Bahtsuna: Jurnal Pendidikan Islam , 2023, 91-99 Available at:https://w. id/index. php/bahtsuna/index Sejarah pengertian psikologi perkembangan dan teori perkembangan anak Elok Ummairoh1*. Alfiahtul Azhariyah2. Endah Triwusudaningsih3 1,2,3 Universitas Islam Zainul Hasan Genggong. Indonesia e-mail: elokummairoh@gmail. *Corresponding Author Received: September 10 2023. Revised: September 14 2023. Accepted: September 30 2023 Abstract: In the process of learner development the most influential thing is about the interests and talents possessed by students, but many parents and teachers also lack understanding in the stages of child development, the result is that the education applied by them is not age-appropriate. The purpose of this research is to provide an in-depth understanding of developmental psychology theories that must be understood and applied in educating children according to their respective levels. The method used is the literature method, a qualitative approach taken from the book "Theory and Application of Developmental Psychology" by Hastuti Marlina, as well as supporting data from journals related to developmental psychology. The results of the study that the science of developmental psychology is a branch of psychology that discusses the characteristics of each individual and has existed since classical Arabic times, the term "psychology" has Greek roots, namely "psyche" which means soul, and "logos" which means science. developmental psychology discusses more intensely about individual development from the psychological aspect. every individual will definitely experience a developmental phase in life with different time vulnerabilities ranging from infancy, childhood to old age. Keywords: Concepts, developmental psychology, developmental theories and applications Abstrak: Dalam proses perkembangan peserta didik hal yang paling berpengaruh yaitu tentang minat dan bakat yang dimiliki oleh peserta didik, namun banyak juga para orang tua dan guru kurang memahami dalam tahap perkembangan anak, akibatnya yaitu pendidikan yang diterapkan oleh mereka idak sesuai dengan usia. Tujuan riset ini untuk memberi pemahaman mendalam tentang teori psikologi perkembangan yang harus dipahami dan di terapkan dalam mendidik anak sesuai dengan taraf masing-masing. Metode yang digunakan metode kepustakaan, pendekatan kualitatif yang diambil dari buku AuTeori dan Aplikasi Psikologi PerkembanganAy karya dari Hastuti Marlina, serta data pendukung dari jurnal yang berkaitan dengan psikologi perkembangan. Hasil dari penelitian bahwa ilmu psikologi perkembangan merupakan cabang dari psikologi yang membahas karakteristik setiap individual dan telah ada sejak zaman Arab klasik. Istilah AupsikologiAy memiliki akar kata dari bahasa Yunani, yaitu AupsycheAy yang berarti jiwa, dan AulogosAy yang berarti ilmu. psikologi perkembangan membahas lebih intens tentang perkembangan individual dari aspek setiap individu pasti akan mengalami fase perkembangan dalam hidup dengan rentan waktu yang berbeda-beda mulai dari bayi, kanak-kanak hingga masa tua. Kata kunci: Konsep, psikologi perkembangan, teori dan aplikasi perkembangan How to Cite: Ummairoh. Azhariyah. Triwusudaningsih. , . Sejarah pengertian psikologi perkembangan dan teori perkembangan anak. Bahtsuna: Jurnal Pendidikan Islam, 5. , 91-99. https://doi. org/10. 55210/bahtsuna. Pendahuluan Dengan terus berkembangnya ilmu pengetahuan, teknologi, dan informasi, banyak sekali manfaat yang kita peroleh dan turut serta mengikuti kemajuan zaman dengan mempelajari dan memahami halhal penting yang perlu kita pahami, seperti salah satu hal penting itu harus bisa kita pahami. Permasalahan pendidikan sering dibicarakan. Belajarlah tentang perkembangan karakter anak dari berbagai sudut. Kepribadian merupakan wadah yang membimbing anak untuk menyesuaikan sifat This is an open access article under the CCAeBY license. https://doi. org/10. 