AL-HUDA JURNAL PENDIDIKAN DASAR Penerbit: Prodi Pendidikan Guru MI STAI Miftahul Huda Subang Jl. Raya Rancasari Dalam No. B33. Rancasari. Kec. Pamanukan. Kabupaten Subang. Jawa Barat 41254 E-ISSN: P-ISSN: https://ejournal. stai-mifda. id/index. php/alhuda/index PENGARUH MEDIA SOSIAL TERHADAP AKHLAK PESERTA DIDIK PADA GENERASI Z Afiyatun Kholifah, 2Muhammad Fadly Al Bahri Universitas Singaperbangsa Karawang, 2Universitas Singaperbangsa Karawang Email: 1afiyatun. kholifah@fai. id, 2310631110135@student. Received: Januari 2025 ARTICLE HISTORY Revised: Februari 2025 Accepted: Maret 2025 Abstract: Social media is one of the things that is often used today and of course many of us have used social media both from the millennial generation, generation z and also generation alpa. This study aims to determine the effect of social media on generation z and see more good or bad impacts caused by social media on the morals of generation z. The research method uses qualitative methods, the results of this study can affect the morals of generation Z students how they use social media such as to open content that can motivate them to do praiseworthy morals or vice versa. The use of social media must of course get supervision and guidance by working together with educators and parents. Keywords: Education. Media Sosial. Instagram. Akhlak. Generasi Z. Peserta Didik. PENDAHULUAN Media sosial merupakan sebuah aplikasi yang dimana penggunanya dapat terhubung antara satu sama lain, saat ini media social telah berkembang sangat pesat dimana media social saat ini tidak hanya sebagai penghubung antara satu orang ke orang lainnya, tetapi sudah sampai ditahap sebagai hiburan, edukasi, dan juga mampu untuk menciptakan peluang baru untuk mendapatkan Media sosial juga sekarang mampu untuk menjadi wadah untuk menyampaikan dakwah islam, seperti menyebarkan video ceramah para ustadz dimedia sosial ataupun menyebarkan audio atau suara ustadz yang sedang Media sosial berkembang pesat dan tentunya semakin banyak dan beragamnya pengguna media sosial mulai dari yang tua maupun yang muda. Hal ini tentunya harus menjadi perhatian karena media sosial dapat diakses oleh semua orang termasuk anak kecil yang belum mampu untuk menyaring informasi secara baik dan memilih konten antara yang baik dan yang buruk, yang tentunya membutuhkan pengawasan dari orang tua untuk mengawasi anak-anaknya AL-HUDA: Jurnal Pendidikan Dasar. Volume 1 No 1 Tahun 2025 | 42 Hal ini bertujuan untuk mengontrol apa yang diperbolehkan untuk bisa diakses oleh anak-anak saja, pengawasan ini tentunya bisa meminimalisir dampak negatif dari media sosial yang dimainkan anak-anak. Tentunya peran dari orang tua dibutuhkan untuk mengontrol apa yang dilakukan oleh anakanak saat menggunakan media sosialnya. Menurut McGraw Hill Dictionary media sosial adalah sarana yang digunakan oleh banyak orang untuk berinteraksi satu sama lain dengan cara menciptakan, berbagi, serta bertukar informasi dan gagasan dalam sebuah jaringan dan komunitas virtual (Chica Awaliyah, 2. Akhlak seorang peserta didik tentunya sangat penting bagi individu itu sendiri, karena akhlak seseorang bisa mempengaruhi bagaimana dia diperlakukan dimasyarakat. Ketika seorang peserta didik berakhlak kurang baik maka tentunya akan ada dua kemungkinan yang akan terjadi yaitu dianggap sebagai anak yang nakal dan seorang yang tidak berakhlak atau ada orang yang akan memberi tahu dia dan menasihatinya. Pada zaman sekarang penggunaan media sosial sudah banyak dilakukan dan tidak sedikit konten yang tersebar di media sosial yang menunjukkan bagaimana efek negatif dari penggunaan media sosial tersebut terhadap akhlak generasi z yang mana dari generasi ini banyak yang menggunakan media sosial dan beragam umurnaya ada yang sudah