Adaptif: Jurnal Manajemen & Bisnis - Vol. No. : Juni P-ISSN: x-x. E-ISSN: x-x. Halaman 29-43 KUALITAS PELAYANAN. HARGA. LOKASI DAN IMPAKNYA PADA LOYALITAS PELANGGAN DI FORTUNELLA COLLECTION GRESIK Lintang Cahya Ramadhan1, yaeyayayaoyayayaya Program Studi Manajemen. Fakultas Ekonomi. Universitas Gresik. Indonesia Article Info Article history: Received 2025 Accepted 2025 Published 2025 Abstract Purpose- This study aims to examine and prove the effect of service quality, price and location on customer loyalty at Fortunella Collection Gresik clothing store. And this study also aims to analyze the most dominant factor influencing customer loyalty at Fortunella Collection Gresik. The formulation of the problem raised in this study is whether service quality, location, price partially and simultaneously affect customer loyalty at the Fortunella Collection Gresik store. Method- The population used in this study are consumers who have been or who come to the Fortunella Collection Gresik store. The sample in this study were 98 respondents and the technique used was purposive Non-probability sampling technique. The data collection method used is a questionnaire. The analysis method used in this study is instrument test . alidity test and reliability tes. , descriptive percentage analysis, classical assumption test, multiple regression analysis, hypothesis testing and the coefficient of determination using SPSS. Finding- This study shows that the variables of Service Quality. Price, and Location each have a partial influence on Customer Loyalty at the Fortunella Collection clothing store in Gresik. addition, these three variables also have a significant simultaneous effect on Customer Loyalty. Implication- Fortunella Collection is advised to continuously improve service quality, set competitive prices, and maintain a convenient location in order to retain and enhance customer Keywords: Service Quality. Location. Price. Customer Loyalty Corresponding Author: suharto@unigres. Adaptif: Jurnal Manajemen & Bisnis - Vol. No. : Juni P-ISSN: x-x. E-ISSN: x-x. Halaman 29-43 PENDAHULUAN Seiring berjalannya waktu, dunia usaha mengalami perkembangan yang pesat. Semua ini mengasumsikan kebutuhan konsumen yang berbeda. Hal ini mendorong dunia usaha untuk memenuhi kebutuhan konsumen dengan menyediakan produk dan jasa yang disesuaikan dengan kebutuhan konsumen dan mendistribusikannya melalui pasar tradisional dan modern. Perkembangan bisnis fesyen modern di Indonesia mengalami kemajuan yang Hal ini terlihat dari munculnya beberapa pelaku industri fesyen seperti Matahari. Lebo, dan Ramayana yang telah membuka cabang di berbagai wilayah Indonesia. Semua itu tidak terlepas dari kelebihan-kelebihan yang ditawarkan oleh masingmasing pusat perbelanjaan, seperti kualitas produk yang tinggi, harga yang lebih murah, dan pemberian pelayanan yang prima. Hal ini dilakukan untuk membantu bisnis membangun loyalitas pelanggan dan mendominasi pasar. Memiliki pelanggan setia adalah salah satu tujuan utama perusahaan. Loyalitas pelanggan adalah tersedianya konsumen untuk berlangganan terus di perusahaan dengan waktu jangka panjang, membeli dan menggunakan barang atau jasa dengan berulang dan suka rela merekomendasikan produk atau jasa perusahaan kepada masyarakat atau konsumen. (Cristopher 2. Perusahaan yang mampu bertahan dalam bisnisnya mampu memberikan kepuasan konsumen dan pelayanan yang lebih baik dibandingkan Kualitas pelayanan adalah kualitas umum dan karakteristik suatu produk atau jasa berdasarkan kemampuannya secara tidak langsung mengungkapkan kepuasan atau kebutuhan. Kotler . Fortunella Collection merupakan butik fashion tradisional dengan format grosir dan eceran. Fortunella Collection yang terletak