Jurnal Abdimas PHB Vol. 5 No. 1 Tahun 2022 p-ISSN:2598-9030 e-ISSN:2614-056X Pengembangan Jiwa Kewirusahaan Masyarakat Dusun Ngasemayu Desa Salam Kecamatan Patuk Kabupaten Gunung Kidul Daerah Istimewa Yogyakarta Rubiyatno. Theodorus Sutadi. Albertus Yudi Yuniarto. Patrick Vivid Adinata. Nicko Kornelius Putra Fakultas Ekonomi Universitas Sanata Dharma Jl. Affandi (Gejaya. Caturtunggal. Depok. Sleman. Daerah Istimewa Yogyakarta 55281 rubi@usd. Abstrak Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan menanamkan wawasan kewirausahaan, serta menumbuhkan dan meningkatkan jiwa kewirausahaan bagi masyarakat Dusun Ngasemayu Desa Salam Kecamatan Patuk Kabupaten Gunung Kidul. Penggunaan penyuluhan dan pendampingan sebagai metode untuk pengabdian ini. Kegiatan pengabdian mampu meningkatkan pemberdayaan masyarakat dalam bidang penanaman jiwa kewirausahaan. Hasil pengabdian ini mampu menggerakkan jiwa kewirausahaan peserta sehinga lebih mengembangkan usaha agar menjadi usahanya menjadi lebih besar, baik dalam jumlah produk yang dihasilkan maupun dalam pemasaran. Kata kunci: jiwa kewirausahaan, kewirausahaan, motivasi kewirausahaan. PENDAHULUAN Pengangguran terbuka Indonesia, berdasarkan data resmi dari Badan Pusat Statistik (BPS), mencapai 7,05 juta pada Agustus 2019, naik dari tahun sebelumnya. Secara persentase, tingkat pengangguran terbuka meningkat dari 5,3% tahun lalu menjadi 5,28%. Pada Februari 2019, prosentase orang menganggur mencapai 5,01% atau 6,82 juta orang. Jumlah karyawan pada Agustus 2019 adalah 197,92 juta, dibandingkan dengan 19,78 juta pada periode yang sama tahun lalu. Sementara itu, dengan tren penyerapan tenaga kerja dari Agustus 2018 hingga Agustus 2019, tingkat penyerapan tenaga kerja sedikit meningkat, yaitu penyediaan akomodasi makanan dan minuman . ,50%), industri pengolahan . ,2%) dan perdagangan . ,20%). Sementara itu, penurunan penyerapan tenaga kerja terutama terjadi di bidang pertanian . ,6%), jasa keuangan . ,06%) dan pertambangan . ,0%). Pekerja formal adalah mereka yang berusaha ditopang oleh pekerja tetap dan menjadi pekerja/karyawan. Ada 56,02 juta orang . ,28%) dalam pekerjaan formal, akan tetapi penduduk yang melakukan pekerjaan pada sector informal . ekerja lepas, tidak tetap, tidak tetap dan tidak dibaya. adalah 70,9 juta . ,72%) (Anggraeni, 2. Potensi diri dipandang sebagai sesuatu yang yang dapat digunakan semaksimal mungkin dalam meminimalkan tingkat pengangguran. Pekerjaan yang ada terkadang menjadi hal yang biasa yang sebenarnya memerlukan perubahan, karena semakin tinggi tingkat penyerapan tenaga kerja akan berbanding terbalik dengan jumlah tenaga kerja akibat perubahan Kewirausahaan merupakan salah satu alternatif sekaligus solusi untuk mengurangi pengangguran di Indonesia. Banyaknya pengangguran pada usia produktif, kemungkinan karena kesempatan kerja yang tersedia semakin berkurang. Manfaat yang akan didapat dari menjadi seorang wirausaha adalah kita akan mendapatkan keuntungan dari pekerjaannya. Jurnal Abdimas PHB Vol. 5 No. 1 Tahun 2022 p-ISSN:2598-9030 e-ISSN:2614-056X mengasah soft skill dan mendapatkan pengalaman dalam bekerja, kita juga akan belajar bagaimana mewujudkan passion/keinginan (Icha, 2. Dampak positif pengusaha terhadap perekonomian, jauh melebihi dampak negatifnya. Penciptaan lapangan kerja, penurunan tingkat pengangguran, peningkatan persaingan, pembukaan pasar baru, peningkatan produktivitas, penciptaan pendapatan asing, dan pengentasan kemiskinan adalah beberapa dampak positif yang ditimbulkan oleh para wirausahawan . ttps://w. Kewirausahaan