e-ISSN 2597 Ae 7474 p-ISSN 2252 Ae 4835 JMBV Volume 13 No. 01 Tahun 2024 PENGARUH PROFITABILITAS. LEVERAGE. UKURAN PERUSAHAAN DAN PERTUMBUHAN PENJUALAN TERHADAP PENGHINDARAN PAJAK PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR SUBSEKTOR FARMASI YANG TERDAFTAR DI BEI Oleh MarAoatus Sollekah . Siti Patimah . Lilik Handayani . Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Balikpapan likah1922@gmail. , sitipatimah@stiebalikpapan. , lilik@stiebalikpapan. Abstract The purpose of this study is to provide empirical evidence about the effect of profitability, leverage, firm size and sales growth on tax avoidance in pharmaceutical subsector manufacturing companies listed on the IDX for the 2015-2021 period. Tax avoidance is proxied using the Cash Effective Tax Ratio (CETR). Profitability is proxied using the Return on Assets (ROA) formula, leverage is proxied using the debt to equity ratio (DER), firm size is proxied using Ln . otal asset. and sales growth. The type of research used is The data analysis technique used in this study is multiple linear regression analysis with the help of the SPSS version 25 application. The population in this study are pharmaceutical companies listed on the Indonesia Stock Exchange for the 2015-2021 period consisting of 11 companies. Determination of the sample using purposive sampling method with a total sample of 35 samples from 5 selected companies. The results of this study indicate that profitability has a negative and significant effect on tax avoidance, leverage has no positive and insignificant effect on tax avoidance, firm size has no positive and significant effect on tax avoidance, sales growth has no positive and insignificant effect on tax avoidance. Keywords: Tax avoidance. Profitability. Leverage. Firm Size. Sales Growth Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan bukti empiris tentang pengaruh profitabilitas, leverage, ukuran perusahaan dan pertumbuhan penjualan terhadap penghindaran pajak pada perusahaan manufaktur subsektor farmasi yang terdaftar di BEI periode 2015-2021. Penghindaran pajak diproksikan menggunakan Cash Effective Tax Ratio (CETR). Profitabilitas diproksikan menggunakan rumus Return on Asset (ROA), leverage diproksikan menggunakan Debt to Equty Ratio (DER), ukuran perusahaan diproksikan menggunakan Ln . otal ase. dan pertumbuhan penjualan. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda dengan dibantu aplikasi SPSS versi 25. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2015-2021 yang terdiri dari 11 perusahaan. Penentuan sampel menggunakan metode purposive sampling dengan total sampel 35 sampel dari 5 perusahaan yang terpilih. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa profitabilitas berpengaruh negatif dan signifikan terhadap penghindaran pajak, leverage tidak berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap penghindaran pajak, ukuran perusahaan tidak berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap penghindaran pajak, pertumbuhan penjualan tidak berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap penghindaran pajak. Kata Kunci: Penghindaran Pajak. Profitabilitas. Leverage. Ukuran Perusahaan. Pertumbuhan Penjualan Visioner: Jurnal Manajemen dan Bisnis | Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Balikpapan e-ISSN 2597 Ae 7474 p-ISSN 2252 Ae 4835 JMBV Volume 13 No. 01 Tahun 2024 PENDAHULUAN Pada saat ini penghasilan terbesar Negara Republik Indonesia adalah dari Menurut Undang-Undang KUP Nomor 28 Tahun 2007 Pasal 1 Ayat 1. Aupajak merupakan kontribusi wajib kepada negara yang terutang oleh orang pribadi atau badan yang bersifat memaksa berdasarkan Undang-Undang, dengan tidak mendapatkan imbalan secara langsung dan digunakan untuk keperluan negara bagi sebesar-besarnya kemakmuran rakyatAy. Pajak menjadi sumber pendanaan Oleh karena itu, pemerintah semakin gencar melakukan optimalisasi pajak dan Pemerintah terus berupaya memperbaiki sistem perpajakan menjadi lebih baik dalam rangka meningkatkan penerimaan negara dari pajak. Akan tetapi dalam usaha untuk mengoptimalkan penerimaan sektor pajak tersebut pemerintah mengalami beberapa kendala, salah satunya terdapat perbedaan kepentingan antara pemerintah dan Karena perbedaan kepentingan tersebut sehingga memunculkan adanya teory agency dimana dalam kegiatan usahanya perusahaan berusaha sebisa mungkin untuk menghindari pajak dengan membayar pajak serendah-rendahnya, sedangkan pemerintah menginginkan pajak yang tinggi agar program-program yang diselenggarakan pemerintah bisa berjalan lancar. Maka dari itu perusahaan melakukan suatu usaha untuk mengurangi pembayaran pajak secara legal yaitu . ax Menurut (Pohan, 2013:. AuPenghindaran pajak adalah upaya penghindaran pajak yang dilakukan secara legal dan aman bagi wajib pajak karena tidak bertentangan dengan ketentuan perpajakan, dimana metode dan teknik yang digunakan cenderung memanfaatkan kelemahan-kelemahan . rey are. yang terdapat dalam undang-undang peraturan perpajakan itu sendiri untuk memperkecil jumlah pajak yang terutangAy. Perilaku penghindaran pajak dapat diukur melalui penelitian ini rumus yang digunakan adalah Cash Effective Tax Rate (CETR) yaitu membandingkan antara pembayaran pajak yang dikeluarkan pada tahun t dan laba sebelum pajak pada tahun t berdasakan laporan keuangan perusahaan. Menurut (Yuniasia, ketut & wiwik. semakin tinggi presentase CETR yaitu mendekati tarif pajak penghasilan badan sebesar 25% mengindikasikan bahwa semakin rendah tingkat tax avoidance perusahaan, sebaliknya semakin CETR mengindikasikan bahwa semakin tinggi tingkat tax avoidance perusahaan. Menurut jurnal yang ditulis oleh (Fatimah, 2. , berdasarkan laporan Tax Justice Network. Indonesia diperkirakan akan menghadapi kerugian sebesar US$ 4,86 miliar per tahun atau setara dengan Rp 68,7 triliun . urs rupiah senilai Rp 14. 