MENGUCAPKAN SALAM DALAM PEMBENTUKAN AKHLAKUL KARIMAH DI SEKOLAH Susrianingsih Dosen Sekolah Tinggi Agama Islam Serdang (STAIS) Lubuk Pakam Jln. Negara Km. 27 - 28 No. 16 Telp. 7952252 - Lubuk Pakam Kab. Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara Kode Pos: 20525 email: susrianingsihspdi@gmail. Abstract: Islamic teachings strongly encourage praying for one another and among the words that contain prayers are greetings. In summary assalamu'alaikum means to convey a message of peace, respect and prayer. Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh means "may salvation, blessings and compassion . from Allah be with you / you". The Koran asserts, besides prayer, greetings are moral honors are: "The will of the human soul that gives rise to actions easily due to habits, without requiring consideration of the mind first. Akhlakul karimah in human life occupies an important place, as individuals and communities. If the character is good, it will be able to raise the status of a high degree and noble for himself, but if the character is damaged, then the low degree. Good character always makes someone feel safe and calm. Keywords: Saying Greetings. Formation of Morals. School. PENDAHULUAN Dalam ajaran Islam kita sangat dianjurkan untuk saling mendoakan antara satu dengan yang lainnya dan diantara ucapan yang mengandung doa itu adalah ucapan salam. Dalam perspektif Islam, mengucapkan salam assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh atau ringkasnya assalamu'alaikum artinya menyampaikan pesan damai, rasa hormat, dan doa. Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh artinya "semoga keselamatan, keberkahan, dan kasih sayang . dari Allah SWT menyertai Anda/kalian". Al-Quran menegaskan, selain doa, salam adalah penghormatan. ENEcEaEO ACACOEICAA AeAC EOAuAAEA ACeaE auAA Ca CAEaA A aCnCOECc Ea aEAyEaAC aCEaEaA aCnCOaE AACCOEIaIEaA AUEECOEsACUEA AACUEa Artinya: "Apabila kamu diberi penghormatan dengan suatu penghormatan, maka balaslah pengormatan itu dengan lebih baik daripadanya. Atau balaslah penghormatan itu . engan yg serup. Sesungguhnya Allah selalu membuat perhitungan atas segala sesuatu" ( QS AnNisaa': . Definisi akhlak adalah AuKehendak jiwa manusia yang menimbulkan perbuatan dengan mudah karena kebiasaan, tanpa memerlukan pertimbangan pikiran terlebih Ay (Thoha, dkk. Akhlak atau akhlakul karimah yakni akhlak yang baik memegang peranan penting bagi manusia, bahkan merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan manusia. Kepentingan akhlak ini tidak saja dirasakan oleh manusia itu sendiri dalam keluarga maupun masyarakat akan tetapi akibatnya dirasakan juga dalam kehidupan bernegara. Akhlakul karimah dalam kehidupan manusia menempati tempat yang penting. Sebagai individu maupun masyarakat. Apabila akhlaknya baik, maka akan dapat mengangkat status derajat yang tinggi dan mulia bagi dirinya, akan tetapi bila akhlaknya rusak, maka derajatnya yang rendah. Akhlak yang baik selalu membuat seseorang merasa Jurnal Al-Fikru Thn. Xi. No. Juli Ae Desember 2019 A ISSN 1978-1326 aman dan tenang. Sehingga diharapkan apabila seseorang mengucapkan salam kepada orang lain berarti telah mendoakan seseorang maka dapat dipastikan orang yang memberikan salam tersebut mempunyai akhlak yang baik atau berakahlakul karimah. PEMBAHASAN Pengertian Salam Menurut Islam Menurul al-Khauli . Aual salamAy adalah termasuk al-AsmaAoal-Husna . ama-nama Alla. , sedangkan makna AssalamuAoalaikumAy adalah dalam penjagaan Allah, sama makna ketika diucapkan AuAllahu maAoakaA. Allahu yasahbukaAy. Atau salam itu bermakna keselamatan yakni AuSemoga keselamatan dari Allah selalu menyertai kalianAy. Dalam pembahasan tentang salam sebagaimana dijelaskan al-Khauli dapat dijelaskan hal-hal sebagai berikut: Perintah Menebarkan Salam Syariat Islam yang sempurna mengajarkan kaum muslimin untuk