Benefits: Journal of Economics and Tourism Vol. No. December 2025, pp. Financial Literacy as an Investment Decision: A Literature Review Literasi Keuangan Sebagai Keputusan Investasi: Studi Literature Review Rindu Reza Budiarti1 and Sri Trisnaningsih2 rindurezabudiarti@gmail. 1Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur 2Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur Info Artikel: Submitted: May 29, 2025 |Revised: July 18, 2025 |Accepted: July 21, 2025 How to cite: Rindu Reza Budiarti and Sri Trisnaningsih. AuFinancial Literacy an Investment Decision: A Literature RiviewAy. Benefits: Journal of Economics and Tourism. Vol. 2 No. December 2025, pp. ABSTRACT Indonesians' interest in investing has increased significantly in recent years. However, the lack of a national financial literacy level that has not yet reached 50% raises concerns about the quality of investment decisions, especially among teenagers. This research examines the relationship between financial literacy and investment decisions based on previous studies. The authors used a literature study approach, analyzing 17 relevant scientific articles published from 2020 to 2024. The results showed that most studies found a positive and significant relationship between financial literacy and the quality of investment decisions. Individuals who are highly financially literate tend to make investment decisions that are rational varied, and in line with their long-term financial goals. Keyword: Financial Literacy. Investment Decision. Literature Review ABSTRAK Minat masyarakat Indonesia dalam berinvestasi mengalami peningkatan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Tingkat literasi keuangan nasional yang belum mencapai 50% menimbulkan kekhawatiran tentang kualitas keputusan investasi, terutama di kalangan remaja. Penelitian ini mengkaji hubungan antara literasi keuangan dan keputusan investasi berdasarkan berbagai studi sebelumnya. Penulis menggunakan pendekatan studi pustaka, dengan menganalisis 17 artikel ilmiah yang relevan yang diterbitkan dari tahun 2020 hingga 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar penelitian menemukan hubungan yang positif dan signifikan antara pemahaman keuangan dan kualitas keputusan investasi. Individu yang sangat memahami keuangan cenderung membuat keputusan investasi yang rasional, bevariasi, dan sesuai dengan tujuan keuangan jangka panjang. Kata Kunci: Literasi Keuangan. Keputusan Investasi. Literature Review Pendahuluan Beberapa tahun terakhir, ketertarikan masyarakat Indonesia terhadap kegiatan investasi terus mengalami peningkatan. Hal ini didorong oleh pertumbuhan ekonomi yang stabil, iklim politik yang kondusif, serta potensi pasar domestik yang besar, mengingat jumlah penduduk Indonesia yang melebihi 270 juta jiwa (BPS Indonesia, 2. Berdasarkan data dari Kustodian Sentral Efek Indonesia, jumlah investor meningkat dari 3,87 juta pada tahun 2020 menjadi 10,32 juta pada akhir tahun 2023 (KSEI, 2. Yang menarik, lebih dari 60% dari total investor baru merupakan individu dari kalangan muda (Otoritas Jasa Keuangan. Hal ini menunjukkan bahwa generasi muda semakin antusias untuk berinvestasi, khususnya melalui platform digital yang kini semakin mudah diakses. Di balik antusiasme tersebut, muncul permasalahan mendasar, yaitu masih rendahnya tingkat literasi keuangan di Indonesia. Berdasarkan survei Otoritas Jasa Keuangan (OJK) (Otoritas Jasa Keuangan, 2. , indeks literasi keuangan nasional hanya mencapai 49,68%. Artinya, lebih dari separuh penduduk Indonesia belum memahami secara memadai prinsip-prinsip dasar keuangan, seperti manajemen risiko, perencanaan keuangan, dan pengelolaan aset. Kesenjangan antara keinginan untuk berinvestasi dan kemampuan memahami aspek keuangan ini memunculkan dampak sistemik yang serius. Realitas ini ditunjukkan oleh berbagai laporan industri yang mengindikasikan bahwa mayoritas investor pemula mengalami kerugian signifikan dalam periode awal, terutama pada instrumen investasi berisiko tinggi seperti