P-ISSN 3026-2097 E- ISSN 3026-1546 Jurnal Pendekar nusantara Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2 No 3. Mei 2025. Hal 316-323 SEMANGAT KEWIRAUSAHAAN DITANAMKAN SEJAK DINI KEPADA PARA PELAJAR MELALUI KEGIATAN PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA (P. DI SMK YOS ANUGERAH BATAM Dian Lestari Siregar1. Vincensius Pangihutan Marasi Ndruru 2 1,2, Institut Teknologi & Bisnis Indobaru Nasional Email: diansir89@gmail. com1 vincensius. project@gmail. Keywords : p, students. Pancasila Student Profile. Abstract This community service activity aims to instill an entrepreneurial spirit from an early age in students through the integration of entrepreneurial concepts in the Pancasila Student Profile Strengthening Project (P. at SMK Yos Anugerah Batam. In facing the challenges of the world of work and the development of the times, students need to be equipped with independent, creative, and innovative characters which are part of the Pancasila Student Profile dimensions. This activity is carried out through a participatory and project-based approach, which includes socialization, entrepreneurship training, simple business design, and a mini exhibition of student The results of the activity show that this approach is able to improve students' understanding of the basic concepts of entrepreneurship, foster selfconfidence, and train communication and collaboration skills. A total of 60 students were actively involved in designing and developing business ideas, which were then presented at the Student Entrepreneurship Mini Expo. This activity shows that instilling an entrepreneurial spirit through P5 is effective in forming the character of students who are independent and ready to face future challenges. Abstrak Kata Kunci : Profil Pelajar Pancasila. SMK, pengabdian Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menanamkan semangat kewirausahaan sejak dini kepada pelajar melalui integrasi konsep kewirausahaan dalam Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P. di SMK Yos Anugerah Batam. Dalam menghadapi tantangan dunia kerja dan perkembangan zaman, pelajar perlu dibekali dengan karakter mandiri, kreatif, dan inovatif yang merupakan bagian dari dimensi Profil Pelajar Pancasila. Kegiatan ini dilaksanakan melalui pendekatan partisipatif dan berbasis projek, yang mencakup sosialisasi, pelatihan kewirausahaan, perancangan usaha sederhana, hingga pameran mini produk hasil karya siswa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendekatan ini mampu meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep dasar kewirausahaan, menumbuhkan rasa percaya diri, serta melatih keterampilan komunikasi dan Sebanyak 60 siswa terlibat aktif dalam merancang dan mengembangkan ide usaha, yang kemudian dipresentasikan dalam Mini Expo Kewirausahaan Pelajar. Kegiatan ini menunjukkan bahwa penanaman semangat kewirausahaan melalui P5 efektif dalam membentuk karakter pelajar yang mandiri dan siap menghadapi tantangan masa depan. This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License. Jurnal Pendekar nusantara Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat P-ISSN 3026-2097 E- ISSN 3026-1546 Vol 2 No 3. Mei 2025. Hal 316-323 PENDAHULUAN Di era globalisasi dan disrupsi digital saat ini, tantangan dunia kerja semakin kompleks dan menuntut sumber daya manusia yang tidak hanya memiliki keterampilan teknis, tetapi juga daya saing, kreativitas, serta kemandirian. Salah satu pendekatan strategis untuk menjawab tantangan tersebut adalah dengan menanamkan semangat kewirausahaan sejak dini di kalangan pelajar. Semangat ini tidak hanya relevan untuk mencetak wirausahawan muda, tetapi juga untuk membentuk karakter pelajar yang mandiri, inovatif, berani mengambil risiko, dan mampu menciptakan peluang dalam situasi apapun. Pemerintah Indonesia melalui Kurikulum Merdeka menginisiasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P. yang bertujuan membentuk pelajar Indonesia