selalu meningkatkan kecintaan terhadap saudara semuslim, merekatkan persaudaraan dan kasih Dan untuk mewujudkan hubungan persaudaraan dan kasih sayang ini, maka syariat Islam memerintahkan untuk menyebarkan salam. Syiar Islam yang satu ini adalah termasuk syiar Islam yang sangat besar Namun begitu, sekarang ini salam sering sekali ditinggalkan dan diganti dengan salam salam yang lain, entah itu dengan good morning, selamat pagi, selamat siang, salam sejahtera atau sejenisnya. Tentunya seorang muslim tidak akan rela apabila syariat yang penuh berkah lagi manfaat ini kemudian diganti dengan ucapan-ucapan lain. Allah berfirman: ECaECsAA aEA CiEaAuCaEaA ACIAAiECOAA aEA CiEaAuCa CoAAEAEaCOEaNECa . Artinya: AuMaukah kamu mengambil sesuatu yang rendah sebagai pengganti yang lebih baik?Ay (Q. Al Baqarah: . Apa yang ditetapkan Allah untuk manusia, itulah yang terbaik. Allah berfirman: AoaEsACOAEu AoACAACsCAAEAC Ca EaCOAoEaE EAEaC AoACCOEaC EAaEAEICEEAeAA ACeaE aEAOEaCAE AAoAAECUEA AaEAIEaCO AACUEaE . Artinya: AuMaka apabila kamu memasuki . uatu rumah dar. rumah-rumah . hendaklah kamu memberi salam kepada . enghuninya yang berarti member sala. kepada dirimu sendiri, salam yang ditetapkan dari sisi Allah, yang diberi berkat lagi baik. Ay (QS. AnNur: . Disamping itu juga diperintahkan oleh Rasulullah Muhammad Saw. haditsnya: BaroAo bin Azib berkata: A O IEO O EI OIO E ONA EOAA:AIN OE NEE IEO NOE NEE OEA A )AOOI IEEOI OA EEI O EEI (IAI EONA Artinya: AuRasulullah memerintahkan kami dalam tujuh perkara: Kami diperintah untuk mengiringi jenazah, menjenguk orang sakit, memenuhi undangan menolong orang yang dizholimi, memperbagus pembagian, menjawab salam dan mendoakan orang yang bersinAAy (An Nawawy Imam Abu Zakaria Yahya Bin Syarf, tt:. Ibnu Hajar Al Asqolani berkata. AuPerintah menjawab salam maksudnya yaitu menyebarkan salam di antara manusia agar mereka menghidupkan syariatnya. Ay (Fathul Bari 11/. Dari Abu Huroiroh. Rasulullah shallallahuAoalaihi wa sallam bersabda: a ca a e a a a a e a a a e a a a e a ca a a a ca a a ca a a e a a a a e a ca a a ca a e Aa a e a a aIA AEE aI a eO aIE eIA AON a a e a eI AOA A OE EEI EO O au AEIA. AE EO EI O aIIO OE aIIO O OA A ONIEIA 132 | Mengucapkan Salam dalam Pembentukan Akhlakul Karimah di Sekolah Jurnal Al-Fikru Thn. Xi. No. Juli Ae Desember 2019 A ISSN 1978-1326 Artinya: AuTidaklah kalian masuk surga hingga kalian beriman. Dan tidaklah kalian beriman hingga saling mencintai. Maukah kalian aku tunjukkan suatu amalan yang jika kalian kerjakan niscaya kalian akan saling mencintai? Tebarkanlah salam di antara kalian. Ay (An Nawawy Imam Abu Zakaria Yahya Bin Syarf, tt:. Etika Salam Imron bin Husain berkata: A AEA. A EEI EOEI A EON uI EA: A EI AE NEE EON O EI AEA A EEI EOEI OI NEE AA: A uI AEA. A A: AEI AE NEE EON OEIA A EEI EOEI OI NEE OENA: A uI AEA. A OA:A AE AEA. AEONA A uEuO ON OO OEIOA: A AE AEA. AA EONA Artinya: AuAda seorang laki-laki yang datang kepada Nabi seraya mengucapkan AssalamuAoalaikum. Maka nabi menjawabnya dan orang itu kemudian duduk. Nabi berkata. AuDia mendapat sepuluh pahala. Ay Kemudian datang orang yang lain mengucapkan AssalamuAoalaikum warahmatullah. Maka Nabi menjawabnya dan berkata. AuDua puluh pahala baginya. Ay Kemudian ada yang datang lagi seraya mengucapkan AssalamuAoalaikum warahmatullahi wa barakatuh. Nabi pun menjawabnya dan berkata. AuDia mendapat tiga puluh pahala. Ay (HR: Abu Dawud. Tirmidzi dan Ahma. (An Nawawy Imam Abu Zakaria Yahya Bin Syarf, tt:. Dari hadits tersebut dapat diambil beberapa kesimpulan, yaitu: memulai salam hukumnya sunnah bagi setiap individu, berdasar pendapat terkuat. Menjawab salam hukumnya wajib, berdasarkan kesepakatan para ulama. Salam yang paling utama adalah dengan mengucapkan AssalamuAoalaikum warahmatullahi wa barakatuh, kemudian AssalamuAoalaikum warahmatullah dan yang terakhir AssalamuAoalaikum. Menjawab