tidak hanya memusatkankan besar input yang mendukung usaha, akan tetapi pada bagaimana untuk mendayagunakan potensi yang tersedia untuk mencapai output bagi kesejahteraan ekonomi. Kewirausahaan adalah jiwa yang dipelajari dan diajarkan. Seseorang yang berjiwa wirausaha seringkali memiliki potensi untuk menjadi seorang wirausaha, meskipun itu tidak menjamin menjadi seorang wirausaha. Jiwa bisnis biasanya milik Ciri-ciri utama seorang wirausaha adalah kepemimpinan, kemandirian, kerja tim, kreativitas dan inovasi, serta keberanian untuk menghadapi dan mengambil risiko dalam menghadapi keputusan yang dijadikan landasan untuk bertindak. Dusun Ngasemayu terletak di Desa Salam. Patuk. Kabupten Gunungkidul. Dusun Ngasemayu mencakup enam Rukun Tetangga. Warga Ngasemayu memiliki persatuan dan hubungan yang baik antara warga. Komunitas ini didasarkan pada pertanian sebagai sarana mata pencaharian dengan hasil beras dan palawija. Selain pertanian, kehidupan masyarakat didukung oleh sektor ternak, komersial dan layanan . ttps://w. Beberapa penduduk setempat memiliki bisnis untuk mendukung kehidupan mereka, seperti perusahaan kerajinan, makanan ringan, puding, roti, olahan pisang dan sompil dan sego. Para pebisnis selama ini menjalankan usaha sebagian besar karena ada keturunan, maka diperlukan kesadaran tentang pentingnya jiwa wirausaha. Kewirausahaan adalah jiwa mandiri untuk mencari sumber penghasilan dengan membuka usaha atau memicu kreativitas untuk kemudian digunakan untuk memperoleh Berpikir mandiri, kritis dan maju lebih jika kewirausahaan ditanamkan dalam diri mereka sejak dini, karena ia akan memikirkan bagaimana menyikapi hasilnya. atau pembelajaran yang diperoleh untuk menjadi pekerjaan yang dapat dipasarkan, baik untuk makanan, pakaian, jasa, atau barang lainnya (Ubinus, 2. Dalam pengembangan semangat bisnis, kami dapat melakukan beberapa hal, (Ulin, 2. , mengikuti: pendidikan formal, di lembaga pendidikan menengah maupun tinggi menyajikan program atau mata kuliah kewirausahaan seminar pada pengusaha, dengan nara sumber ahli atau pebisnis yang telah sukses. pelatihan, memungkinkan kita untuk menguji dan selalu meningkatkan dan mengembangkan keberanian dan daya tanggap kita terhadap dinamika perubahan belajar mandiri, melalui berbagai media komunikasi, misalnya dalam biografi pebisnis yang berhasil . isah sukse. TV, radio, surat kabar, majalah dan berbagai media yang menyebarkan kewirausahaan. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman mengenai kewirausahaan, serta membangkitkan mengembangkan jiwa kewirausahaan pelaku usaha yang ada di lokasi Pelaku usaha yang ada di dusun Ngasemayu saat ini memiliki usaha yang belum belum besar dan betul betul dapat menjadi harapan bagi pelakunya dan dilakukan dengan prinsip asal jalan. Pelaku usaha tersebut sebenarnya memiliki pengalaman yang memadai, jika memiliki jiwa kewirausahaan yang memadai maka akan semakin berkembang. METODE Kegiatan pengabdian dilakukan dengan penyuluhan dilaksanakan pada bulan Januari Dalam pengabdian ini, karena sasaran memiliki latar belakang belakang dalam hal pendidikan, pengalaman berwirausaha yang sangat bervasiasi maka dipilih metode penyuluhan. Penyuluhan yang dilakukan dimaksudkan membuat perilaku yang baru peserta sesuai dengan Jurnal Abdimas PHB Vol. 5 No. 1 Tahun 2022 p-ISSN:2598-9030 e-ISSN:2614-056X yang diinginkan untuk semakin sesuai dengan yang diinginkan oleh penyuluh. Penyuluhan adalah proses mengubah perilaku yang dilakukan oleh masyarakat sehingga mereka tahu, menginginkan dan dapat memodifikasi aktivitas untuk