Al-Asalmiya Nursing Jurnal Ilmu Keperawatan (Journal of Nursing Science. Volume 13. Nomor 1. Juni 2024 Halaman 7-20 p-ISSN: 2338-2112, e-ISSN: 2580-0485 https://jurnal. id/index. php/keperawatan EFEKTIVITAS TERAPI AKUPRESUR TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PASIEN HIPERTENSI SEBAGAI PENERAPAN HOLISTIC CARE: A LITERATURE REVIEW Evi Sara Hotmauli Br Manullang A. Helpvina Lestari Sianipar. Nur Asnah Sitohang. Mahasiswa Program Studi Magister Ilmu Keperawatan USU. Medan. Indonesia Dosen Fakultas Keperawatan USU/Medan. Indonesia ARTICLE INFO Artikel History Submitted: 2024-05-11 Accepted: 2024-06-01 Publish: 2024-06-30 Kata Kunci: Hipertensi. Akupresur. Tekanan Darah ABSTRAK Terapi akupresur merupakan terapi non-farmakologi yang dapat menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi. Selain mudah dilakukan, juga hemat biaya dan tidak menimbulkan efek samping. Terapi akupresur bertujuan membantu penderita hipertensi dengan menurunkan tekanan darah dan mengurangi efek samping jangka panjang terapi obat, seperti mual, muntah, sakit kepala, dan pusing. Penelitian tentang akupresur tidak hanya memberikan efek terapeutik dan memberikan kenyamanan bagi penderita hipertensi tetapi juga meningkatkan kualitas hidup pasien. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh akupresur terhadap penurunan Metode Penelitian: Literatur review yang berfokus pada intervensi terapi Akupresur terhadap penurunkan tekanan darah pasien hipertensi. Metode pencarian artikel menggunakan PICOTT question pada database Science Direct. EBSCO. PubMed, dan Google Scholar dengan memasukan kata kunci Hypertension. Acupressure and Blood pressure. Penelusuran dibatasi pada artikel teks lengkap, penelitian asli, jurnal nasional dan internasional, yang diterbitkan pada tahun 2015-2024 di mana di temukan sebanyak 16 jurnal. Hasil: Studi literature review ini signifikan menghasilkan kesimpulan bahwa terapi Akupresur dapat dijadikan salah satu pengobatan alternatif terhadap penurunan tekanan darah pasien hipertensi. Kesimpulan: Terapi Akupresur sebagai praktik berbasis bukti dalam peningkatan perawatan pasien secara holistik, memberikan alternatif non-farmakologis yang aman dan efektif dalam pengelolaan tekanan darah tinggi. ABSTRACT Keywords: Hypertension. Acupressure. Blood Pressure Page | 7 Acupressure therapy is a type of non-pharmacological therapy that can reduce blood pressure in hypertensive patients. Apart from being easy to do, it is also cost-effective and does not cause side effects. Acupressure therapy aims to help hypertension sufferers by lowering blood pressure and reducing long-term side effects of drug therapy, such as nausea, vomiting, headaches, and dizziness. Research on acupressure not only provides therapeutic effects and provides comfort for hypertension sufferers, but also improves the patient's quality of Objective: This study aims to evaluate the effect of acupressure on reducing hypertension. Research Method: A literature review that focuses on acupressure therapy interventions to reduce blood pressure in hypertensive patients. The article search method used PICOTT questions in the Science Direct. EBSCO. PubMed, and Google Scholar databases by entering the keywords Hypertension. Acupressure, and Al-Asalmiya Nursing / Vol. No. Juni 2024 Blood pressure. The search was limited to full-text articles, original research, as well as national and international journals, published in 2015-2024, of which 16 journals were found. Results: This literature review study significantly resulted in the conclusion that acupressure