Jurnal Berita Ilmu Keperawatan Vol. , 2021 p-ISSN: 1979-2697 e-ISSN: 2721-1797 Kajian Literatur: Peran Orang Tua yang Bekerja dengan Perkembangan Sosial Usia Prasekolah Monika Caterina1*. Ria Setia Sari2*. Febi Ratnasari3 Program Studi Keperawatan STIKes Yatsi Tangerang, 15114 Indonesia *Korespondensi: monicaterina98@gmail. 1,2,3 Abstrak: Usia prasekolah merupakan masa dimana anak mulai bersosialisasi, hal ini membutuhkan peran orang tua dalam membimbing, menyayangi, mengajarkan dan mengasuh anak. Orang tua yang bekerja memiliki waktu yang kurang dalam menjalankan perannya. Literatur ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana hubungan peran orang tua yang bekerja dengan perkembangan sosial anak usia sekolah. Metode yang digunakan yaitu penelusuran artikel penelitian ini melalui Google Scholar. ProQuest. EBSCO, dan Springer menggunakan kata kunci dan kriteria inklusi dalam jangka waktu artikel dari tahun 2015-2020. Hasilnya yaitu setelah penyaringan didapatkan 20 jurnal yang berhubungan dan hasil matriks sintesis dikelompokkan menjadi 3 kategori yaitu input, proses, dan Dalam literatur ini terdapat 5 penelitian tentang kelekatan orang tua, 13 penelitian tentang pola asuh dan 3 penelitian tentang status sosial ekonomi. Orang tua yang bekerja berperan dalam menjalin kelekatan, memberikan pengasuhan positif dan meningkatkan status sosial ekonomi untuk meningkatkan perkembangan sosial anak. Kata kunci: Orang Tua Bekerja. Perkembangan Sosial Abstract: Preschool age is a time when the child starts socializing, it requires the role of parents in guiding, loving, teaching and parenting. Working parents have less time in their roles. The purpose of this literature is to know how the relation between the role of parents working with the social development of preschool. The method used for the search for this research article through Google Scholar. ProQuest. EBSCO, and Springer uses keywords and inclusion criteria within the period of the article from 2015-2020. The result is there are 20 journals which related and results of matrix synthesis into 3 categories: input, process, and output. There are 5 studies on parent a achment, 13 studies on parenting and 3 studies on socioeconomic status. The role of working parents is building the a achment, providing good parenting and improving the socio-economic status to improve childrenAos social development. Keywords: Working Parents. Social Development PENDAHULUAN Perkembangan anak dapat disebabkan oleh faktor internal . aktor genetik yaitu fungsi organ pada tubuh ana. dan faktor eksternal . mur, pekerjaan, pendidikan, pengetahuan, sosial ekonomi, sarana belajar, kesehatan dan hubungan keluarg. Hasil riset Riskesdas pada tahun 2018, di negara Nepal perkembangan anak usia 3-5 tahun sebesar 64,4% pada tahun 2014, sedangkan Thailand yaitu 91,1%. Vietnam tahun 2014 yaitu 88,7%, dan Indonesia 2018 sebanyak 88,3% (Riskesdas, 2. Anak prasekolah merupakan anak yang belum menempuh sekolah dasar dengan usia 3-6 tahun. Indonesia prevalensi anak berumur 0-6 tahun di TK dalam kota sebanyak 62,18%, sedangkan di PAUD yaitu 29,05%. Pada usia prasekolah, anak mulai menerapkan interaksi sosialnya pada teman Jurnal Berita Ilmu Keperawatan. Vol. , 2021. p-ISSN:1979-2697. e-ISSN: 2721-1797 sebayanya dan lingkungan sekitar. Maka anak membutuhkan bimbingan orang tua karena dapat menjadi modal dalam menjalani kehidupan di masa depan. Beberapa negara di 54 negara berkategori maju, sekitar 50% anak usia 3-5 tahun menunjukkan gejala gangguan perilaku anti sosial. Fenomena gangguan perkembangan sosial juga terjadi pada 5-7% anak di Kanada dan Selandia Baru. Sedangkan pada negara berkembang seperti di Indonesia, permasalahan perkembangan sosial bagi anak usia dini ini juga memiliki risiko yang cukup tinggi karena kesadaran untuk mengatasi hal tersebut masih kurang (Rohmalina dkk. , 2. Dewasa ini, pada orang tua yang sibuk bekerja menyebabkan berkurangnya waktu dengan anak, hal tersebut dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak. Di Indonesia sendiri khususnya di Banten, angkatan pekerja di provinsi ini pada Februari 2019 sebanyak 6. 