149 per dollar Amerika Serika. akibat penghindaran Gambar 1 Grafik Rata-rata (CETR) Pada Perusahaan Subsektor Farmasi di BEI periode 2015-2021 CERT Perusahaan Farmasi PeriodeTahun Sumber : Data diolah peneliti . Berdasarkan grafik diatas bisa rata-rata Visioner: Jurnal Manajemen dan Bisnis | Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Balikpapan JMBV Volume 13 No. 01 Tahun 2024 penghindaran pajak yang terjadi pada perusahaan subsektor farmasi pada periode Perusahaan subsektor farmasi terindikasi melakukan penghindaran pajak pada tahun 2015 sebesar 24%, 2016 sebesar 23% dan pada tahun 2020 sebesar 24%, dimana nilai presentase tersebut lebih kecil daripada tarif penghindaran pajak yang berlaku di Indonesia yaitu sebesar 25%. Maka dapat disimpulkan bahwa pada tahun tersebut perusahan manufaktur sub sektor farmasi terdapat potensi beban pajak sebesar 1% pada tahun 2015 dan 2020, dan sebesar 2% pada tahun 2016 yang tidak dibayarkan oleh perusahaan subsektor farmasi kepada Direktorat Jenderal Pajak Karena adanya potensi beban pajak yang tidak dibayarkan oleh perusahaan farmasi kepada Direktorat Jenderal Pajak pada tahun 2015, 2016 dan 2020, membuat negara mengalami kerugian yang bisa berakibat pada tidak tercapainya target APBN karena berkurangnya pendapatan Dan hal tersebut membuktikan bahwa di Indonesia masih banyak perusahaan yang melakukan penghindaran Aksi penghindaraan pajak meskipun legal tapi juga tidak dibenarkan apabila berakibat pada kerugian yang besar untuk Bagaimanapun pajak dijadikan sebagai salah satu bantuan dari masyarakat yang di kelola oleh pemerintah untuk kepentingan masyarakat itu sendiri. Dalam penelitian ini sendiri akan menganalisis beberapa variabel yang mempengaruhi penghindaran pajak yaitu profitabilitas, leverage, ukuran perusahaan, dan pertumbuhan penjualan. Akan tetapi berdasarkan hasil literatur penelitian terdahulu ternyata masih ditemukanya hasil yang tidak konsisten antara variabelvariabel yang di uji untuk mempengaruhi penghindaran pajak, sehingga akan menjelaskan adanya gap research. Menurut (Kasmir, 2021:. AuProfitabilitas merupakan rasio untuk menilai kemampuan perusahaan dalam e-ISSN 2597 Ae 7474 p-ISSN 2252 Ae 4835 mencari keuntungan atau laba dalam periode tertentuAy. Profitabilitas juga memberikan ukuran untuk tingkat efektivitas dari manajemen perusahaan yang biasanya ditunjukan dengan laba yang diperoleh dari pendapatan investasi atau dari penjualan. Profitabilitas terdiri dari beberapa rasio, salah satu rasio yang digunakan dalam penelitian ini adalah Return On Assets (ROA). Menurut (Hery, 2017:. AuReturn on Assets (ROA) Merupakan rasio yang menunjukkan seberapa besar kontribusi aset dalam menciptakan laba bersihAy. Pada penelitian tentang hubungan profitabilitas terhadap penghindaran pajak yang dilakukan oleh (Azis & Widianingsih, 2. dengan hasil bahwa profitabilitas berpengaruh negatif signifikan terhadap penghindaran pajak. Namun dalam penelitian (Diyastuti & Kholis, 2. dengan hasil bahwa profitabilitas tidak berpengaruh positif signifikan terhadap Selain profitabilitas selanjutnya yang dapat mempengaruhi penghindaran pajak adalah rasio leverage. Menurut (Kasmir, 2021:. dengan hasil bahwa Auleverage ratio merupakan rasio yang digunakan untuk mengukur sejauh mana aktiva perusahaan dibiayai dengan utangAy. Dalam pratiknya, terdapat beberapa jenis rasio leverage yang digunakan oleh perusahaan, dan salah satu rasio leverage yang digunakan dalam penelitian ini adalah Debt to Equity Ratio (DER). Menurut (Hery, 2017:. AuDebt to Equity Ratio (DER) merupakan rasio yang digunakan untuk mengukur besarnya Berdasarkan penjelasan itu, jadi bisa dikatakan bahwa rasio ini berfungsi untuk mengetahui setiap rupiah modal yang dimiliki perusahaan yang dijadikan jaminan sebagai utang. Perusahaan yang menggunakan hutang pada komposisi pembiayaan, akan ada beban bunga yang Visioner: Jurnal Manajemen dan Bisnis | Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Balikpapan JMBV Volume 13 No. 01 Tahun 2024 harus dibayar. Semakin tinggi rasio Debt to Equity Ratio (DER), maka semakin tinggi biaya bunga yang timbul dari Dan (Azis Widianingsih, 2. semakin tinggi biaya penurunan beban pajak perusahaan. Selanjutnya pada penelitian tentang debt to equity ratio (DER) terhadap penghindaran pajak yang dilakukan oleh (Diyastuti & Kholis, 2. dengan hasil bahwa debt to equity ratio (DER) berpengaruh positif signifikan terhadap penghindaran pajak. Namun dalam penelitian (Azis & Widianingsih, 2. dengan hasil bahwa debt to equity ratio (DER) tidak berpengaruh dan tidak signifikan terhadap penghindaran pajak. Hal lain yang dapat mempengaruhi penghindaran pajak adalah ukuran Menurut (Brigham, eugene F. Houston, 2011:. Auukuran perusahaan adalah skala besar kecilnya perusahaan yang dapat diklasifikasikan berdasarkan berbagai cara antara lain dengan ukuran pendapatan, total aset dan total ekuitasAy. Semakin menunjukkan bahwa perusahaan memiliki prospek baik dalam jangka waktu yang Hal menggambarkan bahwa perusahaan lebih menghasilkan laba dibandingkan dengan perusahaan dengan total asset yang kecil. Selanjutnya pada penelitian tentang ukuran perusahaan terhadap penghindaran pajak yang dilakukan oleh (Yuniasia, ketut & wiwik. dengan hasil bahwa Ukuran perusahaan berpengaruh positif signifikan terhadap penghindaran pajak. Namun dalam penelitian (Diyastuti & Kholis, 2. dengan hasil bahwa ukuran perusahan tidak berpengaruh positif signifikan terhadap penghindaran pajak. Selain faktor ukuran perusahaan ada faktor e-ISSN 2597 Ae 7474 p-ISSN 2252 Ae 4835 penghindaran pajak yaitu pertumbuhan Menurut (Van Horne. James C. John M Wachowicz, 2013: . AuPertumbuhan Penjualan (Sales Growt. adalah peningkatan penjualan antara tahun sekarang dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang dinyatakan dalam bentuk persentaseAy. Pertumbuhan memiliki peranan yang cukup penting. Karena perusahaan dapat memperkirakan seberapa besar keuntungan yang akan diperoleh dengan besarnya pertumbuhan Selanjutnya pada penelitian tentang penghindaran pajak yang dilakukan oleh (Diyastuti & Kholis, 2. dengan hasil berpengaruh negatif signifikan terhadap penghindaran pajak. Namun dalam penelitian (Margaretha & Jenni, 2. penjualan tidak berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap penghindaran Berdasarkan permasalahan di perusahaan yang menjadi objek penelitian dan gap research di atas maka penulis tertarik untuk melakukan AuPengaruh Profitabilitas. Leverage. Ukuran Perusahaan dan Pertumbuhan Penjualan Terhadap Penghindaran Pajak Pada Perusahaan Manufaktur Subsektor Farmasi Yang Terdaftar Di BEIAy KAJIAN LITERATUR Teory Agency (Agency Theor. Teori ini pertama kali diungkapkan oleh Michael C Jensen seorang Profesor dari Harvard dan William H. Meckling dari University of Rochester yang perusahaan . akan bertindak dengan penuh kesadaran bagi kepentingannya sendiri, bukan sebagai pihak yang Visioner: Jurnal Manajemen dan Bisnis | Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Balikpapan e-ISSN 2597 Ae 7474 p-ISSN 2252 Ae 4835 JMBV Volume 13 No. 01 Tahun 2024 bijaksana dan adil terhadap pemilik . Menurut Jensen dan Meckling . dalam jurnalnya yang berjudul Theory of The Firm: Managerial Behavior. Agency Costs, and Ownership Structure mengungkapkan: manajemen perusahaan. Terkait dengan tax avoidance, masalah agensi dapat terjadi antara perusahaan dan pemerintah. Akutansi Au. We define an agency