JPFT - volume 11, nomor 1, pp. April 2023 Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online Open Access http://jurnal. id/index. php/jpft ANALISIS KEMAMPUAN REPRESENTASI MAHASISWA DALAM MENYELESAIKAN MASALAH HUKUM PERTAMA TERMODINAMIKA Analysis of Student Representation Ability in Solving First Law Problems of Thermodynamics Windi Rianti Dai. Nurjannah Program Studi Pendidikan Fisika. Universitas Tadulako. Palu. Indonesia windyrianti12345@gmail. Kata Kunci Kemampua Representasi Menyelesaikan Masalah Hukum Pertama Termodinamika Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan representasi mahasiswa dalam menyelesaikan masalah termodinamika. waktu penelitian dilakukan pada semester ganjil tahun ajaran 2021/2022. Metode penelitian ini merupakan penelitian campuran . ix method. dengan jenis penelitian explanatory sequential mixed methods. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa pendidikan fisika angkatan 2020 di program studi pendidikan fisika, universitas tadulako, sebanyak 15 orang. Responden dalam penelitian ini adalah subjek penelitian terpilih yang mewakili tiga kategori yaitu tinggi, sedang, dan rendah sebanyak 3 orang. Instrumen tes kemampuan penyelesaian masalah menggunakan representasi mahasiswa berupa tes esai yang telah divalidasi oleh validator ahli. Perolehan hasil tes kemampuan penyelesaian masalah menggunakan representasi menunjukan bahwa skor rata-rata untuk 15 orang subjek penelitian sebesar 59,13 dan standar deviasi 6,39. Hasil penelitian menunjukan bahwa mahasiswa cenderung lemah dalam menyelesaikan soal dengan format representasi grafik dan matematis. Format representasi yang dominan dikuasai oleh mahasiswa yaitu format representasi verbal. Kemampuan konsep mahasiswa khususnya pada representasi harus lebih ditingkatkan dengan membiasakan mahasiswa untuk menyelesaikan soal dengan bentuk representasi yaitu verbal, grafik dan matematis pada pembelajaran. Keywords Representation skills Problem Solving First Law of Thermodynamics Abstract The research was meant to analyze the student's ability to representation the problem of Research time was done on the oddity of the school year 2021/2022. This method of study is a mixed study with a type of explanatory sequential mixed items. The subject of this study is the 2020 class of physical education students in the physics education study program, the university of tadulako as many as 15 people. The respondents in this study are the subject of a selected study that represents three strategies of high, moderate, and low as many as three. The problem-solving test instruments use student representation of the essay tests the lab was botched by the validator able The acquisition of the problem-solving skill test using representation shows that the average score for 15 human research subjects is 13 and deviation of 6. Research shows that students tend to be weak in resolving problems with graphic and mathematical representation. The dominant representation format is dominated by the student's verbal representation ability, the concept of the student in particular on the representation should be enhanced by getting the student to solve the problem with the representation form of verbal, mathematical paragraph on learning. A2023 The Author p-ISSN 2338-3240 e-ISSN 2580-5924 Received 10/01/2023. Revised 13/02/2023. Accepted 02/03/2023. Available Online 30/04/2023 *Corresponding Author: fisika@yahoo. Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online PENDAHULUAN Ilmu Fisika adalah salah satu cabang ilmu pengetahuan alam yang mempelajari tentang materi, energi, dan fenomena alam. Fakta di lapangan menunjukan bahwa Fisika merupakan salah satu mata pelajaran sulit karena banyak rumus dan hitungan . Salah satu materi fisika yang dianggap sulit oleh siswa maupun mahasiswa namun menjadi dasar berbagai bidang ilmu adalah hukum termodinamika. Termodinamika merupakan salah satu cabang ilmu fisika yang mempelajari tentang energi, panas, kerja, entropi dan kespontanan proses. Materi termodinamika merupakan materi fisika yang terdapat hukum termodinamika nol, termodinamika serta konsep-konsep yang mengarah pada kehidupan sehari-hari dan pembelajaran . Karakteristik konsep hukum banyaknya penerapan rumus yang masih memerlukan perhitungan . Hukum pertama termodinamika terdapat Proses perubahan keadaan gas yang memilki sifat-sifat khusus . roses isobarik, isotermis, isokhoris, dan adiabati. yang pada setiap prosesnya terdapat sedikit perbedaan . Oleh karena itu untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang hukum pertama termodinamika, maka hukum pertama termodinamika dapat dijelaskan dalam berbagai bentuk representasi sehingga sangat baik digunakan untuk melihat kemampuan Kemampuan gambaran mental dari seorang mahasiswa Kemampuan membuat mahasiswa dapat mengembangkan pemahaman konsep lebih dalam lagi . mode-mode representasi majemuk untuk belajar konsep sains seperti model, analogi, persamaan, grafik, diagram, gambar dan simulasi yang digunakan dalam sains dapat dirujuk sebagai bentuk metafora . Representasi adalah suatu konfigurasi . entuk menggambarkan, mewakili, dan melambangkan . merepresentasikan ulang konsep yang sama dengan format yang berbeda . sedangkan representasi tunggal adalah merepresentasikan kembali suatu bentuk representasi kebentuk representasi yang sama atau ke salah satu . Penggunaan representasi pada konsep sains yang kompleks Vol. No. 1, pp. April 2023 masalah-masalah termodinamika . Penyelesaian masalah adalah suatu proses terencana yang perlu dilaksanakan agar memperoleh penyelesaian tertentu dari sebuah masalah yang mungkin tidak didapat dengan Situasi seseorang jika ia menyadari keberadaan situasi tersebut, mengakui bahwa situasi tersebut memerlukan tindakan dan tidak dengan segera menemukan penyelesaian . Masalah dapat diartikan sebagai pertanyaan yang harus dijawab pada saat itu, sedangkan kita tidak mempunyai rencana solusi yang jelas . Masalah pembelajaran hukum pertama termodinamika mahasiswa tentang materi proses perubahan gas sehingga sering terjadi kekeliruan dalam memasukan rumus. Representasi dibutuhkan dalam penyelesaian masalah karena mahasiswa tentang pemahaman konsep yang telah pemahaman konsep yang dimilikinya . Penelitian Penelitian mahasiswa dalam menggunakan representasi grafis dengan metode pengumpulan data yaitu . Penelitian memfokuskan pada kemampuan penggunaan representasi dalam menyelesaikan soal-soal Termodinamika didasarkan pada pemahaman mahasiswa tentang materi hukum pertama Termodinamika belum ditemukan. Berdasarkan uraian di atas, maka peneliti memfokuskan penelitian ini untuk mengetahui kemampuan penggunaan representasi dalam menyelesaikan soal-soal pada Hukum Pertama Termodinamika tentang materi Hukum Pertama Termodinamika dan pada penelitian ini peneliti menggunakan metode campuran. Penelitian ini memiliki beberapa perbedaan dengan penelitian sebelumnya. Pada penelitian ini, peneliti memfokuskan penelitiannya pada menggunakan soal tes esai pada hukum pertama termodinamika dengan mengunakan Vol. No. 1, pp. April 2023 Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online sebelumnya memfokuskan penelitiannya pada pemahman konsep mahasiswa menggunakan metode pengumpulan data survey. METODOLOGI PENELITIAN Penelitian dengan jenis penelitian yang digunakan yaitu explanatory sequential mixed Penelitian campuran merupakan pendekatan penelitian yang mengkombinasikan antara penelitian kualitatif dan kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan pada Program Studi Pendidikan Fisika. Jurusan Pendididkan MIPA. