SISTEM INFORMASI DISTRIBUSI TELUR UD. SUPENO TELUR AYAM BERBASIS WEB Nurwidi Setio Prasojo. Rangsang Purnama. Program Studi Sistem informasi. Fakultas Ilmu Komputer. Universitas Narotama Jl. Arief Rachman Hakim No. Surabaya 60117. Telp. 594 6406, . Fax. Email: nurwidi. mahasiswa@gmail. com , rangsang. purnama@narotama. Abstrak Saat ini UD. Telur Ayam Pak Supeno masih menggunakan Microsoft excel untuk menggolah data transaksi dari mulai transaksi barang masuk hingga keluar, dalam pengolahan data sering terjadi penumpukan data. Penggunaan sistem informasi pada UD. Supeno Telur Ayam, akan sangat membantu perusahaan dalam setiap transaksi penjualan dan pembelian karena informasi stok telur yang sebenarnya pada gudang akan dapat diketahui dengan cepat, sehingga setiap permintaan telur keluar atau masuk juga tersimpan dengan baik pada database. Untuk tahap desain dan perancangan sistem menggunakan bahasa pemodelan Unified Modeling Language (UML) adapun tahapan-tahapan dari perancangan sistem yang meliputi use case diagram, activity diagram, sequence diagram, class diagram, perancangan kamus data, desain input dan output dan untuk tahap ke 3 adalah tahap implementasi, dimana pada tahap ini merupakan tahap perancangan program dan testing. Kata Kunci : Distribusi Telur. Telur Ayam. UML. Pendahuluan Di zaman modern saat ini sistem memperlancar arus barang ke konsumen, informasi menjadi pencapaian tujuan bisnis Dengan penjualan, pembelian dan stok barang. berkembanganya suatu perusahaan maka Penggunaan sistem informasi pengolahan data perlu ditata dengan baik pada U. D Supeno Telur Ayam akan sangat dan terkomputerisasi untuk membangun membantu dalam setiap transaksi kinerja yang lebih baik. Sistem informasi yang penjualan dan pembelian karena baik adalah sistem yang memudahkan informasi stok barang yang sebenarnya dalam mengolah serta menyimpan data. pada gudang akan dapat diketahui D Supeno Telur Ayam adalah usaha dengan cepat, sehingga setiap permintaan dagang yang bergarak pada penjualan telur barang keluar atau masuk juga tersimpan Namun saat ini masih menggunakan dengan baik pada data base. Serta selain cara manual untuk mengolah data transaksi itu, sistem informasi distribusi ini akan dari mulai transaksi barang hingga keluar, memberikan informasi berupa sistem dalam pengolahan data sering terjadi penjualan, pemesanan barang, pembelian penumpukan data. Sehingga terdapat barang, mutasi barang serta retur barang. berkas-berkas yang mudah rusak dan hilang. Laporan-laporan ini nantinya dapat sehingga seringkali terjadi kehilangan buktidigunakan untuk owner sebagai bahan bukti penjualan tidak terstruktur dan terorganisir dengan baik. Maka dalam pertimbangan-pertimbangan mengguanakan sistem manual ini akan Supeno Telur Ayam menimbulkan beberapa masalah seperti pengarsipan data telur, kegiatan pengadaan Pola Distribusi Dan Teknologi barang, pengiriman telur serta stok barang Pengelolaan Hasil Tangkapan Pelabuhan Sehingga UD. Supeno Telur Ayam Perikanan Di Wilayah Pantura Jawa memerlukan sebuah sistem yang dapat Penelitian yang dilakukan oleh mendukung proses pengolahan data yang Andi Perdana Gumilang. Iin Solihin dan lebih cepat dan efisien. Dari permasalahan di Sugeng Hari Wisudo dari Fakultas atas penulis mempunyai sbuah konsep untuk Perikanan Kelautan. Institute membuat sistem informasi distribusi telur Pertanian Bogor berbasis web, dimana sistem ini akan digunakan untuk mencatat segala transaksi http://jurnal. id/index. php/narodroid e-NARODROID Volume V. Januari 2019 ISSN 2407-7712 Halaman 26-31 belum sinerginya pelabuhan perikanan di wilayah Pantura Jawa dalam pendistribusian hasil tangkapan. Pelabuhan perikanan seakan Ae akan berdiri sendiri tanpa adanya interaksi pelabuhan lain. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan pola distribusi hasil tangkapan. Analisis dilakukan secara deskriptif komperatif berdasarkan pasar, konektivitas dan pelaku pemasaran melalui penyajian peta, bagan dan tabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola distribusi hasil tangkapan di pantura Jawa berdasarkan pasar mencakup distribusi pasar lokal, regional, luar Jawa dan ekspor. Profil Perusahaan D Supeno Telur Ayam adalah perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan sebagai agen telur ayam. Supeno Telur Ayam telah berdiri sejak tahun 2006 di Jawa Timur dahulunya ber alamat di Desa Siring RT 07 RW 02 kecamatan Porong Kabupaten Sidoarjo kemudian berpindah alamat dikarenakan waktu itu di daerah Porong terkena dampak luapan lumpur Lapindo dan sekarang ber alamat di Perumtas 2 Blok N3 No. 41 desa Kalisampurno. Tanggulangin-Sidoarjo. Dengan motivasi yang tinggi U. D Supeno Telur Ayam ingin menciptakan layanan terbaik terhadap kepuasan pelanggan melalui standart kualitas telur. Dengan dukungan dan inovasi dari para pelanggan secara terus menerus mampu mendorong U. D Supeno Telur Ayam untuk berkembang pesat hingga sekarang. D Supeno Telur Ayam akan selalu memberikan pelayanan terbaik kepada setiap pelanggan dalam hal penjualan dan pengiriman telur. Pengertian UML Unified Modeling Language (UML) adalah sebuah tool berupa bahasa pemodelan yang digunakan untuk membangun atau membuat dokumen dari arsitektur perangkat sehingga lebih mudah dipahami. Pada UML 2. 3 terdiri Pembagian kategori dan macam-macam diagram tersebut dapat dilihat pada gambar dibawah ini. Gambar 1. Diagram UML Metodologi Penelitian MULAI Analisa Permasalahan Wawancara Pengertian Distribusi Barang Distribusi adalah kegiatan ekonomi yang menjembatani kegiatan produksi dan konsumsi. Berkat distribusi barang dan jasa dapat sampai ke tangan Dengan demikian kegunaan dari barang dan jasa akan lebih meningkat setelah dapat dikonsumsi. Dari apa yang baru saja diuraikan dapat disimpulkan bahwa distribusi adalah semua kegiatan yang ditujukan untuk menyalurkan barang dan/atau jasa dari produsen ke konsumen. Orang yang melakukan kegiatan distribusi disebut Observasi Studi Literatur Desain dan Perancangan Sistem Perancangan Use Case Perancangan Activity Diagram Perancangan Sequence Perancangan Class Diagram Perancangan Kamus Data Implementasi Testing Pembuatan Laporan Selesai Gambar 2. flowchart alur Rancang Bangun Distribusi Telur http://jurnal. id/index. php/narodroid e-NARODROID Volume V. Januari 2019 ISSN 2407-7712 Halaman 26-31 Analisa Permasalahan Untuk permasalahan model dan teknis program distribusi telur pada UD. Supeno Telur Ayam, fase pertama yang diperlukan adalah observasi dan wawancara. Wawancara Tujuan yang ingin dicapai pada fase ini adalah untuk mendapatkan informasi dan secara langsung, valid dan sesuai dengan fakta di lapangan. wawancara dilakukan anggota bagian pendistribusian. Informasi yang didapat dari hasil wawancara adalah sebagai berikut: Data Customer merupakan daftar nama dan alamat lengkap dari seluruh customer yang saat ini ada di UD. Supeno Telur Ayam. Data Retur telur merupakan daftar dari telur-telur yang di retur oleh customer ke UD. Supeno Telur Ayam dan UD. Supeno Telur Ayam ke Suplier. Data Penjualan merupakan daftar dari seluruh transaksi penjualan yang ada di UD. Supeno Telur Ayam. Data Pengiriman Telur dari Suplier merupakan daftar dari nota transaksi pengiriman barang yang di kirim oleh supplier ke UD. Supeno Telur Ayam. Desain Dan Perancangan Sistem Setelah permasalahan selesai dilakukan,tahap berikutnya dari siklus pengembangan sistem ini adalah desain dan perancangan Pada tahap ini terdapat aktivitas dari beberapa kebutuhan fungsional sistem dan perancangan sistem secara Adapun tahapan-tahapan dari perancangan sistem yang dilakukan adalah pembuatan Use case. Activity Diagram. Sequence Diagram. Class Diagra. , perancangan kamus data. Use case Use Case uc Use Case Model SISTEM DISTRIBUSI TELUR UC. Melihat Status Stok Barang Suplier UC. Registrasi UC. Melakukan Proses Manaj emen Data Administrator Sistem UC. Login Umum UC. Ubah Passw ord UC. Melihat Semua Laporan Distribusi Telur UC. Log Out Pimpinan AextendA Customer UC. Melihat Status Tracer Barang AextendA Observasi Tujuan Observasi ini adalah untuk mengetahui permasalahan proses bisnis yang ada di lapangan serta memberikan usulan perbaikan dari proses bisnis yang sedang berjalan sesuai dengan fakta di lapangan. Observasi dilakukan di UD. Supeno Telur Ayam dengan alamat Perumtas 2 Blok N3 No. 41 Tanggulangin. Sidoarjo. Studi