mengunjak 20 tahunan dan ada juga yang berumur belasan tahun, hal ini bisa saja mempengaruhi perilaku peserta didik berusia belasan tahun yang masih labil dan mudah berubahnya perilaku yang bisa mempengaruhi akhlak peserta didik tersebut. Penelitian mengenai pengaruh media sosial terhadap akhlak peserta didik pada generasi z ini tentunya memiliki tujuan untuk mengetahui pengaruh apa yang ditimbulkan oleh media sosial terhadap akhlak peserta didik generasi z dan langkah apa yang seharunya dilakukan untuk mengurangi atau mengatasi apabila media sosial berdampak negatif bagi akhlak peserta didik generasi z. penelitian ini diharapkan mampu untuk membantu dan melihat pengaruh dari media sosial dan juga mampu untuk memberikan informasi yang bermanfaat untuk mengatasi apabila media sosial ini berdampak negatif. Pada penelitian ini juga akan membahas mengenai apa itu media sosial, akhlak dan juga generasi z. Banyaknya video yang beredari di media sosial ini tentunya menjadi alasan penulis untuk menulis tentang ini, penilis mengamati lingkungan sekitar penulis yang dimana kebanyakan dari generasi z yang sehingga apa yang dilakukan orang dilingkungan dapat dilihat dan diamati sepeti apa mereka menggunakan media sosial dan bagaimana mereka menggunakan media sosial dan apa dampak dari penggunaan media sosial terhadap mereka yang dimana AL-HUDA: Jurnal Pendidikan Dasar. Volume 1 No 1 Tahun 2025 | 43 mereka adalah seorang peserta didik generasi z. Dengan adanya media sosial tentunya menjadi tanda bahwa adanya kemajuan dibidang teknologi informasi dan komunikasi, media sosial bisa diakses oleh semua orang tanpa membeda bedakan ras, suku, agama dan warna Media sosial mempengaruhi perilaku individu yang berbeda dan bagaimana individu tersebut 1 Chica Awaliyah. Dini Angraeni Dewi. Yayang Furi Furnamasari. Media sosial mempengaruhi integritas bangsa, vol 5 No. Jurnal Pendidikan Tambusai, 2021. Hal. menanggapi apa yang ada disosial media. Media sosial dapat membawa dampak positif dan negatif tergantung bagaimana kita menggunakannya, menggunakan media sosial untuk melakukan pembelajaran seperti mencari konten edukasi dan juga ceramah agama yang dapat menambah wawasan ketika sedang menggunakan media sosial, hal ini juga bisa dikaitkan dengan pendidikan untuk mengedukasi pengguna terhadap akhlak dan juga perilaku dari pengguna agar selalu berakhlak baik dan memiliki perilaku yang baik ketika sedang menggunakan media sosial. METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode studi Pustaka. Subjek dari jurnal ini diberikan kepada kepada semua orang, agar dapat memahami dampak apa yang ditimbulkan dari sosial media agar lebih bijak saat menggunakannya. Pengumpulan data mengambil sumber dari literatur ilmiah, jadi pada metode studi kepustakaan ini peneliti tidak turun kelapangan dan hanya mengkaji serta menyimpulkan sumber-sumber informasi yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman mengenai pengruh dari media sosial terhadap akhlak peserta didik khususnya generasi Z. HASIL DAN PEMBAHASAN Media sosial yang kita ketahui saat ini banyak digunakan oleh masyarakat dan tentunya banyak juga digunakan oleh para peserta didik khususnya generasi Z yang menggunakan media sosial, media sosial yang digunakan peserta didik ini cukup beragam seperti TikTok. Instagram. WhatsApp. Twiter atau X. Line. Telegram, dan Facebook, masing-masing dari media sosial ini tentunya membawa dampak atau efek baik dan buruk yang akan berpengaruh kepada akhlak peserta didik bagi yang menggunakannya. Pengaruh dari penggunaan media sosial ini terhadap akhlak peserta didik generasi Z. Pengaruh terhadap akhlak dari media sosial disebabkan karena banyaknya konten-konten yang tidak baik yang ditonton kemudian menirunya, hal itu dapat