ANDASIH Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat ISSN: 2745-8938 Vol. No. April 2024 Penyuluhan Imunisasi Dasar Lengkap di Kampung Sendang Asih Kabupaten Lampung Tengah Dewi Listyorini1. Sri Suryani2 Akademi Kebidanan Alifa Pringsewu Sekolah Tinggi Ilmu Shuffah Al-QurAoan Abdullah Bin MasAoud Online Lampung Selatan e-mail: dewilistiyorini12@gmail. Abstract Immunization is one of the most effective ways to control and eradicate infectious diseases that can cause death. In fact, there are still many people in Sendang Agung Village who do not understand the importance of complete basic immunization for babies and toddlers. This community service activity aims to increase public knowledge about the importance of complete basic immunization for babies and toddlers in Sendang Agung Village. The methods used are lectures, discussions and questions and The activities were carried out at the Posyandu in Sendang Agung Village in March 2024. The implementation of this counseling went smoothly and was attended by 47 participants consisting of mothers of toddlers, cadres and village midwives at the Sendang Agung Community Health Center. Participants were enthusiastic when taking part in the counseling, this was proven by the large number of participants who asked questions during the question and answer session. The results of this counseling or outreach can increase knowledge among the people of Sendang Agung Village about the benefits of complete basic immunization for babies and toddlers. This counseling has had a positive impact on the participants, especially those who have not received complete basic immunization, to immediately take their babies and toddlers to the posyandu or other health facilities to receive immunization. It is hoped that after this outreach, the community will be more active in promoting the importance of complete basic immunization so that all babies and toddlers can get complete basic immunization. Keywords : Health Education. Basic Immunization. Toddlers Abstrak Imunisasi merupakan salah satu cara paling efektif untuk mengendalikan dan memberantas penyakit menular yang dapat mengakibatkan kematian. Faktanya, masih banyak masyarakat Kampung Sendang Agung yang belum mengerti tentang pentingnya imunisasi dasar lengkap untuk bayi dan balita. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pentingnya imunisasi dasar lengkap pada bayi dan balita di Kampung Sendang Agung. Metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi dan Tanya jawab. Pelaksanaan kegiatan dilaksanakan di Posyandu Kampung Sendang Agung pada bulan Maret 2024. Pelaksanaan penyuluhan ini berjalan dengan lancar dan diikuti oleh 47 peserta yang terdiri dari ibu balita, kader dan bidan desa Puskesmas Sendang Agung. Peserta antusias saat mengikuti penyuluhan, hal ini dibuktikan dengan banyaknya peserta yang bertanya saat sesi tanya jawab. Hasil penyuluhan atau sosialisasi ini dapat meningkatkan pengetahuan bagi masyarakat Kampung Sendang Agung tentang manfaat imunisasi dasar lengkap bagi bayi dan balita. Penyuluhan ini berdampak positif untuk para peserta khususnya bagi yang belum mendapatkan imunisasi dasar lengkap untuk segera membawa bayi dan balitanya ke posyandu atau fasilitas kesehatan lainnya untuk mendaptkan imunisasi. Diharapkan setelah dilakukan penyuluhan ini masyarakat lebih aktif dalam menggalakkan pentingnya imunisasi dasar lengkap sehingga semua bayi dan balita bisa mendapatkan imunisasi dasar lengkap. Kata Kunci : Penyuluhan Kesehatan. Imunisasi Dasar. Balita Penyuluhan Imunisasi Dasar Lengkap di Kampung Sendang Asih Kabupaten Lampung Tengah (Dewi Listyorini dk. ANDASIH Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat ISSN: 2745-8938 Vol. No. April 2024 PENDAHULUAN Setiap orang memiliki imunitas yang berbeda sehingga daya tahan seseorang terhadap penyakit juga berbeda-beda, ada yang mudah sakit ada yang memiliki sistem imun yang lebih kuat atau ada juga berbeda dari sisi tingkat keparahannya ketika terkena. Imunisasi adalah pemberian vaksin untuk melindungi dari penularan penyakit tertentu dan akan meningkatkan kekebalan tubuh dari penularan infeksi sejumlah penyakit menular di masa mendatang. Imunisasi tepat waktu selama masa kanak-kanak sangat penting karena membantu memberikan kekebalan sebelum anak-anak terpapar penyakit yang berpotensi mengancam Vaksin yang diberikan telah diuji untuk memastikan bahwa vaksin tersebut aman dan efektif untuk diterima anak-anak pada usia yang direkomendasikan (Direktorat Jendral Pelayanan Kesehatan, 2. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 12 Tahun 2017 tentang penyelenggaraan imunisasi menyebutkan jika imunisasi adalah suatu upaya untuk menimbulkan/ meningkatkan kekebalan seseorang secara aktif terhadap suatu penyakit sehingga bila suatu saat terpajan dengan penyakit tersebut tidak akan sakit atau hanya mengalami sakit ringan (Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 12 Tahun Data WHO pada tahun 2021 menunjukkan sebanyak 25 juta anak tidak mendapatkan imunisasi lengkap di tingkat global. Data ini menunjukkan 5,9 juta lebih banyak dari tahun 2019 dan jumlah tertinggi sejak tahun 2009. Sementara di Indonesia, jumlah anak yang belum di imunisasi lengkap sejak 2017 sampai tahun 2021 adalah 1,525,936 anak. Pada tahun 2022. Indonesia berusaha mengejar ketertinggalan dengan menutup gap imunitas melalui kegiatan BIAN (Bulan Imunisasi Anak Nasiona. , peningkatan advokasi dan sosialisasi kepada LP/LS, monitoring dan evaluasi capaian imunisasi secara rutin, on the job training, bimbingan teknis, dan penggerakkan kader (Kemenkes RI, 2. Berdasarkan jenis penyelenggaraannya, imunisasi dikelompokkan menjadi Imunisasi Program dan Imunisasi Pilihan. Imunisasi Program harus diberikan sesuai dengan jenis Vaksin, jadwal atau waktu pemberian yang ditetapkan dalam Pedoman Penyelenggaraan Imunisasi. Menurut Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 12 Tahun 2017 tentang penyelenggaraan imunisasi, seorang anak dinyatakan telah memperoleh imunisasi dasar lengkap apabila telah mendapatkan satu kali imunisasi HB-0, satu kali imunisasi BCG, tiga kali imunisasi DPT-HB/DPT-HB-HiB, empat kali imunisasi polio atau tiga kali imunisasi IPV, dan satu kali imunisasi campak. Informasi imunisasi dasar lengkap diperoleh dari catatan imunisasi maupun pengakuan ibu atau orang yang paling mengetahui riwayat imunisasi Sedangkan Imunisasi lanjutan merupakan kegiatan yang bertujuan untuk menjamin terjaganya tingkat imunitas terhadap penyakit tertentu pada anak umur di bawah dua tahun (Badut. Seorang anak dinyatakan telah mendapatkan imunisasi lanjutan apabila telah lengkap imunisasi dasar dan mendapatkan imunisasi DPT-HB-HiB dan campak lanjutan dalam rentang usia 18-24 bulan. Interval pemberian imunisasi DPT-HB-HiB minimal 12 bulan dari imunisasi DPT-HB-HiB 3 dan pemberian imuniasi campak minimal 6 bulan dari imunisasi campak dosis pertama. Informasi imunisasi lanjutan diperoleh dari anak umur 24-35 bulan yang menerima imunisasi satu dosis vaksin DPT-HB-HiB lanjutan dan satu dosis vaksin campak lanjutan, baik menurut catatan imunisasi maupun pengakuan (Riskesdes kemenkes RI. Imunisasi merupakan salah satu cara paling efektif untuk mengendalikan dan memberantas penyakit menular yang dapat mengakibatkan kematian. Manfaat imunisasi secara nyata dapat dirasakan oleh semua kalangan, bahkan bagi kelompok masyarakat yang paling terpinggirkan. Pada orang dewasa, imunisasi memperkuat mekanisme pertahanan tubuh sehingga individu terhindar dari penularan ataupun komplikasi yang disebabkan oleh beberapa penyakit tertentu. Bagi anak-anak, imunisasi memberi dampak yang bahkan lebih signifikan, dan merupakan salah satu strategi terbaik untuk menurunkan angka kematian anak. Imunisasi anak juga memiliki fungsi penting untuk mencegah berbagai risiko kesehatan sejak usia dini hingga memasuki usia dewasa. Penyuluhan Imunisasi Dasar Lengkap di Kampung Sendang Asih Kabupaten Lampung Tengah (Dewi Listyorini dk. ANDASIH Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat ISSN: 2745-8938 Vol. No. April 2024 Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) periode 2019- 2024 Indonesia telah menetapkan target bahwa 90% anak berusia 12-23 bulan dan 80% bayi berusia 0-11 bulan di 488 kabupaten/kota akan memperoleh imunisasi dasar lengkap di tahun 2024. (Kemenkes, 2. Namun, tetap saja masih ada bayi dan balita yang tidak mendapatkan imunisasi secara lengkap. Alasan bayi tidak mendapatkan imunisasi lengkap adalah karena alasan informasi, motivasi dan situasi. Alasan informasi berupa kurangnya pengetahuan ibu tentang kebutuhan, kelengkapan dan jadwal imunisasi, ketakutan akan imunisasi dan adanya persepsi salah yang beredar di masyarakat tentang imunisasi. Alasan motivasi berupa penundaan imunisasi, kurangnya kepercayaan tentang manfaat imunisasi dan adanya rumor yang buruk tentang imunisasi. Alasan situasi berupa tempat pelayanan imunisasi yang terlalu jauh, jadwal pemberian imunisasi yang tidak tepat, ketidakhadiran petugas imunisasi, kurangnya vaksin, orang tua yang terlalu sibuk, adanya