therapy can be used as an alternative treatment for reducing blood pressure in hypertensive patients. Conclusion: Acupressure therapy as an evidence-based practice in improving holistic patient care, provides a safe and effective non-pharmacological alternative in the management of high blood pressure. A A ACorresponding Author: Evi Sara Hotmauli Br Manullang Mahasiswa Program Studi Magister Ilmu Keperawatan USU. Medan. Indonesia Email: evimanullang4@gmail. PENDAHULUAN Hipertensi merupakan penyakit terbesar secara global. Diperkirakan 139 juta orang di dunia mengalami penyakit ini, yang akan menyebabkan 100. 000 kematian dini setiap tahunnya. dimana hipertensi atau tekanan darah tinggi menjadi faktor resiko utama untuk menjadi penyakit kardiovaskular danmenjadi penyebab kematian yang lebih awal di seluruh dunia. Menurut world health organization (WHO) hipertensi adalah peningkatan darah sistolik Ou140 mmHg dan tekanan darah diastolik Ou90 mmHg diukur dengan menggunakan alat sphygmomanometer air raksa atau digital yang telah di tera (Kemenkes RI, 2. Organisasi Kesehatan Dunia memperkirakan sebanyak 972 juta orang . ,4%) akan menderita hipertensi pada tahun 2022, dan jumlah ini diperkirakan akan meningkat menjadi 29,2% pada tahun 2025. WHO juga memperkirakan bahwa jumlah orang Indonesia yang menderita hipertensi akan meningkat dari 25,8% pada tahun 2018 menjadi 34,1% pada tahun 2021, menurut pengukuran temuan Riskesdas Kementerian Kesehatan. Kalimantan Selatan memiliki persentase penderita hipertensi tertinggi . ,1%), sedangkan Papua memiliki persentase terendah . ,2%). Gejala umum hipertensi termasuk pusing, sakit kepala,kepala bengkak, tidak sabar, muka memerah dan berjalan tidak stabil, yang mana sangat mempengaruhi kesehatan dan kualitas hidup pasien. Saat ini, pengobatan yang paling umum untuk hipertensi adalah pengobatan. (Yasa et al. , 2. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan cara untuk penanganan hipertensi dalam terapi farmakologi berikut ini namun, terapi kombinasi nonfarmakologis juga penting dilakukan diperlukan untuk mengatasi menurunkan tekanan darah tinggi pasien. Penatalaksanaan farmakologis yaitu dengan pemberian obat anti hipertensi pada pasien, penatalaksanaan non farmakologis yaitu dengan pemberian terapi komplementer seperti terapi herbal dan keterampilan yang meliputi terapi relaksasi nafas dalam, genggaman jari, terapi nafas dalam lambat, konsumsi tomat dan mentimun, buah pepaya, dan rebusan daun salam, pijat kaki, pengurangan asupan garam dan konsumsi mentimun dan daun seledri dilaporkan efektif dalam menurunkan tekanan Dalam pemberian terapi herbal, berbagai faktor harus dipertimbangkan karena penyiapan obat herbal memerlukan waktu, biaya, dan keterampilan khusus (Restawan et , 2. Page | 8 Al-Asalmiya Nursing / Vol. No. Juni 2024 Salah satu terapi non farmakologi yang dapat digunakan untuk menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi adalah Terapi akupresur. Selain karna mudah dilakukan, juga hemat biaya dan tidak menimbulkan efek samping meskipun salah menekan titik akupuntur. Terapi akupresur memiliki kemiripan dengan terapi akupunktur dalam konsep pengobatannya yaitu menggunakan meridian. Selama penerapan, akupresur tidak melukai tubuh, dan tidak ada tindakan invasif yang Pijat pada titik meridian, yang disebut titik akupuntur, akan meningkatkan kelancaran aliran energi Chi (Q. untuk menyeimbangkan energi Yin dan Yang dalam tubuh dengan merangsang pelepasan endorfin, yang menimbulkan perasaan rileks dan bahagia serta menurunkan tekanan darah. terapi akupresur, yang