Pengaruh Harga Dan Distribusi Terhadap Volume Penjualan Jelli Kelapa Pada Umkm Dekla Di Desa Salo Bangkinang Kabupaten Kampar MURNAWATI1; LILI ERTI2; TASRIL3 1,2,3 Universitas Lancang Kuning Jln. Yos Sudarso Km 08 Rumbai Telp. (0761) 52581 Fax. (0761) 52581 E-mail : murnawati@unilak.ac.id Abstract: Jelli Coconut business is an industrial business which is engaged in the field of snack production, this business is carried out by home industries, the purpose of "research. To know partially or simultaneously the price and distribution policies are influential on the sale of coconut jelly on the UMKM Dekla in Bangkinang, Kampar District. The population and samples in this study were customers of shops, restaurants and consumers directly at UMKM Dekla in the Salo Bankinang Village, Kampar District,The sampling technique in this study is to use accidental sampling, namely the method by sampling by chance. Population members who were accidentally found by researchers at the time of the study, then that became the sample of this study the authors took a sample of 100 people.The variables in this study are: 1. Independent variables (Independent Variable / X), namely price (X1) and distribution (X2) 2. Bound Variables (Dependent Variable / Y) namely Sales (Y). Analysis of data used in quantitative data includes test data validity and reliability, normality test, multiple linear regression analysis, hypothesis testing through f test and t test and coefficient of determination (R2), he results of the study found that the price variable had a significant effect on sales volume (Y variable) and the distribution variable (X2) did not significantly influence the volume of sales of coconut jelly on the UMKM Dekla in the village of Salo Bangkinang, Kampar Regency Keywords: Price, Distribution, Sales Pemasaran selama ini dikenal sebagai aktifitas yang tidak terpisahkan dari dunia bisnis. Fungsinya sangat penting bagi kelangsungan hidup sebuah perusahaan yaitu memastikan adanya pertukaran nilai antara perusahaan dengan konsumen, menjelaskan bahwa pemasaran dalam bentuk pola persaingan, oreantasi bisnis perusahaan, bahkan cara-cara sebuah bisnis dajalankan dalam sebuah industry. Setiap penjualan biasanya mempunyai sifat yang dinamis karena penjualan dari sesuatu jenis barang harus meyakinkan orang untuk membelinya. Salah satu usaha yang bergerak dibidang industri yaitu jelli kelapa pada UMKM Dekla di Desa Salo bangkinang Kabupaten kampar, usaha ini terus meningkat ini merupakan tantangan bagi perusahaan terutama pada UMKM Dekla, sehingga menyebabkan sulitnya bagi perusahaan ini menguasai pemasaran yang lebih luas. Karena produk yang dijual tidak semuanya berjalan lancar, hal semacam ini tentu merupakan hambatan bagi perusahaan untuk merealisir tujuannya. Usaha Jelli Kelapa merupakan usaha industri yang berkesimpung dalam bidang produksi makanan ringan, usaha ini dilakukan oleh industri rumah tangga, tujuan usaha jelli tersebut sebagai langkah untuk memberdayakan kebutuhan ekonomi, khususnya kebutuhan ekonomi rumah tangga. Rumah tangga merupakan salah satu pelaku ekonomi sekaligus orang yang sangat membutuhkan terpenuhinya kebutuhan ekonomi Ada beberapa hambatan yang dihadapi oleh UMKM Dekla dalam memasarkan produksi nya anatara lain , Persaingan yang cukup tajam diantara Pengaruh Harga Dan Distribusi Terhadap Volume Penjualan Jelli Kelapa Pada Umkm Dekla Di Desa Salo Bangkinang Kabupaten Kampar (Murnawati, Lili Erti Tasril) perusahaan sejenis dalam hal ini lebih sering terjadi perang harga yaitu masing – masing perusahaan berusaha menarik pembeli dengan harga yang lebih rendah dari perusahaan pesaingnya. Untuk lebih memperlancar arus suatu barang ataupun jasa produsen dan konsumen, dan salah satu yang tidak bisa