SARGA : JOURNAL OF ARCHITECTURE AND URBANISM VOLUME 17 NO 1 JANUARI 2023 P-ISSN: 0853-4748 E-ISSN: 2961-7030 Journal Home Page: https://jurnal2. id/index. php/sarga PENATAAN KAWASAN WISATA PANTAI PASIR PUTIH DALEGAN DENGAN PENDEKATAN SUSTAINABLE TOURISM Reorganized The Pasir Putih Beach Tourism With Sustainable Tourism Approach | Received December 19th 2022 | Accepted January 19th 2023 | Available online January 31th 2023 | | DOI 10. 56444/sarga. 389 | Page 11 - 20 | Rona Rafidah Salsabila1*. Rhisa Aidilla Suprapto2 salsabila@students. Universitas Amikom Yogyakarta. Yogyakarta. Indonesia1* rhisaaidilla@amikom. Universitas Amikom Yogyakarta. Yogyakarta. Indonesia2 ABSTRAK Kawasan wisata pantai Pasir Putih merupakan salah satu destinasi wisata di Kota Gresik, destinasi yang terletak di Desa Dalegan Kecamatan Panceng Kota Gresik ini memiliki lokasi yang strategis yaitu dekat dengan banyak destinasi wisata. Berdasarkan kondisi yang ada. Destinasi ini memiliki banyak potensi diantaranya memiliki panorama laut yang indah, jenis pasir putih dan lembut, serta ombak yang tenang sehingga cocok untuk mengembangkan objek wisata yang menarik wisatawan untuk berkunjung, serta keunggulan utama berupa sumber daya alam yang melimpah dan mendukung. Selain itu, terdapat beberapa permasalahan di lokasi yang memerlukan penataan ulang antara lain penataan parkir dan kemacetan yang disebabkan oleh pariwisata, infrastruktur yang kurang memadai, massa bangunan dan pemandangan di kawasan wisata yang kurang tertata dan tidak memiliki konsep. Zonasi yang berantakan dan beberapa area tidak memiliki fungsi khusus. Dengan potensi dan permasalahan yang ada, penerapan pendekatan Pariwisata Berkelanjutan diharapkan mampu menjawab permasalahan yang ada dan menjadi wadah bagi segala rencana kegiatan yang fokus pada ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Desa Dalegan, sosial budaya, dan lingkungan di kawasan wisata dan sekitarnya. Kata kunci: Arsitektur. Pariwisata. Pariwisata Berkelanjutan. Atraksi. ABSTRACT The Pasir Putih beach tourism area is one of the tourist destinations in Gresik City, the destination is located in Dalegan Village. Panceng District. Gresik City has a strategic location which is close to many tourist destinations. Based on the existing conditions. This destination has much potential, including having a beautiful sea panorama, the type of white and soft sand, and calm waves so that it is suitable for developing tourist attractions that attract tourists to visit, as well as the main advantage in the form of abundant and supportive natural resources. In addition, several problems at the location require rearrangement, including parking arrangements and congestion caused by tourism, inadequate infrastructure, and mass of buildings and views in tourist areas that are less organized and have no Cluttered zoning and some areas have no specific function. With the existing potentials and problems, the application of the Sustainable Tourism approach is expected to be able to answer existing problems and become a forum for all planned activities that focus on the economy and welfare of the people of Dalegan Village, socio-culture, and the environment in the tourist area and its surroundings. Keywords: Architecture. Tourism. Sustainable Tourism. Attraction. SARGA - VOLUME 17 NO. 1 JANUARI 2023 Rona Rafidah Salsabila. Rhisa Aidilla Suprapto PENDAHULUAN Kota Gresik dikenal memiliki banyak potensi pariwisata yang berkembang dengan baik, berupa wisata alam pantai maupun wisata buatan, terletak di daerah strategis, sebagian besar wilayah di Kabupaten Gresik berupa pesisir pantai, yang tersebar memanjang dimulai dari Kecamatan