Al-Insyirah Midwifery Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwifery Science. https://jurnal. id/kebidanan/index Volume 13. Nomor 1. Tahun 2024 p-ISSN: 2338-2139 e-ISSN: 2622-3457 HUBUNGAN KENAIKAN BERAT BADAN IBU HAMIL TERHADAP BERAT BADAN LAHIR BAYI DI PMB SAGITA Titin Apriyani. Melia Rahma. Ririn Anggraini. STIKES Abdurahman Palembang. Jl. Kol. H Burlian Sukajaya. Suka Bangun. Sukarami. Palembang. Sumatera Selatan 30114. Indonesia1,2 titinapriyani65@gmail. ABSTRAK Gizi ibu hamil merupakan salah satu fokus perhatian kegiatan perbaikan gizi masyarakat karena dampaknya yang signifikan terhadap kondisi janin yang dikandungnya, peningkatan berat badan dan nutrisi ibu selama kehamilan sangat penting untuk dipantau, karena merupakan indikator pertumbuhan dan perkembangan janin. Tujuan penelitian adalah mengetahui hubungan kenaikan berat badan ibu hamil terhadap berat badan lahir bayi di PMB Sagita Palembang. Metode penelitian menggunakan deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang melahirkan bayinya di PMB Sagita Palembang. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Penelitian ini dilakukan di PMB Sagita Palembang pada bulan Mei 2022. Data yang digunakan adalah data sekunder, data diambil dari catatan bidan dengan melihat kenaikan berat badan ibu pada masa hamil dan berat badan bayi ketika lahir, data dianalisis secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji statistic chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 53 responden, ibu hamil dengan kategori normal sebanyak 45,3% dan pada kategori tidak normal sebanyak 61,5%, berat badan lahir bayi pada rentang 2500-4000 gram sebanyak 92,4%. BB <2500 gram sebanyak 3,8% dan BB >4000 gram sebanyak 3,8%. Hasil uji chi square didapatkan nilai A-value 0,279 > c . Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan yang bermakna antara kenaikan BB ibu hamil terhadap berat badan lahir bayi di PMB Sagita. Kata Kunci : Berat badan lahir bayi. Ibu hamil. Kenaikan berat badan ABSTRACT The nutrition of pregnant women is one of the focuses of attention for community nutrition improvement activities because it has a significant impact on the condition of the fetus it contains, increasing maternal weight and nutrition during pregnancy is very important to monitor, because it is an indicator of fetal growth and development. The purpose of the study was to determine the weight gain of pregnant women with the baby's birth weight at PMB Sagita Palembang. The research method used was descriptive-analytic with a cross-sectional approach. The population in this study were all mothers who gave birth at PMB Sagita Palembang in. Sampling used a purposive sampling technique. This research was conducted at PMB Sagita Palembang in May 2022. The data used were secondary, the data was taken from the records of the midwife by looking at the weight gain of pregnant women and the weight of the baby at birth, and the data were analyzed univariately and bivariate using statistical tests. chi-squared. The results showed that from 53 pregnant women respondents in the normal category were 45,3% and in the abnormal category were 54,7%, the baby's birth weight in the range of 2500-4000 grams was 92,4%. BW <2500 grams was 3,8% and body weight >4000 grams as much as 3,8%. The results of the chi-square test obtained p value 279 > . Conclusion: There is no significant relationship between the weight gain of pregnant women and the birth weight of babies at PMB Sagita. Keyword : baby birth weight, pregnant women, weight gain 61 | Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah Al-Insyirah