142 juta pekerja, bertambah menjadi 53. 916 pekerja dibandingkan Februari 2018. Untuk daerah kota Tangerang. Banten saja Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) berjumlah 63,67% (Riskesdas. Beberapa artikel telah membahas pekerjaan orang tua dengan perkembangan sosial anak seperti jurnal penelitian yang dilakukan oleh Juan Syalom Lombonaung, dkk . menunjukkan hasil kemampuan personal sosial anak ibu yang tidak bekerja lebih baik dari ibu yang bekerja (Lombonaung dkk. , 2. Mengamati hal tersebut membawa peneliti untuk menelaah dan menganalisis latar belakang di atas dalam sebuah kajian literatur dari beberapa artikel yang akan ditinjau. Kajian literatur tersebut terangkum dalam judul Peran Orang Tua yang Bekerja dengan Perkembangan Sosial Anak Usia Prasekolah. METODE Penelusuran dari beberapa jurnal yang telah dipublikasi dalam bentuk full text PDF menggunakan beberapa situs yaitu Google Scholar. ProQuest. Ebsco dan Springer. Dalam pencarian kajian literatur ini menggunakan beberapa kata kunci AuSocial developmentAy dan perkembangan sosial. Auworking parentsAy dan Auorang tua bekerjaAy. Kriteria pencarian yaitu artikel menggunakan bahasa Indonesia dan bahasa Inggris, responden merupakan anak prasekolah dan orang tua, perkembangan sosial, dan jangka waktu 5 tahun . Analisis sintesis dalam kajian literatur ini menggunakan matriks sintesis yang terdiri dari input, proses dan output. Berikut bagan pengumpulan literatur dalam kajian literatur ini: Bagan 1. Pengumpulan Literatur Jurnal Berita Ilmu Keperawatan. Vol. , 2021. p-ISSN:1979-2697. e-ISSN: 2721-1797 HASIL Dalam membuat ringkasan jurnal, penulis membuat matriks jurnal dengan bentuk kolom yang berisi peneliti, sampel, judul penelitian, sumber, dan hasil/kesimpulan penelitian. Pada matriks jurnal terdapat 20 jurnal berhubungan atau berpengaruh yang telah diringkas. Setelah membuat matriks jurnal, penulis membuat matriks sintesis. Dalam matriks sintesis tersebut menghasilkan 3 kategori yaitu . input yaitu kelekatan orang tua, pola asuh orang tua dan status sosial ekonomi orang tua, . proses yaitu perkembangan sosial anak, kompetensi sosial dan perilaku prososial anak dan . output yaitu pengaruh peran orang tua yang bekerja dengan perkembangan sosial anak usia prasekolah. Tabel 1. Matriks Sintesis Input Proses Kelekatan orang Pola asuh orang Status ekonomi orang Perkembangan sosial Kompetensi Perilaku Output Pengaruh peran orang tua yang bekerja dengan perkembangan sosial anak usia prasekolah Dalam membuat ringkasan jurnal, penulis membuat matriks jurnal dengan bentuk kolom yang berisi peneliti, sampel, judul penelitian, sumber, dan hasil/kesimpulan penelitian. Pada matriks jurnal terdapat 20 jurnal berhubungan atau berpengaruh yang telah diringkas. Setelah membuat matriks jurnal, penulis membuat matriks sintesis. Dalam matriks sintesis tersebut menghasilkan 3 kategori yaitu . input yaitu kelekatan orang tua, pola asuh orang tua dan status sosial ekonomi orang tua, . proses yaitu perkembangan sosial anak, kompetensi sosial dan perilaku prososial anak dan . output yaitu pengaruh peran orang tua yang bekerja dengan perkembangan sosial anak usia Tabel 2. Detail Matriks Sintesis Teori Input Jurnal 1 Kelekatan ibu-anak Jurnal 2 Pola