pada Jl. Basuki Rahmat. Bedilan Kebungson Kec Gresik, toko tersebut berupaya keras menjaga loyalitas Namun, jumlah pelanggan yang berbelanja setiap harinya berfluktuasi Dengan Pelayanan yang baik dapat menciptakan pengalaman positif bagi Jika pelanggan merasa dihargai dan diberikan pelayanan yang memuaskan, mereka lebih cenderung untuk tetap setia Pada toko Fortunella Collection hubungan seperti Kualitas pelayanan yang baik di dalam suatu perusahaan, akan menciptakan kepuasan bagi para konsumennya. Setelah konsumen merasa puas dengan produk atau jasa yang diterimanya, konsumen akan membandingkan pelayanan yang diberikan. Apabila konsumen merasa benar Aebenar puas, mereka akan membeli ulang serta memberi rekomendasi kepada orang lain untuk membeli di tempat yang sama. Maka dari itu Fortunella Collection harus memulai memikirkan pentingnya pelayanan pelanggan secara lebih matang melalui kualitas pelayanan, karena kini semakin disadari bahwa pelayanan . oyalitas pelangga. merupakan aspek vital dalam rangka bertahan dalam bisnis dan memenangkan persaingan Kualitas produk di definisikan bahwa AuQuality is the totality of features and characteristics of a product or service that bear on its ability to satisf stated or implied needsAy yang artinya kualitas merupakan keseluruhan fitur dan ciri produk atau jasa yang bergantung pada kemampuannya untuk memuaskan kebutuhan yang dinyatakan ataupun tersirat (Kotler & Keller, 2. Faktor penting bagi Fortunella Collection untuk mendapatkan keuntungan dan Adaptif: Jurnal Manajemen & Bisnis - Vol. No. : Juni P-ISSN: x-x. E-ISSN: x-x. Halaman 29-43 juga untuk memikat pelanggan adalah harga. Harga ialah yang menjadi bagian, pembaruan apa yang akan dipasarkan, perolehan yang didapatkan ataupun perolehan pembiayaan. Menjadikannya mudah untuk pemasaran, yang dapat dilakukan keselarasan, fitur dari produknya, penyalurnya ataupun hal lainnya (Kotler dan Keller 2. Pelanggan sering kali membandingkan harga dengan nilai yang mereka terima dari produk atau layanan. Jika mereka merasa bahwa nilai yang mereka dapatkan sebanding dengan harga yang mereka bayar, mereka lebih mungkin untuk tetap setia. Lokasi yang nyaman atau mudah diakses oleh pelanggan dapat meningkatkan keinginan mereka untuk kembali. Faktor-faktor seperti parkir, visibilitas, dan keamanan lokasi dapat memainkan peran penting. Penempatan lokasi untuk berbisnis merupakan unsur penentu kepuasan konsumen, karena lokasi yang mudah diakses . mengakibatkan tingginya kepuasan konsumen, pemilihan lokasi yang tepat mengakibatkan sebuah perusahaan dapat lebih sukses dibanding perusahaan lainnya yang berlokasi kurang stratregis (Wirawan et al. , 2. Dan tidak hanya faktor itu saja dikarenakan berubahnya zaman dan cara berbisnis pentingnya elemen-elemen lain seperti kualitas produk, promosi, dan pengalaman pelanggan secara keseluruhan. Kombinasi faktor-faktor ini dapat membentuk persepsi pelanggan terhadap merek dan memengaruhi keputusan mereka untuk tetap setia atau beralih ke pesaing. Perlu diingat bahwa dalam lingkungan bisnis yang kompetitif, integrasi faktor-faktor ini dalam strategi pemasaran menjadi krusial untuk membangun dan mempertahankan loyalitas Pada toko Fortunella Collection yang memiliki keterbatasan seperti tampat yang kurang menonjol dan parkir yang kurang, pelayanan yang kurang profesional dan daya saing harga yang sangat ketat dengan para pesaingnya sangat mengandalkan loyalitas pelanggan Berdasarkan hal tersebut. Peneliti menyadari pentingnya menciptakan loyalitas pelanggan yang diharapkan dapat mempertahankan dan meningkatkan kelangsungan hidup suatu Perusahaan ataupun usaha, dengan dilakukannya penelitian ini diharapkan peneliti untuk dapat mempelajari pentingnya pengaruh kualitas