JurnalKajianKesehatanMasyarakat Vol . 4 No. Edition: November2023 -April 2024 http://ejournal. id/index. php/JK2M Received:26 Oktober 2023 Revised:10 November 2023 Accepted: 15 November 2023 ANALISIS PENATALAKSANAAN PROGRAM PENANGGULANGAN TUBERKULOSIS PARU DENGAN STRATEGI DOTS DI PUSKESMAS KECEMATAN SULTAN DAULAT DAN PUSKESMAS KECAMATAN RUNDENGDI KOTA SUBULUSSALAM TAHUN 2022 Raju Solin1,Elmina Tampubolon2,Peny Ariani 3 Institut Kesehatan Deli Husada Deli Tua E-Mail: rajusolicr19@gmail. ABSTRACT The Directly Observed Treatment Short Course (DOTS) strategy is the direct observation of short-term treatment, and it is the responsibility of every TB program manager to direct attention . irect attentio. to finding patients by microscopic examination. Each patient must then be observed . swallowing the medication and any medication swallowed by the patient must be in front of the This type of research is analytical quantitative research. It is the researcher's attempt to find information by presenting the information in the form of numbers. Its purpose is to analyze the management of pulmonary tuberculosis control program using Dots strategy in Sultan Daulat Health Center in Subulussalam city last year and there were 60 respondents in the area of Sultan Daulat Health Center and Rundeng District Health Center. using sequential sampling technique, results were obtained from result interviews in distribution of researcher made questionnaires. Data analysis was performed univariately and bivariately using chi-square test and independent and Mann Whitney t-test with an alpha . Based on the table of independent t-test results, the results of the study obtained a significance value of 0. 595, so it can be concluded that there is no difference in the average improvement rate of Sultan Daulat Health Center and peer-reviewed health. center last year. Based on the table of independent t-test results, a significant value 91 is obtained. it can be concluded that the average number of new cases of Sultan Daulat Public Health Center and Rumeng Health Center is not different last year. the difference in TB MDR development between Sultan Daulat District Health Center and Subulussalam City Rundeng District Health Center Last year based Solin,Tampubolon & Ariani Analisis on Scoreboard Sig. -taile. 001 andlt. Thus it can be concluded that the average time efficiency of patients who returned to Sultan Daulat Public Health Center and Terveyskus Garantia from last year is different. Conclusion Comparison of the healing rate between the Sultan Daulat Health Center and the Rundeng District Health Center, it can be concluded that there is no difference in the average recovery rate for the Sultan Daulat Health Center and the Rundeng Health Center last In the comparison of the Number of New Cases between the Sultan Daulat Health Center and the Rundeng District Health Center, it can be concluded that there is no difference in the average new cases of the Sultan Daulat Health Center and the Rundeng Health Center last year. Comparison of the development of multiple resistance between the Sultan Daulat District Health Center and the Rundeng District Health Center can be concluded that the average difference in the development of multiple TB resistance between the Sultan Daulat District Health Center and the Rundeng District Health Center. Subulussalam City last year. Time Efficiency for Patients Who Want to Re-Control The results of a time efficiency study for patients who were re-control between the Sultan Daulat sub-district health center and the rundeng sub-district health center last year. Keywords:DOTS. Analysis. Tuberculosis PENDAHULUAN Tuberkulosis (TB) adalah salah satu jenis penyakit menular. Sumber penyakit ini adalah bakteri Mycobacterium Sampai saat ini tuberkulosis masih masyarakat yang menyebabkan Menurut berita yang diterbitkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada tahun 2018, terdapat 10,4 juta kasus penyakit tersebut di dunia. Ini berarti mempengaruhi 120 orang dari 100. Lima negara dengan jumlah kasus terbanyak adalah India. China. India. Filipina, dan Pakistan (WHO. Kematian akibat