang terlihat dari nilai (SPI < . dari minggu ke-7 hingga minggu ke-21. Meskipun begitu, proyek berhasil diselesaikan pada minggu ke-22, yang awalnya ditargetkan selesai pada minggu ke-21. Namun bahwa biaya penyelesaian proyek cenderung lebih efisien bila dibandingkan dengan nilai kontrak yang awal (CPI > . Kata Kunci : Arjuno Agro Technopark, biaya proyek. Earned Value Management (EVM), kinerja proyek,waktu proyek. 72/e-Jurnal MATRIKS TEKNIK SIPIL/Desember 2025 Jurnal Matriks Teknik Sipil DOI: https://doi. org/10. 20961/mateksi. ISSN: 2354-8630 E-ISSN: 2723-4223 Vol 13. No 2 . : Desember PENDAHULUAN Pengembangan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi suatu negara sangat tergantung pada industri konstruksi. Keberhasilan sebuah proyek konstruksi tidak hanya ditentukan oleh kualitas bangunan yang dihasilkan, tetapi juga oleh efektivitas dan efisiensi dalam pengelolaan waktu, sumber daya, dan biaya (Asmoro dkk, 2. Salah satu tantangan utama dalam manajemen proyek konstruksi adalah pengendalian biaya dan waktu. Ketidakpastian yang muncul dari berbagai aspek proyek, seperti perubahan desain, fluktuasi harga material, kondisi cuaca, dan produktivitas tenaga kerja, seringkali mengakibatkan keterlambatan dan pembengkakan biaya (Witjaksana dan Reresi, 2. Oleh karena itu, diperlukan metode yang handal untuk memantau dan mengendalikan kinerja proyek secara proaktif (Soeharto, 1999. Dimyati dan Nurjaman, 2. Metode Earned Value Management (EVM) merupakan salah satu teknik yang telah terbukti efektif dalam mengintegrasikan pengukuran kinerja biaya dan waktu (Borges dan Asa, 2023. Fitria dkk, 2. EVM memberikan kerangka kerja yang sistematis untuk membandingkan antara rencana awal proyek dengan realisasi di lapangan, sehingga memungkinkan manajer proyek dapat mengidentifikasi penyimpangan sejak dini dan mengambil tindakan korektif yang diperlukan (Hardianta dan Effendy, 2021. Proayo-Narvyez, 2022 ). Proyek Arjuno Agro Techno Park (AATP) merupakan salah satu proyek konstruksi yang telah berlangsung pada Proyek AATP, terdapat beberapa pekerjaan yang selesai lebih lambat dari yang dijadwalkan yang mengakibatkan rencana penyelesaian proyek yang awalnya ditargetkan pada minggu ke-21 menjadi selesai pada minggu ke-22. Oleh karena itu, penerapan metode EVM diharapkan dapat memberikan informasi yang akurat dan objektif mengenai kinerja biaya dan waktu proyek AATP. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja biaya dan waktu proyek AATP dengan menggunakan metode EVM. Diharapkan hasil dari studi ini dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan dalam bidang manajemen konstruksi, serta memberikan manfaat bagi praktisi di industri konstruksi dalam mengelola proyek-proyek serupa di masa mendatang. Earned Value Management (EVM) Earned Value Management (EVM) merupakan teknik pengelolaan proyek yang digunakan untuk mengevaluasi kinerja dan kemajuan proyek dengan mengacu pada tiga parameter utama: biaya, jadwal, dan ruang lingkup pekerjaan. EVM memungkinkan manajer proyek untuk mengidentifikasi penyimpangan terhadap rencana yang telah ditetapkan serta membuat proyeksi kinerja proyek di masa depan (Anwar dan Hayati, 2013. Aditama, 