menjadi individu yang beriman, berkebinekaan global, gotong royong, mandiri, bernalar kritis, dan kreatif. Dalam konteks ini, penanaman nilai-nilai kewirausahaan sangat sejalan dengan dimensi AumandiriAy dan AukreatifAy dari Profil Pelajar Pancasila. Oleh karena itu, integrasi kegiatan kewirausahaan ke dalam projek P5 menjadi langkah yang tepat untuk memfasilitasi pengembangan karakter dan keterampilan pelajar secara holistik. SMK Yos Anugerah Batam sebagai salah satu institusi pendidikan vokasi memiliki peran penting dalam mempersiapkan peserta didiknya agar siap kerja, berwirausaha, maupun melanjutkan studi. Berdasarkan observasi dan hasil diskusi dengan pihak sekolah, masih terdapat kebutuhan untuk memperkuat budaya kewirausahaan di kalangan siswa, khususnya dalam mengembangkan mindset bisnis dan inisiatif berwirausaha. Hal ini menjadi dasar bagi tim pengabdian masyarakat untuk menginisiasi kegiatan yang mendukung penguatan semangat kewirausahaan di lingkungan sekolah tersebut. Kegiatan pengabdian ini dirancang sebagai bagian dari implementasi tridarma perguruan tinggi, yaitu pengabdian kepada masyarakat, dengan fokus pada pemberdayaan siswa melalui edukasi, pelatihan, dan pendampingan berbasis projek nyata. Melalui pendekatan berbasis experiential learning, para siswa dilibatkan langsung dalam merancang, memproduksi, hingga memasarkan produk kreatif sebagai bagian dari projek P5. Hal ini tidak hanya memperkuat kompetensi teknis dan soft skills siswa, tetapi juga menumbuhkan sikap positif terhadap dunia usaha dan kerja. Selain itu, penguatan kewirausahaan di lingkungan SMK juga sejalan dengan visi nasional dalam mencetak generasi muda yang tangguh dan berkontribusi terhadap pengembangan ekonomi lokal. Batam sebagai kota industri dan perdagangan yang dinamis menawarkan berbagai peluang usaha yang dapat dijadikan inspirasi dan ladang praktik bagi pelajar untuk belajar dan tumbuh. Oleh sebab itu, membekali siswa dengan pengetahuan dan keterampilan kewirausahaan menjadi suatu kebutuhan yang mendesak dan relevan. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi pilot project yang tidak hanya bermanfaat bagi siswa secara langsung, tetapi juga mendorong ekosistem kewirausahaan di lingkungan Melalui kolaborasi antara akademisi, sekolah, dan masyarakat, kegiatan ini dapat mendorong perubahan budaya berpikir di kalangan pelajar dari sekadar pencari kerja menjadi pencipta lapangan kerja. Dengan demikian, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini tidak hanya menumbuhkan semangat wirausaha di kalangan pelajar, tetapi juga memperkuat peran sekolah sebagai institusi yang mempersiapkan generasi muda menghadapi masa depan yang penuh tantangan secara adaptif, kreatif, dan mandiri. This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License. P-ISSN 3026-2097 E- ISSN 3026-1546 Jurnal Pendekar nusantara Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2 No 3. Mei 2025. Hal 316-323 METODE PELAKSANAAN Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan melalui pendekatan partisipatif dan berbasis projek . roject-based learnin. yang mengintegrasikan nilai-nilai kewirausahaan ke dalam Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P. Metode pelaksanaan dirancang dalam beberapa tahap utama sebagai berikut: Tahap Persiapan dan Koordinasi Awal Pada tahap ini, tim pengabdian melakukan koordinasi dengan pihak sekolah untuk menyusun rencana kegiatan, menetapkan sasaran siswa, dan menyepakati jadwal pelaksanaan. Kegiatan ini juga mencakup penyusunan modul pelatihan dan materi pembelajaran kewirausahaan yang disesuaikan dengan kebutuhan siswa SMK. Sosialisasi dan Pembukaan Kegiatan Kegiatan diawali dengan sosialisasi mengenai pentingnya kewirausahaan dan pengenalan Projek P5 yang bertemakan kemandirian dan kreativitas. Sosialisasi ini bertujuan untuk membangun pemahaman awal serta motivasi siswa dan guru pendamping terhadap kegiatan yang akan dilaksanakan. Pelatihan dan Pembekalan Materi