relationship as a contract under which one or more persons . he principal. ) engage another person . he agen. to perform some service an their behalf which involves delegating some decision making authority to the (Jensen dan Meckling, 1976:. Ay Menurut (Hanafi, 2016:. Auakutansi dapat didefisinikan sebagai proses informasi ekonomi yang bisa dipakai . pengambilan keputusan oleh pemakai informasi tersebutAy. Menurut (Lubis, 2017:. Auagency teory . eori keagena. merupakan suatu hubungan yang berdasarkan pada kontrak perusahaan, yakni antara principal . dan agent . sebagai pelaku utamaAy. Menurut (Suwardjono, 2017:. AuAkuntansi adalah suatu seni pencatatan, penggolongan, dan peringkasan transaksi dan kejadian yang bersifat keuangan dengan cara yang berdaya guna dan dalam bentuk satuan uang, dan penginterpretasian hasil proses tersebut. Ay Adanya pemisahan wewenang antara pihak principal selaku pemilik perusahaan dan agent selaku pemegang kendali atas perusahaan yang dapat menimbulkan kemungkinan pengelola tidak bertindak atas kepentingan pemilik karena adanya perbedaan kepentingan . onflict of interes. atau biasa disebut dengan masalah keagenan . gency proble. Masalah keagenan . gency proble. manajemen perusahaan . terjadi bila manajemen . tidak memiliki saham mayoritas perusahaan. Pemegang saham . tertentu menginginkan manajer . bekerja kemakmuran pemegang saham . Sebaliknya, manajer perusahaan bisa saja bertindak tidak untuk memaksimumkan kemakmuran pemegang saham . , tetapi memaksimumkan kemakmuran mereka sendiri . Pajak Pemilihan Teori agency dalam penelitian ini sendiri menjelaskan adanya potensi konflik perbedaan kepentingan masalah yang akan timbul antara Akutansi Pajak Pengertian pajak berdasarkan UU KUP Nomor 28 Tahun 2007 Pasal 1 Ayat 1 adalah kontribusi wajib kepada negara yang terutang oleh orang pribadi atau badan yang bersifat memaksa berdasarkan undang-undang, mendapatkan imbalan secara langsung dan digunakan untuk keperluan negara bagi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. Menurut P. A Andriani dalam buku (Waluyo, 2017:. Aupajak adalah iuran masyarakat kepada negara . ang dapat dipaksaka. yang terutang oleh yang wajib peraturanperaturan, dengan tidak mendapat prestasi kembali, yang langsung dapat ditunjuk, dan yang gunanya adalah untuk pengeluaran-pengeluaran umum yang berhubungan dengan tugas pemerintahAy. Menurut (Suwardjono, 2017:. AuAkutansi pajak membahas berbagai transaksi penting perusahaan dan berbagai Visioner: Jurnal Manajemen dan Bisnis | Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Balikpapan e-ISSN 2597 Ae 7474 p-ISSN 2252 Ae 4835 JMBV Volume 13 No. 01 Tahun 2024 peraturan perpajakan yang bersangkutan serta pengaruh peraturan tersebut terhadap laporan keuangan khususnya penentuan besarnya laba perusahaan. Ay Menurut (Pohan, 2013:. Auakutansi pajak merupakan salah satu dimensi akutansi yang menyediakan informasi memperoleh informasi transaksi keuangan dan aspek perpajakan dari suatu entitas akutansiAy. Perencanaan Pajak Menurut (Pohan, 2013:. Auperencanaan pajak atau tax planning merupakan rangkaian strategi untuk mengatur akutansi meminimalkan kewajiban perpajakan dengan cara-cara yang tidak melanggar peraturan perpajakan . n legal wa. Ay. Menurut (Arsyad & Sukriah, 2022:. Auperencanaan pajak merupakan tindakan penstrukturan yang terkait konsekuensi potensi pajak nya, yang tekananya kepada pengendalian setiap transaksi yang ada konsekuensi pajaknyaAy. Penghindaran Pajak Menurut (Pohan, 2013:. Aupenghindaran pajak adalah upaya penghindaran pajak yang dilakukan secara legal dan aman bagi wajib pajak karena tidak bertentangan dengan ketentuan perpajakan, dimana metode dan teknik yang digunakan cenderung memanfaatkan kelemahan-kelemahan . rey are. yang terdapat dalam undang-undang peraturan perpajakan itu sendiri untuk memperkecil jumlah pajak yang terutangAy. Menurut (Arsyad & Sukriah, 2022:. Autax avoidance atau penghindaran pajak yaitu upaya wajib pajak untuk tidak melakukan perbuatan yang dikenakan pajak atau upaya-upaya yang masih dalam kerangka ketentuan peraturan perundangundangan perpajakan untuk memperkecil jumlah pajak yang terutangAy. Laporan Keuangan Menurut (Kasmir, 2021:. AuLaporan keuangan adalah laporan yang menunjukan kondisi keuangan perusahaan pada saat ini atau dalam suatu periode tertentuAy. Secara umum tujuan laporan keuangan digunakan untuk memberikan informasi mengenai kondisi keuangan suatu perusahaan, baik pada saat tertentu maupun periode tertentu. Menurut (Hery, 2017:. Aulaporan keuangan . inancial statemen. merupakan produk akhir dari serangkaian proses pencatatan dan pengiktisaran data transaksi binisAy. Laporan keuangan pada dasar nya adalah hasil dari proses akutansi yang dapat digunakan sebagai alat untuk mengomunikasikan data keuangan atau aktivitas perusahaan kepada pihak-pihak yang bekepentingan. Analisis Laporan Keuangan Menurut (Hery, 2017:. AuAnalisis laporan keuangan merupakan suatu proses untuk membedah laporan keuangan ke dalam unsur-unsurnya dan menelaah masing-masing dari unsur tersebut dengan tujuan untuk memperoleh pengertian dan pemahaman yang baik dan tepat atas laporan keuangan itu sendiri, dan merupakan suatu metode yang membantu mengetahui kekuatan dan kelemahan perusahaan melalui informasi yang didapat di laporan keuanganAy Menurut (M. Hanafi, 2016:. AuAnalisis terhadap laporan keuangan suatu perusahaan pada dasarnya karena ingin . dari tingkat resiko atau tingkat kesehatan suatu perusahaanAy Rasio Keuangan Menurut Hery (Hery, 2017:. AuRasio keuangan adalah perhitungan rasio dengan menggunakan laporan keuangan dan merupakan indikator dalam menilai kondisi dan kinerja keuangan suatu perusahaanAy. Rasio ini diperoleh dengan Visioner: Jurnal Manajemen dan Bisnis | Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Balikpapan e-ISSN 2597 Ae 7474 p-ISSN 2252 Ae 4835 JMBV Volume 13 No. 01 Tahun 2024 membandingkan satu akun laporan keuangan dengan akun laporan keuangan lainnya yang memiliki hubungan yang material dan terkait. Menurut (Kasmir, 2021:. AuRasio membandingankan angka-angka yang ada dalam lapoaran keuangan dengan cara membagi satu angka dengan angka lainyaAy. Dan Menurut Harahap . AuRasio keuangan merupakan hasil membandingkan suatu pos laporan keuangan dengan pos lainnya, misalnya antara utang dan odal, kas dan total assetAy Profitabilitas Menurut (M. Hanafi, 2016:. AuRasio profitabilitas adalah rasio yang menghasilkan keuntungan . pada tingkat penjualan, aset, dan modal saham yang terntentuAy. Menurut (Hery, 2017:. beberapa jenis-jenis rasio profitabilitas dan yang paling sering digunakan yaitu : Return on