mempengaruhi akhlak dari peserta didik terutama generasi Z. AL-HUDA: Jurnal Pendidikan Dasar. Volume 1 No 1 Tahun 2025 | 44 Dengan ini kita harus menyadari bahwa dampak dari penggunaan media sosial, serta perkembangan teknologi saat ini harus diimbangi dengan bimbingan serta arahan dari para pendidik dan juga dari lingkungan keluarga untuk menjaga dan mengedukasi para peserta didik khusunya generasi Z agar tidak terbawa arus 2 Tamara Adi Handayani. Baghar Agus Setiawan. Badrut Tamami. Pengaruh Media Sosial Tiktok Terhadap Akhlak Siswa Kelas 12 MIPA di SMA Muhammadiyah 2 Genteng. Vol 3 No. Jurnal Penelitian Ilmu Sosial dan Eksakta. oleh apa yang ada dikonten media sosial dan selalu menjaga akhlak untuk selalu berbuat kebaikan. Penggunaan media sosial secara berlebihan dan juga penyalahgunaan media sosial dan menggunakannya untuk hal yang negatif tentunya memberikan dampak terhadap akhlak peserta didik. Tidak sedikit konten-konten yang tidak seharusnya disebarluaskan banyak bermunculan dimedia sosial, seperti konten-konten kekerasan, perkelahian atau tawuran, pornografi dan lain Hal ini lah konten-konten yang bisa saja dengan mudah dilihat oleh para peserta didik, sehingga mereka melihat dan seolah olah hal itu menjadi hal biasa karena banyaknya konten-konten seperti itu yang beredar. Perlunya edukasi dan juga pengawasan yang dilakukan oleh para pendidik dan juga orang tua untuk mengawasi serta mengedukasi peserta didik ini. Media Sosial Media sosial adalah sebuah tempat atau media online di internet yang didalamnya para pengguna bisa dengan leluasa berkomunikasi, berbagi informasi, forum dan juga dunia virtual. Instagram. Twitter atau sekarang dikenal dengan nama X. Facebook, dan masih banyak. Media sosial yang ada dan itu semua banyak digunakan didunia. Mengutip dari Andreas Kaplan dan Michael Haenlein yang mendefinisikan Aumedia sosial sebagai sebuah kelompok aplikasi berbasis internet yang membangun di atas dasar ideologi dan teknologi Web 2. 0, dan memungkinkan penciptaan dan pertukaran user generated contentAy. Dapat penulis simpulkan bahawasanya media sosial banyak digunakan oelah setiap kalangan baik anak-anak, remaja, dan juga orang dewasa ini adalah suatu media yang dapat memudahkan seseorang karena didalamnya dapat memudahkan komunikasi, informasi dan juga terdapat edukasi serta hiburan didalamnya yang dapat menghibur pengguna, karena didalamnya kita bisa membuat konten-konten serupa yang dapat menarik perhatian pengguna lainnya dan hal itu bisa berdampak baik atau buruknya tergantuk seperti apa konten yang kita ciptakan dan bagaimana orang lain melihat konten kita. Penggunaan media sosial ini dapat berdampak positif dan negatif tergantung bagaimana kita menggunakan media sosial tersebut secara bijak dan berhati hati saat mengunakannya. AL-HUDA: Jurnal Pendidikan Dasar. Volume 1 No 1 Tahun 2025 | 45 Akhlak 3 Mohd Fadhil Aziz. Mardzelah Makhsin. Pengaruh Media Sosial Terhadap Penampilan Akhlak. Vol. International Journal Of Education. Psychology And Counselling. 4 A. Rafiq. Dampak Media Sosial Terhadap Perubahan Sosial Suatu Masyarakat. Vol. 1 No. Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Akhlak adalah suatu perilaku atau sikap seseorang yang diatur berdasarkan ajaran agama islam yang memiliki dua hubungan yaitu kepada Allah dan juga kapada sesama manusia. Akhlak terbagi menjadi 2 . yaitu akhlak terpuji (Mahmuda. dan Akhlak tercela (Mazmuma. , perilaku perbuatan akhlak terpuji meliputi hal-hal kebaikan seperti menjaga lisan dari perkataan kotor dan kasar, sedangkan akhlak tercela salah satunya yaitu dengki, tamak, dan juga berburuk sangka terhadap orang lain. Secara terminologi ada beberapa definisi yang dikemukakan oleh para ulama salah satunya dari Imam Al-Ghazali yang memaknai akhlak