salam hendaknya dengan jawaban yang lebih baik, atau minimal serupa dengan yang mengucapkan. Allah berfirman: ENEcEaEO ACACOEICAA AeAC EOAuAAEA ACeaE auAA Ca CAEaA A aCnCOECc Ea aEAyEaAC aCEaEaA aCnCOaE AACCOEIaIEaA AUEECOEsACUEA AACUEa Artinya: AuApabila kamu diberi penghormatan dengan sesuatu penghormatan, maka balaslah penghormatan itu dengan yang lebih baik dari padanya, atau balaslah penghormatan itu . engan yang serup. Sesungguhnya Allah memperhitungankan segala sesuatu. Ay (Q. Nisa: . Salam Kepada Orang Yang Dikenal dan Tidak Dikenal Termasuk mulianya syariat ini ialah diperintahkannya kaum muslimin untuk memberi salam baik pada orang yang dikenal maupun orang yang belum dikenal. Rasulullah bersabda. AuSesungguhnya termasuk tanda-tanda hari kiamat apabila salam hanya ditujukan kepada orang yang telah dikenalAy. (HR : Ahmad dan Thobron. (Sumber . http://muslim. id/akhlaq-dan-nasehat/tebarkan-salam. Adapun mengucapkan salam menurut Islam sebagimana Allah SWT berfirman dalam Surat Al-Hasyr Ayat 23: A ECaEOaNEAOEa ECcACaEa ECeCEEsCeAEEa EoEIEaAOECUAAEAOEa EAEaACEAEAOEa EAaCAACCa ECAcOEAEa EAEaOEa aEA CAEaA AACAAEaA AOA CiEaAuCa Ca aEA ENEUEUEO CoAAEAEaCaECECE ACAOAE Ca AACAAEAECo Artinya: AuDialah Allah, tidak ada ilaah . yang layak kecuali Dia. Maha Rajadiraja, yang Maha Suci. Maha Sejahtera. Maha Mengaruniai rasa aman. Maha Memelihara. Maha Perkasa. Maha Kuasa. Maha Memiliki segala keagungan. Maha Suci Susrianingsih . Jurnal Al-Fikru Thn. Xi. No. Juli Ae Desember 2019 A ISSN 1978-1326 Allah dari segala yang mereka persekutukanAy. (Q. Al-Hasyr Ayat . Kesimpulannya, bahwa Salam berarti, . Mengingat . Allah SWT, . Pengingat diri, . Ungkapan kasih sayang antar sesama Muslim, . Doa yang istimewa, dan . Pernyataan atau pemberitahuan bahwa Auanda aman dari bahaya tangan dan lidahkuAy Hadits Rasulullah Saw. Merangkumnya dengan indah: AuMuslim sejati adalah bahwa dia tidak membahayakan setiap Muslim yang lain dengan lidahnya dan tangannyaAy. Jika kita memahami hadits ini saja, sudahlah cukup untuk memperbaiki semua umat Muslim. Karena itu Rasulullah Muhammad SAW sangat menekankan penyebaran pengucapan Salam antar sesama Muslim dan beliau menyebutnya sebagai perbuatan baik yang paling utama diantara perbuatan-perbuatan baik yang anda kerjakan. Allah berfirman didalam Al-QurAoan Surat An-Nisa Ayat 86: ENEcEaEO ACACOEICAA AeAC EOAuAAEA ACeaE auAA Ca CAEaA A aCnCOECc Ea aEAyEaAC aCEaEaA aCnCOaE AACCOEIaIEaA AUEECOEsACUEA AACUEa Artinya: AuApabila kamu dihormati dengan suatu penghormatan maka balaslah dengan penghormatan yang lebih baik, atau balaslah dengan yang serupa. Sesungguhnya Allah akan memperhitungkan setiap yang kamu kerjakanAy. (Q. An-Nisa : . Assalamualaikum . ahasa Arab: al-salamu'alaikum. selamat sejahtera ke atas kamu semu. merupakan ucapan salam dalam bahasa Arab, dan digunakan oleh umat Islam. Ucapan ini adalah sunah Nabi Muhammad s. , yang dapat merekatkan ukhuwah Islamiyyah umat Muslim di seluruh dunia. Memberi salam adalah sunat, sedangkan menjawabnya adalah wajib. Salam ini juga digunakan oleh masyarakat Kristiani di Timur Tengah yang mempunyai arti "kedamaian dan kesejahteraan" bagi yang mengucapkan salam dan penerima salam tersebut. Salam ini sama dengan salam shalom aleichem dalam bahasa Ibrani. Dengan demikian kita bisa mengambil kesimpulan bahwa, membalas Salam dengan tiga frase . nak kalima. itu hukumnya Sunnah, yaitu cara yang dilakukan Nabi Muhammad SAW. Kebijaksanaan membatasi Salam dengan tiga frasa ini karena Salam dimaksudkan sebagai komunikasi ringkas bukannya pembicaraan panjang. Di dalam ayat ini Allah SWT menggunakan kalimat obyektif tanpa menunjuk subjeknya. Al-QurAoan mengajarkan etika membalas penghormatan. Disini secara tidak langsung kita diperintah untuk saling memberi salam. Tidak adanya subyek menunjukkan bahwa hal saling memberi salam adalah kebiasaan