perdagangan Hal ini diperparah dengan maraknya perilaku spekulatif seperti perdagangan harian tanpa analisis yang memadai, penggunaan leverage yang berlebihan, serta keputusan investasi berdasarkan informasi dari media sosial yang tidak terverifikasi. OJK bahkan mencatat peningkatan kasus penipuan investasi hingga 127% pada tahun 2023 dengan total kerugian mencapai Rp 14,2 triliun, yang sebagian besar dialami oleh investor berusia 20Ae35 tahun (Otoritas Jasa Keuangan. Kondisi ini mengindikasikan adanya kesenjangan serius antara minat berinvestasi dan kesiapan pengetahuan finansial, yang dapat berdampak pada kualitas keputusan investasi. Ketidakseimbangan ini berpotensi mendorong masyarakat ke dalam pengambilan keputusan berbasis spekulasi, ketergantungan pada tren pasar yang tidak terverifikasi, serta kerentanan terhadap penipuan atau kerugian akibat kurangnya pemahaman akan profil risiko instrumen investasi. Penelitian sebelumnya mengindikasikan bahwa tingkat literasi keuangan sangat berperan dalam membantu individu merancang strategi investasi yang realistis dan terukur (Fuadi & Trisnaningsih, 2022. Budiyono, 2. Pemahaman keuangan yang baik terbukti membantu dalam pengambilan keputusan investasi yang logis, mempertimbangkan risiko, dan menghindari pengaruh emosional atau keputusan impulsif (Lusardi & Mitchell, 2. Beberapa studi menunjukkan bahwa literasi keuangan tidak selalu secara langsung mempengaruhi keputusan investasi. Hal ini menunjukkan adanya kemungkinan variabel lain yang memoderasi atau memediasi hubungan tersebut, seperti motivasi, pengalaman pribadi dalam berinvestasi, atau pengaruh dari lingkungan sosial (Lestari et al. , 2. Kondisi ini menunjukkan pentingnya melakukan kajian mendalam terhadap penelitian-penelitian terdahulu guna . Benefits: Journal of Economics and Tourism. Vol. No. December 2025, pp. mengetahui pola, konsistensi, serta celah dalam literatur. Berdasarkan latar belakang tersebut, artikel ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan antara literasi keuangan dan keputusan investasi berdasarkan kajian literatur yang ada. Pertanyaan utama yang ingin dijawab adalah sejauh mana pengaruh literasi keuangan terhadap keputusan investasi, serta faktor-faktor apa saja yang dapat memperkuat atau memperlemah hubungan tersebut. Kajian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan edukasi keuangan di Indonesia, terutama bagi generasi muda yang kini mendominasi peta investor nasional. Metode Penelitian Penelitian ini menggunakan metode literature review atau telaah pustaka sebagai pendekatan utama. Pendekatan ini melibatkan penelaahan secara sistematis terhadap berbagai karya ilmiah, artikel akademik, dan publikasi lain yang relevan dengan tema literasi keuangan dan keputusan investasi. Tujuan dari metode ini adalah mengumpulkan, menelaah, serta menyintesis informasi dan temuan empiris terkini yang berkaitan dengan hubungan antara pemahaman keuangan dan perilaku dalam mengambil keputusan investasi. Metode literature review dinilai efektif untuk menelusuri serta membandingkan hasil-hasil riset Mustofa & Trisnaningsih, . menyebutkan bahwa pendekatan ini dilakukan melalui tiga tahap sistematis: perencanaan, peninjauan literatur yang relevan, serta pelaporan hasil analisis dengan penekanan pada sintesis dan keterkaitan temuan. Literature review merupakan metode penelitian yang sangat relevan untuk menggali, mensintesis, dan menilai akumulasi pengetahuan dalam suatu bidang kajian. Menurut Snyder, . , literature review yang dirancang dengan baik tidak hanya merangkum temuan terdahulu, tetapi juga mampu menghasilkan kontribusi teoritis maupun praktis dengan mengidentifikasi celah penelitian, menyusun model konseptual, dan memberikan arah bagi penelitian masa depan. Penelitian ini menggunakan metode literature review untuk mengevaluasi dan merangkum berbagai temuan empiris terkait pengaruh literasi keuangan terhadap keputusan investasi. Pendekatan ini memungkinkan penyusunan argumen yang berbasis bukti, sekaligus memperkuat