Workshop Kiat Menulis Naskah Cerita pada Film Animasi di SMKN 3 Kota Tangerang Selatan Widodoa Yoga Rararsto Putrab Annisa Inggar Noviantic Program Studi Desain Komunikasi Visual Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan INFORMASI ARTIKEL Diterima 23 Desember 2020 Menulis adalah suatu kegiatan mengungkapkan gagasan, pikiran, pengalaman Dipublikasi 30 Maret 2021 dan pengetahuan ke dalam bentuk catatan dengan menggunakan aksara, lambang atau simbol yang dibuat secara sistematis sehingga dapat dengan KATA KUNCI mudah dipahami oleh orang lain. Kegiatan PKM menulis cerita animasi bagi Menulis cerita, animasi peserta didik di sekolah menjadikan hal yang sangat penting. Hal ini dapat mendukung suatu kegiatan PKM pada menulis cerita animasi di sekolah SMKN 3 Kota Tangerang Selatan. Pelaksanaan PKM menulis cerita animasi dilaksanakan secara langsung dengan mematuhi protokol kesehatan. Kegiatan PKM ini berlangsung selama satu hari yang terdiri dari peserta didik di SMKN 3 Kota Tangerang Selatan. Hasil dari kegiatan PKM ini memberikan pemahaman bagi peserta didik dalam menulis cerita animasi. ABSTRAK Pendahuluan Menulis adalah suatu kegiatan mengungkapkan gagasan, pikiran, pengalaman dan pengetahuan ke dalam bentuk catatan dengan menggunakan aksara, lambang atau simbol yang dibuat secara sistematis sehingga dapat dengan mudah dipahami oleh orang lain. Menulis merupakan salah satu kegiatan yang kompleks mencakup gerakan jari, tangan, lengan dan mata secara terintegrasi. (Rosidi. Hambatan yang seringkali dialami ketika pertama kali akan menulis cerita adalah kesulitan dalam mencari ide atau topik cerita. Selain itu, kurangnya minat peserta didik terhadap pembelajaran menulis ceritapun menjadi salah satu hambatan dalam pembelajaran. Akibatnya, ketika mengikuti pembelajaran menulis cerita peserta didik seringkali mengeluh dan terlihat kurang memiliki motivasi dalam mengikuti pembelajaran menulis cerita. Padahal, keterampilan menulis itu harus diawali oleh minat, kreativitas, sebilangan latihan, dan kebiasaan membaca berbagai sumber bacaan. Oleh karena itu, menarik minat dan motivasi peserta didik dalam pembelajaran menulis cerita sangat penting dilakukan guna meningkatkan pembelajaran menulis cerita. Hal itu dapat dilakukan dengan cara menerapkan sebuah model pembelajaran beserta media pembelajaran yang menarik agar peserta didik menjadi tertarik dan termotivasi dalam mengikuti pembelajaran menulis cerita. Keterampilan menulis sangat penting dalam dunia pendidikan. Dengan memiliki keterampilan menulis, peserta didik diharapkan dapat mengembangkan gagasan, ilmu, dan pemikirannya dalam bentuk karya sastra, baik fiksi maupun nonfiksi. Karya sastra fiksi merupakan karya yang dibuat berdasarkan khayalan atau imajinasi pengarang, misalnya novel, cerpen, drama, legenda, dongeng, fabel, dan lain-lain (Anif et al. Salah satu media yang dapat digunakan pada pembelajaran keterampilan menulis teks cerita imajinasi yaitu film animasi. Film animasi merupakan media yang tergolong dalam kategori media KONTAK: Widodo widodopratama8392@gmail. Yoga Rararsto Putra Cireundeu. Ciputat Timur. Kota Tangerang Selatan. Banten. Indonesia, 15419. yogararastoputra@gmail. Jl. Ir. Juanda No. ADiterbitkan oleh Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Ahmad