55210/bahtsuna. Bahtsuna: Jurnal Pendidikan Islam, 5. , 2023, 91-99 Elok Ummairoh. Alfiahtul Azhariyah. Endah Triwusudaningsih psikologisnya yang berbeda-beda dengan perubahan lingkungan yang dihadapinya. Dengan kata lain, karakter membimbing mereka dalam bertindak. hal yang benar daripada hal yang salah. Proses adaptasi anak terhadap berbagai situasi tercermin dalam perilakunya sebagai akibat dari berbagai aspek yang terakumulasi dalam pikirannya. Dalam konteks psikologi perkembangan, perkembangan kepribadian tidak terjadi secara tiba-tiba, melainkan terjadi melalui proses pematangan biologis dan perkembangan psikologis sepanjang hidup anak. Pematangan mencerminkan perubahan yang alami dan spontan, sedangkan perubahan yang berkaitan dengan perkembangan psikologis berkaitan dengan pengalaman belajar di lingkungannya. Oleh karena itu, pendidikan dan perkembangan anak bermain. penting dalam menciptakan pengalaman belajar yang bermakna bagi anak (Rita Eka Izzaty, 2. Hal yang paling sangat berpengaruh dalam proses tumbuh kembang seorang anak adalah orang tua, keluarga dan orang yang terdapat disekitar lingkungannya. Karena orang tua dan pendidik menjadi landasan dalam menunjang tumbuh kembang anak. Rumah adalah tempat awal bagi tumbuh kembang seorang anak, dan proses inilah yang menjadi dasar tumbuh kembang seorang anak. Kedudukan dalam keluarga sangatlah penting. Namun, banyak orang tua saat ini yang mungkin kurang memberikan perhatian terhadap tumbuh kembang anak. Penting bagi orang tua untuk memahami konsep-konsep tumbuh kembang anak, agar supaya orang tua memerhatikan dengan detail tentang pertumbuhan anaknya, sehinnga para orang tua tidak hanya terlalu fokus terhadap pekerjaan dan aktivitasnya yang yang dapat menghambat proses tumbuh kembang anak. Berbagai teori psikologi perkembangan menjadi pedoman untuk memahami tentang cara terbaik untuk mendukung tumbuh kembang anaknya (Mutia Ulfa, 2. Untuk para pendidik sangatlah penting memahami tentang psikologi perkembangan. Karena pendidik juga harus memahami psikologi perkembangan setiap siswanya, karena pendidik tidak dihadapkan pada benda mati ketika menjalankan profesinya, melainkan dengan orang yang disebut Para pendidik memahami tentang para siswanya dari berbagai hal, seperti latar belakang, baik kelas sosial, budaya, maupun ekonomi, yang juga mempunyai pola kepribadian, ciri-ciri, perilaku, minat, bakat, kecerdasan, dan perbedaan kepribadian (Mamin Suparmin, 2. Dari analisa Mamin Spalmin yang dimuat dalam jurnal ``Psychological Importance of Student Development'', guru perlu menguasai dan mendalami psikologi perkembangan siswa. Guru diharapkan mampu merancang dan memahami psikologi perkembangan siswa, seperti ini adalah bidang keilmuan yang secara khusus membahas berbagai aspek dan karakteristik perkembangan siswa. Kami akan melaksanakan rencana pembelajaran sesuai dengan tingkatan anda. Pertumbuhan siswa. Memahami psikologi perkembangan siswa juga memungkinkan guru memahami kebutuhan, minat, minat siswa, dan tujuan yang ingin dicapai, serta memberikan layanan individual kepada siswa yang mengalami Hal ini juga didukung oleh penelitian penulis. Memahami konsep-konsep psikologi perkembangan memberikan banyak manfaat, diantaranya adalah kemampuan memahami anak dan mendidiknya sesuai dengan kebutuhannya. tingkat perkembangan agar proses pendidikan berhasil dan tujuannya tercapai (Hastuti Marlina, 2. a a aAeA aAcEEa Ia IaNIA a AeaOOac N Eac aA ca AAO aIA a aAOI IIaOa CaOa I aA aEIa ONEO aEIa aI Ua OCA a Aaca OeE aa EO N IE Ea aEa a acacE OA a AO N EIA aAOOA EaO aI Ia OaI aO IA "Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu. penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan". (Q. S at tahrim:. Dalam ayat tersebut Allah mengingatkan kita akan pentingnya pendidikan agama sejak dini dan membesarkan anak agar melaksanakan perintah Allah dan tidak melakukan hal yang di larang Allah terhadap mereka. Dengan demikian, orang tua, pendidik dan lingkungan sangat pentik untuk mengerti Bahtsuna: Jurnal Pendidikan Islam. E-ISSN 