Prosiding SINTESA Volume tahun 2024 E-ISSN 2810 - 840 Analisis Pengendalian Internal Piutang Usaha untuk Meminimalkan Piutang tak Tertagih pada Trans Resort Bali Komang Ayuk Supriani1. I Wayan Suarjana2 Program Studi Akuntansi. Fakultas Bisnis. Pariwisata. Pendidikan dan Humaniora. Universitas Dhyana Pura. Jl. Raya Padang Luwih Tegal Jaya Dalung Kuta Utara. Bali. Indonesia *Corresponding Author: suarjana66. acc@undhirabali. ABSTRAK Perkembangan industri saat ini yang semakin pesat, menuntut setiap Perusahaan untuk mampu bersaing dan menguasai pasar dalam mempertahankan keberlangsungan usahanya sehingga dibutuhkan strategi penjualan yang dapat meningkatkan hasil penjualan. Penelitian ini membahas tentang Analisis Pengendalian Internal Piutang Usaha Untuk Meminimalkan Piutang Tak Tertagih Pada Trans Resort Bali. Penelitian ini memiliki tujuan agar dapat mengetahui bagaimana perkembangan proses penagihan piutang di Trans Resort Bali. Analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis kualitatif deskriptif. Pada penelitian ini data yang diperoleh menggunakan metode observasi data keuangan khususnya data piutang untuk menganalisis piutang dan wawancara. Hasil penelitian ini adalah Trans Resort Bali sudah melakukan pengendalian piutang dengan sangat baik, sehingga menghasilkan persentase penagihan piutang diatas 90%. Oleh karena itu. Pengendalian internal di Trans Resort Bali sudah baik dan perlu lebih ditingkatkan lagi dengan melakukan cost control penjualan kamar di setiap harinya dan mengingatkan payment yang seharusnya dibayarkan kepada klien atau agen sebelum jatuh tempo pembayaran. Kata kunci: Piutang Usaha. Piutang Tak Tertagih. Sistem Pengendalian Internal PENDAHULUAN Perkembangan industri saat ini yang semakin pesat, menuntut setiap Perusahaan untuk mampu bersaing dan menguasai pasar dalam mempertahankan keberlangsungan usahanya sehingga dibutuhkan strategi penjualan yang dapat meningkatkan hasil penjualan. Berbagai cara dilakukan oleh perusahaan untuk dapat menumbuh dan mengembangkan perusahaan secara berkelanjutan demi kelangsungan bisnis di masa mendatang dengan tujuan untuk memperoleh laba atau keuntungan semaksimal mungkin. Prosiding SINTESA Volume tahun 2024 E-ISSN 2810 - 840 Pengendalian internal merupakan suatu proses dipengaruhi oleh sumber daya manusia dan sistem informasi yang dibuat untuk membantu perusahaan dalam mencapai tujuan tertentu. Pengendalian internal berfungsi untuk mendukung, mengarahkan, dan mengawasi sumber daya perusahaan. Hotel merupakan jenis akomodasi yang menyediakan jasa penginapan, makan dan minum, serta jasa lainnya bagi umum, yang dikelola secara komersial. Secara umum hal yang terjadi apabila adanya transaksi penjualan jasa maupun barang secara kredit disebut sebagai piutang yang akan mempengaruhi modal Dengan semakin besarnya jumlah piutang makan juga dapat menimbulkan resiko yang mungkin saja terjadi. Salah satu resiko yang mungkin terjadi adalah resiko piutang tidak tertagih, baik secara keseluruhan maupun sebagian. Apabila hal tersebut terjadi maka akan menghambat kelancaran kegiatan operasional perusahaan apalagi jika piutang perusahaan terlalu besar. Dalam pengelolaan piutang diperlukan strategi yang baik sehingga dapat berjalan secara efektif dan efisien agar piutang tersebut sampai menjadi kas. Menurut (Gino & Cita, 2. Pengendalian intern merupakan basis dalam pengarahan, pengawasan, dan pengakuan SDM dalam suatu organisasi, dan mempunyai peran penting untuk mencegah dan mendeteksi kecurangan. Sistem ini memiliki kebijakan dan prosedur yang dibuat agar dapat mencapai target dan menjamin dengan menyediakan informasi keuangan yang andal, dan juga menjamin ditaatinya hukum dan peraturan yang berlaku dalam organisasi. Tabel 1. Jumlah Piutang Usaha Trans Resort Bali Bulan AgustusAe Oktober 2024 Bulan Jumlah Piutang Agustus September Oktober Sumber: Accounting Trans Resort Bali Tabel 2. Jumlah Piutang Usaha Tak Tertagih Trans Resort Bali Bulan Agustus Ae Oktober 2024 Bulan Jumlah Piutang Agustus September Oktober Sumber: Accounting Trans Resort Bali Berdasarkan data di atas, terlihat jelas adanya tren peningkatan piutang di The Trans Resort Bali dari bulan Agustus hingga September. Data di atas juga menunjukkan adanya peningkatan piutang yang cukup signifikan di Trans Resort Bali Prosiding SINTESA Volume tahun 2024 E-ISSN 2810 - 840 selama tiga bulan