Uniter: Jurnal Ekonomi dan Pendidikan Ekonomi Volume 01 Nomor 01 Tahun 2023 https://afeksi. id/journal3/index. php/uniter/index Interpretasi Kinerja Kuangan sebagai Variabel Intervening CEO Overconfidence. Intelektual Capital dan Islamic Corporate Governance Disclousure terhadap Corporate Social Responsibility Selviana Dwi Pratiwi1. Yudha Trishananto2 Universitas Islam Negeri Salatiga selvivi535@gmail. com1, yudhatrishananto@uinsalatiga. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Ceo Overconfidence. Intellectual Capital Dan Islamic Corporate Governance Disclousure Terhadap Corporate Social Responsibility Dimediasi Oleh Kinerja Keuangan (Studi Empiris Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Indeks Saham Syariah Indonesia Periode 2019-2. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan populasi Perusahaan yang terdaftar di ISSI Manufaktur 2019-2022. Data yang didapat selanjutnya di olah dengan cara memakai alat kemudian di olah dengan menggunakan eviews Hasil daripada yang sudah didapatkan dari penelitian ini menjelaskan bahwa hasil pengujian penelitian ini menunjukkan bahwa: CEO overconfidene mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap Corporate Social Responsibility. Intelektual capital mempunyai pengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap Corporate Social Responsibility. Islamic Corporate Governance Disclousure mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap Corporate Social Responsibility. Kinerja Keuangan mempunyai pengaruh positif dan tidak signifikan terhadap Corporate Social Responsibility. CEO Overconfidence mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Keuangan. Intellectual Capital mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Keuangan. Islamic Corporate Governance Disclousure mempunyai pengaruh positif dan tidak signifikan terhadap Kinerja Keuangan. Kinerja Keuangan tidak mampu memediasi pengaruh CEO Overconfidence terhadap Corporate Social Responsibility. Kinerja Keuangan mampu memediasi pengaruh Intellectual Capital terhadap Corporate Social Responsibility Kinerja Keuangan tidak mampu memediasi pengaruh Islamic Corporate Governance Disclousure terhadap Corporate Social Responsibility. Kata Kunci: Ceo Overconfidence. Intellectual Capital dan Islamic Corporate Governance Disclousure. Corporate Social Responsibility. Kinerja Keuangan PENDAHULUAN Kepopuleran konflik perusahaan sudah dikepung dari berbagai sisi. Terdapat peer pressure dari publik, media, dan LSM, financial pressure dari investor dan kreditor, dan regulatory pressure dari regulator dan pemerintah (Arribaath, 2. Semua pihak mendorong kolaborasi lintas sektor dan lintas pemangku kepentingan untuk mewujudkan tujuan pembangunan CSR terkait dengan komitmen perusahaan untuk berperilaku etis dan berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi yang berkelanjutan (Mutuc et al. , 2. CSR membantu perusahaan bertanggung jawab secara sosial terhadap dirinya sendiri dan berbagai pemangku kepentingan. Dengan demikian menyebabkan semakin pentingnya penerapan CSR pada perusahaan. CSR tidak sulit dimanfaatkan lagi sebagai pengeluaran, tetapi sebagai tindakan stratejik yang dapat memberikan keunggulan kompetitif bagi perusahaan (Gao & Han, 2. Tindakan corporate social responsibility berdampak pada pertumbuhan perusahaan, termasuk meningkatkan citra publik perusahaan. Jika demikian halnya, maka