dihilangkan yaitu saluran distribusi , untuk pemilihan saluran distribusi merupakan masalah yang sangat penting bagi perusahaan, meskipun barang dan jasa telah sesuai dengan selera konsumen. tetapi jika ternyata saluran distribusi dipergunakan tidak mempunyai kemampuan untuk menyalurkan barang kekonsumen Harga merupakan unsur bauran pemasaran yang paling pleksibel dan dapat diubah dengan cepat, persaingan harga dan penetapan harga banyak kesalahan yang timbul Dalam penetapan harga, kesalahan yang paling umum adalah penetapan harga yang terlalu berorientasi pada biaya, Agar dapat sukses memasukkan suatu barang atau jasa, maka setiap perusahaan harus menetapkan harganya secara tepat. Harga adalah sejumlah uang yang ditambahkan untuk mendapatkan sejumlah uang dari kombinasi dari produk dan pelayanannya.Dapat juga disampaikan harga adalah nilai dari produk jasa yang diharapkan bersama yang harus dikeluarkan atau dibayar oleh konsumen untuk mendapatkan sejumlah produk (Muslichach, Erma; 2010;241). Harga adalah sejumlah uang yang ditagihkan atas suatu produk dan jasa atau jumlah dari nilai yang ditukarkan para pelanggan untuk memperoleh manfaat dari memiliki atau menggunakan suatu produk dan jasa (Kotler dan Amstrong; 2011;345). Tujuan Penetapan Harga Penentuan harga yang akan ditetapkan harus disesuaikan dengan tujuan perusahaan, adapun tujuan penentuan harga oleh suatu perusahaan secara umum adalah sebagai berikut: Untuk bertahan hidup. Untuk memaksimalkan laba, Untuk memperbesar Jurnal Daya Saing (Vol. 5, No. 2 Juni 2019) 129 market share, Mutu produk, Karena pesaing (Kasmir, 2015; 53-54) Distribusi juga dianggap sebagai keseluruhan proses penyimpanan, penanganan, pendistribusian, dan pengendalian barang konsumsi dari tempatnya dibuat atau tempat asalnya sampai ketitik akhir penjualan atau pemakaian, dan inilah yang disebut manajemen industry fisik (Sopiah;2008;128) Ada tiga istilah yang sering digunakan dalam pembahasan pada rantai distribusi, yaitu: 1. Distribusi langsung, dimana barang dipindahkan langsung dari produsen ketoko pelanggan. 2. Distribusi primer, yaitu perpindahan barang dari produsen kegudang perantara. 3. Distribusi sekunder, yaitu perpindahan barang dari gudang perantara ketoko pelanggan. Sementara itu, perusahaan yang bergerak dalam bidang distribusi bisa dikelompokan menjadi: 1. Penyedia jasa distribusi spesialis 2. Penyedia distribusi sebagai salah satu pilihan dari serangkai jasa trasportasi. Pada dasarnya adalah produsen yang memiliki fisilitas transportasi untuk pelanggannya sendiri, dan menerima pekerjaan dari pihak ketigauntuk mengisi kelebihan kapasitasnya (Sopiah & Syihabudhin;2008;129) Penjualan adalah ilmu dan seni mempengaruhi pribadi yang dilakukan oleh penjual untuk mengajak orang lain agar bersedia membeli barang /jasa yang ditawarkan (swasta Basu 2014: 8) Penjualan adalah inter aksi individu saling bertemu muka untuk menciptakan, memperbaiki individu saling bertemu muka yang ditujukan untuk menciptakan, memperbaiki, menguasai atau mempertahankan hubungan pertukaran sehingga menguntungkan bagi pihak lain (Firmansyah Kurniadi 2010) p.ISSN: 2407-800X e.ISSN: 2541-4356 130 Pengaruh Harga Dan Distribusi Terhadap Volume Penjualan Jelli Kelapa Pada Umkm Dekla Di Desa Salo Bangkinang Kabupaten Kampar (Murnawati, Lili Erti Tasril) Dalam praktek, kegiatan penjualan itu dipengaruhi oleh beberapa factor, Faktor tersebut adalah. 