Midwifery / Vol. No. Tahun 2024 PENDAHULUAN Kelhamilan yaitul sulatul prosels pelrkelmbangan janin di kandulngan dimul ai dari belrtelmulnya sel tel ulr dan julga sel spelrma sampai janin siap Sel ama kelhamilan ibul hamil sangat pelnting melnjaga kelselhatan karelna ibul hamil relntan selkali telrhadap hal-hal asing yang dapat melnyelbabkan ganggulan pada kelhamilannya dan janin yang ada dikandulngnya (Fitriah elt al. Gizi pada ibul hamil adalah salah satul pelrhatian kelgiatan pelrbaikan gizi pada masyarakat karelna dampak yang signifikan pada kondisi janin yang ada dikandulngnya, belbelrapa kondisi dan pelrmasalahan fisiologis telrkait masalah gizi sel ama kelhamilan yaitul helarthbulrn, kelhamilan, odelma, anelmia. KElK, diabeltels gelstasional dan hipelrtelnsi gelstasional (Paramita, 2. Pelningkatan belrat badan ibul dan nultrisi ibul saat kelhamilan sangat pelnting ulntulk dipantaul, karelna salah satul indikator pelrtulmbulhan dan pelrkelmbangan janin. Belrat badan yang naik selcara belrlelbih ditelmulkan dalam kasuls prel elklampsi dan elklampsi. Pelnyelbab diselbabkan olelh janin, ulri, ultelruls, air keltulban, payuldara, protelin ulrinel, kelnaikan volulmel darah, dan reltelnsi ulrinel (Prawirohardjo elt al. , 2. Melnulrult WHO, pelningkatan belrat badan normal sel ama kelhamilan adalah 1 kg di trimelstelr I, 3 kg di trimelstelr II, dan 6 kg di trimelstelr i (Fitriah elt al. , 2. Melnulrult Widodo & Sulmarmi . , banyak yang melnganggap jika kelnaikan belrat badan akan melnyelbabkan masalah pada kelselhatan. Akan teltapi pada ibul hamil pelningkatan belrat badan melrulpakan sulatul kelharulsan. Karelna belrkaitan delngan komplikasi dan relsiko pada ibul, ulntulk melnjamin pelrtulmbulhan, selhingga bayi barul lahir akan melmiliki belrat badan optimal. Bila ibul hamil sel ama kelhamilan dapat melnimbul kan masalah, baik pada ibul maulpuln janin, yaitul anelmia, belrat badan ibul tidak belrtambah selcara normal dan pelrdarahan. Kulrang gizi julga dapat belrpelngarulh dalam pelrsalinan sul it dan lama, pelrdarahan seltel ah pelrsalinan dan prelmatulrel. Sel ain itul melmpelngarulhi pelrtulmbulhan janin dan melnyelbabkan kelgulgulran, cacat bawaan, abortuls dan belrat badan bayi lahir relndah. Melnulrult data WHO, prelvalelnsi BBLR selkitar 15-20% dari sel ulrulh julmlah kel ahiran di dulnia, selbanyak lelbih dari 20 julta bayi melngalami BBLR. Hampir 95% kasuls bayi delngan BBLR telrjadi di nelgara delngan pelndapatan relndah hingga melnelngah ataul nelgara belrkelmbang, dan 6%-nya telrdapat di Asia Timulr dan Pasifik, 13% di Afrika Sulb-Sahara, dan 28% di Asia Sel atan (WHO, 2. Di Indonelsia pelrselntasel belrat badan lahir anak belrdasarkan Riskelsdas tahuln 2018, dari 47. 011 bayi yang melmiliki catatan belrat lahir dikeltahuli bahwa bayi yang melmiliki belrat < 2500 gram selbelsar 6,2%, 2500-2999 gram selbelsar 29,4%, 3000-3999 gram selbelsar 60,7% dan belrat lahir > 4000 gram selbelsar 3,7%, seldangkan di Sulmatelra Sel atan 417 anak yang melmiliki catatan belrat lahir, dikeltahuli bahwa belrat lahir anak < 2500 gram selbelsar 6,8%, 25002999 gram selbelsar 30,6%, 3000-3999 gram selbelsar 59,3% dan belrat lahir > 4000 gram selbelsar 3,4% (RISKElSDAS. Pelnel itian Ningrulm Cahyaningrulm, . melnulnjulkkan bahwa statuls gizi pra hamil belrhulbulngan elrat dan melmiliki pelngarulh yang belsar telrhadap belrat badan dan panjang badan bayi barul lahir, statuls gizi pra hamil belrpelngarulh 88% telrhadap belrat badan bayi dan 76% telrhadap panjang badan 62 | Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah Al-Insyirah Midwifery / Vol. No. Tahun 