setiap kali perusahaan mengeluarkan produk baru, akan diterima dengan baik. 55% konsumen lebih memilih untuk membeli produk dan layanan dari perusahaan yang peduli dengan masalah sosial dan lingkungan. Produk dan layanan dari udara yang kita hirup, makanan yang kita makan, dan bahkan kualitas sosial di mana kita hidup tidak serta merta ditentukan oleh aktivitas korporasi (Pratama et al. Perihal ini mengenai kondisi pasar dan lingkungan yang mempengaruhi dan dipengaruhi oleh perusahaan, yang pada akhirnya akan dapat diterapkan sebagai pengetahuan khusus tentang bagaimana membangun interaksi yang baik dengan pemangku kepentingan dan Interpretasi Kinerja Kuangan sebagai Variabel Intervening CEO Overconfidence. Intelektual Capital dan Islamic Corporate Governance Disclousure terhadap Corporate Social Responsibility menyesuaikannya dengan strategi operasional (Lu et al. Selain itu. CSR dapat menjadi strategi bisnis yang dapat meningkatkan legitimasi, menjaga reputasi lembaga terkait di mata para pemangku kepentingan (Yoon et al. , 2. CSR dapat dikatakan sebagai investasi "atribusi positif atau modal moral" dalam aset tidak berwujud ataupun Aualat lindung nilaiAy (Mei et al. yang dapat mengurangi hukuman ketika menghadapi peristiwa negatif. Tabel 1. Hasil Analisis Corporate Social Responsibility Sektor Manufaktur Di ISSI Periode Tahun 2019-2022 Kode Corporate Social Responsibility Perusahaan BUDI CAMP CEKA 0,56 0,51 COCO FOOD GOOD HOKI 0,82 ICPB 0,71 INDF MYOR Sumber: Data diolah 2022 Mengacu survei Center for Risk Management tahun 2019 sampai dengan 2022 terkait peran lingkungan, sosial, dan tata kelola dalam proses bisnis dan pengambilan keputusan dengan menanyakan apakah kriteria tersebut sudah menjadi pertimbangan dalam perencanaan organisasi, mayoritas pelaku bisnis di Indonesia belum mengikut sertakan lingkungan, sosial, dan tata kelola secara terstruktur dalam pengambilan keputusan di organisasinya. Lemahnya komitmen CSR dapat dipengaruh oleh berbagai faktor internal maupun eksternal. Menurut upper echelon theory, kepribadian chief executive officer (CEO) memberikan suatu informasi signifikan kepada tindakan stratejik dan kinerja perusahaan (Zhu. , & Chen 2. , sehingga karakteristik CEO berperan lebih CSR. CEO perusahaan menentukan apakah perusahaan menanggapi atau mengabaikan kepentingan pemangku kepentingan. Namun. CEO, seperti semua orang, memiliki rasionalitas terbatas, sehingga mereka tidak selalu membuat keputusan yang optimal (Park et al. , 2. METODE PENELITIAN Jenis penelitian ini menggunakan data sekunder, di mana data disediakan oleh perusahaan berupa annual report dan laporan tahunan serta dapat dimintai melalui website masing-masing perusahaan ataupun dari website . Bursa Efek Indonesia. Penelitian ini dilakukan pada perusahaan di daftar Indeks Saham Syariah Indonesia. Sedangkan waktu penelitian dimulai sejak bulan November dengan menganalisis annual report daftar ISSI periode tahun 2019 sampai dengan tahun 2022. Populasi yaitu seluruh subjek dalam penelitian yang akan diteliti oleh peneliti yang akan diolah dan ditarik kesimpulan (Siyoto, 2. Dalam sebuah riset populasi merupakan subjek secara umum, sedangkan sampel merupakan subjek khususnya. Populasi yang dipakai dalam penelitian ini yaitu seluruh laporan tahunan perusahaan dalam Bursa Efek Indonesia (BEI) dan telah go public yaitu berjumlah 649 perusahaan. Metode