Indra Yanto1. Hj Cheriani2. Andi Hajar3 JURNAL Edueco Universitas Balikpapan PENGARUH PENGGUNAAN APLIKASI MOBILE SKUL. IDPLATFORM SEKOLAH TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN INFORMATIKA KELAS X SMA NEGERI 14 BONE Indra Yanto1. Hj Cheriani2. Andi Hajar3 Universitas Muhammadiyah Bone1. Universitas Muhammadiyah Bone2. Universitas Muhammadiyah Bone3 pos-el: indrayanto905@gmail. com1, cheriani88@gmail. com2 , andihajar. ah@gmail. ABSTRAK Penelitian ini dilatar belakangi adanya proses pembelajaran di sekolah ini mulai diarahkan untuk memanfaatkan teknologi digital guna menunjang efektivitas kegiatan belajar mengajar. Salah satu media pembelajaran yang digunakan oleh guru adalah aplikasi Mobile Skul. ID - Platfrom Sekolah. Aplikasi ini digunakan dalam beberapa mata pelajaran, termasuk Informatika, untuk menyampaikan materi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan aplikasi Mobile Skul. sebagai platform sekolah terhadap hasil belajar siswa kelas X di UPT SMA Negeri 14 Bone, dibandingkan dengan pembelajaran konvensional. Jenis penelitian yang digunakan adalah Quasi eksperimen dengan desain penelitian Nonequvalent Control Group design. Populasi penelitian ini adalah kelas X dengan sampel kelas X. 1 sebagai kelas eksperimen dan kelas X. 2 sebagai kelas Kontrol. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui pemberian tes dan dokmentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik uji t (Pired sampel tes. Hasil pre-test menunjukkan rata-rata skor kelas eksperimen sebesar 48,82 dengan variansi 198,153 dan simpangan baku 14,077, sedangkan kelas kontrol memiliki rata-rata 55,82 dengan variansi 210,582 dan simpangan baku 14,510. Setelah penerapan pembelajaran, hasil post-test kelas eksperimen meningkat menjadi 80,27 dengan variansi 64,142 dan simpangan baku 8,009, sementara kelas kontrol mencapai rata-rata 75,36 dengan variansi 31,614 dan simpangan baku 5,623. Uji hipotesis menggunakan Paired Simple t-Test menunjukkan nilai signifikan P yaitu 0,00<0,05, yang mengindikasikan bahwa HCA ditolak dan HCA diterima. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi Mobile Skul. ID berpengaruh positif terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Informatika di kelas X SMA Negeri 14 Bone. Kata kunci : Aplikasi Mobile. Mobile Skul. ID. Hasil Belajar. Informatika ABSTRACT This research is motivated by the learning process in this school that is starting to be directed towards utilizing digital technology to support the effectiveness of teaching and learning One of the learning media used by teachers is the Mobile Skul. ID application - School Platform. This application is used in several subjects, including Informatics, to deliver material. This study aims to analyze the effect of using the Mobile Skul. ID application as a school platform on the learning outcomes of class X students at UPT SMA Negeri 14 Bone, compared to conventional learning. The type of research used is Quasi-experimental with a research design of Nonequivalent Control Group design. The population of this study is class X with a sample of class X. 1 as the experimental class and class X. 2 as the Control class. Data collection techniques are carried out through administering tests and documentation. Data analysis techniques use statistical analysis of the t-test (Pired sample tes. The pre-test results showed an average score of 48. 82 for the experimental class with a variance of 198. 153 and a standard deviation of 14. 077, while the control class had an average of 55. 82 with a variance of 210. and a standard deviation of 14. After the implementation of the learning, the post-test results for the experimental class increased to 80. 27 with a variance of 64. 142 and a standard deviation of 8. 009, while the control class achieved an average of 75. 