Volume 1 Nomor 3 Tahun 2023 pp 214-219 ANALISIS TARGET COSTING DALAM MENGOPTIMALKAN LABA PT KRAMAT DJATI ASRI SEJATI CABANG PALEMBANG Kiagus Zainal Arifin1. Widya Pancala Ratri2. Sulaiman3. Rita Martini4. Siti Farrahwati5. Yuslin Fitriani6 1, 2, 3, 4, 5, 6 Jurusan Akuntansi. Politeknik Negeri Sriwijaya. Indonesia zainalarifin0413@gmail. com, widyapancalaratri@gmail. com, rahmat1249@gmail. ritamartini@polsri. ABSTRACT The covid-19 pandemic which makes the world economy decline, therefore PT Kramat Djati Asri Sejati Palembang Branch experienced non-optimal profit and operational cost efficiency in 2019 to 2020. The purpose of this paper to control operating costs and increase profits. The data used in writing are data obtained from interviews and data analysis related to problems, namely the income statement of operating costs and cash flow. Data collection techniques using interviews and documentation. From the results of writing that operational costs can be streamlined by using the value engineering method and using the target costing method which aims to increase company profits. Keywords: Target costing, operating costs, profit ABSTRAK Pandemi covid Ae 19 yang membuat perekonomian dunia saat menurun, oleh karna itu PT Kramat Djati Asri Sejati Cabang Palembang mengalami ketidak optimalan laba dan efisiensi biaya operasional pada tahun 2019 sampai 2020. Tujuan dari penulisan ini untuk mengendalikan biaya operasional dan meningkatkan laba. Data yang digunakan dalam penulisan yaitu didapat dari interview. Analisis data yang berkaitan dengan permasalahan yaitu laporan laba rugi biaya operasional dan arus kas. Dari hasil penulisan bahwa biaya operasional dapat diefisiensi dengan teknik rekayasa nilai serta menggunakan model target costing yang bertujuan untuk meningkatkan laba Kata kunci: Pembiayaan, beban operasional, keuntungan PENDAHULUAN Angkutan antar kota atau provinsi adalah mode transportasi mempunyai keunggulan dalam operasionalnya. Jenis transportasi ini bersifat umum dapat menjangkau wilayah yang luas dengan menggunakan bus dan membawa penumpang dalam jumlah besar (Levasari, 2. Suatu entitas diharuskan mempunyai keunggulan bersaing supaya tetap beroperasi serta menang bersaing, dalam meraih tujuan mendapatkan keuntungan. Entitas tersebut seharusnya dapat melakukan perencanaan dan pengendalian akan 3 aspek yang mempengaruhi keuntungan, meliputi volume Volume 1 Nomor 3 Tahun 2023 pp 214-219 penjualan, harga pokok, serta beban (Martini & Z. , 2. Agar dapat bersaing dengan perusahaan lain dibutuhkanya target costing untuk mempengaruhi laba perusahaan. PT Kramat Djati Asri Sejati didirikan pada tahun 1994 adalah perusahaan transportasi pelayanan penumpang ke beberapa tujuan di wilayah Jawa dan Sumatera. Layanan transportasi meliputi bus malam, bus charter, logistik dan paket liburan. Sebagai perusahaan bus terkemuka, berusaha untuk menyediakan transportasi terbaik yang aman kepatuhan, handal dan tentu saja harga terbaik. Pada kondisi wabah covid Ae 19 terjadi penurunan penjualan tiket pada PT Kramat Djati Asri Sejati dikarenakan kurangnya peminat penumpang bepergian di tengah wabah covid Ae 19. Semua kalangan harus bersiap diri menghadapi kondisi darurat serta responsif atas pengaruh covid19 bagi perusahaan. Virus ini menyebar luas termasuk di bidang transportasi (Rezki. Terlihat dari pendapatan yang didapat dari tahun 2019 s. d 2021 yang turun sangat signifikan. Tahun 2019 mengalami penurunan sangat drastis sebesar Rp3. Pada tahun 2020 normal kembali pendapatan sebesar Rp4. 