sebagai sebuah tatanan yang tertanam kuat dalam jiwa yang dirinya muncul beragam perbuatan dengan mudah dan ringan, tanpa membutuhkan pemikiran dan Dalam bahasa kata akhlak berasal dari bahasa Arab AuAkhlaqAy yaitu kata jamak dari kata AuKhuluqAy atau Aubudi pekerti, perangai, tingkah laku atau Ay5 Seorang peserta didik dapat diajarkan pendidikan akhlak baik dilakukan oleh pendidik atau guru dan bisa juga dilakukan oleh orang tua yang mengajarkan anaknya untuk selalu melakukan akhlak terpuji. Edukasi mengenai akhlak kepada peserta didik khususnya generasi Z dapat membuat hal yang lebih positif terutama dikalangan generasi Z, sehingga mereka senantiasa perilaku dan perbuatan mereka melakukan menerapkan akhlak terpuji dan menghindari akhlak tercela. Dampak dari perbuatan akhlak tercela bisa berakibat kepada diri sendiri seperti tidak disenangi oleh masyarakat karena memiliki akhlak yang tidak baik dan dijauhi oleh masyarakat, hal ini menjadi salah satu dampak atau pengaruh dari melakukan akhlak tercela dimasyarakat. Sebaliknya, bersikap dan melakukan akhlak postif bisa membuat kita disenangi dan dihargai oleh masyarakat, hal ini terjadi karena masyarakat melihat apa yang kita lakukan, baik atau buruknya perilaku kita dilingkungan masyarakat yang berpengaruh juga terhadap respon masyarakat terhadap kita. Pengaruh Media Sosial Tiktok Penggunaan aplikasi Tiktok sangat banyak dan juga digunakan dari berbagai kalangan usia dari anak-anak hingga dewasa banyak menggunakan aplikasi ini, bisa digunakan hanya sekedar untuk mencari hiburan atau bisa juga digunakan sebagai edukasi dengan menonton konten-konten edukasi, ada juga yang menggunakannya sebagai bisnis atau ladang untuk mendapatkan penghasilan dengan cara berdagang atau menjadi afiliator Tiktok. Aplikasi ini berisi video-video pendek mulai dari AL-HUDA: Jurnal Pendidikan Dasar. Volume 1 No 1 Tahun 2025 | 46 5 Shaik Abdullah Hassan Mydin. Abdul Salam Muhamad Shukri. Mohd Abbas Abdul Razak. Peran Akhlak Dalam Kehidupan:Tinjauan Wacan Akhlak Islam. Vol. 21 No. Jurnal Islam dan Masyarakat Kontemporari. hiburan, edukasi, motivasi, kekerasan seperti tawuran sampai berita terbaru terkadang muncul juga disana dan masih banyak lagi konten-konten yang ada pada aplikasi Tiktok ini. Aplikasi Tiktok saat ini banyak digunakan para siswa khususnya generasi Z, hampir setiap generasi Z yang menggunakan Hp terdapat aplikasi Tiktok di Hp Penggunaan aplikasi ini bagi peserta didik tentunya harus mendapat pengawasan dan juga pengarahan dari pendidik ataupun dari keluarga untuk mengedukasi dan juga mengawasi anak untuk melihat konten-konten yang baik yang dapat menjaga dan memotivasi untuk selalu menerapkan akhlak terpuji. Aplikasi Tiktok ini tentunya memiliki dampak baik dan juga dampak buruk, salah satu dampak baik dari penggunaan aplikasi Tiktok adalah peserta didik bisa mendapatkan ilmu dari video-video pendek seperti video pendek ceramah ustadz yang menyampaikan tatacara sholat, penjelasan mengenai cara cepat pengerjaan rumus-rumus matematika dan masih banyak lagi konten-konten edukasi yang dapat meningkatkan dan memotivasi penonton untuk selalu berakhlak baik, konten edukasi bertebaran pada aplikasi Tiktok ini. Dampak negatif dari penggunaan aplikasi Tiktok ini yang dapat mempengaruhi akhlak peserta didik generasi Z khususnya yaitu banyaknya konten-konten yang mempengaruhi dan juga membuat peserta didik melakukan akhlak tidak baik seperti adanya penggunaan kata-kata kasar yang beredar tidak dihapus yeng mengakibatkan banyaknya siswa/i yang meniru perkataan kasar yang dilontarkan oleh konten tersebut dan juga banyaknya konten-konten negatif seperti banyaknya video-video perempuan joget dengan menggunakan pakaian yang minim hal itu bisa dan dapat ditiru oleh para