Prosiding SINAPTEK Volume 4 tahun 2021 | E-ISSN 2810-0867 PELATIHAN PRODUCTIVE SKILLS SISWA SMA NEGERI 2 MENGWI KABUPATEN BADUNG Gek Wulan Novi Utami1. Ni Luh Desy Suari Dewi2. Putu Chrisma Dewi3. Km. Tri Sutrisna Agustia4. I Gede Neil Prajamukti Wardhana5. I Gusti Nyoman Putra Kamayana6. Ni Made Diana Erfiani7. Ni Nyoman Tri Sukarsih8 Program Studi Sastra Inggris. Fakultas Ekonomika dan Humaniora. Universitas Dhyana Pura. Jl. Raya Padang Luwih Tegaljaya Dalung Kuta Utara, bali. Indonesia Email: wulannoviutami@undhirabali. ABSTRAK Tujuan dari kegiatan pelatihan ini untuk . mempromosikan prodi Sastra Inggris, . meningkatkan productive skills bahasa Inggris siswa dan . mengenalkan wawasan lebih khusus terkait dengan Productive Skills kepada siswa kelas XI dan XII. Productive skills dilakukan dengan memproduksi bahasa inggris melalui kegiatan speaking dan writing. Kegiatan ini mengajak siswa melatih kemampuan berbicara bahasa Inggris . melalui pembuatan video berdurasi 1 menit yang dilakukan langsung sesaat setelah diberikan materi dan instruksi dengan topik mendeskripsikan ibu masing-masing baik fisik maupun kepribadiannya. Kegiatan tersebut dilakukan untuk menstimulasi produksi bahasa dan melatih pengetahuan bahasa inggris siswa seperti pengetahuan kosakata adjektiva dan tata bahasa sesuai tense. Selain itu, dalam kegiatan ini pengajar juga mengajak siswa melakukan kegiatan menulis bahasa Inggris . yaitu menulis Augreeting cardAy untuk menyambut hari Ibu. Siswa menunjukkan antusiasme tinggi karena kegiatan dianggap lebih menyenangkan dan mengurangi rasa takut salah dalam penggunaan tata bahasa . bahasa Inggris. Kata kunci: Pelatihan bahasa Inggris. Productive skills, speaking, writing. SMAN 2 MENGWI Pendahuluan Keterampilan berbahasa Inggris dapat di bagi menjadi dua keterampilan yaitu receptive skill dan productive skills. Keterampilan yang bersifat receptive yaitu keterampilan mendengar . dan keterampilan membaca . Receptive skills merupakan keterampilan bahasa yang melibatkan kemampuan menerima pesan baik yang berupa bahasa lisan ataupun bahasa tulis. Oleh karena itulah, listening dan reading digolongkan ke dalam keterampilan receptive. Gebhard . mendefinisikan bahwa listening bukanlah keterampilan pasif tetapi keterampilan aktif karena dalam menggunakan keterampilan ini perlu bersifat receptive kepada lawan bicara kita. Sedangkan reading adalah bagaimana memahami makna yang ada dalam tulisan (Gebhard, 2006:. Productive skills merupakan lawan dari receptive skill. Productive skills melibatkan kita dalam produksi pesan baik secara lisan maupun tulisan. Productive skill ini meliputi speaking dan writing. Speaking merupakan penyampaian pesan melalui bahasa Proses ini bisa terjadi melalui proses transaksional ataupun interaksional. Sedangkan writing merupakan aktivitas yang berfokus pada pilihan kata, penggunaan grammar . yang tepat, sintak, dan organisasi ide ke dalam Prosiding SINAPTEK Volume 4 tahun 2021 | E-ISSN 2810-0867 bentuk yang koheren dan kohesif, pembaca, dan tujuan, serta merupakan proses berkelanjutan untuk memahami makna (Gebhard, 2006:. Jika kita melihat fenomena yang terjadi di masyarakat yaitu banyak sekali pelajar yang kesulitan mengekspresikan ide dan pendapat mereka baik dalam bentuk lisan dan tulis. Hal ini juga dialamai oleh siswa-siswi SMA Negeri 2 Mengwi, dimana banyak siswa merasa kesulitan berbicara dan menulis dalam bahasa Inggris. Dengan melihat fenomena tersebut, maka Program Studi Sastra Inggris Universitas Dhyana Pura yang memiliki fungsi dan peran melayani melalui