Urecol Journal. Part B: Economics and Business Vol. 1 No. eISSN: 2797-1902 The Influence of Personality. Communication and Work Stress Towards Employee Performance at PT. Gunungdjati Perkasa Cilacap Elda Ainun Ermis . Sudiyono. Nandang Bekti Karnowati Department of Accounting. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Muhammadiyah Cilacap. Indonesia eldaainun13@gmail. https://doi. org/10. 53017/ujeb. Received: 11/08/2021 Revised: 21/09/2021 Accepted: 27/09/2021 Abstract The company demands its employees to produce good performance. The performance results of each employee will be different because it is influenced by several factors including personality, communication and work stress. For this reason, this study was conducted with the aim of testing and analyzing the influence of personality, communication and work stress towards employee performance at PT. Gunungdjati Perkasa Cilacap. The sample in this study amounted to 58 people with the sampling method used was a census. The data collection technique using questionnaire and the data analysis techniques used are validity and reliability test, classical assumption test, multiple linear regression test, and hypothesis test which using statistical data processing software. The results showed that personality has a significant positive influence towards employee performance, but communication and work stress have no influence towards employee performance. Personality, communication and work stress simultaneously has a significant positive influence towards employee performance. The contribution of the variables of personality, communication and work stress of 0,263 . ,3%) towards the performance of employees at PT. Gunungdjati Perkasa Cilacap. Keywords: Communication. Employee Performance. Personality. Work Stress Pengaruh Kepribadian. Komunikasi Dan Stres Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Di PT. Gunungdjati Perkasa Cilacap Abstrak Perusahaan menuntut karyawannya untuk menghasilkan kinerja yang baik. Hasil kinerja setiap karyawan akan berbeda karena dipengaruhi beberapa faktor diantaranya kepribadian, komunikasi dan stres kerja. Karena alasan tersebut, penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh kepribadian, komunikasi dan stres kerja terhadap kinerja karyawan di PT. Gunungdjati Perkasa Cilacap. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 58 orang dengan metode pengambilan sampel yang digunakan adalah sensus. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan teknik analisis data yang digunakan adalah uji validitas dan reliabilitas, uji asumsi klasik, uji regresi linier berganda, dan uji hipotesis yang menggunakan pengolahan data perangkat lunak statistik. Hasil penelitian menunjukkan kepribadian berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja karyawan, namun komunikasi dan stres kerja tidak berpengaruh terhadap kinerja karyawan. Kepribadian, komunikasi dan stres kerja secara simultan berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja karyawan. Kontribusi dari variabel kepribadian, komunikasi dan stres kerja sebesar 0,263 . ,3%) terhadap kinerja karyawan di PT. Gunungdjati Perkasa Cilacap. Kata kunci: Kepribadian. Kinerja Karyawan. Komunikasi. Stres Kerja Urecol Journal. Part B: Economics and Business. Vol. 1 No. Elda Ainun Ermis, et al. Pendahuluan Aktivitas perusahaan dikerjakan oleh para karyawan yang berbeda-beda kepribadiannya, karena lingkungan sosial dan pengalaman yang tidak sama membentuk sifat orang berbeda-beda. Penelitian Rondo et al . membuktikan semakin baik kepribadian karyawan maka menghasilkan kinerja yang baik pula, berbanding terbalik dengan penelitian Kaparang