Jurnal Administrasi dan Manajemen Vol. No. Juni 2015 ISSN : 1693-6876 PENGARUH BIAYA PROMOSI TERHADAP HASIL HUNIAN KAMAR PADA DESA WISATA HOTEL TAMAN MINI AuINDONESIA INDAHAy JAKARTA Agus Baharudin. SE. MM. Agus Setiyono. Dosen Pembimbing Fakultas Ekonomi . Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Respati Indonesia Jakarta Jl. BambuApus I/No. 3 Cipayung Jakarta Timur 13890 Email :urindo@indo. ABSTRAK Kegiatan promosi yang dilakukan oleh berbagai dunia usaha akhir-akhir ini terlihat sangatlah besar tingkat persaingannya, apalagi saat ini persaingan tidak hanya di tingkat nasional bahkan sudah tingkat global, dan di tingkat internasional sudah semakin tampak begitu tinggi tingkat persaingannya karena bila tidak bisa melakukan promosi yang berujung pada penjualan produk baik dari sektor industri, barang dan jasa serta sektor pariwisata sudah dapat dipastikan akan menemui kekalahan dalam persaingan usaha. Berkembang pesatnya sektor usaha bidang pariwisata di Indonesia dewasa ini dibarengi dengan Pelaksanaan pembangunan di bidang usaha perhotelan, serta tempat-tempat penginapan seperti villa, bungalow, losmen ataupun hotel. Perhotelan merupakan industri yang tergolong tahan terhadap krisis ekonomi . conomy crisis resistanc. dan kebangkrutan . ankruptcy resistanc. Ditengah-tengah terjadinya goncangan ekonomi global yang memaksa para pelaku usaha untuk memutuskan hubungan kerja dengan karyawannya, bahkan banyak perusahaan yang sampai gulung tikar, industri perhotelan justru menunjukkan persentase kenaikan yang signifikan. Dewasa ini pembangunan hotelhotel berkembang dengan pesat, apakah itu pendirian hotelbaru atau pengadaan kamar-kamar pada hotelyang ada, salah satunya adalah AuHotel Taman Mini Indonesia IndahAy. Melalui kegiatan promosi baik media cetak,elektronik dan promosi dari berbagai kegiatan pariwisa oleh berbagaibiroperjalanan. Kini masyarakat luas telah mengenal AuTaman Mini Indonesia IndahAy dengan fasilitas penginapannya di Desa Wisata Hotel TMII. Jakarta Timur. Dalam hal ini, untuk mengetahui jumlah hunian kamar dan untuk mengetahui tingkat signifikansi pengaruh biaya promosi (X) terhadap hasil hunian kamar (Y). Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan analisis regresi linier. Kata Kunci : Biaya Promosi dan Hasil Hunian Kamar PENDAHULUAN Latar Belakang Perkembangan dunia pariwisata di Indonesia dewasa ini berkembang pesat dan cukup menggembirakan. Oleh karena itu Pemerintah Indonesia saat ini tengah meningkatkan pembangunan pariwisata pendayagunaan sumber dan potensi pariwisata yang ada. Melalui pembangunan penerimaan devisa negara juga diharapkan bisa memperluas kesempatan kerja dan Pelaksanaan pembangunan pariwisata dilakukan dengan membangun tempat-tempat penginapan seperti villa, bungalow, losmen ataupun Perhotelan merupakan industri yang tergolong tahan terhadap krisis ekonomi . conomy crisis resistanc. dan kebangkrutan . ankruptcy resistanc. Dewasa ini pembangunan hotel-hotel berkembang dengan pesat, apakah itu pendirian hotel-hotel baru atau pengadaan kamar-kamar pada hotel-hotel yang ada. Fungsi hotel bukan saja sebagai tempat menginap untuk tujuan wisata namun juga untuk tujuan lain seperti manjalankan kegiatan bisnis, mengadakan seminar, atau sekedar untuk mendapatkan ketenangan. Dengan semakin majunya teknologi dan arus informasi yang menyebar dengan cepat dan perubahan-perubahan yang terjadi pada perkembangan ekonomi dan sosial budaya banyak mempengaruhi perilaku konsumen dalam memilih dan mengambil Jurnal Administrasi dan Manajemen Vol. No. Juni 2015 keputusan pembelinya. Dengan