Kebomas. Gresik. Manyar. Bungah. Sidayu. Ujungpangkah, dan Panceng serta Kecamatan Sangkapura dan Tambak yang terletak di dalam pulau Bawean. Berdasarkan DISPARBUD Gresik, terdapat 11 pantai yang terletak di sepanjang Kota Gresik, salah satunya wisata pantai pasir putih Dalegan yang pada Juni tahun 2021 lalu meraih juara II pada ajang Anugerah Wisata Gresik (AWG) 2021 pada kategori wisata alam. Desa Dalegan memiliki destinasi Pantai Pasir Putih yang cocok menjadi destinasi wisata bersama keluarga, pantai tersebut telah dibuka dari tahun 2003. Desa Dalegan terkenal memiliki hasil alam yang melimpah namun kurang adanya perhatian dari pihak Desa, perlu adanya wadah yang dapat mengelola dan dikembangkan menjadi sebuah UMKM, pengembangan UMKM nantinya juga memiliki pengaruh pada ikon Desa terutama kawasan wisata, adapun hal yang perlu diperbaiki pada kawasan wisata antara lain pengaturan parkir illegal, pemetaan kawasan, fasilitas yang belum memadai dan perbaikan infrastruktur dan akses jalan menuju obyek wisata yang sempit, dengan itu perlu adanya penataan dan pengelolaan pada setiap elemen pendukung pada kawasan wisata. Penataan kawasan wisata pantai pasir putih Dalegan rencananya akan menerapkan konsep Sustainable Tourism atau Pariwisata Berkelanjutan yang diharapkan dapat memperbaiki manajemen dan pengelolaan kawasan wisata secara berkelanjutan. memberi dampak yang lebih baik untuk kondisi wisata saat ini dan kedepannya, sektor pariwisata ini menjadi salah satu destinasi wisata yang berkelanjutan dan dapat menjadi sumber pemasukan desa serta membuka lebih banyak lapangan pekerjaan terutama masyarakat desa Dalegan, dan menjadikan kawasan wisata pantai pasir putih Dalegan mampu bersaing dengan wisata-wisata baru yang bermunculan di Kota Gresik baik secara kualitas visual maupun pengelolaanya. REVIEW LITERATUR Sustainable Tourism (Pariwisata berkelanjuta. dapat diartikan sebagai konsep pariwisata yang diharapkan dapat menjamin pelestarian dan keaslian dari Sumber Daya Alam (SDA), kondisi sosial-budaya, dan ekonomi generasi mendatang (Rina Kurniawati MM. MBA, 2012:. Hal tersebut merupakan konsep pengembangan dari pembangunan berkelanjutan yang meliputi aspek ekonomi, sosial-budaya, dan lingkungan guna memenuhi kebutuhan masa sekarang dengan tanpa mengurangi pemenuhan kebutuhan generasi yang akan datang dan dapat membentuk masyarakat yang adaptive terhadap lingkungan dan berinteraksi satu sama lain. Aspek Sustainable Tourism Menurut Kemenparekraf, pariwisata berkelanjutan meliputi beberapa komponen berikut : A Economy Feasible. Ekonomi berkelanjutan berhubungan dengan peningkatan sektor perekonomian dan tata cara menjalankan serta mengembangkan ekonomi dalam jangka panjang yang mampu membangun kesejahteraan generasi pada masa sekarang tanpa harus mengambil alih atau mengurangi SDA. SDM, dan perekonomian masa depan SARGA - VOLUME 17 NO. 1 JANUARI 2023 Penataan Kawasan Wisata Pantai Pasir Putih Dalegan Dengan Pendekatan Sustainable Tourism Socially Acceptable. Masyarakat setempat berperan penting dalam pembangunan dan pengembangan kawasan wisata berkelanjutan dengan perannya sebagai komunitas pendukung yang mencakup interaksi, interrelasi, dan interdependensi. A Environmentally Feasible. Lingkungan berkelanjutan, menekankan bahwa pembangunan dan pengembangan kawasan wisata berkelanjutan perlu memperhatikan kondisi sumber daya alam dan lingkungan di sekitaran kawasan dan menperhitungkan perubahan yang mungkin terjadi selanjutnya, juga meliputi pelestarian dan pengontrolan sumber daya, utamanya sumber daya yang keberadaannya sangat penting dalam kelangsungan hidup manusia yaitu sumber daya alam yang tidak bisa diperbarui. Karakteristik Sustainable Tourism