36 with a variance of 614 and a standard deviation of 5. Hypothesis testing using Paired Simple t-Test showed a significant P value of 0. 00 <0. 05, which indicated that HCA was rejected and HCA was accepted. Jurnal Edueco Volume 8 Nomor 2. Desember 2025 Indra Yanto1. Hj Cheriani2. Andi Hajar3 JURNAL Edueco Universitas Balikpapan From this study, it can be concluded that the results of this study indicate that the use of the Mobile Skul. ID application has a positive effect on student learning outcomes in Informatics subjects in class X of SMA Negeri 14 Bone. Keywords: Mobile Application. Mobile Skul. ID. Learning Outcomes. Informatics PENDAHULUAN Perkembangan teknologi informasi yang pesat telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk di bidang pendidikan. Transformasi digital mendorong institusi pendidikan untuk memanfaatkan teknologi sebagai sarana penunjang proses belajar mengajar. Salah satu wujud nyata inovasi ini adalah penggunaan aplikasi pembelajaran berbasis mobile yang dapat diakses kapan saja dan di mana saja oleh siswa serta guru. Mobile Skul. ID - Platform Sekolah merupakan aplikasi digital berbasis mobile yang dirancang khusus untuk mendukung kegiatan pembelajaran di sekolah. Platform ini menyediakan berbagai fitur akademik seperti manajemen materi pelajaran, penilaian, penugasan, agenda pembelajaran, serta komunikasi daring antara guru dan Aplikasi ini dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan digitalisasi pendidikan di sekolah-sekolah Indonesia sekaligus mendukung program Merdeka Belajar yang dicanangkan oleh Kementerian Pendidikan. Kebudayaan. Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. Dengan fleksibilitas yang ditawarkan. Mobile Skul. diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran, terutama pada mata pelajaran yang menuntut pemahaman konsep dan keterampilan praktis, seperti Informatika. Pada mata pelajaran tersebut, peran media pembelajaran digital menjadi sangat penting. Sebagai mata pelajaran yang relatif baru di jenjang SMA. Informatika mengharuskan siswa menguasai keterampilan berpikir logis, algoritmis, serta memahami berbagai konsep teknologi digital. Namun, kenyataannya banyak siswa masih mengalami kesulitan dalam memahami materi tersebut karena keterbatasan media pembelajaran interaktif dan kesempatan belajar di luar jam sekolah (Nurhabibah, 2. Informatika menjadi mata pelajaran penting dalam kurikulum SMA karena membekali siswa dengan kemampuan berpikir komputasional, pemrograman dasar, serta pemahaman terhadap sistem teknologi informasi yang menjadi dasar era digital saat Untuk mengatasi kendala tersebut, penggunaan aplikasi Mobile Skul. menyediakan media pembelajaran tambahan yang mendukung kegiatan belajar siswa secara mandiri maupun kolaboratif. Sesuai dengan teori konstruktivisme, yang menekankan pembelajaran aktif melalui pengalaman dan keterlibatan langsung siswa, media pembelajaran berbasis teknologi seperti Mobile Skul. ID diyakini mampu memfasilitasi pembelajaran yang Oleh karena itu, perlu dilakukan kajian mengenai pengaruh penggunaan aplikasi ini terhadap peningkatan hasil belajar siswa, khususnya pada mata pelajaran Informatika di kelas X SMA. SMA Negeri 14 Bone sebagai salah satu sekolah menengah atas di Kabupaten Bone telah mengadopsi Mobile Skul. ID sebagai media bantu dalam proses pembelajaran. Aplikasi ini digunakan untuk menyampaikan materi, memberikan tugas dan kuis, serta melakukan penilaian secara digital. Mata pelajaran Informatika telah mengintegrasikan Jurnal Edueco Volume 8 Nomor 2. Desember 2025 Indra Yanto1. Hj Cheriani2. Andi Hajar3 JURNAL Edueco Universitas Balikpapan aplikasi ini secara relevan sebagai bagian dari materi ajar yang terkait dengan teknologi. Namun, implementasi aplikasi ini menunjukkan variasi dalam pemanfaatannya. Tidak semua siswa menggunakan aplikasi secara optimal. beberapa masih bergantung pada penjelasan langsung dari guru dan