Jurnal Ilmiah Sistem Informasi dan Teknik Informatika (JISTI) Volume 7 Nomor 1. April 2024 DOI : 10. 57093/jisti. p-ISSN: 2620 Ae 5327 e-ISSN: 2715 Ae 5501 Estimasi Bobot Ikan Bandeng Menggunakan Segmentasi Citra Biner Musakkir1. Ingrid Nurtanio2. Zahir Zainuddin3 Program Studi Sistem Komputer. Universitas Handayani1 Jl. Adiaksa No. 1 Makassar. Sulawesi Selatan, 90231. Indonesia1 Program Studi Teknik Elektro. Universitas Hasanuddin2,3 Jl. Poros Malino. Km 6 Bontomarannu. Kabuapten Gowa Sulawesi Selatan, 92171. Indonesia2,3 sackir2@gmail. com*1. Inggrid@unhas. , zahir@unhas. Kata Kunci : Segmentasi Citra. Regresi Linear. Estimasi Bobot. Ikan Bandeng. Keywords Image Segmentation. Linear Regression. Weight Estimation. Milkfish. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan Untuk menentukan estimasi bobot ikan bandeng melalui citra, telah dibuat suatu sistem untuk melakukan segmentasi pada citra ikan bandeng. prosesnya di mulai dengan menginput citra digital ikan bandeng kemudian dikonversi ke citra grayscale dan citra biner menggunakan metode threshold kemudian dilakukan penghalusan citra menggunakan metodemorfologi closing. prediksi bobot ditentukan dengan menggunakan metoderegresi linear sederhana dengan persamaan regresi untuk data yang menggunakan metode morfologiclosing Y=183,16 0,000268X menghasilkannilai error rata-rata sebesar 1,277% dan persamaan regeresi data tanpa metode morfologi closing Y=-152,04 0,000275X menghasilkan nilai error rata-rata 3,611%. ABSTRACT This study aims to determine the weight estimation of milkfish through images, a system has been created to segment the image of milkfish. process starts with inputting digital images of milkfish then converted to grayscale images and binary images using the threshold method then image smoothing is carried out using the closing morphology method. Weight prediction is determined using a simple linear regression method with a regression equation for data using the morphological closing method Y=183. 000268X resulting in an average error value of 1. 277% and the data regression equation without the morphological closing method Y=152. 000275X resulting in an average error value of 3. ---Jurnal JISTI @2024--PENDAHULUAN Ikan merupakan salah satu hewan air yang beraneka ragam bentuk, jenis dan spesies (Michael & Gustina, 2. Salah jenis ikan yang dibudidayakan oleh para petani tambak adalah ikan bandeng. Ikan bandeng (Chanos chanos Forsska. merupakan salah satu komoditas unggulan Provinsi Sulawesi Selatan. Hal ini didukung oleh rasa daging yang enak dan nilai gizi yang tinggi sehingga memiliki tingkat konsumsi yang tinggi. Selain sebagai ikan konsumsi ikan bandeng juga dipakai sebagai ikan umpan hidup pada usaha penangkapan ikan tuna. Ikan ini menjadi salah satu komoditi utama bagi para petani tambak untuk mengait keuntungan yang cukup besar (Hafifah et al. , 2. Pada tahun 2013. Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Selatan mentargetkan peningkatan produksi ikan bandeng sekitar 71. 147 ton dari produksi saat ini rata-rata 55. 000 ton per Setiap tahun permintaan ikan bandeng selalu mengalami peningkatan, baik untuk konsumsi lokal, ikan umpan bagi industri perikanan tuna, maupun untuk pasar ekspor. Kebutuhan bandeng untuk ekspor yang cenderung meningkat merupakan peluang usaha yang positif. Namun, peluang tersebut belum dapat terpenuhi karena terbatasnya produksi (Kurniawan, 2. Ikan bandeng sebagai komoditas ekspor harus mempunyai standar tertentu, yaitu ukuran sekitar 400 g/ekor, sisik bersih dan mengkilat . enampilan fisi. , tidak berbau lumpur . , dan dengan Research (Musakki. : Estimasi Bobot Ikan Bandeng Menggunakan Segmentasi Citra BinerAy Jurnal Ilmiah Sistem Informasi dan Teknik Informatika (JISTI) Volume 7 Nomor 1. April 2024 DOI : 10. 