2021. Sentana et al. , 2. Konsep nilai hasil memanfaatkan berbagai indikator untuk mengevaluasi kinerja dan prakiraan pencapaian tujuan. (Husen, 2009. Nurhayati, 2. BCWS (Budgeted Cost of Work Shedul. , menjelaskan perencanaan anggaran dalam jangka waktu tertentu terhadap volume rencana proyek yang akan dilaksanakan. BCWS = %Rencana PekerjaanyNilai Kontrak (BAC) . BCWP (Budgeted Cost of Work Perform. , menjelaskan rencana anggaran proyek dalam jangka waktu tertentu berkaitan dengan pekerjaan yang telah diselesaikan berdasarkan volume pekerjaan yang sebenarnya. BCWP = %Realisasi PekerjaanyNilai Kontrak (BAC) . ACWP (Actual Cost of Work Peforme. menunjukkan biaya riil yang dikeluarkan untuk pelaksanaan pekerjaan dengan mempertimbangkan volume pekerjaan yang sebenarnya. ACWP = Total biaya yang dikeluarkan . Beberapa istilah yang berhubungan dengan evaluasi ini meliputi Cost Variance. Schedule Variance. Cost Performance Index. Schedule Performance Index. Estimate at Completion, dan Variance at Completion. (Soemardi et al. , 2006. Aulia dan Suwarsono, 2. A Cost Variance (CV) Cost variance adalah perbedaan antara nilai yang didapat setelah menyelesaikan sekumpulan pekerjaan dengan biaya aktual yang terjadi selama proyek dijalankan. CV = BCWP Ae ACWP . e-Jurnal MATRIKS TEKNIK SIPIL/Desember 2020/73 Jurnal Matriks Teknik Sipil DOI: https://doi. org/10. 20961/mateksi. ISSN: 2354-8630 E-ISSN: 2723-4223 Vol 13. No 2 . : Desember A A A A A A A CV positif ( ) : Hemat biaya. CV negatif (-) : Boros biaya. Schedule Variance (SV) Schedule variance digunakan untuk mengukur perbedaan antara BCWS dan BCWP. SV = BCWP - BCWS . SV positif ( ) : Lebih cepat dari jadwal. SV negatif (-) : Lebih lambat dari jadwal. Cost Performance Index (CPI) Aspek efisiensi biaya yang telah dikeluarkan bisa ditunjukkan dengan membandingkan nilai dari pekerjaan yang telah secara fisik selesai (BCWP) dengan pengeluaran yang terjadi dalam periode yang sama (ACWP) . CPI = BCWP/ACWP . CPI > 1 : Efisien. CPI < 1 : Tidak efisien. Schedule Performance Index (SPI) Aspek efisiensi kinerja dalam menyelesaikan pekerjaan dapat ditunjukkan melalui perbandingan antara nilai pekerjaan yang telah secara fisik diselesaikan (BCWP) dan rencana biaya yang dikeluarkan sesuai dengan rencana pekerjaan (BCWS) . SPI = BCWP/BCWS. SPI > 1 : Sesuai/Lebih cepat dari jadwal. SPI < 1 : Terlambat. Estimate to Complete (ETC) ETC merupakan perkiraan biaya yang diperlukan untuk menyelesaikan sisa pekerjaan yang akan dilakukan selama minggu yang sedang dianalisis, dengan asumsi bahwa pola kinerja proyek akan tetap sama sampai akhir proyek. ETC = ((BAC-BCWP)/CPI) . Estimate at Completion (EAC) Menyusun perkiraan biaya atau jadwal selesai proyek berdasarkan data yang diperoleh dari laporan akan memberikan gambaran mengenai total biaya yang diperkiraan pada akhir proyek (EAC). EAC = ACWP ETC . Estimate Temporary Schedule (ETS) ETS adalah estimasi waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan sisa pekerjaan lapangan. ETS = (Sisa wakt. /SPI . Estimate at Schedule (EAS) EAS adalah perkiraan durasi yang dibutuhkan untuk menyelesaikan proyek dengan menjumlahkan waktu pekerjaan yang sudah dilakukan ditambah dengan hasil dari ETS. EAS = Waktu selesai ETS . METODE Jenis penelitian ini merupakan penelitian yang menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan pendekatan pada studi kasus proyek pembangunan Arjuno Agro Technopark. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kinerja biaya dan waktu melalui penerapan metode Earned Value Management (EVM). Tahapan pelaksanaan penelitian disajikan dalam bentuk bagan seperti yang terlihat pada Gambar 1. 74/e-Jurnal MATRIKS TEKNIK SIPIL/Desember 2025 Jurnal Matriks Teknik Sipil DOI: https://doi. org/10. 20961/mateksi. ISSN: 2354-8630 E-ISSN: 2723-4223 Vol 13. No 2 . : Desember Mulai Persiapan Pengumpulan Data Sekunder Pengolahan Analisa Data: -Menghitung BCWS. BCWP, dan ACWP -Menghitung CPI. CV. SPI. SV. -Menghitung ETC. EAC. EAS, dan ETS Pembahasan dan Hasil Kesimpulan dan Saran Selesai Gambar 1. Diagram Alur Penelitian HASIL DAN PEMBAHASAN Perhitungang Budget Cost of Work Schedule (BCWS) BCWS = %Rencana PekerjaanyNilai Kontrak (BAC) Perhitungan dasar untuk pekerjaan pada minggu pertama dapat dilihat di bawah ini: Nilai Kontrak = Rp 5. Bobot Rencana = 0,037% BCWS = %Rencana PekerjaanyNilai Kontrak = 0,037% x Rp 5. = Rp 2. Rekapitulasi hasil analisis BCWS dapat dilihat pada Tabel 1 dibawah ini. Tabel 1. Rekapitulasi Hasil Analisis BCWS BCWS= %Rencana PekerjaanyNilai Kontrak Minggu ke- Nilai Proyek (R. Bobot Rencana (%) BCWS (R. BCWS Kumulatif (R. 0,037 0,54 0,54 2,063 2,957 2,957 3,421 3,421 e-Jurnal MATRIKS TEKNIK SIPIL/Desember 2020/75 Jurnal Matriks Teknik Sipil DOI: https://doi. org/10. 20961/mateksi. ISSN: 2354-8630 E-ISSN: 2723-4223 Vol 13. No 2 . : Desember BCWS= %Rencana PekerjaanyNilai Kontrak Minggu ke- Nilai Proyek (R. Bobot Rencana (%) BCWS (R. BCWS Kumulatif (R. 4,596 7,598 7,804 8,024 8,024 8,49 7,987 7,987 7,987 5,873 5,202 4,026 0,466 Perhitungang Budget Cost of Work Performance (BCWP) BCWP = %Realisasi PekerjaanyNilai Kontrak (BAC) Perhitungan dasar untuk pekerjaan pada Minggu ke-2 dapat dilihat di bawah ini: Nilai Kontrak = Rp 5. Bobot Realisasi = 1,299% BCWS = %Realisasi PekerjaanyNilai Kontrak = 1,299% x Rp 5. = Rp 6. Rekapitulasi hasil analisis BCWP dapat dilihat pada Tabel 2 dibawah ini. Tabel 2. Rekapitulasi Hasil Analisis BCWP Minggu ke- BCWP = %Realisasi PekerjaanyNilai Kontrak (BAC) Nilai Proyek (R. Bobot Realisasi (%) BCWP (R. BCWP Kumulatif (R. 0,109 1,299 2,311 2,908 4,111 1,303 3,653 4,048 6,518 5,867 3,855 8,188 6,423 8,137 6,869 76/e-Jurnal MATRIKS TEKNIK SIPIL/Desember 2025 Jurnal Matriks Teknik Sipil DOI: https://doi. org/10. 20961/mateksi. ISSN: 2354-8630 E-ISSN: 2723-4223 Vol 13. No 2 . : Desember Minggu ke- BCWP = %Realisasi PekerjaanyNilai Kontrak (BAC) Nilai Proyek (R. Bobot Realisasi (%) BCWP (R. BCWP Kumulatif (R. 7,644 2,270 4,724 6,382 6,493 6,887 Perhitungang Actual Cost for Work Performance (ACWP) ACWP merupakan biaya aktual yang telah dikeluarkan untuk pekerjaan yang telah diselesaikan sesuai dengan bobot rencana pekerjaan pada time schedule, yang dihitung berdasarkan akumulasi biaya langsung dan biaya tidak langsung. Rekapitulasi hasil analisis ACWS dapat dilihat pada Tabel 3 dibawah ini. Tabel 3. Rekapitulasi Hasil Analisis ACWP Minggu ke- ACWP (R. ACWP Kumulatif (R. Perhitungang Cost Variance (CV) CV = BCWP Ae ACWP Perhitungan dasar untuk pekerjaan pada minggu ke-2 dapat dilihat di bawah ini: = BCWP Ae ACWP = Rp. 748 Ae Rp. = Rp. Rekapitulasi perhitungan nilai CV dapat dilihat pada Tabel 4 dibawah ini, e-Jurnal MATRIKS TEKNIK SIPIL/Desember 2020/77 Jurnal Matriks Teknik Sipil DOI: https://doi. org/10. 