Pengaruh Modal Kerja Terhadap Profitabilitas Pada Umkm Bengkel Las Kita Medan Joko Prayogi Universitas Amir Hamzah jackoyogie@gmail. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh modal kerja terhadap profitabilitas pada UMKM Bengkel Las Kita Medan selama periode 2021-2023. Modal kerja merupakan elemen penting dalam operasional perusahaan, terutama dalam mengelola likuiditas untuk mendukung kegiatan sehari-hari. Profitabilitas diukur melalui rasio Gross Profit Margin (GPM). Net Profit Margin (NPM), dan Return on Assets (ROA) selama tiga tahun. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa terdapat fluktuasi dalam profitabilitas UMKM Bengkel Las Kita. Pada tahun 2022. GPM meningkat dari 1,6% menjadi 3,5% dibandingkan tahun sebelumnya, namun sedikit menurun pada tahun 2023 menjadi 3,4%. NPM mengalami peningkatan dari 0% di tahun 2021 menjadi 2,3% di tahun 2022, dan tetap stabil di angka 2,3% pada Sementara itu. ROA menunjukkan peningkatan yang signifikan, dari 0,1% pada tahun 2021 menjadi 5,7% di tahun 2022, dan naik lagi menjadi 9,6% di tahun 2023. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa modal kerja berpengaruh positif terhadap profitabilitas, meskipun tidak selalu berjalan linier. Manajemen modal kerja yang efektif dapat meningkatkan profitabilitas, namun faktor lain seperti efisiensi biaya produksi dan harga jual juga memengaruhi fluktuasi profitabilitas dari tahun ke tahun. Keyword : Modal Kerja. Profitabilitas. UMKM. Gross Profit Margin. Net Profit Margin. Return on Assets. PENDAHULUAN Usaha Mikro. Kecil, dan Menengah (UMKM) memainkan peran penting dalam perekonomian global dengan berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, dan pengurangan ketimpangan sosial melalui inovasi dan Penelitian menunjukkan bahwa modal kerja yang memadai dan dikelola secara efektif merupakan faktor krusial untuk kesuksesan UMKM, karena mempengaruhi profitabilitas perusahaan. Pengelolaan efisien dari komponen modal kerja seperti kas, piutang, dan persediaan diperlukan untuk mempertahankan likuiditas dan mendukung operasi sehari-hari. Analisis profitabilitas, terutama terkait pengaruh modal kerja, menjadi Jurnal Insitusi Politeknik Ganesha Medan Juripol. Volume 8 Nomor1 Februari 2025 kunci dalam memahami dinamika ekonomi sektor UMKM dan kesehatan finansial entitas bisnis tersebut. Berdasarkan penelitian terdahulu yang dilakukan oleh R. Septiano. Dkk . dengan judul penelitian PENGARUH MODAL KERJA DAN LIKUIDITAS TERHADAP PROFITABILITAS PADA PERUSHAAN MANUFAKTIR SUB SEKTOR FARMASI TAHUN 2016-2020 dapat diambil kesimpulannya yaitu: Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, pengaruh Modal kerja dan Likuiditas terhadap Profitabilitas pada perusahaan manufaktur Sub sektor Farmasi tahun 2016-2020. Dari analisis data, pengujian hipotesis, dan pembahasan maka dari penelitian ini dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut: . Penelitian ini menunjukkan bahwa modal kerja tidak berpengaruh terhadap profitabilitas perusahaan manufaktur sub sektor farmasi tahun 2016-2020 karena perputaran modal kerja rendah dan penggunaannya kurang efektif, yang mengurangi penjualan dan profitabilitas. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa likuiditas berpengaruh negatif terhadap profitabilitas. current ratio yang tinggi meningkatkan kemampuan memenuhi kewajiban jangka pendek, namun menurunkan profitabilitas dan meningkatkan risiko gagal bayar . Berdasarkan penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Faridhatus Sholihah dengan judul penelitian PENGARUH STRUKTUR MODAL. PERTUMBUHAN PENJUALAN. UKURAN PERUSAHAAN. LIKUIDITAS DAN PERPUTARAN MODAL KERJA TERHADAP PROFITABILITAS dapat ditarik kesimpulan Penelitian ini menyimpulkan bahwa: . Struktur modal dan pertumbuhan penjualan tidak berpengaruh terhadap profitabilitas perusahaan manufaktur di BEI tahun . Ukuran perusahaan, likuiditas, dan perputaran modal kerja berpengaruh positif terhadap profitabilitas. Penelitian