terakhir. Meskipun jumlah total piutang perusahaan meningkat, namun upaya dalam penagihan piutang tetap dilakukan sehingga tidak akan terjadi piutang tak tertagih. Piutang merupakan semua pendapatan perusahaan yang belum dibayarkan oleh Customer. Dalam transaksi perusahaan seringkali perusahaan memberikan kebijakan mengenai penjualan yang dibayarkan secara kredit dari Customer sehingga muncul piutang usaha. Piutang usaha yang berlaku di Trans Resort Bali berupa piutang jangka panjang maupun jangka pendek. Piutang jangka panjang maksimal pembayaran yaitu 60 hari atau 2 bulan. METODE PENELITIAN Metode analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah metode analisis deskriptif kualitatif. Metode ini digunakan karena penelitian ini dilakukan bertujuan untuk menganalisis pengendalian internal piutang usaha untuk meminimalkan piutang tak tertagih. Metode yang digunakan peneliti untuk mengumpulkan data yaitu survey lapangan dan wawancara dengan pihak terkait yaitu bagian Account Receivable. Financial Controller dan bagian Sales & Marketing. Lokasi dan Waktu Penelitian Lokasi penelitian kali ini bertempat di Trans Resort Bali dengan waktu penelitian bulan Agustus Ae Oktober 2024. Populasi dan Sampel Populasi yang akan digunakan dalam pengambilan data di Trans Resort Bali berupa data keuangan periode bulan Agustus sampai dengan Oktober 2024. Sedangkan sampel yang diambil adalah bagian Account Receivable. Financial Controller dan bagian Sales & Marketing. HASIL DAN PEMBAHASAN Piutang usaha yang berlaku di Trans Resort Bali dibagi menjadi dua kategori yaitu: company ledger, dan travel agent ledger. Company ledger pihak Trans Resort Bali yaitu company ledger milik owner maupun group- group dari berbagai kalangan baik grup bisnis maupun group travel. Selain Company Ledger, ada pula travel Agent ledger yang dimaksud adalah piutang usaha yang memiliki kerjasama dengan online travel agent. Pada bulan agustus hingga oktober total piutang belum terbayarkan yaitu sebesar Rp4. 462,00 dari company ledger dan travel agent. Prosiding SINTESA Volume tahun 2024 E-ISSN 2810 - 840 Tabel 3 Jumlah Piutang Bulan Agustus-Oktober Bulan Agustus September Oktober Total Piutang Piutang Tertagih Piutang Tak Tertagih Piutang Tak Tertagih Rassio Tunggakan = X 100% Total Piutang Tabel 4 Data Piutang Tak Tertagih Bulan Agustus September Oktober Piutang Tak Tertagih Total Piutang Rasio Tunggakan 1,36% 9,4% 11,74% Rasio Tunggakan Perhitungan menggunakan rasio tunggakan dilakukan untuk mengetahui berapa banyak dalam bentuk persentase dari banyaknya hutang yang seharusnya sudah dilunasi pada penjualan kredit yang dilakukan perusahaan dari piutang yang belum tertagih. Menurut Hayati pada Tadbir . Rasio tunggakan merupakan sebuah rasio yang digunakan untuk mengetahui berapa nominal dari piutang yang seharusnya sudah dilunasi oleh perusahaan atau individu yang melakukan pembelian berupa dari penjualan kredit dari piutang yang belum ditagih. Berdasarkan hasil perhitungan rasio tunggakan dimana hasil tersebut disajikan dalam bentuk tabel, terlihat adanya gerakan kenaikan dari rasio tunggakan tersebut dari bulan Agustus hingga bulan Oktober, dimana pada bulan Agustus terdapat rasio tunggakan sebesar 1,36% sedangkan pada bulan September terdapat rasio tunggakan sebesar 9,4% dan pada bulan Oktober sebesar 11,74% . Dilihat dari rasio tunggak diatas bahwa setiap bulannya piutang usaha yang dimiliki Trans Resort Bali mengalami kenaikan atau peningkatan. Piutang Tertagih Rassio Penagihan= X 100% Total Piutang Prosiding SINTESA Volume tahun 2024 E-ISSN 2810 - 840 Tabel 5 Data Piutang Tertagih Bulan Piutang Tertagih Total Piutang Agustus September Oktober Rasio Penagihan 99,86% 90,57% 88,29% Rasio Penagihan Dalam mengetahui seberapa besar persentase yang didapatkan dalam melakukan penagihan piutang dari total jumlah piutang yang dimiliki oleh Trans Resort Bali yaitu menggunakan metode rasio penagihan dalam perhitungannya. Perusahaan dapat mengetahui persentase piutang yang dapat ditagih dan persentase sisa piutang yang belum ditagih oleh perusahaan. Mitayani pada Tadbir . , menjelaskan mengenai rasio penagihan yang dapat diartikan sebagai rasio yang digunakan oleh perusahaan untuk mengetahui kegiatan penagihan yang telah dilakukan dari jumlah keseluruhan piutang yang dimiliki, sehingga perusahaan dapat mengetahui berapa besar piutang yang dapat