kerangka berpikir teoritis dari berbagai perspektif yang telah diteliti sebelumnya. Penelitian ini menggunakan literature review untuk meninjau dampak literasi keuangan terhadap keputusan investasi. Penelitian-penelitian terdahulu telah menunjukkan bahwa literasi keuangan berperan dalam meningkatkan kualitas keputusan finansial, mengurangi kesalahan persepsi, serta mendorong perilaku investasi yang lebih bijak (Lusardi & Mitchell, 2. Pendekatan literature review dinilai relevan dan tepat untuk menggali temuan-temuan terkini serta mengkaji konsistensi hubungan antara literasi keuangan dan perilaku investasi yang telah diteliti oleh berbagai peneliti dalam lima tahun terakhir. Untuk penyusunan literature review ini, . Benefits: Journal of Economics and Tourism. Vol. No. December 2025, pp. peneliti menggunakan perangkat lunak Publish or Perish untuk menelusuri artikelartikel ilmiah yang relevan dari database seperti Google Scholar. Pencarian menggunakan kata kunci Aufinancial literacyAy, dan Auinvestment decisionAy dalam rentang tahun 2020Ae2024, diperoleh sebanyak 200 artikel ilmiah. Setelah melalui proses penyaringan berdasarkan relevansi topik, metode penelitian, dan kesesuaian konteks Indonesia maupun global, terpilih 17 artikel utama yang menjadi acuan dalam kajian ini. Artikel-artikel tersebut dianalisis untuk mengidentifikasi pola temuan, perbedaan pendekatan metodologis, dan kontribusi terhadap pengembangan literasi keuangan sebagai determinan dalam pengambilan keputusan investasi. Tabel 1. Literature review Judul Metodologi Temuan No. Nama Penulis dan Tahun (Yulianis & The Effect Of Kuantitatif Studi ini memaparkan adanya pengaruh bermakna dan positif Sulistyowat Financial . nalisis Literacy, i, 2. Overconfidenc linear finansial . ,3%) terhadap pola e. And Risk bergand. Tolerance On Sidoarjo. Investment terutama pada segmen investor Decision logam mulia dalam rentang usia 20-24 tahun. (Pratiwi et Pengaruh Kuantitatif Temuan , 2. Literasi Keuangan Terhadap memiliki dampak signifikan Keputusan Investasi Kajian Dengan mengungkap adanya korelasi Lifestyle positif yang substansial . ,2%) Sebagai antara tingkat melek finansial Variabel dengan mekanisme seleksi aset Moderasi di Kota Pekanbaru Kuantitatif Investigasi ini menjelaskan (Lubis et al. Pengaruh Literasi bahwa tingkat literasi finansial Keuangan memberikan efek positif dan . Benefits: Journal of Economics and Tourism. Vol. No. December 2025, pp. No. Nama Penulis dan Tahun Judul Terhadap Keputusan Investasi Pasar Modal Pada Mahasiswa Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (Astini et Pengaruh , 2. Literasi Keuangan Terhadap Keputusan Investasi (Studi Eksperimen di Gugus V Mandara Giri Kec. Kubutambah Lestari dkk. Pengaruh . (C. Literasi Lestari et Keuangan , 2. Dan Pendapatan Terhadap Keputusan Investasi (Studi Kasus Karyawan Perum Bulog Kanwil Jamb. Metodologi Kuantitatif Kuantitatif . nalisis Temuan berdampak substansial pada keputusan alokasi aset. Hasil analisis statistikal mendukung hipotesis yang menyatakan dengan kapabilitas formulasi Kajian ini mengindikasikan pengaruh positif dan bermakna dari kapasitas pemahaman seleksi instrumen investasi. Divalidasi signifikansi 2-tailed 0,000 (< = 0,. Riset ini menyimpulkan bahwa tingkat melek keuangan tidak berdampak negatif terhadap preferensi instrumen investasi. Walaupun sejumlah parameter seperti deposito & kredit serta instrumen investasi dipahami dengan cukup baik, para memilih opsi investasi dengan profil risiko minimal. Benefits: Journal of Economics and Tourism. Vol. No. December 2025, pp. No. Nama Judul Penulis dan Tahun (Aulina et Pengaruh , 2. Literasi Keuangan Keputusan Investasi Mahasiswa Banten Metodologi Temuan Kuantitatif Riset ini menunjukkan bahwa kapabilitas literasi finansial signifikan pada pola perilaku Perangkat pengukuran dalam penelitian terkonfirmasi valid dan reliabel, distribusi data mengikuti kurva normal, serta tidak ditemukan analisis regresi dapat dianggap Studi ini mengindikasikan bahwa pengetahuan finansial berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap proses Hal ini tervalidasi dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, yang mengindikasikan bahwa semakin komprehensif seseorang, semakin terampil menentukan pilihan investasi yang optimal. Riset ini menyimpulkan bahwa tingkat melek finansial, alokasi uang saku, dan perilaku pengelolaan keuangan tidak kapasitas literasi keuangan dan besaran uang saku memiliki (Purnamasa ri, 2. Pengaruh Literasi Keuangan Terhadap Keputusan Investasi Pasar Modal (Studi Kasus Mahasiswa di Kota Palemban. (Surahman et al. , 2. Literasi Keuangan Uang Saku Sebagai Keputusan Berinvestasi: Perilaku Keuangan Kuantitatif . Benefits: Journal of Economics and Tourism. Vol. No. December 2025, pp. No. Nama Penulis dan Tahun Judul (Suidarma et al. , 2. (Pradipa et Pengaruh Literasi , 2. Keuangan Terhadap Keputusan Investasi Dengan Financial Technology Metodologi Pengaruh Kuantitatif Literasi Keuangan Terhadap Keputusan Investasi Dimoderasi Perilaku Keuangan Pada Mahasiswa Kota Denpasar Kuantitatif Sebagai Pemediasi Di Kota Denpasar (Rijaldi et Pengaruh Financial , 2. Technology. Literasi Kuantitatif Temuan perilaku finansial. Kajian bahwa pemahaman finansial memiliki dampak positif dan signifikan terhadap proses Hal ini didukung dengan nilai t-hitung 3,183 > ttabel 1,97, koefisien jalur sebesar 0,431, dan nilai signifikansi 0,002 < 0,05. Ini menandakan bahwa semakin tinggi kapabilitas pemahaman keuangan mahasiswa, semakin mereka dalam menentukan pilihan investasi. Riset ini mengindikasikan bahwa tingkat pengetahuan finansial tidak menunjukkan bahkan berdampak negatif terhadap pola pengambilan keputusan investasi. Meskipun mayoritas responden memiliki latar belakang pendidikan tinggi, tingkat pemahaman keuangan mereka masih relatif instrumen investasi. Studi ini menyimpulkan bahwa kapabilitas literasi finansial berdampak positif terhadap pola pengambilan keputusan . Benefits: Journal of Economics and Tourism. Vol. No. December 2025, pp. No. Nama Penulis dan Tahun Judul Keuangan. Dan Persepsi Risiko Terhadap Pengambilan Keputusan Investasi Dengan Usia Sebagai Variabel Moderating (Lestari et Analisis , 2. dan persepsi investasi serta (Hidayat & The Effect Of Financial Selviyanti. Literacy Investment Decision With Motivation As Intervening Variable Metodologi Temuan investasi dan variabel usia sebagai faktor moderasi tidak signifikan terhadap mekanisme Kuantitatif Kajian ini mengungkapkan bahwa tingkat melek keuangan memiliki dampak positif dan signifikan terhadap preferensi kelompok tenaga kerja di wilayah administratif Medan Satria, divalidasi dengan nilai t statistik 2,811 > 1,98 dan nilai signifikansi 0,005 O 0,05. Kuantitatif . nalisis Investigasi ini mengemukakan bahwa kemampuan literasi finansial memiliki pengaruh positif dan bermakna terhadap investasi, yang dibuktikan dengan nilai thitung 6,206 > ttabel 1,984, signifikansi 0,000 < 0,05, dan = 0,209. Benefits: Journal of Economics and Tourism. Vol. No. December 2025, pp. No. Nama Judul Metodologi Penulis dan Tahun (Putrie & Pengaruh Kualitatif Usman. Literasi Keuangan & Penghindara Risiko Terhadap Keputusan Investasi Dengan Locus Control Sebagai Variabel Moderasi Di Dki Jakarta & Dampak Literasi Keuangan Pendapatan Keputusan Investasi Perilaku Keuangan Variabel Intervening (Fuadi & Pengaruh Trisnanings Literasi Keuangan, ih, 2. Gaya Hidup Hedonisme, (Savira Meliza. Kuantitatif Kuantitatif Temuan Riset ini menunjukkan bahwa tingkat pemahaman keuangan terbukti berpengaruh positif Studi investor dengan kapabilitas literasi finansial yang memadai cenderung lebih bijaksana dalam menentukan pilihan dan lebih efisien dalam setiap keputusan yang dirumuskan karena melakukan perencanaan investasi terlebih dahulu. Kajian bahwa tingkat melek keuangan memiliki pengaruh positif dan preferensi instrumen investasi. Hasil ini urgensi peningkatan kapabilitas literasi keuangan dan level pendapatan untuk mendorong formulasi keputusan investasi yang lebih optimal. Studi bahwa pemahaman