Samakia: Jurnal Ilmu Perikanan Volume 14. No. Oktober 2023 ISSN:2086-3861 E-ISSN: 2503-2283 Analisis Nilai Tukar Nelayan Berdasar Alat Tangkap pada Era New Normal di Kabupaten Probolinggo. Jawa Timur. Analysis of Fishermen's Exchange Rate Based on Fishing Gear in the New Normal Era in Probolinggo Regency. East Java. Anjas Sasana Bahri . Dayang Diah Fidhiani . Muawannah . Sasanti Sihsubekti 1,. Sekolah Tinggi Ilmu Perikanan Malang. Jl. Cengger Ayam 1 No. Tulusrejo. Lowokwaru. Malang 65141 *Penulis korespondensi : email : anjassanabahri@gmail. (Diterima Januari 2023 /Disetujui Juli 2. ABSTRACT This study aims to determine the level of fishermen's income in the form of fishermen's exchange rates based on fishing gear in Probolinggo Regency. The research was carried out in 7 . sub-districts of Probolinggo Regency. The research location was chosen in Probolinggo Regency because this area is one of the centers for capture fisheries. The research method was carried out The results of the study show that fisherman households belonging to this category are fisherman households whose total income as fishermen in the October period is greater than their total expenditure. The group that has an exchange rate of > 100 includes 4 fisherman households, namely: Hand-line Fisherman Households . Purse Seine . Payang . and Shrimp Nets . Keywords: Fisherman's Exchange Rate. Fishing Rod. Shrimp Net. Purse Seine. Payang ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pendapatan nelayan dalam bentuk nilai tukar nelayan berdasarkan alat tangkap di Kabupaten Probolinggo. Penelitian dilaksanakan di 7 . kecamatan Kabupaten Probolinggo. Pemilihan lokasi penelitian di Kabupaten Probolinggo dikarenakan daerah ini merupakan salah satu sentral perikanan perikanan tangkap. Metode penelitian dilakukan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rumah tangga nelayan termasuk kategori ini adalah rumah tangga nelayan yang jumlah pendapatannya sebagai nelayan di periode bulan Oktober lebih besar dari jumlah pengeluarannya. Kelompok yang memiliki nilai tukar > 100 ini meliputi 4 rumah tangga nelayan yakni : Rumah Tangga Nelayan Pancing Ulur . Purse Seine . Payang . dan Jaring udang . Kata kunci : Nilai Tukar Nelayan,Pancing. Jaring Udang . Purse Seine. Payang PENDAHULUAN Masyarakat di kawasan Pesisir Indonesia sebagian besar berprofesi sebagai nelayan yang diperoleh secara turun temurun dari nenek moyang mereka. Sedangkan nelayan menurut UndangUndang Nomor 31 Tahun 2004 tentang perikanan adalah orang yang mata pencahariannya melakukan penangkapan ikan. Nelayan merupakan profesi masyarakat yang melakukan eksplorasi hasil hayati laut, dengan menggunakan peralatan tangkap untuk memenuhi kebutuhan hidup Pemerintah Daerah Kabupaten Probolinggo telah melakukan upaya untuk meningkatkan To Cite this Paper: Sasongko. Rahayu. Satibi. Kandungan Logam Berat di Perairan Teluk Lada Kabupaten Pandeglang. Provinsi Banten. Samakia: Jurnal Ilmu Perikanan, 14 . : 106-118. Journal Homepage: https://journal. id/index. php/JSAPI http://dx. org/10. 35316/jsapi. kesejahteraan pelak usaha perikanan. Beberapa program dan kegiatan yang terkait kesejahteraan pelaku perikanan diantaranya adalah : Pemberian bantuan sarana untuk meningkatkan kapasitas produksi. Pelatihan teknis untuk meningkatkan kompetensi sumberdaya manusia. Penguatan kelembagaan pelaku usaha perikanan untuk meningkatkan daya tawar dan kemandirian usaha. Fasilitasi standarisasi produk untuk meningkatkan kualitas dan daya saing pasar. Fasilitasi akses permodalan dan kemitraan untuk pengembangan usaha. Pembangunan dan peningkatan prasarana seperti TPI, jalan produksi, sentra pengolahan. Menurut Sunarti . , kesejahteraan adalah suatu tata kehidupan dan penghidupan sosial, material, maupun spiritual yang diliputi rasa keselamatan, kesusilaan dan ketentraman lahir batin yang memungkinkan setiap warga negara untuk mengadakan usaha-usaha pemenuhan kebutuhan jasmani, rohani dan sosial yang sebaik-baiknya bagi diri, rumah tangga serta Tingkat kesejahteraan para pelaku perikanan . pada saat ini masih dibawah sektor-sektor lain, termasuk sektor pertanian agraris. Salah satu ukuran kesejahteraan untuk nelayan dapat di ukur Nilai Tukar Nelayan (NTN). Nilai ini dapat menggambarkan kemampuan nelayan memenuhi kebutuhan dasar dalam kehidupannya, baik dari kegiatan penangkapan ikan, maupun usaha di luar penangkapan ikan (Nadya, 2. Tingkat kesejahteraan para pelaku perikanan . pada saat ini masih dibawah sektor-sektor lain, termasuk sektor pertanian Salah satu ukuran kesejahteraan untuk nelayan dapat di ukur Nilai Tukar Nelayan (NTN). Nilai ini dapat menggambarkan kemampuan nelayan memenuhi kebutuhan dasar dalam kehidupannya, baik dari kegiatan penangkapan ikan, maupun