pelayanan, harga dan lokasi terhadap loyalitas pelanggan pada toko pakaian AuFortunella CollectionAy Gresik. LANDASAN TEORI Pemasaran Pemasaran merupakan satu fungsi organisasi dan seperangkat proses untuk menciptakan, mengomunikasikan dan menyerahkan nilai kepada pelanggan dan mengelola hubungan pelanggan dengan cara yang menguntungkan organisasi dan para pemilik sahamnya. Manajemen pemasaran merupakan seni dan ilmu memilih pasar sasaran dan mendapatkan, menjaga dan menumbuhkan pelanggan dengan menciptakan, menyerahkan dan mengkomunikasikan nilai pelanggan yang unggul (Kotler, 2. Kualitas Pelayanan Konsep orientasi pelayanan erat kaitannya dengan konsep orientasi pasar. Adaptif: Jurnal Manajemen & Bisnis - Vol. No. : Juni P-ISSN: x-x. E-ISSN: x-x. Halaman 29-43 Orientasi layanan menekankan aspek praktik, kebijakan dan prosedur layanan organisasi, sedangkan orientasi pasar menekankan keselarasan antara kemampuan unik organisasi dan kebutuhan pelanggan untuk mencapai tujuan kinerja (Tjiptono,2016:. Harga price the amount of money charged for a product or service, or the sum of the value that customers exchange for the benefits or having or using the product or Harga merupakan sejumlah uang yang dikeluarkan untuk sebuah produk atau jasa, atau sejumlah nilai yang ditukarkan oleh konsumen untuk memperoleh manfaat atau kepemilikan atau penggunaan atas sebuah produk atau jasa. (Kotler dan Amstrong, 2018: . Lokasi lokasi merupakan tempat melayani konsumen, dapat pula diartikan sebagai tempat untuk memajangkan barangbarang dagangannya. Konsumen dapat melihat langsung barang yang diproduksi atau dijual baik jenis, jumlah maupun harganya. Dengan demikian, konsumen dapat lebih mudah memilih dan bertransaksi atau melakukan pembelanjaan terhadap produk yang ditawarkan secara langsung. (Kasmir 2017:. Loyalitas Pelanggan loyalitas pelanggan didefinisikan sebagai kesediaan untuk membeli kembali atau mendukung produk atau layanan favorit di masa depan, bahkan jika keadaan atau upaya pemasaran dapat mendorongnya. Didefinisikan sebagai komitmen yang Apa yang terjadi pada pelanggan adalah perubahan. (Kotler dan Keller, 2016: . Hipotesis H1 :Terdapat pengaruh antara variabel kualitas pelayanan (X. terhadap variabel loyalitas pelanggan (Y) secara parsial H2 :Terdapat pengaruh antara variabel harga (X. terhadap variabel loyalitas pelanggan (Y) secara parsial H3 :Terdapat pengaruh antara variabel Lokasi (X. terhadap variabel loyalitas pelanggan (Y) secara parsial H4 :Terdapat pengaruh antara variabel kualitas pelayanan (X. , harga (X. dan Lokasi (X. terhadap variabel loyalitas pelanggan (Y) secara simultan METODE PENELITIAN Lokasi dan Jenis Penelitian Penelitian ini dilakukan di Toko Fortunella Collection Gresik. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif, dimana penelitian ini menghasilkan data yang berbentuk angka dan diolah komputer menggunakan program SPSS 25. Populasi. Sampel, dan Teknik Sampling Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen yang melakukan pembelian ulang selama 3 bulan terakhir dari bulan Februari 2024 hingga bulan April 2024 Adaptif: Jurnal Manajemen & Bisnis - Vol. No. : Juni P-ISSN: x-x. E-ISSN: x-x. Halaman 29-43 sebanyak 98 konsumen pada Fortunella Collection. Dalam penelitian ini penulis menggunakan populasi yaitu jumlah seluruh konsumen dengan menggunakan Sampel jenuh. Berdasarkan perhitungan tersebut maka diperoleh 98 sampel dan Menggunakan sampel non probabilitas, dikarenakan peneliti tidak mendapatkan secara rinci identitas respondenyang diperlukan dalam pembuatan kerangkasampling. Metode non probabilitas dengan menggunakan teknis penarikan sampel purposive. Indikator Variabel Penelitian Kualitas Pelayanan, menurut (Utami et al, 2019:. antara