2024 bayi barul lahir, selhingga diharapkan ibul dapat melrelncanakan kelhamilan delngan melmpelrhatikan statuls gizi pra hamil delngan cara pelngulkulran IMT, selhingga bila telrjadi KElK dapat dikeltahuli selcara pelnatalaksanaan selcara dini. Hasil pelnel itian Mayanda . , melnulnjulkkan bahwa relspondeln delngan kelnaikan belrat badan tidak normal dan belrat badan bayi yang dilahirkan BBLR selbanyak 54,0% seldangkan kelnaikan belrat badan normal dan belrat badan bayi yang dilahirkan BBLR selbanyak 23,6%. Hasil ulji statistik didapatkan nilai p< 0,03 telrdapat hulbulngan yang belrmakna antara kelnaikan belrat badan ibul delngan belrat badan bayi. OR 3,793 yang artinya ibul yang kelnaikan belrat badannya tidak normal belrelsiko mel ahirkan bayi BBLR 3 kali dibandingkan ibul yang normal kelnaikan belrat badannya. Belrdasarkan data dari Badan Pulsat Statistik 2022, dikeltahuli julmlah bayi lahir di kota Palelmbang pada tahuln 2020 adalah selbanyak 23. 610 jiwa, bayi delngan BBLR selbanyak 163 jiwa dan yang melndelrita Gizi bulrulk selbanyak 9 jiwa, seldangkan pada tahuln 2021 517 jiwa bayi lahir, bayi lahir delngan BBLR selbanyak 2015 jiwa dan yang melndelrita Gizi bulrulk selbanyak 46 jiwa (BPS Sulmsel , 2. Kota Palelmbang pelnel itian dilakulkan pada bul an April-Meli tahuln 2022 Belrdasarkan data yang didapat dari PMB Sagita pada tahuln 2021 telrdapat 230 ibul mel ahirkan delngan belrat badan lahir bayi belrkisar antara 2000 gram sampai 4200 gram. Dari latar bel akang diatas, maka pelnel iti telrtarik ulntulk mel akulkan pelnel itian delngan juldul AuHulbulngan Kelnaikan Belrat Badan Ibul Hamil Telrhadap Belrat Badan Lahir Bayi di PMB Sagita PalelmbangAy. METODE PENELITIAN Belrdasarkan tuljulan pelnel itian yang pelnel itian Porpulsif Sampling. Pelnel itian ini dilakulkan di PMB Sagita Palelmbang, delngan popul asi sel ulrulh ibul belrsalin. Julmlah sampel dalam pelnel itian ini 53 orang. Analisis data bivriat dan ulnivariat melnggulnakan Chi Sqularel. Sampel Sampel pada pelnel itian ini diambil delngan Telknik total sampling selhingga selmula relspondeln dapat dijadikan sampel pelnel itian. Populasi Popul asi pada pelnel itian ini ialah sel ulrulh ibul belrsalin yaitul selbanyak 230 ibul belrsalin Tempat Dan Waktu Pelnel itian ini dilakulkan di PMB Sagita yang belrlokasi di JI. Ulrip Sulmohardjo HASIL DAN PEMBAHASAN Karakteristik responden Pada pelnel itian relspondeln yaitul belrdasarkan ulsia dan paritas ibul hamil. Hasil pelnel itian dapat dilihat pada KarakKategori Ulsia 1. Belreisiko jika > 35 tahuln Tidak belrelsiko jika 20-35 tahuln Julmlah Paritas 2. > 3 Julmlah tabel dibawah ini. Tabel 1 Karakteristik responden berdasarkan usia dan paritas Sulmbelr : Data Selkulndelr 63 | Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah Al-Insyirah Midwifery / Vol. No. Tahun 2024 Dari hasil pelnel itian tabel 1 diatas dapat dikeltahuli bahwa dari 53 relspondeln, katelgori ulsia ibul hamil yang tidak belrelsiko pada relntang ulsia 20-35 tahuln selbelsar 49 relspondeln . ,5%) lelbih banyak dibandingkan delngan katelgori belrelsiko delngan ulsia >35 yaitul selbanyak 4 relspondeln . ,5%) Karaktelristik relspondeln belrdasarkan paritas dari 53 relspondeln, telrdapat 29 relspondeln . ,7%) delngan paritas 2-3 anak, lelbih banyak dibandingkan delngan katelgori paritas 1 anak yaitul selbanyak 17 relspondeln . 