JURNAL ADMINISTRASI TERAPAN VOL 1. NO. SEPTEMBER 2022 PENGARUH PENGAWASAN TERHADAP LOYALITAS DOSEN JURUSAN ADMINISTRASI NIAGA POLITEKNIK NEGERI AMBON Rio F. Pelupessy. Elsina Huberta Aponno. August Johannes Ufie. Administrasi Niaga Politeknik Negeri Ambon riopelupessy@gmail. elslatumaerissaponno@yahoo. , augustjrufie@gmail. 1,2,. ABSTRACT An initial survey at the Department of Commerce Administration at the Ambon State Polytechnic showed that there were indications of problems with supervision from the leadership and loyalty of lecturers. This study aims to determine how the influence of supervision on the loyalty of lecturers at the Department of Commerce Administration. Ambon State Polytechnic. The analytical method used in this research is descriptive analysis and simple linear regression analysis. Descriptive analysis shows that supervision at the Department of Commerce Administration at Ambon State Polytechnic has an average value of 3. 91 which is interpreted well, while lecturer loyalty has an average value of 4. 32 which is interpreted very well. The results of the regression analysis show that supervision has a positive but not significant effect on lecturer loyalty at the Department of Commerce Administration. Ambon State Polytechnic. Based on these results, it can be concluded that the better the supervision, the better the loyalty of the lecturers. To improve it, the Department of Commerce Administration at the Ambon State Polytechnic must strive to improve supervision by paying attention to determining implementation measures, taking corrective actions and providing Lecturer loyalty can be maintained and even improved by paying attention to indicators of responsibility, obedience and obedience, honesty, and work attitude. Keywords: Supervision. Loyalty ABSTRAK Survei awal pada Jurusan Administrasi Niaga Politeknik Negeri Ambon menunjukan ada indikasi masalah pengawasan dari pimpinan dan loyalitas dosen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh pengawasan terhadap loyalitas dosen pada Jurusan Administrasi Niaga Politeknik Negeri Ambon. Metode analisa yang dipakai dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif dan analisis regresi linear sederhana. Analisis deskriptif menunjukan bahwa pengawasan pada Jurusan Administrasi Niaga Politeknik Negeri Ambon memiliki nilai rata-rata 3,91 yang diinterpretasikan baik, sedangkan loyalitas dosen memiliki nilai rata-rata 4,32 yang diinterpretasikan sangat baik. Hasil analisa regresi menunjukan bahwa pengawasan berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap loyalitas dosen pada Jurusan Administrasi Niaga Politeknik Negeri Ambon. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan semakin baik pengawasan maka semakin baik juga loyalitas dosen. Untuk meningkatkannya, maka Jurusan Administrasi Niaga Politeknik Negeri Ambon harus berupaya meningkatkan pengawasan dengan cara memperhatikan penentuan ukuran pelaksanaan, mengadakan tindakan korektif dan memberikan Loyalitas dosen dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan dengan cara memperhatikan indikator bertanggung jawab, ketaatan dan kepatuhan, kejujuran, serta sikap kerja. Kata kunci: Pengawasan. Loyalitas. PENDAHULUAN Pengawasan merupakan kegiatan yang mengusahakan supaya pekerjaan terlaksana sesuai rencana yang ditetapkan serta hasil yang dikehendaki. Menurut Handoko . pengawasan adalah proses