usaha di luar penangkapan ikan. Karakteristik masyarakat Nelayan terbentuk mengikuti sifat dinamis sumberdaya yang digarapnya, sehingga untuk mendapatkan hasil tangkapan yang maksimal, nelayan harus berpindah-pindah. Selain itu risiko usaha tinggi menyebabkan masyarakat Nelayan hidup dalam suasana keras alam yang keras, yang selalu diliputi ketidakpastian dalammenjalankan usahanya(Sabenan, 2. Era New Normal juga untuk memulihkan kembali pusat perekonomian dan aktivitas ekonomi masyarakat, dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. Upaya membangkitkan kembali aktivitas dan interaksi ekonomi masyarakat serta untuk mengembangkan potensi dan sumber daya desa di tengah pandemi. Dikarenakan pada masa covid kondisi aktifitas ekonomi masyarakat dikatakan Penelitian ini memfokuskan pada perhitungan Nilai Tukar Nelayan (NTN) yang menggunakan alat Tangkap Purse Seine. Alat Tangkap Payang. Alat Tangkap Pancing, dan Jaring Udang di Kabupaten Probolinggo Rumusan Masalah : Berapa tingkat pendapatan Nelayan dalam bentuk Nilai Tukar Nelayan berdasarkan alat tangkap di Kabupaten Probolinggo? Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui tingkat pendapatan Nelayan dalam bentuk Nilai Tukar Nelayan berdasarkan alat tangkap di Kabupaten Probolinggo MATERI DAN METODE Waktu dan Tempat Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober 2020, yang berlokasi di beberapa kecamatan dalam wilayah pesisir di Kabupaten Probolinggo. Desain penelitian Berdasarkan tujuan dari penelitian ini maka desain yang digunakan adalah Desain Deskriptif (Bungin, 2. Kabupaten Probolinggo terdiri dari 24 kecamatan dan terbagi menjadi 331 desa. Pembagian wilayah administrasi Kabupaten Probolinggo. Sebelah Utara Sebelah Timur Sebelah Barat Sebelah Selatan : Selat Madura : Kabupaten Situbondo dan Kabupaten Jember : Kabupaten Pasuruan : Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Malang Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 150 sampel pada rumah tangga nelayan yang masih aktif bekerja pada usaha penangkapan dengan alat tangkap Alat Tangkap Purse Seine. Payang. Pancing, dan Jaring Udang. di Kecamatan Sumbeasih. Kecamatan To Cite this Paper: Sasongko. Rahayu. Satibi. Kandungan Logam Berat di Perairan Teluk Lada Kabupaten Pandeglang. Provinsi Banten. Samakia: Jurnal Ilmu Perikanan, 14 . : 106-118. Journal Homepage: https://journal. id/index. php/JSAPI http://dx. org/10. 35316/jsapi. Keraksaan,Kecamatan Dringu,Kecamatan Paiton. Kecamatan Gending, dan Kecamatan Pajarakan di Kabupaten Probolinggo Kecamatan Tongmas Pengumpulan data dilakukan menggunakan pengumpulan data primer melalui teknik wawancara, kuesioner dan observasi lapangan. Dalam penelitian ini teknik pengumpulan data menggunakan teknik survey, yaitu wawancara langsung dengan responden dengan berpedoman pada daftar pertanyaan yang dibuat terlebih dahulu (Surakhmad, 1. Metode sampling yang digunakan adalah Purposive Sampling. Purposive sampling adalah teknik penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu (Sugiyono, 2. Metode Analisis Analisis Data yang digunakan diarahkan untuk dapat memecahkan masalah yang dianalisis sesuai dengan tujuan penelitian. Dengan demikian alat analisis yang digunakan disesuaikan dengan permasalahan masing-masing. Secara garis besar metode analisis tersebut dapat diuraikan sebagai berikut . Analisa Nilai Tukar Pelaku Usaha Perikanan Nilai Tukar Pelaku Usaha Perikanan adalah rasio total pendapatan terhadap total pengeluaran rumah tangga pelaku usaha perikanan selama periode waktu tertentu. Penghitungan Nilai Tukar Pelaku Usaha Perikanan Kabupaten Probolinggo Tahun 2020 akan menggunakan data-data yang dikumpulkan pada beberapa rumah tangga pelaku usaha perikanan yang ada di Kabupaten Probolinggo. Data yang dikumpulkan adalah : Pendapatan rumah tangga pelaku usaha perikanan . yang terdiri dari pendapatan dari hasil perikanan dan pendapatan non perikanan. Pengeluaran . rumah tangga pelaku usaha perikanan . elayan, pembudidaya dan pengola. terdiri dari pengeluaran usaha perikanan serta pengeluaran konsumsi keluarga. Pengeluaran usaha perikanan dipengaruhi jumlah input dan harga input usaha perikanan yang digunakan. Disamping penghitungan Nilai Tukar Pelaku Usaha Perikanan secara umum yang digunakan untuk melihat tingkat kesejahteraan pelaku usaha perikanan secara makro, dari hasil survei ini juga juga dilakukan penghitungan NTPup berdasarkan sarana transportasi dan teknologi usaha yang digunakan untuk melihat tingkat kesejahteraan pelaku usaha perikanan secara mikro. Pada masa lalu kalkulasi kesejahteraan nelayan diukur secara sederhana, yaitu dengan membandingkan pendapatan dan pengeluaran saja, tetapi perbaikan kalukasi kesejahteraan nelayan terus dilakukan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan dengan menetapkan NTN sebagai standar (Satria, 2. Konsumsi atau pengeluaran rumah tangga berupa kebutuhan pangan dan kebutuhan nonpangan dipengaruhi oleh tingkat pendapatannya. Hal ini berdampak terhadap kesejahteraan yang tercermin lewat pola hidup dan tingkat prioritas akan kebutuhan hidup masyarakat nelayan di wilayah pesisir. Pendapatan dan pengeluaran memiliki hubungan yang positif dan linear, artinya bahwa jika terjadi perobahan pada pendapatan maka konsumsi juga akan mengikuti perubahan pendapatan tersebut, secara fungsional dapat diidentifikasikan bahwa penegeluaran konsumsi rumah tangga peningkatan adalah merupakan fungsi dari pendapatan rumah tangga, jumlah anggoita keluarga, lingkungan social, cita rasa, musim, bahkan kebijakan pemerintah (Salakory, 2. Dari beberapa jenis Nilai Tukar Perikanan seperti Nilai Tukar Barter (Barter Term of Trad. Nilai Tukar Faktorial (Factorial Term of Trad. Nilai Tukar Pendapatan (Income Term of Trad. dan Nilai Tukar Nelayan (NTN), maka NTPup (Nilai Tukar Pelaku Usaha Perikana. yang juga disebut sebagai Nilai Tukar Subsisten (Subsistence Term of Trad. merupakan indikator yang dapat mengukur tingkat kesejahteraan masyarakat pelaku usaha perikanan secara relatif. NTN merupakan salah satu indicator untuk mengukur tingkat kesejateraan nelayan dalam memenuhi kehidupan subsistennya. Kriteria besaran NTN yang diperoleh dapat lebih rendah, sama atau lebih tinggi dari satu. Jika NTN lebih kecil dari satu berarti keluarga nelayan mempunyai daya beli lebih rendah untuk dapat memenuhi kebutuhan hidupnya dab berpotensi untuk mengalami deficit anggaran rumah tangganya. Jika NTN berada disekitar angka satu, berarti keluarga nelayan hanya mampu mencukupi kebutuhan subsistennya. Sebaliknya jika NTN berada di atas satu, berarti keluarga nelayan mempunyai tingkat kesejahteraan cukup baik untuk To Cite this Paper: Sasongko. Rahayu. Satibi. Kandungan Logam Berat di Perairan Teluk Lada Kabupaten Pandeglang. Provinsi Banten. Samakia: Jurnal Ilmu Perikanan, 14 . : 106-118. Journal Homepage: https://journal. id/index. php/JSAPI http://dx. org/10. 35316/jsapi. memenuhi kebutuhan subsistennya dan mempunyai potensi untuk mengkonsumsi kebutuhan sekunder atau tersiernya, atau menabung dalam bentuk investasi barang (Ustriyana, 2. Analisis Data Dari data yang diperoleh dilakukan langkah-langkah berikut. Analisis Nilai Tukar Nelayan (NTN). Basuki, dkk . NTN adalah rasio total pendapatan terhadap total pengeluaran rumah tangga nelayan selama periode waktu Dalam ini, pendapatan yang dimaksud adalah pendapatan kotor atau dapat disebut sebagai rumah tangga nelayan. NTN sebagai berikut : NTN = Yt/Et Yt = YFt YNFt Et = EFt EKt Keterangan : YFt YNFt Eft Ekt = Total penerimaan nelayan dari usaha perikanan (R. = Total penerimaan nelayan dari non perikanan (R. = Total pengeluaran nelayan untuk usaha perikanan (R. = Total pengeluaran nelayan untuk konsumsi keluarga nelayan (R. = Periode waktu . ulan, tahun, dl. EJika NTN > 100 artinya kemampuan/daya beli . nelayan lebih baik dibanding keadaan pada tahun dasar. E Jika NTN = 100 artinya kemampuan daya beli . nelayan sama dengan keadaan pada tahun dasar dan E Jika NTN < 100 artinya kemampuan/daya beli . nelayan menurun dibanding keadaan pada tahun dasar. Perkembangan NTN dapat ditunjukan dalam Indeks Nilai Tukar Nelayan (INTN). INTN adalah rasio antara indeks total pendapatan terhadap indeks total pengeluaran rumah tangga nelayan selama waktu tertentu (Ustriyana, 2. Hal ini dapat dirumuskan sebagai berikut : INTN = (IYt/IE. x 100 % IYt = (Yt/Yt. x 100 % IEt = (Et/Et. x 100 % Keterangan : INTN = indeks nilai tukar nelayan periode t IYt = indeks total pendapatan keluarga nelayan periode t Yt = total pendapatan keluarga nelayan periode t . arga bulan berlak. Ytd = total pendapatan keluarga nelayan dasar . arga bulan dasa. IEt = indeks total pengeluaran keluarga nelayan periode t Et = total pengeluaran keluarga nelayan periode t Etd = total pengeluaran keluarga nelayan periode dasar t = periode . ulan, tahun, dl. sekarang td = periode dasar . ulan, tahun,dl. Dalam perhitungan ini INTN tahun dasar = 100 Secara sederhana definisi Nilai Tukar Pelaku Usaha Perikanan (NTPu. tersebut adalah rasio total pendapatan terhadap total pengeluaran rumahtangga pelaku usaha perikanan selama periode waktu tertentu. Formulasi penghitungan NTPup adalah sebagai berikut: NTPup = Yt / Et Yt= YFt YPupFt Et= EFt EKt Dimana . YFt : Total pendapatan pelaku usaha perikanan dari usaha perikanan periode t YPupFt : Total pendapatan pelaku usaha perikanan dari usaha non perikanan periode EFt : Total pengeluaran pelaku usaha perikanan untuk usaha perikanan periode t EKt : Total pengeluaran pelaku usaha perikanan untuk konsumsi keluarga nelayan To Cite this Paper: Sasongko. Rahayu. Satibi. Kandungan Logam Berat di Perairan Teluk Lada Kabupaten Pandeglang. Provinsi Banten. Samakia: Jurnal Ilmu Perikanan, 14 . : 106-118. Journal Homepage: https://journal. id/index. php/JSAPI http://dx. org/10. 