Literatur Studi literatur adalah mencari referensi teori yang relefan dengan kasus atau permasalahan yang ditemukan selama proses Referensi tersebut berisi tentang : Penelitian Terdahulu Strategi Distribusi Telur Metode Pengembangan Sistem (Waterfal. Tahap Desain dan Perancangan Sistem ( Use Case. Activity Diagram. Sequence Diagram. Class Diagra. Referensi ini dapat dicari dari buku, ebook, jurnal. Diagram menggambarkan proses atau kebutuhan pada sistem dari sisi pengguna. Penjabaran hasil pembuatan Use Case dapat dilihat pada Gambar berikut. UC. Melakukan Input Data Status Barang Kurir UC. Memastikan Kesesuaian Data Di Komputer Dengan Fisik Di Gudang UC. Melakukan Input Data Retur Penj ualan UC. Membuat Laporan Distribusi Telur Admin Gudang UC. Stock Barang UC. Memberikan Informasi Order AincludeA Sales UC. Melakukan Input Data Penj ualan UC. Melakukan Input Data Retur Penj ualan Admin Kaisr Gambar 3. Sistem Distribusi Telur Activity Diagram Activity Diagram penggambaran berbagai alur aktivitas dalam sistem yang akan dibangun, dimana pada masing-masing alur terdapat proses awal, dan decision yang mungkin terjadi, serta bagaimana sistem Activity Diagram diterapakan pada setiap use case yang ada. http://jurnal. id/index. php/narodroid e-NARODROID Volume V. Januari 2019 ISSN 2407-7712 Halaman 26-31 User Sistem Sistem Distribusi Telur Tracking id tgl get() add() Tentukan Periode Waktu Submit Generate Laporan get() add() Gambar 4. Laporan Distribusi Telur Sequence Diagram Dalam menjelaskan alur kerja sistem yang dimulai dari aktifitas yang dilakukan oleh user, halaman yang akan ditampilkan oleh sistem, proses yang dilakukan sistem hingga model atau database yang akan dipanggil. sd laporan User Penj ualan Control Penj ualan get() add() edit() delete() login() logout() Barang id nm jml get() add() edit() delete() User idusr un pwd st Laporan Distribusi periode waktu Penjualan id tgl kurir Memilih Halaman Laporan Customer id nm alamat get() registrasi() Gambar 6. Class Diagram Desain Interface Tahapan ini digunakan untuk menggambarkan suatu sistem yang akan dibuat dalam bentuk sketsa. Hak akses yang digunakan adalah Admin Sistem. Pimpinan. Admin Gudang. Admin Kasir. Sales. Kurir. Customer dan Supplier. Berikut hasil gambaran sistem dalam bentuk sketsa desain Gambar 5. Laporan Distribusi Telur Class Diagram Class diagram mendeskripsikan jenisjenis obyek yang terlibat dalam suatu sistem. Class diagram memberikan gambaran yang lebih mendetail untuk suatu objek dengan menggambarkan dimana suatu informasi tersimpan dan fungsi apa saja yang dimiliki oleh masingAemasing objek. Hasil yang nantinya diperoleh dari tahap sistem ini ditujukan kepada programmer yang nantinya akan menjadi acuan untuk tahap implementasi dalam pembuatan program. Gambar 7. Halaman Registrasi Gambar 8. Halaman Login http://jurnal. id/index. php/narodroid e-NARODROID Volume V. Januari 2019 ISSN 2407-7712 Halaman 26-31 Gambar 9. Halaman Profil Akun Gambar 10. Halaman Data User Gambar 11. Halaman Data Customer Gambar 12. Halaman Data Supplier Gambar 13. Halaman Data Barang Gambar 14. Halaman Penjualan Gambar 15. Halaman Pengiriman Gambar 16. Halaman Tracking http://jurnal. id/index. php/narodroid e-NARODROID Volume V. Januari 2019 ISSN 2407-7712 Halaman 26-31 Teknologi Perikanan dan Kelautan, 7. , p. doi: 10. 24319/jtpk. Rusdah . AoAnalisa Dan Rancangan Sistem Informasi Persediaan Obat : Studi Kasus Puskesmas Kecamatan Kebon JerukAo. Jurnal TELEMATIKA MKOM, 3. , pp. 51Ae Gambar 17. Halaman Retur Gambar 18. Halaman Cetak Laporan Kesimpulan Berdasarkan pada hasil analisa dan perancangan studi kasus serta uji coba yang telah di lakukan di UD. Supeno Telur Ayam, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa sistem informasi distribusi telur berbasis web yang telah dibuat dapat mempercepat dan memudahkan supplier dan pimpinan untuk mengetahui status dari stok barang, memudahkan setiap aktor yang terlibat dalam sistem ini sesuai fungsinya dalam mengolah data, pembuatan laporan dan transaksi baik keluar maupun masuk serta fitur tracer barang juga dapat dijadikan pelayanan yang lebih baik kepada para Daftar Pustaka