bertujuan membantu penderita hipertensi dengan menurunkan tekanan darah dan mengurangi efek samping jangka panjang terapi obat, seperti mual, muntah, sakit kepala, dan pusing. Penelitian tentang akupresur untuk menurunkan tekanan darah sangat penting. tidak hanya memberikan efek terapeutik dan memberikan kenyamanan bagi penderita hipertensi tetapi juga meningkatkan kualitas hidup pasien. (Restawan et al. , 2. Penderita hipertensi dapat mengatur faktor penyebab dengan melakukan terapi non farmakologi dengan cara akupresur. Akupresur merupakan suatu salah satu pengobatan tradisional yang digunakan untuk menghilangkan rasa nyeri di area tertentu pada tubuh, dengan memberikan penekanan pada titik tertentu ditubuh yang merupakan tempat sirkulasi energi dan keseimbangan pada gejala nyeri (Valerian et al. , 2. Berdasarkan prinsip ilmiah akupunktur, akupresur berarti melakukan pijatan dan tekanan pada area tertentu tubuh. Konsep dasar dari terapi tusukan jari adalah akupunktur, yang berarti memberikan tekanan dan pijatan pada area tertentu di tubuh. Tubuh menghasilkan hormon endofrin, yang memberikan efek relaksasi dan menenangkan pada tubuh. Selain itu, akupresur meningkatkan histamin, yang membuka pembuluh darah dan menurunkan tekanan darah. METODE Penelitian ini menggunakan survei literatur. Tinjauan pustaka terdiri dari 16 jurnal dari sepuluh tahun terakhir yang telah dipilih untuk digunakan sebagai landasan penyelidikan masa depan. Seperti yang disebutkan sebelumnya dalam rumusan masalah, tujuan dari tinjauan literatur ini adalah untuk menyediakan kerangka kerja yang solid untuk menyelesaikan masalah. Peneliti dapat menemukan publikasi atau artikel tentang penelitian literatur ini di Science Direct. Ebsco. Pubmed/Medline, dan Google Scholar dengan menggunakan kata kunci seperti "hipertensi", "akupresur", dan "tekanan darah". Berikut kriteria inklusi dan eksklusi tinjauan litkeratur ini: Kreiteria Inklusi yaitu: Pasien yang telah didiagnosis dengan Hipertensi. Artikel yang diterbitkan secara nasional dan global pada tahun 2015 hingga 2024. Teks lengkap tersedia dalam PDF sesuai judul. Desain penelitian quasi eksperimental dan randomized controlled trial sedangkan kriteria Eksklusi yaitu: Konten dari database jurnal berlangganan. Artikel yang mengulas literatur. Pada penelitian ini pengambilan format PICOT yaitu: popupasinya pada Pasien dengan Hipertensi, intervensi diberikan terapi akupresure, hasil yang diharapkan ada nya perubahan tekanan darah setelah diberikan intervensi terapi akupresure, pencarian Artikel yang diterbitkan secara nasional dan global di 10 tahun terakhir. Page | 9 Al-Asalmiya Nursing / Vol. No. Juni 2024 Tabel 1. Matrix Jurnal Judul Jurnal/ Tahun Clinical application of acupressure in patients with essential Hypertension/ 2024 Penulis / Negara Hui Yan. Xia Zhou. Guorong Gan / Tiongkok Metode/ Sumber RCT / Science Direct Terapi Akupresur pada pasien Sampel hipertensi yang dibagi eksperimen 47 orang dan grup kontrol 45 Hasil Setelah terapi, tekanan darah pasien kedua kelompok. Inventarisasi Disabilitas Pusing (DHI), dan TCM Selain itu, skor sindrom DHI dan TCM pada kelompok dibandingkan kelompok kontrol. dan P <0,05 menunjukkan bahwa perbedaannya signifikan secara Di semua kelompok, tidak ada efek negatif yang dilaporkan. A randomized controlled trial of acupressure in heart rate variability and quality of life for hypertension / 2015 Mei-Ling Yeha. Tso-Ying Leea. Yu-Chun Chang. Yi-Ying Huang / Taiwan Utara Uji coba terkontrol secara acak (RCT) / Ebsco Kelompok eksperimen menerima intervensi 10 akupresur