2807-5676 Bahtsuna: Jurnal Pendidikan Islam, 5. , 2023, 91-99 Elok Ummairoh. Alfiahtul Azhariyah. Endah Triwusudaningsih tentang proses-proses tumbuh kembang anak pada segala usia, terutama pada anak usia dini. tahap tumbuh kembang anak agar proses konseling lebih efektif AuKami para nabi diperintahkan untuk mengelompokkan manusia menurut tingkat statusnya dan berbicara kepada mereka menurut tingkat Ay Dari pembahasan di atas dapat kita tarik konsep psikologi perkembangan dan konsep Hastuti Marina. Namun pandangan-pandangan yang dikemukakan dalam buku Teori dan Penerapan Psikologi Perkembangan mempunyai pembahasan penting dan bermakna untuk penelitian selanjutnya. Metode Kata Penelitian berasal dari bahasa Inggris Research . e artinya kembali, mencari artinya meliha. , dan dari pengertian tersebut kita dapat melihat bahwa penelitian artinya mencari kembali. Penelitian dapat dipahami dalam arti luas sebagai kegiatan mengumpulkan, mengolah, dan merangkum data secara sistematis dengan menggunakan metode/teknik tertentu, mencari jawaban atas pertanyaanpertanyaan yang timbul dalam penelitian kepustakaan, dan mempublikasikan data penelitian ini (Khatibah, 2. Langkah-langkah penelitian kepustakaan adalah yang harus dilakukan adalah: Pertama, siapkan bebeapa alat yang diperlukan untuk penelitian seperti alat tulis dan kertas. Selanjutnya, siapkan catatan sumber primer yang digunakan untuk tujuan penelitian yang banyak berasal dari perpustakaan kepemilikan. Ketiga manajemen waktu menyesuaikan siapa yang menggunakan waktu, berapa jam yang bisa anda jadwalkan dalam sehari atau sebulan tergantung siapa yang menggunakan waktu Anda. Keempat, membaca dan mencatat penelitian Anda artinya anda dapat menuliskan apa saja yang anda perlukan untuk penelitian anda agar tidak bingung menghadapi lautan buku dengan berbagai jenis dan format. Hasil dan Pembahasan Sejarah psikologi Pada abad ke-6 M. Tiongkok menjadi pusat peradaban dunia yang sangat maju, terkenal dengan pengobatan tradisional, astronomi, dan farmakologi. Di sisi lain, psikologi merupakan bidang keilmuan yang berkembang pesat di masyarakat Barat dan diakui sebagai bidang ilmu yang mandiri. keilmuan pada tahun 1879. Meskipun akar psikologi berasal dari zaman Arab klasik dan gagasan tokohtokoh seperti Ibnu Sina dan al-Ghazali, namun perkembangannya sebagian besar terkonsentrasi di dunia Barat. Psikologi pada dasarnya berkontribusi terhadap pengembangan sumber daya manusia. Psikologi Oleh karena itu dianggap sebagai disiplin ilmu yang penting, meskipun pendahulunya terletak pada pemikiran Arab klasik. Namun demikian, bidang keilmuan ini kemungkinan besar akan diperkenalkan dan dikembangkan di negara-negara Barat (Yandi Hafizallah. Sadam Husin, 2. Ilmu psikologi perkembangan mendalami hal yang berkaitan dengan perkembangan anak. Hal ini dikarenakan penelitian dan sumber informasi tentang anak pada saat itu masih terbatas. Pemahaman terhadap kehidupan anak sangat bergantung pada spekulasi para filosof dan teolog, serta pengaruhnya. pengaruh genetika dan faktor lingkungan terhadap perkembangan jiwa anak. Filsuf Plato berpendapat bahwa perbedaan dan potensi anak mempunyai dasar genetik, sehingga anak dilahirkan dengan potensi dan bakat yang harus diolah dengan pengasuhan dan pendidikan. Pandangan Plato bahwa anak-anak adalah salinan kecil dari orang dewasa tidak didukung oleh bukti langsung, namun semua keterampilan, kemampuan, dan pengetahuan yang dimiliki orang dewasa mungkin sudah ada saat lahir, tampaknya mencerminkan keyakinan bahwa pendidikan hanyalah upaya untuk berkembang. lebih lanjut. Mengembangkan kemungkinan-kemungkinan yang sudah ada dibandingkan memperkenalkan kemungkinan-kemungkinan baru. Dalam konteks ini, perkembangan dipahami hanya sebagai pertumbuhan. Ini berarti menjelaskan bahwa anak miniatur orang dewasa sehingga perbedaan di antara mereka mungkin lebih bersifat kuantitatif daripada tingkat kualitatif. Pada Abad Pertengahan, anak-anak tidak mempunyai kedudukan