35316/jsapi. : Periode waktu Pada pola penghitungan NTN ini terbagi menjadi 2 bagian yaitu : NTPup Total Pendapatan NTPup Pendapatan Perikanan Selanjutnya definisi dari Indek Nilai Tukar Pelaku Usaha Perikanan (INTPu. tersebut adalah rasio antara indeks total pendapatan terhadap indeks total pengeluaran rumah tangga pelaku usaha perikanan selama periode waktu tertentu. Formulasi penghitungan INTPup adalah sebagai berikut : INTPup = ( IYt / IEt ) x 100 % IYt = ( Yt / Ytd ) x 100 % IEt = ( Et / Etd ) x 100 % Keterangan . INTPup : IYt Indeks nilai tukar pelaku usaha perikanan periode t Indeks total pendapatan pelaku usaha perikanan dari usaha perikanan : Total pendapatan keluarga pelaku usaha perikanan periode t . arga periode berlak. Ytd : Total pendapatan keluarga pelaku usaha perikanan periode dasar IEt : Indeks total pengeluaran keluarga pelaku usaha perikanan periode t Etd : Total pengeluaran keluarga pelaku usaha perikanan periode t : Periode tahun sekarang : Periode dasar . INTPup mengadopsi dari NTN tahun dasar yakni bernilai 100 Beberapa jenis pendapatan dan pengeluaran yang menjadi bahan penghitungan NTPup dan INTPup ini yang dimodifikasi berdasarkan periode waktu penghitungan yaitu sebagai berikut : Jenis pendapatan yang dicakup dari usaha perikanan penangkapan, usaha pembudidayaan dan produk hasil pengolahan hasil perikanan yaitu : Nilai hasil tangkapan ikan selama periode bulan Oktober tahun 2020 Nilai hasil budidaya ikan/udang selama periode bulan Oktober tahun 2020 Nilai produk hasil pengolahan hasil perikanan selama periode bulan Oktober tahun 2020 Jenis pendapatan yang dicakup dari usaha non perikanan rumah tangga pelaku usaha perikanan yaitu: Nilai usaha industri rumah tangga pelaku usaha perikanan selama periode bulan Oktober Nilai usaha perdagangan rumah tangga pelaku usaha perikanan selama periode bulan Oktober tahun 2020. Nilai usaha lainnya rumah tangga pelaku usaha perikanan selama periode bulan Oktober Jenis pengeluaran yang dicakup dari pelaku usaha perikanan yaitu : Nilai pengeluaran untuk obat-obatan, bahan bakar minyak. Nilai saprodi dan perbekalan serta lain-lain. Nilai upah / gaji pekerja. Nilai pengeluaran lainnya Jenis pengeluaran untuk konsumsi rumah tangga pelaku usaha perikanan yaitu : Nilai pengeluaran konsumsi untuk makanan Nilai pengeluaran konsumsi untuk non makanan. HASIL DAN PEMBAHASAN Kondisi Geografis Dan Administratif Kabupaten Probolinggo terletak pada koordinat 1120 50Ao Ae 1130 13Ao Bujur Timur dan 70 40Ao Ae 80 10Ao Lintang Selatan dengan luas wilayah A 1. 696,16 Km2. Secara geografis. Kabupaten To Cite this Paper: Sasongko. Rahayu. Satibi. Kandungan Logam Berat di Perairan Teluk Lada Kabupaten Pandeglang. Provinsi Banten. Samakia: Jurnal Ilmu Perikanan, 14 . : 106-118. Journal Homepage: https://journal. id/index. php/JSAPI http://dx. org/10. 35316/jsapi. Probolinggo terletak di lereng gunung yang membujur dari Barat ke Timur, yaitu Gunung Bromo. Gunung Lamongan dan Gunung Argopuro. Keberadaan gunung-gunung tersebut memberikan dampak positif dan negatif bagi Kabupaten Probolinggo. Dampak negatif akibat letak geografis tersebut adalah ancaman terhadap bencana seperti bencana letusan gunung api, longsor, angin kencang, dan lain-lain. Nilai Tukar Nelayan (NTN) Nilai tukar nelayan didapatkan dari perbandingan nilai pendapatan baik dari hasil produksi . dan hasil pendapatan lainnya dalam keluarga yang dibandingkan dengan nilai pengeluaran baik modal maupun pengeluaran rutin keseharian selama satu bulan. Nilai tukar nelayan dikelompokkan berdasarkan jenis alat tangkap yang banyak dipakai di Kabupaten Probolinggo, antara lain: Alat Tangkap Purse Seine Alat Tangkap Payang Alat Tangkap Pancing Jaring Udang Nilai Tukar Nelayan (NTN) Purse Seine Berdasarkan hasil survei yang dilakukan terhadap para nelayan yang menggunakan alat tangkap purse seine di Kabupaten Probolinggo diperoleh estimasi rata-rata pendapatan usaha perikanan pada bulan oktober tahun 2020 sekitar Rp. Rumah tangga nelayan purse seine tidak mempunyai pendapatan tambahan dari bidang lain dan hanya mengandalkan pendapatan dari aktivitas sebagai nelayan. Sementara itu estimasi rata-rata pengeluaran untuk pengeluaran rumah tangga (Tabel. nelayan dengan alat tangkap purse seine sendiri rata-rata sebulan Rp. 188, dengan pengeluaran terbesar adalah Jasa lainnya seperti perbekalan dalam penangkapan ikan dan pengeluaran untuk bahan bakar. Pengeluaran kebutuhan non-pangan serta Pengeluaran untuk