Dalam menentukan kriteria dalam Sustainable Tourism terdapat GSTC (Global Sustainable Tourism Counci. Destination Criteria yang menciptakan pedoman dengan berbagai pertimbangan standar untuk Sustainable Tourism dari setiap benua. GSTC menerapkan sertifikasi, indicator, kriteria, dan praktik unggulan dari konteks budaya dan Geo-politic yang telah diuji untuk mematuhi standar alisansi ISEAL, badan internasional yang memberikan panduan untuk pengembangan dan pengelolaan standar keberlanjutan untuk semua Berikut merupakan pedoman GSTC Destination Criteria dalam Sustainable Tourism: Tabel 1. Table Kriteria Sustainable Tourism Kriteria Sustanable Tourism Management Structure and Framework Sustainable management Socio-economic Sustainability Cultural Sustainability Environmental Sustainability Stakeholder engagement Managing pressure and change Delivering local economic benefits Social wellbeing and impact Protecting cultural heritage Visiting cultural sites Conservation of natural heritage Resource management Management of waste and emissions Sumber: GSTC (Global Sustainable Tourism Counci. Sustainable Architecture Konsep yang diterapkan khususnya terkait Arsitektur Tropis, konsep ini terkait dengan respon terhadap kondisi permasalahan iklim dimana fokus rancangan mengarah pada pemecahan permasalahan yang disebabkan oleh iklim tropis yang memiliki kelembapan udara tinggi, temperatur udara tinggi, dan curah hujan tinggi. Aspek utama dalam perencanaan Arsitektur Tropis, meliputi. kenyamanan termal, aliran udara dalam bangunan, radiasi panas. Secara lebih spesifik, karakter bangunan yang menerapkan Arsitektur tropis memiliki beberapa prinsip berikut. Kesederhaan bentuk. Penerapan Less is More. Penggunaan material tahan panas. Elemen garis yang simetris dan bersih. Desain rancangan cenderung terbuka. METODE Observasi melalui pengamatan dan wawancara, merupakan hal pertama yang peneliti lakukan untuk memperoleh data primer kondisi eksisting. Perancangan ini dikembangkan dengan melakukan menerapkan proses penelitian secara kualitatif melalui studi literature untuk melihat SARGA - VOLUME 17 NO. 1 JANUARI 2023 Rona Rafidah Salsabila. Rhisa Aidilla Suprapto dan mengetahui indikator konsep perancangan dengan pendekatan teori terkait kawasan wisata Lokasi Perancangan yang terpilih adalah kawasan wisata yang terletak di Jalan Pasir Putih. Desa Dalegan. Kecamatan Panceng. Kabupaten Gresik dengan titik koordinat 6A53Ao31. 79Ay lintang selatan dan 112A28Ao03. 40Ay lintang timur. Tapak berada di ketinggian A20 meter di atas permukaan air laut dan memiliki kemiringan 0-2%, pada sekitaran kawasan wisata tepatnya area timur digunakan sebagai tambak-tambak. DATA. DISKUSI. DAN HASIL/TEMUAN Analisis Perencanaan Atas Dasar Kebutuhan Ruang Berdasarkan kondisi eksisting dan kebutuhan pengguna, terdapat beberapa aspek penting yang menjadi fokus dalam penataan dan pengembangan, yaitu: A Penataan kawasan, tata masa bangunan A Peningkatan fasilitas dan sarana prasarana A Peningkatan jenis-jenis atraksi wisata Analisis Permasalahan Analisis S. Berdasarkan hasil penjabaran analisis kondisi eksternal maupun internal pada lokasi studi, maka diperoleh strategi berikut : Tabel 2. Strategi SWOT Strategi Strenght- Starategi Threats Strenght- Strategi Opportunity Weakness- Strategi Threats Weakness- S-O S-T W-O W-T Mengembangkan Kawasan wisata yang potensi yang ada pada Kawasan, mengoptimalkan peran meningkatkan kualitas Kawasan wisata Dalam dan penataan Kawasan menggunakan konsep dan budaya yang dapat Kawasan tersebut. Dalam perancangan dan penataan Kawasan wisata perlu adanya penataan keseragaman massa yang dapat meningktkan citra Kawasan, serta tegas fasilitas sarana