ini terbatas pada lima variabel dan jangka waktu tiga tahun. Untuk penelitian mendatang, disarankan menambah variabel seperti leverage, memperpanjang periode amatan, dan mencakup semua jenis perusahaan di BEI. Bengkel Las Kita adalah sebuah UMKM yang bergerak dalam bidang jasa bengkel las, berlokasi di Jl. Pasar i Gg. Pisang 22 Tembung. Medan. Sumatera Utara. Bengkel ini cukup dikenal oleh masyarakat setempat dan menawarkan berbagai layanan perbaikan Berdasarkan pengamatan yang telah dilakukan, pengelolaan dan perhitungan modal kerja di Bengkel Las Kita belum diterapkan secara efektif, yang berdampak negatif terhadap kemajuan UMKM tersebut dan menyebabkan kesulitan dalam mengoptimalkan penggunaan sumber daya serta mengukur profitabilitas secara akurat. Penulis bertujuan untuk menyusun penelitian mengenai analisis dan perhitungan modal kerja serta dampaknya terhadap profitabilitas UMKM ini, dengan solusi yang diusulkan berupa penerapan sistem pengelolaan modal kerja yang lebih terstruktur dan berbasis data untuk membantu dalam pengambilan keputusan keuangan. Dengan demikian, diharapkan UMKM Bengkel Las Kita dapat meningkatkan efisiensi operasional dan mencapai hasil kerja yang lebih optimal. Penelitian ini diberi judul AuPengaruh Modal Kerja Terhadap Profitabilitas Pada UMKM Bengkel Las Kita MedanAy. II. LITERATURE REVIEW Pengertian Modal Kerja Menurut E. Sastra . Modal kerja atau working capital adalah modal yang diinvestasikan perusahaan dalam asset lancar, yang akan digunakan untuk membiayai Jurnal Insitusi Politeknik Ganesha Medan Juripol. Volume 8 Nomor1 Februari 2025 operasional perusahaan sehari-hari serta dapat dikonversikan menjadi kas dalam waktu kurang dari satu tahun atau jangka waktu pendek. Pengelolaan modal kerja yang efektif sangat penting untuk menjaga likuiditas, memastikan operasi yang lancar, memberikan fleksibilitas dalam pengambilan keputusan, dan mempertahankan kredibilitas perusahaan. Pengelolaan ini melibatkan strategi seperti mengelola piutang, persediaan, utang usaha, dan kas. Tantangan yang dihadapi dalam pengelolaan modal kerja termasuk fluktuasi musiman, risiko ekonomi, dan kebutuhan perencanaan yang tepat. Dengan pengelolaan yang baik, perusahaan dapat meningkatkan efisiensi operasional dan memastikan kelangsungan bisnis yang sehat. Menurut A. Herlin Tundjung Setijan . upaya pemanfaatan modal kerja secara efektif berguna untuk menjalankan aktivitas operasional perusahaan secara optimal sehingga dapat meningkatkan kemakmuran bagi perusahaan. Pengelolaan modal kerja yang efektif juga merupakan hal penting untuk mempertahankan kelangsungan usaha sebuah perusahaan. Adapun kesalahan dalam pemanfaatan modal kerja dapat berdampak buruk bagi perusahaan karena dapat menghambat semua kegiatan operasional perusahaan atau terhenti sama sekali. Dari beberapa pengertian diatas, dapat disimpulkan bahwa Modal kerja adalah modal yang diinvestasikan dalam aset lancar untuk membiayai operasional sehari-hari perusahaan dan dikonversikan menjadi kas dalam waktu kurang dari satu tahun. Pengelolaan modal kerja yang efektif penting untuk menjaga likuiditas, memastikan operasi yang lancar, memberikan fleksibilitas dalam pengambilan keputusan, dan mempertahankan kredibilitas pemanfaatan modal kerja yang efektif mendukung operasi optimal dan kemakmuran perusahaan, serta menguraikan konsep kuantitatif, kualitatif, dan fungsional modal kerja. Pengelolaan yang baik membantu meningkatkan efisiensi operasional dan memastikan kelangsungan bisnis, sementara kesalahan dalam pengelolaan dapat menghambat atau menghentikan operasional perusahaan. Pengertian Profitabilitas Menurut I. Wangsit Supeno . , pengertian profitabilitas adalah kemampuan perusahaan untuk meningkatkan laba dari hasil operasinya, yang merupakan indikator penting untuk kelangsungan hidup perusahaan. Profitabilitas yang tinggi tidak hanya meningkatkan minat dan kepercayaan publik terhadap perusahaan, tetapi juga memberikan