000 dan tahun 2021 mengalami penurunan kembali Rp6. Pendapatan yang turun dan naik, sedangan biaya-biaya yang dikeluarkan tetap sama dan tetap harus dibayar seperti sewa ruko, gaji karyawan, pemeliharan mobil, mobil oprasional, biaya listik, telpon dan biaya keamanan ruko. Uraian di atas mengindikasikan permasalahan pada PT Kramat Djati Asri Sejati Cabang Palembang, meliputi kenaikan beban operasional selama tiga tahun berturut-turut tidak seimbang dengan pendapatan, dan perolehan laba yang belum maksimal. TINJAUAN PUSTAKA Metode yang digunakan dalam menganalisis target costing dapat diimplementasikan melalui lima fase (Rudianto, 2013. Target costing diinterpretasikan sebagai alat menentukan harga pokok disesuaikan dengan target yang Ketetapan ini juga dijadikan acuan menentukan nilai penjualan guna memperoleh laba yang diharapkan (Martini, dkk. , 2. Atau sebagai penentu harga pokok yang disesuaikan dengan harga penjualan dimana pelanggan bersedia Target costing dapat diformulasikan (Witjaksono, 2. sebagi berikut: Target Costing = Harga Jual - Laba Keterangan: = Target Costing = Price = Laba METODOLOGI PENELITIAN Data yang digunakan bersifat primer dari hasil wawancara kepada narasumber yaitu kepala cabang PT Kramat Djati Asri Sejati Palembang. Data sekunder berupa komponen usaha yang pengukurannya dalam kuantitas volume dan moneter, seperti beban operasional. Volume 1 Nomor 3 Tahun 2023 pp 214-219 HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil analisis harga perusahaan dan harga pesaing yaitu Laju Prima, dan Lorena terlihat tidak terdapat perbedaan. Jika perbandingannya dengan Arya Prima. Giri Indah dan Pahala Kencana memiliki harga harga jual tiket yang lebih bisa bersaing. Namun jika Laju Prima, dan Lorena memiliki harga jual tiket yang tinggi. Masyarakat cenderung mengharapkan harga rendah dengan fasilitas yang sama baiknya. Adanya situasi harga di atas, berarti PT Kramat Djati Asri Sejati mempunyai pilihan harga diturunkan atau mempertahankan harga sekarang. Berdasarkan perhitungan biaya operasional dapat diketahui laba yang telah didapatkan oleh perusahaan pada tahun 2018 sebesar Rp4. 000, tahun 2019 sebesar Rp3. 000, di 2020 sebesar Rp4. 000 dan pada tahun 2021 sebesar Rp4. 000 dari total penjualan tiket berturut-turut sebanyak 24. 220, 18. 360 dan 20. Sedangkan perusahaan ingin perusahaanya medapatkan laba yang lebih tinggi lagi yaitu 60%. Laba di tahun 2018 sudah mencapai target yang dinginkan perusahaan, namun pada tahun 2019 s. d 2021 laba yang diinginkan perusahan belum optimal. Pilihan menerapkan target costing bertujuan guna menghitung beban Apabila formula itu diimplementasikan pada PT Kramat Djati Asri Sejati Palembang, maka: Tahun 2019 Target Coting = Harga Jual Ae Laba Target Coting = Rp3. 000 Ae ( 55,29% x Rp3. Target Coting = Rp3. 000 Ae Rp 1. Target Coting = Rp1. Tahun 2020 Target Coting = Harga Jual Ae Laba Target Coting = Rp4. 000 Ae ( 51. 41% x Rp4. Target Coting = Rp4. 000 Ae Rp2. Target Coting = Rp2. Tahun 2021 Target Coting = Harga Jual Ae Laba Target Coting = Rp5. 