prasarana maupun atraksi wisata dan pemberian signage yang jelas. Dalam dan penataan Kawasan memperhatikan kondisi Adanya peran mengelola sumber daya alam (SDA) Sumber: Analisis Penulis,2022. SARGA - VOLUME 17 NO. 1 JANUARI 2023 Penataan Kawasan Wisata Pantai Pasir Putih Dalegan Dengan Pendekatan Sustainable Tourism Analisis View Analisis View merupakan penjabaran tentang kondisi view di sekitar kawasan. Gambar 1. Analsis View Sumber: Analisis Penulis,2022. Analisis Aksesibilitas Analisis Aksesibilitas merupakan analisis yang menjelaskan tentang bagaimana sirkulasi keluar/masuk kendaraan yang berkaitan dengan perancangan. Konsep aksesibilitas memiliki satu jalur yang menjangkau dari gerbang utama Desa Dalegan meunuju parkir resmi wisata, namun pihak pemerintah Desa telah mengupayakan penambahan jalur alternative bagi wisatawan yang saat ini sedang proses penggarapan dengan lebar 4 meter. Gambar 2. Analsis Aksesibilitas Sumber: Analisis Penulis,2022. Analisis Klimatologi Analisis Klimatologi menjelaskan tentang kondisi angin dan arah mata angin pada kawasan. Menempatkan vegetasi bertajuk padat sebagai pemecah angin. Memaksimalkan peletakan bukaan pada bangunan. SARGA - VOLUME 17 NO. 1 JANUARI 2023 Rona Rafidah Salsabila. Rhisa Aidilla Suprapto Menggunakan system ventilasi silang Tidak menempatkan bangunan tinggi pada area pinggir pantai, agar tidak menghalangi view. Gambar 3. Analsis Klimatologi Sumber: Analisis Penulis,2022. Analisis Gubahan Gubahan massa yang rencana akan diterapkan menggunakan pendekatan Arsitektur tropis dengan bentuk atap cenderung parametrik agar bangunan bersifat Aerodinamis yang mana memudahkan aliran angin di sekitar bangunan serta bangunan yang bersifat terbuka. Gambar 4. Bambu Kuning Restoran Sumber: Bamboe Koening Restaurant. Ubud - Ulasan Restoran - Tripadvisor diakses pada 10 Juli 2022 Analisis Vegetasi Penggunaan vegetasi yang menjadi ciri khas lokasi studi kasus seperti Pandan pantai. Kelapa. Ketapang. Cemara laut. Waru laut, dan vegetasi yang berupa tanaman penutup tanah seperti Gambar 5. Analsis Vegetasi Sumber: Analisis Penulis,2022. SARGA - VOLUME 17 NO. 1 JANUARI 2023 Penataan Kawasan Wisata Pantai Pasir Putih Dalegan Dengan Pendekatan Sustainable Tourism Hasil Pembahasan Konsep Pengembangan Kawasan Gambar 6. Master Plan Kawasan Sumber: Data Penulis,2022. Konsep Gubahan Gubahan massa menerapkan bentuk parametrik pada beberapa atap angin agar memudahkan aliran angin di sekitar bangunan, bangunan bersifat semi terbuka dan mengoptimalkan pencahayaan dan penghawaan alami. Gambar 6. Gubahan Massa Sumber: Data Penulis,2022. Gambar 7. Gubahan Massa Sumber: Data Penulis,2022. Konsep Implementasi Sustainability Penggunaan Material Lokal dan menerapkan budaya setempat pada rancangan. SARGA - VOLUME 17 NO. 1 JANUARI 2023 Rona Rafidah Salsabila. Rhisa Aidilla Suprapto Gambar 8. Material Sustainablity dan penerapan pada bangunan penunjang Sumber: Bambu Sebagai Bahan Bangunan - ARSITAG, dan data penulis, 2022 Mengadaptasi bentuk atap dari bangunan rumah kemasan Gresik pada beberapa bangunan pendukung wisata seperti Bangunan utilitas, bangunan penunjang, bangunan pengelolah, rumah kemasan merupakan salah satu cagar budaya di Kota Gresik. Gambar 9. Lampu Damar urung Sumber: Damar Kurung Ikon Tertua Gresik Yang Mendunia - IniGresik. Com Gambar 10. Main Enterance Sumber: Data Pribadi Penempatan Zona, dengan menata ulang peletakan zona ekonomi lokal dalam kawasan menjadi lebih terkonsep dan menarik serta penambahan fungsi-fungsi bangunan komersil penunjang wisata. Berikut merupakan fungsi-fungsi bangunan komersil setelah penataan: A Restaurant. Tradisional Bar & Cafy. Pusat Oleh-oleh. Gazebo Apung. Pedagang