MERPATI 6 . JURNAL MERPATI Media Publikasi Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Logistik dan Bisnis Internasional https://ejurnal. id/index. php/merpati WORKSHOP PENGISIAN DOKUMEN IMPOR BARANG PADA SISWA SMK LOGISTIK SUMEDANG Irpan Numang1. Reza Fayaqun2. Febriani Sulistianingsih3. Dani Leonidas Sumarna4 D4 Logistik Bisnis. Sekolah Vokasi Universitas Logistik dan Bisnis Internasional irpan@ulbi. D4 Logistik Bisnis. Sekolah Vokasi Universitas Logistik dan Bisnis Internasional rezafayaqun@ulbi. D4 Logistik Bisnis. Sekolah Vokasi Universitas Logistik dan Bisnis Internasional febriani@ulbi. D4 Logistik Bisnis. Sekolah Vokasi Universitas Logistik dan Bisnis Internasional danileonidas@ulbi. ABSTRAK SMK Logistik Sumedang merupakan salah satu sekolah kejuruan yang berlokasi di Sumedang. Jawa Barat dengan program keahlian yang dimilikinya yaitu program studi Teknik Pengendalian Produksi dan Teknik Logistik. SMK logistik dalam kurikulumnya hanya menekankan pada kompetensi terkait warehouse management, yang mana hal ini tidak sejalan dengan peta okupasi nasional bidang supply chain yang menghimbau agar bisa memperkaya banyak hal lain terkait dengan bidang logistik. Salah satu pengetahuan yang bisa memperkaya kompetensi dalam bidang logistik adalah mengenai manajemen ekspor impor. Dalam manajemen ekspor dan impor salah satu kegiatan penting yang dilakukan adalah kegiatan pengisian Pemberitahuan Impor Barang (Pemberitahuan Impor Baran. yaitu pemberitahuan pabean untuk pengeluaran barang impor yang diimpor untuk dipakai. Di dalam PIB berisi rincian atas barang impor, jumlah pajak dan bea masuk yang harus dibayar oleh importir kepada Bea Cukai yang mana Apabila terjadi kesalahan dalam pengisian PIB maka pihak Bea dan Cukai akan melakukan penolakan dan pihak pengimpor harus merevisi dokumen tersebut, hal itu membuat waktu tunggu impor bertambah. Sehingga diperlukan pelatihan mengenai pengisian dokumen PIB sebagai salah satu kompetensi nantinya yang dimiliki oleh siswa SMK Logistik Sumedang, selain itu juga memperkaya wawasan dalam manajemen ekspor impor. Pelatihan diawali dengan pemberian materi mengenai manajemen ekspor impor setelah itu dilanjutkan dengan pelatihan pengisian dokumen Pemberitahuan Impor Barang (PIB) melalui aplikasi PIB. Berdasarkan hasil pelaksanaan kegiatan yang diikuti oleh 25 siswa, pelatihan ini telah efektif meningkatkan pemahaman peserta mengenai manajemen ekspor impor dan pengisian dokumen PIB. Kata Kunci: Logistik. Impor. Pemberitahuan Impor Barang (PIB) ABSTRACT SMK Logistik Sumedang is one of the vocational schools located in Sumedang. West Java with its expertise programs, namely the Production Control Engineering and Logistics Engineering study SMK Logistik in its curriculum only emphasizes competencies related to warehouse management, which is not in line with the national occupational map of the supply chain sector which calls for enriching many other things related to the logistics field. One of the knowledge that can enrich competencies in logistics is export and import management. In export and import management, one of the important activities carried out is the filling of the Goods Import Notification (PIB), which is a customs notification for the release of imported goods imported for use. The PIB contains details of imported goods, the amount of taxes and duties that must be paid by the importer to Customs, which if MERPATI 6 . C Hal. there is an error in filling out the PIB, the Customs and Excise will reject it and the importer must revise the document, which makes the import waiting time increase. So that training is needed regarding filling out PIB documents as one of the later competencies possessed by SMK Logistics Sumedang students, besides that it also enriches insights in import-export management. The training begins with providing material on export-import management after that it is continued with training on filling out the Goods Import Notification (PIB) document through the PIB application. Based on the results of the implementation of activities attended by 25 students, this training has effectively increased participants' understanding of import-export management and filling out PIB documents. Keywords: Logistic. Import. Notification of Imported Goods (PIB). PENDAHULUAN Potensi kenaikan bisnis logistik menjadikan peluang yang baik untuk perusahan- perusahaan logistik di Indonesia agar dapat bersaing di dunia Internasional, dimana kegiatan logistik tidak lepas dari ekspor dan impor barang. SMK Logistik Sumedang yang beralamat di Jalan Panyirapan Dusun Nanggerang RT 3 RW 4 Mekarjaya. Kecamatan