pembelajaran, penelitian dan pengabdian bagi civitas akademika dan masyarakat umum, melaksanakan kegiatan pelatihan receptive skills bagi siswa SMA Negeri 2 Mengwi. Dalam pelatihan ini antinya diharapkan siswa akan lebih mampu mengekspresikan ide dan pendapat mereka ketika berbicara dalam bahasa Inggris. Solusi dan Target Luaran Solusi merupakan uraian metode pendekatan yang ditawarkan untuk mendukung realisasi pelaksanaan pengabdian masyarakat, kegiatan yang menunjukkan langkah-langkah solusi atas persoalan. Target luaran meliputi uraian target-target capaian dalam pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat, bisa berupa produk, alih teknologi, peningkatan pengetahuan, dan sejenisnya Solusi yang kami tawarkan dan realisasikan untuk menjawab persoalan yang dihadapi siswa yaitu melakukan pelatihan productive skills . riting dan speakin. dengan memberikan materi describing people, membagi siswa menjadi beberapa kelompok, melaksanakan permainan tebak gambar dengan peserta pelatihan sebagai pendeskripsi gambar dalam bahasa Inggris, dan juga meminta peserta membuat video dalam bahasa Inggris dengan mengembangkan materi describing people dan dibantu pengetahuan adjektiva yang dapat membantu pendeskripsian. Target luaran kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah publikasi di seminar nasional dan tulisannya termuat dalam prosiding seminar tersebut. Selain itu, publikasi dalam web prodi Sastra Inggris juga menjadi target luaran yang bisa diakses pada https://sastra. id/?p=191 Metode Pengabdian masyarakat yang dilakukan Prodi Bahasa Inggris akan diikuti oleh siswa kelas XI dan XII. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian ini dimulai dengan adanya pertemuan antara Kaprodi dan Dosen Bahasa Inggris untuk menyusun rencana PKM Prodi. Berikutnya. Kaprodi dan Dosen mensosialisasikan kegiatan ini kepada mahasiswa terkait keterlibatan mahasiswa. Lalu bahan ajar disusun dan diperbanyak sesuai dengan jumlah peserta pengabdian. Setelah itu, pengabdian berlangsung selama tiga hari. Pengabdian ini fokus memberikan pelatihan productive skills berupa writing . dan speaking . bahasa Inggris dengan tema hari Ibu kepada siswa kelas XI dan XII. Adapun langkah-langkah yang dilaksanakan dalam kegiatan pelatihan ini antara lain. Pemberian materi tentang productive skills oleh dosen Sastra Inggris Pemberian materi Audescribing peopleAy oleh dosen Sastra Inggris Tanya jawab kendala belajar bahasa Inggris Pelatihan speaking dengan memvideokan diri bertema describing my mother Video diunggah ke Instagram Prosiding SINAPTEK Volume 4 tahun 2021 | E-ISSN 2810-0867 Membuat kartu ucapan Melatih productive skills dengan teknik permainan Guess who? Hasil dan Pembahasan Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan pada bulan Desember 2019 di SMAN 2 Mengwi yang diikuti 60 peserta berasal dari siswa kelas XI dan XII. Dalam pelatihan ini siswa diajak untuk lebih berani dan kreatif dalam berbicara dan menulis bahasa Inggris. Tema yang diberikan dalam kegiatan ini adalah AuMotherAos DayAy, yang menekankan pada materi Audescribing peopleAy. Pada awal pelatihan, siswa diperkenalkan tentang productive skills dalam belajar bahasa. Setelah itu, dilaksanakan kegiatan tanya jawab tentang kendala apa yang siswa hadapi ketika belajar bahasa Inggris. Kebanyakan siswa menjawab bahwa mereka kesulitan ketika berbicara dan menulis dalam bahasa Inggris. Kesulitan itu terjadi karena siswa takut membuat kesalahan dalam tata bahasa serta kurangnya kesempatan mereka untuk mempraktikkan bahasa yang dipelajari dimana siswa