dalam menentukan sampel pada penelitian ini yaitu dengan metode purposive sampling. Teknik tersebut yaitu suatu teknik dalam pemilihan sampel dengan ketentuan tertentu atau kriteria khusus (Siyoto, 2. Pertimbangan atau kriteria sampel penelitian ini yaitu: 2022. Perusahaan go public. Perusahaan yang terdaftar dalam Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) Interpretasi Kinerja Kuangan sebagai Variabel Intervening CEO Overconfidence. Intelektual Capital dan Islamic Corporate Governance Disclousure terhadap Corporate Social Responsibility Perusahaan menjadi kelompok sektor manufaktur mempublikasikan annual report perusahaannya periode 2019-2022. HASIL DAN PEMBAHASAN Statistik Deskriptif Deskriptif statistis digunakan untuk memberi deskriptif pada data ataupun gambaran umum yang ditinjau melalui standar deviasi, nilai rata-rata . , maksimum dan minimum (Ghozali, 2. Tabel 2. Hasil Uji Statistik Deskriptif Mean Median Maximum 1. Minimum 0. Std. Dev. Observation Sumber: Data diolah peneliti tahun 2023 Sesuai hasil uji statistik sampel berjumlah 104 data pengamatan diperoleh nilai sebagai Nilai CEO Overconfidene rata-rata adalah 0. 661538, nilai median 0. 600000, nilai 000000, nilai minimum 0. 400000, dan standar deviasi 0. Nilai Intellectual Capital mean adalah 27. 06793, nilai median 6. 649500, nilai maximum 888. nilai minimum 1. 605000, dan standar deviasi 7. Nilai Islamic Corporate Governance Disclousure mean adalah 0. 757442, nilai median 0. 766000, nilai 844000, nilai minimum 0. 656000 dan standar deviasi 0. Nilai Corporate Social Responbility mean adalah 0. 689779, nilai median 0. 736000, nilai 824000, nilai minimum 0. 505000, dan standar deviasinya 0. Nilai Kinerja Keuangan mean adalah 1. 002731, nilai median 0. 378000, nilai maximum 057000, nilai minimum 0. 005000, dan standar deviasi 1. Uji Stasioneritas Uji stasioneritas untuk variabel penelitian ini menggunakan uji Unit Root Test yang dikembangkan oleh Dickey Fuller (Augmanted Dickey Fulle. pada tinggkat different ke 1. Adapun hasil uji stasioneritas dalam penelitian ini dapat dilihat pada tabel berikut: Tabel 3. Hasil Uji Stasioner 1 Difference Variabel Probabilitas Keterangan 1 CEO Overconfidene Data Stasioner 2 Intellectual Capital Data Stasioner Islamic Corporate Governance Disclousure Data Stasioner Corporate Social Responsibility Data Stasioner Kinerja Keuangan Data Stasioner Sumber: Data diolah peneliti tahun 2023 Uji Regresi Data Panel Y Uji Model Regresi Persamaan Corporate Social Responsibility Hasil spesifikasi model uji regresi pada data panel dalam penelitian ini adalah sebagai . Uji Regresi Common Effect Model Interpretasi Kinerja Kuangan sebagai Variabel Intervening CEO Overconfidence. Intelektual Capital dan Islamic Corporate Governance Disclousure terhadap Corporate Social Responsibility Regresi common effect sebagai model sederhana yaitu penggabungan data time series dengan cross section. Regresi ini memakai pendekatan Ordinary Least Square (OLS). Tabel hasil uji regresi model common effect sebagai berikut: Tabel 4. Hasil Uji Common Effect Model Y Variable Coefficient Std. Error t-Statistic Prob. CEO ICGD 28E-05 Mean dependent var dependent var Akaike info criterion Schwarz criterion Hannan-Quinn criter. Durbin-Watson stat R-squared Adjusted Rsquared of regression Sum squared resid Log likelihood F-statistic Prob(F-statisti. Sumber: Data diolah