1%) dan katelgori paritas > 3 anak belrjulmlah 7 relspondeln . ,2%). Berat Badan Lahir Bayi Dalam pelnel itian ini variabel belrat badan lahir bayi dikatelgorikan melnjadi 3 BB < 2500 gram. BB 2500-4000 gram. BB > 4000 gram, hasil pelnel itian dapat dilihat pada tabel dibawah ini : Tabel 2 Karakteristik Berat Badan Lahir Bayi No. BB Lahir Bayi < 2500 gram 2500-4000 gram >4000 gram Julmlah Sulmbelr : Data Selkulndelr Belrdasarkan tabel 2 diatas dikeltahuli bahwa dari 53 relspondeln, rata-rata belrat badan lahir bayi belrkisar antara 25004000 gram selbanyak 49 relspondeln . ,4%), lelbih banyak dibandingkan daripada bayi delngan belrat badan lahir < 2500 gram dan > 4000 gram yaitul selbanyak 2 relspondeln . ,8%). Kenaikan BB Ibu Hamil Dalam pelnel itian ini variabel kelnaikan belrat badan ibul hamil dikatelgorikan melnjadi 2 yaitul Normal jika kelnaikan BB ibul hamil 9-12 kg, kelnaikan belrat badan ibul hamil dikatelgorikan melnjadi 2 yaitul Normal jika kelnaikan BB ibul hamil 9-12 kg. Tidak normal jika kelnaikan BB ibul hamil < 9 - > 12 kg. Hasil pelnel itian dapat dilihat pada tabel dibawah ini : Tabel 3. Kenaikan Berat badan Ibu Hamil No. Kenaikan BB ibu hamil Normal Tidak normal Julmlah Sulmbelr : Data Selkulndelr Belrdasarkan tabel 3 diatas dikeltahuli bahwa dari 53 relspondeln, telrdapat 29 relspondeln . ,7%) delngan kelnaikan BB tidak normal, lelbih belsar dibandingkan delngan kelnaikan BB ibul hamil normal yaitul selbanyak 24 relspondeln . ,3%) delngan kelnaikan BB ibul hamil normal Hubungan kenaikan BB ibu hamil dengan berat badan lahir bayi Hasil ulji Analisa bivariat antara variablel kelnaikan BB ibul hamil delngan belrat badan lahir bayi, delngan melnggulnakan ulji statistic chi sqularel delngan batas kelmaknaan 95% delngan julmlah relspondeln 53, dapat dilihat pada tablel dibawah ini: Tabel 4. Hubungan Kenaikan BB Ibu Hamil dengan Berat Badan Lahir Bayi NoKenaik Berat Badan lahir bayi an BB . Ibu <250 2500>400 Hamil n % n % n % 1 Normal 2 3, 2 39 1 2 Tidak 2 52 1 Normal Juml 2 3, 4 92 2 3, 64 | Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah Jumlah P Al-Insyirah Midwifery / Vol. No. Tahun 2024 Sulmbelr: Data Selkulndelr Belrdasarkan tabel 4 diatas dikeltahuli dari 24 relspondeln . ,3%) yang kelnaikan BB ibul hamil normal delngan belrat badan lahir bayi < 2500 gram selbanyak 2 relspondeln . ,8%) dan belrat badan lahir bayi > 4000 gram selbanyak 1 ,9%) dibandingkan delngan belrat badan 25004000 gram selbanyak 21 relspondeln . ,6%) seldangkan ulntulk kelnaikan BB ibul hamil tidak normal yaitul selbanyak 29 relspondeln . ,7%), delngan julmlah yang belrat badan lahir bayinya 25004000 gram selbanyak 28 relspondeln . ,8%), dibandingkan delngan belrat badan lahir bayinya > 4000 gram belrjulmlah 1 relspondeln . ,9%). Hasil ulji statistic chi sqularel pada tabel 4. 4 diatas dipelrolelh nilai p valulel selbelsar 0,279 > = 0,05, yang belrarti Ha diditolak dan H0 ditelrima, tidak ada hulbulngan antara kelnaikan belrat badan ibul hamil delngan belrat badan lahir bayi di PMB Sagita Palelmbang. PEMBAHASAN Usia Dari tabel 4. 1 diatas dikeltahuli bahwa dalam pelnel itian ini ulsia ibul telrbanyak ada pada relntang ulsia 20-35 tahuln yaitul selbelsar 49 relspondeln . ,5%), ulsia ini adalah ulsia yang sangat dianjulrkan dan tidak belrisiko ulntulk melngalami kelhamilan dan pelrsalinan, hal ini selsulai delngan telori Selmbiring, . yang melnyatakan bahwa dalam masa relprodulksi selhat dikelnal bahwa ulsia aman ulntulk kelhamilan dan pelrsalinan adalah 20-35 tahuln. Adanya ibul yang belrulsia > 35 tahuln dalam pelnel itian selbelsar 7,5% hal ini dapat belrelsiko melngalami ganggulan pada kelhamilan, hal ini selsulai delngan Selmbiring . , melnyatakan pada ulsia > 35 tahuln kondisi badan dan kelselhatan ibul mul ai melnulruln selhingga dapat melmpelngarulhi pelrtulmbulhan janin intra ultelri, organ tulbulh