semakin ramainya situasi pemasaran saat ini, persaingan yang dihadapi oleh perusahaan perhotelan didalam memasarkan jasanya. Untuk dapat tercapainya volume penjualan dalam hal ini hasil hunian kamar yang diharapkan, maka faktor yang perlu diperhatikan adalah strategi-strategi bauran Yaitu paduan dari strategi produk, harga, saluran distribusi dan Pertumbuhan penjualan akan selalu meningkat sejauh pelaksanaan promosi tepat,Oleh karena itu dasar penjualan produk tidak boleh terlepas dari pelaksanaan Promosi perusahaan sebagai upaya nyata untuk mempertahankan pertumbuhan penjualan dan kemungkinan peningkatan ialah dalam Mempengaruhi pembeli yang sudah menjadi langganan agar lebih sering membeli dalam jumlah yang besar. Berusaha merebut langganan saingan dan menawarkan harga yang lebih rendah dibawahnya. Melancarkan usaha promosi yang lebih Menumbuhkan motivasi membeli pada calon konsumen yang belum pernah menggunakan produk yang belum Promosi yang efektif merupakan jawaban yang tepat untuk mencapai sasaran yang telah ditetapkan. Berdasarkan uraian diatas maka jelas bauran promosi merupakan hal yang sangat penting untuk memasarkan produk industri perhotelan. Dan sekarang ini Desa Wisata Hotel TMII Jakarta mengalami fluktuasi jumlah pengunjung maka Desa Wisata Hotel TMII Jakarta mempunyai tugas dan tanggung pendapatan atau keuntungan, maka Desa Wisata Hotel TMII Jakarta melakukan langkah-langkah yang ditujukan untuk ISSN : 1693-6876 mengatasi masalah tersebut dengan meningkatkan bauran promosi, sehingga peneliti tertarik melakukan penelitian tentang pengaruh bauran promosi terhadap upaya peningkatan hasil hunian kamar Desa Wisata Hotel TMII Jakarta. Meskipun hasil hunian kamar pada Desa Wisata Hotel TMII Jakarta selalu mengalami fluktuasi, seluruh kegiatan jasa perhotelan masih berjalan normal. Fluktuasi hasil hunian kamar ini dikarenakan kondisi yang sedang terjadi, fasilitas, sarana, dan prasarana serta promosi yang mungkin Seiring perkembangan perjalanannya Desa Wisata Hotel TMII Jakarta melakukan berbagai usaha untuk selalu meningkatkan hasil hunian kamar berupa jasa perhotelan, salah satunya yaitu dengan meningkatkan pelaksanaan kegiatan promosi agar Desa Wisata Hotel TMII Jakarta lebih dikenal dan diterima secara baik oleh masyarakat luas. Kegiatan promosi harus sejalan dengan rencana pemasaran yang diarahkan dan dikendalikan untuk mengembangkan laju Promosi yang tidak terkendali akan mempengaruhi dana atau anggaran yang telah ditetapkan, sehingga dana atau biaya yang dikeluarkan untuk promosi adalah Keadaan ini disebabkan karena kebijakan promosi yang kurang tepat. Untuk melakukan promosi, pihak Desa Wisata Hotel TMII Jakarta tentunya tidak akan lepas dari biaya promosi agar operasionalnya dapat berjalan lancar sehingga tujuan perusahaan dapat tercapai sesuai dengan apa yang direncanakan. Untuk mencapai tujuan perusahaan biasanya diperlukan anggaran biaya promosi yang tidak sedikit. Biaya promosi yang dikeluarkan tergantung dari masing-masing perusahaan yang akan mengambil kebijakan untuk hal Jurnal Administrasi dan Manajemen Vol. No. Juni 2015 Identifikasi Masalah. Pembatasan Masalah dan Rumusan Masalah Identifikasi Masalah Seberapa besar pengaruh biaya promosi terhadap hasil hunian kamar Desa Wisata Hotel TMII Jakarta?Apakah besarnya biaya promosi dapat meningkatkan hasil hunian kamar Desa Wisata Hotel TMII Jakarta? Apakah biaya promosi mempunyai hubungan positif terhadap hasil hunian kamar Desa Wisata Hotel TMII Jakarta? Pembatasan Masalah Pembahasan hanya akan membahas pengaruh biaya promosi yang telah dilakukan