Adaptif: Jurnal Manajemen & Bisnis - Vol. No. : Juni P-ISSN: x-x. E-ISSN: x-x. Halaman 44-57 IMPRESI HARGA,VARIASI PRODUK DAN KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN ULANG Aldian Cahya Firmansyah1, yaAyayyayauyao yaIyayaoyay yaeyayaoyayauyaoyaya Program Studi Manajemen. Fakultas Ekonomi. Universitas Gresik. Indonesia Article Info Article history: Received 2025 Accepted 2025 Published 2025 Abstract Purpose- The aim of this research is to examine how price policies, product variations and service quality influence consumers' decisions to make repeat purchases at the Nirwana Baru Gresik Store, as well as compare the results with previous Method- This research uses quantitative methods. Data collection used a questionnaire, with 99 respondents as samples. SPSS version 27 was used for data processing. Findings- This research found that there was an influence of price, product completeness and service quality on repurchase decisions, both partially and simultaneously. Implications- The results of these findings can be utilized by policy makers at Nirwana Baru Gresik Store to increase the variety of products offered and service quality to maintain and increase consumer satisfaction thereby influencing repurchase Keywords : Price. Product Variation. Service Quality and Repurchase Decisions. Corresponding Author: adibafuadsyamlan@unigres. Adaptif: Jurnal Manajemen & Bisnis - Vol. No. : Juni P-ISSN: x-x. E-ISSN: x-x. Halaman 44-57 PENDAHULUAN Perubahan kondisi perekonomian Indonesia berdampak pada peningkatan bisnis ritel dan eceran, dipengaruhi oleh gaya hidup yang mendukung permintaan Para usaha ritel, dari besar hingga menengah, memanfaatkan faktor ini dalam strategi pemasaran mereka dengan menyediakan barang yang dibutuhkan konsumen, yang pada akhirnya meningkatkan kepuasan belanja di toko ritel. Perkembangan dunia usaha seiring dengan perubahan selera konsumen, dipengaruhi oleh lingkungan dan kebutuhan yang terus meningkat. Pengusaha ritel bersaing dengan menyediakan produk bermutu, harga terjangkau, variasi produk, dan kualitas pelayanan untuk memberikan kesan positif kepada konsumen. Banyaknya inovasi produk dari berbagai perusahaan menjadi tantangan dalam menyediakan varian produk lengkap sehingga konsumen dapat memilih sesuai Menurut Kotler dan Keller, variasi produk penting untuk kepuasan konsumen, sementara Tjiptono dan Chandra menekankan kualitas pelayanan dalam memenuhi kebutuhan pelanggan. Di Pasar Gresik. Toko Nirwana Baru memanfaatkan lokasinya dengan memiliki beberapa cabang untuk memudahkan konsumen memenuhi kebutuhan Keberadaan banyak kompetitor menjadi peluang dan ancaman bagi usaha ritel, yang harus mempertahankan pelanggan dengan strategi pemasaran yang baik, harga kompetitif, variasi produk, dan pelayanan terbaik untuk menciptakan kesetiaan pelanggan. Peneliti memilih Toko Nirwana Baru Gresik sebagai subjek penelitian karena harga yang terjangkau, variasi produk yang cukup, dan program keanggotaan yang memberikan keuntungan bagi pelanggan setia. Program ini menciptakan keterikatan pelanggan dan mendorong pembelian berulang. Menurut Lemana dan Juardi, konsumen berpindah ke toko kompetitor karena produk yang tidak lengkap dan strategi harga yang kurang tepat. Penelitian sebelumnya oleh Alfiani Choirun Nisa menunjukkan variabel serupa dalam mempengaruhi minat beli ulang konsumen, sehingga penelitian ini mengambil focus penelitian pada keputusan pembelian ulang di Toko Nirwana Baru Gresik. LANDASAN TEORI Pemasaran Pemasaran adalah proses manajerial antara individu dan kelompok untuk mendapatkan yang akan mereka inginkan dan butuhkan