Early Child Research and Practice - ECRP, 2024: 4. , 55-58 JalanMeranti Raya Nomor 32 SawahLebar. Kota Bengkulu e-ISSN 2723-5718 Perkembangan Fisik Motorik Anak Usia Dini Kelompok B di TK Padma Mandiri Way Halim Bandar Lampung Arista . Herpratiwi . Pamungkas . Harianto Jurusan Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini. Fakultas Ilmu Keguruan dan Ilmu Pendidikan. STKIP AlIslam Tunas Bangsa Bandar Lampung. Indonesia destriaaristaa15@gmail. Abstract Anak usia dini merupakan rentang usia yang sangat sensitif dalam masa perkembangan seorang anak. Pertumbuhan dan perkembangan merupakan aspek yang sangat penting diperhatikan oleh orang tua kepada anaknya. Di kelas B1 terdapat sembilan belas anak, dari sembilan belas ada beberapa anak perkembangan motorik kasar belum berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perkembangan fisik motorik kasar anak melalui permainan di TK Padma Mandiri. Penelitian ini merupakan penelitian dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan fisik motorik anak di TK Padma Mandiri sangatlah efektif karena diberikan stimulus dalam perkembangan motorik kasar anak dengan menggunakan metode bermain permainan, terdapat dua belas anak yang berkembang sangat baik yang memenuhi empat indikator yang ada, anak berkembang sangat baik dalam melompat, berlari, melempar, berjinjit, dan di temukan satu anak yang belum berkembang karena tidak memenuhi ke empat indikator yang ada, anak belum berkembang dalam melompat, berlari, melempar, dan berjinjit Kata Kunci: anak usia dini, perkembangan fisik Abstract Early childhood is a very sensitive age range for the development of a child. Growth and development are very important aspects to which parents pay In class B1, there are nineteen children, and out of those nineteen, there are some whose gross motor development has not yet developed. This study aims to describe the gross motor and physical development of children through games in Padma Mandiri Kindergarten. This research is a descriptive-qualitative The results showed that the physical motor development of children in Padma Mandiri Kindergarten was very effective because it was given a stimulus in the gross motor development of children by using the playing method. There were twelve children who developed very well, fulfilling the four existing the children developed very well in jumping, running, throwing, and and there was one child who had not developed because he did not meet the four existing indicators. the child had not yet developed in jumping, running, throwing, and tiptoeing. Keyword: early childhood, physical motor development Pendahuluan Anak usia dini merupakan rentang usia yang sangat sensitif dalam masa perkembangan seorang Keberlangsungan kehidupan dan perkembangan anak pada masa mendatang tergantung dari pengalaman dan stimulasi yang ia peroleh pada masa usia dini. Menurut Harun dkk . usia dini merupakan usia emas . olden ag. dimana anak tersebut akan mudah menerima, mengikuti, melihat dan mendengar segala sesuatu yang dicontohkan, diperdengarkan serta diperlihatkan. Pendidikan anak usia dini harus memperhatikan seluruh potensi yang dimiliki setiap anak untuk dikembangkan secara optimal melalui cara yang menyenangkan, bergembira, penuh perhatian dan kasih sayang, sabar dan ikhlas. Pertumbuhan dan perkembangan merupakan aspek yang sangat penting diperhatikan oleh orang tua kepada anaknya. Untuk itu, anak perlu mendapatkan stimulasi yang sesuai demi tumbuh kembang yang maksimal. Stimulasi adalah kegiatan yang dilakukan untuk merangsang perkembangan anak dengan melibatkan panca indra dan motoriknya. Stimulasi dilakukan pada empat ranah utama perkembangan, yaitu motorik kasar, motorik halus, bicara/bahasa, dan personal sosial. Selain itu, stimulasi kognitif, keterampilan berpikir, serta kreativitas juga perlu dilakukan. Early Child Research and Practice - ECRP, 2024: 4. , 55-58 JalanMeranti Raya Nomor 32 SawahLebar. Kota Bengkulu e-ISSN 2723-5718 Jika terus dilatih, anak bisa mengembangkan kemampuan tersebut seperti bersepeda hingga Anak akan mengembangkan beragam kemampuan saat menggunakan motorik kasar. Keseimbangan, koordinasi, serta otak mereka akan bekerja dan berkembang dengan baik. Seperti yang dikemukakan oleh Indrawati dan Rahmah . bahwa perkembangan motorik adalah perkembangan pengendalian gerak jasmaniah melalui kegiatan pusat saraf, urat saraf, dan otot terkoordinasi Motorik kasar adalah keterampilan yang melibatkan gerakan seluruh tubuh. Kegiatan yang membutuhkan otot inti seperti lengan dan