Dahlan. INTERVENSI KOMUNITAS adalah jurnal berbasis akses terbuka yang dikhususkan bagi artikel ilmiah hasil pengabdian masyarakat. Artikel ilmiah yang diterbitkan mencakup seluruh bidang pengabdian masyarakat, baik ekonomi, manajemen, sosial, humaniora, dan teknologi. Terbit dua kali dalam satu tahun. INTERVENSI KOMUNITAS Jurnal Pengabdian Masyarakat E-ISSN: 2714-691X OJS: http://ojs. itb-ad. id/index. php/IK Vol. No, 2: Oktober-Maret 2021 Media film animasi digunakan karena lebih efisien dan juga membuat hasil belajar lebih bermakna bagi kemampuan peserta didik, terutama dalam pembelajaran menulis teks cerita Peserta didik dimudahkan dalam menulis teks cerita imajinasi dengan adanya film animasi. Melihat keadaan yang demikian (Winarni, 2. Film animasi dapat digunakan dalam membantu proses pembelajaran, salah satunya sebagai media penyampaian informasi atau materi terhadap peserta didik. Dengan menggunakan film animasi sebagai media penyampaian informasi dalam pembelajaran, diharapkan akan menarik minat peserta didik dan mempermudah mereka dalam menyerap semua informasi yang disampaikan dalam film Film animasi dalam pembelajaran menulis menjadi terkesan santai atau rileks, tidak menegangkan, mengurangi rasa bosan dan jenuh dalam belajar, mengurangi rasa kantuk, suasana belajar menjadi lebih berbeda, dan peserta didik lebih merasa nyaman dan mudah dalam menulis karena ada pengaruh dari media pembelajaran yang digunakan dalam proses pembelajaran (Setyawan, 2. Film animasi merupakan media yang menciptakan khayalan gerak sebagai hasil pemotretan rangkaian gambar yang melukiskan perubahan posisi. Media film animasi menyampaikan pesanpesan pembelajaran secara audio visual dengan disertai unsur gerak. Media ini akan menjadi menarik dan selalu siap diterima penonton khususnya anak-anak. Film animasi yang digunakan dalam pembelajaran bahasa indonesia khususnya dalam pembelajaran menulis dapat membantu guru menghadirkan suatu rekaman dunia lengkap dengan unsur gambar, suasana, suara, ruang, waktu, dapat menggantikan alam sekitar dan objek yang sulit serta bisa menggugah emosi (Astuti dan Mustadi, 2. Film animasi diibaratkan seperti mimpi yang terekam di dalam otak peserta didik, dengan hal itu maka siswa akan lebih mudah mengungkapkan kalimat-kalimat ajakan atau bujukan dalam bentuk teks persuasi. Imajinasi peserta didik berkembang dengan luas sehingga ide-ide dan gagasan yang ada pada pikiran peserta didik dengan mudah tertuang dalam bentuk tulisan (Nawawi et al. Selain menjadi hiburan, cerita dalam film animasi menyuguhkan banyak informasi yang bisa dengan mudah sampai kepada apresiatornya. Hal ini dikarenakan ilustrasi cerita pada film animasi memiliki unsur audio dan visual yang menarik sehingga membuat apresiator enggan melewatkan adeganadegan yang terdapat dalam film tersebut. Seiring dengan berjalannya waktu, film animasi mengalami perkembangan yang berbanding lurus dengan perkembangan teknologi. Secara teknis, dengan bantuan komputer film-film animasi saat ini dapat menampilkan audio serta visual yang mampu menyerupai kenyataan dan terasa lebih hidup. Melalui kegiatan PKM ini, pemateri bertujuan untuk memberikan suatu pemahaman dalam menulis cerita animasi terhadap peserta didik di SMKN 3 Kota Tangerang Selatan. Selain itu, pemateri memberikan suatu pelatihan bagi peserta didik dalam menulis cerita animasi di SMKN 3 Kota Tangerang Selatan. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan peserta dalam menulis sebuah cerita animasi di SMKN 3 Kota Tangerang Selatan. Metode dan Pendekatan Kegiatan PKM ini menggunakan metode tindakan langsung. Kegiatan PKM ini dilakukan selama satu hari dengan kurun waktu 90 menit, dimana pemateri dalam penyampaian materinya berupaya untuk memperkenalkan terlebih dahulu materi tentang menulis, dilanjutkan sebuah pemahaman tentang menulis cerita, dilanjutkan sesi diskusi. Dalam hal ini, peserta didik mengembangkan cerita dari suatu kegiatan menulis, dilanjutkan simulasi, pada kegiatan ini peserta didik membuat suatu cerita pendek dalam menulis dengan tema menyesuaikan. PKM ini dilakukan melalui beberapa tahap, yakni. Tahap 1 : Pengenalan menulis. Tahap ini, peserta didik diberikan materi tentang menulis. INTERVENSI KOMUNITAS Jurnal Pengabdian Masyarakat E-ISSN: 2714-691X OJS: http://ojs. itb-ad. id/index. php/IK Vol. No, 2: Oktober-Maret 2021 Tahap 2 : Pemahaman menulis cerita. Tahap ini, peserta didik diberikan materi tentang menulis Tahap 3 : Diskusi, mengembangkan kemampuan dalam menulis cerita. Tahap ini, peserta didik menanyakan dari pemberian materi yang disampaikan oleh pemateri tentang menulis Tahap 4 : Simulasi menulis cerita. Tahap ini, peserta didik menulis cerita pendek dengan tema Sumber: data diolah sendiri Gambar 1 Tahapan dalam Kegiatan PKM Kegiatan yang dilakukan secara luring ini sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. Selanjutnya, setelah kegiatan PKM ini selesai, pemateri akan memantau perkembangan peserta didik dalam menulis sebuah cerita selama satu minggu ke depan dengan dibantu oleh kepala jurusan animasi di SMKN 3 Kota Tangerang Selatan secara daring bersama peserta didik, dengan catatan waktu daring menyesesuaikan jadwal kurikulum. Hasil dan Pembahasan Kegiatan PKM dilaksanakan pada hari Kamis, 13 Agustus 2020, pukul 09. 00 Ae 13. 00 di SMKN 3 Kota Tangerang Selatan. Dalam pelaksanaan PKM, peserta tetap mematuhi protokol kesehatan dengan menggunakan masker. Kegiatan PKM ini dihadiri kurang lebih berjumlah 25 peserta. Kegiatan pengabdian ini dimulai dengan pembawa acara dari mahasiswa Prodi Desain Komunikasi Visual yang membuka acara PKM dan dilanjutkan sambutan oleh Plt. SMKN 3 Kota Tangerang Selatan (Dwi Novy Hardani. Pd. ) sambutan selanjutnya dari Kepala Prodi Desain Komunikasi Visual Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan (Ady Santoso. Kom. Sn. Selanjutnya, setelah acara sambutan dilanjutkan dengan pemaparan materi dari Dosen Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan (Widodo. Pd. Pd. Kepala Plt. SMKN 3 Kota Tangerang Selatan sangat berterimakasih dan mengapresiasikan kegiatan PKM yang diselenggarakan di SMKN 3 Kota Tangerang Selatan. Berharap dengan adanya kegiatan PKM dari kampus Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Prodi Desain Komunikasi Visual dapat membatu sekolah SMKN 3 Kota Tangerang Selatan khususnya jurusan animasi, yang dimana jurusan ini merupakan jurusan baru yang ada di SMKN 3 Kota Tangerang Selatan. Masih banyak yang perlu ditambahkan pemahaman-pemahaman tentang jurusan animasi, seperti. bagaimana membuat