yang unik dalam masyarakat. Pada gambar gambar terdahulu, tubuh anak-anak seringkali mirip dengan orang dewasa, dan pakaian yang mereka kenakan adalah pakaian orang dewasa yang berukuran kecil. Begitu anak-anak sudah bisa berjalan dan berbicara, mereka dianggap sebagai bagian dari komunitas orang dewasa dan mengambil aktivitas dan tanggung jawab yang sama. Gagasan bahwa anak-anak gambaran orang dewasa berdampak Bahtsuna: Jurnal Pendidikan Islam. E-ISSN 2807-5676 Bahtsuna: Jurnal Pendidikan Islam, 5. , 2023, 91-99 Elok Ummairoh. Alfiahtul Azhariyah. Endah Triwusudaningsih besar pada pendidikan. Mereka dianggap memiliki proses berpikir dan perilaku yang mirip dengan orang Jika perilaku dan pemikiran anak berbeda dari standar yang diterapkan oleh orang dewasa, maka mereka mungkin dianggap kurang cerdas atau kurang berpengetahuan. Jika anak melanggar norma sosial dan moral, mereka dapat dipandang sebagai berperilaku jahat dan dikenakan hukuman sebagaimana yang diterapkan pada orang dewasa. Filosof Inggris John Locke di abad 17 mengemukakan teori yang menekankan peran penting pengalaman dan pendidikan dalam perkembangan seorang anak. Locke tidak percaya tentang pengetahuan bawaan. Ia berpendapat bahwa anak lahir dengan pikiran yang kosong atau tabula rasa, dan pengalaman serta pendidikanlah yang membentuk pemahaman dan pengetahuan anak. Dalam pandangan Locke, anak mengembangkan pengetahuan melalui interaksi dengan dunia fisik dan sosial di sekitarnya. Teori ini menjadi dasar untuk memahami perkembangan kognitif dan intelektual anak dalam psikologi perkembangan. Dan kami Percayalah bahwa kandungan psikologis seorang anak saat lahir ibarat selembar kertas kosong yang bentuknya sesuai dengan apa yang tertulis di atasnya. Gambar 1. filsuf John Locke Locke menggambarkan konsep ini sebagai "tabula rasa" atau "kertas kosong" untuk menekankan pentingnya pengalaman hidup dan pengaruh lingkungan dalam membentuk perkembangan Namun. Jean-Jacques Rousseau seorang filsuf prancis mengambil pandangan berbeda pada abad Dia percaya bahwa anak-anak memiliki perbedaan kualitatif dibandingkan dengan orang dewasa. Menurut Rousseau, anak-anak merupakan makhluk aktif dan penjelajah alam sejak lahir. Oleh karena itu, ia mengusulkan agar anak diberikan kebebasan memperoleh ilmu pengetahuan melalui interaksi dengan lingkungannya tanpa adanya campur tangan orang dewasa yang tidak semestinya (Yudrik Jahja. Psikologi Psikologi berasal dari bahasa yunani yang artinya ilmu jiwa, yang awal mulanya psikologi digunakan oleh para filsuf dalam memahami pemikiran dan tingkah laku mahluk hidup. Psikologi adalah cabang ilmu yang mempelajari seluk-beluk psikologi manusia. Psikologi pertama kali muncul pada zaman para filsuf Yunani kuno. Teori pada saat itu didasarkan pada argumen rasional, meskipun tidak ada bukti empiris. Para filsuf Yunani mencoba memahami hakikat jiwa. Plato, salah satu filsuf yunani memelopori konsep bahwa dunia nyata adalah bayangan dunia yang tidak berubah, yang disebutnya ide atau jiwa. Plato percaya bahwa jiwa atau ruh bersifat kekal dan tidak berubah. Baginya, jiwa dan raga adalah dua realitas yang harus dibedakan, dan jiwa muncul dari dunia pikiran. Jiwa mempunyai fungsi rasional, kehendak, hasrat, dan berperan sebagai diri Aekontrol. Oleh karena itu, pandangan Plato menjadi salah satu tonggak penting dalam awal perkembangan psikologi. Bahtsuna: Jurnal Pendidikan Islam. E-ISSN 2807-5676 Bahtsuna: Jurnal Pendidikan Islam, 5. , 2023, 91-99 Elok Ummairoh. Alfiahtul Azhariyah. Endah Triwusudaningsih . Gambar 2. Filsuf Plato, . Filsuf Watson Pak Jahiya menjelaskan bahwa psikologi pertama kali digunakan oleh Philip Melancthon pada Ia adalah seorang psikolog dari Jerman. Istilah psikologi sebagai psikologi belum digunakan sejak tahun 1878. Watson adalah tokoh kunci yang memperkenalkan pendekatan ilmiah terhadap ilmu ilmu yang mempelajari psikologi. Ia berpendapat bahwa kata "jiwa" terlalu abstrak dan hanya mencakup satu aspek kehidupan