kaki masuk dalam motorik kasar. Menurut Sujiono . berpendapat bahwa gerakan motorik kasar adalah kemampuan yang membutuhkan koordinasi sebagian besar bagian tubuh anak. Gerakan motorik kasar melibatkan aktivitas otot-otot besar seperti otot tangan, otot kaki dan seluruh tubuh anak mendeskripsikan perkembangan motorik fisik motorik anak yang ingin diteliti pada anak-anak di TK Padma Mandiri adalah sesuatu hal yang ingin peneliti lakukan untuk mengetahui perkembangan motorik kasar pada anak terinsipirasi dari penelitian sebelumnya yang menyatakan bahwa permainan dapat meningkatkan kemampuan motorik kasar dan kognitif anak usia dini (Gustiana, 2. , maka penelitian ini terinspirasi dengan judul perkembangan fisik motorik anak di TK Padma Mandiri. Metode Penelitian Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif, penelitian deskriptif adalah penelitian terhadap masalah-masalah berupa fakta-fakta saat ini dari suatu popularisasi. Menurut Moleong . bahwa penelitian kualitatif adalah penelitian yang bermaksud untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subjek penelitian misalnya perilaku, persepsi, motivasi, tindakan dan lain-lain secara holistik dan dengan cara deskripsi dalam bentuk kata-kata dan bahasa, pada suatu konteks khusus yang alamiah dan dengan memanfaatkan berbagai metode alamiah Penelitian dilaksanakan semester genap selama 2 minggu pada tanggal 3-14 April 2023 di TK Padma Mandiri Way Halim Bandar Lampung, dengan alamat Jl. Mawar no 33 kelurahan Way Halim, kecamatan kedaton Bandar Lampung. Dalam penelitian ini yang menjadi subjek penelitian adalah 19 orang peserta didik TK Padma Mandiri Bandar Lampung kelompok B1, yang menjadi objek penelitian yaitu perkembangan fisik motorik anak usia dini di TK Padma Mandiri. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi terus terang, wawancara, dokumentasi Milies dan Huberman dalam Sugiyono . berpendapat bahwa ada dua model analisis data. Pertama model analisis mengalir dimana tiga komponen analisis . eduksi data, sajian data, penarikan kesimpulan atau verifikas. dilakukan saling menjalin dengan proses pengumpulan data dan mengalir Kedua model analisis interaksi, dimana komponen reduksi dan sajian data dilakukan bersamaan dengan pengumpulan data. Penelitian ini menggunakan triangulasi untuk menguji keabsahan Hasil Penelitian Berdasrkan hasil observasi peneliti, diketahui perkembangan fisik motorik anak dengan menggunakan metode bermain di Tk Padma Mandiri tahun 2023 Kelompok B. Hal ini dapat dilihat dari hasil observasi berikut ini. Pada penelitian ini di minggu pertama, di temukan 1 anak yang belum berkembang karena tidak memenuhi ke 4 indikator yang ada, anak belum berkembang dalam melompat, berlari, melempar, dan Di temukan 3 anak yang mulai berkembang dalam 4 indikator yang ada, ia hanya memenehui salah satu indikator yang ada, anak mulai berkembang dalam melompat Kemudian ada 12 anak yang berkembang sesuai harapan yang memenuhi 4 indikator yang ada, anak berkembang sesuai harapan dalam melompat, berlari, melempar, berjinjit. Dan ada 3 anak yang berkembang sangat efektif yang memenuhi 4 indikator yang ada, anak berkembang sangat baik dalam melompat, berlari, melempar, dan berjinjit Pada penelitian ini di minggu kedua, di temukan 1 anak yang mulai berkembang dalam 4 indikator yang ada, anak mulai berkembang dalam berlari. Kemudian ada 6 anak yang berkembang sesuai harapan yang memenuhi 4 indikator yang ada, anak berkembang sesuai harap dalam melompat, berlari, melempar, dan berjinjit. Dan ada 12 anak yang berkembang sangat baik yang memenuhi 4 indikator yang ada, anak berkembang sangat baik dalam melompat, berlari, melempar, berjinjit. Early Child Research and Practice - ECRP, 2024: 4. , 55-58 JalanMeranti Raya Nomor 32 SawahLebar. Kota Bengkulu e-ISSN 2723-5718 Hasil penelitian dari wawancara peneliti dengan Kepala Sekolah dan Guru B1 terkait perkembangan fisik motorik pada anak usia dini di TK Padma Mandiri, menunjukkan bahwa perkembangan fisik motorik anak di TK Padma Mandiri sangatlah cepat karena diberikan stimulus dalam perkembangan motorik kasar anak dengan menggunakan metode bermain permainan. Hal tersebut karena guru memberikan pembelajaran untuk mengembangkan fisik motorik anak. Hal ini dipaparkan oleh ibu Putri Rahmatika. Pembahasan Terdapat anak yang belum berkembang dan hal ini diperkuat dengan hasil wawancara peneliti dengan narasumber yang menyatakan bahwa di TK Padma Mandiri terdapat anak yang belum berkembang dalam motorik kasar. Perkembangan fisik motorik anak di TK