dengan melakukan pertukaran produk dan nilai dengan pihak lainnya (Kotler dan Armstrong, 2013:. Strategi Pemasaran Strategi pemasaran adalah Gagasan pemasaran yang digunakan untuk mencapai tujuan pemasaran melibatkan pengembangan strategi yang terperinci. Strategi ini mencakup identifikasi target pasar, penentuan positioning produk atau layanan, pengelolaan bauran pemasaran, dan penyusunan anggaran pemasaran. (Kotler, 2. Perilaku Konsumen Perilaku konsumen adalah perilaku yang terlibat langsung pada proses pengadaan, konsumsi, dan penggunaan produk maupun jasa, dan juga mencakup Adaptif: Jurnal Manajemen & Bisnis - Vol. No. : Juni P-ISSN: x-x. E-ISSN: x-x. Halaman 44-57 proses pengambilan keputusan yang terjadi sebelum dan sesudah perilaku tersebut (Nugroho, 2019:. Harga Harga adalah jumlah yang dikenakan untuk suatu produk tertentu. Industri menetapkan harga melalui berbagai proses. Dalam suatu perusahaan besar, proses penetapan harga dikendalikan oleh manajer departemen dan manajer lini produk. (Kotler, 2019:. Variasi Produk Variasi produk merujuk pada tersedia nya berbagai jenis merek produk yang diproduksi oleh produsen dan ditawarkan kepada konsumen untuk dimiliki, digunakan, maupun dikonsumsi oleh konsumen. Konsumen melakukan pembelian produk-produk tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan tertentu atau memberikan manfaat khusus (Kotler , 2016:. Kualitas Pelayanan Kualitas pelayanan adalah sebuah upaya untuk memenuhi kebutuhan yang digabungkan dengan keinginan konsumen, dan juga ketepatan dalam cara penyampaian untuk memenuhi keinginan dan kepuasan pelanggan. Kualitas pelayanan yang baik sangat penting dalam industri ritel. (Tjiptono, 2. Keputusan Pembelian Ulang Keputusan Pembelian Ulang adalah Tindakan pelanggan terhadap perusahaan penyedia layanan jasa mencerminkan sikap positif perusahaan dalam memberikan pelayanannya. (Akroush dll, 2. Hipotesis H1 =Diduga Harga (X. berpengaruh secara parsial terhadap Keputusan Pembelian Ulang (Y). H2 =Diduga Variasi Produk (X. meliputi kadar, komposisi dan mutu produk yang ditawarkan berpengaruh secara parsial terhadap Keputusan Pembelian Ulang (Y). H3 =Diduga Kualitas Pelayanan (X. berpengaruh secara parsial terhadap Keputusan Pembelian Ulang (Y). H4 =Diduga Harga (X. Variasi Produk (X. dan Kualitas Pelayanan (X. berpengaruh secara simultan terhadap Keputusan Pembelian Ulang (Y). METODE PENELITIAN Lokasi dan Jenis Penelitian Penelitian ini dilakukan di Toko Nirwana Baru Gresik Pusat yaitu di jalan Sindujoyo, dengan metode penelitian kuantitatif Dimana data kuisioner responden akan diolah menggunakan Program SPSS Versi 27. Populasi. Sampel dan Teknik Sampling Dalam penelitian ini populasinya adalah konsumen yang melakukan pembelian ulang di Toko Nirwana Baru Gresik selama 3 . bulan terakhir, terhitung dari bulan Oktober 2023 hingga bulan Desember 2023 sebanyak 6. transaksi dengan ketentuan pembelian dua kali atau membership. Karena jumlah populasi diketahui maka mencari jumlah sampel dengan Rumus Slovin Adaptif: Jurnal Manajemen & Bisnis - Vol. No. : Juni P-ISSN: x-x. E-ISSN: x-x. Halaman 44-57 memungkinkan untuk menghitung ukuran sampel ideal menggunakan tingkat presisi yang diinginkan, tingkat kepercayaan yang diinginkan, dan perkiraan proporsi sifat yang ada dalam populasi dengan hasil rumus Slovin yaitu sebanyak 99 Responden. Harga Menurut (Kotler dan Amstrong : 2. indikator harga antara lain : Terjangkaunya suatu harga, kualitas produk yang menyesuaikan harga produk, daya saing suatu harga, dan kesesuaian harga dengan manfaat. Variasi Produk Menurut (Kotler : 2. indikator variasi produk