makan/minum. Rata-Rata Nilai Tukar Nelayan Purse Seine di Kabupaten Probolinggo periode bulan oktober tahun 2020 (Tabel. dari total pendapatan keluarga dan dari pendapatan nelayan purse seine nilainya diatas seratus yaitu 262 poin. Hal ini berarti penerimaan rumah tangga nelayan purse seine periode bulan oktober tahun 2020 sudah mampu memenuhi kebutuhan hidup rumah tangganya dan ada kecenderungan surplus anggaran di rumah tangganya. Hal ini mengindikasikan bahwa sebagian besar nelayan yang menggunakan purse seine sudah dapat memenuhi kebutuhan rumah tangganya. NTN dengan alat tangkap purse seine di tingkat kecamatan tidak ada yang dibawah seratus, semuanya diatas seratus, dimana Kecamatan yang paling tinggi nilainya adalah Kecamatan Kraksaan dengan poin 343 dan Kecamatan Sumberasih dengan 186 poin. Sedangkan untuk Kecamatan Dringu. Kecamatan Paiton. Kecamatan Gending. Kecamatan Tongmas dan Kecamatan Pajarakan tidak ditemukan nelayan yang menggunakan alat tangkap purse sheine. Tingginya nilai tukar nelayan purse seine disebabkan karena : Penggunaan alat bantu penangkapan Operasional alat tangkap purse siene pada umumnya menggunakan alat bantu penangkapan. Alat bantu penangkapan digunakan untuk mempermudah operasional penangkapan. Salah satu alat bantu yang digunakan adalah power block yang merupakan mesin hidrolik berfungsi membantu menarik jaring. Infrastruktur dasar Salah satu faktor yang menyebabkan lebih tingginya nilai tukar nelayan purse seine di Kecamatan Kraksaan adalah keberadaan pasar ikan lokal yang memanfaatkan fasilitas TPI Kalibuntu yang sudah tidak beroperasi. Keberadaan pasar ikan ini mempengaruhi harga penjualan, dimana seperti diketahui bahwasanya ikan adalah produk yang mudah mengalami pembusukan sehingga keberadaan lokasi pasar yang dekat dengan pelabuhan akan memberikan keuntungan berupa masih terjaganya kualitas daging ikan sehingga harga yang diperoleh menjadi lebih baik (Dinas Perikanan Kabupaten Probolinggo, 2. To Cite this Paper: Sasongko. Rahayu. Satibi. Kandungan Logam Berat di Perairan Teluk Lada Kabupaten Pandeglang. Provinsi Banten. Samakia: Jurnal Ilmu Perikanan, 14 . : 106-118. Journal Homepage: https://journal. id/index. php/JSAPI http://dx. org/10. 35316/jsapi. Tabel 1. Biaya Konsumsi dan Operasional Nelayan Purse Seine Berdasarkan Kecamatan di Kabupaten Probolinggo Bulan Oktober Tahun 2020 Pengeluaran Keluarga Nelayan Total Pengeluar an (R. Kebutuhan Usaha Perikanan dan Jasa (R. Kecamatan Kebutuhan Makan/Minum (R. Kebutuhan non-Pangan (R. Sumberasih Kraksaan Total Pengeluaran Rerata Pengeluaran . Sumber : Hasil Analisis Survey Primer Tahun 2020 Tabel 2. Analisis Nilai Tukar Nelayan (NTN) Purse Seine Berdasarkan Kecamatan di Kabupaten Probolinggo Bulan Oktober Tahun 2020 Pendapatan Nelayan Kecamatan Total Pengeluaran (R. Pendapatan Murni Nelayan (R. Sumberasih Kraksaan Kab. Probolinggo Rerata Pendapatan Lainnya (R. Total Pendapatan (R. Nilai Tukar Nelayan NTN Murni Nelayan NTN Umum . Sumber : Hasil Analisis Survey Primer Tahun 2020 Nilai Tukar Nelayan (NTN) Payang Berdasarkan hasil survei yang dilakukan terhadap para nelayan yang menggunakan alat tangkap payang di Kabupaten Probolinggo diperoleh estimasi rata-rata pendapatan usaha perikanan pada bulan oktober tahun 2020 sekitar Rp. Rumah tangga nelayan payang tidak mempunyai pendapatan tambahan dari bidang lain dan hanya mengandalkan pendapatan dari aktivitas sebagai nelayan. Sementara itu estimasi rata-rata pengeluaran untuk pengeluaran rumah tangga (Tabel. nelayan dengan alat tangkap payang sendiri rata-rata sebulanRp. 722, dengan pengeluaran terbesar adalah Jasa lainnya seperti perbekalan dalam penangkapan ikan dan pengeluaran untuk bahan bakar. Pengeluaran kebutuhan non-pangan serta Pengeluaran untuk makan/minum. Rata-Rata Nilai Tukar Nelayan Payang di Kabupaten Probolinggo periode bulan oktober tahun 2020 (Tabel. dari total pendapatan keluarga dan dari pendapatan nelayan payang nilainya diatas seratus yaitu 151 poin. Hal ini berarti penerimaan rumah tangga nelayan payang periode bulan oktober tahun 2020 sudah mampu memenuhi kebutuhan hidup rumah tangganya dan ada kecenderungan surplus anggaran di rumah tangganya. Hal ini mengindikasikan bahwa sebagian besar nelayan yang menggunakan payang sudah dapat memenuhi kebutuhan rumah tangganya. Salah satu faktor utama tingginya nilai tukar nelayan payang dikarenakan ikan target lebih banyak adalah ikan pelagis seperti tongkol, tengiri, kembung, bawal, tembang, selar dan lainnya yang termasuk dalam ikan konsumi yang mempunyai nilai ekonomis cukup tinggi menyebabkan penerimaan pendapatan mampu memenuhi kebutuhan rumah tangganya. To Cite this Paper: Sasongko. Rahayu. Satibi. Kandungan Logam Berat di Perairan Teluk Lada Kabupaten Pandeglang. Provinsi Banten. Samakia: Jurnal Ilmu Perikanan, 14 . : 106-118. Journal Homepage: https://journal. id/index. php/JSAPI http://dx. org/10. 