seseorang. Oleh karena itu, ia berpendapat bahwa istilah "psikologi" lebih tepat karena dapat diamati dan diukur secara ilmiah. Akibat perkembangan tersebut, psikologi telah berkembang menjadi disiplin ilmu yang lebih terstruktur dengan pendekatan ilmiah yang Psikologi telah dengan jelas mendefinisikan objek formal dan materialnya. Ilmu ini menggunakan metode ilmiah seperti eksperimen, observasi, analisis riwayat kesehatan dan penggunaan tes dan pengukuran untuk mengumpulkan data dan menguji hipotesis. Psikologi juga telah mengembangkan konsep-konsep tertentu seperti bakat, motivasi, kecerdasan, dan kepribadian yang diterapkan kepada Semua ini telah memberikan kerangka kerja yang kuat dan ilmiah bagi pengkajian dan pemahaman tentang psikologi manusia. Di alam bawah sadar manusia, terdapat dorongan, keinginan, dan keterikatan yang mendasari sebagian besar ucapan, emosi, dan perilaku manusia. Pendekatan humanistik yang paling umum adalah yang dikemukakan oleh Maslow. Maslow mengatakan bahwa manusia mempunyai lima tahap kebutuhan yang harus dipenuhi satu sama lain. per satu, yaitu kebutuhan materi, rasa aman, cinta, harga diri, dan aktualisasi diri. Pendekatan sifat memandang manusia dalam lima faktor kepribadian, atau lautan . eterbukaan terhadap pengalaman, kesadaran, ekstraversi, kesesuaian, dan neurotism. Pendekatan lain untuk memahami perilaku manusia adalah teori pembelajaran. Teori belajar melihat bagaimana manusia merespon rangsangan di lingkungan (Widhi Adhiatma and Laurentius Purbo Christianto, 2. Perkembangan Sederhananya, perkembangan adalah perubahan, pertumbuhan, perubahan morfologi, dan integrasi bagian-bagian fisik dan fungsional, pematangan, atau perubahan mendasar yang terus menerus dan bertahap yang belum dipelajari sejak lahir sampai mati pada suatu organisme. Dapat dijelaskan sebagai munculnya perilaku pola. Perkembangan melibatkan serangkaian perubahan dalam berbagai aspek kehidupan seseorang, seperti perkembangan fisik, emosional, dan sosial. Perusahaan ini bermanifestasi sebagai kemampuan baru, karakteristik, perubahan kualitatif dalam karakteristik, atau perubahan menuju tingkat kematangan atau kedewasaan yang dialami oleh individu. Oleh karena itu, pertumbuhan dari saat pembuahan hingga saat kematian juga termasuk dalam konsep usia (Farida Mayar, 2. Pada saat yang sama, perkembangan moral tidak dapat dipisahkan dari masa kanakkanak. Pendidikan moral membantu anak-anak memahami perbedaan antara benar dan salah, mengembangkan nilai-nilai positif, dan mempraktikkan perilaku moral. Dengan demikian, mereka mengembangkan kemampuan untuk membuat keputusan berperilaku sesuai dengan nilai-nilai yang Pendidikan moral juga berperan dalam menumbuhkan perilaku bertanggung jawab, empati, dan perhatian terhadap orang lain (Dinda Septiani. Itto Nesyia Nasution, 2. Pada periode ini, anak-anak memasuki fase penting dalam perkembangan mereka, di mana mereka mulai peka dan tanggap terhadap rangsangan dari lingkungan sekitar. Pentingnya masa anak usia dini terletak pada pengembangan kemampuan kognitif, motorik, bahasa, sosio-emosional. Bahtsuna: Jurnal Pendidikan Islam. E-ISSN 2807-5676 Bahtsuna: Jurnal Pendidikan Islam, 5. , 2023, 91-99 Elok Ummairoh. Alfiahtul Azhariyah. Endah Triwusudaningsih keagamaan, dan moral anak. Ini adalah periode fundamental dalam membentuk dasar-dasar kemampuan dan karakter anak. Selama masa ini, anak belajar bagaimana berinteraksi dengan orang lain, memahami norma kelompok, dan pemahaman tradisi. Meskipun anak dilahirkan dengan keterampilan sosial yang belum berkembang sepenuhnya, namun mereka menjalani perkembangan kognitif, moral, dan sosial yang penting. Oleh karena itu, penting untuk memberikan pendidikan dan pelajaran yang mendukung perkembangan anak dalam aspek dan pemahaman tersebut. memastikan bahwa mereka membangun fondasi yang kuat untuk masa depan (Qurrota Ayu Neina, 2. Hal yang terjadi pada masa remaja yaitu perubahan fisik dan nasa kritis dalam tumbuh kembang Perubahan fisik