peneliti tahun 2023 . Uji Regresi Fixed Effect Model Regresi ini memanfaatkan metode Least Square Dummy Variable (LDVS). Berikut hasil pengujian regresi fixed effect model: Tabel 5. Hasil Uji Regresi Fixed Effect Model Y Variable Coefficient Std. Error t-Statistic Prob. CEO ICGD Effects Specification Cross-section fixed . ummy variable. R-squared Adjusted Rsquared of regression Sum squared resid Log likelihood F-statistic Prob(F-statisti. Mean dependent var dependent var Akaike info criterion -7. Schwarz criterion Hannan-Quinn criter. Durbin-Watson stat Sumber: Data diolah peneliti tahun 2023 Hasil uji fixed effect model, berikutnya dilakukan melakukan uji chow dengan likelihood ratio guna memilih model sesuai dengan penggunaan uji common effect model dan fixed effect model. Berikut ini hasil dari uji chow: Interpretasi Kinerja Kuangan sebagai Variabel Intervening CEO Overconfidence. Intelektual Capital dan Islamic Corporate Governance Disclousure terhadap Corporate Social Responsibility Tabel 6. Hasil Uji Chow Y Effects Test Cross-section F Cross-section Chi-square Statistic Prob. Sumber: Data diolah peneliti tahun 2023 Dilihat dari hasil di atas nilai cross-section Chi-square 0. 0000 < 0. 05, sehingga model yang dipilih adalah Fixed Effect Model (FEM) . Uji Regresi Random Effect Model Regresi random effect model mengestimasi data panel di mana variabel gangguan mungkin saling memiliki hubungan pada data time series dan cross section. Metode ini memakai pendekatan Generalized Least Square (GLS). Berikut ini hasil pengujian regresi random effect model: Tabel 7. Hasil Uji Regresi Random Effect Model Y Variable Coefficient Std. Error t-Statistic Prob. CEO ICGD Rho Effects Specification Cross-section random Idiosyncratic random Weighted Statistics R-squared Adjusted R-squared of regression F-statistic Prob(F-statisti. Mean dependent var dependent var Sum squared resid Durbin-Watson stat Sumber: Data diolah peneliti tahun 2023 Setelah mengetahui hasil persamaan dari regresi model random effect, selanjutnya dilakukan uji hausman test. Pengujian ini guna mengetahui model terbaik diantara fixed effect dengan random effect. Berikut hasil uji hausman: Tabel 8. Hasil Uji Hausman Y Correlated Random Effects - Hausman Test Equation: Untitled Test cross-section random effects Test Summary Cross-section random Chi-Sq. Statistic Chi-Sq. Prob. Sumber: Data diolah peneliti tahun 2023 Interpretasi Kinerja Kuangan sebagai Variabel Intervening CEO Overconfidence. Intelektual Capital dan Islamic Corporate Governance Disclousure terhadap Corporate Social Responsibility Berdasarkan pada hasil uji hausman di atas nilai probability crosection 0000 < 0. Hal tersebut berarti model paling tepat yang dipakai pada penelitian ini yaitu fixed effect model. Tabel 9. Hasil Uji Lagrange Multiplier Regresi Y Test Hypothesis Cross-section Time Breusch-Pagan . Both . Sumber: Data diolah peneliti tahun 2023 Dilihat hasil dari uji langrange multiplier nilai probability 0. 