et al . menunjukkan kepribadian tidak berpengaruh terhadap kinerja Perbedaan hasil penelitian tersebut, maka perlunya perusahaan mengetahui seberapa baik kepribadian karyawan, sehingga dapat mempengaruhi kinerjanya dalam Bentuk kerjasama yang baik memerlukan komunikasi yang baik, sehingga pekerjaan dapat cepat selesai dan sesuai target. Penelitian Shinta dan Siagian . menjelaskan komunikasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, berbeda dengan penelitian Nuswantoro et al . membuktikan sering atau tidaknya komunikasi dalam bekerja tidak berpengaruh terhadap kinerja karyawan. Dari inkonsistensi hasil penelitian, pentingnya perusahaan mengetahui kemampuan karyawan dalam berkomunikasi dan memahami pesan komunikasi, sehingga dapat mempengaruhi kinerjanya. Masalah yang sering dihadapi sebagai karyawan yaitu stres yang mayoritas karena pekerjaan yang terlalu banyak dan tekanan dari banyak pihak. Penelitian Pratama et al . menunjukkan tingginya tingkat stres kerja mendorong karyawan menghasilkan kinerja yang baik, tetapi penelitian Rohmah et al . menjelaskan stres kerja tidak berpengaruh terhadap kinerja karyawan. Hasil penelitian yang tidak konsisten tersebut, perusahaan perlu mengetahui besar tidaknya pengaruh stres kerja, sehingga dapat mempengaruhi kinerja karyawan. Hasil kinerja pada karyawan PT. Gunungdjati Perkasa Cilacap diduga dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya kepribadian, komunikasi dan stres kerja. Kinerja karyawan sebagai hasil pekerjaan karyawan yang melewati prosedur tertentu dalam bekerja menyangkut kepribadian, komunikasi dan stres kerja untuk mencapai tujuan perusahaan. Secara teori kepribadian, komunikasi dan stres kerja dapat mempengaruhi kinerja Dari uraian di atas, mendorong penulis untuk melakukan penelitian pengaruh kepribadian, komunikasi dan stres kerja terhadap kinerja karyawan di PT. Gunungdjati Perkasa Cilacap. Sehingga, penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh kepribadian, komunikasi dan stres kerja terhadap kinerja karyawan di PT. Gunungdjati Perkasa Cilacap. Tinjauan Pustaka Kepribadian Kepribadian menurut Kreitner dan Angelo . diartikan sebagai identitas pribadi seseorang dari gabungan karakteristik fisik dan mental. Tekege et al . dalam penelitiannya membuktikan kepribadian berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Penelitian Gani et al . menunjukkan hasil yang sama bahwa kepribadian berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Dari uraian tersebut diambil hipotesa sebagai berikut: H1: Kepribadian berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan. Komunikasi Menurut Robbins . komunikasi yaitu mengirimkan pesan atau informasi dari satu orang ke orang lain. Hasil penelitian Fitriano et al . menjelaskan komunikasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Hasil yang serupa pada Urecol Journal. Part B: Economics and Business. Vol. 1 No. Elda Ainun Ermis, et al. penelitian Shinta dan Siagian . menunjukkan komunikasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Dari uraian tersebut diambil hipotesa sebagai H2: Komunikasi berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan. Stres Kerja Stres kerja menurut Rivai . merupakan situasi tegang yang mempengaruhi emosi dan cara berpikir seseorang yang disebabkan oleh ketidaksesuaian fisik dan mental. Pratama et al . dalam penelitiannya membuktikan stres kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Penelitian Giovanni et al . menunjukkan hasil yang sama bahwa stres kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Dari uraian tersebut diambil hipotesa sebagai berikut: H3: Stres kerja berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan. Kinerja