lain : Tangible. Reability. Assurance. Responsivness. Empathy. Harga, menurut (Kotler dan Armstrong, 2018:. antara lain : Keterjangkauan harga. Harga sebanding dengan kualitas barang. Harga sebanding dengan manfaat barang. Daya saing harga. Lokasi, menurut (Senggetang et al, 2019:. antara lain : Akses. Visabilitas. Ekspansi. Fasilitas perpakiran Loyalitas pelanggan, menurut (Kotler dan Keller, 2016:. antara lain: Repeat. Retention. Referalls. Definisi Operasional Variabel Pada penelitian ini diperoleh dua macam variabel penelitian, yaitu Variabel Independen (Variabel Beba. dan Variabel Dependen (Variabel Terika. Metode Pengumpulan Data Dalam penelitian ini peneliti melakukan beberapa tahap dalam mengumpulkan data agar data yang diperoleh terlampir dengan jelas dan lengkap. Untuk memperoleh data yang akurat penelitian ini menggunakan dua macam data yaitu data primer yakni kuisioner dan wawancara dan data sekunder. Uji Analisis Data Uji Validitas Uji validitas adalah pengujian yang digunakan untuk mengukur valid atau tidaknya suatu kuesioner. Suatu survei dianggap valid jika pertanyaanpertanyaan di dalamnya mengungkapkan apa yang ingin diukur oleh survei Produsen mengajukan validitas instrumen dengan menghitung skor variabel dari skor item. Perhitungan ini menggunakan perhitungan korelasi yang diolah pada program SPSS 25. Jika nilai r hitung < r table. (Ghozali 2. Uji Reliabilitas Selanjutnya dilakukan uji reliabilitas terhadap validitas item instrumen di atas untuk mengetahui apakah instrumen penelitian merupakan instrumen yang Jika instrumen yang digunakan untuk variabel penelitian dapat diandalkan, maka hasil penelitian juga akan mempunyai reliabilitas yang tinggi. (Juliandi, 2. Uji reliabilitas dilakukan menggunakan CronbachAos Alpha dengan ketentuan dikatakan reliabel apabila nilai CronbachAos Alpha pada masingmasing variabel penelitian di atas nilai kritis 0,6 Adaptif: Jurnal Manajemen & Bisnis - Vol. No. : Juni P-ISSN: x-x. E-ISSN: x-x. Halaman 29-43 Uji Statistik Deskriptif Statistik deskriptif adalah suatu metode untuk menganalisis data dengan cara mendeskripsikan atau menyajikan data pada saat dikumpulkan, tanpa bermaksud menarik kesimpulan atau generalisasi yang luas. Statistik yang Tujuan analisis deskriptif hanyalah menyajikan dan menganalisis data dengan cara yang bermakna dan komunikatif. Statistik deskriptif digunakan untuk memberikan gambaran suatu data, menunjukkan nilai minimum, maksimum, mean, dan standar deviasi (Purwanto dan Sulistyastuti, 2. Uji Asumsi Klasik Uji Normalitas Uji Normalitas bertujuan untuk memeriksa apakah setiap variable berdistribusi normal. Uji normalitas diperlukan untuk melakukan pengujian terhadap variabel lain dengan asumsi residu mengikuti distribusi normal (Ghozali, 2. Uji Heteroskedastisitas Uji Heteroskedastisitas yaitu untuk menguji apakah dalam model regresi terjadi ketidaksamaan variance dari residual satu pengamatan ke pengamatan yang lain. Jika variance dari residual satu pengamatan ke pengamatan lain tetap, maka disebut homoskedastisitas dan jika berbeda disebut Jika residual memiliki varians yang sama maka disebut hetoskedastisitas (Ghozali, 2. Uji Multikolinieritas Uji Multikolinieritas bertujuan untuk menguji apakah model regresi ditemukan adanya korelasi antar variabel bebas . Model regresi yang baik seharusnya tidak terjadi korelasi diantara variabel independen. Jika variabel independen saling berkorelasi, maka variabel-variabel ini tidak Variabel ortogonal adakah variabel independen yang memiliki nilai korelasi antar sesama variabel independen sama dengan nol. Dalam penelitian ini menggunakan indikator nilai toleransi (Toleranc. dan juga nilai Variance Inflation Factor (VIF) (Ghozali, 2. Uji Autokorelasi