finansial . Benefits: Journal of Economics and Tourism. Vol. No. December 2025, pp. No. Nama Penulis dan Tahun Judul Metodologi Temuan Semakin Perencanaan kapabilitas literasi finansial Keuangan seseorang, maka semakin baik Terhadap Pengelolaan mengelola, mengontrol, dan Keuangan Pribadi termasuk menetapkan sasaran Mahasiswa finansial dan merumuskan Akuntansi keputusan investasi. UPN AuVeteranAy Jawa Timur Kuantitatif Investigasi ini menunjukkan (Feryanto & Pengaruh bahwa tingkat melek keuangan Trisnanings Literasi Keuangan ih, 2. Dan signifikan terhadap manajemen keuangan pribadi. Lingkungan Sosial Terhadap Perencanaan Keuangan Pribadi Sumber: Penelitian Terdahulu, diolah pada tahun 2025 Hasil dan pembahasan 1 Pembahasan 1 Artikel ini membahas mengenai pemahaman literasi keuangan menjadi faktor penentu pada proses seleksi instrumen investasi. Kajian ini menginvestigasi keterkaitan antara tingkat pemahaman finansial perseorangan dan prosedur pengambilan keputusan alokasi aset yang di implementasikan. Tujuan berasal paparan ini merupakan buat menganalisis dan mengidentifikasi bagaimana kapabilitas literasi keuangan memengaruhi preferensi pilihan investasi, dan memberikan berita yg relevan ihwal pentingnya pemahaman konsep keuangan bagi individu dan gerombolan dalam mengoptimalkan keputusan investasi. Dengan memahami literasi keuangan, diharapkan individu bisa membentuk keputusan investasi yg lebih rasional, majemuk, serta sesuai menggunakan tujuan keuangan jangka panjang. Artikel ini juga bertujuan buat menyampaikan . Benefits: Journal of Economics and Tourism. Vol. No. December 2025, pp. rekomendasi yg bisa diterapkan dalam konteks edukasi keuangan, terutama di kalangan generasi belia yang mendominasi pasar investor waktu ini. dampak yang diharapkan dari penelitian ini adalah peningkatan literasi keuangan yg dapat berdampak positif pada kesejahteraan finansial jangka panjang individu, dan mengurangi risiko kesalahan dalam pengambilan keputusan investasi. Mayoritas penelitian dalam kajian ini menunjukkan bahwa literasi keuangan memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap pengambilan keputusan Studi Yulianis & Sulistyowati, . menunjukkan bahwa 29,3% keputusan investasi pada investor emas murni usia 20Ae24 tahun di Sidoarjo dipengaruhi oleh tingkat literasi keuangan. Temuan ini diperkuat oleh Pratiwi et , . yang mencatat korelasi yang sangat kuat . ,2%) antara literasi keuangan dan keputusan investasi, menegaskan bahwa pengetahuan finansial berperan besar dalam membentuk perilaku investasi masyarakat Pekanbaru. Penelitian oleh Lubis et al. , . Astini et al. , . , dan Purnamasari, . juga menemukan hasil serupa di kalangan mahasiswa dan masyarakat umum di berbagai daerah, menunjukkan konsistensi pengaruh positif literasi terhadap pengambilan keputusan yang lebih rasional dan strategis dalam investasi. Temuan serupa oleh Hidayat & Selviyanti, . dan Rijaldi et al. , . menemukan bahwa pengaruh tersebut tetap signifikan meskipun diperantarai oleh variabel lain seperti motivasi atau usia. Adapun dalam konteks moderasi dan mediasi, penelitian seperti Suidarma et al. , . dan Savira & Meliza, . juga menegaskan bahwa semakin tinggi tingkat literasi keuangan, semakin efektif perilaku keuangan dan semakin baik keputusan investasi yang diambil. Sejalan dengan itu, penelitian oleh Fuadi & Trisnaningsih, . mengungkapkan bahwa tingkat melek finansial memberikan dampak positif dan bermakna terhadap perencanaan keuangan, semakin komprehensif pemahaman keuangan seseorang maka semakin optimal kemampuannya dalam merumuskan keputusan penempatan aset. Hasil serupa juga ditemukan oleh Feryanto & Trisnaningsih, . yang menyatakan hasil penelitiannya berpengaruh positif dan signifikan. Hasil-hasil ini menunjukkan bahwa pemahaman yang memadai tentang konsep keuangan seperti risiko, diversifikasi, dan instrumen investasi dapat meningkatkan kepercayaan diri serta kemampuan individu dalam menilai opsi investasi yang tersedia. Pengetahuan yang kuat ini menjadi landasan dalam