yang cepat dan pertumbuhan fisik yang pesat pada masa remaja sering kali disertai dengan perubahan psikologis yang kompleks, perubahan suasana hati, dan stres psikologis sehingga menimbulkan penyimpangan dari pergaulan. aturan dan norma. Seiring pertumbuhan remaja baik secara mental maupun fisik, sering kali mereka menghadapi ketegangan, kebingungan, dan kekhawatiran. Remaja mudah terpengaruh karena suka bereksperimen dengan emosi yang tidak stabil (Gatot Marwoko, 2. Terjadinya masa remaja itu dimulai dari anak berumur 12-18 tahun, yang mana dalam masa ini terjadi perubahan yang signifikan. Yang terpenting, mereka mencari jati diri sendiri. Remaja berusaha menemukan identitasnya sendiri, baik dari segi nilai, minat, dan preferensi pribadi. Hubungan sosial: Mereka mungkin mengembangkan hubungan dengan teman sebaya dan mengejar identitas sosial berdasarkan gender. Kemandirian remaja mulai mendapatkan kebebasan pribadi dan menjadi sepenuhnya mandiri dari orang tuanya. Anda mulai membuat keputusan untuk diri sendiri dan bersiap untuk mengambil tanggung jawab yang lebih besar. Mengembangkan nilai dan moral. Masa ini adalah masa dimana remaja mulai mengembangkan nilai dan moral yang akan memandu perilakunya di masa Remaja menghadapi tekanan dan tantangan yang kompleks dalam perkembangan pribadinya, sehingga penting bagi mereka tentang dukungan orang tua, anggota keluarga, dan pendidik sangat penting agar anak tumbuh menjadi orang yang bertanggung jawab dan orang yang mandiri (Ahmad Nur Kholik, 2. Hal yang penting dalam kehidupan seseorang yaitu ketika pada masa dewasa awal, karena pada masa ini peralihan dari remaja ke dewasa yang penuh dengan tantangan dan perubahan yang besar. Pada masa ini. Anda mulai mengupayakan kemandirian finansial, mengambil lebih banyak keputusan untuk diri sendiri, dan memiliki tujuan masa depan yang lebih nyata (Alifia Fernanda Putri, 2. Masa pertumbuhan juga mempunyai tantangan tersendiri, karena masa pertumbuhan dianggap sebagai masa yang sulit bagi individu. Seseorang harus lepas dari ketergantungan pada orang lain dan menjadi semandiri mungkin. Peralihan dari masa remaja ke masa dewasa merupakan suatu proses yang kompleks, penuh dengan pemicu stres yang dapat menimbulkan berbagai macam stres. Tantangan hal ini dapat membuat orang merasa terjebak dan disorientasi saat mereka tumbuh dewasa. Selain itu. Anda mungkin menyadari betapa sulitnya mengelola aspek-aspek tertentu dalam hidup Anda atau menghadapi emosi yang kuat, dan Anda bahkan mungkin mulai mempertanyakan apakah jalannya yang kamu pilih adalah yang terbaik atau tidak baik (Rafi Bagus Adi Wijaya, 2. Tahap masa dewasa awal ini dianggap sebagai masa ketika seseorang memiliki energi dan potensi fisik yang maksimal. Hal ini memungkinkan Anda untuk mengejar tujuan yang berbeda-beda di tempat kerja, dalam kehidupan pribadi, dan dalam berbagai aktivitas sosial. Faktor-faktor seperti pola makan yang sehat, teratur aktivitas fisik, dan gaya hidup seimbang berkontribusi terhadap penampilan optimal di masa dewasa awal. Psikologi Perkembangan Psikologi Perkembangan adalah bidang keilmuan yang mempelajari perilaku kehidupan manusia yang berkaitan dengan pertumbuhan fisik. Ini mencakup semua aspek struktur fisik tubuh, termasuk organ dalam dan luar. Selanjutnya, psikologi perkembangan berkaitan dengan perkembangan psikologis anak-anak, termasuk banyak psikologis aspek-aspek seperti pengetahuan, keterampilan, kecerdasan, sosial, moral, agama, sikap, reaksi, dan aspek mental lainnya serta reaksi psikologis juga akan diamati. Semua elemen tersebut mengalami proses perkembangan yang dapat diamati baik secara kuantitatif maupun kualitatif. Dengan kata lain, seiring dengan pertumbuhan tubuh anak, maka pikiran dan sisi psikologisnya pun ikut berkembang (Tati Nurhayati, 2. Istilah perilaku harus didefinisikan secara luas dan mencakup tindakan yang disengaja maupun tidak disadari. Misalnya mengedipkan mata, melambaikan tangan saat berjalan, tersenyum, dll. Tindakan