Karyawan Menurut Rivai . kinerja karyawan yaitu perilaku sebagai wujud prestasi kerja yang dihasilkan oleh kemampuan karyawan sesuai perannya di perusahaan. Kepribadian, komunikasi dan stres kerja secara teori memiliki keterkaitan masing-masing terhadap kinerja karyawan. Hasil penelitian Tekege et al . mengatakan kepribadian berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Fitriano et al . dalam penelitiannya menunjukkan komunikasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Pada penelitian Giovanni et al . menjelaskan stres kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Dari uraian tersebut diambil hipotesa sebagai H4: Kepribadian, komunikasi dan stres kerja secara simultan berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan. Metodologi Penelitian Tempat dilakukannya penelitian pengaruh kepribadian, komunikasi dan stres kerja terhadap kinerja karyawan di PT. Gunungdjati Perkasa yang merupakan salah satu perusahaan kontraktor di Cilacap yang beralamat Jl. Tidar No. 34A Sidanegara. Cilacap Tengah. Waktu penelitian pada bulan April Ae Mei 2021. Metode pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh atau sensus dengan mengambil seluruh karyawan PT. Gunungdjati Perkasa Cilacap berjumlah 58 orang. Sumber data dari data primer dan jenis data yang digunakan yaitu data kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan Teknik pengolahan data yang digunakan yaitu pengolahan data perangkat lunak Tahapan teknik analisis data yang dilakukan antara lain uji validitas dan uji reliabilitas, uji asumsi klasik . aitu uji normalitas, uji multikolinearitas dan uji heteroskedastisita. , uji regresi linier berganda, dan uji hipotesis . aitu uji T, uji F dan uji koefisien determinasi/R. Hasil dan Pembahasan Hasil Analisis Data Deskripsi Data Responden Karakteristik responden pada penelitian ini berdasarkan jenis kelamin yaitu responden laki-laki berjumlah 50 karyawan . ,2%) dan responden perempuan berjumlah 8 karyawan . ,8%). Menurut usia responden pada penelitian ini dengan usia C 20 tahun berjumlah 3 karyawan . ,2%), responden usia 21 Ae 30 tahun berjumlah 17 karyawan . ,3%), responden Urecol Journal. Part B: Economics and Business. Vol. 1 No. Elda Ainun Ermis, et al. usia 31 Ae 40 tahun berjumlah 13 karyawan . ,4%), responden usia 41 Ae 50 tahun berjumlah 18 karyawan . ,0%), dan responden usia > 50 tahun berjumlah 7 karyawan . ,1%). Dari tingkat pendidikan terakhir responden dengan pendidikan SD berjumlah 3 karyawan . ,2%), responden pendidikan SMP berjumlah 11 karyawan . ,0%), responden pendidikan SMA/SMK berjumlah 32 karyawan . ,2%), responden pendidikan D3 berjumlah 8 karyawan . ,8%), dan responden pendidikan S1 berjumlah 4 karyawan . ,9%). Uji Validitas dan Uji Reliabilitas Hasil uji validitas pada Tabel 1 diperoleh nilai rhitung dari semua pertanyaan . setiap variabel lebih besar dari rtabel pada taraf signifikansi 5% . sebesar 0,254 maka disimpulkan semua item pertanyaan dikatakan valid. Tabel 1. Hasil uji validitas Variabel Kepribadian (X. Indikator KP. 0,668 KP. 0,763 KP. 0,810 KP. 0,776 KP. 0,478 Komunikasi (X. KM. 0,709 KM. 0,712 KM. 0,713 KM. 0,742 KM. 0,584 Stres Kerja (X. SK. 0,593 SK. 0,763 SK. 0,770 SK. 0,759 SK. 0,624 Kinerja Karyawan (Y) KK. 0,738 KK. 0,855 KK. 0,706 KK. 0,761 KK. 0,692 Sumber: Hasil pengolahan data perangkat lunak statistik 0,254 0,254 0,254 0,254 0,254 0,254 0,254 0,254 0,254 0,254 0,254 0,254 0,254 0,254 0,254 0,254 0,254 0,254 0,254 0,254 Keterangan Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Hasil uji reliabilitas pada Tabel 2 terlihat nilai CronbachAos Alpha lebih besar dari 0,60 maka disimpulkan keseluruhan