antara lain : Merek produk. Kelengkapan produk. Ukuran produk atau keberagaman. Kualitas Kualitas Pelayanan Menurut (Kotler dan Keller : 2. indikator kualitas pelayanan antara lain: Kehandalan (Reabilit. Ketanggapan (Responsivenes. Jaminan (Assurance. Empati (Empath. Berwujud (Tangiable. Keputusan Pembelian Ulang Menurut (Veronika : 2. indikator keputusan pembelian ulang antara lain : Minat transaksional. Minat refrensial. Minat prefensial. Minat eksploratif. Definisi Operasional Variabel Dalam penelitian ini adanya dua macam variabel, dimana penelitian ini memiliki tiga Variabel Independen dan juga memiliki satu Variabel Dependen. Metode Pengumpulan Data Dalam penelitian ini terdapat beberapa tahapan dalam pengumpulan data agar data yang dilampirkan lengkap dan akurat, untuk mendapatkan data yang lengkap dan akurat maka penelitian ini menggunakan beberapa data yaitu data primer meliputi Observasi, kuisioner dan wawancara begitu juga data sekunder. Uji Analisis Data Uji Validitas Menurut Santoso . Sebuah kuesioner dinyatakan valid jika koefisien R hitung lebih besar dari R tabel. Maka koefisien korelasi yang tinggi menunjukkan kesesuaian yang baik antara fitur item dan keseluruhan fitur pengukuran tes. Uji Reliabilitas Menurut Ghozali . Dalam Pengujian Reliabilitas memiliki tujuan untuk mengukur keandalan sebuah kuesioner responden yang akan dijadikan indikator suatu variabel atau . Dimana sebuah kuesioner responden penelitian dianggap dapat dipercaya apabila hasil seseorang terhadap peryataan pada kuisioner penelitian tersebut konsisten maupun stabil. Analisis Korelasi Analisis koefisien korelasi digunakan untuk menentukan arah dan kekuatan hubungan antara dua atau lebih variabel. Arah hubungan dapat positif atau negatif, sementara kekuatan atau kelemahan hubungan diukur dengan besarnya koefisien korelasi. (Sugiyono, 2017:. Uji Asumsi Klasik Uji Normalitas Menurut Ghozali . dalam uji normalitas dilakukan pengujian terhadap variabel independen dan atau dependen mempunyai distribusi normal atau abnormal dalam suatu model regresi. Uji statistik akan memberikan hasil yang buruk jika variabelnya tidak terdistribusi normal. Dalam hal ini uji normalitas yang digunakan adalah grafik perbandingan distribusi normal dengan distribusi normal dengan melihat plot probabilitas normal. Adaptif: Jurnal Manajemen & Bisnis - Vol. No. : Juni P-ISSN: x-x. E-ISSN: x-x. Halaman 44-57 Uji Heteroskedastisitas Uji Heteroskedastisitas yang merupakan regresi nilai absolut besaran sisa pada variabel independen digunakan untuk mengetahui apakah terjadi heteroskedastisitas besaran. Heteroskedastisitas tidak terjadi apabila nilai signifikansinya > 0,05. sebaliknya heteroskedastisitas terjadi jika nilainya signifikan (Ghozali, 2018:. Uji Multikolinieritas Menurut Ghozali . Tujuan pengujian multikolinearitas adalah untuk mengetahui apakah variabel independen dalam suatu model regresi dapat ditemukan berkorelasi. Masalah multikolinearitas terjadi jika nilai korelasi > 0,80. Uji Linieritas Menurut Sugiyono dan Susanto . Untuk mengetahui apakah variabel terikat dan bebas mempunyai hubungan linier, dilakukan uji Uji Autokorelasi Menurut Ghozali . Autokorelasi dapat terjadi karena pengamatan yang berurutan saling berkaitan satu sama lain dalam waktu tertentu. Masalah ini terjadi karena residu tidak independen pada setiap observasi, model regresi yang baik adalah yang bebas autokorelasi. Analisi Regresi Linier Berganda Menurut Ghozali . Hubungan linier terhadap dua maupun lebih variabel bebas dan variabel terikat disebut analisis regresi linier berganda. Analisis regresi menunjukkan arah