1. Kondisi dan kemampuan penjual, Seorang tenaga penjual harus mempunyai kemampuan yang tinggi untuk meyakinkan calon pembeli, sehingga mereka bersedia membeli produk yang ditawarkan . hal lain yang perlu di perhatikan adalah ,Jenis dan karakteristik produk yang akan ditawarkan, Harga jual produk / jasa Syarat-syarat penjualan.2.Kondisi pasar,Keadaan pasar disini adalah kemampuan pembeli atau calon pembeli, apakah daya beli calon pembeli kuat atau tidak kondisi ini perlu diperhatikan karna keadaan ini secara langsung mempengaruhi keberhasilan pemasaran, selain daya beli hal lain yang perlu di perhatikan adalah jenis pasarnya, kelompok pembeli, frekeuensi pembelian kebutuhan dan keinginan pembeli. 3 Faktor finansial,Setiap aktifitas yang dilakukan membutuhkan modal, modal ini kita gunakan untuk menggerakkan kegiatan, didalam pemasaran industri , modal di gunakan untuk memperkenalkan produk kepada calon pembeli perusahaan perlu mempperkenalkan produk kepada calon pembeli sehingga menarik perhatian mereka, dan kesempatan ini digunakan untuk menyampaikan kwalitas produk dan keistimewaannya kepada calon pembeli, akan lebih sulit lagi bagi penjual untuk menjual barangnya apabila barang yang di jual belum dikenal oleh calon pembeli, 4,Faktor Organisasi perusahaan Organisasi perusahaan terutama struktur organisasi ikut mempengaruhi penjualan organisasi yang baik dapat meningkatkan efisiensi dan dapat menaikkan produktifitasnya untuk perusahaan industri besar , penjualan dan permasalahannya khusus ditangani oleh bagian tertentu, bagian ini menghususkan diri untuk mencari alternative untuk meningkatkan penjualan. 5 Faktor-faktor lain Adapun factor lain seperti periklanan, peragaan, kampanye, pemberian hadiah sering mempengaruhi penjualan selain faktor-faktor yang telah Jurnal Daya Saing (Vol. 5, No. 2 Juni 2019) dikemukakan diatas ada juga beberapa hal yang dapat mempengaruhi penjualan salah satunya jangka waktu ramalan penjualan (Swastha dan Irawan 2008; 406-407) METODE Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah Pelanggan toko, rumah makan serta konsumen langsung pada UMKM Dekla di Desa Salo Bankinang Kabupaten Kampar, Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan Accidental sampling yaitu metode dengan cara pengambilan sampel secara kebetulan. Anggota populasi yang secara kebetulan dijumpai oleh peneliti pada saat penelitian , maka itulah menjadi sampel (Masyhuri dan Zainuddin 2011: 184) Dalam penelitian ini penulis megambilan sampel sebanyak 100 orang responden dengan menggunakan rumus Devenisi operasional variabel merupakan penjabaran akan defenisi variabel dan indicator penelitian Tabel.1 : Definisi Operasional Variabel No Variabel 1 Harga (X1) Definisi Harga adalah sejumlah uang yang ditagihkan atas suatu produk dan jasa atau jumlah dari nilai yang ditukarkan para pelanggan untuk memperoleh manfaat dari memiliki atau menggunakan suatu produk dan jasa (Kotler dan Amstrong;2011;345). Indikator 1.Tingkat harga 2.Permintaa n 3.pesaing 2 Distribusi ekslusif dilakukan oleh perusahaan dengan hanya menggunakan satu pedagang besar atau pengecer dalam daerah pasar tertentu. Jadi produsen atau penyedia hanya menjual produknya kepada suatu pedagang besar atau satu pengecer saja (MuslichachErma;2010; 121). 1.jumlah pesanan 2.pengawas an 3.jumlah pembeli. Distribu si (X2) p.ISSN: 2407-800X e.ISSN: 2541-4356 Pengaruh Harga Dan Distribusi Terhadap Volume Penjualan Jelli Kelapa Pada Umkm Dekla Di Desa Salo Bangkinang Kabupaten Kampar (Murnawati, Lili Erti Tasril) No Variabel 3 Penjual an (Y) Definisi Penjualan adalah ilmu dan seni mempengaruhi pribadi yang dilakukan oleh penjual untuk mengajak orang lain agar bersedia membeli barang /jasa yang ditawarkan (swasta Basu 2014: 8) Indikator 1.Harga 2. pasar 3.modal Didalam penelitian ini menggunakan analisis kwantitatif dengan alat uji Regresi linear berganda, hasil perhitungan dari skor atau nilai kemudian digunakan dalam analisis statistic yang dilakukan dengan bantuan computer, menggunakan program SPSS 23 untuk membuktikan hubungan dan pengaruh antar variabel-variabel penelitian