untuk menjamin tujuantujuan organisasi dan manajemen tercapai. Sedangkan Kadarisman . menyatakan bahwa pengawasan merupakan suatu proses yang tidak terputus untuk menjaga agar pelaksanaan tugas, fungsi, dan wewenang tidak menyimpang dari aturan yang telah ditetapkan dalam rangka mencapai tujuan organisasi. Selanjutnya. Fahmi . menyatakan bahwa pengawasan adalah proses pemantauan, penilaian dan pelaporan rencana atas pencapaian tujuan yang telah ditetapkan untuk tindakan korektif guna penyempurnaan lebih lanjut. e-ISSN: 0000-0000 Halaman 104 JURNAL ADMINISTRASI TERAPAN VOL 1. NO. SEPTEMBER 2022 Jurusan Administrasi Niaga merupakan salah satu jurusan diantara enam Jurusan yang berada di Politeknik Negeri Ambon. Sampai dengan tahun 2022. Jurusan Administrasi Niaga memiliki 61 orang dosen. Dalam kaitannya dengan pengawasan, survei awal yang dilakukan penulis terhadap 15 orang dosen menunjukkan bahwa pengawasan masih menjadi masalah yang harus mendapat perhatian, seperti tampak pada tabel 1. 1 berikut: Tabel 1. Pra-Survei Mengenai Pengasawan Pada Jurusan Admistrasi Niaga Politeknik Negeri Ambon Kadang-kadang Tidak Pernyataan Jumlah Jumlah Jumlah Pengawasan dilakukan secara 66,67 26,67 6,67 kontinyu atau berkala Pimpinan memberikan 53,33 33,33 13,33 bimbingan dan pengarahan saat bekerja Pimpinan memberikan sanksi 33,33 6,67 bila melanggar peraturan Sumber: Olah data, 2022 Dari Tabel 1 diketahui bahwa masih ada masalah terkait pengawasan yang dialami oleh dosen. Walaupun mayoritas dosen menyatakan pengawasan sudah baik, namun 33,33% menyatakan bahwa pimpinan hanya kadang-kadang pimpinan memberikan bimbingan dan pengarahan saat bekerja, 13,3% bahkan menyatakan bahwa pimpinan tidak pernah pimpinan memberikan bimbingan dan pengarahan saat bekerja. Selain itu 33,33% dosen menyatakan bahwa kadangkadang pimpinan memberikan sanksi bila melanggar peraturan, dan 26,67% menyatakan bahwa pimpinan hanya kadangkadang pimpinan melakukan pengawasan secara berkala. Dapat disimpulkan bahwa masih ada dosen yang beranggapan bahwa pengawasan belum dilaksanakan secara maksimal. Ketiadaan pengawasan yang dilakukan secara teratur dan maksimal dapat menyebabkan terhambatnya pelaksanaan kinerja sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan oleh organisasi yang dalam hal ini adalah Jurusan Administrasi Niaga. Dalam kaitannya dengan pencapaian tujuan organisasi, khususnya di Jurusan Administrasi Niaga, menurut penulis terdapat dua hal yang saling berkaitan. Di satu sisi adalah pengawasan dilakukan oleh pimpinan jurusan dan di sisi lain adalah loyalitas dari para dosen. Loyalitas adalah sikap/perasaan kesetiaan pada seseorang atau grup yang dirasakan sebagai kewajiban dan rasa cinta (Drever, 2. Loyalitas kerja berarti kesediaan karyawan dengan seluruh kemampuan, keterampilan, pikiran dan waktu untuk ikut serta mencapai tujuan perusahaan dan menyimpan rahasia perusahaan serta tidak melakukan tindakantindakan yang merugikan perusahaan selama orang itu masih berstatus sebagai karyawan (Fletcher dalam Sudimin, 2. Loyalitas dimaknai sebagai kesetiaan kepada seseorang dan tidak meninggalkan atau membelot serta tidak menghianati yang lain pada waktu diperlukan. Loyalitas kerja para pegawai terhadap organisasi akan dapat menimbulkan rasa tanggung jawab serta menciptakan gairah dan semangat kerja. Untuk dapat menimbulkan loyaIitas para pegawai terhadap perusahaan maka