57093/jisti. p-ISSN: 2620 Ae 5327 e-ISSN: 2715 Ae 5501 kandungan asam lemak omega-3 relatif tinggi. Kriteria-kriteria yang dipersyaratkan tersebut terutama penampilan fisik, tidak berbau lumpur, dan kandungan asam lemak omega-3 yang tinggi dapat dipenuhi dari hasil budidaya bandeng secara intensif dalam keramba jaring apung di laut (Akhmad Wasiur Rizqi & Moh Jufriyanto, 2. Budidaya ikan bandeng telah banyak dilakukan oleh masyarakat yang jauh dari pusat kota atau daerah yang masih sulit untuk diakses lewat darat sehingga terkadang masyarkat petani tambak mengalami kesulitan memasarkan ikan yang mereka pelihara. Sebelum para pedagang atau para pengusaha ikan bandeng membeli ikan kepada para petani tentu melakukan survei lapangan untuk meninjau ikan secara langsung dan melakukan kesepakatan harga sesuai bobot dari hasil penimbangan secara manual. Secara materi tentu membutuhkan biaya yang cukup banyak termasuk biaya untuk mengunjungi beberapa tempat petani tambak yang sudah layakpanen. Dengan adanya citra dari ikan yang dikirimkan oleh para petani kepada pedagang atau pengusaha ikan bandeng maka tanpa melakukan survei dapat diolah menjadi sebuah data yang menunjukkan estiamsi bobot ikan sehingga dapat dipastikan harga yang semestinya diterima oleh pemilik ikan setiap kilogramnya. Pada proses Estimasi bobot ikan bandeng berdasarkan bentuk fisik yaitu luas permukaan yang ada pada ikan kemudian disegmentasi sehingga menghasilkan suatu sistem pendukung keputusan yang dapat melakukan estimasi bobot Ikan Bendeng. Adapun yang menjadi tujuan pada penelitian ini adalah mempelajari krasteristik ikan bandeng berdasarkan ciri fisikyang menghasilkan sistem pendukung keputusan estimasi bobot Ikan Bandeng. KAJIAN PUSTAKA Pengertian Citra. Citra adalah suatu representasi . , kemiripan, atau imitasi dari suatu objek. Citra sebagai suatu keluaran dari sistem perekaman data yang dapat bersifat optik, bersifat analog ataupun bersifat Citra dapat dikelompokan menjadi citra tampak dan citra tak tampak. Banyak contoh citra tampak dalam kehidupan sehari-hari misalnya foto keluarga, lukisan pemandangan, hologram . itra opti. , dan apa yang nampak di layar monitor dan televisi. Citra tak tampak misalnya data gambar dalam file citra digital (Awalludin et al. , 2. Citra Analog Citra analog adalah citra yang bersifat kontinyu seperti plat nomor kendaraan, gambar pada monitor televisi, foto sinar X, foto yang tercetak di kertas foto, lukisan, pemandangan alam, hasil CT scan, gambar-gambar yang terekam pada pita kaset dan lain sebagainya. Citra analog tidak dapat direpresentasikan dalam komputer sehingga tidak bisa diproses komputer secara langsung (Desai et al. Oleh sebab itu, agar citra ini dapat diproses di komputer, proses konversi analog ke digital harus 6 dilakukan terlebih dulu. Citra analog dihasilkan dari alat-alat analog, seperti video kamera analog, kamera foto analog, webcam. CT scan, sensor roentgen untuk thorax, sensor gelombang pendek pada sistem radar, sensor ultrasound pada sistem USG dan lain sebagainya (Tolentino et al. , 2. Citra Digital Citra adalah gambar pada bidang dua dimensi yang dihasilkan dari gambar analog dua dimensi dan kontinus menjadi gambar diskrit, melalui proses sampling gambar analog dibagi menjadi M baris dan N kolom sehingga menjadi gambar diskrit. Gambar 1 adalah koordinat citra digital terhadap sumbu . suatu bidang dua dimensi (Negi et al. , 2. Research (Musakki. : Estimasi Bobot Ikan Bandeng Menggunakan Segmentasi Citra BinerAy Jurnal Ilmiah Sistem Informasi dan Teknik Informatika (JISTI) Volume 7 Nomor 1. April 2024 DOI : 10. 57093/jisti. p-ISSN: 2620 Ae 5327 e-ISSN: 2715 Ae 5501 Gambar 1. Koordinat citra digital Citra digital secara matematis dapat ditulis dalam bentuk matriks sebagai berikut: Besar intensitas yang diterima sensor disetiap titik . disimbolkan oleh f. dan besarnya tergantung pada intensitas yang dipantulkan oleh objek. Ini berarti f. sebanding dengan energi yang dipancarkan oleh sumber cahaya, sehingga besar intensitas f. adalah sebagai berikut (Cheng et al. , 2.