0000 < 0,05. Artinya penggunaan model paling sesuai ialah metode uji random effect model. Uji Asumsi Klasik Regresi Y Uji Normalitas Uji normalitas untuk mengetahui hasil data yang diuji berdistribusi normal atau tidak Penelitian ini menggunakan uji statistic Jarque-Bera. Residual akan terdistribusi secara normal apabila nilai angka sig. lebih dari 0,5. Tabel 10. Hasil Uji Normalitas Series: Standardized Residuals Sample 2019 2022 Observations 104 Mean Median Maximum Minimum Std. Dev. Skewness Kurtosis Jarque-Bera Probability Uji Multikolinearitas Tabel 11. Hasil Uji Multikolinearitas Y CEO ICGD 0. Sumber: Data diolah peneliti tahun 2023 Dari hasil perhitungan tabel diatas , hasil nilai RA pada regresi auxiliary lebih kecil dibanding dengan RA regresi utama, oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa data variabel pada penelitian ini bebas dari masalah multikolinearitas Uji Heterokedastisitas Tabel 12. Hasil Uji Heteroskedastisitas Y Variable Coefficient Std. Error t-Statistic Prob. CEO ICGD Sumber: Data diolah peneliti tahun 2023 Interpretasi Kinerja Kuangan sebagai Variabel Intervening CEO Overconfidence. Intelektual Capital dan Islamic Corporate Governance Disclousure terhadap Corporate Social Responsibility Di lihat dari tabel diatas dengan memakai uji Glejser nilai probability > 0. Dengan demikian dapat ditarik kesimpulan bahwa dalam riset ini tidak terjadi masalah Uji Autokorelasi Tabel 13. Hasil Uji Autokorelasi Y R-squared Adjusted R-squared of regression Sum squared resid Log likelihood F-statistic Prob(F-statisti. Mean dependent var -0. dependent var Akaike info criterion -5. Schwarz criterion Hannan-Quinn criter. Durbin-Watson stat 1. Sumber: Data diolah peneliti tahun 2023 Dilihat dari hasil di atas menunjukkan bahwa nilai uji Breusch Durbin-Watson stat Test dengan signifikan 1. 769544 > 0. 05 maka model regresi tidak terdapat masalah autokorelasi. Uji Hipotesis Regresi Y Uji T Uji t untuk mengetahui pengaruh dari jawaban hipotesis penelitian secara individu Di mana diukur menggunakan nilai koefisien dan sig. Jika nilai sig. < 0. 05 berarti variabel independent mampu memengaruhi secara signifikan variabel dependen. Berikut hasil uji t pada penelitian ini: Tabel 14. Hasil Uji T Y Total panel . observations: 104 Variable Coefficient Std. Error t-Statistic Prob. ICGD CEO Sumber: Data diolah penulis tahun 2023 Didapatkan hasil dari uji t di atas sebagai berikut: CEO Overconfidene terhadap Corporate Social Responbility. Nilai coefficient dari variabel CEO Overconfidene adalah 0. 938785 dan nilai prob. 0000<0,05. Disimpulkan CEO Overconfidene berpengaruh positif dan signifikan terhadap Corporate Social Responbility. Intellectual Capital terhadap Corporate Social Responbility. Nilai coefficient dari variabel Intellectual Capital -1. 780005 dan nilai prob. 4358>0,05. Artinya Intellectual Capital berpengaruh negatif dan tidak signifikan pada Corporate Social Responbility. Islamic Corporate Governance Disclousure terhadap Corporate Social Responbility. Nilai coefficient dari variabel Corporate Governance Disclousure 0. 218058 dan nilai prob. 0001>0,05. Artinya Islamic Corporate Governance Disclousure berpengaruh positif dan signifikan terhadap Corporate Social Responbility. Kinerja Keuangan terhadap Corporate Social Responbility. Nilai coefficient dari variabel Kinerja Keuangan 0. 