20961/mateksi. ISSN: 2354-8630 E-ISSN: 2723-4223 Vol 13. No 2 . : Desember Tabel 4. Perhitungan Nilai CV Minggu ke- BCWP Kumulatif (R. ACWP Kumulatif (R. CV (R. Perhitungang Schedule Variance (SV) Perhitungan dasar untuk pekerjaan pada minggu ke-2 dapat dilihat di bawah ini: = BCWP Ae BCWS = Rp. 748 Ae Rp. = - Rp. Rekapitulasi perhitungan nilai SV dapat dilihat pada Tabel 5 dibawah ini. Tabel 5. Perhitungan Nilai SV Minggu ke- BCWP Kumulatif (R. BCWS Kumulatif (R. SV (R. Ket - 2. Terlambat - 25. Terlambat Cepat Cepat Cepat Cepat - 26. Terlambat Terlambat - 43. Terlambat - 103. Terlambat - 211. Terlambat - 442. Terlambat 78/e-Jurnal MATRIKS TEKNIK SIPIL/Desember 2025 Jurnal Matriks Teknik Sipil DOI: https://doi. org/10. 20961/mateksi. ISSN: 2354-8630 E-ISSN: 2723-4223 Vol 13. No 2 . : Desember Minggu ke- BCWP Kumulatif (R. BCWS Kumulatif (R. SV (R. Ket - 432. Terlambat - 547. Terlambat - 539. Terlambat - 601. Terlambat - 620. Terlambat - 819. Terlambat - 846. Terlambat - 715. Terlambat - 381. Terlambat Selesai Perhitungang Cost Performance Index (CPI) Perhitungan dasar untuk pekerjaan pada minggu ke-2 dapat dilihat di bawah ini: CPI = BCWP/ACWP = (Rp. /(Rp. = 1,0835 Rekapitulasi perhitungan nilai CPI dapat dilihat pada Tabel 6 dibawah ini. Tabel 6. Perhitungan Nilai CPI Minggu ke- BCWP Kumulatif (R. ACWP Kumulatif (R. CPI 1,08 1,09 1,09 1,09 1,09 1,09 1,08 1,07 1,07 1,06 1,06 1,06 1,06 1,06 1,06 1,05 1,05 1,05 1,08 1,08 1,07 Perhitungang Schedule Performance Index (SPI) Perhitungan dasar untuk pekerjaan pada minggu ke-2 dapat dilihat di bawah ini: SPI = BCWP/BCWS e-Jurnal MATRIKS TEKNIK SIPIL/Desember 2020/79 Jurnal Matriks Teknik Sipil DOI: https://doi. org/10. 20961/mateksi. ISSN: 2354-8630 E-ISSN: 2723-4223 Vol 13. No 2 . : Desember = (Rp. /(Rp. = 0,2 Rekapitulasi perhitungan nilai SPI dapat dilihat pada Tabel 7 dibawah ini. Tabel 7. Perhitungan Nilai SPI Minggu ke- BCWP Kumulatif (R. BCWS Kumulatif (R. SPI 0,00 0,19 1,26 1,17 1,08 1,18 0,96 0,98 0,96 0,93 0,89 0,82 0,85 0,84 0,86 0,86 0,87 0,84 0,84 0,87 0,93 1,00 Perhitungang Estimate To Complete (ETC) ETC = (BAC-BCWP)/CPI Perhitungan dasar untuk pekerjaan pada minggu ke-2 dapat dilihat di bawah ini: Nilai kontrak = Rp 5. Nilai BCWP minggu ke-2 = Rp 176. Nilai CPI minggu ke-2 = 1,08 Sehingga: ETC = (BAC-BCWP)/CPI = (Rp 5. 000-Rp 6. /1,08 = Rp 5. Rekapitulasi perhitungan nilai ETC dapat dilihat pada Tabel 8 dibawah ini. Tabel 8. Perhitungan Nilai ETC Minggu Nilai Proyek (R. BCWP CPI ETC (R. 1,08 1,09 1,09 1,09 80/e-Jurnal MATRIKS TEKNIK SIPIL/Desember 2025 Jurnal Matriks Teknik Sipil DOI: https://doi. org/10. 