yang diungkapkan dalam bahasa lisan atau bahasa isyarat, seperti: Contoh: menggelengkan Bahtsuna: Jurnal Pendidikan Islam. E-ISSN 2807-5676 Bahtsuna: Jurnal Pendidikan Islam, 5. , 2023, 91-99 Elok Ummairoh. Alfiahtul Azhariyah. Endah Triwusudaningsih kepala, mengangguk, melambaikan tangan. Oleh karena itu, perilaku tidak hanya mengacu pada tindakan nyata tetapi juga pada reaksi simbolik dan terselubung individu akibat motivasi diri dan rangsangan lingkungan. Ahmadi dan Shorer menjelaskan ruang lingkup psikologi perkembangan, pertama psikologi, kedua topiknya yang dibicarakan adalah gejala perilaku atau psikologis seseorang, dan ketiga tahapan dari kehamilan hingga dewasa (Fredericksen Victoranto Amseke, 2. Ada beberapa tahapan perkembangan individu sejak lahir hingga dewasa yang perlu diperhatikan, salah satunya adalah masa kanak-kanak akhir. Tahapan ini seringkali dianggap sebagai tonggak penting dimana orang tua menyadari bahwa anaknya bukan lagi anak yang mudah dikendalikan. Meskipun masa ini sering disalahartikan dengan masa remaja, namun perlu ditegaskan bahwa masa remaja sebenarnya terjadi setelah masa kanak-kanak. Masa ini berlangsung kurang lebih 1-2 tahun hingga anak memasuki masa pubertas (Heny Kristiana Rahmawati, 2. Menurut pandangan Santrock, hubungan dua arah antara orang tua dan anak itu adalah sebuah Santrock menyarankan untuk selalu mendukung dan menjalin kemitraan dengan anak dalam berbagai aspek, termasuk komunikasi, hubungan interpersonal, dan interaksi sosial. Dengan demikian, hal itu dapat membentuk hubungan yang kuat, positif, dan saling mendukung dalam lingkungan keluarga Anda, yang akan berdampak positif pada perkembangan dan kesejahteraan anak (Wardatul Asfiyah and Lailul Ilham, 2. Setiap aspek ini mempunyai hal penting dalam mencetak kepribadian dan tingkah individu serta mempengaruhi bagaimana mereka berinteraksi dengan dunia sekitarnya. Dengan memahami perkembangan dalam berbagai aspek ini, kita dapat memberikan gambaran umum, penjelasan, dan prediksi mengenai bagaimana individu tumbuh dan berkembang. Selain itu, penelitian ini juga akan memungkinkan pengembangan intervensi yang membantu individu mencapai perkembangan optimal. Enam aspek pendidikan taman kanak-kanak di Indonesia menjadi fokus rencana pengembangan: perkembangan fisik, bahasa, kognisi, sosio-emosional, seni, dan moral dan agama. nilai-nilai. Secara umum, para ahli pembangunan mengelompokkan aspek-aspek ini ke dalam tiga bidang luasnya dan menggunakan cara yang berbeda (Rini Hildayani, 2. Teori Perkembnagan Anak Semua orang, mulai dari usia tertentu, memperoleh keterampilan tertentu dengan lebih cepat dan mudah serta mempelajari pola perilaku tertentu tergantung pada tingkat perkembangannya. Untuk mencapai tingkat khusus ini, pertumbuhan biologis merupakan landasan penting bagi perkembangan pada tingkat individu. Perkembangan Tahapan dapat dipahami sebagai tahapan dikenal dengan ciri-ciri dan pola perilaku. Pada setiap tahap perkembangan tersebut, individu mengalami berbagai perubahan fisik, kognitif, sosial, dan emosional yang mempengaruhi cara hidupnya. berinteraksi dengan dunia sekitar dan perkembangan kepribadiannya. Hal yang harus di ingat tidak ada AuresepAy perkembangan yang berlaku untuk semua orang, karena setiap orang adalah unik dan memiliki ritme perkembangan yang berbeda. Keunggulan biologis individu serta kekuatan psikologis dan sosiologis membimbing individu menuju tugas-tugas perkembangan yang harus dilakukannya dalam upaya menjadi individu yang sukses. Dalam kehidupannya, individu akan berusaha melakukan tugas-tugas perkembangan yang sesuai dengan tahapan perkembangannya guna mencapai kebahagiaan dalam kehidupan bermasyarakat. Setiap tahapan atau tahap pertumbuhan dan perkembangan mempunyai tugas perkembangannya masingmasing. Tugas ini akan muncul pada suatu saat dalam kehidupan seseorang. Berhasilnya penyelesaian tugas ini akan membawa rasa bahagia dan sukses pada penyelesaian tugas tahap