001744 dan nilai prob. 276>0,05. Artinya Islamic Kinerja Keuangan berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap Corporate Social Responbility. Interpretasi Kinerja Kuangan sebagai Variabel Intervening CEO Overconfidence. Intelektual Capital dan Islamic Corporate Governance Disclousure terhadap Corporate Social Responsibility Uji Koefisien Determinasi (R. Tabel 16. Hasil Uji Koefisien Determinasi (R. Y R-squared Adjusted R-squared of regression Sum squared resid Log likelihood F-statistic Prob(F-statisti. Mean dependent var 0. dependent var Akaike info criterion -4. Schwarz criterion Hannan-Quinn criter. Durbin-Watson stat 0. Sumber: Data diolah peneliti tahun 2023 Hasil uji R-squared bernilai 0,957288. Disimpulkan pengaruh variabel bebas terhadap Corporate Social Responbility yaitu 0,957288%. Sisa dari nilai yaitu sebesar 99,04712% terdapat dorongan faktor lain yang mempengaruhi Corporate Social Responbility. Uji F Berdasarkan pengujian di atas, nilai probability dari Fstatistik yaitu 0. 00000 < 0. Berarti variabel CEO Overconfidene. Intellectual Capital. Islamic Corporate Governance Disclousure Corporate secara bersama-sama memiliki pengaruh yang positf serta signifikan terhadap variabel Corporate Social Responsibility. Uji Regresi Data Panel Z Uji Chow Tabel 17. Hasil Uji Chow Z Effects Test Statistic Prob. Cross-section F Cross-section Chi-square . Sumber: Data diolah peneliti tahun 2023 Dilihat dari hasil di atas nilai cross-section Chi-square 0. 0000< 0,05 sehingga model yang dipilih adalah Fixed Effect Model. Uji Hausman Tabel 18. Hasil Uji Hausman Z Test cross-section random effects Chi-Sq. Statistic Chi-Sq. Test Summary Prob. Cross-section random Sumber: Data diolah peneliti tahun 2023 Berdasarkan hasil uji hausman di atas probability crosection random 0. 00007<0. Berarti model paling tepat yang dipakai pada penelitian ini yaitu Fixed Effect Model. Tabel 19. Hasil Uji Lagrange Multiplier Regresi Z Test Hypothesis Cross-section Time Breusch-Pagan . Sumber: Data diolah peneliti tahun 2023 Both . Interpretasi Kinerja Kuangan sebagai Variabel Intervening CEO Overconfidence. Intelektual Capital dan Islamic Corporate Governance Disclousure terhadap Corporate Social Responsibility Dapat dilihat hasil pengujian tabel 4. 17 uji langrange multiplier nilai probability 0. 0,05. Artinya penggunaan model paling sesuai ialah metode uji random effect model. Uji Asumsi Klasik Regresi Z Uji Normalitas Tabel 20. Uji Normalitas Z Series: Standardized Residuals Sample 2021 2022 Observations 52 Mean Median Maximum Minimum Std. Dev. Skewness Kurtosis Jarque-Bera Probability Uji Multikolinearitas Tabel 21. Hasil Uji Multikolinearitas Z CEO ICGD Sumber: Data diolah peneliti tahun 2023 Dari hasil perhitungan diatas, hasil nilai RA pada regresi auxiliary lebih kecil dibanding dengan RA regresi utama, oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa data variabel pada penelitian ini bebas dari masalah multikolinearitas. Uji Heteroskedastisitas Tabel 22. Hasil Uji Heteroskedastisitas Z Variable Coefficient Std. Error t-Statistic Prob. CEO ICGD R-squared Adjusted R-squared -0. of regression 5. Sum squared resid 3309. Log likelihood F-statistic Prob(F-statisti. Mean dependent var 1. dependent var Akaike info criterion 6. Schwarz criterion Hannan-Quinn criter. Durbin-Watson stat 1. Sumber: Data diolah peneliti tahun 2023 Di lihat dari tabel atas memakai uji Glejser nilai probability>0. Dengan demikian dapat ditarik kesimpulan bahwa dalam riset ini tidak terjadi masalah heteroskedastisitas. Interpretasi Kinerja Kuangan sebagai Variabel Intervening CEO Overconfidence. Intelektual Capital dan Islamic Corporate Governance Disclousure terhadap Corporate Social Responsibility Uji Autokorelasi Tabel 23. Hasil Uji Autokorelasi Z Variable Coefficient Std. Error t-Statistic Prob. CEO ICGD R-squared Mean dependent var -8. 