olehDesa Wisata Hotel TMII Jakarta dan apakah biaya promosi tersebut memberikan keuntungan terhadap hasil hunian kamar Desa Wisata Hotel TMII Jakarta. Data dari tahun 2004 - 2013. Untuk menampilkan efektivitas besarnya biaya promosi yang telah dikeluarkan oleh hasil hunian kamar Desa Wisata Hotel TMII Jakarta terhadaphasil hunian kamar. Rumusan Masalah Apakah besarnya biaya promosi dapat meningkatkan hasil hunian kamar pada Desa Wisata Hotel TMII Jakarta? TUJUAN PENELITIAN Untuk mengetahui besarnya biaya promosi yang dilakukan oleh Desa Wisata Hotel TMII Untuk mengetahui besarnya hasil hunian kamar di Desa Wisata Hotel TMII Jakarta. untuk mengetahui pengaruh biaya promosi terhadap hasil hunian kamar pada Desa Wisata Hostel TMII Jakarta. METODOLOGI PENELITIAN Pendekatan Penelitian Penelitian ini menggunakan pendekatan variabelbiaya promosi (X) dan hasil hunian kamar (Y) pada Desa Wisata Hotel TMII Jakarta. ISSN : 1693-6876 Tempat dan waktu Tempat : Desa Wisata Hotel TMII Jakarta Waktu : Januari - Maret 2014 Tehnik Pengumpulan Data Data Primer . ata lapangan. wawancara, survey/observasi ) Data sekunder . epustakaan, data yang telah ada kemudian dianalisi. HASIL DAN PEMBAHASAN Sejarah Perkembangan Perusahaan Desa Wisata menempati lahan seluas 4 ha dengan dengan 55 kamar dan memiliki sarana lengkap, antara lain Convention Hall berkapasitas 600 orang . , meeting roomberkapasitas 20- 50 orang, panggung terbuka Ramayana dengan daya tampung 400 orang. Diresmikan pertama kali pada tanggal 20 April 1985 dengan nama Desa Wisata Hostel TMII, dibawah Manajemen Taman Mini AuIndonesia IndahAy. Dengan status sebagai hostel. Kemudian pada Agustus 2008 Desa Wisata Hostel TMII pengelolaannya diambil alih oleh pihak swasta yakni PT. Pesona Bumi Nusantara dengan meningkatkan status menjadi hotel (Desa Wisata Hotel TMII) dan melakukan penambahan berbagai fasilitas. Untuk melakukan meeting corporate, training, seminar serta family gathering. Juga tepat untuk resepsi pernikahan,ideal sekaligus nyawan untuk kegiatan seperti resepsi pernikahan, wisuda, reuni, seminar, training, family gathering, olah raga hingga meeting corporate. Berdasarkan wawancara dengan Ibu NUR KHOZIMAH selaku Marketing Supervissor Desa Wisata Hotel TMII Jakarta. Pada hari Jumat tanggal 21 Maret 2014, maka didapatkan hasil wawancara sesuai dengan tujuan penelitian ini, meliputi hal-hal sebagai Hasil Hunian Kamar Desa Wisata Hotel TMII Jakarta tahun 2004-2013 Hasil Hunian Kamar Desa Wisata TMII Jakarta daritahun2004-2013 menunjukkan rata-rata Jurnal Administrasi dan Manajemen Vol. No. Juni 2015 penjualan sebesar Rp. 000,- . hunian kamar terendah terjadi pada tahun 2004 yaitu sebesar Rp. 000,- . hasil hunian kamar tertinggi terjadi pada ISSN : 1693-6876 tahun 2013 yaitu Rp. 000,-. Hasil Hunian Kamar Desa Wisata Hotel TMII Jakarta dari tahun 2004-2013 dapat dilihat pada tabel berikut : Tabel 1. 0 Hasil Hunian Kamar Desa Wisata Hotel tahun 2004-2013 No. Tahun Hunian Kamar Hasil Hunian Kamar Rp. 000,2. Rp. 000,3. Rp. 000,4. Rp. 000,5. Rp. 000,6. Rp. 000,7. Rp. 000,8. Rp. 000,9. Rp. 000,10. Rp. 000,Sumber :Dokumen data hasilhunian kamar Desa Wisata Hotel TMII Jakarta Tahun 2004-2013 Biayapromosi yang dilakukanoleh Desa Wisata Hotel TMII Jakarta tahun 2004-2013 Tabel 1. 2 Biaya Promosi Desa Wisata Hotel TMII Jakarta Tahun 2004-2013 No. Tahun Promosi Biaya Promosi Rp. 000,2. Rp. 000,3. Rp. 000,4. Rp. 000,5. Rp. 000,6. Rp. 000,7. Rp. 000,8. Rp. 000,9. Rp. 000,10. Rp. 000,Sumber : Dokumen biaya Desa Wisata Hotel TMII Jakarta Tahun 2004-2013 Jurnal Administrasi dan Manajemen Vol. No. Juni 2015 ISSN : 1693-6876 Biaya Promosi dan Hasil Hunian Kamar Desa Wisata Hotel TMII Jakarta tahun 2004-2013 Tabel1. 