mengalami kesulitan memahami materi yang disajikan melalui aplikasi. Perbedaan hasil belajar antara siswa yang aktif menggunakan aplikasi dan yang kurang aktif juga teramati, sehingga menimbulkan pertanyaan mengenai seberapa besar pengaruh platform ini terhadap hasil belajar pada mata pelajaran Informatika. Penelitian Yuliana Rumengan . AuPengaruh Media Pembelajaran Mobile Learning Berbasis Smartphone Terhadap Minat Belajar Siswa SMA Negeri 1 Seram Utara BaratAy yang dipublikasikan di Jurnal BIOEDUIN, menemukan bahwa penggunaan media digital berbasis smartphone meningkatkan motivasi, fokus, dan minat belajar siswa. Berdasarkan kondisi tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menilai pengaruh penggunaan Mobile Skul. ID terhadap hasil belajar siswa kelas X pada mata pelajaran Informatika di SMA Negeri 14 Bone. Hasil penelitian diharapkan memberikan gambaran objektif mengenai efektivitas aplikasi pembelajaran digital dan menjadi bahan evaluasi bagi guru serta pihak sekolah dalam mengembangkan strategi pembelajaran berbasis teknologi. Observasi di SMA Negeri 14 Bone menunjukkan bahwa pembelajaran mulai diarahkan untuk memanfaatkan teknologi digital guna menunjang efektivitas kegiatan belajar mengajar. Mobile Skul. ID telah menjadi bagian dari rutinitas pembelajaran. Informatika, dengan kegiatan unggah materi, kuis online, pengelolaan tugas, serta fitur komunikasi dan penilaian otomatis yang mempermudah umpan balik. Meski demikian, tingkat pemanfaatan aplikasi oleh siswa masih bervariasi. Beberapa siswa aktif mengakses materi dan menyelesaikan tugas tepat waktu, namun sebagian lain kurang terlibat secara maksimal karena kendala seperti akses internet, kapasitas perangkat, dan kurangnya kebiasaan belajar mandiri. Guru melaporkan peningkatan keterlibatan siswa dalam tugas sejak penggunaan aplikasi ini, menandakan potensi besar Mobile Skul. ID dalam mendukung pembelajaran apabila didukung fasilitas dan bimbingan yang memadai. Fenomena ini menjadi fokus penting untuk diteliti lebih lanjut agar dapat mengukur efektivitas media pembelajaran digital dalam konteks sekolah menengah atas, khususnya pada mata pelajaran Informatika yang erat kaitannya dengan Jurnal Edueco Volume 8 Nomor 2. Desember 2025 METODE PENELITIAN Penelitian ini digolongkan sebagai penelitian Quasi Eksperimen (Eksperimen Sem. dengan menggunakan desain Nonequvalent Control Group design. Populasi penelitian mencakup 236 siswa kelas X di UPT SMA Negeri 14 Bone. Untuk menentukan sampel, peneliti menggunakan teknik Purposive sampling dan menetapkan kelas X. 1 sebagai aplikasi Mobile Skul. ID, dan kelas X. sebagai kelompok kontrol yang akan mengikuti pembelajaran konvensional. Penelitian ini berfokus pada dua variabel, yaitu variabel bebas (X) yang berupa Penggunaan Aplikasi Mobile Skul. ID dan variabel terikat (Y) yang adalah Hasil Belajar Siswa pada mata pelajaran Informatika. Data dikumpulkan Indra Yanto1. Hj Cheriani2. Andi Hajar3 melalui lembar tes hasil belajar . erdiri dari pre-test dan post-test berbentuk pilihan ganda 20 nomo. untuk mengukur dampak perlakuan, didukung oleh non-intervensi Data hasil tes kemudian dianalisis menggunakan Analisis Statistik Inferensial. Sebelum menguji hipotesis, dilakukan uji prasyarat yaitu Uji Normalitas dan Uji Homogenitas. Selanjutnya, hipotesis diuji menggunakan uji t sampel berpasangan (Paired sample t-tes. untuk menentukan signifikansi pengaruh perlakuan terhadap hasil HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Data hasil belajar Siswa (Pre-tes. Hasil data pre-test di gunakan untuk mengukur berapa besar hasil belajar siswa sebelum di berikan perlakuan. Skor pretest dapat dilihat pada tabel dibawah ini. Tabel 1 Data Pre-tets Hasil Belajar Siswa Deskripsi Range Minimum Maksimum Std. Mean Pre-test Kontrol 14,510 Pre-tets Eksperimen 14,077 55,82 48,82 210,528 198,153 Setelah menganalisis