asset. Return on Equity. Gross Profit Margin. Operating Profit Margin. Net Profit Margin. Dalam penelitian ini yang digunakan untuk menghitung profitabilitas adalah ROA (Return On Asset. Menurut (Hery, 2017:. pengembalian atas aset (ROA) berarti semakin tinggi pula laba bersih yang dihasilkan dari setiap rupiah dana yang tertanam dalam total aset, sebaliknya semakin rendah hasil pengembalian atas aset berate semakin rendah pula jumlah laba bersih yang dihasilkan dari setiap rupiah dana yang tertanam dalam total Dengan indikator pengukuran sebagai ROA = Laba Bersih Total Aset Leverage Menurut (Kasmir, 2021:. Auleverage ratio merupakan rasio yang digunakan untuk mengukur sejauh mana aktiva perusahaan dibiayai dengan utangAy. Artinya seberapa besar beban utang yang ditanggung perusahaan dibandingkan dengan aktivanya. Terdapat beberapa jenis rasio yang digunakan untuk menghitung leverage Menurut (Hery, 2017:. Debt to Asset Ratio. Debt to Equity Ratio. Long Term Debt to Equity Ratio. Times Interest Earned Ratio. Operating Income to Lialibilities Ratio. Dalam penelitian ini yang digunakan untuk menghitung leverage adalah Debt to Equity Ratio (DER). Menurut (Kasmir, 2021:. menggunakan AuDebt to Equity Ratio (DER) untuk setiap perusahaan tentu berbeda-beda, tergantung dari karakteristik bisnis dan keberagaman arus kasnyaAy. Perusahaan dengan arus kas yang stabil biasanya memiliki rasio yang lebih tinggi dari rasio kas yang kurang stabil. Dengan indikator pengukuran sebagai berikut : DER = Total Hutang Total modal Ukuran perusahaan Menurut (Brigham, eugene F. Houston, 2011:. Auukuran perusahaan adalah skala besar kecilnya perusahaan yang dapat diklasifikasikan berdasarkan berbagai cara antara lain dengan ukuran pendapatan, total aset dan total ekuitasAy. Menurut (Hartono, 2012:. Auukuran perusahaan . irm siz. adalah besar kecilnya perusahaan yang dapat diukur dengan nilai total aset atau besar harta perhitungam logaritma total aset nilai ekuitasAy. Dengan indikator pengukuran sebagai berikut : Ukuran Prusahaan = Ln (Total Asse. Visioner: Jurnal Manajemen dan Bisnis | Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Balikpapan e-ISSN 2597 Ae 7474 p-ISSN 2252 Ae 4835 JMBV Volume 13 No. 01 Tahun 2024 Pertumbuhan Penjualan Menurut (Kasmir, 2021:. Aupertumbuhan penjualan merupakan rasio ekonominya ditengah perekonomian dan sektor usahanyaAy. Pertumbuhan penjualan menunjukkan sejauh mana perusahaan dapat meningkatkan penjualannya dari tahun ke tahun. Sedangkan definisi sales growth menurut (Van Horne. James C. dan John M Wachowicz, 2013: . AuPertumbuhan Penjualan (Sales Growt. peningkatan penjualan antara tahun sekarang dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang dinyatakan dalam bentuk Rumus yang digunakan dalam penelitian ini dalam mengukur sales growth menurut (Kasmir, 2021:. adalah sebagai berikut: ycIycaycoyceyc yaycycuycycEa ycIycaycycnycu = ycAyceyc ycIycaycoyceyc t Oe ycAyceyc ycIycaycoyceyc ycOe1 ycAyceyc ycIycaycoyceyc ycOe1 Hubungan Antar Perumusan Hipotesis H1: Return on asset (ROA) secara parsial penghindaran pajak pada perusahaan manufaktur subsektor farmasi yang terdaftar di BEI Pengaruh Debt to equity ratio (DER) terhadap penghindaran pajak Variabel Dan Hubungan Antar Variabel Perumusan Hipotesis Tingginya nilai return on asset (ROA) dapat mendefinisikan efesiensi yang dilakukan oleh perusahaan terhadap laba. Semakin tinggi Return on asset (ROA) yang dimiliki oleh perusahaan, maka laba yang dihasilkan juga semakin tinggi, dengan adanya laba yang tinggi membuat jumlah beban pajak penghasilan yang dibayarkan akan meningkat sesuai dengan laba perusahaan. Oleh karena itu perusahaan berpotensi untuk melakukan penghindaran pajak, yang dilihat dari semakin kecilnya nilai CETR. Hal ini sejalan dengan (Azis & Widianingsih, 2. yang menunjukan bahwa Return on (ROA) signifikan terhadap penghindaran pajak. Namun apabila perusahaan memiliki kesadaran akan kewajiban membayar beban pajaknya maka perusahaan tidak pembayaran beban pajak. Jadi apabila nilai Return on asset (ROA) perusahaan meningkat maka nilai CETR juga semakin besar, dimana semakin besarnya nilai CETR tersebut menandakan bahwa perusahaan tidak terindikasi melakukan penghindaran pajak. Hal ini sejalan dengan (Margaretha & Jenni, 2. yang menunjukan bahwa Return on asset (ROA) berpengaruh positif signifikan terhadap penghindaran pajak. Dengan demikian maka hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah sebagai Perusahaan biasanya menggunakan utang untuk digunakan memenuhi kebutuhan operasional dan investasi Tetapi kerena adanya utang tersebut menimbulkan beban tetap . ixed rate of retur. bagi perusahaan, yang biasa disebut dengan bunga. Semakin besar utang maka semakin besar pula jumlah beban bunga yang dikeluarkan oleh perusahaan, dan beban bunga tersebut dapat dimanfaatkan sebagai pengurang pajak pengasilan, karena beban bunga yang dikeluarkan oleh perusahaan, dapat mengurangi laba sebelum kena pajak. Pembayaran pajak yang berkurang karna adanya beban bunga hutang membuat perusahaan cenderung untuk tidak melakukan tindakan penghindaran Hal ini di dukung oleh penelitian (Diyastuti & Kholis, 2. yang menunjukan bahwa Debt to Equity Ratio Visioner: Jurnal Manajemen dan Bisnis | Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Balikpapan JMBV Volume 13 No. 01 Tahun 2024 (DER) berpengaruh positif terhadap penghindaran pajak. Akan tetapi apabila hutang yang dimiliki perusahaan digunakan sebagai modal untuk ekspansi agar perusahaan semakin besar maka debt to equity ratio (DER) Karena dengan adanya ekspansi tersebut bisa membuat perusahaan mendapatkan keuntungan atau laba yang lebih besar. Laba yang besar tersebut bisa meningkatkan beban pajak yang harus dibayarkan oleh perusahaan. Adanya peningkatan laba tersebut membuat perusahaan berusaha melakukan penghindaran pajak. Hal ini didukung oleh penelitian (Margaretha & Jenni, 2. yang menunjukan bahwa debt to equity (DER) signifikan terhadap penghindaran pajak. Dengan demikian, maka hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut : H2: Debt to equity ratio secara parsial penghindaran pajak pada perusahaan manufaktur subsektor farmasi yang terdaftar di BEI. Pengaruh Ukuran Perusahaan Terhadap Penghindaran Pajak Semakin besar perusahaan maka semakin besar total aset yang dimiliki. Dan semakin besar beban total aset maka semakin besar pula biaya operasional, beban penyusutan dan amortisasi yang akan timbul. Adanya beban-beban tersebut maka bisa dijadikan sebagai pengurang pembayaran beban pajak yang harus dikeluarkan oleh perusahaan. Dan perusahaan yang besar pasti mempunyai manajemen tax