TB semakin tinggi karena akses terbatas ke layanan TB yg terganggu akibat COVID-19, hampir setengah berasal asumsi orang yg jatuh sakit karena TB tidak terdiagnosis serta diobati. Selanjutnya, jumlah orang dengan TB yg kebal terhadap obat serta laten tubercolosis infection (LTBI) yg menerima pengobatan turun secara signifikan. Laporan tersebut pula memberikan bahwa terdapat pengurangan pendanaan buat TB, cakupan BCG pada antara anak-anak. kondisi menyedihkan ini sebagian besar sang pandemi COVID-19 yang Solin,Tampubolon & Ariani Analisis pandemi COVID-19 timbul pada tahun 2020, hal itu Mengganggu layanan kesehatan fundamental (Migliori, et al, 2. termasuk buat TB, selain membebankan beban kesehatan tambahan pada orang dengan TB yg sepertinya lebih rentan menderita bentuk penyakit menular baru yg lebih parah (Visca et al. , 2021. The Globe Study Group. Memang, pandemi COVID19 sudah menyoroti kerapuhan layanan TB secara dunia, serta konsekuensi negatifnya terutama pada kalangan warga miskin serta Mengingat COVID-19 masih jauh asal selesai dan terus membebani pelayanan kesehatan Laporan diterbitkan di Agustus 2021, maka pengendalian TB dunia semakin jauh karena layanan TB terus tetapi, pada sisi yg lebih cerah, pandemi COVID-19 penemuan akses, diagnostik, dan tindak lanjut yg potensial yg bisa dimanfaatkan buat pemugaran pada menyampaikan layanan TB (Odhiambo, dkk, 2. Menurut laporan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Indonesia termasuk dalam 30 negara dengan beban tuberkulosis tertinggi di dunia dan ketiga di dunia dalam hal Angka kejadian tuberkulosis di Indonesia pada tahun 2018 adalah 316 orang 000 penduduk, atau 000 orang akan berkembang menjadi tuberkulosis pada tahun 2018. Menurut laporan WHO, jumlah kematian akibat TBC di Indonesia adalah sekitar 35. atau per 000 orang. Pada tahun 2018, 93. 000 orang meninggal akibat tuberkulosis (WHO, 2. Bersamaan dicanangkan perang melawan TB dengan program penatalaksanaan seni Directly Observed Treatment Shortcourse (DOTS) dari tahun 1995 hingga 2005, dilanjutkan dengan taktik kemitraan STOP TB dari tahun 2006 hingga 2015. Kemudian, pada tahun 2016-2025, tuberkulosis ditiadakan melalui Peraturan Menteri Kesehatan No. 67 Tahun 2016. Pemberantasan TB adalah suatu pencapaian jika dilihat dari jumlah kasus TB yaitu 1 kasus per 1. 000 penduduk. namun pada kenyataannya jumlah kasus tuberkulosis pada tahun 2021 akan melebihi 385. 295 kasus 000 penduduk (Kemenkes. Dinas Kesehatan Provinsi Aceh. Provinsi Aceh memiliki tiga ribu kasus TBC pada tahun 2021. Indonesia. Pada tahun 2020. Kasus meningkat dari tahun ke tahun, 000 pada tahun 2019 dan 194 pada tahun 2018. Masalah yang paling banyak dilaporkan masih di Bireuen dan Aceh Utara (Dinkes, 2. Solin,Tampubolon & Ariani Analisis Laporan Dinas Kesehatan kota subulussalam. pada kota subulussalam ada lima kecamatan sultan daulat, kecamatan rundeng, kecamatan longkib . sultan daulat pada tahun 2020 ada 205 masalah TB dan di tahun 2021 ada 175 kasus TB serta pada tahun 2022 ada 107 perkara TB. kecamatan rundeng pada tahun 2020 ada 190 masalah TB dan di tahun 2021 ada 217 masalah TB dan pada tahun 2022 ada 141 perkara TB. buat kecamatan simpang kiri di tahun 2020 ada 180 masalah TB dan pada tahun 2021 ada 90 perkara TB dan di tahun 2022 terdapat 60 kasus TB . untuk kecamatan penanggalan di tahun 2020 terdapat 50 masalah TB serta di tahun 2021 terdapat 105 kasus TB serta di tahun 2022 terdapat 60 perkara TB . kecamatan longkib di tahun 2020 ada 190 kasus TB serta pada tahun 2021 terdapat 120 kasus TB serta pada tahun 2022 terdapat 80 perkara TB( Dinkes, 2. seni manajemen penanggulangan pemerintah ialah seni manajemen Penanggulangan Tuberkulosis pada Indonesia 2020-2024 dilaksanakan menggunakan enam taktik, yang terdiri berasal 3 seni manajemen artinya taktik yg bersifat teknis yang fokus pada area hegemoni: penemuan kasus, pengobatan dan Strategi adalah strategi yang menekankan faktor kontekstual yang dapat pada pencapaian strategi fungsional. Tujuan dari manajemen DOTS adalah untuk 95%,Tingkat Keberhasilan Pengobatan yang Diamati Secara Langsung (POINT) adalah seni pengawasan eksklusif. Dengan