perusahaan harus mengusahakan agar para pegawai merasa senasib dengan perusahaan. Dengan perasaan senasib seperti ini maka kemajuan dan kemunduran perusahaan akan dirasakan juga oleh para pegawai (Nitisemito, 2. Dalam kaitannya dengan loyalitas, khususnya loyalitas dosen, survey pada dosen Jurusan Administrasi Niaga juga dilakukan untuk mendapatkan gambaran awal tentang loyalitas yang hasilnya dapat dilihat pada Tabel 2 berikut: Tabel 2. Pra-Survei Mengenai Loyalitas Dosen Pada Jurusan Admistrasi Niaga Politeknik Negeri Ambon Pernyataan Setia melaksanakan tugas dan tanggung jawab Komitmen untuk mencapai tujuan organisasi Tidak ingin meninggalkan pekerjaan saat ini Sumber : Olah data, 2022 e-ISSN: 0000-0000 Jumlah 46,67 Kadang-kadang Jumlah 33,33 Tidak Jumlah 66,67 26,67 6,67 46,67 13,33 Halaman 105 JURNAL ADMINISTRASI TERAPAN VOL 1. NO. SEPTEMBER 2022 Tabel 2 menunjukkan bahwa sebanyak 33,33% dosen menyatakan bahwa mereka hanya kadang-kadang setia melaksanakan tugas dan tanggung jawab, bahkan ada 20% dosen menyatakan bahwa mereka tidak setia dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab. Sebanyak 26,67% dosen hanya terkadang berkomitmen untuk mencapai tujuan organisasi. Selanjutnya sebanyak 46,67% dosen menyatakan bahwa mereka terkadang mempunyai keinginan untuk meninggalkan pekerjaan saat ini, sementara 13,33% dosen menyatakan ingin meninggalkan pekerjaan saat ini. Dari hasil diatas dapat disimpulkan bahwa masih ada dosen dan pegawai di Jurusan Administrasi Niaga yang dapat dikatakan tidak memiliki loyalitas penuh terhadap pekerjaan yang dilakukan. Pengawasan bertujuan untuk menjamin agar semua pekerjaan berjalan sesuai tujuan. Disisi lain, loyalitas menunjukkan kesediaan dosen untuk bekerja secara maksimal, baik dalam pengawasan oleh pimpinan maupun tidak. Berdasarkan penjelasan sebelumnya serta masalah yang ditemukan, maka penulis tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul AuPengaruh Pengawasan Terhadap Loyalitas Dosen Jurusan Administrasi Niaga Politeknik Negeri AmbonAy. TINJAUAN PUSTAKA Beban Kerja Pengawasan adalah segenap kegiatan untuk meyakinkan dan menjamin bahwatugas/ pekerjaan telah dilakukan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan. Kebijaksanaan yang telah digariskan dan perintah . yang diberikan (Siagian, 2. Untuk menjamin agar semua pekerjaan yang telah diberikan oleh pimpinan kepada bawahannya dapat berjalan sesuai menurut rencana, maka seorang pimpinan tersebut harus memiliki kemampuan untuk memandu, menuntut, membimbing, memotivasi, mengemudikan organisasi, menjalin jaringan komunikasi yang baik, sumber pengawasan yang baik, serta membawa pengikutnya kepada sasaran yang hendak dituju sesuai ketentuan, waktu dan perencanaan (Kartono, 2. Menurut Siagian . pengawasan merupakan langkah sekaligus salah satu fungsi organik manajemen yang sangat penting dikatakan demikian karena melalui pengawasan diteliti apakah hal yang tercantum dalam melaksanakan dengan baik atau tidak. Berdasarkan pendapat para ahli di atas, dapat diketahui bahwa pada pokoknya tujuan pengawasan adalah : . Membandingkan antara pelaksanaan dengan rencana serta instruksi-instruksi yang telah di buat, . Untuk mengetahui ada tidaknya kesulitan-kesulitan, kelemahan-kelemahan atau kegagalan-kegagalan serta efisiensi dan efektivitas kerja. Ada indikator yang dapat digunakan untuk mengukur tingkat pengawasan, antara lain