Uji autokorelasi bertujuan untuk menguji apakah dalam metode regresi linier ada korelasi antara kesalahan pengganggu pada periodet dengan kesalahan pengganggu pada periode sebelumnya . Untuk mendeteksi ada tidaknya autokorelasi dapat dilakukan dengan uji Durbin- Watson (DW tes. Uji Linieritas Uji lineritas digunakan untuk melihat apakah spesifikasi model yang digunakan sudah benar atau tidak. Dengan uji linearitas akan diperoleh informasi Uji linearitas dapat digunakan untuk melihat apakah model yang telah dibangun memiliki hubungan linear atau tidak. Linearitas akan terpenuhi dengan asumsi apabila plot antara nilai residual terstandarisasi dengan nilai prediksi terstandarisasi tidak membentuk suatu pola tertentu atau random (Ghozali, 2. Adaptif: Jurnal Manajemen & Bisnis - Vol. No. : Juni P-ISSN: x-x. E-ISSN: x-x. Halaman 29-43 Uji Regresi Linier Berganda Analisis regrsi linier berganda digunakan untuk mengetahui apakah variabel bebas secara bersama mempengaruhi variabel terikat. Uji Hipotesis Uji t Uji statistik t pada dasarnya menunjukkan seberapa jauh pengaruh satu variabel penjelas/independen secara individual dalam menerangkan variasi variable independen. (Ghozali, 2018:. Uji F Uji hipotesis seperti ini dinamakan uji signifikansi secara keseluruhan terhadap garis regresi yang diobservasi maupun estimasi, apakah Y berhubungan linier terhadap X (Ghozali, 2018:. Uji Koefisien Determinasi (R. Koefisien determinasi merupakan ukuran yang dapat dipergunakan untuk mengetahui besarnya pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat. Bila r2-0, berarti variabel bebas tidak mempunyai pengaruh koefisien determinasi sama sekali (= 0%) terhadap variabel tidak bebas. Sebaliknya, jika koefisien determinasi rA = 1, berarti variabel terikat 100% dipengaruhi oleh variabel bebas. Karena itu letak berada dalam selang . antara 0 dan 1, secara aljabar dinyatakan 0 O O1. Koefisien determinasi secara simultan diperoleh dari besarnya atau adjusted R square pada tabel model summary. Nilai adjusted R square yang kecil berarti kemampuan variabel-variabel bebas dalam menjelaskan variable terikat amat terbatas. "Nilai yang mendekati 1 berarti variabel-variabel bebas memberikan hampir semua informasi yang dibutuhkan untuk memprediksi variasi variabel terikat" (Ghozali, 2. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Uji Validitas Uji validitas dalam penelitian ini dilakukan dengan membandingkan nilai Korelasi Pearson . dari masing-masing pernyataan dengan nilai r tabel. Nilai r tabel dalam penelitian ini sebesar 0,1966 di mana ketentuannya adalah apabila nilai r hitung < r tabel maka dapat disimpulkan valid. Adaptif: Jurnal Manajemen & Bisnis - Vol. No. : Juni P-ISSN: x-x. E-ISSN: x-x. Halaman 29-43 Tabel 1 Hasil Uji Validitas Variabel Kualitas Pelayanan Harga Lokasi Loyalitas Pelanggan Item Pernyataan r hitung r tabel Keterangan X1. X1. X1. X1. X1. X1. X1. X1. X1. X1. X2. X2. X2. X2. X2. X2. X2. X3. X3. X3. X3. X3. X3. 0,754 0,825 0,726 0,881 0,868 0,794 0,794 0,799 0,809 0,851 0,802 0,778 0,735 0,729 0,757 0,805 0,781 0,710 0,756 0,731 0,747 0,778 0,716 0,824 0,872 0,791 0,1966 0,1966 0,1966 0,1966 0,1966 0,1966 0,1966 0,1966 0,1966 0,1966 0,1966 0,1966 0,1966 0,1966 0,1966 0,1966 0,1966 0,1966 0,1966 0,1966 0,1966 0,1966 0,1966 0,1966 0,1966 0,1966 Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Sumber: data diolah peneliti Uji Reliabilitas Uji reliabilitas dilakukan menggunakan CronbachAos Alpha dengan ketentuan dikatakan reliabel apabila nilai CronbachAos Alpha pada masing-masing variabel penelitian di atas nilai kritis 0,6. Hasil uji reliabilitas dalam penelitian ini sebagai Tabel 2 Hasil Uji Reliabilitas Variabel Penelitian Nilai Nilai Kritis CronbachAo s Alpha Kualitas