auricular yang akupuntur spesifik yang Kelompok kontrol menerima asuhan dengan durasi yang 123 orang, 60 di kelompok kontrol dan 63 orang menjadi Kualitas hidup nyeri tubuh . =0. dan kesehatan mental . =0. signifikan antara kedua kelompok, namun tidak pada parameter HRV, detak jantung, tekanan darah, atau kualitas hidup secara keseluruhan . > 0. Pasien dengan manfaat dari akupresur pada titik akupunktur shenmen, simpatis, subkortikal untuk meningkatkan kesejahteraan mental dan fisik Akupresur aurikuler dapat mendukung manfaat fisiologis. Secara keseluruhan, hasil penelitian menunjukkan bahwa akupresur auricular mempunyai efek positif pada aspek kualitas hidup tertentu. Page | 10 Al-Asalmiya Nursing / Vol. No. Juni 2024 Comparison of the Effects of SelfAdministered Moxibustion versus Acupressure on Blood Pressure. Stress. Sleep Quality, and Quality of Life in Hypertensive Patients: A Randomized Parallel Trial / 2023 Jongsin Jung and Jaehee Kim Republik Korea RCT / Ebsco Mengevaluasi program moksibusi yang dilakukan sendiri terhadap tekanan darah, stres, kualitas tidur, dan kualitas hidup pada pasien hipertensi. Kami membandingkan efeknya dengan efek akupresur diri untuk mandiri untuk hipertensi. Sebanyak 46 peserta Effectiveness of Acupressure on the Gan-Hon Lin. WeiChun Chang. Kuan- RCT / EBSCO Acupressur Sampel penelitian ini melibatkan total 80 Page | 11 khususnya dalam mengurangi nyeri tubuh dan meningkatkan kesehatan mental, pada pasien hipertensi. Dari 46 subjek yang awalnya diacak, 21 berada pada kelompok moksibusi, dan 20 menyelesaikan penelitian ini dan dimasukkan dalam analisis per-protokol. Studi ini menunjukkan bahwa, pada individu dengan hipertensi, terapi moksibusi dan akupresur secara signifikan menurunkan tekanan darah diastolik dan sistolik, tanpa perbedaan yang jelas di antara Efek samping yang dilaporkan kecil, dan peserta menunjukkan kepatuhan yang baik menyiratkan bahwa moksibusi dan akupresur dapat menjadi teknik manajemen diri yang berguna bagi menurunkan tekanan darah. Selain itu, kedua kelompok terapi menunjukkan peningkatan kualitas kesehatan fisik dan lingkungan. Patut moksibusi yang menunjukkan hubungan sosial dan tingkat stres. namun, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menguatkan temuan ini. Ketika menerima akupresur di titik Al-Asalmiya Nursing / Vol. No. Juni 2024 Taichong Acupoint in Lowering Blood Pressure in Patients with Hypertension: A Randomized Clinical Trial / 2016 Ju Chen. ChenChen Tsai. SungYuan Hu, and Li-Li Chen / Taiwan di Rumah Sakit Veteran Taichung. Auricular Acupressure in Patients with Hypertension and Insomnia: A Systematic Review and Meta-Analysis / Zhi-Hui Zhao. Yi Zhou,Wei-Hong Li . Zhao-Hui Tang,Ting-Wei Xia. Han-Li University Traditional Chinese Medicine Chengdu. Sichuan. Tiongkok Systematic review / EBSCO Acupressure Jumlah sampel yang meta-analisis insomnia adalah 18 Effect of Acupressure Emine Derya Ister. RCT / EBSCO Acupressure 50 pasien kelompok Page | 12 inklusi dan eksklusi dengan 40 peserta kelompok eksperimen dan 40 peserta pada kelompok kontrol. akupunktur Taichong di kaki kanan mereka, tekanan darah mereka dibandingkan dengan kelompok kontrol yang menerima akupresur di titik akupunktur palsu. Tekanan darah sistolik pada kelompok eksperimen terlihat lebih besar dibandingkan kelompok kontrol. Jika diastolik dan sistolik. Akupresur peningkatan yang signifikan secara statistik pada Indeks Kualitas Tidur Pittsburgh (PSQI). Tingkat kemanjuran kriteria diagnostik dan pengobatan tradisional Tiongkok (DTCTCMS) tradisional Tiongkok (GTCMCR) juga