DOTS, proses penyembuhan tuberkulosis paru dapat terjadi dengan cepat. Strategi DOTS direkomendasikan oleh WHO untuk pengendalian tuberkulosis paru di seluruh dunia karena tingkat kesembuhannya yang tinggi yaitu Berdasarkan observasi awal Subulussalam, atau Puskesmas Sultan Daulat, dan Puskesmas Kecamatan Rundeng, menemukan beberapa masalah. Pertama ketidakefektipan pelayan pada pasien TB baik yang pasien kontrol dan pasien terpapar TB TB. Kedua, pasien dalam pengobatan TB dan tidak patuhan pasien menjalani terapi obat. Ketiga dan keempat yaitu, masih banyaknya pasien penderita TB menghisap rokok dan tidak ada nya perilaku sehat dan kurang nya bersihnya lingkungan setempat karna adanya pabrik kelapa sawit. Solin,Tampubolon & Ariani Analisis Adapun tujuan penelitian ini dari rumusan masalah di atas Penatalaksanaan Program Penanggulangan Tuberkulosis Paru Dengan Strategi Dots Puskesmas Sultan Daulat Kota Subulussalam METODE Jenis penelitian yang Kuantitatif analitik. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Kecamatan sultan daulat dan Puskesmas Kecamatan Waktu penelitian ini dilakukan pada bulan Desember sampai dengan bulan Maret Tahun Populasi sekaligus sampel dalam penelitian ini adalah seluruh pasien yang berkunjung ke Poli TB baik yang maupun yang sudah sembuh di Puskesmas Kecamatan Sultan Daulat dan puskesmas Kecamatan Rundeng. Kota Subulussalam periode Januari-Desember 2021 yaitu sebanyak 204 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu data primer dan skunder yang di lakukan dengan wawancara dengan menggunakan instrumen Program DOTS angka kesembuhan, resistensi ganda TB ,efisiensi waktu untuk pasien yang mau kontrol menggunakan uji Chi-square dan uji t independen dan man whittney pada tingkat kemaknaan < 0,05. Penelitian ini telah di berikan izin oleh kedua kapus Puskesmas Kecamatan sultan daulat dan Puskesmas Kecamatan rundeng. HASIL DAN PEMBAHASAN Untuk mengetahui Analisis Penatalaksanaan Program Penanggulangan Tuberkulosis Paru Dengan Strategi Dots Puskesmas Sultan Daulat Kota Subulussalam guna mengetahui bagaimana angka kesembuhan, resistensi ganda TB ,efisiensi waktu untuk pasien yang mau kontrol Puskesmas kecamatan sultan daulat dan puskesmas kecamatan rundeng. 1 Perbandingan Angka Kesembuhan antara Puskesmas Kecamatan Sultan Daulat dengan Puskesmas Kecamatan Rundeng Variabel tSig Level Signific Angka Kesembu -540 . Puskesm as Sultan Daulat Dan Puskesm Kecamat Solin,Tampubolon & Ariani Analisis Rundeng N: 12 Berdasarkan tabel output uji t independet di atas di peroleh nilai Signifikansi sebesar 0,595 maka dapat di simpulkan tidak ada kesembuhan puskesmas sultan daulat dengan puskesmas rundeng Hal ini dapat memungkinkan pengobatan jangka panjang dan konsekuensi dari tidak adanya Selain penyakit lain yang memerlukan pengobatan dari pasien, sehingga pasien harus menggunakan obat yang berbeda. pada waktu yang sama atau pada waktu yang berbeda setiap hari. Jumlah obat penggunaan obat yang berbeda dapat menimbulkan kebingungan sehingga memberi kesempatan untuk menjadi tidak patuh (Hayati. Hasil penelitian menunjukkan peran keluarga sebagai PMO baik . ,4%) dan pengobatan berhasil . %). Ada hubungan peran keluarga dalam PMO dengan . =0,000. OR=20,. Peran keluarga sebagai PMO dikaitkan AFB . =0. OR=18. , penambahan berat badan . =0. OR=25. =0. OR=13. Peran keluarga sebagai PMO sangat pengobatan TB. Dengan bantuan kartu kontrol keluarga diharapkan keluarga dapat merawat pasien tuberkulosis dengan lebih baik, sehingga tindak lanjutnya dapat lebih terkontrol (Jufrizal et al Perbandingan Jumlah Kasus Baru antara Puskesmas Kecamatan Sultan Daulat dengan Puskesmas Kecamatan Rundeng Variabel tSig Level Of Signific Kasus Baru Puskes Sultan Daulat Dan Puskes Kecama Runden N: 12 Berdasarkan tabel output uji t independet di atas di peroleh nilai Signifikansi nilai sebesar 0,91 maka dapat di simpulkan tidak ada perbedaan rata rata kasus baru Solin,Tampubolon & Ariani Analisis puskesmas sultan daulat dengan tuberkulosis paru dan pemeriksaan puskesmas rundeng tahun 2022. mikroskopis (Siti Patria Hutami. Hal dengan 2. penelitian Marahman. Mawaddah . Deteksi pasien