asuh ibu Jurnal 3 Pengasuhan orang tua yang Perkembangan sosial anak usia 5-6 tahun Jurnal 4 Status ekonomi orang Kesiapan orang tua dan pola asuh psikososial Keterampilan sosial Jurnal 5 Proses Output Pertumbuhan anak dan perkembangan sosial anak Perkembangan sosial anak usia prasekolah Pengaruh kelekatan ibu-anak dengan pertumbuhan anak dan perkembangan sosial anak Hubungan pola asuh ibu bekerja dengan perkembangan sosial anak usia prasekolah Pengaruh pengasuhan orang tua yang bekerja terhadap perkembangan sosial anak usia 5-6 tahun Dampak status sosial ekonomi orang tua dengan keterampilan sosial anak Pengaruh kesiapan menjadi orang tua dan pola asuh Perkembangan sosial Jurnal Berita Ilmu Keperawatan. Vol. , 2021. p-ISSN:1979-2697. e-ISSN: 2721-1797 Jurnal 6 Jurnal 7 Jurnal 8 Jurnal 9 Jurnal 10 Jurnal 11 Jurnal 12 Jurnal 13 Jurnal 14 Jurnal 15 Jurnal 16 Jurnal 17 orang tua Pola wanita karir Perbedaan Pola asuh ibu bekerja dan ibu tidak bekerja Sikap sosial Perkembangan sosial Perkembangan perkembangan sosial anak Hubungan pola asuh wanita karier dengan sikap sosial anak Perbedaan orang tua bekerja dan orang tua yang tidak bekerja dengan perkembangan sosial anak Hubungan pola asuh ibu bekerja dan ibu tidak bekerja psikososial anak Pengaruh pola asuh orang tua perkembangan sosial anak Pengaruh pola asuh pengganti ibu: bibi atau nenek Pola asuh orang Pola pengganti ibu: bibi atau nenek Keterlibatan ayah-anak Perkembangan sosial Dukungan Peran ayah-anak, ibu-anak guru-anak Kerja orang tua dan pengasuhan ibu eAkasi diri Perkembangan sosial emosional anak Sosial Hubungan kerja sama orang tua dan nenek, pengasuhan ibu eAkasi diri dengan kompetensi Sosial anak Status emosional atau Tekanan yang posestif Hubungan orang tua dan Kompetensi anak prasekolah Hubungan ekonomi, emosional orang tua dengan kompetensi sosial anak Kompetensi sosial Hubungan tekanan ekonomi dan pengasuhan yang posistif dengan kompetensi sosial anak Kompetensi sosial Kompetensi sosial di rumah dan di prasekolah Perkembangan sosial Perkembangan kognitif dan sosial Perilaku anak prasekolah Kompetensi Hubungan ayah-anak di dalam keluarga yang beragam etnik dengan perkembangan kognitif dan sosial emosional anak Hubungan dukungan sosial dan pengasuhan anak dengan emosional anak Peran ayah-anak, ibu-anak dan guru- anak dengan perilaku pro-sosial anak prasekolah Jurnal Berita Ilmu Keperawatan. Vol. , 2021. p-ISSN:1979-2697. e-ISSN: 2721-1797 Jurnal 18 Jurnal 19 Jurnal 20 hubungan guru Pengasuhan orang tua Perilaku Hubungan perkawinan dan Kompetensi sosial Perkembangan Keterampilan sosial Pengasuhan orang tua dengan kompetensi sosial anak Perilaku pengasuhan orang tua prososial anak Hubungan perkawinan dan praktek pengasuhan orang tua dengan keterampilan sosial PEMBAHASAN Dari 20 jurnal yang didapatkan terdapat 5 penelitian yang membahas mengenai kelekatan, pada jurnal pertama menunjukkan bahwa status pekerjaan ibu berhubungan negatif dengan perkembangan sosial anak. Hal ini berarti bahwa ibu yang tidak bekerja memiliki waktu dan kesempatan membangun kelekatan yang lebih dari pada ibu yang bekerja dalam meningkatkan perkembangan sosial anak. Dengan kelekatan anak mampu menghadapi keadaan sosial yang baru dengan rasa percaya diri. Pada anak usia prasekolah menjadi masa kritis anak dalam mengembangkan rasa percaya pada orang tua dan lingkungannya (R. Sari dkk. , 2. Rasa tersebut dapat mengembangkan sosial emosi yang baik pada tahap berikutnya dan yang ditimbulkan dari adanya kelekatan atau ikatan antara ibu dengan anak (Wijirahayu dkk. , 2. Tidak hanya perlekatan ibu yang berpengaruh, tetapi perlekatan ayah juga berpengaruh dengan perkembangan sosial emosional anak. Salah