menunjukkan peningkatan dengan akupresur aurikuler. Hasil meningkatkan kontrol tekanan darah dan kualitas tidur pada Tingkat nyeri kedua kelompok Al-Asalmiya Nursing / Vol. No. Juni 2024 on the Blood Pressure. Heart Rate, and Pain Severity of Patients who Underwent Coronary Angiography: A Randomized Controlled Trial / RN. PhD. Yasemin Altinbas. RN. PhD / Rumah Sakit Pelatihan Penelitian berlokasi di Turki Terapi Akupresur Menurunkan Tekanan Darah Pada Lansia Dengan Hipertensi Di Tresna Werdha Jakarta / 2022 Maryati. Laras Adythia Pertiw. / Jakarta. Indonesia Penurunan Tekanan Darah Penderita Hipertensi Setelah Diberikan Terapi Akupresur / 2020 Aminuddin. Yulianus Sudarman. Moh Syakib / Palu. Indonesia Page | 13 intervensi (IG) dan 50 pasien pada kelompok kontrol (CG) dengan menggunakan metode Kuasi pretest and posttest control group approach / Google Scholar pra-eksperimen dengan one group pre dan post test design / Google Scholar Terapi Akupresur Seluruh lansia yang tinggal di Tresna Werdha Jakarta. Orang, hipertensi hingga 33 Terapi Akupresur Tujuh menggunakan rumus Dengan Purposive berbeda secara signifikan secara intervensi melaporkan nyeri yang kelompok kontrol. Analisis menggunakan pengukuran berulang kelompok dan kelompok tidak berinteraksi secara berarti. arteri rata-rata, denyut nadi, dan tekanan darah sistolik dan diastolik (P > 0,. tekanan darah untuk statistik pada periode waktu T2 dan T3 untuk detak jantung, tekanan diastolik dan sistolik, serta tekanan arteri rata-rata (P=0,. Terapi akupresur dapat digunakan sebagai pengobatan alternatif nonmedis untuk situasi hipertensi karena telah terbukti menurunkan hipertensi lansia . Setelah terapi akupresur, tekanan darah lima . ,42%) dan dua . ,58%) dari tujuh responden masing-masing penurunan dan tetap sama, sesuai Menurut penelitian, pengobatan akupresur dapat menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi. Al-Asalmiya Nursing / Vol. No. Juni 2024 Terapi Akupresur Menurunkan Tekanan Darah Pasien Hipertensi / 2021 Pengaruh Terapi Bekam Kering Kombinasi Akupressure Terhadap Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi Primer / Kombinasi Tehnik Relaksasi Nafas Dalam dengan Terapi Akupresur dalam Menurunkan Tekanan Darah Penderita Hipertensi. Volume . / 2021 Page | 14 Arfiyan Sukmadi. La Ode Alifariki. Ida Mardhiah Arfini Kasman. Heriviyatno Siagian / Semarang. Indonesia Sang Ayu Ketut Candrawati. Komang Sukraandini / Jawa Tengah Quasi one group pre dan post test design / Google Scholar Therapy Akupresur Sampel sebanyak 15 orang Quasi Eksperimen pre-posttest with control group design / Google Scholar Therapy kombinasi Akupresur 30 orang dengan dengan teknik purposive sampling. Imam Murwidi / Penelitian eksperimen rancangan penelitian one group pre & posttest Design, uji Wilcoxon ( 0,. / Google Scholar Tehnik Relaksasi Nafas Dalam dengan Terapi Akupresur 30 orang Cahyo Selisih rerata tekanan arteri sebelum dan sesudah terapi sebesar 13,98 untuk sistolik dan 4,78 untuk diastolik dengan p-value=0,000 akupresur berhasil menurunkan tekanan darah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terapi akupresur memiliki efek positif pada tekanan darah, baik sebelum maupun sesudah pengobatan, dengan nilai positif 0,960, yang searah dan masuk dalam kategori kuat. Kelompok menerima bekam kering dan akupresur, memiliki tekanan darah sistolik yang signifikan . 