item pertanyaan pada penelitian ini dikatakan reliabel. Tabel 2. Hasil uji reliabilitas Variabel Batas Normal Kepribadian (X. > 0,60 Komunikasi (X. > 0,60 Stres Kerja (X. > 0,60 Kinerja Karyawan (Y) > 0,60 Sumber: Hasil pengolahan data perangkat lunak statistik CronbachAos Alpha 0,742 0,725 0,733 0,795 Keterangan Reliabel Reliabel Reliabel Reliabel Uji Asumsi Klasik Hasil uji normalitas pada Tabel 3 diperoleh nilai Asymp. Sig. -taile. sebesar 0,200 artinya lebih besar dari 0,05 maka disimpulkan data tersebut berdistribusi normal. Tabel 3. Hasil uji normalitas Data Asymp. Sig. -taile. Model Regresi 0,200 Sumber: Hasil pengolahan data perangkat lunak statistik Urecol Journal. Part B: Economics and Business. Vol. 1 No. Keterangan Normal Elda Ainun Ermis, et al. Hasil uji multikolinearitas pada Tabel 4 terlihat nilai Tolerance lebih besar dari 0,10 dan nilai VIF lebih kecil dari 10, maka disimpulkan pada penelitian ini tidak terjadi multikolinearitas pada model regresi. Tabel 4. Hasil uji multikolinearitas Variabel Independen Kepribadian (X. Komunikasi (X. Stres Kerja (X. Tolerance VIF Keterangan 0,729 1,371 Tidak terjadi multikolinearitas 0,699 1,431 Tidak terjadi multikolinearitas 0,943 1,061 Tidak terjadi multikolinearitas Hasil uji scatterplot pada Sumber: Hasil pengolahan data perangkat lunak statistik Gambar 1. digunakan untuk memperoleh hasil uji heteroskedastisitas bahwa titiktitik tersebar secara acak di atas dan di bawah angka 0 pada sumbu Y serta tidak terdapat pola yang jelas, maka disimpulkan tidak terjadi heteroskedastisitas pada model regresi. Gambar 1. Hasil uji scatterplot Sumber: Hasil pengolahan data perangkat lunak statistik Uji Regresi Linier Berganda Hasil uji regresi linier berganda pada Tabel 5. pengaruh kepribadian, komunikasi dan stres kerja terhadap kinerja karyawan diperoleh model regresi sebagai berikut: yao = yaya, yayiyi ya, yeynyaya ya Oe ya, yayayeya ya ya, yaynycya yc Tabel 5. Hasil uji regresi linier berganda Variabel Kepribadian (X. Komunikasi (X. Stres Kerja (X. Konstanta = 10,176 Sumber: Hasil pengolahan data perangkat lunak statistik Koefisien Regresi 0,582 -0,124 0,083 Uji Hipotesis Hasil uji T . ji parsia. pada Tabel 6. diketahui variabel kepribadian dengan nilai thitung 4,345 > ttabel 2,00488 dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 maka hipotesis pertama (H. Variabel komunikasi dengan nilai thitung -0,892 < ttabel 2,00488 dan nilai signifikansi 0,376 > 0,05 maka hipotesis kedua (H. Variabel stres kerja dengan nilai thitung 1,051 < ttabel 2,00488 dan nilai signifikansi 0,298 > 0,05 maka hipotesis ketiga (H. Tabel 6. Hasil uji T . ji parsia. Variabel Sig Kepribadian (X. 4,345 2,00488 0,000 Komunikasi (X. -0,892 2,00488 0,376 Stres Kerja (X. 1,051 2,00488 0,298 Sumber: Hasil pengolahan data perangkat lunak statistik Alpha 0,05 0,05 0,05 Urecol Journal. Part B: Economics and Business. Vol. 1 No. Keterangan Diterima Ditolak Ditolak Elda Ainun Ermis, et al. Hasil uji F . ji simulta. pada Tabel 7. diperoleh nilai Fhitung 7,789 > Ftabel 2,77 dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 maka hipotesis keempat (H. Tabel 7. Hasil uji F . ji simulta. Data Regression Fhitung 7,789 Ftable 2,77 Sig 0,000 Alpha 0,05 Keterangan Diterima Sumber: Hasil pengolahan data perangkat lunak statistik Hasil uji koefisien determinasi (R. pada Tabel 8. terlihat nilai Adjusted R Square sebesar 0,263 artinya kepribadian, komunikasi dan stres kerja memiliki kontribusi 26,3% terhadap kinerja karyawan di PT. Gunungdjati Perkasa Cilacap, sedangkan sisanya 73,7% . dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti pada penelitian ini. Tabel 8. Hasil uji koefisien determinasi (R. 0,550 R Square 0,302 Adjusted R Square 0,263 Std. Error of the Estimate 1,80625 Sumber: Hasil pengolahan data perangkat lunak statistik Pembahasan Hasil pengujian hipotesis yang dikembangkan dalam penelitian ini secara ringkas disajikan sebagai berikut: Pengaruh Kepribadian terhadap Kinerja Karyawan di PT. Gunungdjati Perkasa Cilacap. Pada hasil penelitian ini menunjukkan nilai thitung 4,345 > ttabel 2,00488 dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 maka H1 diterima, sehingga kepribadian berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja karyawan di PT. Gunungdjati Perkasa Cilacap. Hasil ini didukung oleh penelitian Rondo et al . mengatakan kepribadian berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Penelitian ini juga mendukung penelitian Gani et al . menyatakan kepribadian berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Dari hal tersebut, berarti semakin baik kepribadian karyawan maka kinerjanya semakin baik pula dalam perusahaan. Hasil penelitian pada PT. Gunungdjati Perkasa Cilacap sebesar 75,9% karyawan dengan tingkat pendidikan terakhir, yaitu SMA/SMK. D3 dan S1. Tingkat pendidikan yang telah ditempuh seseorang membentuk kepribadiannya dalam berperilaku terhadap apa yang menjadi tujuannya. Pernyataan tersebut didukung oleh pendapat Ihsan . yang mengatakan pendidikan merupakan usaha manusia dalam membina kemampuan pribadinya . asmani dan rohan. untuk meningkatkan kepribadian. Sehingga, dengan kepribadian yang baik tersebut maka sikap karyawan dalam bekerja lebih mengarah untuk meningkatkan hasil kinerjanya dalam perusahaan. Maka disimpulkan bahwa karyawan PT. Gunungdjati Perkasa Cilacap yang telah menempuh tingkat pendidikan tinggi memiliki kepribadian yang baik dan cenderung meningkatkan hasil kinerjanya dalam perusahaan. Pengaruh Komunikasi terhadap Kinerja Karyawan di PT. Gunungdjati Perkasa Cilacap. Pada hasil penelitian ini menunjukkan nilai thitung -0,892 < ttabel 2,00488 dan nilai signifikansi 0,376 > 0,05 maka H2 ditolak, sehingga komunikasi tidak berpengaruh terhadap kinerja karyawan di PT. Gunungdjati Perkasa Cilacap. Hasil ini didukung oleh penelitian Utami dan Hartanto . mengatakan komunikasi tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Penelitian ini juga mendukung penelitian Nuswantoro et al . menyatakan komunikasi tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Urecol Journal. Part B: Economics and Business. Vol. 1 No. Elda Ainun Ermis, et al. Sehingga, sering atau tidaknya intensitas karyawan melakukan komunikasi dalam bekerja tidak mempengaruhi penurunan atau peningkatan kinerjanya dalam perusahaan. Hasil penelitian pada PT. Gunungdjati Perkasa Cilacap sebesar 86,2% karyawan berjenis kelamin laki-laki, sehingga dapat dikatakan dalam perusahaan jarang terjadi komunikasi. Hal ini karena perusahaan didominasi karyawan laki-laki yang memiliki kecenderungan berbicara seperlunya dan kondisi pekerjaan di lapangan yang tidak membutuhkan komunikasi secara Persepsi tersebut didukung oleh pernyataan Brizendine . yang mengatakan ratarata kata yang diucapkan perempuan dalam sehari lebih banyak daripada rata-rata kata yang diucapkan laki-laki. Maka disimpulkan bahwa sebagian besar karyawan PT. Gunungdjati Perkasa Cilacap dalam bekerja terbiasa sedikit berkomunikasi yang tidak memberikan pengaruh dari menurun atau meningkatnya hasil kinerja mereka dalam Pengaruh Stres Kerja terhadap Kinerja Karyawan di PT. Gunungdjati Perkasa Cilacap. Pada hasil penelitian ini menunjukkan nilai thitung 1,051 < ttabel 2,00488 dan nilai signifikansi 0,298 > 0,05 maka H3 ditolak, sehingga stres kerja tidak berpengaruh terhadap kinerja karyawan di PT. Gunungdjati