hasil Pre-test di peroleh rata-rata hasil belajar siswa pada kelas eksperimen adalah 48,82, variansi 198,153. Standar deviasi 14,077, nilai tertinggi 72 dan nilai terendah 17 sedangkan pada kelas kontrol nilai rataratanya adalah 55,82, variansi 210,528, standar deviasi 14,510, nilai tertinggi 77 dan nilai terendah 22 Data hasil Belajar Siswa (Postes. Jurnal Edueco Volume 8 Nomor 2. Desember 2025 JURNAL Edueco Universitas Balikpapan Hasil data posttest digunakan untuk mengukur berapa besar yang dipahami siswa mengenai konsep matematika setelah diberikan perlakuan. Skor posttest dapat dilihat pada tabel dibawah ini. Tabel 2 Data Pos-test Hasil Belajar Siswa Deskripsi Range Minimum Maksimum Std. Mean Pos-test Kontrol 5,623 Pos-tets Eksperimen 8,009 75,36 31,614 80,27 64,142 Setelah dilakukan analisis terhadap hasil post-test, siswa kelas eksperimen memiliki nilai rata-rata hasil belajar 80,27, varians 64,142, standar deviasi 8,009, nilai maksimum 100 dan nilai Nilai rata-rata kelas kontrol. Adalah 75,36, varians 31,614, standar deviasi 5,623, tertinggi 85 dan terendah Uji Normalitas Pengujian normal data dilakukan untuk memahami apakah data tersebut normal atau tidak normal. Jikalau data itu mempunyai distribusi normal maka sig> dan jikalau data itu tidak mempunyai distribusi normal maka sig<, dengan rumus hipotesis H_0 : data berasal dari populasi berdistribusi tidak normal H_1 : data berasal dari populasi berdistribusi normal Tabel 3 Hasil Uji Normalitas Data Kelas Eksperimen Data Pre-test Eksperimen Pos-test Eksperimen Sig 0,437 0,139 Kesimpulan Data Data Indra Yanto1. Hj Cheriani2. Andi Hajar3 Berdasarkan perhitungan diatas di peroleh nilai pre test dan post test kelas X. elas eksperime. adalah didapat P yaitu 0,139 dan 0,437. H1 : data berasal dari populasi berdistribusi tidak normal Ho : data berasal dari populasi berdistribusi normal Jika P<0,05 maka H0 ditolak, yang berarti data yang diambil bukan dari populasi yang berdistribusi normal Jika P>0,05 maka H0 diterima, yang berarti data diambil dari populasi yang berdistribusi normal. Data pre-test dan post-test dari SPSS diperoleh P>0,05 maka H0 diterima, hingga bisa disimpulkan bahwa data diambil dari populasi berdistribusi normal Tabel 4. Hasil Uji Normalitas Data Kelas Kontrol Data Pre-test Kontrol Pos-test Kontrol Sig 0,437 0,139 Kesimpulan Data Data Sumber : SPSS. Data Di olah Berdasarkan tabel 4 hasil perhitungan diatas di peroleh nilai pre-test dan posttest kelas X. elas kontro. adalah didapat 0,139 dan 0,437. H1 : data berasal dari populasi berdistribusi tidak normal H0 : data berasal dari populasi berdistribusi normal Jika P<0,05 maka H_0 ditolak, yang berarti data yang diambil bukan dari populasi yang berdistribusi normal Jika P>0,05 maka H_o diterima, yang berarti data diambil dari populasi yang berdistribusi normal. Data pre-test dan post-test dari SPSS diperoleh P>0,05 maka H_o diterima, hingga bisa disimpulkan bahwa data diambil dari populasi berdistribusi normal JURNAL Edueco Universitas Balikpapan Uji homogenitas digunakan guna memahami apakah varians di masingmasing data tersebut sejenis atau tidak Pada SPSS, penghitungan selengkapnya dapat dilihat pada tabel dibawah ini. Tabel 1 Hasil Uji Homogenitas Data Sig Kesimpulan Pre-test pemahaman dasar 0,968 Homogen Pos-test pemahaman dasar 0,146 Homogen Sumber : SPSS. Data Di olah Pada tabel 5 uji homogenitas menunjukkan nilai pre-test signifikansi 0,968 yang berarti data pre-test dari SPSS di peroleh P>0,05 maka H_. )diterima, hingga data dapat disebut homogen. Sedangkan hasil posttest signifikansi 0,146 yang berarti P>0,05 maka H_. )diterima, sehingga data bisa dikatakan Maka dari itu bisa disimpulkan bahwa kelas X. 1 dan X. 2 sebelum diberikan perlakuan dikatakan homogen yaitu memiliki pengetahuan yang sama Uji Hipotesis Pengujian hipotesis dilaksanakan guna mengetahui jawaban sementara yang