Pelayanan (X. 0,941 Harga (X. 0,883 Lokasi (X. 0,832 Loyalitas Pelanggan (Y) 0,773 Sumber: data diolah peneliti Keterangan Reliabel Reliabel Reliabel Reliabel Adaptif: Jurnal Manajemen & Bisnis - Vol. No. : Juni P-ISSN: x-x. E-ISSN: x-x. Halaman 29-43 Tabel tersebut menunjukkan bahwa semua variabel mempunyai koefisien CronbachAoa Alpha yang cukup besar yaitu diatas 0,6, maka dapat disimpulkan bahwa data tersebut reliabel. Uji Normalitas Tabel 3 Hasil Uji Kolmogrov-Smirnov One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Normal Parametersa,b Most Extreme Differences Mean Std. Deviation Absolute Positive Negative Test Statistic Asymp. Sig. -taile. Test distribution is Normal. Calculated from data. Lilliefors Significance Correction. Unstandardized Residual Sumber: data diolah peneliti Dari tabel diatas diperoleh nilai sig. Unstandart Residual sebesar 0,073 yang lebih dari 0,05 sehingga dapat disimpulkan data berdistribusi normal. Uji Heteroskedastisitas Tabel 4 Hasil Uji Heterokedastisitas Sumber: data diolah peneliti Adaptif: Jurnal Manajemen & Bisnis - Vol. No. : Juni P-ISSN: x-x. E-ISSN: x-x. Halaman 29-43 Berdasarkan tabel di atas menunjukkan bahwa nilai signifikan pada variabel kualitas pelayanan adalah 0,129 yang lebih dari 0,05. Nilai signifikan pada variabel harga adalah 0,242 yang lebih dari 0,05. Nilai signifikan pada variabel lokasi adalah 0,061 yang lebih dari 0,05. Hasil ini menunjukkan masing-masing variabel independen yang terdiri dari kualitas pelayanan, harga, dan lokasi memiliki nilai signifikan lebih dari 0,05 sehingga terpenuhi uji asumsi heteroskedastisitas. Uji Multikolinieritas Tabel 5 Hasil Uji Multikolinieritas Variabel Bebas Tolerance VIF Kualitas Pelayanan (X. 0,378 2,644 Harga (X. 0,424 2,359 Lokasi (X. 0,593 1,686 Sumber: data diolah peneliti Hasil bahwa variabel kualitas pelayanan memiliki nilai tolerance sebesar 0,378 lebih besar daripada 0,100 dan VIF sebesar 2,644 kurang dari 10,00. Variabel harga memiliki nilai tolerance sebesar 0,424 lebih besar daripada 0,100 dan VIF sebesar 2,359 kurang dari 10,00. Variabel lokasi memiliki nilai tolerance sebesar 0,593 lebih besar daripada 0,100 dan VIF sebesar 1,686 kurang dari 10,00. Dengan demikian kesimpulan yang didapatkan adalah masing-maisng variabel independen memiliki nilai tolerance lebih besar daripada 0,100 dan nilai VIF kurang dari 10,00 sehingga dapat dinyatakan tidak terjadi multikolinearitas. Uji Autokorelasi Tabel 6 Hasil Uji Autokorelasi Sumber: data diolah peneliti Uji autokorelasi menunjukkan niai Durbin Watson sebesar 1,837. Apabila dibandingkan dengan nilai du dan 4-du maka 1,7345 < 1,837 < 2,2655 sehingga dapat dinyatakan tidak terjadi autokorelasi. Adaptif: Jurnal Manajemen & Bisnis - Vol. No. : Juni P-ISSN: x-x. E-ISSN: x-x. Halaman 29-43 Uji Linieritas X1,X2,X3 terhadap Y Tabel 7 Hasil Uji Linieritas Variabel Kualitas Pelayanan (X. ANOVA Table Sum of Mean Squares Sig. Loyalitas Between (Combine. Square Pelanggan (Y) * Groups Linearity Kualitas Deviation from Pelayanan (X. Linearity Within Groups Total Sumber: data diolah peneliti Tabel 8 Hasil Uji Lineritas Variabel Harga (X. ANOVA Table Sum of Squares Loyalitas Between Mean Square Sig. (Combine. Pelanggan (Y) * Groups Linearity Harga (X. Deviation from Within Groups Total Linearity Sumber: data diolah peneliti Tabel 9 Hasil Uji Lineritas Variabel Lokasi (X. ANOVA Table Sum of Squares Mean Sig. (Combine. Pelanggan (Y) Groups Linearity * Lokasi (X. Deviation from Within Groups Total Loyalitas Between Square Linearity Sumber: data diolah peneliti Jadi data yang dipergunakan dapat dijelaskan oleh regresi linier dengan cukup baik,untuk Kualitas Pelayanan. Harga dan Lokasi karena nilai sig Deviation From linierity lebih