planning yang bagus, sehingga semakin besar suatu ukuran perusahaan maka semakin berkurang tindakan penghindaran pajak, yang dapat dilihat dari semakin besarnya nilai CETR. e-ISSN 2597 Ae 7474 p-ISSN 2252 Ae 4835 Hal ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh (Yuniasia, ketut & wiwik. yang menunjukan bahwa ukuran perusahaan berpengaruh positif signifikan terhadap penghindaran pajak. Dengan demikian maka hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah sebagai H3: Ukuran perusahaan secara parsial berpengaruh positif signifikan terhadap penghindaran pajak pada perusahaan manufaktur sub sektor farmasi yang terdaftar di BEI. Pengaruh Penjualan penghindaran Pajak Terhadap Semakin pertumbuhan penjualan suatu perusahaan maka laba yang dihasilkan akan semakin tinggi pula, dengan adanya peningkatan laba ini bisa mempengaruhi beban pajak yang harus dibayarkan oleh perusahaan. Karena semakin besar laba yang diperoleh perusahaan semakin besar juga beban pajak yang dipungut. Yang artinya apabila laba perusahaan tinggi maka beban pajak yang lebih besar. Sehingga perusahaan yang pertumbuhan penjualanya meningkat berpotensi untuk melakukan penghindaran Hal ini sesuai dengan penelitian yang dilakukan oleh (Diyastuti & Kholis, 2. yang menunjukan bahwa pertumbuhan penjualan secara parsial berpengaruh negatif signifikan terhadap penghindaran Dengan demikian, maka hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut : H4: Pertumbuhan penjualan secara parsial berpengaruh negatif signifikan terhadap penghindaran pajak pada perusahaan manufaktur sub sektor farmasi yang terdaftar di BEI. Pengaruh Return on asset. Debt to equity ratio. Ukuran perusahaan dan Pertumbuhan Penjualan terhadap Penghindaran Pajak Visioner: Jurnal Manajemen dan Bisnis | Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Balikpapan e-ISSN 2597 Ae 7474 p-ISSN 2252 Ae 4835 JMBV Volume 13 No. 01 Tahun 2024 Dalam hal ini penghindaran pajak dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti adanya Return on asset (ROA). Debt to equity ratio (DER). Ukuran Perusahaan, dan Pertumbuhan Penjualan. Dalam hal ini di dukung oleh penelitian dari (Diyastuti & Kholis, 2. , (Azis & Widianingsih, 2. , (Yuniasia, ketut & 2. , dan (Margaretha & Jenni, 2. yang menemukan bahwa Return on asset (ROA). Debt to equity ratio (DER). Ukuran Perusahaan, dan Pertumbuhan Penjualan secara simultan berpengaruh signifikan terhadap penghindaran pajak. Maka hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut : H5: Return on asset. Debt to equity ratio. Ukuran Perusahaan, dan Pertumbuhan Penjualan secara simultan berpengaruh signifikan terhadap penghindaran pajak pada perusahaan manufaktur subsektor farmasi yang terdaftar di BEI METODOLOGI PENELITIAN Definisi Operasional Definisi Operasional gambaran penjelasan definisi dari semua variabel yang dipilih oleh peneliti. Adapun definisi operasional dalam penelitian ini Return on Asset Menurut (Diyastuti & Kholis, 2. Return on asset (ROA) yaitu perbandingan digunakan untuk pengukuran keterampilan entitas dilakukan pengukuran melalui menciptakan laba yaitu besar atau kecilnya laba industri yang didapatkan pada periode tertentunya. Dan menurut (Yuniasia, ketut & wiwik. Return on asset (ROA) adalah suatu indikator yang mencerminkan peforma keungan perusahaan. Berikut indikator yang digunakan dalam peneliian ini : ROA = Laba Bersih setelah Pajak Total Aset Debt to Eaquity Ratio Menurut (Margaretha & Jenni, 2. Debt to equity ratio (DER) salah satu rasio keuangan yang memberikan gambaran hubungan antara hutang perusahaan ycAyceyc ycIycaycoyceycaset ycIycaycoyceyc ycOe1 modal maupun t Oe ycAyceycperusahaan. ycIycaycoyceyc yaycycuycycEa ycIycaycycnycu = ycAyceyc ycIycaycoyceyc ycOe1 Dan menurut (Azis & Widianingsih. Debt to equity ratio (DER) adalah perusahaan dalam pembiayaan. Berikut indikator yang digunakan dalam penelitian Penghindaran Pajak Menurut (Diyastuti & Kholis, 2. penghindaran pajak yaitu penghindaran perpajakan sebagai cara yang dilaksanakan perusahaan untuk meminimalkan beban memanfaatkan celah dari kelemahan aturan UU yang diberlakukan. Dan menurut (Yuniasia, ketut & wiwik. penghindaran pajak adalah strategi dan Teknik penghindaran pajak dilakukan secara legal dan aman bagi wajib pajak ketentuan perpajakan. Berikut indikator yang digunakan dalam penelitian ini : CETR = Pembayaran Pajak Laba Sebelum Pajak DER = Total Hutang Ekuitas Ukuran Perusahaan Menurut (Yuniasia, ketut & wiwik. ukuran perusahaan menunjukan kestabilan dan kemampuan perusahaan untuk melakukan ekonominya. Dan menurut (Azis & Widianingsih, 2. ukuran Perusahaan digambarkan melalui total aset, total penjualan, rata-rata total penjualan aset dan rata-rata total aset. Ukuran perusahaan yang diukur dari total aset akan ditransformasikan dalam bentuk menyamakan dengan variabel lain, karena nilai total aset perusahaan relatif lebih Visioner: Jurnal Manajemen dan Bisnis | Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Balikpapan JMBV Volume 13 No. 01 Tahun 2024 besar dibandingkan dengan variabelvariabel lain Berikut indikator yang digunakan dalam penelitian ini : Ukuran Prusahaan = Ln (Total Asse. Pertumbuhan Penjualan Menurut (Diyastuti & Kholis, 2. pertumbuhan penjualan atau sales growth merupakan kemampuan sebuah entitas dalam meningkatkan penjualan perusahaan dari waktu ke waktu. Dan menurut (Margaretha & Jenni, 2. pertumbuhan penjualan adalah perubahan penjualan pada laporan keuangan pertahun yang dapat mencerminkan prospek perusahaan dan profitabilitas di waktu yang Berikut indikator yang digunakan dalam penelitian ini Populasi dan Sampel Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur sub sektor farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama 7 tahun pada periode 2015 sampai 2021 yang diambil dari situs resmi com/id dengan jumlah populasi 11 perusahaan. Pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Purposive sampling merupakan teknik penelitian sampel dengan pertimbangan tertentu. Dalam penelitian ini menggunakan 5 sampel dari 11 perusahaan subsektor farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Data dan Metode Pengumpulan Data Pada penelitian ini sendiri peneliti akan menggunakan data sekunder. Dimana data yang diperoleh peneliti secara tidak . iperoleh dan dicatat oleh pihak lai. yaitu berupa laporan keuangan dari perusahaan subsektor farmasi periode 2015-2021 yang telah dipublikasikan. e-ISSN 2597 Ae 7474 p-ISSN 2252 Ae 4835 Metode pengumpulan data merupakan langkah yang paling utama dalam penelitian, karena tujuan utama dari penelitian adalah mendapatkan data. Pada penelitian ini, metode pengumpulan data