cerita pada film animasi, mendesain karakter animasi agar mudah diminati oleh masyarakat, dan lain Kepala Prodi Desain Komunikasi Visual (Ady Santoso. Kom. Sn. ) menyampaikan terimakasih kepada pihak SMKN 3 Kota Tangerang Selatan yang telah memberikan wadah untuk Dosen Prodi Desain Komunikasi Visual dalam melakukan kegiatan PKM di SMKN 3 Kota Tangerang Selatan. Besar harapan kami, kegiatan ini dapat memberikan suatu informasi baru pada jurusan animasi, khususnya terhadap peserta didik. Mendengar informasi yang disampaikan oleh Ibu Dwi Novy Hardani. Pd. selaku Kepala Plt. SMKN 3 Kota Tangerag Selatan bahwa jurusan animasi ini merupakan jurusan baru di SMKN 3 Kota Tangerang Selatan. Harapan kami dengan melakukan kegiatan PKM di SMKN 3 Kota Tangerang Selatan dapat memberikan sebuah pemahaman tentang animasi dan memberikan manfaat terhadap peserta didik di SMKN 3 Kota Tangerang Selatan. INTERVENSI KOMUNITAS Jurnal Pengabdian Masyarakat E-ISSN: 2714-691X OJS: http://ojs. itb-ad. id/index. php/IK Vol. No, 2: Oktober-Maret 2021 Sumber: Dokumen Pribadi Gambar 2 Sambutan Kepala Plt. SMKN 3 Kota Tangerang Selatan Sumber: Dokumen Pribadi Sumber: Dokumen Pribadi Gambar 3 Sambutan Kepala Prodi Desain Komunikasi Visual Gambar 4. Pemberian Materi PKM oleh Pemateri Dalam hal ini, pemateri mengucapkan terimakasih kepada SMKN 3 Kota Tangerang Selatan yang telah memfasilitasi untuk menyampaikan suatu informasi mengenai bagaimana menulis cerita pada film animasi. Adapun materi yang disampaikan oleh pemateri, yakni: . hakikat menulis. unsur dalam menulis cerita. menentukan setiap unsur dalam cerita Dalam kurun waktu 90 menit, kegiatan PKM ini berjalan lancar, hal ini terlihat dari awal hingga akhir acara, semua peserta didik mengikuti kegiatan PKM dengan baik. Pada sesi diskusi beserta tanyajawab, banyak peserta didik bertanya suatu permasalahan tentang bagaimana menulis dengan baik dan benar, ada juga pertanyaan mengenai mengapa menulis itu membuat kita merasakan malas, dan bagaimana meningkatkan menulis dalam diri kita. Melihat peristiwa dari pertanyaan yang disampaikan oleh peserta terlihat begitu besar antusias peserta dalam memberikan pertanyaan yang INTERVENSI KOMUNITAS Jurnal Pengabdian Masyarakat E-ISSN: 2714-691X OJS: http://ojs. itb-ad. id/index. php/IK Vol. No, 2: Oktober-Maret 2021 disampaikan oleh pemateri sehingga materi yang disampaikan oleh pemateri memberikan manfaat atau kontribusi terhadap peserta. Simpulan dan Saran Berdasarkan hasil dari kegiatan PKM di SMKN 3 Kota Tangerang Selatan dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan PKM berjalan dengan baik. Keberhasilan PKM di SMKN 3 Kota Tangerang Selatan terjalinnya komunikasi baik terhadap peserta didik dan materi yang disampaikan pun jelas sehingga peserta didik yang hadir begitu antusias dalam kegiatan PKM ini. Hasil PKM ini dapat ditindaklanjuti oleh PKM lainnya dibidang menulis. Seperti yang sudah diketahui, bahwa menulis merupakan suatu permasalahan dalam kegiatan menulis khususnya di tingkat sekolah. Oleh karena itu, apabila ada kegiatan PKM ditingkat sekolah dengan bidang menulis, maka dapat memberikan suatu pelatihan terhadap peserta dengan tujuan agar peserta mudah memhami menulis dengan baik. SINTA Widodo. SINTA ID Yoga Rarasto Putra. SINTA ID Daftar Pustaka