merupakan langkah awal dalam pengendalian Menemukan signifikan mengurangi morbiditas dan mortalitas terkait TB dan penyebaran TB di masyarakat. Strategi deteksi pasien secara intensif diterapkan pada populasi TB dan populasi rentan, dengan skrining pasien suspek TB oleh tenaga kesehatan untuk mencari 3. Perbandingan gejala yang termasuk dalam perkembangan kategori TB. Hasil penelitian menunjukkan kecamatan bahwa deteksi kasus TB Paru tidak dengan puskesmas kecamatan dilakukan dengan sebaik-baiknya rundeng mengendalikan Program penanggulangan TB dengan serumah dengan penderita TB DOTS selama pengobatan, dan penyakit perkemb Puske Puske Jumlah Nila TB Paru tidak dikomunikasikan sultan sultan masyarakat dan hanya diberikan si ganda daulat runde Pukesmai, sehingga bidan desa di F % F % F % Dilakuka 3 50 1 23 4 73. Gumawang tidak ikut. n Dapat 7 ,0 1 ,8 8 Tidak di 1 20 2 28 1 26,2 penatalaksanaan tuberkulosis 0 ,1 ,9 2 DOTS Total 4 70 1 52 6 100,0 Puskesmas Gumawang 7 ,1 3 ,7 0 Diketahui tingkat missing Berdasarkan tabel di atas uji key person dari pemeriksaan kasus chi square memberikan nilai p tuberkulosis paru dan kurangnya sebesar 0,202 . dapat dahak disimpulkan bahwa Ho terbengkalai dengan masyarakat mencegah yang Puskesmas Solin,Tampubolon & Ariani Analisis Kecamatan Sultan Daulat tidak ada TB. Puskesmas Kecamatan Rundeng Subulussalami pada tahun 2022. Hal ini dibuktikan dengan tuberkulosis paru yang masih kurang dalam penemuan kasus, hanya menunggu pasien datang berobat, pelatihan pasien TB dalam pengambilan dahak masih kurang, sputum yang benar menyebabkan kesalahan diagnosis saat petugas (Tambunan. Melani Engelina 2. Dari hasil penelitian ini ditemukan beberapa faktor strategi komunikasi yang digunakan seperti mengetahui khalayak, pesan yang akan dikirim, penggunaan media, efek yang diharapkan, metode Program institusi dan kepercayaan pasien yang tinggi. Sebaliknya, faktor penghambatnya adalah kurangnya relawan aktif dan terlantarnya beberapa pasien TB-RO (Rayi Citra Purnama 2. Hasil ini menunjukkan bahwa resistensi yang paling umum Resistensi yang tinggi terhadap antibiotik streptomisin disebabkan oleh mutasi ekstensif pada gen rpsL, yang merupakan lebih dari 2/3 kasus yang resisten (PDPI, Streptomisin merupakan antibiotik yang banyak digunakan sebagai antibiotik tambahan pada terapi Munculnya terhadap jenis antibiotik tersebut dapat menjadi perhatian tenaga terapi obat yang tepat berdasarkan riwayat kesehatan pasien dan hasil uji kepekaan (Alifia Rimadhani Yuwono et al 2. Perbandingan puskesmas kecamatan sultan kecamatan rundeng Test Statisticsa waktu efesien Mann24. Whitney U Wilcoxon W Asymp. Sig. Exact Sig. tailed Sig. Berdasarkan tabel output di atas di peroleh nilai Sig. -taile. sebesar 0,001 < 0,05. maka dapat di simpulkan ada perbedaan rata rata Efisiensi Waktu Untuk Pasien Yang Kontrol Ulang puskesmas sultan daulat dengan puskesmas rundeng tahun 2022. Solin,Tampubolon & Ariani Analisis Efektivitas masa pemulihan terletak pada kualitas operasi. Input tidak dapat diubah, meskipun hilang, tidak dapat dipulihkan. Jadi, untuk meningkatkan produksi, kita meningkatkan kualitas operasinya, karena operasi adalah proses menghasilkan output. (Inayah. Efisiensi waktu untuk pasien yang kontrol ulang di puskesmas sultan daulat lebih tanggap dari pada puskesmas rundeng dalam melayani pasien yang kontrol ulang di mana waktu efesien puskesmas sultan daulat rata rata di setiap pelayanan itu 20 menit . KESIMPULAN Perbandingan Angka Kesembuhan Puskesmas Kecamatan Sultan Daulat Puskesmas Kecamatan Rundeng maka dapat di perbedaan rata rata angka puskesmas rundeng. Perbandingan Jumlah Kasus Baru Puskesmas Kecamatan Sultan Daulat Puskesmas Kecamatan Rundeng dapat di perbedaan rata rata kasus daulat dengan puskesmas Perbandingan perkembangan puskesmas kecamatan sultan daulat dengan puskesmas kecamatan rundengdapat di simpulkan bahwa perbedaan resistensi ganda TB antara Puskesmas Kecamatan Sultan Daulat Puskesmas Kecamatan Rundeng. Kota Subulussalam Efisiensi Waktu Untuk Pasien Yang Mau Kontrol Ulang Hasil penelitian efisiensi waktu untuk pasien yang kontrol kecamatan rundeng . DAFTAR PUSTAKA