besar dari tingkat kepercayaan 0. Hal tersebut memiliki arti bahwa terdapat hubungan yang linier antara Kualitas Pelayanan. Harga dan Lokasi terhadap Loyalitas Pelanggan pada Fortunella Collection Gresik. Adaptif: Jurnal Manajemen & Bisnis - Vol. No. : Juni P-ISSN: x-x. E-ISSN: x-x. Halaman 29-43 Analisis Regresi Berganda Tabel 10 Hasil Analisis Regresi Linier Berganda Sumber: data diolah peneliti Berdasarkan Tabel diatas diperoleh persamaan regresi linear berganda sebagai Y = 0,450 0,064X1 0,149X2 0,200X3 e Sesuai dengan persamaan regresi linear berganda di atas dapat dijelaskan sebagai berikut: Nilai constant sebesar 0,450 bermakna apabila kualitas pelayanan, harga, dan lokasi diasumsikan sama dengan nol maka loyalitas pelanggan sebesar 0,450. Nilai koefisien regresi kualitas pelayanan sebesar 0,064 bermakna apabila variabel kualitas pelayanan mengalami kenaikan sebesar 1 satuan sedangkan harga dan lokasi diasumsikan tetap maka akan menyebabkan kenaikan loyalitas pelanggan sebesar 0,064. Nilai koefisien regresi harga sebesar 0,149 bermakna apabila variabel harga mengalami kenaikan sebesar 1 satuan sedangkan kualitas pelayanan dan lokasi diasumsikan tetap maka akan menyebabkan kenaikan loyalitas pelanggan sebesar 0,149. Nilai koefisien regresi lokasi sebesar 0,200 bermakna apabila variabel lokasi mengalami kenaikan sebesar 1 satuan sedangkan kualitas pelayanan dan harga diasumsikan tetap maka akan menyebabkan kenaikan loyalitas pelanggan sebesar 0,200 Uji t Tabel 11 Hasil Uji t Model Unstandardized Standardized Coefficients Coefficients Std. Error Sig. (Constan. Kualitas Harga (X. Lokasi (X. Beta Pelayanan (X. Sumber: data diolah peneliti Adaptif: Jurnal Manajemen & Bisnis - Vol. No. : Juni P-ISSN: x-x. E-ISSN: x-x. Halaman 29-43 Berdasarkan tabel diatas menunjukkan beberapa hasil hipotesis yaitu: H1 = Berdasarkan hasil uji diperoleh nilai t hitung variabel kualitas pelayanan sebesar 2,226 yang lebih besar dari t tabel 1,984. Nilai signifikan yang dihasilkan adalah 0,028 < 0,05 sehingga kualitas pelayanan (X. berpengaruh terhadap loyalitas pelanggan (Y). H2 = Berdasarkan hasil uji diperoleh nilai t hitung variabel harga sebesar 3,593 yang lebih besar dari t tabel 1,984. Nilai signifikan yang dihasilkan adalah 0,001 < 0,05 sehingga harga (X. berpengaruh terhadap loyalitas pelanggan (Y). H3 = Berdasarkan hasil uji diperoleh nilai t hitung variabel lokasi sebesar 3,905 yang lebih besar dari t tabel 1,984. Nilai signifikan yang dihasilkan adalah 0,000 < 0,05 sehingga lokasi (X. berpengaruh terhadap loyalitas pelanggan (Y) H4 =Berdasarkan Tabel di atas diperoleh nilai F hitung sebesar 51,112 yang lebih besar dari F tabel 2,70. Sedangkan tingkat signifikan yang diperoleh adalah 0,000 yang lebih kecil dari 0,05 maka H0 ditolak dan H1 diterima artinya terdapat pengaruh antara kualitas pelayanan, harga dan lokasi terhadap variabel loyalitas pelanggan secara simultan. Uji F Tabel 12 Hasil Uji F ANOVAa Model Sum of Squares Mean Square Regression Residual Total Sig. Dependent Variable: Loyalitas Pelanggan (Y) Predictors: (Constan. Lokasi (X. Harga (X. Kualitas Pelayanan (X. Sumber: data diolah peneliti Uji Koefisien Determinasi (R. Tabel 13 Hasil Analisis Determinasi Model Summary yca Model R Square Adjusted R Std. Error of Square the Estimate Sumber: data diolah peneliti Berdasarkan Tabel di atas terlihat bahwa nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0,787 yang bermakna terdapat hubungan secara simultan antara kualitas pelayanan, harga, dan lokasi terhadap loyalitas pelanggan. Nilai koefisien determinasi (R Adaptif: Jurnal Manajemen & Bisnis - Vol. No. : Juni P-ISSN: x-x. E-ISSN: x-x. Halaman 29-43 Squar. sebesar 0,620 memiliki arti bahwa kualitas pelayanan, harga, dan