peningkatan produksi, pendapatan, atau tunjangan dan meningkatkan dalam hal kesejahteraan, untuk mengubah kehidupan setiap orang situasi saat ini. Perubahan yang terjadi di masyarakat mencakup semua hal, semua aspek dan di lapangan (Subejo . , untuk mencapai tujuan jangka pendek dan jangka panjang, termasuk perubahan dalam pengetahuan tingkat, perubahan tingkat keterampilan atau kemampuan, mengubah sikap dan aktor untuk mengubah motivasi (Kartasapoetra . Metode yang digunakan adalah kombinasi dari ceramah, kelompok diskusi dan brainstorming. Menurut Nothmodjo . , metode ceramah adalah metode yang menjelaskan secara lisan ide, pemahaman kepada orang. Sementara metode diskusi kelompok adalah diskusi yang direncanakan dan mempersiapkan topik negosiasi dari 5 hingga 20 peserta . dengan leader yang ditunjuk. Metode terakhir yaitu brainstorming, merupakan suatu bentuk pemecahan masalah dimana setiap anggota mempresentasikan semua kemungkinan solusi dari masalah tersebut sedangkan setiap peserta melakukan brainstorming dan mengevaluasi solusisolusi yang memungkinkan, kemudian memberikan umpan balik. Untuk mengembangkan kewirausahaan, juga harus terbiasa dengan mimpi, memiliki keyakinan yang luar biasa, dan gigih dalam usaha. Karena seorang wirausahawan harus menjadi pionir sejati. Artinya, syarat untuk menjadi wirausahawan yang sukses adalah mampu membuat perencanaan yang baik secara cepat dan efisien, berani mengambil risiko dengan menginvestasikan materi, waktu dan tenaga, serta lebih sabar untuk memelihara dan mempertahankan bisnis jangka panjang. Kegiatan pengabdian dilakukan dengan langkah lanagkah sebagai berikut: Observasi tentang calon peserta pengabdian dalam hal jenis usaha jika sudah memiliki usaha, lama menjalankan usaha, umur dan jenis kelamin Ceramah secara umum tentang Kewirausahaan, langkah ini berusaha menyampaikan tentang kewirausahaan, dengan tayangan video memberikan contoh pengusaha yang Gambar 1. Slide Pengertian Kewirausahaan Tunjukkan wirausahawan sukses dan cobalah berpikir dan bermimpi menjadi pengusaha sukses. Tim mencoba mengajak peserta untuk berpikir dan bermimpi menjadi pengusaha sukses. Dengan menggunakan YouTube, kami berusaha memberikan pengetahuan tentang cara mengubah produk lokal menjadi produk Kelompok ini mendorong mereka untuk bertahan sebagai pilihan gaya Jurnal Abdimas PHB Vol. 5 No. 1 Tahun 2022 p-ISSN:2598-9030 e-ISSN:2614-056X Gambar 2. Slide Contoh Wirausaha Sukses Selain itu juga dilakukan sesi tanya jawab, guna melengkapi hal-hal yang tidak diperhitungkan oleh keduanya. Pada titik ini, tim layanan mencoba menanyakan seberapa besar semangat dalam menjalankan bisnis, serta lebih baik mengatur dan mengembangkan bisnis agar dapat berkembang lebih jauh. Gambar 3. Suasana Penyuluhan Jelaskan bahwa banyak calon pengusaha terjebak dalam ide bisnis dan tahap perencanaan tanpa mengambil tindakan apa pun. Demikian juga, orang hanya memiliki mimpi besar tetapi hanya mimpi yang tidak pernah menjadi kenyataan. Satu hal yang penting bagi seorang wirausahawan dan mempromosikan kewirausahaan adalah tindakan praktis menjalankan bisnis. Gambar 4. Slide Menumbuhkan Jiwa Kewirausahaan Jurnal Abdimas PHB Vol. 5 No. 1 Tahun 2022 p-ISSN:2598-9030 e-ISSN:2614-056X Evaluasi Hasil Akhir, pada tahap akhir kegiatan ini, responden menilai pemahaman berwirausaha dan kesiapan berwirausaha responden. Dari kegiatan ini, keikutsertaan para anggota akan mampu meningkatkan peran aktif para peserta dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari dengan memikirkan dan mengelola usahanya