lebih banyak belajar bahasa Inggris yang berbasis LKS (Lembar Kerja Sisw. atau buku. Pelatihan hari pertama, siswa diberikan pelatihan speaking. Pada pelatihan speaking Gambar 1. Penyampaian materi oleh Dosen ini siswa diberikan materi describing people. Siswa belajar berbagai kata sifat yang bisa digunakan mendeskripsikan orang. Materi disampaikan oleh dosen sastra Inggris dengan mengajak siswa mendeskripsikan ibunya masing- masing. Kemudian kegiatan ini diselingi permainan yang tentunya mengajak siswa aktif berbicara, kegiatan permainan ini dilaksanakan oleh HIMA delta. Kemudian kegiatan dilanjutkan kembali dengan mengajak siswa membuat video berbahasa Inggris berdurasi satu menit dimana siswa harus mendeskripsikan ibunya kemudian memberikan ucapan selamat hari ibu. Format video yang harus dibuat siswa adalah sebagai berikut: Durasi satu menit Mencantumkan: Nama Kelas Sekolah Mengikuti diadakan Prodi Sastra Inggris Undhira Deskripsi Ibu Ucapan Selamat Hari Ibu Gambar 2. Penilaian video Peserta Prosiding SINAPTEK Volume 4 tahun 2021 | E-ISSN 2810-0867 Diunggah ke Instagram Karena keterbatasan waktu, kegiatan ini dilaksanakan berkelompok. Kelompok siswa diberikan waktu untuk mempersiapkan bahan video mereka, setelah itu mereka dibebaskan membuat video dilingkungan sekolah dalam pengawasan Hima DELTA. Setelah waktu yang diberikan selesai, kemudian siswa kembali ke aula dan kemudian siswa diinstruksikan mengunggah video tersebut di akun Instagram mereka dengan memberi taggar @HimaDELTA. Kemudian video tersebut akan diseleksi untuk memilih video terbaik. Pelatihan hari kedua, siswa diberikan pelatihan writing. Pada pelatihan writing, siswa diingatkan kembali tentang materi describing people dengan tambahan materi tentang greeting card. Materi greeting card diberikan karena siswa harus mempraktikkan kegiatan menulis mereka. Kegiatan menulis Gambar 3. Greeting Card Peserta tersebut harus dilakukan dengan menulis sebuah kartu ucapan Selamat Hari Ibu. Kartu ucapan ini tentunya harus berisi materi describing people dan ucapan selamat hari Ibu. Adapun format dari kartu ucapan tersebut adalah sebagai berikut: Penerima Deskripsi Ibu Ucapan selamat hari Ibu Pengirim Dalam kegiatan menulis kartu ucapan ini juga dilaksanakan berkelompok. Siswa mempraktikkan kegiatan menulis dengan menggunakan materi yang telah dipelajari sebelumnya. Setelah mereka selesai membuat kartu ucapan tersebut, kartu tersebut kemudian dikumpulkan untuk memilih kartu ucapan terbaik. Pelatihan hari ketiga merupakan pelatihan productive skills dengan teknik Siswa diberikan beberapa permainan yang melatih kemampuan berbicara dan menulis siswa. Permainan yang diberikan sebagai berikut: Guess who? Siswa dibagi menjadi beberapa kelompok, kemudian masing masing kelompok diberikan kesempatan untuk bermain games. Masing-masing kelompok memiliki waktu 1 menit untuk bermain. Dalam permainan ini, salah siswa harus mengambil kertas yang telah mencantumkan nama-nama anggota kelompoknya. Setelah memilih satu kertas kemudian siswa tersebut harus mendeskripsikan siswa yang namanya ada dalam kertas tersebut. Sedangkan siswa lain dalam kelompok tersebut mencoba menebak siapa yang dideskripsikan dengan batas waktu satu Celebrity Guess Who? Dalam permainan ini siswa juga bermain dalam beberapa kelompok. Waktu yang diberikan dalam permainan ini sedikit lebih lama karena dalam permainan ini siswa dituntut menulis. Dalam permainan ini, siswa duduk membentuk barisan menghadap layar LCD sedangkan satu siswa lainnya membelakangi layar LCD. Siswa-siswa yang menghadap layar