satu peran ayah yaitu mengawasi anak terhadap tanda-tanda perilaku yang menyimpang sehingga ayah harus mendisiplinkan dan tegas kepada anak. Kehangatan ayah dapat membuat perhatian anak lebih tinggi, lebih sedikit berperilaku negatif dan kepedulian yang tinggi. Ada 13 penelitian yang membahas mengenai pola asuh atau pengasuhan orang tua. Beberapa penelitian yang membahas mengenai pola asuh, pola asuh demokratis merupakan pola asuh yang sangat baik untuk membentuk karakteristik anak yang dapat meningkatkan perkembangan sosial Tidak jarang dalam kesibukannya orang tua yang bekerja mempercayakan keluarga terdekat mereka untuk mengasuh anaknya. Kebanyakan orang tua yang bekerja mempercayakan kakek-nenek atau orang tua mereka untuk membantu mereka dalam mengasuh anak. Pengasuhan dapat dipengaruhi oleh konCik perkawinan. KonCik perkawinan yang menghancurkan mengakibatkan pengasuhan yang negatif dan kompetensi sosial yang kurang, sebaliknya konCik perkawinan yang membangun dapat memberikan pengasuhan yang positif dan dapat meningkatkan kompetensi sosial Penelitian yang membahas mengenai status sosial ekonomi sebanyak 3 penelitian. Status sosial ekonomi yang tinggi juga dapat meningkatkan perkembangan sosial anak. Orang tua dengan pendapatan dan pendidikan yang rendah dapat memberikan pengasuhan dan perkembangan sosial anak yang rendah. Pendapatan dan pendidikan orang tua yang tinggi dapat memberikan fasilitas dan pengetahuan untuk mengembangkan perkembangan sosial anak. Namun pada penelitian yang dilakukan oleh Shinyoung Jeon . menjelaskan bahwa ketika orang tua dapat mempertahankan pengasuhan positifnya, orang tua dapat melindungi kompetensi sosial anak bahkan di bawah tekanan ekonomi sekalipun (Jeon & Neppl, 2. Dalam sebuah keluarga ayah dan ibu memiliki peranan yang sama yaitu pertama, menjadi teladan bagi anak karena orang tua memiliki kewajiban dalam membentuk nilai dan norma yang baik dan dapat diyakini serta memberikan batasan perilaku yang dapat dilakukan atau yang tidak dapat Jurnal Berita Ilmu Keperawatan. Vol. , 2021. p-ISSN:1979-2697. e-ISSN: 2721-1797 Orang tua memberikan kasih sayang dan perhatian pada anak, anak berada di lingkungan keluarga yang penuh kasih sayang. Terakhir adalah orang tua menjalin komunikasi yang baik dengan anak, komunikasi menjadi jembatan dalam proses pendidikan orang tua yang dapat disampaikan secara efektif agar dapat diterima oleh anak dengan baik (Sunarsih, 2. Dalam kesibukkan orang tua yang bekerja, anak tetap membutuhkan peran orang tua untuk membimbing, mengajarkan dan mengasuh anak dengan maksimal sehingga anak dapat mendapatkan kemampuan dan kepercayaan diri dalam berinteraksi yang baik dengan orang lain. KESIMPULAN Berdasarkan 20 jurnal yang telah dibahas dapat disimpulkan bahwa peran orang tua yang bekerja mempengaruhi perkembangan sosial anak usia prasekolah. Dampak positifnya orang tua yang bekerja dapat meningkatkan status sosial ekonomi untuk meningkatkan perkembangan sosial anak. Namun dampak negatifnya adalah kesibukan orang tua dalam bekerja menyebabkan kelekatan yang terbangun antara orang tua dan anak menjadi kurang maksimal yaitu dalam membangun rasa percaya anak dengan lingkungannya yang berpengaruh dengan perkembangan sosial anak. Salah satu cara adalah orang tua yang bekerja dapat memberikan pengasuhan yang baik atau menerapkan pola asuh demokratis atau yang sesuai dengan kebutuhan anak untuk meningkatkan perkembangan sosial anak. Dalam telaah kajian literatur ini didapatkan bahwa peran orang tua yang bekerja yaitu membangun kelekatan dengan anak, memberikan pengasuhan yang baik dan meningkatkan status sosial ekonomi untuk meningkatkan perkembangan sosial anak. DAFTAR PUSTAKA