normal dan wajar yang selalu dilakukan oleh orang-orang beriman. Tentu saja yang mengawali mengucapkan salamlah yang lebih dekat kepada Allah SWT sebagaimana sudah dijelaskan diatas. Dalam menanggapi hal tersebut di atas Hasan Basri menyimpulkan bahwa: AuMengawali mengucapkan salam sifatnya adalah sukarela, sedangkan membalasnya adalah kewajibanAy. Hal ini dapat ditarik kesimpulan, mendahului memberi salam dan membalasnya juga termasuk yang diperhitungkan. Maka kita hendaknya menyukai mendahului memberi salam. Sama halnya kita harus membalas salam demi menyenangkan Allah SWT dan menyuburkan kasih-sayang diantara kita semua. Rasulullah SAW selanjutnya memberikan arahan memberi salam bahwa: . Orang yang berkendaraan harus member salam kepada pejalan-kaki, . Orang yang berjalan kaki memberi salam kepada yang duduk, . Kelompok yang lebih sedikit memberi salam kepada kelompok yang lebih banyak jumlahnya, . Yang meninggalkan tempat memberi salam kepada yang tinggal, . Ketika pergi meninggalkan atau pulang ke rumah, ucapkanlah salam meski tak seorangpun ada di rumah . alaikat yang akan menjawa. , . Jika bertemu berulang-ulang maka ucapkan salam setiapkali bertemu. 134 | Mengucapkan Salam dalam Pembentukan Akhlakul Karimah di Sekolah Jurnal Al-Fikru Thn. Xi. No. Juli Ae Desember 2019 A ISSN 1978-1326 Pengecualian kewajiban menjawab salam: . Ketika sedang sholat. Membalas ucapan salam ketika sholat membatalkan sholatnya, . Khatib, orang yang sedang membaca Al-QurAoan, atau seseorang yang sedang mengumandangkan Adzan atau Iqamah, atau sedang mengajarkan kitab-kitab Islam, . Ketika sedang buang air atau berada di kamar mandi. Selanjutnya. Allah SWT menerangkan keutamaan salam di dalam Alquran: EAaEAAoEaAC CAAEaAOAE EaC CEACAeAA A aOEACCsa EaAEICEEAAe ACeaE EAaEACoaCc aNAA A EAaEAECUaE EAaCaCo EAAEAAE aoEaANCACEAACEaA aEAoEaACEAECE CoeaAuCa aEAAuAA AACUEa ENEaEsEO EeAaCUEaAc EnCcAEEAE CEACAeaE aECa CEsAEaCOEEAA AAEaAC a CAaEAa aCaCA AAUEEAECo Artinya: AuJika orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat Kami (Al-QurAoa. datang kepadamu, ucapkanlah AuSalaamunAoalaikum . elamat-sejahtera bagim. Ay. Tuhanmu telah menetapkan bagi diri-Nya kasih-sayang. (Yait. Bahwa barangsiapa berbuat kejahatan karena kejahilannya . idak tahu/bodo. kemudian ia bertaubat setelah itu dan memperbaiki diri, maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha PenyayangAy. (Q. Al-AnAoam:. Di ayat ini Allah SWT memerintah Nabi Muhammad SAW sehubungan dengan orang-orang beriman yang miskin, yang hampir semuanya menumpang tinggal di tempat para sahabat. Walaupun orang-orang kafir yang kaya meminta agar Rasulullah SAW mengusir para dhuafa itu supaya orang-orang kaya itu bisa bersama Rasulullah. Allah SWT memerintahkan Nabi Muhammad SAW untuk menyambut para dhuafa Muslim itu dengan AuAssalamuAoalaikumAy pada saat kedatangan mereka. Hal ini mengandung arti menyampaikan penghormatan dari Allah SWT kepada mereka. Ini adalah kehormatan dan penghargaan yang tinggi bagi Muslim yang miskin dan tulus hati. Manfaat Salam Setiap orang menginginkan kenyamanan dan kedamaian penuh rasa kasih saying dan keramahan di rumah, menginginkan lingkungan tempat tinggalnya dan tempat bekerjanya dapat memberikan rasa nyaman dan damai kepada dirinya. Rasulullah Saw pernah memberikan sebuah tips kepada kita untuk memenuhi keinginan kita akan rasa nyaman dan damai penuh kasih sayang. Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra. Beliau berkata bahwa Rasulullah Saw bersabda: AE EOI EI O IIO OE IIO O O OE EEI EO O u AEION IA )AAO EEI OIEI (ON IEIA Artikel: AuKalian tidak akan masuk surga sehingga kalian beriman, dan kalian tidak beriman sampai kalian sehingga kalian saling mengasihi dan mencintai, apakah kalian mau aku tunjukkan kepada sebuah amalan yang apabila kalian amalkan, kalian akan saling mengasihi dan mencintai?, terbarkanlah salam diantara kamuAu. (An Nawawy Imam Abu Zakaria Yahya Bin Syarf, tt:. Sabda Rasulullah Saw di atas menginformasikan kepada kita bahwa untuk masuk surga syaratnya haruslah beriman, dan itu merupakan hal yang pasti dan wajib, karena bagaimana mungkin seseorang akan masuk surga kalau dia tidak beriman kepada Allah dan hari akhir di mana di sana ada surga dan neraka. Namun Rasulullah Saw melanjutkan bahwa salah satu indikator seorang yang beriman adalah ia gemar mengasihi dan mencintai, bahkan terhadap orang yang berbuat jahat kepadanya sekalipun. Lantas Rasulullah Saw menawarkan tips yang mudah dan simpel namun pengaruhnya luar biasa untuk menciptakan suasana saling mengasihi dan mencintai, apakah itu?, gemarlah menebar salam diantara sesama. Sebagaimana hadits Rasulullah Saw, ketika ada Susrianingsih . Jurnal Al-Fikru Thn. Xi. No. Juli Ae Desember 2019 A ISSN 1978-1326 seseorang yang bertanya kepada Beliau: )AO EEI O EE I EI OE EEI EO I A OI EI A (IAI EONA Artinya: AuApakah amalan terbaik dalam Islam?Ay Rasulullah SAW menjawab: Berilah makan orang-orang dan tebarkanlah ucapan salam satu sama lain, baik kamu saling mengenal ataupun tidak. Ay (An Nawawy Imam Abu Zakaria Yahya Bin Syarf, tt:. Salam dalam Islam berbeda dengan ucapan AuSelamat pagiAy. AuSelamat siangAy. AuSelamat malamAy. Salam dalam Islam mengandung makna yang sangat dalam. Salam dalam Islam mengandung doAoa, seorang muslim yang terlebih dahulu mengucapkan salam kepada muslim yang lain, berarti ia mendoAoakannya. AuSemoga keselamatan, kesejahteraan, rahmat, berkah dan ampunan dari Allah tetap bagimuAy. Demikian sebaliknya muslim yang menjawab pun mendoAoakannya. Karena dianjurkannya mengucapkan salam dalam Islam untuk terciptanya suasana damai dan kondusif, setiap salam yang kita disampaikan akan diganjar 10 sampai 40 nilai kebaikan. Sebagaimana diriwayatkan dalam hadits Abu Daud dan Turmudzi : Suatu hari seseorang datang ingin menemui Rasulullah Saw, kemudian orang itu mengucapkan AuAssalamamuAoalaikumAy Rasul menjawab salamnya dan berkata. AuSepuluhAy. Kemudian datang lagi seseorang dan mengucapkan AuAssalamuAoalaikum warahmatullah. Rasul menjawab salamnya dan berkata AuDua puluhAy. Selanjutnya datang lagi seseorang mengucapkan. AuAssalamuAoalaikum wa rahmatullahi wa barakatuhuAy. Rasul menjawab salamnya dan berkata tiga puluh. Kemudian seseorang mengucapkan AuAssalamuAoalaikum wa rahmatullahi wa barakatuhu wa maghfiratuhuAy. Rasul menjawab salamnya dan berkata empat puluh. Masing-masing mereka ada yang mendapat 10 kebaikan sampai 40, semakin panjang salamnya, semakin banyak pula kebaikan yang didapatnya. Di dalam Islam, menjawab salam hukumnya wajib, dan jika seseorang datang ke suatu majelis dan mengucapkan salam, maka hukum menjawab salamnya adalah fardhu kifayah, jika ada seseorang yang menjawab salam tersebut, maka terlepas semua yang ada di majelis itu dari dosa, tapi, jika tidak ada seorang pun yang menjawab, maka semua yang ada di majelis itu akan berdosa. Uraian di atas mengingatkan kita bahwa seorang muslim bukan saja pandai dan rajin beribadah, namun dia pun harus mampu mengimplementasikan nilai-nilai ibadah tersebut untuk melahirkan kenyamanan, ketentraman dan kedamaian. Pengertian Akhlak Akhlak secara etimologi . rti bahas. berasal dari kata khalaqa yang kata asalnya khuluqun, yang berarti peranagai, tabiat, dan adat. (MukniAoah, 2011:. Selain itu, juga dari kata khaqun yang berarti kejadian, buatan, dan ciptaan. Jadi, secara etimologi akhlak itu berarti perangai, adat, tabiat atau sistem perilaku yang dibuat. Akhlak secara terminologi berarti laku sesorang yang didorong oleh suatu keinginan secara sadar untuk melakukan suatu perbuatan yang baik. (MukniAoah, 2011: Akhlak adalah keadaan jiwa seseorang yang mendorong sesorang untuk melakukan perbuatan-perbuatan tanpa melalui pemikiran dan pertimbangan. Sedangkan menurut Imam Al-Ghazali akhlak adalah suatu sifat yang tertanam dalam jiwa yang dari padanya timbul perbuatan-perbuatan dengan mudah, tanpa memerlukan pemikiran dan (Aminuddin dkk. , 2005:. Akhlak memiliki wilayah garapan yang berhubungan dengan perilaku manusia dari sisi baik maupun sisi buruk sebagaimana halnya etika dan moral. Akhlak merupakan seperangkat nilai keagamaan yang harus direalisasikan dalam kehidupan sehari-hari dan merupakan keharusan, siap pakai, dan bersumber dari wahyu Ilahi. (Mahfud, 2011:. 