ibul julga mul ai melngalami pelnulrulnan fulngsi. Paritas Dari tabel 1 diatas dikeltahuli bahwa dalam pelnel itian ini selbanyak 29 relspondeln . ,7%) ibul delngan paritas 23, dan danya ibul delngan paritas > 3 selbanyak 13,2%, paritas 2-3 adalah paritas yang aman ulntulk kel ahiran, seldangkan paritas >3 melrulpakan paritas yang belrelsiko ulntulk mel ahirkan, hal ini selsulai delngan telori (Manulaba, . yang melnyatakan bahwa statuls paritas yang tinggi dapat melningkatkan risiko keljadian BBLR dan bayi lahir mati, hal telrselbult telrjadi karelna selmakin tinggi statuls paritasnya maka kelmampulan rahim ulntulk melnyeldiakan nultrisi bagi kelhamilan sel anjultnya selmakin melnulruln selhingga pelnyalulran nultrisi antara ibul dan janin telrganggul yang akhirnya dapat melngakibatkan BBLR. Berat Badan Lahir Bayi Belrdasarkan tabel 2 melnulnjulkkan bahwa selbanyak 53 relspondeln belrat badan lahir bayi belrkisar antara 25004000 gram selbanyak 49 relspondeln . ,5%), lelbih banyak dibandingkan delngan bayi delngan belrat badan lahir < 2500 gram dan > 4000 gram masingmasing selbanyak 2 relspondeln . ,8%). Dalam pelnel itian ini belrat badan lahir bayi celndelrulng normal yaitul 2500-4000 gram. Pelnel itian ini seljalan delngan hasil pelnel itian Sulbaim & Ariyanti, . delngan juldul pelningkatan belrat badan ibul saat hamil belrhulbulngan delngan belrat badan lahir bayi, yaitul dari 85 relspondeln didapat selbanyak 58 relspondeln . ,2%) delngan katelgori belrat lahir bayi normal, dan 27 relspondeln . ,8%) delngan katelgori belrat bayi lahir tidak normal. 65 | Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah Al-Insyirah Midwifery / Vol. No. Tahun 2024 Pelnel itian lain yang dilakulkan olelh Srimul yawati elt al. , . delngan juldul hulbulngan pelningkatan belrat badan ibul sel ama hamil delngan belrat lahir bayi di wilayah kelrja UlPTD Pulskelsmas Sulkamul ya Kabulpateln Kulningan 2017, dapat dikeltahuli bahwa 107 relspondeln selbagian belsar lahir delngan belrat badan normal selbanyak 96 relspondeln . ,7%), 6 relspondeln . ,6%) lahir delngan belrat badan belrlelbih . dan 5 relspondeln . ,7%) lahir delngan Belrat Badan Lahir Relndah (BBLR), sel ain makanan, belrat badan julga dipelngarulhi olelh faktor keltulrulnan ataul gelneltik dimana ibul delngan postulr tulbulh yang kelcil kelmulngkinan mel ahirkan bayi yang kelcil pul a. Melnulrult Fitriah elt al. , . kelkulrangan gizi sel ama hamil dapat belrakibat telrganggulnya pelrkelmbangan kelcelrdasannya, kelmulngkinan bayi lahir delngan belrat badan relndah dan bagi ibul kelmulngkinan dapat melngalami kelsul itan dalam mel ahirkan telrmasulk telrjadinya Melnulrult Armini elt al. , bayi barul lahir normal adalah bayi yang lahir delngan belrat badan 2500-4000 gram. Melnulrult asulmsi pelnel iti belrat badan lahir bayi sangat pelnting ulntulk dipelrhatikan karelna apabila bayi lahir delngan belrat badan kulrang maka akan belrdampak pada pelrtulmbulhan dan pelrkelmbangannya, olelh karelna itul ibul hamil pelrlul melmpelrhatikan nultrisi sel ama melngulrangi relsiko yang mulngkin akan telrjadi pada bayi barul lahir Kenaikan Berat Badan ibu Hamil Belrdasarkan hasil pelnel itian tabel 3 dikeltahuli bahwa 24 relspondeln . ,3%) delngan kelnaikan BB normal, dan 29 relspondeln . ,7%) delngan kelnaikan BB tidak normal. Melnulrult Fitriah elt al. , sel ama kelhamilan belrat badan ibul diharapkan belrtambah selkitar 9 Ae 12 kg, dan olelh karelna itul pelrlul dibelrikan makanan tambahan sel ain makanan selhari-hari Hasil pelnel itian telrdahul ul yang dilakulkan olelh Sulbaim & Ariyanti, . melnel iti pelningkatan belrat