daya tarik untuk investasi dan pertumbuhan yang berkelanjutan. Hal ini karena perusahaan dengan profitabilitas yang stabil dan tinggi cenderung lebih mampu mengembangkan produk atau layanan baru, meningkatkan efisiensi operasional, serta menarik investor potensial yang mencari return on investment yang baik dari aktivitas bisnis yang dilakukan perusahaan tersebut. Menurut penjelasan lainnya, profitabilitas adalah ukuran kemampuan sebuah perusahaan atau entitas bisnis untuk menghasilkan laba atau keuntungan dari kegiatan operasionalnya selama periode tertentu. Ini mencerminkan efektivitas dan efisiensi perusahaan dalam mengelola sumber daya, menghasilkan pendapatan, dan mengendalikan Profitabilitas biasanya diukur dengan berbagai metrik keuangan seperti laba kotor, laba bersih, marjin laba, dan rasio profitabilitas lainnya. Jurnal Insitusi Politeknik Ganesha Medan Juripol. Volume 8 Nomor1 Februari 2025 Profitabilitas tidak hanya penting bagi pemilik dan manajemen perusahaan, tetapi juga bagi investor, kreditur, dan pemangku kepentingan lainnya, karena mencerminkan kesehatan finansial dan potensi pertumbuhan perusahaan. Perusahaan yang profitabilitasnya tinggi dianggap lebih stabil dan mampu bertahan dalam kondisi ekonomi yang sulit. Selain itu, profitabilitas yang konsisten memungkinkan perusahaan untuk reinvestasi dalam bisnisnya, seperti pengembangan produk, ekspansi pasar, dan peningkatan teknologi, yang pada gilirannya dapat menciptakan keunggulan kompetitif di Profitabilitas juga menjadi dasar untuk pembayaran dividen kepada pemegang saham dan bonus kepada karyawan, yang dapat meningkatkan moral dan motivasi tenaga kerja. Analisis profitabilitas sering melibatkan perbandingan dengan standar industri atau pesaing untuk menilai kinerja relatif perusahaan. Oleh karena itu, meningkatkan profitabilitas adalah salah satu tujuan utama manajemen perusahaan, dan strategi bisnis sering difokuskan pada peningkatan efisiensi operasional, inovasi produk, dan pengurangan biaya untuk mencapai tujuan tersebut. RESEARCH QUESTIONS Dari konteks latar belakang yang telah diuraikan, rumusan permasalahan yang dapat diambil adalah bagaimana pengaruh modal kerja terhadap profitabilitas pada UMKM Bengkel Las Kita di Medan? IV. METHOD Objek dan Jenis Penelitian Dalam penelitian ini jenis penelitian yang digunakan adalah asosiatif atau korelatif. Menurut (Rahawarin & Arikunto, 2. penelitian korelatif adalah penelitian yang mempunyai tujuan untuk melihat ada atau tidaknya hubungan antara modal kerja dan profitabilitas dan melihat seberapa erat hubungannya, serta berarti atau tidak hubungan tersebut. Variabel Dependen (Terika. Profitabilitas Profitabilitas dapat di ukur dengan ROI dengan rumus laba setelah pajak dibagi dengan total aktiva dikali 100% dinyatakan dalam persentase. Variabel Independen (Beba. Perputaran Modal Kerja Perputaran modal kerja dihitung dengan rumus penjualan dibagi aktiva lancar dikurangi dengan hutang lancar dinyatakan dalam satuan kali . Perputaran Piutang Perputaran piutang rumusnya yaitu total penjualan laba bersih dibagi dengan piutang usaha rata Ae rata dinyatakan dalam satuan kali . Perputaran Kas Perputaran kas yaitu penjualan bersih dibagi rata - rata kas yang dinyatakan dalam satuan kali . Metode Pengumpulan Data Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dengan riset dan wawancara langsung pemilik usaha. Teknik Analisis Data Analisis statistika yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Analisis Regresi Linear Berganda dengan menggunakan program SPSS 24 untuk mengolah data. Teknik ini digunakan guna mengetahui keterkaitan atau hubungan antara Variabel Bebas (Independe. dengan Variabel Terikatnya (Depende. Dimana Variabel Independen yang terdiri dari Perputaran Modal Kerja. Perputaran Piutang dan Perputaran Kas, yang menjadi Variabel Dependennya adalah profitabilitas. Jurnal Insitusi Politeknik Ganesha Medan Juripol. Volume 8 Nomor1 Februari 2025 V. DISCUSSION