Perkasa Cilacap. Hasil ini didukung oleh penelitian Hotiana dan Febriansyah . mengatakan stres kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Penelitian ini juga mendukung penelitian Rohmah et al . menyatakan stres kerja tidak berpengaruh terhadap kinerja karyawan. Hal ini menunjukkan tinggi atau tidaknya tingkat stres kerja akibat tekanan yang dirasakan para karyawan selama bekerja tidak mempengaruhi hasil kinerjanya dalam perusahaan. Hasil penelitian pada PT. Gunungdjati Perkasa Cilacap sebesar 65,5% karyawan yang bekerja di lapangan berusia 31 sampai lebih dari 50 tahun yang sudah berpengalaman dan terbiasa bekerja dibidang konstruksi, sehingga karyawan tidak merasakan stres kerja yang mempengaruhi kinerjanya menjadi menurun ataupun meningkat. Maka disimpulkan bahwa karyawan PT. Gunungdjati Perkasa Cilacap yang turun langsung di lapangan sudah mengerti kondisi dalam pekerjaan dan terbiasa dengan berbagai tekanan sehingga tidak menimbulkan stres kerja yang dapat mempengaruhi hasil kinerjanya. Kepribadian. Komunikasi dan Stres Kerja secara simultan berpengaruh terhadap Kinerja Karyawan di PT. Gunungdjati Perkasa Cilacap. Pada hasil penelitian ini menunjukkan nilai Fhitung 7,789 > Ftabel 2,77 dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 maka H4 diterima, sehingga kepribadian, komunikasi dan stres kerja secara simultan berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja karyawan di PT. Gunungdjati Perkasa Cilacap. Maka disimpulkan bahwa karyawan PT. Gunungdjati Perkasa Cilacap yang mempunyai kepribadian baik dan kemampuan berkomunikasi yang baik serta tingginya tingkat stres kerja yang dirasakan secara bersamaan mendorong karyawan untuk dapat menyelesaikan pekerjaan dengan baik, sehingga meningkatkan kinerjanya dalam perusahaan. Kesimpulan Hasil penelitian menunjukkan kepribadian berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja karyawan. Karyawan PT. Gunungdjati Perkasa Cilacap mayoritas telah menempuh pendidikan yang tinggi . ebesar 75,9%), yaitu SMA/SMK. D3 dan S1, sehingga menunjukkan kepribadian yang baik dan cenderung meningkatkan hasil kinerjanya dalam perusahaan. Komunikasi merupakan faktor penting untuk mendukung kinerja karyawan. Namun, hal ini tidak terjadi dalam lingkungan kerja PT. Gunungdjati Perkasa Cilacap. PT. Gunungdjati Urecol Journal. Part B: Economics and Business. Vol. 1 No. Elda Ainun Ermis, et al. Perkasa Cilacap merupakan perusahaan kontraktor yang didominasi para pekerja lapangan dengan mayoritas laki-laki . ebesar 86,2%) yang memiliki kecenderungan sedikit berkomunikasi dalam bekerja dan kondisi pekerjaan di lapangan yang tidak membutuhkan komunikasi secara intens, sehingga sering atau tidaknya komunikasi yang dilakukan tidak mengakibatkan menurun atau meningkatnya hasil kinerja. Tingkat presure yang tinggi dalam lingkungan kerja mendorong karyawan untuk memiliki kinerja yang tinggi. Namun, kondisi ini berbeda dengan yang terjadi di PT. Gunungdjati Perkasa Cilacap. Karyawan PT. Gunungdjati Perkasa Cilacap yang bekerja di lapangan mayoritas berusia di atas 30 tahun . ebesar 65,5%) yang sudah berpengalaman dan sering melakukan pekerjaan tersebut secara berulang-ulang, sehingga disimpulkan tidak terjadi presure dan tingkat stres kerja yang dirasakan tidak mempengaruhi hasil Terdapat saran yang dapat diberikan kepada penelitian mendatang agar menambah variabel lain yang berpengaruh terhadap kinerja karyawan, seperti gaji, insentif, gaya kepemimpinan, motivasi kerja, disiplin kerja, dll serta menambah sampel yang lebih banyak lagi agar mendapatkan hasil yang variatif dan memberikan gambaran yang lebih spesifik mengenai kinerja karyawan. Referensi