136 | Mengucapkan Salam dalam Pembentukan Akhlakul Karimah di Sekolah Jurnal Al-Fikru Thn. Xi. No. Juli Ae Desember 2019 A ISSN 1978-1326 Dalam hadits disebutkan: )ANI u EII IEI EEC (ON EA Artinya: AuSesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlak yang mulia. (HR. AlBazaa. Ay (Muhammad Faiz Almath, 1991:. Akhlak disebut tingkah laku yang melekat kepada seseorang karena telah dilakukan berulang-ulang atau terus menerus. Seseorang bisa mengusahakan akhlakakhlak mulia dengan cara melatih diri, membiasakan dan dengan bersungguh-sungguh. Seseorang dapat berakhlak mulia dengan hal-hal sebagai berikut: . Memperhatikan kitabullah dan sunnah Rasulullah SAW. Bersahabat dengan orang yang dikenal berakhlak mulia serta menjauh dari akhlak yang buruk dan perilaku yang hina. Hendaknya seseorang melihat akibat buruk dari akhlak yang tercela, dan . Mengahdirkan selalu gambaran mulia akhlak RasulullahSAW. (Al-Utsaimin, 2010:56-. Akhlak sebagai salah satu aspek penting dalam Islam memiliki ciri-ciri penting sebagai berikut: . Mengajarkan dan menuntun manusia kepada tingkah laku yang baik dan menjauhkan diri dari tingkah laku yang buruk. Menjadi sumber moral, ukuran baik dan buruknya perbuatan seseorang yang didasarkan kepada Al-QurAoan dan AlHadits yang sahih, . Bersifat universal dan komperehensif, dapat diterima dan dijadikan pedoman oleh seluruh umat manusia kapan pun dan dimanapun mereka berada, serta dalam keadaan apapun dan bagaimanapun, dan . Mengatur dan mengarahkan fitrah manusia ke jenjang akhlak yang luhur dan mulia serta meluruskan perbuatan manusia sebagai upaya memanusiakan manusia. (Mahfud, 2011:. Pembagian Akhlak Akhlak manusia terdiri atas akhlak yang baik . l-akhlaq al-mahmuda. dan akhlak tercela . l-akhlaq al mazmuma. , sehingga harus diperhatikan baik sejak mau tidur hingga bangun dari tidurnya sejak bangun tidur sampai akan tidur kembali. Jadi akhlak sesorang dapat digolongkan menjadi dua kategori, yaitu (Mansur, 2007:. Akhlak Mahmudah Akhlak Mahmudah yaitu perbuatan-perbuatan baik yang datang dari sifat-sifat batin yang ada dalam hati menurut syaraAo. Sifat-sifat itu biasanya disandang oleh para Rasul, anbiya, aulia dan orang-orang yang salih, adapun syarat-syarat diterima tiap amal salih itu dilandasi dengan sifat-sifat terpuji antara lain adalah Ash-Shidiq . ujur atau bena. , berani, amanah, . emelihara dan melaksanakan hak-hak Allah dan hakhak manusi. , at-Tawadlu . endah hati atau dir. , tawakkal . erserah diri sepenuhnya kepada Allah dalam meghadapi sesuatu pekerjaan atau keadaa. , santun, at-Taubat . embali kepada kesucian setelah melakukan dos. , at-Taqwa . elaksanakan segala perintah Allah dan menjauhi larangan-larangan-Nya baik secara sembunyi-sembunyi maupun terang-teranga. , mendahulukan kebutuhan/kepentingan orang lain, sekalipun dirinya membutuhkannya, berlaku sama tengah dalam semua urusan dan melaksanakannya sesuai dengan ketentuan syariAoat, (Ismail, 1992: 56-. amar makruf dan nahi munkar . erbuatan yang dilakukan manusia untuk menjalankan kebaikan dan meninggalkan kemaksiatan dan kemungkaran. Sebagai implementasi perintah Alla. , syukur . erterima kasih terhadap nikmat yang telah dianugerahkan Allah kepada manusia dan seluruh makhlukny. , qanaAoah . erasa cukup dan rela dengan pemberian yang dianugerahkan oleh Allah. Allah sangat menyukai