diminta mendeskripsikan gambar selebriti pada layar dengan cara menuliskan deskripsi pada secarik kertas dimulai dari siswa yang Prosiding SINAPTEK Volume 4 tahun 2021 | E-ISSN 2810-0867 duduk paling belakang bergantian sampai siswa yang duduk paling depan. Masingmasing siswa hanya memiliki kesempatan satu kali dalam menulis deskripsi. Kemudian kertas tersebut diberikan kepada siswa yang membelakangi layar dan siswa tersebut harus menebak gambar hasil deskripsi anggota kelompoknya. Setelah sesi permainan selesai, kegiatan ini dilanjutkan dengan kegiatan penutupan yang terdiri dari kegiatan berikut: Promosi Prodi Sastra Inggris Pengumuman The Best Video Pengumuman The Best Greeting Card Pembagian Hadiah Gambar 4. Promosi Prodi Sastra Gambar 5. Pembagian hadiah Tabel 1. Pengetahuan Peserta pelatihan tentang materi pelatihan Kegiatan Rerata Pengetahuan Peserta Pre-test Post-test Penjelasan tentang productive dan receptive Materi describing people Adjektiva dalam describing people Rerata Tabel 1 menunjukkan perubahan rerata pengetahuan peserta tentang materi productive dan receptive skills cukup tinggi karena kebanyakan peserta mengenal 4 keterampilan saja yaitu reading skills, writing skills, listening skills, dan speaking skills, 2 kategori yang memayungi tidak dikenal sehingga penjelasan tentang productive dan receptive skills menarik perhatian peserta dan bisa dilihat dari tabel memiliki perbandingan yang cukup tinggi. Materi describing people bukan materi baru bagi peserta karena materi tersebut identik dengan contoh present tense dan eksplorasi pengetahuan adjektiva pembelajar bahasa Inggris dalam praktik berbicara dengan tema describing people. Oleh karena Gambar 6. Pertemuan dosen dengan Kepala sekolah SMAN 2 MENGWI Prosiding SINAPTEK Volume 4 tahun 2021 | E-ISSN 2810-0867 itu, perbandingan rerata pengetahuan peserta tidak sejauh penjelasan tentang productive and receptive skills. Dalam kegiatan pengabdian ini juga menghasilkan kerjasama lebih lanjut antara Prodi Sastra Inggris dengan SMA Negeri 2 Mengwi dalam pembinaan siswa untuk tahun berikutnya tapi tertunda karena pandemi. Dalam kerjasama tersebut. Prodi Sastra Inggris diminta membina kegiatan bahasa Inggris siswa di sekolah tersebut. Simpulan Dengan begitu dapat disimpulkan kegiatan pelatihan productive skills menjadi alternatif persoalan siswa kelas XI dan XII SMAN 2 Mengwi dalam bahasa Inggris yaitu kesulitan mengekspresikan bahasa Inggris dalam bentuk lisan dan tulisan. Hal tersebut dapat diketahui dari . mampunya siswa mendeskripsikan fisik dan kepribadian ibu dengan menggunakan tense yang dipelajari . erutama present tens. , mampu mengeksplorasi pengetahuan adjektiva dan verba selama pendeskripsian, . mampunya siswa menulis kartu selamat hari ibu dalam bahasa Inggris dalam pelatihan ini setelah penyampaian materi dan pelaksanaan permainan guess who? Untuk menstimulasi eksplorasi pengetahuan adjektiva dan mengatasi rasa takut berbicara bahasa Inggris saat mendeskripsikan seseorang pada gambar dalam permainan tersebut. Antusias peserta dan respon positif pihak sekolah membuka peluang kerjasama antara Prodi Sastra Inggris dan SMAN 2 Mengwi. Daftar Rujukan Ebhard. Teaching English as a Foreign or Second Language: A Teacher Self-Development and Methodology Guide. Ann Arbor: The University of Michigan Press. Richards. , & Rodgers. Approaches and Methods in Language Teaching . nd ed. Cambridge: Cambridge University Press Strevens. ESP after twenty years: A re-appraisal. In M. Tickoo (Ed. ESP: State of the art . SEAMEO Regional Language Centre