peserta didik perempuan dan juga ada saja siswa/i dikelas ketika ada guru dan tiba-tiba dia melakukan gerakan yang ada yang ada di Tiktok tersebut. Hal ini menjadi dampak pengaruh penggunaan media sosial terhadap akhlak, seperti Tiktok ketika digunakan oleh peserta didik generasi Z yang bisa mempengaruhi akhlak peserta didik generasi Z yang saat ini banyak dari mereka menggunakan aplikasi Tiktok diHp mereka yang memiliki dampak negatif dan positif tergantung bagaimana mereka dalam mengelola informasi dan juga konten-konten Tiktok yang mereka lihat ada dapat memberikan motivasi untuk melakukan akhlak baik dan menghindari perilaku akhlak buruk. Pengaruh penggunaan media sosial terhadap peserta didik agar tidak melakukan akhlak tercela sebaiknya dilakukan pengawasan terhadap peserta didik saat menggunakan aplikasi Tiktok, sehingga konten-konten negatif yang dapat AL-HUDA: Jurnal Pendidikan Dasar. Volume 1 No 1 Tahun 2025 | 47 6 Muhammad Qadri. Irwan Misbach. Audah Mannan. Dampak Media Sosial Tiktok Pada Akhlak Anak- Anak di Kota Makassar. Vol. 3 No. Jurnal Washiyah. Juni 2022 membawa peserta didik melakukan akhlak tercela terlewati dan tidak ditonton oleh peserta didik, dan pengarahan dilakukan agar peserta didik tetap membuka kontenkonten positif seperti edukasi, ceramah dan lain sebagainya yang dapat membuat peserta didik termotivasi melakukan akhlak terpuji. Pengaruh Media Sosial Instagram Aplikasi Instagram merupakan salah satu media sosial yang banyak digunakan didunia, dimana hampir setiap peserta didik generasi Z mempunyai Instagram. Instagram bisa digunakan sebagai media komunikasi, informasi, dan juga bisa mendapatkan edukasi didalamnya dengan mencari akun-akun yang memposting tentang edukasi, baik edukasi mengenai pendidikan umum maupun pendidikan agama islam. Penggunaan media sosial Instagram ini bisa dibilang tidak begitu memiliki efek buruk bagi akhlak peserta didik, tetapi aplikasi Instagram ini bergantung pada siapa saja yang kita ikuti atau . Instagram akan menampilkan konten-konten dari apa yang diposting oleh orang atau akun yang kita ikuti saja, kecuali iklan yang bisa saja lewat karena itu menggunakan promosi jadi bisa tiba tiba lewar diakun instagramnya, dan juga konten-konten yang ditampilkan juga berkaitan dengan apa yang kita ikuti seperti mengikuti akun ceramah maka banyak bermunculan mengenai ceramah dari para ustadz dan juga akun-akun yang membahas dan memposting ceramah. Media Instagram ini akan menampilkan apa saja konten-konten dari akun yang kita ikuti, hal ini tentunya bisa menjadi penyaring dari konten-konten negatif seperti kekerasan dan lain sebagainya apabila kita tidak mengikuti akun-akun seperti itu. Sebaliknya, apabila kita mengikuti akun-akun dan melihat hal-hal negatif seperti kekerasan, kata-kata kasar, pornografi makan hal itu juga akan perlahan muncul ketika kita membuka Instagram. Jadi penggunaan Instagram ini bisa lebih dikontrol oleh para pendidik dan juga orang tua terhadap penggunaan Instagram oleh peserta didik generasi Z dengan membatasi akun pengikut dan yang kita ikuti, sehingga konten-konten yang ditampilkan tidak menampilkan konten negatif dan menggantinya dengan mengikuti akun-akun yang memberikan edukasi dan juga ceramah agama. Sehingga hal itu bisa menjadi pencegahan bagi pengaruh negatif terhadap akhlak peserta didik generasi Z yang menggunakan Instagram, dan hendaknya para AL-HUDA: Jurnal Pendidikan Dasar. Volume 1 No 1 Tahun 2025 | 48 7 Desi Rahmatiwi. Joko Sarjono. Muhammad Fatchurrohman. Pengaruh Intensitas Penggunaan Media Sosial Instagram Terhadap Akhlak Peserta Didik. Vol. 2 No. AlAoUlum Jurnal Pendidikan Islam. 