35316/jsapi. Nilai tukar nelayan dengan alat tangkap payang di tingkat kecamatan semuanya diatas seratus, dimana nilai tukar nelayan payang tertinggi berada pada Kecamatan Dringu dengan 160 poin dan terendah pada Kecamatan Sumberasih dengan 128 poin. Untuk Kecamatan Paiton. Kecamatan Gending. Kecamatan Tongmas dan Kecamatan Pajarakan tidak ditemukan nelayan yang menggunakan alat tangkap payang. Perbedaan nilai tukar yang dihasilkan disebabkan karena keberadaan pasar ikan lokal yang memanfaatkan fasilitas TPI Randuputih yang sudah tidak Keberadaan pasar ikan ini mempengaruhi harga penjualan, dimana seperti diketahui bahwasanya ikan adalah produk yang mudah mengalami pembusukan sehingga keberadaan lokasi pasar yang dekat dengan pelabuhan akan memberikan keuntungan berupa masih terjaganya kualitas daging ikan sehingga harga yang diperoleh menjadi lebih baik (Dinas Perikanan Kabupaten Probolinggo, 2. Tabel 3. Biaya Konsumsi dan Operasional Nelayan Payang Berdasarkan Kecamatan di Kabupaten Probolinggo Bulan Oktober Tahun 2020 Pengeluaran Keluarga Nelayan Total Pengeluaran (R. Kecamatan Kebutuhan Makan/Minum (R. Kebutuhan non-Pangan (R. Kebutuhan Usaha Perikanan dan Jasa (R. Sumberasih Dringu Total Pengeluaran Rerata Pengeluaran Sumber : Hasil Analisis Survey Primer Tahun 2020 Tabel 4. Analisis Nilai Tukar Nelayan (NTN) Payang Berdasarkan Kecamatan di Kabupaten Probolinggo Bulan Oktober Tahun 2020 Pendapatan Nelayan Kecamatan Total Pengeluaran (R. Pendapatan Murni Nelayan (R. Sumberasih Dringu Kab. Probolinggo Rerata Pendapatan Lainnya (R. Total Pendapatan (R. Nilai Tukar Nelayan NTN Murni Nelayan NTN Umum . Sumber : Hasil Analisis Survey Primer Tahun 2020 Nilai Tukar Nelayan (NTN) Jaring Udang Berdasarkan hasil survei yang dilakukan terhadap para nelayan yang menggunakan alat tangkap jaring udang di Kabupaten Probolinggo diperoleh estimasi rata-rata pendapatan usaha perikanan pada bulan oktober tahun 2020 sekitar Rp. Rumah tangga nelayan jaring udang tidak mempunyai pendapatan dari bidang lain dan hanya mengandalkan pendapatan dari aktivitas menangkap ikan. Sementara itu estimasi rata-rata pengeluaran untuk pengeluaran rumah tangga (Tabel. nelayan dengan alat tangkap jaring udang sendiri rata-rata sebulan Rp. 636, dengan pengeluaran terbesar adalah Pengeluaran kebutuhan non-pangan, serta Jasa lainnya seperti perbekalan To Cite this Paper: Sasongko. Rahayu. Satibi. Kandungan Logam Berat di Perairan Teluk Lada Kabupaten Pandeglang. Provinsi Banten. Samakia: Jurnal Ilmu Perikanan, 14 . : 106-118. Journal Homepage: https://journal. id/index. php/JSAPI http://dx. org/10. 35316/jsapi. dalam penangkapan ikan dan pengeluaran untuk bahan bakar. Rata-Rata Nilai Tukar Nelayan Jaring Udang di Kabupaten Probolinggo terutama di Kecamatan Kraksaan periode bulan oktober tahun 2020 (Tabel. dari total pendapatan keluarga dan dari pendapatan nelayan jaring udang nilainya diatas seratus yaitu 189 poin. Hal ini berarti penerimaan rumah tangga nelayan jaring udang periode bulan oktober tahun 2020 sudah mampu memenuhi kebutuhan hidup rumah tangganya dan ada kecenderungan surplus anggaran di rumah tangganya. Untuk nelayan yang berada di Kecamatan Sumbeasih. Dringu. Paiton. Gending. Tongmas dan Pajarakan tidak ditemukan menggunakan alat tangkap jaring udang. Besarnya nilai tukar nelayan jaring udang disebabkan ikan hasil tangkapan adalah khusus udang yang mempunyai nilai ekonomis cukup tinggi menyebabkan penerimaan pendapatan mampu memenuhi kebutuhan rumah tangganya. (Dinas Perikanan Kabupaten Probolinggo, 2. Tabel 5. Biaya Konsumsi dan Operasional Nelayan Jaring Udang Berdasarkan Kecamatan di Kabupaten Probolinggo Bulan Oktober Tahun 2020 Pengeluaran Keluarga Nelayan Total Pengeluaran (R. Kebutuhan Usaha Perikanan dan Jasa (R. Kecamatan Kebutuhan Makan/Minum (R. Kebutuhan non-Pangan (R. Kraksaan Total Pengeluaran Rerata Pengeluaran . Sumber : Hasil Analisis Survey Primer Tahun 2020 Tabel 6. Analisis Nilai Tukar Nelayan (NTN) Jaring Udang Berdasarkan Kecamatan di Kabupaten Probolinggo Bulan Oktober Tahun 2020 Nilai Tukar Pendapatan Nelayan Nelayan Total Total Pendapatan Kecamatan Pengeluaran Pendapatan Pendapatan NTN Murni NTN (R. (R. Lainnya Murni Nelayan Umum (R. Nelayan (R. Kraksaan Kab. Probolinggo Rerata Sumber : Hasil Analisis Survey Primer Tahun 2020 Nilai Tukar Nelayan (NTN) Pancing Ulur Berdasarkan hasil survei yang dilakukan terhadap para nelayan yang menggunakan alat tangkap pancing ulur di Kabupaten Probolinggo diperoleh estimasi rata-rata pendapatan usaha perikanan pada bulan oktober tahun 2020 sekitar Rp. Rumah tangga nelayan pancing ulur tidak mempunyai