3 Biaya Promosi dan Hasil Hunian Kamar Desa Wisata Hotel TMII Jakarta Tahun 2004-2013 Tahun Biaya Promosi Rp. 000,2005 Rp. 000,2006 Rp. 000,2007 Rp. 000,2008 Rp. 000,2009 Rp. 000,2010 Rp. 000,2011 Rp. 000,2012 Rp. 000,2013 Rp. 000,Sumber :Diolahdari data tabel3dan tabel 4 Hasil Hunian Kamar Rp. 000,Rp. 000,Rp. 000,Rp. 000,Rp. 000,Rp. 000,Rp. 000,Rp. 000,Rp. 000,Rp. Perhitungan Koefisien Korelasi Product Moment Tabel1. 4 Rekapitulasi Data BiayaPromosi (X) dan Hasil Hunian Kamar (Y) Desa Wisata Hotel TMII Jakarta Tahun 2004-2013 BiayaPro Hasil Hunian Tahun Kamar (X) (Y) Jumlah Keterangan : . alamribuan rupia. Untuk mencari hubungan antara biaya promosi dan hasil hunian kamar padaDesa Wisata Hotel TMII Jakarta digunakan analisiskorelasi product moment. Berikut perhitungan Koefisien Korelasi Product Moment : Jurnal Administrasi dan Manajemen Vol. No. Juni 2015 Rxy = ISSN : 1693-6876 n(Oc XY) Oe (Oc X)(Oc Y) Oo. (Oc X2 ) Oe (Oc X)2 ]. (Oc Y 2 ) Oe (Oc Y)2 ] 10. Oe . Oo. Oe . 2 ]. Oe . 000 Oe 30. Oo. Oo462. yacyaya = 0,928 Nilai 0,928 menunjukkan bahwa korelasi positif sangat erat dari hasil analisis koefisien korelasi tersebut diperoleh nilai r sebesar 0,928 yang berarti bahwa hubungan atau korelasi antara besarnya biaya promosi dan hasil huniankamar Desa Wisata Hotel TMII Jakarta tergolong sangat erat Untuk mengetahui seberapa besar pengaruh biaya promosi (X) terhadap hasil hunian kamar (Y). Hasil dari analisis determinasi ini dinyatakan dalam bentuk persentase (%). Dan R = r 2 x 100 % R = . 2 x 100 % R = 0,8612 x 100 % yac = ynyi, yaya % Berdasakan (R) 86,12% mengindikasikan bahwa pengaruh besarnya biaya promosi terhadap hasil hunian kamar adalah sebesar 86,12%, sedangkan sisanya sebesar 13,88% dipengaruhi oleh faktorfaktor lain yang tidak dibahas dalam penelitian ini . Uji Hipotesis Untuk mengetahui apakah ada hubungan yang bermakna atau signifikan antara besarnya biaya promosi dan hasil hunian kamar dilakukan uji-t dengan rumus sebagai berikut : Uji t ycOon Oe 2 Oo1 Oe r 2 0,928Oo10 Oe 2 Oo1 Oe 0,9282 0,928Oo8 Oo1 Oe 0,861 2,625 0,37 ya = yi, yayye Dengan kemaknaan () 5% atau t tabel . , nAe. dengan diperoleh nilai uji- t hitung sebesar 7,095 dan t tabel sebesar 2,228. Oleh karena nilai t hitung > t tabel maka Ho ditolak dan Ha Dengan disimpulkan bahwa terdapat hubungan atau korelasi yang bermakna antara besarnya biaya promosi dan hasil hunian kamar di Desa Wisata Hotel TMII Jakarta dari tahun 2004-2013 pada batas kemaknaan5%t tabel . , nAe. = 2,228. Berikut penjelasan melalui Jurnal Administrasi dan Manajemen Vol. No. Juni 2015 ISSN : 1693-6876 terima Ho t tabel = 2,228(Ho ditola. Gambar1. HasilUjiHipotesisPenelitian Dengan demikian, berdasarkan perhitungan diatas, dapat disimpulan bahwa hipotesis yang mengatakan bila besarnya biaya promosi dapat meningkatkan hasil hunian kamar adalah benar. Untuk ketergantungan antara variabel biaya promosi (X) dan variabel hasil hunian kamar (Y) digunakan perhitungan persamaan regresi sebagai berikut : yea(Oc. cyeA) Oe (Oc. (Oc. eA))) yea(Oc ycya ) Oe (Oc y. Oe . Oe . Oe . Oe . yau = yaycya, yayyc (Oc yeA) Oe . eE)(Oc y. yao= yea . Oe {. Oe . yao = ya. yayeyi Perhitungan Persamaan Regresi Sehingga persamaan regresi adalah :yao = yao yau. Y = variabel hasil hunian kamar X = variabel besarnya biaya promosi Arti dari nilai : a = Intersep/konstanta sebesar nilai a = ? Tanpa adanya perubahan X, maka nilai Y a, /- menunjukkan arah b = Koefisien Regresi yau= Setiap kenaikan X sebesar 1%, maka akan menaikkan b x 1% Berdasarkan analisis, diperoleh nilai a 047 dan nilai b sebesar 131,193. Dengan demikian maka diperoleh persamaan regresi sebagai berikut : Y = 047 131,193X Y = hasil hunian kamar Jurnal Administrasi dan Manajemen Vol. No. Juni 2015 X = besarnya biaya promosi Olehkarenanilat hitung > t tabel Dengan demikian regresi yang diperoleh meramalkan hasil hunian kamar bila biaya promosi sudah di tentukan. Persamaan tersebut dapat diinterpretasikan sebagai a = 1. 