0,007 <0,. dibandingkan dengan kelompok kontrol. Ini juga menunjukkan perbedaan signifikan dalam tekanan darah diastolik antara kelompok kontrol dan kelompok intervensi, dengan nilai p-value 0,000 <0,05. Menggabungkan terapi akupresur dengan relaksasi pernapasan dalam yang bisa menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi. Hal ini ditunjukkan dengan penurunan progresif tekanan atrium rata-rata (MAP) serta tekanan darah sistolik dan diastolik hingga 15 menit setelah kombinasi terapi akupresur dan relaksasi pernapasan dalam. Al-Asalmiya Nursing / Vol. No. Juni 2024 Pengaruh Pemberian Terapi Akupresur Terhadap Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Sawan I / 2023 Terapi Akupresur Memberikan Rasa Tenang Dan Nyaman Serta Mampu Menurunkan Tekanan Darah Lansia / 2016 Kadek Suartika Yasa. Ni Made Dwi Yunica Astriani. Putu Agus Ariana / Buleleng. Indonesia One group pre-test and post-test menggunakan sampling / Google Scholar Therapy Akupresur 78 responden Di wilayah kerja Puskesmas Sawan I, pemberian terapi akupresur pada Yudi Abdul Majid. Puji Setya Rini / Palembang. Indonesia Pemilihan concecutive sampling / Google Scholar Therapy Akupresur 32 responden yang terbagi menjadi 16 responden kelompok perlakuan dan 16 responden kontrol. Pengaruh Kompres Hangat & Akupresur terhadap Penurunan Nyeri Kepala pada Lansia Hipertensi di Desa Lhok Bengkuang Timur Kecamatan Tapaktuan Kabupaten Aceh Maqfiratul Afra. Iskandar. Maimun Tharidha / Aceh Selatan. Indonesia Jenis experiment dengan Desain penelitian Two group pretest posttest design using a double Google Scholar Theraphy Akupresur Responden memiliki nyeri kepala pada leher pengambilan sampel sampling yang berjumlah 20 orang. Variasi tekanan darah sebelum dan sesudah akupresur diamati . ilai p 0,. ilai p 0,. Sel saraf sensorik di sekitar lokasi akupresur akupunktur dan kemudian dikirim ke hipotalamus hipofisis, kompleks tulang belakang. Endorfin yang dilepaskan ketika ketiga lokasi Pelebaran pembuluh darah Tekanan darah lansia dapat diturunkan dengan dua keunggulan akupresur. Berdasarkan analisis statistik, sakit kepala pada pasien hipertensi lanjut usia terbukti berkurang dengan akupresur dan kompres hangat dengan nilai . value 0,000< = 0,. terdapat perbedaan kelompok kompres hangat dengan kelompok kompres hangat dengan akupresur dalam menurunkan nyeri kepala pada pasien hipertensi lanjut Page | 15 Al-Asalmiya Nursing / Vol. No. Juni 2024 Selatan / 2023 Pengaruh Pemberian Terapi Akupresur Terhadap Tekanan Darah Lansia Di Puskesmas Kediri I Tabanan / 2021 Ni Made Suwarni Sukmandari. Made Ririn Sri Wulandari Tabanan. Indonesia Pra-eksperimental dengan rancangan one pra-posttest desaign dengan simple yang melibatkan 34 hipertensi / Google Scholar Theraphy Akupresur Jumlah sampel 79 yang dibagi menjadi grup intervensi dan grup kontrol Pengaruh Terapi Akupresur Terhadap Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi / 2023 Adi Saputra. Sintiya Halisya Pebriani, . Tafdhila . Abdul Syafe / Palembang. Indonesia Penelitian kuantitatif experiment yang rancangan one group pretest and posttest Google Scholar Theraphy Akupresur Jumlah Page | 16 usia, dengan temuan hasil analisis p-value = 0,005 dan 0,006 ( p <0,. Rata-rata tekanan darah Lansia di Puskesmas Kediri I Kabupaten Tabanan tekanan darah yang berbeda sebelum dan sesudah mendapat intervensi terapi akupresur. berpasangan menghasilkan nilai p = 0,001 untuk tekanan sistolik dan Pengobatan akupresur berdampak pada tekanan darah. pengobatan akupresur diberikan pada penderita hipertensi, terjadi penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik. Al-Asalmiya Nursing / Vol. No. Juni 2024 HASIL DAN PEMBAHASAN Penulis memilih setiap artikel, kemudian mengkategorikannya berdasarkan kriteria berikut: judul jurnal, nama