pendapatan tambahan dari bidang lain dan hanya mengandalkan pendapatan dari aktivitas sebagai nelayan. Sementara itu estimasi rata-rata pengeluaran untuk pengeluaran rumah tangga (Tabel. nelayan pancing ulur sendiri rata-rata sebulan Rp. 445, dengan pengeluaran terbesar adalah Jasa lainnya seperti perbekalan dalam penangkapan ikan dan pengeluaran untuk bahan bakar. Pengeluaran kebutuhan non-pangan serta Pengeluaran untuk makan/minum. Rata-Rata Nilai Tukar Nelayan Pancing Ulur di Kabupaten Probolinggo periode bulan oktober tahun 2020 (Tabel. dari total pendapatan keluarga dan dari pendapatan nelayan pancing ulur nilainya diatas seratus yaitu 144 poin. Hal ini berarti penerimaan rumah tangga nelayan pancing ulur periode bulan oktober tahun 2020 sudah mampu memenuhi kebutuhan hidup rumah To Cite this Paper: Sasongko. Rahayu. Satibi. Kandungan Logam Berat di Perairan Teluk Lada Kabupaten Pandeglang. Provinsi Banten. Samakia: Jurnal Ilmu Perikanan, 14 . : 106-118. Journal Homepage: https://journal. id/index. php/JSAPI http://dx. org/10. 35316/jsapi. tangganya dan ada kecenderungan surplus anggaran di rumah tangganya. Hal ini mengindikasikan bahwa sebagian besar nelayan yang menggunakan pancing ulur sudah dapat memenuhi kebutuhan rumah tangganya. Namun, untuk NTN dengan alat tangkap pancing ulur di tingkat kecamatan masih ada empat . kecamatan yang nilainya di bawah seratus, yaitu Kecamatan Gending dengan 49 poin. Kecamatan Tongas dengan 62 poin. Kecamatan Kraksaan dengan 68 poin, dan Kecamatan Paiton dengan 76 Kecamatan yang nilai NTN dengan alat tangkap pancing ulur < 100 berarti rumah tangga nelayan dengan pancing ulur pada keempat wilayah kecamatan tersebut mempunyai daya beli yang rendah serta belum mampu mencukupi kebutuhan primernya dan mempunyai potensi mengalami defisit anggaran rumah tangganya. Jika dilihat dari nilai tukar yang dihasilkan, maka nilai tukar nelayan pancing ulur tertinggi berada pada Kecamatan Dringu dengan 171 poin dan terendah pada Kecamatan Gending dengan 49 Perbedaan nilai tukar yang dihasilkan disebabkan karena : Daerah penangkapan (Fishing groun. Kecamatan Dringu mempunyai nilai lebih pada fishing ground yakni keberadaan fish Fish apartement yang cukup banyak di perairan Dringu merupakan tempat berkumpulnya ikan. Dengan berkumpulnya ikan-ikan di areal fish apartement mempengaruhi jumlah hasil tangkapan. Jumlah produksi hasil tangkapan Semakin banyak ikan yang berada di suatu daerah penangkapan, maka semakin besar juga potensi produksi ikan hasil tangkapannya. Hal ini yang terjadi pada Kecamatan Dringu dengan keberadaan fish apartemennya sehingga secara produksi hasil tangkapan menjadi lebih besar (Dinas Perikanan Kabupaten Probolinggo, 2. Tabel 7. Biaya Konsumsi dan Operasional Nelayan Pancing Ulur Berdasarkan Kecamatan di Kabupaten Probolinggo Bulan Oktober Tahun 2020 Pengeluaran Keluarga Nelayan Kecamatan Kebutuhan Makan/Minum (R. Kebutuhan non-Pangan (R. Kebutuhan Usaha Perikanan dan Jasa (R. Total Pengeluaran (R. Tongas Sumberasih Dringu Gending Pajarakan Kraksaan Paiton Total Pengeluaran Rerata Pengeluaran Sumber : Hasil Analisis Survey Primer Tahun 2020 Tabel. Analisis Nilai Tukar Nelayan (NTN) Pancing Ulur Berdasarkan Kecamatan di Kabupaten Probolinggo Bulan Oktober Tahun 2020 To Cite this Paper: Sasongko. Rahayu. Satibi. Kandungan Logam Berat di Perairan Teluk Lada Kabupaten Pandeglang. Provinsi Banten. Samakia: Jurnal Ilmu Perikanan, 14 . : 106-118. Journal Homepage: https://journal. id/index. php/JSAPI http://dx. org/10. 35316/jsapi. Pendapatan Nelayan Kecamatan Total Pengeluaran (R. Pendapatan Murni Nelayan (R. Tongas Sumberasih Pendapatan Lainnya (R. Total Pendapatan (R. Nilai Tukar Nelayan NTN Murni Nelayan NTN Umum . Dringu Gending Pajarakan Kraksaan Paiton Kab. Probolinggo Rerata Sumber : Hasil Analisis Survey Primer Tahun 2020 Faktor Yang Mempengaruhi Perubahan Nilai Tukar Nelayan Aspek Pendapatan Pendapatan nelayan sangat ditentukan oleh komposisi jenis ikan yang ditangkap. Dari semua alat tangkap yang digunakan di Kabupaten Probolinggo komposisi jenis ikan yang tertangkap terdiri dari dua kelompok besar yakni ikan pelagis dan ikan demersal. Ikan pelagis diantaranya seperti Ikan Layang (Decapterus pusailu. Tembang (Sardinella gibbos. Selar Bentong (Selar crumenopthalmu. Lemuru (Sardinella longicep. Cumi-cumi (Loligo s. Tengiri (Scomberomorus commerson. Layur (Trichiurus lepturu. Tongkol (Euthynnus s. Kembung (Rastrelliger s. Kurisi (Nemipterus hexodo. Peperek (Leiognathus equulu. dan teri (Stolephorus s. Sedangkan ikan demersal diantaranya seperti Ikan Kerapu (Epinephelus s. Kuwe (Caranx Sexfasciatu. Baronang (Siganus Canaliculatu. Rajungan (Portunus pelagicu. Komposisi jenis ikan yang tertangkap tersebut mempunyai nilai