Dari hasil perhitungan rasio penagihan dari Tabel di atas, dapat dilihat bahwa adanya penurunan dalam penagihan piutang yang dilakukan oleh pihak Trans Resort Bali dari bulan Agustus Sampai dengan Oktober. Dimana di bulan Agustus penagihan mencapai 99,86% dan pada bulan September rasio penagihan piutang mencapai 90,57% sedangkan pada bulan Oktober rasio penagihan mencapai 88,29%. Tabel 6 Performa Penagihan Piutang Agustus-Oktober 2024 Bulan Rasio Penagihan Piutang Peningkatan/Penurunan Agustus September Oktober 99,86% 90,57% 88,29% 9,29% 2,28% Pada setiap bulannya penjualan secara kredit yang dilakukan oleh Trans Resort Bali mengalami peningkatan, dimana pada bulan Agustus penjualan secara kredit Rp15. Dan pada bulan September sebesar Rp17. serta pada bulan Oktober sebesar Rp21. Karena hal tersebut mengakibatkan piutang yang dihasilkan pada bulan Oktober juga mengalami peningkatan dari bulan-bulan sebelumnya. Bisa dilihat dari performa penagihan piutang pada table di atas, dimana pada bulan September persentase peningkatan performa penagihan piutang mencapai 9,29% sedangkan pada bulan Oktober persentase peningkatan performa rasio penagihan piutang hanya mencapai 2,28%. Jumlah total piutang meningkat Prosiding SINTESA Volume tahun 2024 E-ISSN 2810 - 840 disebabkan karena setiap bulannya Trans Resort Bali mengalami peningkatan penjualan kredit. Berdasarkan pengamatan dan perhitungan atas pengelolaan piutang di Trans Resort Bali, maka selama bulan Agustus sampai dengan Oktober terjadi penurunan rasio penagihan piutang. Dalam kegiatan sehari-harinya staf bagian piutang perusahaan melakukan tindakan seperti membuat bukti pembayaran berupa invoice yang nantinya akan dikirimkan kepada PIC dari tamu maupun online travel agent yang menjalin kerjasama dengan perusahaan. Selain itu, proses pencatatan piutang di Trans Resort Bali dilakukan setiap hari pada saat penjualan kredit dilakukan. Piutang usaha dikonfirmasi saat tamu check out. Ada beberapa upaya yang dilakukan apabila terjadinya piutang usaha, seperti membuat laporan piutang, yaitu laporan yang mencantumkan jumlah kewajiban pelanggan pada tanggal tertentu atau sebelum jatuh tempo pembayaran dengan informasi rinci. Penilaian risiko piutang menurut hasil penelitian Trans Resort Bali dilakukan untuk menghindari risiko terjadinya piutang tak tertagih. KESIMPULAN Hasil penelitian ini adalah Trans Resort Bali sudah melakukan pengendalian piutang dengan sangat baik, sehingga menghasilkan persentase penagihan piutang diatas 90%. Oleh karena itu. Pengendalian internal di Trans Resort Bali sudah baik. Pengendalian internal yang dilakukan oleh Trans Resort Bali yaitu dengan melakukan cost control penjualan kamar di setiap harinya dan mengingatkan payment yang seharusnya dibayarkan kepada klien atau agent sebelum jatuh tempo pembayaran. Selain itu. Hotel Trans Resort Bali melakukan antisipasi piutang tak tertagih, dengan cara membuat regulasi tamu dengan pembayaran cash basis, sedangkan untuk piutang yang sudah berjalan, dilakukan metode penyisihan kerugian piutang dengan cara tetap di tagih dengan menghubungi customer . ia email atau telepo. secara terus menerus. UCAPAN TERIMA KASIH Pada kesempatan ini tidak lupa penulis mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang membantu menyelesaikan laporan ini, oleh karena itu, penulis mengucapkan terima kasih kepada: Universitas Dhyana Pura yang telah memberikan kesempatan untuk penulis mengikuti program magang yang telah dilakukan di salah satu perusahaan. Dr. Ni Luh Putu Sri Purnama Pradnyani. SE. Si. AK. CA. selaku Ketua Program Studi Akuntansi (S. Dr. Wayan Suarjana,SE. ,Ak. ,M. ,M. ,CA. ,CPA. ,CLI. ,CTA selaku Dosen Pembimbing dalam pelaksanaan dan penyusunan Laporan Praktek Kerja Lapangan. Alexander Jovanovic selaku General Manager yang telah memberikan kesempatan untuk melakukan Praktek Kerja Lapangan di Trans Resort Bali. Prosiding SINTESA Volume tahun 2024 E-ISSN 2810 - 840 Dodik Purwedi sebagai Direktur Keuangan The Trans Resort Bali. Ni Luh Ika Ariyanti sebagai Manajer Pembelian di The Trans Resort Bali. Ni Luh Pramita Rahayu sebagai Akuntan di The Trans Resort Bali. Tasya Taruli Simarmata selaku Human Resources Manager di The Trans Resort Bali Seluruh staf di Bagian Keuangan The Trans Resort Bali yang telah memberikan membimbing, mengajar, dan mendukung penulis selama pelatihan kerja. DAFTAR PUSTAKA