masalah dengan keluarga, anak yang sakit, terlalu lama menunggu dan biaya yang tidak terjangkau. Namun yang paling berpengaruh adalah karena anak sakit, ketidaktahuan ibu akan pentingnya imunisasi, ketidaktahuan waktu yang tepat untuk mendapatkan imunisasi berikutnya dan ketakutan akan efek samping imunisasi. Data ini menunjukan bahwa pengetahuan sangat berperan penting dalam pemberian imunisasi pada bayi (Darmin et al. , 2. Berdasarkan hasil survey yang telah dilakukan bahwa masih terdapat bayi dan balita di Kampung Sendang Asih yang tidak diberikan imunisasi dasar lengkap yang disebabkan oleh kurangnya pengetahuan ibu mengenai pentingnya imunisasi dasar lengkap, serta adanya ketakutan ibu mengenai efek samping yang muncul setelah bayi dan balita di imunisasi. Berdasarkan fenomena diatas, maka kami tertarik untuk melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat tentang Pentingnya imunisasi dasar lengkap bagi Bayi dan Balita. METODE PENELITIAN Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Kampung Sendang Asih Kabupaten Lampung Tengah pada tanggal 20 Maret 2024 jam 09. 00 WIB sampai dengan jam 00 WIB dengan jumlah peserta sebanyak 47 orang. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa penyuluhan pentingnya pemberian imunisasi dasar lengkap pada bayi dan Kegiatan dimulai dengan pembukaan dan sambutan dari Bidan Desa Kampng Sendang Asih, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi penyuluhan dengan menggunakan media lembar balik, kemudian pemateri menjelaskan secara ringkas dan jelas tentang pentingnya pemberian imunisasi dasar lengkap pada bayi dan balita antara lain tentang definisi dan macam-macam imunisasi, manfaat imunisasi dan efek samping dari imunisasi. Setelah penyampaian materi, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Tahapan evaluasi bertujuan untuk mengetahui seberapa jauh pemahaman peserta pada materi yang disampaikan dengan memberikan pertanyaan secara acak. Setelah tahap evaluasi dilaksanakan, dilakukan penutupan acara, peneliti juga memberikan doorprize kepada peserta yang menjawab pertanyaan dengan benar. HASIL DAN PEMBAHASAN Imunisasi memang tidak 100% mencegah seseorang tidak terkena penyakit tersebut, namun pada orang yang sudah diimunisasi tingkat keparahan penyakit dapat berkurang secara Imunisasi biasanya menimbulkan efek samping yang dikenal dengan sebutan kejadian ikutan paska imunisasi (KIPI) berupa nyeri, demam atau sakit kepala. Namun perlu diingat. KIPI tidak selalu terjadi pada setiap orang yang diimunisasi. Jika pun terjadi gejala ringan cenderung lebih sering terjadi dibandingkan reaksi radang atau alergi serius terhadap vaksin (Kemenkes, 2. Manfaat imunisasi bagi bayi dan anak jauh lebih besar dibandingkan risiko efek Imunisasi juga mengurangi dan menghilangkan kecemasan anak tertular penyakit berbahaya sehingga merasa lebih yakin anak-anak akan menjalani proses tumbuh kembangnya Penyuluhan Imunisasi Dasar Lengkap di Kampung Sendang Asih Kabupaten Lampung Tengah (Dewi Listyorini dk. ANDASIH Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat ISSN: 2745-8938 Vol. No. April 2024 dengan sehat dan aman serta terbukti memberikan perlindungan secara cepat, aman dan sangat efektif . elatif murah atau cost effectiv. (Kemkes, 2. Penyuluhan ini sangat penting bagi ibu-ibu yang mempunyai bayi dan balita di Kampung Sendang Asih mengingat masih banyak ibu yang belum memberikan imunisasi lengkap kepada anaknya dengan masih belum paham dan persepsi kurang baik terhadap imunisasi, padahal imunisasi sangatlah penting bagi bayi dan balita untuk menurunkan angka kejadian tertular penyakit bahkan angka kematian pada bayi dan balita akibat penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi. Berikut hasil dokumntasi dari kegiatan penyuluhan/ sosialisasi pentingnya imunisasi dasar lengkap untuk bayi dan balita di Kampung Sendang Agung. Gambar 1. 1 Penyuluhan Pentingnya Imunisasi Dasar Lengkap untuk Bayi dan Balita di Kampung Sendang Agung KESIMPULAN Edukasi kesehatan dalam bentuk penyuluhan merupakan salah satu metode promosi kesehatan yang cukup efektif dalam merubah perilaku kesehatan masyarakat khususnya tentang pemberian imunisasi dasar lengkap. Kegiatan ini berjalan dengan lancar, sesuai dengan yang direncanakan serta tidak mengalami kendala yang berarti. Penyuluhan ini berdampak positif untuk para peserta khususnya bagi yang belum mendapatkan imunisasi dasar lengkap untuk segera membawa bayi dan balitanya ke posyandu atau fasilitas kesehatan lainnya untuk mendaptkan imunisasi. DAFTAR PUSTAKA