Makanan dan Minuman Kesimpulan Kawasan wisata pantai pasir putih Dalegan dengan pendekatan Sustainable Tourism (Pariwisata Berkelanjuta. yang diharapkan mampu memberi dampak lebih baik kedepannya terutama dalam aspek ekonomi, sosial-budaya, dan lingkungan kawasan wisata dan sekitarnya khususnya masyarakat setempat, serta menciptakan kawasan wisata yang inovatif dengan mempertimbangkan potensi yang ada. Berikut merupakan implementasi konsep Sustainable Tourism dalam penataan Kawasan Wisata Pantai Pasir Putih Dalegan: SARGA - VOLUME 17 NO. 1 JANUARI 2023 Penataan Kawasan Wisata Pantai Pasir Putih Dalegan Dengan Pendekatan Sustainable Tourism Tabel 3. Implementasi Konsep Sustainable Tourism Aspek Konsep Perencanaan Ekonomi Penataan Zona Ekonomi Local (Socio-economic Sustainabilit. Penataan Massa Bangunan Perencanaan Penambahan Fungsi Bangunan Komersil (Restaurant. Cafy. Dan Gazebo Apun. Sosial Ae Budaya Mewadahi Komunitas Nelayan (Cultural Sustainabilit. Mewadahi Budaya Ngopi Gresik Mewadahi Pemberdayaan Masyarakat Penggunaan Material Local (Bamboo Dan Jeram. Lingkungan Penataan Drainase (Environmental Sustainabilit. Penggunaan Pendekatan Bangunan Tropis Pemanfaatan Energi Matahari Berupa Panel Surya Sustainability Management Penambahan Fasilitas Penunjang Aksesibilitas Penataan Zoning & Atraksi Wisata Sumber: Data Pribadi Daftar Pustaka Amirudin,Abid. 2017 AuImplementasi Kebijakan Pengembangan Obyek Wisata Pasir Putih Panceng Kabupaten GresikAy dalam Pprosiding Seminar dan Call For Paper yang diselenggarakan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas MuhammadiyAH Sidoarjo 20-21 Oktober 2017. Arida NSNS. Sunarta Nyoman. 2017 AuBuku Ajar Pariwisata BerkelanjutanAy Journal Pariwisata Berkelanjutan. Hal 16-25. BPS Kabupaten Gresik. Kabupaten Gresik Dalam Angka 2021. Gresik: BPS Kabupaten Gresik. BPS Kabupaten Gresik. Kecamatan Panceng Dalam Angka 2021. Gresik: BPS Kabupaten Gresik. DATA ARSITEK/Ernst Neufert. alih bahasa. Sunarto Tjahjadi. Editor. Purnomo Wahyu Indarto Ae Cet. 1 Ae Jakarta: Erlangga, 1996. Gunn. , & Var. Tourism planning: Basics, concepts, cases. Routledge. Gufron,M. at Al. PERANCANGAN KAWASAN WISATA PANTAI DI JEPARA (Dengan pendekatan konsep Arsitektur Waterfront Frank Lloyd Wrigh. Global Sustainable Tourism Council (GSTC). Diakses pada 23 Juni 2022 dari GSTC Criteria | GSTC . Hall. Tourism Planning: Policies. Processes and Relationships. Prentice Hall. 2000 England Leiper. Tourism Management Person Hospitality Press. 2004 Australia. Hidalgo. Oscar. 2003 AuBamboo: The Gift of Gods. Kolumbia : DAovinni. Kamus Tata Ruang edisi 1/penyusun. Soefaat . t al. Ae Jakarta: Direktorat Jenderal Cipta Karya. Departemen Pekerjaan Umum. Ikatan Ahli Perencanaan Indonesia, 1997. 125 hlm. 22,5 cm. Kamus Istilah Pengembangan Wilayah edisi 1/penyusun. Rasyidi. Salahudin . t al. Jakarta : Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, 2016. 220 hlm. Marzaman,A. Rasyid,AU. Eduwisata Bahari Berbasis Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengembangan Taman LAUT Olele. Kabupaten Bone Bolango. Provinsi Gorontalo. Jurnal Master Pariwisata (JUMPA), 06 . SARGA - VOLUME 17 NO. 1 JANUARI 2023 Rona Rafidah Salsabila. Rhisa Aidilla Suprapto Nurhidayati. Sri Endah. AuSistem Pariwisata di Agropolitan BatuAy . Media Masyarakat. Kebudayaan dan Politik. Vol . hal: 76-78. Peraturan Menteri Pariwisata. Nomor 14 Than 2016, tentang Pedoman Destinasi Pariwisata Berkelanjutan. Diakses pada 17 Mei 2020 dari Permenpar No. 14 Tahun 2016 tentang Pedoman Destinasi Pariwisata Berkelanjutan [JDIH BPK RI]. Pantai Pasir Putih Dalegan. DISPARBUD. Diakses pada 14 Juni 2022 dari Pantai Dalegan Ae DISPAREKRAFBUDPORA Gresik . UCAPAN TERIMAKASIH