hubungan antara variabel terikat dan bebas dan digunakan untuk mengukur kekuatan hubungan antara dua variabel atau lebih. Uji Hipotesis Uji t Uji t adalah suatu pengujian untuk mengetahui bagaimana pengaruh semua variabel independen terhadap suatu variabel dependen dipastikan menggunakan uji statistik t (Ghozali, 2018:. Uji F Uji F digunakan untuk menguji efektivitas pendapatan awal suatu daerah dan Dana Alokasi Umum dalam menjelaskan pengeluaran daerah Kriteria pengujiannya menggunakan tingkat signifikansi 0,05 (Ghozali, 2018:. Uji Koefisien Determinasi (R. Menurut Ghozali . Kemampuan suatu model dalam menjelaskan perubahan variabel terikat diukur dengan koefisien determinasinya (R. Koefisien determinasi memiliki nilai antara 0 dan 1 . r tabe. , maka masing-masing klaim tersebut dapat diterima kebenarannya pada tingkat signifikansi lima persen. Uji validitas dilakukan pada penelitian ini dengan menggunakan taraf signifikansi Karena responden berjumlah 99 orang, maka dihitung nilai r tabel dengan rumus df = N - 2, atau df = 99 - 2 = 97 atau (N) = 97, yang setara dengan 0,1975. Tabel 1 Hasil Uji Validitas Koefisien Variabel Item r tabel . X1. 0,1975 0,805 X1. 0,1975 0,754 Harga X1. 0,1975 0,791 X1. 0,772 0,1975 X2. 0,803 0,1975 Variasi X2. 0,799 0,1975 Produk X2. 0,793 0,1975 X2. 0,816 0,1975 X3. 0,764 0,1975 X3. 0,820 0,1975 Kualitas X3. 0,771 0,1975 Pelayanan X3. 0,823 0,1975 X3. 0,773 0,1975 0,791 0,1975 Keputusan 0,801 0,1975 Pembelian 0,802 0,1975 Ulang 0,808 0,1975 Sumber: data diolah penulis Keterangan Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Tabel di atas menunjukkan koefisien korelasi lebih besar dari r tabel 0,1975 . hitung > dari r tabel 0,1. , maka dapat disimpulkan bahwa seluruh instrumen atau pernyataan pada variabel Harga (X. Variasi Produk (X. , dan Kualitas Pelayanan (X. ) sebagai variabel bebas dikatakan valid. Nilai CronbachAos Alpha dihitung dan dijadikan dasar uji reliabilitas. Jika alat dan indikator yang digunakan untuk mengumpulkan data juga dapat diandalkan, maka distribusi hasil kuesioner dapat dianggap dapat diandalkan. Pengujian ini dilakukan pada masing-masing variabel penelitian dengan menggunakan program SPSS 27. Hasil tes ini dapat diandalkan jika Cronbach's alpha 0,7 atau lebih tinggi. Adaptif: Jurnal Manajemen & Bisnis - Vol. No. : Juni P-ISSN: x-x. E-ISSN: x-x. Halaman 44-57 Uji Reliabilitas No. Tabel 2 Hasil Pengujian Reliabilitas CroncbachAos Batas Variabel Keterangan Kritis Alpha Harga (X. 0,784 Reliabel Variasi Produk (X. 0,815 Reliabel Kualitas Pelayanan (X. 0,850 Reliabel 0,813 Reliabel Keputusan Pembelian Ulang (Y) Sumber: data diolah penulis Tabel tersebut menunjukkan bahwa semua variabel memiliki koefisien Cronbach's Alpha yang cukup tinggi, yaitu di atas 0,7. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa data tersebut dapat diandalkan atau reliabel. Uji Analisis Korelasi Tabel 3 Hasil Uji Analisis Korelasi Sumber: data diolah penulis Berdasarkan data yang tersaji di atas dapat disimpulkan bahwa variabel Harga (X. mempunyai derajat koneksi sebesar 0,699. Variabel Variasi Produk (X. sebesar 0,818 sedangkan Variabel Kualitas Pelayanan (X. sebesar 0,820 maka semua variabel Independen dengan Keputusan Pembelian Ulang (Y) dinilai mempunyai hubungan yang sangat erat. Adaptif: Jurnal Manajemen & Bisnis - Vol. No. : Juni P-ISSN: x-x. E-ISSN: x-x. Halaman 44-57 Uji Normalitas Tabel 4 Hasil Uji Kolmogrov-Smirnov Sumber: data diolah peneliti Dari tabel diatas dapat disimpulkan bahwa data berdistribusi normal berdasarkan temuan Uji Normalitas menggunakan SPSS versi 27 yang menunjukkan hasil signifikan dari