hamba-Nya yang mempunyai akhlak terpuji. Akhlak terpuji dalam Islam disebut akhlak mahmudah. Allah pun telah menciptakan suri tauladan bagi umat Muslim, yaitu Nabi Muhammad SAW. ia adalah sebaik-baik manusia yang berakhlak sempurna. Susrianingsih . Jurnal Al-Fikru Thn. Xi. No. Juli Ae Desember 2019 A ISSN 1978-1326 . Akhlak Mazmumah Akhlak mazmumah yaitu sifat-sifat tercela atau keji menurut syaraAo dibenci Allah dan Rasulnya yaitu sifat-sifat ahli maksiat yang kepada Allah. Akhlak mazmumah merupakan akhlak yang dikendalikan oleh syetan. Sebagai umat Muslim, kita sama sekali tidak boleh memiliki akhlak yang demikian karena akhlak mazmumah adalah akhlak yang tercela. Allah SWT tidak menyukai akhlak tercela. Akhlak mazmumah bisa membuat hati kita membusuk dan sulit disembuhkan. Tubuh kita mungkin saja akan tetap terlihat sehat meskipun kita berakhlak mazmumah ini, tetapi hati dan jiwa kita menderita dan tersiksa. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa akhlak mazmumah bukanlah penyakit fisik, melainkan penyakit hati. (MukniAoah, 2011:. Dengan demikian, perbuatan manusia perangai atau akhlak dapat diklasifikasikan menjadi akhlak terpuji yakni yang menguntungkan dan akhlak tercela yang merugikan. Ruang Lingkup Akhlak Islam Seperti halnya ibadah dan muamalah, akhlak dalam Islam juga mempunyai ruang lingkup yaitu akhlak manusia terhadap Allah SWT, akhlak manusia terhadap sesama manusia, dan akhlak manusia terhadap lingkungan. Akhlak terhadap Allah SWT, adalah: . Beribadah kepada Allah SWT, . Mencintai Allah SWT di atas segalanya, . Berdzikir kepada Allah SWT, dan . BerdoAoa, tawadduAo, dan tawakal. (Rois Mahfud, 2011:. Akhlak terhadap Makhluk adalah: . Akhlak terhadap Rasulullah SAW, . Akhlak terhadap kedua orang tua, . Akhlak terhadap diri sendiri, . Akhlak terhadap keluarga, karib, dan kerabat, . Akhlak terhadap tetangga, . Akhlak terhadap masyarakat, dan . Akhlak terhadap lingkungan hidup. (Rois Mahfud, 2011:. Akhlak terhadap Alam . Islam sebagai agama rahmat bagi seluruh alam hanya dapat diwujudkan jika manusia secara sadar mengetahui, memahami, dan melaksanakan misinya sebagai khalifah-Nya yang bertugas untuk memakmurkan bumi dan segala isinya, menjalin relasi yang baik dengan sesama manusia dan dengan-Nya . ertikal dan horizonta. Secara eksplisit bahwa akhlak manusia terhadap alam diwujudkan dalam bentuk tidak mengeksploitsai alam secara berlebihan dengan tujuan yang hanya untuk ambisi dan hasrat ekonomi. Allah SWT secara tegas memperingati kepada manusia supaya tidak berbuat kerusakan di muka bumi . a tufsidu fi al- ardl. , karena esensinya bahwa berbuat kerusakan terhadap alam juga berarti berbuat kerusakan pada diri sendiri dan masyarakat luas. Sebagai khalifah di muka bumi, manusia diperkenalkan untuk menikmati apa yang ada di bumi, tetapi tidak untuk mengeksploitasi secara berlebihan melebihi kebutuhan hidup. Sebaliknya, justru suatu kemuliaan apabila manusia menjaga kelestarian alam untuk kepentingan mahkluk lain. (Rois Mahfud, 2011:. Sumber dan Dasar Akhlak Sumber ajaran akhlak ialah Al-QurAoan dan hadist. Tingkah laku Nabi Muhammad merupakan contoh suri tauladan bagi umat manusia semua. Ini ditegaskan oleh Allah dalam firmannya yang berbunyi: ENEUEOEO AAoCaCsEaAnAA Ca ACsaCUa ACsEIAAIa aEaCUEa Ca aEAECsACE auAA aOEa EaoACAA EaECoEA Ca EOaECoAACc CeEaE EAaEa auAA ECOAACA Artinya: AuSesungguhnya telah ada pada . Rasulullah itu suri tauladan yang baik bagimu . bagi orang yang mengharap . Allah dan . hari kiamat dan Dia banyak menyebut Allah. Ay (Q. Al- Ahzab : . 