badan ibul saat hamil belrhulbulngan delngan belrat badan lahir bayi, melnulnjulkkan bahwa selbanyak 51 ,0%) pelningkatan belrat badan normal, seldangkan 34 relspondeln . ,0%) melngalami pelningkatan belrat badan tidak normal. Pelrtambahan belrat badan ibul sel ama hamil adalah ulkulran yang paling ulmulm ulntulk mel ihat statuls gizi wanita hamil dan janin sel ama Pelrtambahan belrat badan ibul sel ama masa kelhamilan telrjadi karelna adanya pelrtulmbulhan janin, plaselnta, dan pelrulbahan meltabolik tulbulh dari ibul. Pelnel itian lain yang dilakulkan olelh Lathifah, . yang melnel iti telntang hulbulngan kelnaikan belrat badan ibul sel ama hamil telrhadap belrat badan bayi saat lahir di BPS Wirahayul Panjang Bandar Lampulng, melnulnjulkkan bahwa kelnaikan ibul hamil yang selsulai delngan IMT telrdapat 14 orang . %) dan yang tidak selsulai telrdapat 26 orang . %). Statuls gizi ibul hamil melnelntulkan belrat bayi yang dilahirkan kelculkulpan gizi ibul hamil bisa dilihat dari kelnaikan belrat badannya sel ama hamil, pelrtambahan belrat badan ibul yang relndah ataul tidak selsulai melmpulnyai relsiko tinggi ulntulk mel ahirkan BBLR. Selhingga ibul hamil baiknya melngalami kelnaikan belrat badan. Pelnel itian ini julga sel aras delngan pelnel itian yang dilakulkan olelh Wigianita elt al. , . , hasil pelnel itian melnulnjulkkan selcara delskriptif bahwa kel ompok ibul delngan kelnaikan belrat badan saat hamil kulrang dari 9 kg mel ahirkan bayi delngan belrat badan 66 | Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah Al-Insyirah Midwifery / Vol. No. Tahun 2024 kulrang dari 2500 selbanyak 15,8%, seldangkan ibul delngan kelnaikan belrat badan saat hamil lelbih dari sama delngan 9 kg selbanyak 100% mel ahirkan bayi delngan belrat badan normal. Bayi delngan belrat lahir relndah yaitul kulrang dari 2500 gram pada pelnel itian ini dilahirkan olelh kel ompok ibul yang melmiliki kelnaikan belrat badan sel ama kelhamilan kulrang dari 9 kg. Melnulrult asulmsi pelnel iti, dalam pelnel itian ini telrdapat relspondeln delngan kelnaikan belrat badannya tidak normal, hal ini dikarelnakan kulrangnya asulpan nultrisi pada ibul hamil, selhingga belrat badan ibul sel ama hamil tidak melngalami kelnaikan yang signifikan. Analisa Bivariat Hubungan kenaikan BB ibu hamil Belrdasarkan tabel 4 diatas dikeltahuli dari 24 relspondeln . ,3%) yang kelnaikan BB ibul hamil normal delngan belrat badan lahir bayi < 2500 gram selbanyak 2 relspondeln . ,8%) dan belrat badan lahir bayi > 4000 gram selbanyak 1 ,9%) dibandingkan delngan belrat badan 25004000 gram selbanyak 21 relspondeln . ,6%) seldangkan ulntulk kelnaikan BB ibul hamil tidak normal yaitul selbanyak 29 relspondeln . ,7%), delngan julmlah yang belrat badan lahir bayinya 25004000 gram selbanyak 28 relspondeln . ,8%), dibandingkan delngan belrat badan lahir bayinya > 4000 gram belrjulmlah 1 relspondeln . ,9%). Melnulrult asulmsi pelnel iti bayi yang melmiliki belrat badan lahir > 4000 gram dikarelnakan kelnaikan BB ibul sel ama kelhamilan lelbih dari 15 kg selhingga melmbulat bayi lahir belsar. Hal ini seljalan delngan hasil pelnel itian Sulbaim & Ariyanti, . yang melnyatakan bahwa kel elbihan belrat badan ataulpuln kelkulrangan belrat badan pada ibul hamil dapat melnghambat pelrkelmbangan janin. Makin tinggi belrtambahnya belrat badan ibul hamil ada kelmulngkinan janin akan melngalami Bila belrat badan ibul yang sel ama melnyelbabkan tulbulh kelmbang janin melngalami hambatan selhingga jadi pelrsalinan prelmatulreltas dan belrat badan lahir relndah ulntulk masa gelstasinya. Dalam pelnel itian ini hasil ulji statistic chi sqularel pada tabel 4. 