Tahapan-tahapan yang digunakan untuk meng analisa data yaitu. Uji validitas, uji reabilitas, uji normalitas, uji hipotesis uji F (secara simultan) dan Uji t (secara parsial) serta Uji koefisien determinasi (𝑹𝟐) D.Hasil Berdasarkan tabel tersebut diatas persamaam regresi linear berganda yang dihasilkan adalah sebagai berikut : Y = α + β1X1 + β2X2 + e Y = 9427 + 0,355 X1 + - 0,136 X2 + e Dimana : 1. Konstanta = 9,427 artinya tidak ada perubahan pada harga dan distribusi (variabel bebas) maka volume penjualan sebesar 9,427 sebagai nilai konstan untuk variabel terikat. 2. Koefficien X1 (Harga) = 0,355 artinya jika varibel harga mengalami kenaikan sebesar saru point maka varibel volume penjualan meningkat sebesar 0,355 3. Koefficien X2 (Distribusi) = -136 kenaikan sebesar satu point maka variabel volume penjualan mengalami penurunan sebesar -136 Artinya Distribusi semakin baik tetapi penjualan mengalami penurunan Berdasarkan tabel terlitat bahwa f hitung sebesar 4,609 lebih besar dari f tabel sebesar 2,70 dan nilai signifikan 0,12 > 0,05 ini membuktikan hipotesis penelitian menunjukkan bahwa variabel bebas secara bersama-sama (simultan) mempunyai Jurnal Daya Saing (Vol. 5, No. 2 Juni 2019) 131 pengaruh yang signifikan terhadap penjualan di UMKM Dekla Berdasarkan pada tabel telihat t, hitung untuk variabel harga senilai 2969 > dari t. tabel 1,983 dengan tingkat signifikan 0,04 < taraf 0.05 % ini menunjukkan bawa H1 diterima dan Ho ditolak ini menunjukan bahwa harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap volume penjualan.pada UMKM Dekla Untuk varibel Distribusi menunjukkan t Hitung < t tabel ( -1715 < 1,983 dengan tingkat signifikan 0,089 > 0,05 ini menunjukan bahwa Ho diterima H 2 ditolak disini menunjukkan distribusi tidak berpengaruh secara signifikan terhadap penjualan UMKM Dekla Berdasarkan tabel pada lampiran diatas hasil pengolahan data yang dapat dilihat hasil nilai R Square sebesar 0,087 yang artinya 8,7 % perubahan pada pariabel Dependen (Volume penjualan ) dapat di jelaskan oleh variabel indipenden (Harga dan distribusi) sedangkan sisanya sebesar 91,3 % dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini HASIL Berdasarkan tabel tersebut diatas persamaam regresi linear berganda yang dihasilkan adalah sebagai berikut : Y = α + β1X1 + β2X2 + e Y = 9427 + 0,355 X1 + - 0,136 X2 + e 1. Konstanta = 9,427 artinya tidak ada perubahan pada harga dan distribusi (variabel bebas) maka volume penjualan sebesar 9,427 sebagai nilai konstan untuk variabel terikat. 2. Koefficien X1 (Harga) = 0,355 artinya jika varibel harga mengalami kenaikan sebesar satu point maka varibel volume penjualan meningkat sebesar 0,355 3. Koefficien X2 (Distribusi) = -136 kenaikan sebesar satu point maka variabel volume penjualan mengalami penurunan sebesar -136 Artinya Distribusi semakin baik p.ISSN: 2407-800X e.ISSN: 2541-4356 132 Pengaruh Harga Dan Distribusi Terhadap Volume Penjualan Jelli Kelapa Pada Umkm Dekla Di Desa Salo Bangkinang Kabupaten Kampar (Murnawati, Lili Erti Tasril) tetapi penjualan mengalami penurunan Dari tabel terlitat bahwa f hitung sebesar 4,609 lebih besar dari f tabel sebesar 2,70 dan nilai signifikan 0,12 > 0,05 ini membuktikan hipotesis penelitian menunjukkan bahwa variabel bebas secara bersama-sama (simultan) mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap penjualan di UMKM Dekla Dari tabel telihat t, hitung untuk variabel harga senilai 2969 > dari t. tabel 1,983 dengan tingkat signifikan 0,04 < taraf 0.05 % ini menunjukkan bawa H1 diterima dan Ho ditolak ini menunjukan bahwa harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap volume penjualan.pada UMKM Dekla Untuk varibel Distribusi menunjukkan t Hitung < t tabel ( -1715 < 1,983 dengan tingkat signifikan 0,089 > 0,05 