sebagai suatu kekuatan yang dinamis untuk menghidupkan kembali jiwa wirausaha para HASIL DAN PEMBAHASAN Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan melalui konsultasi kelompok usaha di Ngasemayu secara umum mendapat tanggapan yang sangat baik dari para peserta dengan mendengarkan secara kritis dan memberikan masukan secara langsung jika ada yang kurang dipahami atau ada yang aneh menurut peserta. pemahaman, dengan bertanya kepada pemberi materi, kami berlima sebagai pemberi materi bisa saling menjelaskan untuk memberikan pemahaman kepada peserta. Pelaku usaha yang terlibat sebanyak 20 pelaku usaha, dengan jenis usaha yang sangat beragam yang paling banyak adalah usaha makanan, yang paling menonjol criping pisang yang usahanya sudah cukup besar, usaha lain adalah jajan pasar, pudding, roti bolu, criping pisang, sompil serta sego salam. Satu satunya usaha selain makanan adalah usaha kerajinan sapu, yang pelaku usahanya memulai dari bekerja pada orang lain, lalu membuka usaha sendiri dan saat ini memiliki karyawan yang membantu usahanya. Sebagian besar pelaku usaha adalah kaum wanita yang umur mereka antara 25 tahun sampai dengan 50 tahun, dan 1 yang laki laki. Hasil dari kegiatan ini adalah pemahaman peserta tentang gambaran umum kewirausahaan cukup baik, menurut kami mereka dapat mengevaluasi jawaban mereka ketika ditanya tentang sifat kewirausahaan yang membutuhkan kreativitas, berkreasi, tidak mudah menyerah dan bertekun. Selanjutnya, peserta sadar bisnis akan mengalami kesulitan, tetapi mereka menyadari manfaat dari bisnis, sehingga tips ini akan membuat mereka bersemangat untuk menjalankan bisnis mereka kembali. Hasil ini menunjukkan bahwa ada pengaruh penyuluhan terhadap Di akhir pertemuan, para pelaku ingin kami kembali untuk meminta lebih banyak saran, tidak hanya untuk mendorong mereka memimpin bisnis lebih tinggi, tetapi juga untuk mendapatkan lebih banyak pengetahuan, seperti bagaimana memasarkan apa yang menarik bagi orang-orang. sebagai monitor bisnis mereka. operasi, misalnya bagaimana mereka dapat mengetahui pro dan kontra dari pemantauan kemajuan bisnis. Dan kami juga menyampaikan bahwa kami dapat memberikan pengetahuan akuntansi sederhana sehingga mereka dapat memulai bisnis dengan mengambil kendali bisnis mereka. Dalam melaksanakan kerja pengabdian kepada masyarakat tentunya bukan tanpa kendala. Beberapa kendala yang ditemui adalah terbatasnya waktu untuk melakukan kegiatan penyuluhan pertanian, dengan hanya satu hari konsultasi. KESIMPULAN Kegiatan pengabdian mampu berguna untuk membuat masyarakat lebih berdaya dalam bidang yang berkaitan jiwa kewirausahaan. Adanya jiwa kewirausahaan ini akan tergerak hatinya untuk lebih mengembangkan usaha sehingga menjadi usahanya menjadi lebih besar baik dalam jumlah produk yang dihasilkan maupun dalam pemasaran. SARAN Berdasarkan evaluasi yang telah dilakukan, di waktu yang akan datang sebaiknya diadakan kelanjutan kegiatan pengabdian ini. Kegiatan pengabdian kepada masyakakat ini dapat dilanjutkan dengan coaching bisnis, misalnya pemasaran termasuk produk, tempat, harga Jurnal Abdimas PHB Vol. 5 No. 1 Tahun 2022 p-ISSN:2598-9030 e-ISSN:2614-056X dan promosi, untuk menjaga keberlanjutan bisnis, khususnya dengan penggunaan teknologi internet dan masalah manajemen keuangan perusahaan. UCAPAN TERIMA KASIH Penulis mengucapkan terima kasih kepada Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian. Kepala Pusat Kuliah Kerja Nyata dan Mahasiswa Peserta Kuliah Kerja Nyata di dusun Ngasemayu yang membantu pelaksanaan pengabdian ini. DAFTAR PUSTAKA