Kewirausahaan Pelatihan dilaksanakan dalam bentuk workshop interaktif yang mencakup topik-topik berikut: Konsep dasar kewirausahaan Mindset dan karakter wirausaha Identifikasi peluang usaha Perencanaan bisnis sederhana Strategi pemasaran dan branding Simulasi pengelolaan keuangan usaha Metode yang digunakan mencakup ceramah, diskusi kelompok, studi kasus, serta pemutaran video inspiratif tentang wirausaha muda. Fase Implementasi Projek P5 Berbasis Kewirausahaan Peserta didik dibagi dalam beberapa kelompok kecil dan didampingi oleh fasilitator . uru dan tim pengabdia. Merancang ide usaha kecil . roduk barang/jasa sederhan. Mengembangkan prototype atau produk nyata Menyusun strategi pemasaran . nline/offlin. Mempresentasikan rencana usaha di hadapan panel guru dan pengusaha lokal . ika Kegiatan ini dirancang agar siswa belajar melalui pengalaman langsung . earning by doin. dan dapat menerapkan teori yang telah diberikan sebelumnya. Evaluasi dan Refleksi Tim pengabdian bersama pihak sekolah melakukan evaluasi melalui: This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License. Jurnal Pendekar nusantara Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat P-ISSN 3026-2097 E- ISSN 3026-1546 Vol 2 No 3. Mei 2025. Hal 316-323 Kuesioner kepada siswa dan guru pendamping Observasi proses pembelajaran dan keaktifan siswa Forum refleksi bersama untuk meninjau keberhasilan dan tantangan kegiatan Hasil evaluasi digunakan untuk perbaikan kegiatan sejenis di masa depan dan sebagai dasar penyusunan laporan akhir kegiatan. HASIL DAN PEMBAHASAN Waktu dan Tempat Pelaksanaan Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di SMK Yos Anugerah Batam. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung di lingkungan sekolah dengan memanfaatkan ruang kelas, aula, dan area terbuka sebagai tempat praktik dan pameran produk. Sasaran Kegiatan Sasaran kegiatan adalah siswa kelas X dan XI SMK Yos Anugerah Batam yang terlibat dalam Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P. , dengan jumlah peserta sebanyak 60 orang siswa yang dibagi ke dalam 10 kelompok usaha kecil. Rangkaian Pelaksanaan Kegiatan Tahap Persiapan dan Koordinasi Pada tahap awal, tim pengabdian melakukan pertemuan koordinasi dengan kepala sekolah, guru pendamping P5, dan wakil kurikulum. Kesepakatan dicapai terkait jadwal, format pelatihan, dan pemetaan peserta. Selain itu, disusun modul pelatihan dan logistik pendukung seperti alat tulis, bahan praktik, dan media pembelajaran. Sosialisasi Kegiatan Sosialisasi dilakukan pada aula sekolah. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh peserta didik dan guru pendamping. Tim pengabdian memperkenalkan pentingnya semangat kewirausahaan, tujuan kegiatan, serta hasil yang ingin dicapai melalui projek P5. Pelatihan Kewirausahaan Pelatihan dilaksanakan dalam 4 sesi selama seminggu, dengan materi sebagai berikut: Sesi 1: Pengenalan Kewirausahaan dan Karakter Wirausahawan Sesi 2: Ide Bisnis dan Identifikasi Peluang Usaha Sesi 3: Pembuatan Business Model Canvas dan Perencanaan Sederhana Sesi 4: Strategi Promosi dan Pemasaran Produk Metode yang digunakan berupa ceramah interaktif, studi kasus, diskusi kelompok, dan simulasi pembuatan produk. This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License. P-ISSN 3026-2097 E- ISSN 3026-1546 Jurnal Pendekar nusantara Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2 No 3. Mei 2025. Hal 316-323 Implementasi Projek Usaha Siswa Masing-masing kelompok merancang ide usaha dan mulai membuat produk sederhana, seperti makanan ringan, kerajinan tangan, dan jasa kreatif . ontohnya jasa desain dan Kegiatan ini berlangsung selama dua minggu di bawah pendampingan guru dan tim pengabdian. Setiap kelompok diwajibkan membuat laporan rencana usaha dan dokumentasi proses produksi. Evaluasi dan Penutupan pada sesi ini Peserta diminta mengisi kuesioner kepuasan dan memberikan masukan terhadap kegiatan. Secara umum, respon siswa sangat positif dan mereka