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Tadulako, dan waktu penelitian dilakukan pada semester ganjil tahun ajaran 2021/2022. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa pendidikan fisika angkatan 2020 yang berjumlah 15 orang dan responden diambil dari subjek penelitian yang hasil jawaban tesnya mewakili tia kategori tinggi, sedang, dan rendah yang berjumlah 3 orang. Tehnik pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan dua tahap yaitu pada tahap pertama pengumpulan data kuantitatif dengan memberikan tes kemampuan representasi mahasiswa yang berupa tes esai, dan tahap kedua yaitu pengumpulan data kualitatif dengan melakukan wawancara pada responden Instrumen yang digunakan pada penelitian ini yaitu tes kemampuan representasi dan pedoman wawancara. Tehnik analisa data pada penelitian ini yaitu tehnik analisa data kuantitatif dan kualitatif. Tehnik analisa data kuantitatif yaitu pengolahan data dengan menghitung nilai analisis mahasiswa perbutir soal, keseluruhan soal, nilai rata-rata dan standar deviasi, sedangkan tehnik analisa data kualitatif yaitu mereduksi data dan menarik 65,861,874. R-1 R-2 R-3 R-4 R-5 R-6 R-7 R-8 R-9 R-10 R-11 R-12 R-13 R-14 R-15 Gbr 1 Perolehan nilai subjek penelitian setelah menggunakan representasi Pada Gambar 1 menjelaskan tentang perolehan nilai subjek penelitian setelah menggunakan representasi. Perolehan nilai representasi verbal termasuk dalam kategori cukup karena sebagian subjek penelitian menjawab dengan benar dan lengkap serta sebagian lagi menjawab benar namun belum Perolehan nilai menunjukan bahwa pada representasi verbal perolehan nilai subjek penelitian termasuk pada kategori tinggi karena sebagian besar menjawab soal dengan benar sedangkan pada representasi grafik dan matematis termasuk pada kategori kurang karena sebagian besar subjek penelitian menjawab salah dan sebagian menjawab benar namun tidak lengkap serta adapula yang tidak menjawab sama sekali. Pada Gambar 1 telah diketahui nilai akhir, nilai rata-rata dan standar deviasi subjek penelitian sehingga dapat ditentukan responden penelitian dalam kategori tinggi, sedang, dan Adapun rekapitulasi nilai mahasiswa dalam kategori dapat dilihat pada Tabel 1 sebagai berikut: HASIL DAN PEMBAHASAN Tabel 1. Rekapitulasi Nilai Mahasiswa dalam Kategori Kategori Nama Mahasiswa Nilai Tinggi R-12 Sedang R-1 Rendah R-9 Hasil Penelitian Pada tahap ini, peneliti memberikan tes penelitian yang berjumlah 15 orang kemudian hasil tes representasi yang diberikan akan dianalisis peneliti untuk menentukan tiga orang subjek penelitian yang mewakili tiga kategori tinggi, sedang rendah yang akan menjadi responden penelitian yang akan diwawancara. Hasil penelitian ini setelah dianalisis yaitu diperoleh skor rata-rata subjek penelitian sebesar 59,13 dan standar deviasi sebesar 6,07. Hasil perolehan nilai ini dapat dilihat pada gambar 1 sebagai berikut Pada Tabel 1 tabel ini menjelaskan tentang perolehan nilai dari subjek penelitian yang memenuhi syarat menjadi responden penelitian yang akan diwawancara. Subjek penelitian yang terpilih menjadi responden penelitian yang akan diwawancara yaitu kategori tinggi R-12, kategori sedang R-1, dan kategori rendah R-9. Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online Data hasil wawancara atau data kualitatif yang dikumpulkan dari responden penelitian secara ringkas terdapat pada tabel 2. mahasiswa sangat beragam. Namun, beberapa mahasiswa masih mengalami kesulitan dalam menentukan persamaan dan representasi yang akan digunakan dalam menyelesaikan soal karena kesulitan dalam memahami soal. Hasil penelitian data kuantitatif didukung dengan kualitatif dari perwakilan 3 orang responden dengan kategori nilai tinggi, sedang, dan Adapun hasil dari soal yang diperoleh disajikan dalam uraian berikut: Representasi Verbal Pada soal nomor 1 responden R-12 Tabel 2 Temuan Hasil Wawancara Terkait Masalah dalam Menyelesaikan Tes Representasi Masalah yang terdapat dalam RR- Rpengerjaan soal Kurang memahami materi atau ue Kesulitan dalam menganalisis ue ue Kekeliruan memilih persamaan ue ue Kesulitan dalam menganalisis representasi dalam soal ue Vol. No. 1, pp. April 2023 ue Pada Tabel keseluruhan hasil wawancara pada tiga orang responden penelitian yaitu terdapat beberapa masalah yang diketahui setelah dilakukan wawancara diantaranya, masalah yang dihadapi responden R-12 pada saat pengerjaan soal yaitu kurang memahami konsep dan materi serta kesulitan dalam menganalisis soal. Masalah yang dihadapi R-1 yaitu kesulitan dalam menganalisis soal, kekeliruan dalam memilih persamaan dan kesulitan dalam menganalisis representasi dalam soal. yang dihadapi R-9 yaitu kekeliruan dalam memilih persamaan dan kesulitan dalam menganalisis representasi dalam soal. Gambar 2 kutipan jawaban nomor 1 responden R12 menggunakan representasi verbal Pemahaman responden R-12 pada soal tentang hukum pertama termodinamika dalam bentuk verbal. Pada soal nomor 1 jawaban responden benar karena dalam menjawab soal responden dapat menganalisis maksud dari soal dan responden memahami konsep hukum pertama termodinamika. Pada soal nomor 1 responden R-1 menjawab Pembahasan Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan representasi mahasiswa dalam termodinamika, dengan menggunakan tiga bentuk representasi yaitu verbal, grafik, dan Kemampuan merupakan sesuatu yang dapat dilakukan bentuk representasi kebentuk representasi yang lain. Representasi yang dibuat mahasiswa merupakan ungkapan dari ide-ide yang ditampilkan mahasiswa dalam upaya mencari solusi dari masalah yang dihadapinya. Terdapat tiga dan empat bentuk representasi yang penelitian Suparmi dan Dadang menggunakan empat bentuk representasi yaitu representasi verbal, grafik, matematis, dan diagram. Hasil dari ide-ide yang ditampilkan mahasiswa berjumlah 15 orang sebagai subjek penelitian diperoleh hasil dalam bentuk data dan bentuk wawancara kepada tiga orang subjek penelitian yang terpilih menjadi responden penelitian. Dari hasil penelitian yang dilakukan menunjukan bahwa tingkat pemahaman konsep pada hukum Gambar 3 kutipan jawaban nomor 1 responden R1 menggunakan representasi verbal Pemahaman responden R-1 pada soal tentang hukum pertama termodinamika dalam bentuk verbal. Pada soal nomor 1 jawaban responden benar akan tetapi belum begitu lengkap karena responden hanya fokus menjelaskan bunyi dari hukum pertama Pada soal R-9 Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online Gambar 4 kutipan jawaban nomor 1 responden R-9 menggunakan representasi verbal R-9 Gambar 7 kutipan jawaban nomor 4 responden R-9 menggunakan representasi matematis Pemahaman responden R-9 pada soal tentang hukum pertama termodinamika dalam bentuk verbal. Pada soal nomor 1 jawaban responden benar akan tetapi belum begitu Representasi Matematis Pada soal nomor 4 Pada soal Vol. No. 1, pp. April 2023 Pemahaman responden R-9 pada soal hukum pertama termodinamika dalam bentuk Pada soal nomor 4 jawaban responden sudah benar namun tidak lengkap karena responden tidak menguraikan apa yang diketahui dari soal namun responden langsung menjawab penyelesaian soal tersebut. Representasi Grafik Pada soal nomor 3 responden R-12 R-12 Gambar 5 kutipan jawaban nomor 4 responden R-12 menggunakan representasi matematis Pemahaman responden R-12 pada soal hukum pertama termodinamika dalam bentuk Pada soal nomor 4 jawaban responden sudah benar karena responden Pemahaman responden pada soal nomor 4 ini menganalisis soal dan menentukan apa yang diketahui dari soal. Pada soal nomor 4 responden R-1 Gambar 8 kutipan jawaban nomor 3 responden R-12 