direncanakan pada hipotesis penelitian. Uji hipotesis yang dilakukan pada penelitian ini yaitu uji statistic parametrik yaitu Paired sample t-Test. pengujian ini dilakukan guna mengambil keputusan apakah hipotesis diterima ataupun ditolak. Dan adapun hipotesis akan di uji menggunakan bantuan SPSS. Syarat data bersifat signifikan apabila P<0,05. Berdasarkan menggunakan hipotesis SPSS didapatkan hasil berikut dapat dilihat pada tabel dibawah ini. Tabel 6 hasil perhitungan Uji Hipotesis 0,000 Ket. Ada perbedaan Sumber : SPSS. Data Di olah Uji Homogenitas Jurnal Edueco Volume 8 Nomor 2. Desember 2025 Indra Yanto1. Hj Cheriani2. Andi Hajar3 Berdasarkan hasil uji-t pada tabel 6 perhitungan diperoleh nilai P<0,05 yang berarti H_o ditolak dimana nilai P sebesar 0,000. Dilihat dari rata-rata hasil belajar siswa bisa dilihat di tabel 4. 6 postest dan pre-test memperoleh hasil 31,455. sehingga di simpulkan bahwa ada perubahan terhadap hasil belajar siswa perlakuan penggunaan aplikasi Mobile Skul. IDPlatfrom Sekolah berpengaruh terhadap hasil belajar siswa di banding kelas kontrol yang tidak di berikan perlakuan atau hanya melakukan pembelajaran konvensional . Pembahasan Penelitian ini mengkaji pengaruh penggunaan aplikasi Mobile Skul. IDPlatform Sekolah terhadap hasil belajar siswa kelas X UPT SMA Negeri 14 Bone pada mata pelajaran Informatika. Hasil penelitian secara jelas menunjukkan bahwa pembelajaran yang terintegrasi denga Mobile Skul. ID memiliki pengaruh signifikan dalam meningkatkan hasil belajar siswa dibandingkan dengan media pembelajaran konvensional. Temuan ini selaras dengan literatur yang ada, yang pemanfaatan teknologi digital untuk menunjang capaian akademik siswa. Peningkatan ini terlihat dari perbedaan rata-rata skor post-test yang mencolok antara kedua kelompok, di mana kelas eksperimen mengalami lonjakan rata-rata hasil belajar yang jauh lebih tinggi. Secara spesifik, kelas eksperimen yang menggunakan aplikasi Mobile Skul. ID menunjukkan data hasil belajar sebagai berikut: Pada pre-test, diperoleh rata-rata hasil belajar 48,82, variansi 198,153, dan simpangan baku 14,077, dengan nilai tertinggi 72 dan nilai Kemudian, pada post-test, rata-ratanya adalah 80,27, variansi 64,142, dan simpangan baku 8,009, dengan nilai tertinggi 100 dan nilai Kenaikan sebesar 31,45 poin pre-test post-test Jurnal Edueco Volume 8 Nomor 2. Desember 2025 JURNAL Edueco Universitas Balikpapan mengindikasikan bahwa penggunaan Mobile Skul. memfasilitasi pemahaman materi dan penguasaan konsep Informatika secara lebih efektif. Sebagai kontrol yang menjalankan pembelajaran secara konvensional menunjukkan data sebagai berikut: Pada pre-test, didapatkan rata-rata informatika siswa adalah 55,82, variansi 210,582, dan simpangan baku 14,510, dengan nilai tertinggi 77 dan nilai Sedangkan pada post-test, skor rata-ratanya adalah 75,36, variansi 31,614, dan simpangan baku 5,623, dengan nilai tertinggi 85 dan nilai Peningkatan sebesar 19,54 poin di kelas kontrol, meskipun positif, tidak sebesar peningkatan di kelas Perbedaan signifikan antara kedua kelompok ini secara statistik telah dikonfirmasi melalui uji Paired Sample tTest, yang menghasilkan nilai signifikansi sehingga H0 ditolak dan H1 diterima, menegaskan pengaruh positif Mobile Skul. ID Platform sekolah. Keberhasilan peningkatan hasil belajar ini tidak dapat dilepaskan dari aktivitas pengelolaan guru dan aktivitas siswa dalam memanfaatkan aplikasi Mobile Skul. ID Platform sekolah. Guru di mengelola materi pembelajaran dengan mengunggah berbagai sumber belajar yang relevan . odul, presentasi, vide. ke dalam aplikasi, menjadikannya mudah diakses siswa. Mereka juga konsisten dalam memberikan dan menilai tugas secara digital, lengkap dengan instruksi yang jelas dan umpan balik yang konstruktif, yang mempercepat proses koreksi dan membantu siswa memahami kesalahan mereka. Lebih