menggunakan teknik dokementasi dan studi pustaka Metode Analisis Data Analisis data dilakukan dengan menggunakan bantuan program komputer yaitu IBM SPSS (Statistical Product and Service Solution. Version 25. Adapun beberapa metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu : Uji statisik deskriptif Menurut (Sujarweni, 2015:. statistic deskriptif yaitu suatu usaha untuk menggambarkan berbagai karakteristik data yang berasal dari suatu sampel. Metode ini dapat digunakan bila peneliti ingin mendeskripsikan data sampel, dan tidak ingin membuat kesimpulan yang berlaku untuk populasi dimana sampel Uji asumsi klasik . Normalitas Pada uji normalitas data dapat dilakukan dengan menggunakan uji statistik non-parametrik KolmogorovSmirnov (K-S) test yang terdapat di program SPSS yaitu dengan ketentuan apabila nilai signifikansi diatas 5% atau 0,05 maka data memiliki distribusi normal. Sedangkan jika hasil uji statistik nonparametrik Kolmogorov-Smirnov (K-S) test menghasilkan nilai signifikan dibawah 5% atau 0,05 maka data tidak memiliki distribusi normal. Mendeteksi apakah data terdistribusi normal atau tidak juga dapat dilakukan dengan metode yang lebih handal yaitu dengan melihat Normal Probability Plot. Model regresi yang baik ialah data berdistribusi normal, yaitu penyebaran data . pada sumbu diagonal grafik. Visioner: Jurnal Manajemen dan Bisnis | Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Balikpapan e-ISSN 2597 Ae 7474 p-ISSN 2252 Ae 4835 JMBV Volume 13 No. 01 Tahun 2024 . Multikolinieritas Dalam penelitian ini penggunaan metode uji multikolinearitas dengan melihat nilai tolerance inflation factor (VIF) pada model regresi. Untuk mengambil keputusan dalam menentukan ada atau tidaknya multikolinearias yaitu dengan kriteria. Jika nilai VIF > 10 jika nilai tolerance < 0,1 maka ada multikolienaritas dalam model regresi dan jika nilai VIF < 10 atau jika nilai tolerance > 0,1 maka tidak ada multikolinearitas dalam model regresi. Ho: Tidak ada autokorelasi Ha: Autokorelasi Uji Linier Berganda Analisis regresi linier berganda digunakan untuk mengetahui arah hubungan antara variabel independent terhadap variabel dependen. Persamaan regresi linier berganda yang ditetapkan dalam penelitian ini adalah sebagai Y = a 1 X1 2 X2 3 X3 4 X4 yce . Heteroskedasitas Menurut (Ghozali, 2018:. , pengujian heteroskedastisitas ini bertujuan untuk melakukan uji apakah pada sebuah model regresi terjadi ketidaksamaan varian dari residual dalam satu pengamatan ke pengamatan lainnya. Jika variance dari satu pengamatan ke pengamatan yang lain tetap, maka disebut homokedastisitas atau tidak terjadi heterokedastisitas, sebaliknya jika variance berbeda maka disebut Untuk model penelitian yang baik adalah yang tidak terdapat Model regresi yang baik adalah yang homokedastisitas atau tidak terjadi heterokedasitas. Autokorelasi Menurut (Ghozali, 2018:. Uji autokorelasi bertujuan untuk menguji apakah dalam model regresi linear ada korelasi antara kesalahan pengganggu pada periode t dengan kesalahan pengganggu pada periode t1 . Jika terjadi autokorelasi, maka dinamakan ada problem autokorelasi. Model regresi yang baik adalah yang independen dari Dalam penelitian ini, untuk mendeteksi ada atau tidaknya autokorelasi tingkat satu . irst order autocorrelatio. dan mensyaratkan adanya intercept . dalam model regresi dan tidak ada variabel lagi di antara variabel Hipotesis yang akan diuji Keterangan : = Penghindaran pajak = Return on asset = Debt to equity ratio = Ukuran perusahaan = Pertumbuhan penjualan = Konstanta 1, 2, 3, 4 = Koefisien regresi = Tingkat Kesalahan Uji Hipotesis Uji hipotesis merupakan metode pembuktian empiris untuk mengkonfirmasi atau menolak sebuah opini ataupun asumsi dengan menggunakan data sampel. Pada prinsipnya pengujian hipotesis ini adalah membuat kesimpulan sementara untuk melakukan penyanggahan dan atau pembenaran dari masalah yang akan Pengujian hipotesis terdiri dari : Uji Parsial . Uji t, umumnya digunakan untuk menunjukkan besarnya pengaruh variabel penelitian antara dependen dan independen secara per variabel . Menurut Ghozali . 8:98-. , kriteria pengujian uji t adalah jika t hitung > ttabel atau -thitung > ttabel dan jika nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05 maka H0 ditolak dan Ha diterima yang berarti bahwa semua variabel Visioner: Jurnal Manajemen dan Bisnis | Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Balikpapan e-ISSN 2597 Ae 7474 p-ISSN 2252 Ae 4835 JMBV Volume 13 No. 01 Tahun 2024 independen secara serentak dan signifikan mempengaruhi variabel independen Tabel 1 Analisis Statistik Deskriptif Descriptive Statistics . Uji Simultan (F) Uji F digunakan untuk mengetahui apakah variabel independen secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap variabel dependen. Menurut Ghozali . , kriteria keputusan yang akan digunakan yaitu jika nilai Fhitung > Ftabel atau - Fhitung > -Ftabel dan nilai signifikansi < dari 0,05 maka H0 ditolak dan Ha diterima yang artinya bahwa secara simultan variabel independen mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel Uji Koefisien Determinasi Ganda (R. Koefisien determinasi (R. pada kemampuan model dalam menerangkan variasi variabel dependen. Nilai koefisien determinasi adalah antara nol dan satu. Nilai R2 yang kecil berarti kemampuan variabel-variabel menjelaskan variasi variabel-variabel dependen amat terbatas. Nilai yang mendekati satu berarti variabel-variabel independen memberikan hampir semua memprediksi variasi variabel dependen . Uji Determinasi Parsial . Menurut (Djuniadi. Afiffudin. , & Lestari, 2016:. , selain melakukan uji t peneliti juga perlu mencari besarnya koefisien determinasi parsialnya untuk masing-masing variabel bebas. Uji determinasi parsial digunakan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh dari masing-masing variabel bebas terhadap variabel terikat secara parsial. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Analisis Data Uji Statistik Deskriptif CETR ROA DER Valid N . Std. Deviatio Minim Maxi Mean Sumber : data diolah SPSS versi 25, 2023 Berdasarkan tabel diatas jumlah data (N) yang digunakan untuk menganalisis variabel return on assets (ROA). Debt to equity rastio (DER), ukuran perusahaan, berjumlah 35 sampel. Nilai maksimum yaitu nilai terbesar dari suatu data, sedangkan nilai minimum adalah nilai terkecil dari suatu data. Nilai rata-rata menunjukkan kisaran nilai dari total masing-masing variabel dibagi jumlah sampel, sedangkan standar deviasi menunjukkan simpangan data yang ada dalam penelitian. Uji Asumsi Klasik Normalitas Tabel 2 Uji Normalitas One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Unstandardized Residual Normal Mean Parametersa,b Std. Deviation Most Extreme Absolute Differences Positive Negative Test Statistic Asymp. Sig. -taile. Test distribution is Normal. Calculated from data. Lilliefors Significance Correction. Sumber : data diolahSPSS versi 25, 2023 Dari hasil pengujian One Sample Kolmogorov-Smirnov Asymp. Sig . -Taile. sebesar 0,192 dimana nilai tersebut lebih besar dari tingkat signifikansi yaitu sebesar 0,05. Hasil pengujian ini menunjukan bahwa Visioner: Jurnal Manajemen dan Bisnis | Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Balikpapan e-ISSN 2597 Ae 7474 p-ISSN 2252 Ae 4835 JMBV Volume 13 No. 01 Tahun 2024 data dalam penelitian berdistribusi secara Multikolinearitas Tabel 3 Uji Multikolinearitas Coefficientsa Model 1 (Constan. ROA DER UKURAN PERUSAHAAN PERTUMBUHAN PENJUALAN Dependent Variable: CETR Collinearity Statistics Tolerance VIF Sumber : data diolah SPSS versi 25, 2023 Berdasarkan hasil pada tabel diatas nilai Tolerance semua variabel memenuhi kriteria tolerance yaitu > 0,10. Nilai VIF diperoleh semua variabel memenuhi kriteria VIF < 10. Sehingga dapat multikolinearitas pada model regresi. Heteroskedastisitas Tabel 3 Uji Heteroskedastisitas Coefficientsa Standar Unstandardiz Coeffici Coefficients Std. Model Error Beta 1 (Constan. ROA DER Dependent Variable: ABS_RES Tabel 4 Uji Autokorelasi Model Summaryb Adjusted Std. Error of DurbinModel Square Square the Estimate Watson Predictors: (Constan. PERTUMBUHAN PENJUALAN. UKURAN PERUSAHAAN. ROA. DER Dependent Variable: CETR Sumber : data diolah SPSS versi 25, 2023 Berdasarkan hasil pengujian diatas, nilai Durbin Watson (DW) menunjukkan 2,417 yang menunjukkan bahwa DW berada diantara angka DU sampai 4-DU. Jumlah sampel 35 (N) dan jumlah variabel independen 4 (K=. , sehingga dari distribusi nilai tabel diperoleh nilai DU 7259 dan nilai dl sebesar 1. Namun karena pengambilan keputusan dilakukan dengan ketentuan 4-du < DW < 4-dl. Jadi, 2. 2741 < 2. 417 < 2. Dari hal tersebut dapat disimpulkan penelitian ini tidak terjadi autokorelasi negatif. Uji regresi linier berganda Tabel 5 Uji Regresi Linear Berganda Sig. Sumber : data diolah SPSS versi 25, 2023 Berdasarkan hasil pengujian diatas menunjukkan bahwa semua variabel independen mempunyai nilai signifikansi lebih besar dari 0,05 ( > 5%), yang berarti bahwa persamaan regresi terbebas dari masalah heteroskedastisitas. Autokorelasi Coefficientsa Standar Unstandardiz Coeffici Coefficients Std. Model Error Beta 1 (Constan. ROA DER SIZE Dependent Variable: CETR Sig. Sumber : data diolah SPSS versi 25, 2023 Berdasarkan tabel diatas diperoleh persamaan regresi berganda sebagai berikut: CETR = 0,180 - 0,758 (ROA) 0,007 (DER) 0,006 (Ukuran perusahaa. 0,059 (Pertumbuhan penjuala. e Visioner: Jurnal Manajemen dan Bisnis | Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Balikpapan e-ISSN 2597 Ae 7474 p-ISSN 2252 Ae 4835 JMBV Volume 13 No. 01 Tahun 2024 Pengujian Hipotesis Uji parsial . Tabel 6 Uji t Coefficientsa Standar Unstandardiz Coefficie Coefficients Std. Model Error Beta 1 (Constan. ROA DER SIZE Dependent Variable: CETR Sig. Sumber : data diolah SPSS versi 25, 2023 Berdasarkan hasil di atas diketahui bahwa hasil analisis dari uji t dapat dijelaskan bahwa variabel Return On Asset memiliki t hitung lebih besar dari t tabel dan tingkat signifikan nya kecil dari 0,05 ke arah negatif sehingga hipotesis pertama Dan untuk Debt to Equity Ratio . e arah posti. Ukuran perusahaan . e arah positi. dan pertumbuhan penjualan . e arah positi. t hitungnya kecil dari t table sehingga hipotesis kedua, ketiga dan keempat ditolak. Dan yang berpengaruh paling dominan adalah variabel Return On Asset dengan t hitung yang tertinggi yakni 235 dan sigifikansi 0. Uji simultan (F) Tabel 7 Uji F ANOVAa Sum of Mean Model Squares Square Sig. 1 Regression Residual Total Dependent Variable: CETR Predictors: (Constan. PERTUMBUHAN PENJUALAN. UKURAN PERUSAHAAN. ROA. DER Sumber : data diolah SPSS versi 25, 2023 Dari tabel diatas dapat dilihat bahwa Fhitung 5. 235 > Ftabel 2. 91 dan nilai signifikansi 0,003, nilai ini lebih kecil dari 0,05 yang artinya bahwa H0 ditolak dan Ha Yang berarti secara bersama sama terdapat pengaruh dari variabel profitabilitas (ROA), leverage (DER). Ukuran perusahaan dan Pertumbuhan penjualan terhadap penghindaran pajak (CETR). Maka dapat dinyatakan secara simultan variabel profitabilitas (ROA), leverage (DER). Ukuran perusahaan dan Pertumbuhan penjualan berpengaruh dan signifikan terhadap penghindaran pajak (CETR) pada perusahaan manufaktur sub suktor farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Uji koefisien determinasi ganda (R. Tabel 8 Uji Koefisien Determinasi Ganda Model Summaryb Adjusted R Std. Error of the Model Square Square Estimate Predictors: (Constan. PERTUMBUHAN PENJUALAN. UKURAN PERUSAHAAN. ROA. DER Dependent Variable: CETR Sumber : data diolah SPSS versi 25, 2023 Berdasarkan hasil uji, nilai koefisien determinasi (Adjusted R. sebesar 0,777. Hal ini menunjukkan bahwa penghindaran pajak pada perusahaan manufaktur subsektor farmasi yang terdaftar di BEI pada tahun 2015-2021 dapat dijelaskan oleh variabel independen yaitu return on asset, debt to equity ratio, ukuran perusahaan dan pertumbuhan penjualan sebesar 33,3%. Sisanya sebesar 66,7% persen dijelaskan oleh variabel lain di luar model yang tidak dimasukkan dalam Uji Determinasi Parsial . Tabel 4. Uji Koefisien Determinasi Parsial Coefficientsa Correlations Model Zero-order 1 (Constan. ROA DER Dependent Variable: CETR Partial Part Sumber : data diolah SPSS versi 25, 2023 Visioner: Jurnal Manajemen dan Bisnis | Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Balikpapan e-ISSN 2597 Ae 7474 p-ISSN 2252 Ae 4835 JMBV Volume 13 No. 01 Tahun 2024 Berdasarkan tabel diatas, diketahui besarnya r2 ROA adalah 22,84% yang diperoleh dari koefisien korelasi yang dikuadratkan (-0. Besarnya pengaruh DER 2,62% yang diperoleh dari koefisien korelasi yang dikuadratkan . Besarnya pengaruh ukuran perusahaan 0,96% yang diperoleh dari koefisien korelasi yang dikuadratkan . Besarnya pertumbuhan penjualan 3,28% yang diperoleh dari koefisien korelasi yang dikuadratkan . Pembahasan Dari hasil pengujian diatas mengenai pengaruh variabel return on assets, debt to equity ratio, ukuran perusahaan dan penghindaran pajak pada perusahaan pertambangan yang terdaftar di BEI periode 2015-2021. Berikut ini adalah pembahasan hasil penelitian : Profitabilitas (ROA) terhadap Penghindaran Pajak Nilai thitung pada variabel profitabilitas (ROA) adalah sebesar -2. Kemudian untuk menentukan nilai t tabel dengan cara ttabel = (N-K-. = . -4-. = 30. Nilai t tabel dapat dilihat pada kolom signifikansi 0,05 baris ke 30 dengan hasil perhitungan t tabel diperoleh sebesar 2. Sehingga nilai 979 < nilai ttabel -2. Selain itu juga dapat dilihat dari nilai signifikansinya variabel profitabilitas (ROA) memiliki nilai yang lebih kecil dari 0,05 yaitu dengan nilai sig. 006 yang artinya H0 ditolak dan Ha diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel profitabilitas (ROA) secara parsial berpengaruh negatif signifikan terhadap penghindaran pajak (CETR). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa H1 Debt to equity ratio (DER) terhadap penghindaran pajak Nilai thitung pada variabel leverage (DER) adalah sebesar 0. Kemudian untuk menentukan nilai t tabel dengan cara df = (N-K-. = . -4-. = 30. Nilai ttabel dapat dilihat pada kolom signifikansi 0,05 baris ke 30 dengan hasil perhitungan t tabel diperoleh sebesar 2. Sehingga nilai 897 < nilai t tabel 2. Selain itu juga dapat dilihat dari nilai signifikansinya variabel leverage (DER) memiliki nilai yang lebih besar dari 0,05 yaitu dengan nilai sig. 0,377 yang artinya H0 diterima dan Ha ditolak. Sehingga disimpulkan bahwa variabel leverage (DER) secara parsial tidak berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap penghindaran pajak (CERT). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa H2 Ukuran perusahaan terhadap penghindaran pajak Nilai thitung pada variabel ukuran Kemudian untuk menentukan nilai t tabel dengan cara df = (N-K-. = . -4-. = 30. Nilai ttabel dapat dilihat pada kolom signifikansi 0,05 baris ke 30 dengan hasil perhitungan ttabel diperoleh sebesar Sehingga nilai t hitung 0. 537 < nilai Selain itu juga dapat dilihat dari nilai signifikansinya variabel ukuran perusahaan memiliki nilai yang lebih besar dari 0,05 yaitu dengan nilai sig. yang artinya H0 diterima dan Ha ditolak. Sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel ukuran perusahaan secara parsial tidak berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap penghindaran pajak (CETR). Dengan disimpulkan bahwa H3 ditolak. Pertumbuhan Penjualan terhadap Penghindaran Pajak Nilai thitung pada variabel pertumbuhan penjualan adalah sebesar 1. Kemudian untuk menentukan nilai t tabel dengan cara df = (N-K-. = . -4-. = 30. Nilai ttabel dapat dilihat pada kolom signifikansi 0,05 baris ke 30 dengan hasil perhitungan t tabel diperoleh sebesar 2. Sehingga nilai 010 < nilai ttabel 2. Selain itu Visioner: Jurnal Manajemen dan Bisnis | Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Balikpapan e-ISSN 2597 Ae 7474 p-ISSN 2252 Ae 4835 JMBV Volume 13 No. 01 Tahun 2024 juga dapat dilihat dari nilai signifikansinya variabel pertumbuhan penjualan memiliki nilai yang lebih besar dari 0,05 yaitu dengan nilai sig. 0,321 yang artinya H0 diterima dan Ha ditolak. Sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel pertumbuhan penjualan secara parsial tidak berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap penghindaran pajak (CETR). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa H4 Profitabilitas. Leverage. Ukuran Perusahaan dan Pertumbuhan Penjualan terhadap Penghindaran Pajak Nilai Fhitung sebesar 5. Kemudian untuk memperoleh nilai Ftabel dapat dicari pada tabel statistik pada signifikansi 0,05 dengan cara N1 (K-. dan N2 (N-K) = . = 3. 31 yang berarti nilai Ftabel dapat dilihat pada kolom 3 baris ke 31 dengan hasil perhitungan Ftabel diperoleh Sehingga dapat disimpulkan bahwa Fhitung 5. 235 > Ftabel 2. 91 dan nilai signifikansi 0,003, nilai ini lebih kecil dari 0,05 yang artinya bahwa H0 ditolak dan Ha diterima. KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan Berdasarkan hasil pengujian hipotesis dan mengacu pada perumusan serta tujuan daripenelitian ini, maka dapat ditarik kesimpulan Ae kesimpulan sebagai berikut : Berdasarkan hasil pengujian secara profitabilitas yang di proksikan dengan return on asset (ROA) berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap penghindaran pajak (CETR) pada perusahaan manufaktur subsektor farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Berdasarkan hasil pengujian secara leverage yang di proksikan dengan debt to equity ratio (DER) tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap penghindaran pajak (CETR) pada perusahaan manufaktur subsektor farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Berdasarkan hasil pengujian secara parsial, menunjukkan variabel ukuran perusahaan tidak berpengaruh positif penghindaran pajak (CETR) pada perusahaan manufaktur subsektor farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia 2015-2021. Berdasarkan hasil pengujian secara positif dan tidak signifikan terhadap penghindaran pajak (CETR) pada perusahaan manufaktur subsektor farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Berdasarkan hasil analisis penelitian simultan yang dilakukan, dapat diketahui bahwa profitabilitas (ROA), leverage (DER), ukuran perusahaan dan pertumbuhan penjualan secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap penghindaran pajak (CETR) pada perusahaan manufaktur sub sektor farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia 2015-2021. Saran Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, maka saran yang dapat diberikan oleh peneliti adalah sebagai Bagi peneliti selanjutnya : Menggunakan objek penelitian yang lebih luas, tidak hanya pada perusahaan manufaktur subsektor Mengunakan keuangan lainnya sebagai variabel mempengaruhi penghindaran pajak Visioner: Jurnal Manajemen dan Bisnis | Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Balikpapan JMBV Volume 13 No. 01 Tahun 2024 seperti solvabilitas, capital intensity dan corporate government. Bagi pemerintah Khususnya direktorat jendral pajak, untuk mengawasi praktik penghindaran pajak yang terjadi pada perusahaan farmasi yang mempunyai profitabiltas . eturn on asse. khususnya pada perusahaan SIDO yang memiliki nilai perhitungan ROA tertinggi, agar pendapatan negara dapat mencapai hasil yang lebih optimal. Sehingga meminimalkan celah undang-undang demi mengoptimalkan pendapatan negara untuk kesejahteraan rakyat Indonesia. Bagi perusahaan dan investor Bagi perusahaan dalam melakukan tindakan penghindaran pajak harus bisa dipastikan bahwa tidak melanggar ketentuan udang-undang perpajakan yang berlaku yang berlaku, sehingga kedepanya tidak terjadi sanksi beban pajak dan image perusahaan yang Dan bagi investor yang hendak melakukan investasi di pasar modal diharapkan melakukan pertimbangan berhati-hati mengambil keputusan terkait dengan pajak terutama pada didapatkan oleh perusahaan. DAFTAR RUJUKAN Arsyad. , & Sukriah. Manajemen Pajak. Nas Media Pustaka.