ini menunjukan bahwa Ho diterima H 2 ditolak disini menunjukkan distribusi tidak berpengaruh secara signifikan terhadap penjualan UMKM Dekla Hasil pengolahan data yang dapat dilihat hasil nilai R Square sebesar 0,087 yang artinya 8,7 % perubahan pada pariabel Dependen (Volume penjualan ) dapat di jelaskan oleh variabel indipenden (Harga dan distribusi) sedangkan sisanya sebesar 91,3 % dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini. PEMBAHASAN Pengaruh Harga terhadap volume penjualan Jelli Kelapa pada UMKM Dekla di desa Salo Bangkinang di Kabupaten Kampar Dalam penelitian ini ditemukan hasil bahwa harga berpengaruh secara signifikan terhadap volume penjualan sebesar 0,355 dengan t hitung sebesar 2.960 dengan tingkat signifikan sebesar 0,004 lebih besar dari t tabel sebesar sebsar 1.983 dapat dikatakan bahwa harga berpengaruh secara signifikan terhadap volume penjualan, berbeda dengan penelitian yang dilakukan, Ika Lismariatun (2016) melakukan penelitian dengan judul pengaruh saluran distribusi, harga, dan promosi terhadap volume Jurnal Daya Saing (Vol. 5, No. 2 Juni 2019) penjualan pada home industry tempe putra kelana KL kecamatan socah tahun Hasil uji penelitian terdapat pengaruh yang signifikan secara simultan antara variable bebas (saluran distribusi X1, Harga X2 dan Promosi X3 terhadap varibel bebas volume penjualan (Y) Pengaruh Distribusi terhadap volume penjualan Jelli Kelapa pada UMKM Dekla di desa Salo Bangkinang di Kabupaten Kampar, ditemukan bahwa distri busi mempunyai pengaruh sebesar – 0,136 dengan tingkat signifikan sebesar 0,89 dengan t. hitung sebesar - 1715 lebih kecil dari t tabel senilai 1,983 dapat dikatakan bahwa distribusi tidak berpengaruh secara signifikan terhadap penjualan berbeda pengan penelitian Jilly (2013) melakukan penelitian dengan judul promosi, distribusi, harga pengaruhnya terhadap keputusan pembelian rokok surya Milk, tujuan penelitiannya untuk mengetahui pengaruh strategi promosi,distribusi, harga, baik secara simultan maupun secara parsial terhadap keputusan pembelian rokok gudang garam surya mild pada PT surya minahasa hasil penelitian menunjukkan secara simultan maupun secara prsial promosi,distribusi, berpengaruh secara signifikan terhaap keputusan pembelian . berbeda dengan penelitian Jilly (2013) melakukan penelitian dengan judul promosi, distribusi, harga pengaruhnya terhadap keputusan pembelian rokok surya Milk, tujuan penelitiannya untuk mengetahui pengaruh strategi promosi,distribusi, harga, baik secara simultan maupun secara parsial terhadap keputusan pembelian rokok gudang garam surya mild pada PT surya minahasa hasil penelitian menunjukkan secara simultan maupun secara prsial promosi,distribusi, berpengaruh secara signifikan terhaap keputusan pembelian Variabel volume penjualan (Y) Berpengaruh secara parsial (uji t) variabel harga (X1) terhadap volume penjualan, berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh X2 Distribusi berpengaruh tidak secara signifikan terhadap volume penjualan yang p.ISSN: 2407-800X e.ISSN: 2541-4356 Pengaruh Harga Dan Distribusi Terhadap Volume Penjualan Jelli Kelapa Pada Umkm Dekla Di Desa Salo Bangkinang Kabupaten Kampar (Murnawati, Lili Erti Tasril) dibuktikan dengan t hitung < t. tabel sebesar – 1715 < 1983 dengan tingkat signifikan 0,89 > 0,05 berbeda dengan penelitian Jumiati (2017) penelitian dengan judul analisis pengaruh harga dan saluran distribusi terhadap keputusan pembelian konsumen bisnis wilayah banjarbaru pada PT. indomarco adi prima cababang Banjarmasin tujuan melakukan penelitian untuk mengetahui dan membuktikan pengaruh harga dan saluran distribusi terhadap keputusan pembelian konsumen sedangkan hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan bahwa variable harga dan