membentuk perilaku investasi yang cerdas, terukur, dan sesuai dengan tujuan keuangan jangka panjang. Sebagian kecil dari penelitian yang dianalisis dalam kajian ini menunjukkan bahwa literasi keuangan tidak selalu memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keputusan investasi. Hal ini terlihat dalam studi oleh Lestari et al. , . terhadap karyawan Perum Bulog Kanwil Jambi, yang menunjukkan bahwa meskipun . Benefits: Journal of Economics and Tourism. Vol. No. December 2025, pp. beberapa aspek literasi keuangan seperti pemahaman tentang simpanan dan pinjaman telah dikuasai dengan baik, hal tersebut belum cukup untuk mendorong individu mengambil keputusan investasi yang lebih proaktif. Penelitian lain oleh Surahman et al. , . juga mendukung temuan ini, di mana hasilnya menunjukkan bahwa literasi keuangan, jumlah uang saku, dan kebiasaan perilaku keuangan tidak memberikan dampak yang signifikan terhadap proses pengambilan keputusan investasi. Hal serupa diungkapkan oleh Pradipa et al. yang menemukan bahwa tingkat literasi keuangan yang rendah, terutama dalam aspek pengetahuan tentang investasi, menyebabkan individu tidak mampu membuat keputusan investasi yang optimal, meskipun sebagian besar responden berasal dari kalangan berpendidikan. Temuan-temuan ini mengindikasikan bahwa pemahaman keuangan dasar saja tidak cukup untuk mendorong tindakan investasi, karena terdapat faktor lain seperti tingkat toleransi terhadap risiko, pengalaman pribadi, serta aspek psikologis dan lingkungan yang memengaruhi kemampuan individu dalam mengimplementasikan pengetahuan tersebut. Kesenjangan antara pengetahuan dan perilaku ini juga bisa dipicu oleh kurangnya pengalaman praktis dalam berinvestasi atau tingginya persepsi terhadap risiko, yang membuat individu cenderung memilih opsi keuangan yang lebih aman daripada terlibat dalam investasi yang aktif. Artikel ini menyimpulkan bahwa sebagian besar penelitian menunjukkan adanya pengaruh positif dan signifikan antara literasi keuangan dengan keputusan Banyak studi menyatakan bahwa tingkat literasi keuangan secara substansial dapat memengaruhi cara individu mengambil keputusan dalam berinvestasi, meskipun besar pengaruhnya berbeda-beda. Temuan ini diperkuat oleh sejumlah penelitian lain yang menyatakan bahwa individu dengan pemahaman keuangan yang lebih baik cenderung membuat keputusan investasi yang lebih logis dan sistematis. Beberapa penelitian lain menunjukkan hasil yang Beberapa kajian menunjukkan bahwa kemampuan literasi keuangan tidak selalu berdampak signifikan dalam pemilihan instrumen investasi. Pada beberapa kasus, pemahaman dasar keuangan tidak cukup untuk mendorong seseorang berani mengambil keputusan investasi, karena faktor lain seperti toleransi terhadap risiko, pengalaman, dan aspek psikologis juga turut memengaruhi kesenjangan antara pengetahuan dan perilaku investasi. Hasil telaah dalam artikel ini mengindikasikan bahwa literasi keuangan berperan signifikan dalam memengaruhi keputusan investasi, khususnya dalam membentuk perilaku investasi yang rasional, terencana, dan berorientasi pada tujuan jangka panjang. Temuan ini selaras dengan berbagai penelitian sebelumnya. Sebagai contoh, penelitian oleh Yulianis & Sulistyowati . menunjukkan bahwa . Benefits: Journal of Economics and Tourism. Vol. No. December 2025, pp. literasi keuangan berkontribusi sebesar 29,3% terhadap keputusan investasi pada investor logam mulia di Sidoarjo, terutama pada kelompok usia 20Ae24 tahun. Hal senada juga disampaikan oleh Pratiwi et al. , . yang menemukan adanya korelasi sebesar 73,2% antara tingkat literasi keuangan dan pemilihan instrumen investasi di Pekanbaru. Pada penelitian Lubis et al. , . mengungkapkan bahwa mahasiswa dengan tingkat literasi keuangan yang tinggi cenderung memiliki kemampuan mengambil keputusan investasi yang lebih tepat dan terstruktur. Selain itu, penelitian oleh Astini dkk. menunjukkan bahwa pemahaman finansial memiliki peran penting dalam pemilihan instrumen investasi, dibuktikan melalui hasil uji