yang dikemukakan oleh Kartono . Menentukan Ukuran Pelaksanaan: cara-cara untuk mengukur pelaksanaan seperti kontiniutas atau beberapa syarat minimal melakukan pengawasan dalam suatu waktu seperti satu kali seminggu atau beberapa kali sebulan bahkan mungkin beberapa jam setiap hari. Memberikan Penilaian: memberi nilai ke setiap pekerjaan yang diberikan kepada bawahan, apakah pekerjaannya baik atau jelek. Melakukan Tindakan korektif: tindakan koreksi ini dimaksudkan koreksi internal yaitu mengevaluasi berbagai metode pengawasan yang ada seperti standar yang terlalu tinggi, ataupun koreksi eksternal yaitu memberikan sanksi kepada bawahan. Loyalitas Hasibuan . , mengemukakan bahwa loyalitas atau kesetiaan merupakan salah satu unsur yang digunakan penilaian karyawan yang mencakup kesetiaan terhadap pekerjaannya, jabatannya dan organisasi. Kesetiaan ini dicerminkan oleh kesediaan karyawan menjaga dan membela organisasi didalam maupun diluar pekerjaan dari rongrongan orang yang tidak bertanggungjawab. Loyalitas berasal dari kata loyal yang berarti setia. Loyalitas karyawan adalah kesetiaan karyawan pada perusahaan. Kesehatan karyawan bukan hanya fisik, tetapi kesetiaan non fisik yang artinya pikiran dan perhatiannya terhadap perusahaan. Steers dan Porter, dalam Nitisemito . berpendapat bahwa pertama loyalitas kepada perusahaan sebagai sikap, yaitu sejauh mana seseorang karyawan mengidentifikasi tempat kerja yang ditunjukkan dengan keinginan untuk bekerja dan berusaha sebaik baiknya dan kedua, loyalitas terhadap perusahaan sebagai perilaku yaitu proses dimana seorang karyawan mengambil keputusan yang pasti untuk tidak keluar dari perusahaan apabila membuat kesalahan. Pelaksanaan kegiatan kerja karyawan tidak akan terlepas dari loyalitas, sehingga dengan demikian karyawan melaksanakan pekerjaan dengan baik, karyawan melaksanakan tugasnya dengan adanya rasa kesenangan dalam melakukan tugas dan pekerjaannya. e-ISSN: 0000-0000 Halaman 106 JURNAL ADMINISTRASI TERAPAN VOL 1. NO. SEPTEMBER 2022 Aspek-aspek loyalitas karyawan dikemukakan oleh Saydam . , yang menitik beratkan pada pelaksanaan kerja yang dilakukan karyawan antara lain: Ketaatan atau Kepatuhan: ketaatan yaitu kesanggupan seorang pegawai untuk mentaati segala peraturan kedinasan yang berlaku dan mentaati perintah dinas yang diberikan atasan yang berwenang, serta sanggup tidak melanggar larangan yang ditentukan. Bertanggung jawab: tanggung jawab adalah kesanggupan seorang karyawan dalam menyelesaikan pekerjaan yang diserahkan kepadanya dengan baik, tepat waktu serta berani mengambil resiko untuk keputusan yang dibuat atau tindakan yang dilakukan. Pengabdian: pengabdian yaitu sumbangan pemikiran dan tenaga secara ikhlas kepada perusahaan. Kejujuran: kejujuran adalah keselarasan antara yang terucap atau perbuat dengan kenyataan. Beberapa ciri kejujuran yaitu selalu melakukan tugas dengan penuh keikhlasan tanpa merasa dipaksa dan senantiasa melaporkan hasil pekerjaan kepada atasan apa adanya. Sikap Kerja: sikap kerja adalah tingkah laku yang tampak dalam kebiasaan bekerja sehari-hari. METODOLOGI Penelitian ini merupakan explanatory research yang menjelaskan hubungan kausal atau sebab akibat. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu instrumen kuesioner dengan tipe pertanyaan tertutup. Populasi penelitian ini adalah dosen Jurusan Administrasi Niaga sebanyak 61 orang. Sampel penelitian besarannya ditentukan menggunakan metode slovin sebanyak 38 orang dosen. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik simplerandom sampling. Penelitian ini menggunakan alat analisa regresi linier sederhana dengan bantuan sofware SPSS v24. Terdapat 2 . variabel yang akan diuji yaitu beban kerja (X) dan stres kerja (Y). Untuk kebutuhan analisa, defenisi variabel yang digunakan adalah sebagai berikut: Pengawasan adalah segenap kegiatan untuk meyakinkan dan menjamin bahwa tugas/ pekerjaan telah dilakukan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan (Siagian, 2. Loyalitas atau kesetiaan merupakan salah satu unsur yang digunakan dalam penilaian karyawan yang mencakup kesetiaan terhadap pekerjaannya, jabatannya dan organisasi (Hasibuan, 2. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Penelitian Deskripsi variabel didapatkan melalui tanggapan responden dari kuesioner yang diedarkan. Gambaran dari masing-masing variabel dalam penelitian ini yaitu pengawasan dan loyalitas dilakukan dengan statistic Pengukuran variabel pengawasan tersebar pada 3 indikator yaitu menentukan ukuran pelaksanaan, memberikan penilaian, dan mengadakan tindakan korektif (Kartono, 2. Pengukuran variabel loyalitas tersebar pada 10 butir pernyataan yang dibentuk dalam 4 indikator menurut Saydam . , yang meliputi: indikator ketaatan dan kepatuhan, indikator bertangung jawab, indikator kejujuran dan indikator sikap kerja. Rekapitulasi tanggapan Dosen pada Jurusan Administrasi Niaga Politeknik Negeri Ambon untuk variabel pengawasan adalah sebagai berikut: e-ISSN: 0000-0000 Halaman 107 JURNAL ADMINISTRASI TERAPAN VOL 1. NO. SEPTEMBER 2022 Tabel 3. Deskripsi Variabel Pernyataan Variabel : Pengawasan Indikator Menentukan Ukuran Pelaksanaan Pelaksanaan telah dilakukan secara continue atau berkesinambungan Pengawasan dilakukan secara rutin dalam periode waktu tertentu Nilai rata-rata Indikator Memberikan Penilaian Pemimpin memberikan penilaian saat melakukan pengawasan Penilaian yang dilakukan sudah objektif Nilai rata-rata Indikator Mengadakan Tindakan Korektif Hasil pengawasan telah dijadikan bahan evaluasi untuk memperbaiki metode pengawasan yang ada Hasil pengawasan telah dijadikan bahan evaluasi untuk memperbaiki standar yang ada Hasil pengawasan telah dijadikan bahan evaluasi untuk memberikan sanksi kepada Dosen yang melakukan penyimpangan atau pelanggaran Nilai rata-rata Nilai rata-rata Variabel Pengawasan (X) Pernyataan Variabel : Loyalitas (Y) Indikator Ketaatan dan Kepatuhan Saya selalu mentaati peraturan kedinasan yang berlaku Saya selalu mentaati perintah dinas yang diberikan atasan Saya tidak pernah melanggar larangan yang ditentukan Nilai Rata-Rata Indikator Bertanggung Jawab Saya selalu menyelesaikan pekerjaan dengan baik dan tepat waktu Saya selalu berani mengambil resiko untuk keputusan yang dibuat atau tindakan yang Saya selalu bersedia memberikan sumbangan pikiran dan tenaga dengan ikhlas kepada Nilai Rata-Rata Indikator Kejujuran Saya selalu melakukan tugas dengan penuh keikhlasan tanpa merasa dipaksa Saya senantiasa melaporkan hasil pekerjaan kepada atasan apa adanya Nilai Rata-Rata Indikator Sikap Kerja Saya selalu bersikap perfesional di tempat kerja 10 Saya selalu menunjukan kreatifitas ketika bekerja Nilai Rata-Rata Nilai Rata-Rata Variabel Loyalitas (Y) Sumber: Hasil olah data, 2022 Nilai ratarata Interpretasi 3,76 3,71 3,74 Baik Baik