ekonomis yang berbeda sehingga menyebabkan perbedaan harga jual. Sebagai contoh harga jual cumi-cumi bisa mencapai Rp. 000 dibandingkan ikan teri yang hanya Rp. Selain itu, volume produksi juga berpengaruh terhadap pendapatan yang diterima nelayan. Volume produksi sangat berbanding lurus dengan teknologi penangkapan yang digunakan, fishing ground serta musim penangkapan. Pada aspek teknologi, nelayan Kabupaten Probolinggo sudah menggunakan alat bantu penelitian seperti GPS, alat bantu hauling pada purse seine serta adanya fish appertement. Pada aspek fishing ground nelayan di Kabupaten Probolinggo masih tersentral di perairan pantai serta selat Madura yang jika dilihat dari sisi ketersediaan sumber daya ikan sudah semakin berkurang karena merupakan daerah pada tangkap. Sedangkan pada aspek musim penangkapan, secara umum musim ikan di Kabupaten Probolinggo berkisar antara bulan April Ae Agustus. Hal ini bisa saja berubah mengingat sering terjadi fluktuasi musim yang tidak menentu. Aspek Teknis Teknologi penangkapan memegang peranan penting dalam keberhasilan usaha penangkapan Teknologi tersebut meliputi armada penangkapan dan alat bantu penangkapan. Pada aspek armada penangkapan, penggunaan armada penangkapan diatas 10 GT akan menghasilkan volume produksi yang lebih baik dibanding armada dibawah 10 GT. Semakin besar armada penangkapan, maka jumlah pis alat tangkap yang digunakan juga semakin banyak sehingga peluang ikan hasil tangkapan yang didapatkan juga semakin banyak. Hal ini dapat dilihat dari nelayan di Kecamatan Dringu dengan nelayan di kecamatan lainnya. To Cite this Paper: Sasongko. Rahayu. Satibi. Kandungan Logam Berat di Perairan Teluk Lada Kabupaten Pandeglang. Provinsi Banten. Samakia: Jurnal Ilmu Perikanan, 14 . : 106-118. Journal Homepage: https://journal. id/index. php/JSAPI http://dx. org/10. 35316/jsapi. Teknologi alat bantu penangkapan yang mempengaruhi adalah penggunaan GPS. Penggunaan GPS memudahkan nelayan dalam menentukan fishing ground. mesin hidrolik pada saat hauling di alat tangkap purse seine pada nelayan Dringu sangat membantu pada usaha penangkapan. Alat bantu penangkapan yang lain adalah adanya fish appartement yang banyak tersebar di perairan Dringu menyebabkan volume hasil tangkapannya lebih banyak. Penyusunan nilai tukar pelaku usaha perikanan pada bulan oktober ini berada pada kondisi new normal, dimana geliat ekonomi sudah mulai bangkit kembali. Fenomena ini terjadi karena campur tangan Pemerintah Daerah. Aspek Pengeluaran Total pengeluaran rumah tangga nelayan di Kabupaten Probolinggo bulan oktober tahun 2020 sebesar Rp. Dari total pengeluaran tersebut, 14,02 % digunakan nelayan untuk kebutuhan konsumsi rumah tangga dan 85,98 % untuk kebutuhan non konsumsi. Sementara itu kebutuhan non konsumsi terbagi dua yakni kebutuhan penunjang serta kebutuhan permodalan usaha dan jasa lainnya. Kebutuhan penunjang seperti sandang, pangan, papan, pendidikan dan kesehatan sebesar 21,53 %, sedangkan kebutuhan permodalan usaha dan jasa lainnya sebesar 64,45 %. Berdasarkan realitas tersebut, bahwasanya nelayan di Kabupaten Probolinggo sudah menyadari bahwasanya aspek permodalan usaha memegang peranan penting dalam keberhasilan usaha penangkapan ikan. Secara umum, permodalan usaha belum membebani pendapatan, hal ini dikarenakan nelayan menyadari bahwasanya permodalan usaha seperti armada penangkapan . ermasuk didalamnya mesin dan alat tangka. adalah investasi jangka panjang sehingga mereka menyisihkan pendapatan untuk biaya perawatan (Budiono, 2. Yang menjadi beban adalah biaya operasional penangkapan terutama bagi nelayan skala kecil dengan ukuran kapal O 5 GT. Sebagian besar nelayan dengan ukuran kapal % GT kebawah meminjam kepada pedagang ikan untuk biaya operasional melaut. KESIMPULAN Nilai Tukar Pelaku Usaha Perikanan Di Kabupaten Probolinggo secara umum termasuk dalam kategori Nilai Tukar > 100 yakni sebesar 152 poin dan dalam kategori Nilai Tukar > 100 yakni 170 poin yang berarti jumlah pendapatan yang diterima lebih besar dibandingkan dengan jumlah Namun jika dilihat berdasarkan alat tangkap kategori nilai tukar dalam kategori NTN > 100. Rumah tangga nelayan termasuk kategori ini adalah rumah tangga nelayan yang jumlah pendapatannya sebagai nelayan di periode bulan oktober lebih besar dari jumlah pengeluarannya. Kelompok rumah tangga nelayan yang memiliki nilai tukar > 100 ini meliputi 4 rumah tangga nelayan yakni : Rumah Tangga Nelayan Pancing Ulur . Purse Seine . Payang . Jaring udang . Penelitian Nilai Tukar pada bulan oktober ini berada pada kondisi new normal, dimana geliat ekonomi sudah mulai bangkit kembali. Fenomena ini terjadi karena campur tangan pemerintah yang cukup besar dalam bantuan sembako pada Rumah Tangga Nelayan. REFERENSI