Padma Mandiri menunjukkan bahwa perkembangan motorik yang sangat baik. Bermain permainan membantu perkembangan motorik kasar mereka secara signifikan. Lompat tali, lempar bola, engklek, berlari, dan memasukkan air ke botol adalah beberapa jenis permainan yang dimainkan. Perkembangan motorik kasar juga merupakan upaya guru, baik yang di lakukan di dalam maupun di luar kelas. Serta tidak adanya hambatan dalam perkembangan motorik pada anak di TK Padma Mandiri, namun hal ini lebih bergantung pada faktor usia anak. Perkembangan motorik anak sangat intensif, pada usia 4 tahun, tetapi pada usia 3,5 tahun anak-anak masih belum bisa diberi aturan dan bebas bermain apapun. Menurut Sujiono . mengemukakan bahwa perkembangan motorik anak yang dilakukan secara optimal akan mempengaruhi pertumbuhan fisik motorik secara langsung dan tidak langsung akan mempengaruhi perilakunya sehari-hari sedangkan menurut Decaprio . motorik kasar merupakan gerakan tubuh dengan menggunakan otot-otot besar ataupun sebagian besar otot yang ada dalam tubuh maupun seluruh anggota tubuh yang dipengaruhi oleh kematangan diri Berdasrkan hasil observasi dapat di tarik kesimpulan bahwa perkembangan motorik kasar anak melalui permainan kemudian menyusun desain evaluasi seperti ceklis penilaian berupa: . Capaian perkembangan indikator meliputi BB (Belum Berkemban. MB (Mulai Berkemban. BSH (Berkembang Sesuai Harapa. BSB (Berkembang Sangat Bai. Pada penelitian di minggu pertama, di temukan 1 anak yang belum berkembang karena tidak memenuhi ke 4 indikator yang ada, sehingga anak tersebut belum dapat berkembang dengan baik dalam melompat, berlari, melempar, dan berjinjit. Lalu temukan 3 anak yang mulai berkembang dalam 4 indikator yang ada. Kemudian ada 12 anak yang berkembang sesuai harapan yang memenuhi 4 indikator yang ada, sehingga anak dapat dikatakan berkembang sesuai harapan dalam melompat, berlari, melempar, berjinjit. Selanjutnya ada 3 anak yang berkembang sangat baik yang memenuhi 4 indikator yang ada, anak tersebut sudah berkembang sangat baik dalam melompat, berlari, melempar, dan berjinjit. Pada penelitian di minggu pertama ini, guru memberikan upaya untuk mengembangkan perkembangan terhadap motorik kasar. Hal ini sesuai dengan hasil wawancara peneliti dengan ibu Putri Rahmatika upaya yang dilakukan dalam perkembangan dengan melakukan pembelajaran motorik kasar untuk di dalam dan diluar kelas, sedangkan pembelajaran yang di dalam kelas seperti menyusun puzzle, lem kertas warna, bongkar pasang dan pembelajaran di luar kelas seperti lompat tali, lempar bola, engklek dan berlari. Kemudian penelitian di minggu kedua, di temukan 1 anak yang mulai berkembang dalam 4 indikator yang ada, anak mulai berkembang dalam berlari, sehingga di minggu kedua ini perkembangan anak sudah terlihat dapat memenuhi salah satu 4 indikator yang ada. Kemudian ada 6 anak yang berkembang sesuai harapan yang memenuhi 4 indikator yang ada, anak berkembang sesuai harapan dalam melompat, berlari, melempar, dan berjinjit, di minggu kedua ini perkembangan anak mengalami perubahan sehingga dapat memenuhi 4 indikator yang ada. Selajutnya ada 12 anak yang berkembang sangat baik yang memenuhi 4 indikator yang ada, anak tersebut sudah dapat berkembang sangat baik dalam melompat, berlari, melempar, berjinjit, perkembangan anak di minggu kedua sangat baik sehingga banyak anak yang sudah dapat memenuhi 4 indikator yang ada. Pada penelitian di minggu kedua ini, terdapat anak yang sudah berkembang sangat baik dalam motorik kasar. Hal ini sesuai dengan hasil wawancara peneliti dengan ibu Putri Rahmatika bahwa tidak Early Child Research and Practice - ECRP, 2024: 4. , 55-58 JalanMeranti Raya Nomor 32 SawahLebar. Kota Bengkulu e-ISSN 2723-5718 ada hambatan perkembangan motorik kasar pada anak, akan tetapi perkembangan motorik anak berkrembang sesuai dengan faktor usia, sekolah menggunakan permainan yang merangsang perkembangan motorik kasar, sehingga anak menjadi efektif dalam perkembangan fisik motorik. Kesimpulan Berdasarkan dari hasil penelitian yang telah dilakukan di Tk Padma Mandiri Way Halim Kedaton Bandar Lampung terkait perkembagan fisik motorik anak usia dini di Tk Padma Mandiri. Maka dapat di simpulkan sebagai berikut: Perkembangan motorik kasar di TK Padma Mandiri pada anak sudah dapat berkembang secara optimal, cara melihat perkembangan tersebut dengan 4 indikator kegiatan yang berkaitan pada motorik kasar sehingga melibatkan pergerakan tangan dan kaki dengan gerakan melempar, melompat, berjinjit dan berlari Daftar Pustaka