variable saluran distribusi sama-sama berpengaruh terhadap keputusan pembelian konsumen baik secara simulta maupun secara parsial pada pt. Indmarco. SIMPULAN Dalam penelitian ini d berdasarkan analisis yang bersifat kwantitatif maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut : Pengaruh secara simultan (UJI F) antara variable harga (X1) dan distribusi (X2) terhadap volume penjualan (Y) hasil perhitungan dari F hitung > F tabel pada harga dan distribusi adalah 4,609 > 2,70 dengan tingkat signifikan 0,12 > 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima, ini dapat diartikan bahwa bahwa variabel bebas (Harga dan Distribusi ) bersama-sama mempangaruhi varibel volume penjualan (Y) Pengaruh Uji Parsial (Uji t) Variabel Harga (X1) terhadap variabel Volume penjualan (Y) berdasarkan hasil penelitian bahwa harga berpengaruh secara signifikan terhadap volume penjualan hal ini dibuktikan dengan nilai signifikan t 0,04 < 0,05, yaitu nilai signifikan t (0,04) t hiting > t tabel 2960 > 1983 berarti ha diterma ho ditolak berarti harga (X1) berpengaruh secara signifikan terhadap volume penjualan. Pengruh Uji parsila variabel Distribusi (X2) terhadap variabel volume penjualan penjualan (Y) hasil uji penelitian diperoleh t hitung < t, tabel dengan tingkat signifikan 0,089 > 0,05 berarti ha ditolak ho diterima ini menujukan bahwa distribusi tidak berpengaruh secara signifikan terhadap Jurnal Daya Saing (Vol. 5, No. 2 Juni 2019) 133 volume penjualan Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel harga, meberikan skor tertinggi sebanayak 45 % dengan scor ratarata 2,71 % mengatakan yaitu saingan harga jelli kelapa dibanding dengan jelli kelapa pesaing, untuk itu diharapkan kepada perusahaan untuk meninjau kembali harga yang ada pada UMKM Dekla Variabel distribusi skor tertinggi untuk variabel distribusi sebesar 55 % mengatakan cukup setuju dengan skor ratarataa 3,48 untuk itu diharapkan kepada UMKM dekla untuk memperhatikan dan mengawasi pendistribusian jelli kelapa pada UMKM Dekla. Variabel volume penjualan dengan skor tertinggi 74 % dengan rata rata scor terendah sebesar 3,40 untuk itu diharapkan perusahaan dapat meningkatkan volume penjualan dengan meninjau kembali harga dan mengawasi pendistribuasin. Peneliti selanjutnya dapat menambah atau mengganti variabelvariabel lain yang dimungkinkan relevan dengan volume penjualan DAFTAR RUJUKAN p.ISSN: 2407-800X e.ISSN: 2541-4356 134 Pengaruh Harga Dan Distribusi Terhadap Volume Penjualan Jelli Kelapa Pada Umkm Dekla Di Desa Salo Bangkinang Kabupaten Kampar (Murnawati, Lili Erti Tasril) Frendy O Makolu Jurnal Emba ISSN 23031174 Vol 3 No. 1Maret hal 254265 Firmansyah Kurniadi dalam Jurnal EcoSocio Jurnal Ilmu pendidikan Economi Sosial ISSN 2597-7806 Vol 1, No. November 2017 Ika Lis Mariatun M.Pd Jurnal Eco-Socio Jurnal Ilmu pendidikan Economi Sosial ISSN 2597-7806 Vol 1, No. November 2017 Jumiati jurnal JIEB (ISSN 2442-4560) jurnal ilmiah ekonomi bisnis Vol 3, no.3 November 2017 hal 311-324 Kasmir (2015), Studi Kelayakan Bisnis, Edisi Revisi, Jakarta prenadamedia group Aplikatif Aditama . Bandung: Refika Mulichah, Erma Widiana, 2010 ,DasarDasar Pemasaran, Penerbit Karya Putri Darmawati, Bandung Morissan, 2010, Periklanan: Komunikasi Pemasaran Terpadu, Prenanda Media Group,Jakarta Swastha, basu, irawan, 2005, Manajemen Pemasaran Modern, Penerbit, Liberty, Yogyakarta Sopiah Dan Syihabudhin, 2008, Manajemen Bisnis Ritel, CV ANDI OFFSET, Yogyakarta Swasta, Basu, Irawan 2008 Manajemen pemasaran Modern, Edisi kedua Yogyakarta Liberty Sunyoto Danang, 2012 Perilaku konsumen dan pemasaran, Yogyakarta CAPS Masyuri dan M.Zainuddin 2011 Metodologi penelitian: pendekatan praktis dan Jurnal Daya Saing (Vol. 5, No. 2 Juni 2019) p.ISSN: 2407-800X e.ISSN: 2541-4356