signifikansi sebesar 0,000 yang berada di bawah ambang batas 0,05. Sementara itu. Purnamasari . juga menemukan bahwa literasi keuangan memberikan pengaruh positif terhadap keputusan investasi mahasiswa di pasar Pada tataran konseptual. Lusardi & Mitchell . menegaskan bahwa individu yang memiliki pemahaman finansial yang baik cenderung mampu membuat keputusan investasi yang realistis berdasarkan tingkat risiko, melakukan diversifikasi portofolio, serta menghindari pengaruh emosi dalam menghadapi dinamika pasar. Kesesuaian antara hasil kajian dalam artikel ini dan temuan berbagai studi sebelumnya memperlihatkan adanya konsistensi baik secara teori maupun empiris, bahwa literasi keuangan bukan sekadar pengetahuan dasar, melainkan menjadi fondasi utama dalam membentuk perilaku investasi yang Oleh karena itu, literasi keuangan dapat dianggap sebagai faktor penentu yang krusial dalam merancang strategi pengambilan keputusan investasi yang sehat dan berkelanjutan. 2 Pembahasan 2 Berdasarkan hasil telaah literatur yang telah dilakukan, ditemukan adanya research gap yang cukup mencolok terkait pengaruh literasi keuangan terhadap keputusan investasi. Sebagian besar studi, seperti yang dilakukan oleh Yulianis & Sulistyowati, . Pratiwi et al. , . , dan Lubis et al. , . menyimpulkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara tingkat literasi keuangan dan keputusan investasi, dengan variasi tingkat korelasi mulai dari 29,3% hingga 73,2%. Hasil yang berbeda muncul dalam penelitian yang dilakukan oleh Lestari et , . Surahman et al. , . , dan Pradipa et al. , . , yang menemukan bahwa literasi keuangan tidak selalu memiliki pengaruh signifikan terhadap perilaku investasi. Perbedaan temuan ini kemungkinan dipengaruhi oleh variasi karakteristik responden, latar geografis dan kondisi sosial ekonomi, serta pendekatan metodologis yang digunakan dalam masing-masing penelitian. Sebagai ilustrasi, studi oleh Lestari et al. , . yang melibatkan karyawan Perum . Benefits: Journal of Economics and Tourism. Vol. No. December 2025, pp. Bulog Kanwil Jambi menunjukkan bahwa meskipun responden memiliki pemahaman yang baik mengenai simpanan dan pinjaman, mereka tetap lebih memilih bentuk investasi yang lebih aman. Hal ini mengisyaratkan bahwa faktorfaktor lain seperti tingkat penghindaran risiko . isk aversio. , pengalaman investasi, serta aspek psikologis dapat menjadi variabel moderasi dalam hubungan antara literasi keuangan dan keputusan investasi. Temuan ini memperlihatkan bahwa perilaku investasi merupakan suatu dinamika yang kompleks, yang tidak hanya ditentukan oleh pengetahuan teoritis, tetapi juga dipengaruhi oleh berbagai faktor personal dan kontekstual. Research gap dalam temuan-temuan sebelumnya, peningkatan literasi keuangan tetap menjadi aspek krusial yang harus diperhatikan oleh para investor sebagai landasan utama dalam pengambilan keputusan investasi yang tepat. Penelitian oleh Feryanto & Trisnaningsih, . menegaskan bahwa literasi keuangan, bersama dengan perencanaan keuangan yang matang, memainkan peran penting dalam pengelolaan keuangan pribadi mahasiswa. Studi tersebut menyimpulkan bahwa tingkat pemahaman finansial yang tinggi, didukung oleh kebiasaan merencanakan keuangan secara disiplin dan terarah, mampu meningkatkan kualitas pengambilan keputusan keuangan, termasuk dalam hal investasi. Literasi keuangan yang memadai membantu investor memahami berbagai konsep dasar seperti nilai waktu dari uang, diversifikasi risiko, serta karakteristik dari beragam instrumen investasi. Pada konteks pasar keuangan Indonesia yang kian kompleks dengan banyaknya pilihan produk investasi, kemampuan literasi keuangan menjadi sangat penting untuk menghindari kesalahan umum seperti perilaku ikutikutan . erd behavio. , transaksi berlebihan . , atau pengambilan risiko yang tidak seimbang. Dukungan terhadap hal ini juga terlihat dalam penelitian Hidayat & Selviyanti, . , yang menunjukkan bahwa literasi keuangan memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas keputusan