penulis, teknik yang digunakan, terapi yang ditawarkan, jumlah sampel, dan hasil. Hasil artikel ini memperjelas mengapa terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok sebelum dan setelah mendapat intervensi, dari 16 artikel terpilih yang menggunakan intervensi akupresur untuk menurunkan tekanan darah. Signifikan didefinisikan sebagai penurunan tekanan darah setelah intervensi akupresur. Menurut (Ayu et al. , 2. , kadar tekanan darah pasien hipertensi Puskesmas Sawan I mengalami perubahan baik sebelum maupun sesudah mendapat terapi. Berdasarkan temuan analisis, rata-rata tekanan darah sebelum pengobatan akupresur adalah 154/85 mmHg. Tekanan darah rata-rata kemudian turun menjadi 140/80 mmHg setelah pengobatan. Temuan penelitian mengenai pengaruh terapi akupresur terhadap tekanan darah menunjukkan nilai positif sebesar 0,960 yang bersifat searah dan masuk dalam kategori kuat, baik sebelum maupun sesudah pengobatan. Temuan penelitian menunjukkan adanya perbedaan . pada tekanan darah sistolik antara kelompok intervensi . ekam kering dengan akupresu. dan kelompok kontrol. Tujuan pemberian akupresur pada penderita hipertensi adalah untuk membantu mereka rileks karena teknik ini dapat memicu sel mast memproduksi histamin yang merupakan mediator vasodilatasi pembuluh darah. Hal ini meningkatkan aliran darah, yang meningkatkan kenyamanan tubuh. Titik Lr2 (Xingjia. Titik Lr3 (Taichon. Titik Sp6 (Sanyinjiao. Titik Ki3 (Taix. Titik Li4 (Heg. , dan Titik PC6 (Neigua. adalah beberapa lokasi akupunktur di mana akupresur diterapkan. Saraf kulit superfisial dapat diaktifkan dengan merangsang area ini. Sinyal ini dikirim ke kompleks hipofisis, mesencephalon, dan sumsum tulang belakang hipotalamus. Produksi bahan kimia endorfin dihasilkan setelah stimulasi ketiga area ini. Pasien hipertensi menganggap sentuhan sebagai respons relaksasi, cara untuk meningkatkan mood, meredakan kelelahan, atau keduanya, karena sistem saraf parasimpatis bekerja lebih keras untuk mengatur fungsi tubuh saat tubuh rileks, tetapi ketika kadar hormon endorfin meningkat, tubuh memproduksi lebih banyak dopamin. Hal ini mengakibatkan turunnya tekanan darah pada pasien hipertensi. (Saputra et al. , 2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketika peserta penelitian diberi akupresur pada titik akupunktur Taichong di kaki kanan mereka, tekanan darah mereka turun secara signifikan. Ini dibandingkan dengan kelompok kontrol yang diberi akupresur pada titik akupunktur yang salah. Tekanan darah sistolik kelompok eksperimen jauh lebih tinggi daripada kelompok kontrol. Sebaliknya, tekanan darah diastolik dan komponen demografi yang memengaruhi tekanan darah awal tidak terlalu berbeda antara kedua kelompok. (Lin et al. , 2. Studi menunjukkan bahwa akupresur di titik akupunktur Taichong dapat membantu orang dengan hipertensi mengurangi tekanan darahnya. Berdasarkan uji t berpasangan, perbedaan tekanan darah dalam kelompok eksperimen sebelum dan sesudah intervensi tidak signifikan secara statistik (<0,. dibandingkan dengan kelompok kontrol. Uji-t independen yang membandingkan perubahan tekanan darah pada kedua kelompok pada awal dan pada berbagai titik waktu setelah akupresur menunjukkan bahwa kelompok intervensi menunjukkan penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik yang lebih besar dibandingkan kelompok kontrol . erbedaan 0,. (Saputra et al. , 2. Page | 17 Al-Asalmiya Nursing / Vol. No. Juni 2024 Hasil penelitian menyebutkan bahwa Akupresur dapat diterapkan pada titik akupuntur shenmen, simpatis, ginjal, hati, jantung, dan subkorteks