tabel Kolmogrov-Smirnov sebesar 0,14 lebih besar dari 0,05. Uji Heteroskedastisitas Tabel 5 Hasil Uji Heterokedastisitas Sumber: data diolah peneliti Hasil output diperoleh nilai signifikansi variabel independen yang terdiri dari variabel Harga (X. 0,666 > 0,05. Variasi Produk (X. 0,943 > 0,05, sedangkan Kualitas Pelayanan (X. 0,341 > 0,05. Dengan demikian, dapat dikatakan model atau seluruh instrumen variabel dinyatakan tidak terjadi atau bebas dari Adaptif: Jurnal Manajemen & Bisnis - Vol. No. : Juni P-ISSN: x-x. E-ISSN: x-x. Halaman 44-57 Uji Multikolinieritas Tabel 6 Hasil Uji Multikolinieritas Sumber : Data diolah peneliti Hasil dari tabel tersebut menunjukkan bahwa nilai tolerance variabel Harga adalah 0,471 dengan nilai VIF 21,123, nilai tolerance variabel Variasi Produk adalah 0,320 dengan nilai VIF 3,122, dan nilai tolerance variabel Kualitas Pelayanan adalah 0,299 dengan nilai VIF 3,340. Dengan nilai masing-masing pada variabel independen lebih besar dari 0,10 dan juga nilai VIF <10, sehingga dapat diambil kesimpulkan tidak ada permasalahan multikolineritas pada model regresi tersebut. Uji Linieritas Tabel 7 Hasil Uji Linieritas Harga Terhadap Keputusan Pembelian Ulang Sumber: data diolah peneliti Terdapat hubungan linier antara harga dengan keputusan pembelian ulang, berdasarkan hasil uji linieritas menunjukkan nilai deviasi linieritas sebesar 0,299 > 0,05. Tabel 8 Hasil Uji Linieritas Variasi Produk Terhadap Keputusan Pembelian Ulang Sumber: data diolah peneliti Adaptif: Jurnal Manajemen & Bisnis - Vol. No. : Juni P-ISSN: x-x. E-ISSN: x-x. Halaman 44-57 Dari hasil uji linearitas terlihat adanya hubungan linier antara kelengkapan produk dengan keputusan pembelian ulang, dengan nilai deviasi linearitas sebesar 0,681 > 0,05. Tabel 9 Hasil Uji Linieritas Variasi Produk Terhadap Keputusan Pembelian Ulang Sumber : data diolah peneliti Dari hasil uji linearitas terlihat adanya hubungan linier antara variasi produk dengan keputusan pembelian ulang, dengan nilai deviasi linearitas sebesar 0,681 > 0,05. Tabel 10 Hasil Uji Linieritas Kualitas Pelayanan Terhadap Keputusan Pembelian Ulang Sumber: Data diolah peneliti Terdapat hubungan linier antara kualitas pelayanan dengan keputusan pembelian ulang, berdasarkan hasil uji linieritas menunjukkan variasi nilai linieritas sebesar 0,451 > 0,05. Uji Autokorelasi Tabel 11 Hasil Uji Autokorelasi Sumber: data diolah peneliti Tabel 11 menunjukkan nilai DW sebesar 1,885. Karena nilai tersebut lebih besar dari batas atas . yaitu 1,7355 dan lebih kecil dari . -d. atau 4 -1,7355 = 2,2645 maka akan dibandingkan dengan nilai tabel signifikansi 5% dengan jumlah . dan tiga variabel bebas . = . Dengan ini autokorelasi tidak terjadi. Adaptif: Jurnal Manajemen & Bisnis - Vol. No. : Juni P-ISSN: x-x. E-ISSN: x-x. Halaman 44-57 Analisis Regresi Berganda Tabel 12 Uji Regresi Berganda Sumber: data diolah peneliti Hasil output menunjukkan model regresi yang diperoleh adalah sebagai berikut: Y = 0,499 0,174 X1 0,414 X2 0,301 X3 e Sehingga dapat disimpulkan sebagai berikut : Nilai konstanta sebesar 0,499 menunjukkan besar kecilnya Keputusan Pembelian Ulang sebesar 0,499 satuan jika Harga. Variasi Produk, dan Kualitas Pelayanan semuanya konstan atau sama dengan nol . Dengan asumsi variabel lain tetap atau permanen, maka kenaikan harga sebesar satu satuan akan mengakibatkan peningkatan keputusan pembelian kembali sebesar 0,174 satuan, menurut X1 koefisien regresi variabel strategi penentuan Keputusan pembelian kembali akan naik sebesar 0,414 satuan apabila terdapat penambahan satuan variasi produk dengan asumsi seluruh variabel lainnya