047 adalah konstanta yang artinya, apabila biaya promosi dianggap nol maka hasil hunian kamar sebesar Rp. 047,b = 131,193 koefisien biaya promosi yang artinya, jika promosi meningkat sebesar Rp. 1,- maka tingkat huniankamar akan naik sebesar Rp. 131,193,- dengan asumsi variabel lain dianggap konstan, apabila Y sebesar Rp. 047,-. KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan Dari penelitian perhitungan statistik, dapat dibuktikan bahwa biaya promosi . ariabel X) mempunyai hubungan yang erat terhadap hasil hunian kamar . ariabel Y). Perhitungannya menggunakan analisis korelasi product Dengan Hasil pada pengujian menunjukkan nilai 0,928 yang berarti adanya hubungan yang erat sekali hasilhunian kamar pada Desa Wisata Hotel TMII Jakarta. Koefisien determinasi (R) sebesar 86,12% pengaruh besarnya biaya promosi terhadap hasilhunian kamar adalah sebesar 86,12%, sedangkan sisanya sebesar 13,88% dipengaruhi oleh faktorfaktor lain seperti harga, lokasi, jenis produk dan lainnyayang tidak dibahas dalam penelitian ini. Uji Hipotesis dengan menggunakan batas kemaknaan () 5% ataut tabel . , nAe. diperolehnilaiuji t hitung sebesar 7,095 t tabel ISSN : 1693-6876 2,228. maka Ho ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan atau korelasi yang bermakna antara besarnya biaya promosi dan hasil hunian kamar di Desa Wisata Hotel TMII Jakarta dari tahun 2004-2013pada batas kemaknaan 5% . Berdasarkan analisis regresi sederhana, diperoleh nilai a sebesar 1. dan nilai b sebesar 131,193. Dengan regresi yang diperoleh tersebut, maka dapat digunakan untuk meramalkan hasil hunian kamar bila biaya promosi sudah di tentukan. Persamaan tersebut dapat diinterpretasikan sebagai berikut : a = 1. 047 adalah konstanta yang artinya, apabila biaya promosi dianggap nol maka hasil hunian kamar sebesar Rp. 047,- . 131,193 koefisien biaya promosi yang artinya, jika promosi meningkat sebesar Rp. 1,- maka tingkat hunian kamar akan naik sebesar Rp. 131,193,- dengan asumsi variabel lain dianggap konstan. Sehingga persamaan regresinya adalah Y =1. 047 131,19X, hal ini menunjukkan terdapat pengaruh yang positif variabel biaya promosi terhadap hasil hunian kamar yaitu apabila terjadi peningkatan biaya promosi, maka hasil hunian kamar di Desa Wisata Hotel TMII Jakarta juga akan meningkat dengan asumsi variabel yang lain tetap. Saran Desa Wisata Hotel TMII Jakarta perlu menentukan promosi dengan biaya yang efektif dan efisien melalui website Internetguna mendapatkan hasil hunian kamar maksimal. Hendaknya pihak Desa Wisata Hotel TMII Jakarta lebih intensif melaksanakan promosi karena persaingan pasar saat ini yang sangat tinggi. Dalam merekrut karyawan di divisi marketing hendaknya yang kompeten sesuai background Jurnal Administrasi dan Manajemen Vol. No. Juni 2015 ISSN : 1693-6876 sehingga mampu bersaing dengan hotelhotel lain dengan menghasilkan hunian kamar yang lebih tinggi. Berdasarkan hasil penelitian ini, diharapkan kepada peneliti berikutnya untuk meneliti variabel lain yang dimungkinkan mempunyai pengaruh terhadap hasil hunian kamar. DAFTAR PUSTAKA