Baik 3,92 4,13 Baik Baik Baik 4,03 Baik 3,95 Baik 3,92 Baik 3,96 3,91 Baik Baik Nilai rata-rata Interpretasi 4,26 4,53 4,13 4,31 Sangat Baik Sangat Baik Baik Sangat Baik 4,32 Sangat Baik 4,16 Baik 4,18 Baik 4,22 Sangat Baik 4,39 4,34 4,37 Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik 4,55 4,24 4,39 4,32 Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik Uji instrumen penelitian dilakukan melalui uji validitas dan uji realibilitas. Uji validitas dilakukan dengan menggunakan program SPSS 24, penyebaran kuesioner dalam uji validitas diberikan kepada 38 orang responden, maka tarif kesalahan 5% . dan diperoleh nilai r tabel sebesar 0,312 dengan kriteria sebagai berikut: Jika r hitung positif atau r hitung > r tabel, maka butir pernyataan tersebut valid. Jika r hitung negatif atau r hitung < r tabel, maka butir pernyataan tersebut tidak valid. e-ISSN: 0000-0000 Halaman 108 JURNAL ADMINISTRASI TERAPAN VOL 1. NO. SEPTEMBER 2022 Tabel 4. Hasil Uji Validitas Pernyataan PENGAWASAN Menentukan Ukuran Pelaksanaan - Pernyataan 1 - Pernyataan 2 Memberikan Penilaian - Pernyataan 3 - Pernyataan 4 Kondisi Pekerjaan - Pernyataan 5 - Pernyataan 6 - Pernyataan 7 LOYALITAS Ketaatan dan Kepatuhan - Pernyataan 1 - Pernyataan 2 - Pernyataan 3 Bertanggung Jawab - Pernyataan 4 - Pernyataan 5 - Pernyataan 6 Kejujuran - Pernyataan 7 - Pernyataan 8 Sikap Kerja - Pernyataan 9 - Pernyataan 10 R Hitung R Tabel Keterangan 0,616 0,645 0,312 0,312 Valid Valid 0,502 0,834 0,312 0,312 Valid Valid 0,780 0,756 0,753 0,312 0,312 0,312 Valid Valid Valid 0,599 0,731 0,629 0,312 0,312 0,312 Valid Valid Valid 0,798 0,693 0,729 0,312 0,312 0,312 Valid Valid Valid 0,833 0,813 0,312 0,312 Valid Valid 0,769 0,641 0,312 0,312 Valid Valid Sumber : olah data SPSS 24, 2022 Untuk melihat realibilitas dari instrumen-instrumen yang digunakan dalam penelitian ini akan dihitung CronbachAos Alpha . Suatu variabel yang dikatakan reliabel jika CronbachAos Alpha memiliki nilai lebih besar dari 0,6 sebaliknya jika koefisien CronbachAos Alpha instrument lebih rendah dari 0,6 maka instrumen tersebut tidak Tabel 5. Uji Reliabilitas Variabel CronbachAos Alpha Keterangan Pengawasan (X) 0,817 Reliabel Loyalitas (Y) 0,900 Reliabel Sumber : olah data SPSS 24, 2022 Dari tabel 5 diatas dapat dilihat bahwa setiap variabel memiliki nilai Cronbach Alpha lebih besar dari 0,6, dimana untuk Pengawasan (X) nilai Cronbach Alpha sebesar 0,817 dan untuk Loyalitas (Y) nilai Cronbach Alpha sebesar 0,900. Maka dapat disimpulkan bahwa instrument penelitian telah reliabel atau dengan kata lain dapat diterima. Uji signifikan (Uji . digunakan untuk mengetahui pengaruh variabel independen . terhadap variabel dependen . Bila nilai tsig < 0,05 maka variabel bebas tersebut tidak berpengaruh signifikan terhadap variabel terikat. Demikian pula sebaliknya apabila tsig > 0,05 maka variabel bebas tersebut tidak berpengaruh signifikan terhadap variabel terikat. Hasil uji t dapat dilihat pada tabel 6 yang menunjukan nilai 0,000 < 0,05, artinya pengawasan berpengaruh signifikan terhadap loyalitas Dosen Jurusan Administrasi Niaga Politeknik Negeri Ambon. e-ISSN: 0000-0000 Halaman 109 JURNAL ADMINISTRASI TERAPAN VOL 1. NO. SEPTEMBER 2022 Analisis regresi linear sederhana digunakan untuk mengetahui besarnya pengaruh variabel pengawasan terhadap loyalitas Dosen Jurusan Administrasi Niaga Politeknik Negeri Ambon. Analisis regresi