20E-16 Adjusted R-squared 0. dependent var of regression 1. Akaike info criterion 3. Sum squared resid 177. Schwarz criterion Log likelihood Hannan-Quinn criter. F-statistic Durbin-Watson stat 1. Prob(F-statisti. Sumber: Data diolah peneliti tahun 2023 Dilihat dari hasil diatas menunjukkan bahwa nilai uji Breusch Durbin-Watson stat Test dengan signifikan 1. 996460 > 0. 05 maka model regresi tidak terdapat masalah autokorelasi. Uji Hipotesis Regrezi Z Uji T Uji T untuk mendeteksi pengaruh dari kesimpulan sementara hipotesis secara individu antara setiap variabel. Di mana pengukuran dengan nilai koefisien dan sig. Sig. < 0,05 artinya setiap variabel independen mampu mempengaruhi hubungan secara signifikan pada variabel Tabel 24. Hasil Uji T Z Variable Coefficient Std. Error t-Statistic Prob. CEO ICGD Sumber: Data diolah peneliti tahun 202 Kesimpulan hasil dari uji t di atas sebagai berikut: CEO Overconfidene terhadap Kinerja Keuangan. Nilai coefficient tabel pada variabel CEO Overconfidene adalah 1. 000000 dan nilai prob. < 0,05. Disimpulkan variabel CEO Overconfidene berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Keuangan. Intellectual Capital terhadap Kinerja Keuangan. Nilai coefficient dari variabel Intellectual Capital 4. 042119 dan nilai prob. 0035 < 0,05. Artinya variabel Intellectual Capital berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Keuangan. Corporate Governance Disclousure Corporate terhadap Kinerja Keuangan. Nilai coefficient dari variabel Corporate Governance Disclousure Corporate 0. 025000 dan nilai 0000 > 0,05. Artinya variabel Corporate Governance Disclousure Corporate berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap Kinerja Keuangan. Interpretasi Kinerja Kuangan sebagai Variabel Intervening CEO Overconfidence. Intelektual Capital dan Islamic Corporate Governance Disclousure terhadap Corporate Social Responsibility Uji Koefisien Determinasi (R. Tabel 25. Hasil Uji Koefisien Determinasi (R. Z R-squared Adjusted R-squared of regression F-statistic Prob(F-statisti. Mean dependent var dependent var Sum squared resid Durbin-Watson stat Sumber: Data diolah peneliti tahun 2023 Hasil pengujian di atas R-squared bernilai 0. Disimpulkan pengaruh variabel bebas dengan Kinerja Keuangan yaitu 0,924000%. Sisa dari nilai yaitu 0,076% terdapat dorongan faktor lain yang mempengaruhi Kinerja Keuangan. Uji Analisis Path Tabel 26. Rangkuman Hasil Regresi Persamaan 1&2 Regresi Persamaan 1 (X ke Y) Variable Coefficient Std. Error t-Statistic Prob. ICGD CEO R Square: 0. Regresi Persamaan 2 (X ke Z) Variable CEO ICGD Coefficient Std. Error t-Statistic Prob. R Square: 0. Sumber: Data diolah peneliti tahun 202 Pada hasil tabel 4. 23 dapat dilihat R-Square persamaan 1 yaitu 0. Maka nilai dari e1 yaitu e1 = Oo1 Oe ycI2 = Oo0,042712 = 0,205941 Nilai R-Square pada persamaan 2 adalah 1,000000. Maka nilai e2 yaitu e2 = Oo1 Oe ycI2 = Oo0,076 = 0,275680 CEO Over (X. CSR (Y) KK (Z) IK (X. ICGD (X. Interpretasi Kinerja Kuangan sebagai Variabel Intervening CEO Overconfidence. Intelektual Capital dan Islamic Corporate Governance Disclousure terhadap Corporate Social Responsibility Tabel 27. Analisis Jalur Variabel (Coeff. (Coeff. X ke Y) X ke Z) (Coeff. Z ke Y) Sa (St. Error X ke Z) SP2 Sb (St. Error Z ke Y) SP3 . 