tetap atau stabil. Hal ini ditunjukkan dengan koefisien regresi variabel produk X2 sebesar 0,414. X3, koefisien regresi variabel kualitas pelayanan, menunjukkan bahwa dengan asumsi faktor-faktor lain tetap atau permanen, maka akan terjadi kenaikan keputusan pembelian ulang sebesar 0,301 satuan untuk setiap penambahan satuan kualitas pelayanan. Uji t Tabel 13 Hasil Pengujian Uji t Sumber: data diolah peneliti Output tabel diatas menunjukkan beberapa hasil hipotesis yaitu: H1 = Adanya pengaruh dari variabel Harga terhadap Keputusan Pembelian Ulang konsumen Toko Nirwana Baru Gresik dengan nilai signifikansi untuk variabel Harga (X. adalah nilai t hitung 2,108 > t tabel 1,660. Adaptif: Jurnal Manajemen & Bisnis - Vol. No. : Juni P-ISSN: x-x. E-ISSN: x-x. Halaman 44-57 H2 = Variabel Variasi Produk (X. mempunyai pengaruh terhadap keputusan konsumen melakukan pembelian ulang di Toko Nirwana Baru Gresik. hitung sebesar 4,438 > t tabel 1,660 mewakili nilai yang signifikansi variabel Variasi Produk (X. H3 = Keputusan pelanggan melakukan pembelian ulang di Toko Nirwana Baru Gresik dipengaruhi oleh variabel Kualitas Pelayanan. nilai estimasi t hitung sebesar 4,130 > t tabel 1,660 merupakan nilai signifikan untuk variabel Kualitas Pelayanan (X. Uji F Tabel 14 Hasil Uji F Sumber: data diolah penulis Nilai F hitung sebesar 96,386 dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 lebih kecil dari a = 0,05 sesuai tabel sebelumnya. Dapat diketahui Harga. Variasi Produk, dan Kualitas Pelayanan secara bersamaan berpengaruh terhadap variabel Keputusan Pembelian Ulang di Toko Nirwana Baru Gresik karena nilai F hitung . lebih besar dari F tabel . Oleh karena itu. H0 ditolak dan H1 diterima. Uji Koefisien Determinasi (RA) Tabel 15 Uji Koefisien Determinasi (RA) Adjusted R Model Square Square Std. Error of Estimate ,738 1,16190 ,864a ,746 Predictors: (Constan. Kualitas Pelayanan (X. Harga (X. Variasi Produk (X. Dependent Variable: Keputusan Pembelian Ulang (Y) Sumber: data diolah penulis Tabel di atas menunjukkan nilai menunjukkan nilai Adjusted R Square sebesar 0,738 atau 73,8%, artinya variabel Harga. Variasi Produk dan Kualitas Pelayanan dapat menjelaskan sebesar 73,8% Keputusan Pembelian Ulang. Sedangkan sisanya . %-73,8% = 26,2%) dijelaskan oleh faktor faktor lainya. Adaptif: Jurnal Manajemen & Bisnis - Vol. No. : Juni P-ISSN: x-x. E-ISSN: x-x. Halaman 44-57 KESIMPULAN Berdasarkan Penelitian ini menyimpulkan bahwa variabel Harga. Variasi Produk, dan Kualitas Pelayanan berpengaruh signifikan baik secara parsial maupun simultan terhadap Keputusan Pembelian Ulang konsumen Toko Nirwana Baru Gresik. Harga yang terjangkau, keberagaman produk, serta pelayanan yang baik menjadi faktor utama yang mendorong loyalitas konsumen. Implikasinya. Toko Nirwana Baru perlu mempertahankan strategi harga yang kompetitif, terus menghadirkan variasi produk sesuai kebutuhan pasar, serta meningkatkan kualitas pelayanan guna memperkuat keputusan pembelian ulang dan daya saing usaha. BIBLIOGRAFI ALFREDA. Pengaruh Penggunaan Tiktok Terhadap Perilaku Konsumtif Remaja Kota Semarang. Angewandte Chemie International Edition, 6. , 951Ae952. , 2013Ae2015. Amstrong. Pengaruh Perilaku. Usia, dan Gaya Hidup Terhadap Keputusan Pembelian Online Melalui Aplikasi KAI Acces. Suparyanto Dan Rosad . 5, 5. , 248Ae253. Andi Riyanto. Pengaruh Kualitas Pelayanan dan Price Discount Terhadap Kepuasan Pelanggan. Kepuasan Pelanggan, 10Ae27. Ansori. No Title Bab 2. Paper Knowledge . Toward a Media History of Documents, 3(Apri. , 49Ae58. Artameviah. Bab ii kajian pustaka bab ii kajian pustaka 2. Bab Ii Kajian Pustaka 2.