lokasi memiliki kemampuan dalam menjelaskan loyalitas pelanggan dengan persentase sebesar 62,0%. Sedangkan sisanya sebesar 38,0% dijelaskan oleh variabellain yang tidak diteliti dalam model regresi penelitian ini. KESIMPULAN Penelitian ini menunjukkan bahwa variabel Kualitas Pelayanan. Harga, dan Lokasi masing-masing memiliki pengaruh yang signifikan secara parsial terhadap Loyalitas Pelanggan pada toko pakaian Fortunella Collection Gresik. Selain itu, secara simultan ketiga variabel tersebut juga terbukti berpengaruh signifikan terhadap peningkatan loyalitas pelanggan. Implikasi dari temuan ini adalah bahwa Fortunella Collection perlu terus menjaga dan meningkatkan kualitas pelayanan, memberikan harga yang kompetitif, serta memastikan kenyamanan dan kemudahan akses lokasi toko agar dapat mempertahankan serta meningkatkan loyalitas pelanggannya. Strategi yang berfokus pada kepuasan pelanggan secara menyeluruhAidari pengalaman berbelanja hingga kenyamanan fisik tokoAiakan menjadi faktor kunci dalam membangun hubungan jangka panjang dengan konsumen di tengah persaingan industri fashion lokal yang semakin kompetitif. BIBLIOGRAFI Ghozali. Imam. Aplikasi Analisis Multivariete Dengan Program IBM SPSS 23 (Edisi . Cetakan ke Vi. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro. Gunawan,C. Mahir Menguasai SPSS: mudah mengelola data dengan IBM SPSS statistic 25. Yogyakarta: CV. Budi Utama. Kasmir. Customer Service Excellent: Teori dan Praktik. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada. Kotler. Armstrong. Principles of Marketing. New Delhi: Pearson. Kotler. Keller. Brady. Goodman. Hansen. Marketing Management. Singapore: Pearson Education. Kotler. , & Keller. Manajemen Pemasaran. Kotler. , & Keller. Manajemen Pemasaran edisi 12 Jilid 1 & 2. Kotler. , & Keller. Prinsip Prinsip Pemasaran. Edisi 13. Jilid I. Kotler. , & Keller. Marketing Management (Global Ed. Pearson Education Limited. Kusuma. , & Jannah. Pengaruh Kualitas Pelayanan. Harga dan Lokasi terhadap Loyalitas Pelanggan pada ADS Barbershop Gresik. Jurnal Ekonomi. Bisnis Sosial, 2. , 466Ae475. https://jurnal. id/FEB/index. php/jebs/article/view/466:contentRefe rence. Natassia. Rizky, & Utami. Hayu Yolanda. Pengaruh Service Quality Dalam Meningkatkan Kepuasan Pada Pasien Puskesmas Padang Pasir. Economica, 7. Https://Doi. Org/2460 Ae 190 Putri. , & Wati. Pengaruh Harga. Kualitas Pelayanan, dan Lokasi terhadap Loyalitas Pelanggan Bento Kopi Cabang Godean. Jurnal Inovasi Bisnis Manajemen Akuntansi, 2. , 88Ae97. https://doi. org/10. 51922/jibma. 88:contentReference. ndex= Adaptif: Jurnal Manajemen & Bisnis - Vol. No. : Juni P-ISSN: x-x. E-ISSN: x-x. Halaman 29-43 Rahman. , & Mauliddah. Kualitas Layanan Jasa. Harga dan Lokasi dalam Mempengaruhi Loyalitas Pelanggan di Bintang Arut Motor Lamongan. Improvement: Jurnal Manajemen Bisnis, 1. , 1Ae10. https://doi. org/10. 30651/imp. 9614:contentReference. ndex= Sagita. Suwarsono. , & Kurniawan. Pengaruh Harga. Lokasi dan Kualitas Pelayanan terhadap Loyalitas Konsumen pada The Bake Corner Kediri. Intellektika: Jurnal Ilmiah Mahasiswa, 1. , 394Ae403. Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif. Kualitatif dan R & D. Bandung: Alfabeta Siregar. S, . Pengaruh Harga dan Promosi Terhadap Loyalitas Pelanggan Pengguna Jasa Transportasi Online di Kota Medan. Jurnal Ilmiah Magister Manajemen. Vol 3, . , 148-159 https://doi. org/10. 30596/maneggio. Utama. , dan Kusuma. , . Peran Kepuasan Pelanggan Dalam Memediasi Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Loyalitas Pelanggan. EJurnal Manajemen. Vol. https://doi. org/10. 24843/EJMUNUD. Zeithaml. Bitner. , & Gremler. Services Marketing: Integrating Customer Focus Across the Firm . th ed. McGraw-Hill Education.