linear sederhana dalam penelitian ini menggunakan bantuan program SPSS Statistik versi 24 dengan bentuk persamaan sebagai berikut: Y= a bX. Hasil olah data menunjukan hasil sebagai berikut: Tabel 6. Hasil Uji Regresi Linier Sederhana Coefficientsa Unstandardized Coefficients Model Std. Error (Constan. XPengawasan Standardized Coefficients Beta Sig. Dependent Variable: YLoyalitas Sumber: Hasil olah data, 2022 Berdasarkan nilai konstanta dan koefisien regresi pada tabel diatas, diketahui persamaan regresi linear sederhana sebagai berikut: Y= 30,957 0,288X Dari analisis regresi diatas dapat diketahui bahwa nilai dari a adalah 30,957. Nilai ini menunjukan bahwa jika pengawasan (X) bernilai 0, maka loyalitas (Y) sebesar 30,957 sedangkan nilai b yaitu sebesar 0. 288 merupakan nilai koefisien yang menunjukan bahwa ketika terjadi kenaikan pengawasan sebesar satu satuan maka loyalitas akan meningkat sebesar 0. Karena nilai koefisien regresi bernilai positif ( ), maka dengan demikian dapat dikatakan bahwa pengawasan (X) berpengaruh positif terhadap loyalitas (Y). Koefisien Determinasi (RA) Koefisien diterminasi digunakan untuk menghitung berapa besar sumbangan atau kontribusi variabel X terhadap variabel Y, atau dengan kata lain untuk menghitung besarnya pengaruh pengawasan terhadap loyalitas dosen. Nilai koefisien determinasi dapat dilihat pada tabel berikut: Tabel 7. Koefisien Determinasi Model Summary Adjusted R R Square Square Std. Error of the Estimate Model Predictors: (Constan. XPengawasan Sumber : Olah data, 2022 Dari hasil perhitungan dengan menggunakan program SPSS 24 dapat diketahui bahwa koefisien determinasi (R Squar. yang diperoleh sebesar 0,050 yang menunjukan bahwa pengaruh pengawasan terhadap loyalitas dosen Jurusan Administrasi Niaga Politeknik Negeri Ambon adalah 5%. Artinya dapat dijelaskan bahwa kontribusi pengawasan mempengaruhi loyalitas dosen sebesar 5% dan sisanya yakni 95% dipengaruhi oleh variabel lain diluar e-ISSN: 0000-0000 Halaman 110 JURNAL ADMINISTRASI TERAPAN VOL 1. NO. SEPTEMBER 2022 Pembahasan Hasil penelitian melalui analisis regresi linear sederhana menunjukan bahwa pengawasan berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap loyalitas. Bila hasilnya berpengaruh postif dan signifikan maka interpretasinya jika ada peningkatan terhadap pengawasan maka loyalitas dosen akan turut meningkat, sebaliknya jika pengawasan diturunkan maka loyalitas akan turut menurun (Pangestu D. , dkk 2022. Hendry R. , 2021. Putra dkk, 2020. Jaelani 2. Namun hasil penelitian ini menunjukan bahwa pengawasan berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap loyalitas artinya peningkatan pengawasan tidak akan merubah sikap dosen Jurusan Administrasi Niaga Politeknik Negeri Ambon untuk lebih loyal. Semakin pegawai diawasi maka seharusnya pegawai akan semakin loyal, akan tetapi pengawasan tidak menjadi pedoman untuk meningkatkan loyalitas dosen Jurusan Administrasi Niaga Politeknik Negeri Ambon. Hasil penelitian ini sejalan dengan hasil penelitian dari Butar-butar A. dan Setyarini . yang menyatakan bahwa pengawasan memiliki pengaruh positif terhadap loyalitas namun tidak Walaupun hasil penelitian ini menunjukan bahwa pengawasan tidak berpengaruh signifikan terhadap loyalitas, namun secara teori dan juga berdasarkan banyak temuan empiris penting bagi Jurusan Administrasi Niaga Politeknik Negeri Ambon untuk tetap berupaya