investasi, dengan nilai t-hitung sebesar 6,206 yang jauh melampaui nilai t-tabel. Temuan ini memperkuat bahwa individu dengan literasi keuangan yang baik cenderung mampu melakukan analisis yang lebih mendalam, memiliki toleransi risiko yang proporsional, serta menyusun strategi investasi jangka panjang yang sesuai dengan tujuan keuangannya. Di tengah era digitalisasi, di mana akses terhadap produk investasi semakin mudah melalui platform fintech, pemahaman yang kuat terhadap prinsip-prinsip keuangan menjadi perlindungan penting dalam menghadapi ketidakpastian pasar dan informasi yang tidak merata. Kondisi ini mengharuskan peningkatan literasi keuangan perlu menjadi prioritas bagi berbagai pihak, termasuk regulator, institusi pendidikan, dan pelaku industri keuangan, guna mendukung terciptanya ekosistem investasi yang sehat dan berkelanjutan di Indonesia. Benefits: Journal of Economics and Tourism. Vol. No. December 2025, pp. Penutup Literasi keuangan memegang peranan penting sebagai faktor determinan dalam proses pengambilan keputusan alokasi aset, sebagaimana tercermin dari hasil telaah literatur yang telah dilakukan. Mayoritas studi yang dikaji menunjukkan adanya pengaruh positif dan signifikan antara tingkat literasi keuangan individu dan kualitas keputusan investasinya, dengan rentang korelasi yang bervariasi antara 29,3% hingga 73,2%. Individu yang memiliki tingkat pemahaman finansial yang memadai cenderung mampu membuat keputusan investasi yang lebih rasional dan terstruktur, menerapkan strategi diversifikasi aset secara optimal, memahami risiko serta potensi imbal hasil, dan merancang strategi investasi jangka panjang yang selaras dengan tujuan keuangannya. Beberapa penelitian justru menunjukkan celah penelitian . esearch ga. bahwa literasi keuangan tidak selalu berpengaruh secara signifikan terhadap keputusan investasi. Perbedaan temuan ini dapat dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti preferensi risiko, pengalaman investasi, kondisi psikologis dan lingkungan, serta perbedaan karakteristik geografis dan sosial ekonomi responden. Di tengah peningkatan minat investasi yang signifikan di IndonesiaAitercatat mencapai 10,32 juta investor per Desember 2023Aiserta kompleksitas produk keuangan yang semakin tinggi, peningkatan literasi keuangan menjadi semakin mendesak, terlebih mengingat tingkat literasi keuangan nasional yang masih relatif rendah . ,68% pada 2. Penguatan literasi keuangan harus menjadi prioritas bagi para pemangku kepentingan, termasuk regulator, institusi pendidikan, dan pelaku industri keuangan, guna mendukung terbentuknya ekosistem investasi yang sehat dan berkelanjutan, khususnya di kalangan generasi milenial dan Gen Z yang kini mendominasi populasi investor. Saran Berdasarkan temuan-temuan dalam kajian literatur, peningkatan literasi keuangan merupakan tanggung jawab kolektif yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan, termasuk otoritas keuangan, institusi pendidikan, pelaku industri keuangan, serta masyarakat luas. Otoritas keuangan perlu memperkuat inisiatif literasi melalui pendekatan yang terintegrasi dan berkelanjutan, dengan fokus utama pada generasi muda yang kini menjadi segmen investor dengan pertumbuhan tercepat. Di sisi lain, institusi pendidikan memiliki peran strategis dalam mengintegrasikan materi literasi keuangan ke dalam kurikulum formal serta menyelenggarakan pelatihan berbasis praktik yang aplikatif. Para pelaku industri keuangan, khususnya penyedia layanan berbasis digital, juga diharapkan . Benefits: Journal of Economics and Tourism. Vol. No. December 2025, pp. menyediakan informasi yang transparan dan konten edukatif yang mudah diakses guna meningkatkan pemahaman publik terhadap risiko serta karakteristik produk Pada tataran individu, masyarakat diharapkan lebih aktif dan mandiri dalam membangun pengetahuan dasar mengenai prinsip-prinsip keuangan, sehingga mampu menyusun strategi investasi yang sesuai dengan profil risiko serta tujuan finansial jangka panjang masing-masing. Daftar Pustaka