untuk meningkatkan kualitas nyeri fisik dan kesehatan mental pada pasien hipertensi. Akupresur aurikuler dapat diterima dan dilakukan meskipun tidak mendukung manfaat fisiologis. Secara keseluruhan, hasil penelitian menunjukkan bahwa akupresur auricular mungkin mempunyai efek positif pada aspek kualitas hidup tertentu, khususnya dalam mengurangi nyeri tubuh dan meningkatkan kesehatan mental, pada pasien hipertensi. (Yeh et al. , 2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasien yang menderita hipertensi dapat mengalami penurunan tekanan darah dengan menggabungkan terapi akupresur dan relaksasi nafas dalam. Penurunan progresif tekanan darah sistolik dan diastolik, serta tekanan darah rata-rata jantung (MAP), diamati selama lima belas menit setelah pemberian awal kombinasi. Metode ini dirancang untuk menurunkan tekanan darah dengan menurunkan curah jantung dan resistensi perifer pada penderita hipertensi. (Murwidi et al. , 2. Merangsang tempat akupunktur dengan tekanan atau mekanis adalah definisi terapi akupresur. Dalam penelitian ini, poin GB20. LI11. LI4. PC6, dan LV6 diutamakan untuk mengurangi stres, vasodilatasi pembuluh darah untuk memperlancar aliran darah, dan penurunan frekuensi jantung dengan mengurangi kinerja jantung. Terapi akupresur telah terbukti membantu menurunkan tekanan darah pada orang yang menderita hipertensi. Menurut (Sukmadi et al. , 2. Pengobatan akupresur dapat membantu pasien hipertensi menurunkan tekanan darahnya. Setelah empat minggu pengobatan akupresur dua kali seminggu, studi ini menunjukkan penurunan tekanan darah pada sebagian besar Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik akupresur sangat membantu dalam mengatasi keluhan dan gejala peserta penelitian. Menurut hasil (Majid & Rini. ada perbedaan yang signifikan dalam tekanan darah . istol dan diasto. rata-rata responden kelompok perlakuan antara sebelum dan pasca akupresur, dengan nilai p 0,001. Selain itu, ada perbedaan yang signifikan dalam tekanan darah . responden kelompok kontrol dan kelompok setelah pengukuran akupresur . = 0,. Terapi akupresur akan merangsang sel-sel saraf sensorik di sekitar titik akupresur untuk melepaskan hormon endorfin, yang dapat menyebabkan perasaan tenang dan nyaman. Sel-sel saraf sensorik ini kemudian mengirimkan sinyal ke sumsum tulang belakang, mesencephalon, dan kompleks hipotalamus hipofisis. Akupresur juga dapat membantu meningkatkan Temuan penelitian ini diperkuat oleh (Yasa et al. , 2. Dari data yang dikumpulkan sebelum dan sesudah pengobatan menunjukkan korelasi yang kuat . antara tekanan darah dan terapi akupresur. Pada kedua kumpulan data, pengaruh terapi akupresur terhadap tekanan darah bernilai positif 0,960, yang berada dalam arah yang sama. Tekanan darah rata-rata setelah terapi akupresur adalah 146 mmHg dengan standar deviasi 13,98, dan tekanan darah pada kumpulan data sebelumnya adalah 154 mmHg dengan standar deviasi 14,83. dan bergabung dengan kelompok yang kuat. SIMPULAN Hasil dari tinjauan literatur ini menunjukkan bahwa teknik akupresur berhasil menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi. Setelah empat minggu pengobatan Page | 18 Al-Asalmiya Nursing / Vol. No. Juni 2024 akupresur dua kali seminggu, studi ini menunjukkan penurunan tekanan darah pada sebagian besar peserta. Perawatan akupresur telah terbukti efektif dalam menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi karena mengurangi stres, memperlancar aliran darah melalui pelebaran pembuluh darah, dan mengurangi fungsi jantung, yang mengakibatkan penurunan frekuensi jantung. DAFTAR PUSTAKA