jauh, guru aktif dalam memfasilitasi forum diskusi, menjawab pertanyaan, dan mendorong lingkungan belajar yang kolaboratif dan dinamis di luar jam pelajaran tatap muka. Indra Yanto1. Hj Cheriani2. Andi Hajar3 JURNAL Edueco Universitas Balikpapan Di sisi siswa, hasil belajar didukung oleh aktivitas mereka yang adaptif dan proaktif dalam menggunakan Siswa dengan mudah mengakses menemukan kelas dan materi Informatika. Mereka dapat mengakses dan mengunduh materi pembelajaran yang diunggah guru kapan saja dan di mana saja, yang sangat mendukung pembelajaran mandiri. Proses mengerjakan dan mengumpulkan tugas juga menjadi lebih efisien karena siswa dapat mengunggah hasil pekerjaan mereka langsung melalui aplikasi. Yang berpartisipasi aktif dalam forum diskusi, mengajukan pertanyaan, menanggapi postingan teman, dan berinteraksi langsung dengan guru mengenai konsepkonsep yang sulit. Semua aktivitas terintegrasi ini menciptakan pengalaman belajar yang lebih personal, fleksibel, dan interaktif, mendorong keterlibatan siswa secara menyeluruh. Secara penelitian ini mengimplikasikan bahwa aplikasi Mobile Skul. ID Platform sekolah berpotensi besar sebagai fasilitator meningkatkan hasil belajar siswa, terutama dalam konteks era digital. Kemudahan akses materi, efisiensi pengumpulan tugas, dan sarana diskusi memungkinkan proses pembelajaran menjadi lebih adaptif dan responsif terhadap kebutuhan siswa. Meskipun demikian, perlu diakui bahwa penelitian ini memiliki keterbatasan, seperti kontrol yang tidak penuh terhadap variabel kuasieksperimental, serta potensi hambatan teknis . isalnya ketersediaan perangkat dan koneksi interne. yang tidak menjadi fokus utama analisis. Penelitian lanjutan dengan mempertimbangkan faktor-faktor ini akan memberikan pemahaman yang lebih komprehensifAnalisis deskriptif digunakan di kelas eksperimen dan kelas kontrol untuk menganalisis data tentang hasil belajar siswa selama pretest dan Jurnal Edueco Volume 8 Nomor 2. Desember 2025 KESIMPULAN Berdasarkan pembahasan hasil penelitian dapat aplikasi Mobile Skul. ID Ae Platform Sekolah berdampak positif terhadap hasil belajar siswa kelas X UPT SMA Negeri 14 Bone. Hal ini terbukti dari hasil analisis statistik deskriptif, di mana kelas eksperimen memperoleh rata-rata . 80,27, sedangkan kelas kontrol rata-rata 75,36. Analisis inferensi menggunakan SPSS versi 25 menunjukkan nilai signifikansi 0,000, lebih kecil dari 0,05, sehingga hipotesis nol (H. ditolak dan hipotesis alternatif (H. diterima, yang berarti terdapat pengaruh signifikan penggunaan aplikasi Mobile Skul. terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Informatika. Namun demikian, penelitian ini memiliki beberapa keterbatasan yang perlu menjadi perhatian. Pertama, sampel penelitian hanya terbatas pada satu sekolah di Kabupaten Bone, sehingga digeneralisasikan secara luas. Kedua, faktor eksternal seperti keterbatasan akses internet dan perangkat yang digunakan siswa tidak dikontrol secara mendalam, sehingga bisa memengaruhi tingkat pemanfaatan aplikasi. Ketiga, durasi penggunaan aplikasi selama penelitian relatif singkat, sehingga efek jangka panjang dari penggunaan platform ini belum dapat dievaluasi. Adapun dilakukan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran Informatika: yaitu Kepada guru bidang Indra Yanto1. Hj Cheriani2. Andi Hajar3 studi khususnya Informatika, hendaknya dapat mencermati faktor-faktor yang mempengaruhi rendahnya hasil belajar siswa dan kemudian mencari alternatif pemecahannya. Peneliti yang tertarik mempelajari aplikasi Mobile Skul. IDPlatfrom Sekolah untuk meningkatkan hasil belajar siswa perlu mengembangkan hasil penelitian ini dalam pembahasan yang lebih luas untuk memperoleh hasil yang maksimal. Kepada calon peneliti, belajarlah meneliti untuk menjadi peneliti yang sesungguhnya. Skripsi tanpa penelitian bagaikan mendapat nilai tanpa DAFTAR PUSTAKA