000 Ae . 91% x Rp5. Target Coting = Rp5. 000 Ae Rp3. Target Coting = Rp2. Setelah dilakukannya rekayasa nilai, metode target costing dapat dijadikan Untuk itu. PT Kramat Djati Asri Sejati Cabang Palembang dapat merencanakan kembali biaya yang dikeluarkan. Dimulai dari memilih biaya snack penumpang yang dapat diminimalisir pengeluaran biaya sampai mencari alternatif biaya operasional yang lebih rendah tapi tidak merusak bahkan menurunkan kualitas produk. Sehingga perusahaan dapat menggunakan metode target costing sebagai metode untuk meningkatkan laba sesuai yang diharapkan. Volume 1 Nomor 3 Tahun 2023 pp 214-219 Apabila perusahaan menggunakan target costing akan menghemat biaya operasional pada tahun 2019 sebesar Rp 1. 000 dari pendapatan sebesar Rp 000, tahun 2020 biaya operasional yang dikeluarkan sebesar Rp1. 000 dengan pendapatan Rp 4. 000 dan pada tahun 2021 biaya operasional yang dikeluarkan perusahaan sebesar Rp1. 000 dengan pendapatan sebesaar Rp 5. 000 dari penjualan tiket. Perbandingan persentase laba Ketika menggunakan metode manual dan dengan menggunakan metode target costing tersaji Tahun 2019 % Laba Sebelum Target Costing % Laba Sesudah Target Costing Rp1. Rp1. x 100% X 100% Rp3. = 55. Rp3. = 63. Rp2. Rp3. Tahun 2020 x 100% x 100% Rp4. = 51. Rp4. = 65. Rp3. Rp3. Tahun 2021 x 100% Rp5. = 58. x 100% Rp5. = 64. Pendekatan target costing yang diterapkan menggambarkan efisiensi untuk meningkatkan keuntungan usaha (Martini, dkk. , 2. Pada tahun 2019 dengan penjualan tiket 11. 220 ada pengefesiensian biaya operasional sebesar Rp 239. dan persentase laba meningkat 7. Tahun 2020 dengan penjualan tiket 18. pengefesiensian biaya operasional sebesar Rp 656. 000 dan persentase laba meningkat 14%. Pengefesiensian di tahun 2021, biaya operasional sebesar Rp305. 000 dan persentase laba meningkat 5,59 dengan jumlah penjualan tiket Dengan adanya pandemi covid Ae 19 perusahaan perlu menekan biaya produksi/operasional. Tabel 3. Perbandingan Biaya Operasional dan Persentase Laba (Tahun 2. Keterangan Sistem Tradisional Pendekatan Target Costing Selisih Tahun 2019 Biaya Operasional Laba Perusahaan Tahun 2020 Rp1. Rp1. Rp239. Volume 1 Nomor 3 Tahun 2023 pp 214-219 Biaya Operasional Laba Perusahaan Tahun 2021 Biaya Operasional Laba Perusahaan Rp2. Rp1. Rp656. Rp2. Rp1. Rp305. 5,59% Sumber: Data diolah penulis . KESIMPULAN PT Kramat Djati Asri Sejati Cabang Palembang bisa menggunakan pendekatan target costing dengan melaksanakan rekayasa nilai. Perekayasaan nilai dilaksanakan dengan mengefisiensikan beban snack penumpang dan biaya tenaga kerja. PT Kramat Djati Asri Sejati Cabang Palembang menargetkan laba pada tahun 2019 s. sebesar 60% dari penjualan tiket. Dengan pendekatan tradisional/konvensional, diperoleh keuntungan pada tahun 2019 senilai 55. 42%, pada tahun 2020 sebesar 51. dan pada tahun 2021 menjadi 58. 91% untuk penjualan tiket bus tujuan Palembang Ae Jakarta. Penggunaan pendekatan target costing dengan rekayasa nilai serta efisiensi biaya operasional, maka diperoleh keuntungan pada tahun 2019 menjadi 62. 78%, tahun 2020 menjadi 65. 41%, dan pada tahun 2021 sebesar 64. 50% dari penjulan tiket bus. Efisiensi pengeluaran didapatkan dengan menerapkan target costing, sehingga dicapainya laba/keuntungan yang diharapkan perusahaan. DAFTAR PUSTAKA