menggunakan representasi Pemahaman responden R-12 pada soal hukum pertama termodinamika dalam bentuk grafik yang diubah kedalam bentuk matematis. Pada soal nomor 3 jawaban responden sudah benar karena responden memahami konsep hukum pertama termodinamika dan mampu menganalisis grafik yang terdapat pada soal. Pemahaman responden pada soal nomor 3 ini sangat baik mulai dari menganalisis grafik hingga menentukan yang diketahui pada soal. Pada soal nomor 3 responden R-1 Gambar 6 kutipan jawaban nomor 4 responden R-1 menggunakan representasi matematis Pemahaman responden R-1 pada soal hukum pertama termodinamika dalam bentuk Pada soal nomor 4 jawaban responden sudah benar namun tidak lengkap karena responden tidak menguraikan apa yang diketahui dari soal namun responden langsung menjawab penyelesaian soal tersebut. Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online Vol. No. 1, pp. April 2023 menyelesaikan soal dengan benar namun hanya saja terjadi kesalahan dalam menentukan Hal dikarenakan kurangnya pemahaman responden tentang hukum pertama termodinamika dan representasi grafik. Untuk lebih meningkatkan kemampuan representasi, mahasiswa harus lebih dibiasakan untuk menyelesaikan soal dengan format representasi yang beragam seperti verbal, grafik, dan matematis pada pembelajaran, dengan menggunakan berbagai representasi dalam pembelajaran akan lebih menunjang untuk penguatan dan peningkatan pemahaman konsep mahasiswa itu sendiri. Gambar 9 kutipan jawaban nomor 3 responden R-1 menggunakan representasi grafik Pemahaman responden R-1 pada soal hukum pertama termodinamika dalam bentuk grafik yang diubah kedalam bentuk matematis. Pada soal nomor 3 jawaban responden sudah benar karena responden memahami konsep hukum menganalisis grafik yang terdapat pada soal namun responden tidak menuliskan apa yang diketahui dari soal dan rumus yang digunakan dalam soal. Pada soal nomor 3 responden R-9 KESIMPULAN DAN SARAN Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa pada saat masalah yang dialami responden penelitian diantaranya yaitu responden kurang memahami konsep, kesulitan dalam menganalisis soal, kekeliruan memilih persamaan, dan kesulitan dalam menganalisis representasi pada soal. Bentuk representasi yang mudah mahasiswa selesaikan yaitu bentuk representasi verbal, pada representasi verbal mahasiswa dapat menyelesaikan soal dengan benar karena mahasiswa memahami konsep dari hukum pertama termodinamika, sedangkan pada bentuk representasi matematis dan grafik terdapat beberapa mahasiswa yang tidak dapat kesalahan dalam menentukan persamaan serta salah dalam menganalisis grafik. Gambar 10 kutipan jawaban nomor 3 responden R9 menggunakan representasi grafik Pemahaman responden R-9 pada soal hukum pertama termodinamika dalam bentuk grafik yang diubah kedalam bentuk matematis. Pada soal nomor 3 jawaban responden salah karena responden tidak dapat menganalisis soal sehingga responden salah dalam menentukan persamaan yang mengakibatkan responden salah dalam menyelesaikan soal. Jawaban responden penelitian di atas menunjukan bahwa dalam menyelesaikan soal representasi verbal dan hasil wawancara responden mampu menyelesaikan soal dan dalam menyelesaikan soal responden tidak mengalami kesulitan. Dalam menyelesaikan mengerjakan soal namun responden mampu menyelesaikan soal setelah memahami maksud dari soal dengan membaca beberapa kali soal Hal ini dikarenakan pada saat responden penelitian membaca soal berulang kali, responden penelitian mulai memahami maksud dari soal sehingga responden mampu menentukan rumus yang digunakan untuk yang didasari pengetahuan responden tentang representasi matematis dan pemahaman konsep hukum Sedangkan dalam menyelesaikan soal representasi grafik yang diubah kedalam matematis dan hasil wawancara, ketiga DAFTAR PUSTAKA