2*p. CEO Over ICGD Guna melihat besarnya pengaruh mediasi antar variabel maka standard error dari koefisien indirect effect dapat dijelaskan: CEO Overconfidene Intellectual Capital Islamic Corporate Governance Disclousure Corporate Social Responbility Kinerja Keuangan CEO Overconfidene (X. terhadap Corporate Social Responbility (Y) melalui Kinerja Keuangan (Z) sebagai variabel Intervening. Sp2p3 = Ooycy32 ycIycy22 ycy22 ycIycy32 ycIycy22 ycIycy32 =Oo . ,032. 000000 )2 . ,032. = Oo ,03. ,06. ,00. ,02. ,06. ,02. 0,03238 0,02544 0,02709 =Oo = Oo0,08491 = 0,291393 ycy2ycy3 yc= ycIycy2ycy3 0,1799 t = 0. Besar nilai t hitung ialah 0. 969427 < 1,660081 . tabel= n-k= 104-3= 101 bertaraf 0,. berarti tidak signifikan. Kesimpulan bahwa variabel Kinerja Keuangan (Z) tidak mampu memediasi pengaruh CEO Overconfidene (X. terhadap Corporate Social Responbility (Y). Intellectual Capital (X. terhadap Corporate Social Responbility (Y) melalui Kinerja Keuangan (Z) sebagai variabel Intervening. Sp2p3= Ooycy32 ycIycy22 ycy22 ycIycy32 ycIycy22 ycIycy32 =Oo = Oo . ,048. ,042. ,048. A(. ,098. ,338. ,098. =Oo = Oo0,47703 Interpretasi Kinerja Kuangan sebagai Variabel Intervening CEO Overconfidence. Intelektual Capital dan Islamic Corporate Governance Disclousure terhadap Corporate Social Responsibility = 0,6906735 ycy2ycy3 0,7049 ycIycy2ycy3 0,1828 t = 1. Berdasarkan nilai t hitung 3. 856126 > 1,660081 . tabel= n-k= 104-3= 101 bertaraf 0,. berarti signifikan. Kesimpulan bahwa variabel Kinerja Keuangan (Z) mampu memediasi pengaruh Intellectual Capital (X. terhadap Corporate Social Responbility (Y). Corporate Governance Disclousure (X. Corporate Social Responbility (Y) melalui Kinerja Keuangan (Z) sebagai variabel Intervening. Sp2p3= Ooycy32 ycIycy22 ycy22 ycIycy32 ycIycy22 ycIycy32 yc= =Oo = Oo . ,029. ,025. ,029. A(. ,175. ,000. ,175. 015900 2,334261 =Oo = Oo2,629233 = 1,621490 ycy2ycy3 0,04436 yc= ycIycy2ycy3 0,05282 t = 1. Berdasarkan nilai t hitung 0,839833 < 1,660081 . tabel= n-k= 104-3= 101 bertaraf 0,. berarti tidak signifikan. Kesimpulan bahwa variabel Kinerja Keuangan (Z) tidak mampu memediasi pengaruh Islamic Corporate Governance Disclousure (X. terhadap Corporate Social Responbility (Y). KESIMPULAN Hasil daripada yang sudah didapatkan dari penelitian ini menjelaskan bahwa hasil pengujian penelitian ini menunjukkan bahwa: CEO overconfidene mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap Corporate Social Responsibility. Intelektual capital mempunyai pengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap Corporate Social Responsibility. Islamic Corporate Governance Disclousure mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap Corporate Social Responsibility. Kinerja Keuangan mempunyai pengaruh positif dan tidak signifikan terhadap Corporate Social Responsibility. CEO Overconfidence mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Keuangan. Intellectual Capital mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Keuangan. Islamic Corporate Governance Disclousure mempunyai pengaruh positif dan tidak signifikan terhadap Kinerja Keuangan. Kinerja Keuangan tidak mampu memediasi pengaruh CEO Overconfidence terhadap Corporate Social Responsibility. Kinerja Keuangan mampu memediasi pengaruh Intellectual Capital terhadap Corporate Social Responsibility Kinerja Keuangan tidak mampu memediasi pengaruh Islamic Corporate Governance Disclousure terhadap Corporate Social Responsibility. DAFTAR PUSTAKA