4 diatas dipelrolelh nilai p valulel selbelsar 0,279 > 0,05, yang belrarti Ha ditolak dan H0 ditelrima, tidak ada hulbulngan antara kelnaikan belrat badan ibul hamil delngan belrat badan lahir bayi di PMB Sagita Palelmbang. Hasil pelnel itian ini seljalan delngan pelnel itian Wigianita elt al. yang belrjuldul hulbulngan kelnaikan belrat badan ibul saat hamil dan belrat badan bayi barul lahir delngan hasil ulji FishelrAos Elxact didapatkan nilai p selbelsar 06 yang belrarti tidak telrdapat hulbulngan antara kelnaikan belrat badan ibul saat hamil delngan belrat badan bayi lahir walaulpuln selcara delskriptif belrdasarkan ulmulr, paritas, dan jarak kel ahiran telrdapat hulbulngan antara kelnaikan belrat badan ibul saat hamil delngan belrat bayi lahir, kelnaikan belrat badan ibul saat hamil akan diikulti delngan BBLR belrdasarkan ulmulr, paritas, maulpuln jarak kel ahiran. Pelnel itian lain yang seljalan delngan pelnel itian ini adalah pelnel itian Prisulsanti & Julwita . yang belrjuldul hulbulngan pelningkatan belrat badan ibul hamil delngan belrat badan bayi barul lahir, delngan hasil belrdasarkan analisa data didapatkan r hitulng 0,197 < r tablel 0,334 kelsimpul annya adalah tidak ada hulbulngan antara pelningkatan belrat badan ibul hamil delngan belrat badan bayi barul lahir hal ini dimulngkinkan bahwa kelnaikan belrat badan yang telrjadi sel ama kelhamilan diselbabkan olelh ultelruls dan isinya, bulah dada, belrtambahnya volulmel darah, cairan elkstra sel ul elr dan elkstravaskul elr. Hasil pelnel itian yang tidak sel aras delngan pelnel itian ini adalah pelnel itian yang dilakulkan olelh Srimul yawati elt al. pelningkatan belrat badan ibul sel ama hamil delngan belrat lahir bayi di wilayah kelrja UlPTD Pulskelsmas Sulkamul ya Kabulpateln Kulningan 2017, delngan hasil nilai p-valulel=0,005 yang belrarti ada hulbulngan signifikan antara kelnaikan 67 | Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah Al-Insyirah Midwifery / Vol. No. Tahun 2024 belrat badan sel ama hamil delngan keljadian bayi barul lahir. Melnulrult telori Sulsilowati & Kulspriyanto, . kelnaikan belrat badan adalah tanda kelhamilan yang selhat, belrat badan yang dipelrolelh mel ipulti janin, plaselnta, cairan amnion, melningkat dalam darah ibul dan volulmel cairan, jaringan payuldara dan cadangan lelmak saat melnyulsuli. Belrat badan kelhamilan yang selhat akan melmbantul ulntulk melnghindarkan bayi belrat lahir relndah (BBLR) dan melngulrangi risiko yang telrkait, selpelrti risiko telrjadinya pelnyakit di masa delwasa . elnyakit jantulng, hipelrtelnsi dan diabeltels mel lituls tipel . Melnulrult telori ibul hamil delngan ulsia antara 20-35 tahuln akan lelbih siap baik selcara jasmani maulpuln rohaninya ulntulk telrjadinya kelhamilan. Karelna pada ulsia telrselbult keladaan gizi selorang wanita lelbih baik bila dibandingkan delngan pada ulsia kulrang dari 20 tahuln dan lelbih dari 35 tahuln, seldangkan paritas 2-3 adalah paritas yang aman ulntulk kel ahiran, paritas melrulpakan salah satul risiko telrtinggi dan paling dominan selbagai pelnyelbab kelmatian ibul dan pelrdarahan post partulm, ibul delngan paritas tinggi >3 lelbih belrisiko melnyelbabkan BBLR pada bayi yang akan dilahirkan (Lulsiana elt al. , 2. Pada penelitian Susilojati & Handayani . juga mendapatkan hasil bahwa ibu dengan kenaikan berat badan hamil tidak normal sebagian besar masih melahirkan bayi dengan berat badan normal. Hal ini dapat dikarenakan bahwa berat badan bayi lahir tidak hanya dipengaruhi oleh kenaikan berat badan ibu saat hamil saja, namun terdapat faktor-faktor lainnya, seperti faktor ibu, faktor janin, faktor placenta, dan faktor lingkungan, selain itu juga seberapa sering melakukan kunjungan ante natal, anemia, umur gestasi janin saat kunjungan pertama ante natal, riwayat kehamilan yang buruk, berat badan ibu, status sosio-ekonomi, jarak kelahiran sebelumnya, jenis pekerjaan ibu, kadar besi dan asam folat, dan jenis kelamin bayi (Proverawati 2. Hasil penelitian Wigianita 2020 dilakukan uji FisherAos Exact pada didapatkan nilai p sebesar 0. 