138 | Mengucapkan Salam dalam Pembentukan Akhlakul Karimah di Sekolah Jurnal Al-Fikru Thn. Xi. No. Juli Ae Desember 2019 A ISSN 1978-1326 Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pembentukan Akhlak Banyak sekali faktor-faktor yang mempengaruhi pembentukan akhlak antara lain sebagai berikut: Insting (Nalur. Naluri makan . utritive instinc. Manusia telah lahir membawa suatu hasrat makan tanpa didorong oleh orang lain. (MukniAoah, 2011:. Naluri berjodoh . eksual insticn. Dalam Q. S Ali Imran . :14 dijadikan indah pada . manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak. Naluri keibuan . eternal instinc. Tabiat kecintaan orangtua kepada anaknya dan sebaliknya kecintaan anak kepada orangtuanya. Naluri berjuang . ombative instinc. Tabiat manusia untuk mempertahankan diri dari gangguan dan tantangan. Naluri bertuhan. Tabiat manusia mencari dan merindukan penciptanya. Naluri manusia itu merupakan paket yang secara fitrah sudah ada dan tanpa perlu dipelajari terlebih dahulu. Adat/ kebiasaan Adat/kebiasaan adalah setiap tindakan dan perbuatan seseorang dilakukan secara berulang-ulang dalam bentuk yang sama sehingga melakukannya, itu dinamakan adat kebiasaan. Kebiasan terjadi sejak lahir. Lingkungan yang baik mendukung kebiasaan yang baik pula. Kebiasaan adalah rangkaian perbuatan yang dipengaruhi akal pikiran. Pada permulaan sangat dipengaruhi akal pikiran. Tetapi makin lama pengaruh pikiran itu makin berkurang karena seringkali dilakukan. Kebiasaan merupakan kualitas kejiwaan, keadaan yang tetap, sehingga memudahkan pelaksanaan perbuatan. ttp://mymuslim-muslimat. com/2013/07/faktor-faktor-yangmempengaruhi- akhlak. Kebiasaan sebagai perbuatan yang diulang-ulang dalam bentuk yang sama dan kebiasaan ialah tingkah laku yang sudah distabilkan. Umumnya pembentukan kebiasaan itu di bantu oleh refleksi-refleksi, maka refleksi itu menjadi khas dasar bagi pembentukan kebiasaan. Dan pada akhirnya kebiasaan itu berlangsung otomatis dan mekanis terlepas dari pemikiran dan sadaran, namun sewaktu-waktu pikiran dan kesadaran itu bias difungsikan lagi untuk memberikan pengarahan baru bagi pembentukan kebiasaan baru. Wiratsah . Adapun warisan adalah berpindahnya sifat-sifat tertentu dari pokok . rang tu. kepada cabang . nak keturuna. Sifat-sifat asasi anak merupakan pantulan sifat-sifat asasi orang tuanya. Kadang- kadang anak itu mewarisi sebagian besar dari salah satu sifat orang tuanya. (MukniAoah, 2011:. )A AON ONONN O UIANN O UINN (ON EOAUAE IOEO UOE EO EAA Artinya: AuTiap bayi dilahirkan dalam kedaan suci . itrah-Islam. Ayah dan ibunya lah kelak yang menjadikannya Yahudi. Nasrani, atau Majusi . enyembah api dan berhal. Ay(HR. Al Bukhar. (Muhammad Faiz Almath, 1991:. Milieu Artinya, sesuatu yang melingkupi tubuh yang hidup meliputi tanah dan juga udara, sedangkan lingkungan manusia ialah apa yang mengelilinginya, seperti negeri, lautan, udara dan masyarakat. Milieu ada 2 macam sebagai berikut: . Lingkungan Alam. Alam yang melingkupi manusia merupakan faktor yang memengaruhi dan Susrianingsih . Jurnal Al-Fikru Thn. Xi. No. Juli Ae Desember 2019 A ISSN 1978-1326 menetukan tingkah laku seseorang. Lingkugan alam mematahkan atau mematangkan pertumbuhan bakat yang dibawa oleh seseorang. Lingkungan Pergaulan. Manusia hidup selalu berhubungan dengan manusia yang lainnya. Itulah sebabnya manusia harus bergaul. Oleh karena itu, dalam pergaulan akan saling memengaruhi dalam fikiran, sifat, dan tingkah laku. (MukniAoah, 2011:. PENUTUP Syariat Islam mengajarkan kaum muslimin untuk selalu meningkatkan kecintaan terhadap saudara semuslim, merekatkan persaudaraan dan kasih sayang. Dan untuk mewujudkan hubungan persaudaraan dan kasih sayang tersebut, maka syariat Islam memerintahkan untuk menyebarkan salam. Dengan menyebarkan salam antara muslim akan tercipta suasana keakraban, saling menyapa dan saling medoakan, sehingga tidak akan ada saling membenci atau saling bermusuhan sehingga akhirnya dengan adanya kebiasaan saling menyapa dan memberikan mengucapkan salam akan menghasilkan orang-orang muslimin yang memiliki akhlakul karimah di tengah-tengah kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. DAFTAR PUSTAKA