8 Reni Ferlitasari. Suhandi. Ellya Rosana. Pengaruh Media Sosial Instagram Terhadap Perilaku Keagamaan Remaja (Studi Pada Rohis di SMA Perintis 1 Bandar Lampun. Vol. 1 No. Jurnal Sosiologi Agama. AL-HUDA: Jurnal Pendidikan Dasar. Volume 1 No 1 Tahun 2025 | 49 pendidik serta orang tua harus tetap mengawasi penggunaan media osial oleh peserta didik generasi Z ini. Pengaruh Media Sosial Twitter atau X Twitter atau sekarang bernama X ini adalah salah satu situs web atau aplikasi yang merupakan layanan microblogging yang membatasi setiap postingan Twitter merupakan website atau aplikasi yang didalamnya kita bisa saling mengirim pesan dan juga menguplod sesuatu. Twitter atau X merupakan media sosial yang digunakan dari berbagai kalangan, dimana aplikasi ini tidak seperti aplikasi sebelumnya, karena pada aplikasi ini lebih terbuka dan juga lebih banyak konten-konten atau postingan yang dapat mempengaruhi akhlak peserta didik generasi Z ini. 9 Pada aplikasi ini banyak konten atau postingan yang diuplod menampilkan kekerasan, kata-kata kasar dan juga pornografi dan itu bisa diakses oleh siapa saja termasuk oleh peserta didik generasi Z. Mudahnya mengakses hal tersebut tentunya menjadi tantangan bagi para pendidik dan juga orang tua agar lebih mengontrol dan membimbing anak-anaknya yang memiliki aplikasi ini agar lebih bijak dalam menggunakannya. Aplikasi Twitter atau X ini tidak seperti Instagram yang menampilkan konten-konten dari akun apa saja yang kita ikuti, tetapi pada aplikasi ini postingan yang diuplod oleh siapa saja dapat lewat diberanda kita tanpa harus mengikuti terlebih dahulu, tidak sedikit apa yang diuplod terkadang berisi ujaran kebencian terhadap suatu hal. Penggunaan aplikasi Twitter atau X ini tentunya tidak hanya membawa dampak negatif saja, melainkan juga terdapat dampak positif yang ditimbulkan seperti adanya hiburan dan juga edukasi dan juga banyak yang berbagi pengalaman apa yang dia alami sehingga kita bisa belajar dari apa yang mereka alami dikehidupan Terdapat akun-akun edukasi dan juga akun-akun dan juga informasi yang bisa kita terima diaplikasi tersebut dengan catatan harus mencari kebenaran dari informasi yang disebarkan itu. Penggunaan media sosial Twitter atau X ini memberikan pengaruh terhadap akhlak peserta didik generasi Z yang menggunakanya, penggunaan ini bisa mempengaruhi akhlak peserta didik karena didalamnya terdapat konten kekerasan, kata-kata kasar dan juga konten negatif lainnya. Hal ini menjadi dampak negatif 9 Adita Rahmadillah. Dr. Aan Widodo. Kom. Kom. Ratna Puspita. Sos. Si. Pengaruh Media Sosial Twitter Terhadap Keterampilan Komunikasi Interpersonal di Kalangan Remaja Kecamatan Tambun Utara Bekasi Jawa Barat. Vol. 1 No. 2 Jurnal Daring Mahasiswa Komunikasi. AL-HUDA: Jurnal Pendidikan Dasar. Volume 1 No 1 Tahun 2025 | 50 dan mempengaruhi akhlak peserta didik generasi Z apabila mereka menyaksikannya lalu meniru apa yang ditampilkan pada postingan tersebut. KESIMPULAN Hasil dari penelitian pengaruh media sosial terhadap akhlak peserta didik generasi Z ini media sosial dapat mempengaruhi akhlak peserta didik baik positif dan juga negatif, apabila mereka menggunakan media sosial secara bijak dengan melihat konten-konten hiburan dan edukasi seperti ceramah agama dan lain sebagainya untuk menambah wawasan maka media sosial dapat mempengaruhi peserta didik untuk senantiasa menerapkan akhlak terpuji (Mahmuda. Sebaliknya, apabila peserta didik tidak bijak dalam menggunakan media sosial seperti menggunakannya untuk membuka hal-hal negatif maka itu berpengaruh juga terhadap akhlak peserta didik tersebut dan bisa saja dia melakukan akhlak tercela (Mazmuma. dengan meniru tindakan negatif tersebut. Oleh karena itu sebaiknya para pendidik dan juga orang tua hars bekerja sama melakukan pengawasan serta bimbingan terhadap peserta didik agar tetap membuka konten yang membawanya ke hal positif. REFERENSI