06 yang berarti tidak terdapat hubungan antara kenaikan berat badan ibu saat hamil dengan berat badan bayi lahir walaupun secara deskriptif berdasarkan umur, paritas, dan jarak kelahiran terdapat hubungan antara kenaikan berat badan ibu saat hamil dengan berat bayi lahir. Kenaikan berat badan ibu saat hamil akan diikuti dengan penurunan kejadian BBLR baik berdasarkan umur, paritas, maupun jarak kelahiran. (Wigianita. Hal ini selaras dengan penelitian Manuputy 2017 yaitu hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa sebagian besar pertambahan berat badan responden yang kurang dari rekomendasi atau lebih melahirkan bayi dengan berat badan lahir normal dan terdapat 1 ibu dengan pertambahan berat badan normal melahirkan bayi berat lahir rendah dan 1 ibu yang melahirkan bayi berat badan Analisis menggunakan uji spearman didapat p =0,155 dengan nilai = 0,05 sehingga p lebih besar dari nilai , yang berarti tidak terdapat hubungan antara pertambahan berat badan ibu selama hamil dengan berat badan lahir bayi di kota Manado. Tidak terdapat hubungan karena selain pertambahan berat badan ibu terdapat faktor lain yang dapat mempengaruhi berat badan lahir bayi antara lain faktor eksternal meliputi kebiasaan hidup ibu hamil, karakteristik asuhan antenatal dan keadaan social ekonomi keluarga juga berpengaruh terhadap pertumbuhan intrauterin dan internal yang meliputi usia ibu, paritas, jangka waktu kehamilan, jarak kehamilan, penyakit selama 6 kehamilan, dan faktor genetic (Manuputy, 2. 68 | Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah Al-Insyirah Midwifery / Vol. No. Tahun 2024 Melnulrult asulmsi pelnel iti dalam pelnel itian hulbulngan kelnaikan belrat badan delngan belrat badan lahir bayi hal ini bisa dikarelnakan karelna ada faktor lain yang belrhulbulngan delngan kelnaikan belrat badan lahir bayi selpelrti faktor plaselnta, janin dan lain-lain, faktor selpelrti halnya pelnel itian karaktelristik ibul mel ahirkan di PMB Sagita mayoritas ulsia ibul pada relntang hasil normal dan tidak telrmasulk faktor relsiko selhingga biarpuln BB ibul tidak normal maka BB lahir bayi akan teltap normal dikarelnakan pelnyelrapan plaselnta yang baik. SIMPULAN Relspondeln delngan ulsia yang tidak . -35 tahul. ,5%), dan relspondeln delngan ulsia yang belrelsiko (<20 tahuln dan > 35 tahul. selbanyak 4 relspondeln ,5%) Dikeltahuli karaktelristik belrdasarkan paritas ibul, selbanyak 26 relspondeln . ,7%) ibul delngan paritas 2-3, selbanyak 17 relspondeln . ,1%) ibul delngan paritas 1 dan 7 relspondeln . ,2%) ibul delngan paritas >3. Dikeltahuli kelnaikan belrat badan ibul hamil delngan katelgori normal selbanyak 24 relspondeln . ,3%) dan pada katelgori tidak normal selbanyak 29 relspondeln . ,7%). Dikeltahuli distribulsi frelkulelnsi belrat badan lahir bayi pada relntang belrat badan 2500-4000 gram selbanyak 49 relspondeln . ,5%), belrat badan < 2500 gram selbanyak 2 relspondeln . dan belrat badan > 4000 gram selbanyak 2 relspondeln . ,8%) Tidak Telrdapat hulbulngan yang belrmakna antara kelnaikan belrat badan ibul hamil telrhadap belrat badan lahir bayi delngan nilai p valulel 0,279 ( > 0,. DAFTAR PUSTAKA