20961/mateksi. ISSN: 2354-8630 E-ISSN: 2723-4223 Vol 13. No 2 . : Desember Minggu Nilai Proyek (R. BCWP CPI ETC (R. 1,09 1,09 1,08 1,07 1,07 1,06 1,06 1,06 1,06 1,06 1,06 1,05 1,05 1,05 1,08 1,08 1,07 Perhitungang Estimate At Complete (EAC) EAC = ACWP ETC Perhitungan dasar untuk pekerjaan pada minggu ke-2 dapat dilihat di bawah ini: Nilai ACWS minggu ke-2 = Rp 5. Nilai ETC minggu ke-2 = Rp 5. Sehingga: EAC = ACWP ETC = Rp 5. 565 Rp 5. = Rp 5. Rekapitulasi perhitungan nilai EAC dapat dilihat pada Tabel 9 dibawah ini. Tabel 9. Perhitungan Nilai EAC Minggu ke- ACWP ETC (R. EAC e-Jurnal MATRIKS TEKNIK SIPIL/Desember 2020/81 Jurnal Matriks Teknik Sipil DOI: https://doi. org/10. 20961/mateksi. ISSN: 2354-8630 E-ISSN: 2723-4223 Vol 13. No 2 . : Desember Minggu ke- ACWP ETC (R. EAC Perhitungang Estimate Temporary Schedule (ETS) ETS = (Sisa wakt. /SPI Perhitungan dasar untuk pekerjaan pada minggu ke-2 dapat dilihat di bawah ini: Nilai SPI minggu ke-2 = 0,19 Sisa waktu = 155 hari ETS = (Sisa wakt. /SPI = 142/0,19 = 745 Rekapitulasi perhitungan nilai ETS dapat dilihat pada Tabel 10 dibawah ini. Tabel 10. Perhitungan Nilai ETS Minggu ke- SPI Waktu Rencana Waktu Selesai Sisa Waktu ETS 0,19 1,26 1,17 1,08 1,18 0,96 0,98 0,96 0,93 0,89 0,82 0,85 0,84 0,86 0,86 0,87 0,84 0,84 0,87 0,93 1,00 Perhitungang Estimate at Schedule (EAS) 82/e-Jurnal MATRIKS TEKNIK SIPIL/Desember 2025 Jurnal Matriks Teknik Sipil DOI: https://doi. org/10. 20961/mateksi. ISSN: 2354-8630 E-ISSN: 2723-4223 EAS = Waktu selesai ETS Perhitungan dasar untuk pekerjaan pada minggu ke-2 dapat dilihat di bawah ini: Waktu selesai = 13 hari ETS = 754 Sehingga: EAS = Waktu selesai ETS = 13 754 = 767 Rekapitulasi perhitungan nilai EAS dapat dilihat pada Tabel 11 dibawah ini. Vol 13. No 2 . : Desember Tabel 11. Perhitungan Nilai EAS Minggu ke- Waktu Selesai ETS EAS KESIMPULAN Berdasarkan hasil dari analisis biaya dan waktu menggunakan Metode Earned Value Management (EVM) pada Proyek Pembangunan Arjuno Agro Technopark di Kabupaten Pasuruan, dapat disimpulkan beberapa hal yaitu hasil analisa dari biaya dan waktu pada minggu ke-22, diperoleh nilai BCWS sebesar 5. BCWP adalah 000, dan ACWP mencapai 5. Dari sini, nilai Cost Varians (CV) tercatat sebesar Rp. Hasil ini menunjukkan bahwa pekerjaan selesai dengan pengeluaran yang lebih rendah daripada Selain itu, hasil analisa mengenai biaya dan waktu berdasarkan informasi yang diperoleh selanjutnya dianalisis dengan menggunakan metode earned value yang diperoleh pada proyek konstruksi ini. Apabila kinerja pada minggu ke-3 hingga minggu ke-6 terus dipertahankan, di mana CPI > 1 dan SPI > 1, proyek ini akan selesai lebih cepat dari rencana Namun, pada minggu ke-7 kinerja proyek mengalami kemuduran, dimana CPI > 1 dan SPI < 1, yang dimana jika kinerja tidak diperbaiki proyek akan mengalami keterlambatan dari jadwal. Meski begitu, proyek tersebut tetap bisa diselesaikan dan lebih hemat dari anggaran yang telah ditetapkan. e-Jurnal MATRIKS TEKNIK SIPIL/Desember 2020/83 Jurnal Matriks Teknik Sipil DOI: https://doi. org/10. 20961/mateksi. ISSN: 2354-8630 E-ISSN: 2723-4223 Vol 13. No 2 . : Desember UCAPAN TERIMAKASIH Ucapan terima kasih penulis sampaikan kepada semua dosen dan mahasiswa di Program Studi Teknik Sipil Universitas Yudharta yang telah memberikan dukungan dalam proses penelitian dan penyusunan jurnal ini. REFERENSI