merasa lebih percaya diri untuk berwirausaha. Tim pengabdian juga memberikan apresiasi kepada tiga kelompok terbaik dalam kategori ide usaha, kreativitas produk, dan presentasi terbaik. Hasil dan Dampak Kegiatan A A A A A Meningkatnya pemahaman siswa terhadap konsep dasar kewirausahaan. Terbentuknya 10 kelompok usaha kecil berbasis projek. Terciptanya lingkungan belajar yang kreatif dan kolaboratif. Meningkatnya keberanian siswa untuk tampil, berbicara, dan menawarkan produk. Terintegrasinya nilai Profil Pelajar Pancasila, khususnya dimensi mandiri dan kreatif, dalam aktivitas nyata. Rencana Tindak Lanjut Diharapkan kegiatan ini dapat menjadi program tahunan di sekolah serta mendorong terbentuknya klub kewirausahaan siswa. Tim pengabdian juga berencana untuk menjalin kerja sama lanjutan dalam bentuk inkubasi bisnis sederhana untuk siswa yang menunjukkan minat tinggi di bidang wirausaha. Gambar 1. Pelaksanaan kegiatan This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License. P-ISSN 3026-2097 E- ISSN 3026-1546 Jurnal Pendekar nusantara Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2 No 3. Mei 2025. Hal 316-323 Gambar 2. Pelaksanaan kegiatan Gambar 3. Pelaksanaan kegiatan KESIMPULAN Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan di SMK Yos Anugerah Batam berhasil memberikan kontribusi positif dalam menanamkan semangat kewirausahaan kepada para pelajar melalui pendekatan projek berbasis Profil Pelajar Pancasila (P. Melalui serangkaian kegiatan pelatihan, pendampingan, dan praktik langsung dalam merancang serta menjalankan ide usaha sederhana, siswa tidak hanya memperoleh pemahaman teoritis tentang kewirausahaan, tetapi juga pengalaman praktis yang membangun rasa percaya diri, kreativitas, dan kemandirian. Kegiatan ini membuktikan bahwa integrasi nilai-nilai kewirausahaan ke dalam pembelajaran kontekstual di sekolah, khususnya dalam kerangka P5, mampu mendorong tumbuhnya karakter pelajar yang inovatif, tangguh, dan berdaya saing. Antusiasme siswa dan keterlibatan aktif guru menunjukkan bahwa pendekatan ini dapat menjadi model pembelajaran yang efektif untuk membentuk generasi muda yang tidak hanya This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License. P-ISSN 3026-2097 E- ISSN 3026-1546 Jurnal Pendekar nusantara Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2 No 3. Mei 2025. Hal 316-323 siap kerja, tetapi juga siap menciptakan lapangan kerja. Dengan hasil yang dicapai, kegiatan ini layak untuk direplikasi dan dikembangkan lebih lanjut di jenjang maupun institusi pendidikan lainnya. Diharapkan, semangat kewirausahaan yang telah ditanamkan melalui kegiatan ini dapat terus berkelanjutan dan menjadi fondasi kuat dalam membentuk profil pelajar Pancasila yang utuh, mandiri, dan berkontribusi aktif bagi kemajuan bangsa. UCAPAN TERIMA KASIH Kami menyampaikan penghargaan dan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kepala Sekolah, para Wakil Kepala Sekolah, dewan guru, serta seluruh civitas akademika SMK Yos Anugerah Batam atas sambutan hangat, kerja sama yang luar biasa, dan dukungan penuh yang diberikan selama pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini. Tanpa keterlibatan aktif dan semangat kolaboratif dari pihak sekolah, kegiatan ini tidak akan berjalan dengan lancar dan memberikan dampak yang optimal bagi para siswa. Kami sangat mengapresiasi keterbukaan dan komitmen sekolah dalam mendukung upaya penanaman semangat kewirausahaan melalui Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P. Semoga sinergi yang telah terjalin ini dapat terus berlanjut di masa mendatang dalam bentuk kegiatan kolaboratif lainnya yang berorientasi pada pengembangan karakter dan kompetensi generasi muda. Terima kasih atas kesempatan berharga yang telah diberikan kepada kami untuk menjadi bagian dari proses pendidikan yang bermakna di SMK Yos Anugerah Batam. KONFLIK KEPENTINGAN Tidak ada potensi konflik kepentingan yang relevan dengan artikel ini. DAFTAR PUSTAKA