selanjutnya, sedangkan kegagalan tugas akan membawa rasa kecewa dan tidak bahagia dalam kehidupan bermasyarakat, serta mengatasi kesulitan pada tahap berikutnya (Fatma Khaulani. S Neviyarni. Irdamurni Irdamurni, 2. Dari sejak lahir sampai umur 6 tahun, otak seorang anak mengalami perkembangan yang pesat. Lingkungan yang baik dapat membantu meningkatkan tumbuh kembang anak dalam berbagai hal, seperti nilai moral dan agama, fisik, kecerdasan, perkembangan seni, dan bahasa. Dimulainya oerkembangan bahasa itu pada saat anak sejak lahir. Saat masih bayi, komunikasi dengan orang tua yang berbicara dan bertanya sangat berperan penting. Anak senang berkomunikasi, dan hal ini membantu mereka memahami bahwa komunikasi adalah proses dua arah. Anak usia dini memiliki dorongan bawaan untuk memahami dan mengatur suara dalam percakapan di sekitar mereka. Meskipun perkembangan bahasa lisan adalah hal yang alami, memperoleh keterampilan pemahaman membaca tidaklah intuitif atau mudah. Hal ini karena mencerminkan kurangnya prasyarat biologis untuk pemahaman bacaan (Susanti Etnawati, 2. Bahtsuna: Jurnal Pendidikan Islam. E-ISSN 2807-5676 Bahtsuna: Jurnal Pendidikan Islam, 5. , 2023, 91-99 Elok Ummairoh. Alfiahtul Azhariyah. Endah Triwusudaningsih Perkembangan kognitif manusia yang dijelaskan oleh jean piaget iru terbagi menjadi empat tahapan yang sesuai dengan usianya, diantaranya yaitu: Tahap Sensorimotor . -2 tahu. Pada tahap ini yang dikembangkan mereka pada pemahaman dunia yaitu memalui indra, belajar tentang objek dan interaksi yang dilakukan lingkungan terdekat mereka. Tahap praoperasional . - 7 tahu. , yang terjadi pada tahap ini, anak memulai menggunakan bahasa dan simbol. Mereka cenderung egosentris, sulit memahami sudut pandang orang lain, dan berpikir secara konkrit. Imajinasi dan permainan berperan penting dalam perkembangan kognitif mereka. Tahap operasional konkrit . Ae 11 tahu. , yang terjadi pada masa ini, anak mampu berpikir secara konkret dan mereka dapat memahami prinsip kausalitas dan juga memiliki pemahaman logis yang lebih baik. Tahap operasional formil . tahun dan seterusny. , yang terjadi pada tahap ini, manusia dapat berpikir ide-ide yang abstrak, membuat hipotesis, dan menggunakan deduksi. Piaget menekankan bahwa perkembangan kognitif ini adalah hasil dari interaksi individu dengan lingkungan mereka. Tahapan perkembangan ini memberikan kerangka kerja untuk memahami bagaimana anak-anak mengembangkan pemahaman mereka tentang dunia dan bagaimana pemikiran mereka berkembang seiring bertambahnya usia (Akmillah Ilhami, 2. Kesimpulan Psikologi merupakan bidang keilmuan yang wajib dikuasai. Meskipun disiplin ilmu ini berakar pada tokoh-tokoh Arab klasik masa seperti Ibnu Sina dan al-Ghazali, namun tidak dapat dipungkiri bahwa Barat telah memperkuat disiplin ilmu tersebut. Dari perkembangan tersebut, kita dapat menyimpulkan bahwa kata "psikologi" berasal dari kata bahasa Inggris "psikologi", dan dalam terminologi kuno disebut "ilmu jiwa". Kata "psikologi" memiliki dua akar kata Yunani: "psyche" yang berarti jiwa dan AulogosAy artinya pengetahuan. Psikologi secara harfiah berarti pengetahuan tentang jiwa. Psikologi perkembangan mempelajari perilaku manusia yang berkaitan dengan pertumbuhan fisik anak, serta perkembangan mental dan psikologis, seperti pengetahuan, keterampilan, kecerdasan, dan perkembangan mental, serta sebagai aspek dalam dan luar organ tubuh anak. Merupakan bidang keilmuan yang mempelajari seluruh aspek struktur fisik. Sosial, meliputi, moral, agama, sikap, reaksi dan aspek psikologis lainnya melalui proses perkembangan yang berhubungan dengan pertumbuhan fisik. Masa sejak lahir hingga usia enam tahun merupakan masa perkembangan yang sangat berharga, biasa disebut dengan masa keemasan. Tahapan perkembangan kemampuan kognitif manusia dapat dibagi menjadi empat tahap tergantung pada usianya: tahap sensorik, pra operasi tahap, tahap operasional konkrit, dan tahap operasional formal. bertambahnya usia. Daftar Pustaka