A A Dental trauma A children A Community Service Trauma gigi sering ditemukan pada anak usia tumbuh kembang dikarenakan koordinasi psikomotorik yang masih kurang baik sehingga rawan terjatuh. Hal ini dapat menyebabkan kerusakan pada gigi dan jaringan pendukungnya, yang dapat mengganggu fungsi pengunyahan, bicara, estetika, dan erupsi gigi permanennya. Tatalaksana trauma gigi pada anak masih kurang dipahami oleh orang tua maupun guru, maka dari itu diperlukan pendekatan mengenai perawatan pertama pada trauma gigi Pemilihan target Pengabdian kepada Masyarakat pada Sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kepodang dikarenakan adanya permintaan dari kepala sekolah selaku pemimpin komunitas. Kegiatan pendidikan dan pelatihan dilakukan pada Senin, 4 Maret 2024 kepada sejumlah 22 guru dan orang tua murid. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan, memotivasi perubahan sikap dan perilaku dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut, serta memberikan pembelajaran mengenai perawatan pertama pada trauma gigi sulung. Penilaian awal tentang pengetahuan dan sikap tentang perawatan pertama pada trauma gigi sulung dan mulut dilakukan melalui pemberian pre test dengan soal pilihan ganda. Materi penyuluhan yang diberikan meliputi masalah kesehatan gigi dan mulut, metode pencegahan, serta perawatan pertama pada trauma gigi sulung oleh pemateri melalui metode presentasi dengan media power point text , diskusi, dan simulasi cara menyikat gigi dengan lagu. Evaluasi pelaksanaan dilakukan melalui post test dengan soal pilihan Evaluasi hasil post test menunjukkan terdapat peningkatan nilai. Hasil penyuluhan ini merekemondasikan untuk dapat meneruskan kegiatan pelatihan ini pada taman kanak-kanak atau sekolah dasar lainnya, khususnya bagi para guru dan orang tua murid. Dental trauma is often found in children of growing age due to poor psychomotor coordination, making them prone to falls. This can cause damage to the teeth and their supporting tissues, which can interfere with mastication, speech, aesthetics and the eruption of permanent teeth. The management of dental trauma in children is still poorly understood by parents and teachers, therefore an approach is needed regarding the first treatment of trauma to primary teeth. The choice of Community Service target at Kepodang preschool was due to a request from the school principal as the community leader. Education and training activities were carried out on Monday. March 4th 2024 for a total of 22 teachers and parents. The aim of this activity is to increase knowledge, motivate changes in attitudes and behavior in maintaining oral health, and provide learning about first care for trauma in primary teeth. An initial assessment of knowledge and attitudes regarding first care for trauma in primary teeth was carried out through administering a pretest with multiple choice questions. The material given includes dental and oral health problems, prevention methods, as well as first treatment for trauma in primary teeth by using the power point text, discussion, and a simulation of how to brush teeth with songs. Evaluation was carried out through a post test with multiple choice questions. Evaluation of the post test results shows that there was an increase in test score. The results of this activity recommend continuing this training activity in kindergartens or other elementary schools, especially for teachers and parents. DOI : http://dx. org/10. 25105/urbanenvirotech. DOI : http://dx. org/10. 25105/urbanenvirotech. DOI : http://dx. org/10. 25105/urbanenvirotech. DOI : http://dx. org/10. 25105/urbanenvirotech. DOI : http://dx. org/10. 25105/urbanenvirotech. DOI : http://dx. org/10. 25105/urbanenvirotech.