meningkatkan proses pengawasan dan juga meningkatkan loyalitas dosen. Upaya ini dapat dilakukan dengan didasarkan pada hasil penelitian berupa tabulasi hasil kuesioner sebagaimana dibahas berikut ini. Upaya meningkatkan pengawasan dapat dilakukan dengan cara . Memperhatikan penentuan ukuran Hal ini dapat dilakukan dengan melakukan pengawasan secara rutin dalam periode waktu tertentu dan harus dilakukan secara kontinyu atau berkesinambungan. Mengadakan tindakan korektif. Hasil pengawasan harus dijadikan bahan evaluasi untuk memberikan sanksi kepada Dosen yang melakukan penyimpangan atau pelanggaran, memperbaiki standar yang ada, dan memperbaiki metode pengawasan yang ada. Memberikan penilaian. Upaya ini dapat dilakukan dengan cara pemimpin harus meberikan penilaian pada saat melakukan pengawasan dan penilaian yang dilakukan harus objektif. Upaya Mempertahankan bahkan meningkatkan Loyalitas dapat dilakukan dengan cara. Memperhatikan indikator bertanggung jawab. Perbaikan dapat dilakukan memperhatikan dosen agar lebih berani mengambil mengambil resiko untuk keputusan yang dibuat atau tindakan yang dilakukan, selalu bersedia memberikan sumbangan pikiran dan tenaga dengan ikhlas kepada instansi, dan selalu berupaya menyelesaikan pekerjaan dengan baik da tepat waktu. Memperhatikan indikator ketaatan dan kepatuhan. Perbaikan bisa dilakukan memperhatikan dosen agar tidak melanggar aturan yang ditetapkan, selalu mentaati peraturan kedinasan yang berlaku, dan selalu menaati perintah kedinasan yang diberikan atasan. Memperhatikan indikator kejujuran. Perbaikan dapat dilakukan dengan lebih memperhatikan dosen agar senantiasa melaporkan hasil pekerjaan kepada atasan apa adanya dan selalu melakukan tugas dengan penuh keikhlasan tanpa merasa dipaksa. Memperhatikan indikator sikap kerja. Perbaikan dapat dilakukan dengan lebih memperhatikan dosen agar selalu menunjukan kreatifitas ketika bekerja dan selalu bersikap profesional di tempat kerja. PENUTUP Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, maka diperoleh kesimpulan sebagai berikut : Persamaan regresi yang dihasilkan dari penelitian ini adalah Y=30,957 0,288X yang mengindikasikan bahwa pengawasan berpengaruh positif terhadap loyalitas dosen Jurusan Administrasi Niaga Politeknik Negeri Ambon. Hasil uji t dapat menunjukan nilai 0,176 dimana nilai tersebut lebih besar dari 0,005 dengan demikian dapat disimpulkan variabel X (Pengawasa. tidak berpengaruh signifikan terhadap variabel Y (Loyalita. Koefisien determinasi (R Squar. yang diperoleh sebesar 0,050 dengan demikian maka pengawasan mempengaruhi loyalitas dosen sebesar 5% dan sisanya yakni 95% dipengaruhi oleh variabel lain diluar Peningkatan pengawasan kepada dosen dapat dilakukan dengan cara memperhatikan penentuan ukuran pelaksanaan, mengadakan tindakan korektif dan memberikan penilaian. Mempertahankan bahkan meningkatkan loyalitas dosen dapat dilakukan dengan memperhatikan indikator bertanggung jawab, ketaatan dan kepatuhan, kejujuran, serta sikap kerja. e-ISSN: 0000-0000 Halaman 111 JURNAL ADMINISTRASI TERAPAN VOL 1. NO. SEPTEMBER 2022 Saran Penelitian serupa di masa mendatang tetap penting dilakukan dengan mempertimbangkan variabel lain yang berdasarkan pendekatan empiris mempengaruhi loyalitas kerja pegawai. Selain itu penuatan metode penelitian juga perlu dilakukan agar informasi yang diperoleh lebih detail dan akurat. DAFTAR PUSTAKA