Sumedang Utara. Kabupaten Sumedang. Jawa Barat dengan program keahlian yang dimilikinya yaitu program studi keahlian Teknik Pengendalian Produksi dan Teknik Logistik, memiliki potensi dalam menyediakan sumberdaya manusia yang unggul dalam bidang logistik khususnya pada jurusan logistik, tetapi berdasarkan kurikulum jurusan Teknik Logistik sangat menekankan kepada warehouse management berdasarkan peta okupasi nasional bidang supply chain dan sangat sedikit mempelajari mengenai proses pengiriman terutama ekpor dan impor. Maka dari itu perlunya pengetahuan mengenai salah satu kegiatan yang dilakukan dalam manajemen ekspor impor yaitu pengisian dokumen Pemberitahuan Impor Barang (PIB). Diharapkan dengan adanya pengenalan kompetensi ini, para siswa dapat memperkaya kompetensi mereka dalam bidang logistik dalam kaitannya dengan kegiatan ekspor impor. Pemberitahuan Impor Barang (PIB) yaitu pemberitahuan oleh pemberitahu (Importi. atau yang dikuasakan atas barang yang akan diimpor berdasarkan dokumen pelengkap dengan mendasarkan atas azas self-assessment (Rr. Endang Wahyuni Andri. Maulana Qopi Azary, 2. Impor adalah proses membeli . suatu barang atau komoditas dari suatu negara ke negara lain secara legal, dimana dalam proses tersebut juga terdapat aktivitas transportasi / pemindahan barang dari negara penjual . ke negara pembeli . (Setiawan et al. , 2. Impor bisa diartikan Ausebagai kegiatan memasukkan barang dari suatu negara . uar neger. ke dalam wilayah pabean negara lainAy. Pengertian ini memiliki arti bahwa kegiatan impor tersebut melibatkan dua negara. Dalam hal ini bisa diwakili oleh kepentingan dua perusahaan antar dua negara yang berbeda sesuai dengan kontrak transaksi yang disepakati antara kedua pihak. (Setiawan et al. , 2. Dokumen PIB ini berisi rincian atas barang impor, jumlah pajak dan bea masuk yang harus dibayar oleh importir kepada Bea Cukai, setelah pembayaran dilakukan, barulah barang yang diimpor itu bisa Apabila terjadi kesalahan dalam pengisian PIB maka pihak Bea dan Cukai akan melakukan penolakan dan pihak pengimpor harus merevisi dokumen tersebut, hal itu membuat waktu tunggu impor Sehingga sangat diperlukan pelatihan mengenai pengisian dokumen PIB dalam suatu aplikasi PIB agar kesalahan dalam input data di dokumen PIB dapat dihindari. METODE PELAKSANAAN 1 Tempat dan waktu. PKM ini dilaksanakan di : Tempat : Alamat : Waktu : SMK Logistik Sumedang Jalan Panyirapan Dusun Nanggerang. Mekarjaya. Kec. Sumedang Utara. Kab. Sumedang Prov. Jawa Barat 11 September 2024 . :00 Ae 12:00 wi. dan 18 September 2024 . :00 Ae 12:00 wi. 2 Khalayak Sasaran Yang menjadi khalayak sasaran kegiatan PKM ini adalah siswa-siswi SMK Logistik sebanyak 25 siswa. 3 Metode Pengabdian MERPATI 6 . C Hal. Metode pengabdian yang dilakukan pada kegiatan PKM ini adalah Workshop Pengisian Dokumen Impor Barang pada Siswa SMK Logistik Sumedang. 4 Indikator Keberhasilan Yang menjadi indikator keberhasilan dari PKM ini adalah pemahaman dan kemampuan peserta dalam mengisi Dokumen Impor Barang. 5 Metode Evaluasi Metode yang dipakai untuk pengukuran keberhasilan kegiatan evaluasi ini adalah dengan meminta peserta workshop untuk menjawab pertanyaan terkait materi yang diberikan setelah selesai workshop dan dilakukan analisis statistik deskriptif terhadap jawaban peserta workshop. HASIL DAN PEMBAHASAN 1 Kegiatan 1 (Persiapan WorkSho. Pada kegiatan persiapan dilakukan kunjungan ke SMK Logistik Sumedang untuk bertemu dengan pihak sekolah menyampaikan rencana pelaksanaan WorkShop. Kegiatan ini dilakukan pada tanggal 11 Hasil dari kegiatan ini adalah kesepakatan mengenai materi dan waktu pelaksanaan workshop, serta identifikasi kebutuhan-kebutuhan yang harus disiapkan untuk pelaksanaan workshop. Gambar 1. Dokumentasi Kegiatan Persiapan Workshop . September 2. 2 Kegiatan 2 (Pelaksanaan Worksho. Pada tanggal 18 september 2024 dilaksanakan workshop Pengisian Dokumen Impor Barang yang dihadiri oleh 25 siswa SMK Logistik Sumedang. Pelaksanaan workshop dibagi menjadi dua sesi, yaitu sesi pemberian materi Ekspor Impor dan Sesi Praktek pengisian Pemberitahuan Impor Barang (PIB). MERPATI 6 . C Hal. Gambar 2. Dokumentasi Kegiatan Workshop . September 2. 3 Keberhasilan Kegiatan Hasil statistik Deskriptif dari respon peserta workshop dapat dilihat pada ringkasan berikut : Terkait pemahaman peserta terkait PIB sebelum mengikuti workshop, 11,5 % peserta menjawab sangat paham, 26,9 % peserta menjawab paham, 46,2 % menjawab cukup paham, 11,5 % menjawab kurang paham, dan 3,8% menjawab tidak paham. Terkait kejelasan materi yang disampaikan, 46,2 % peserta menjawab sangat jelas, 38,5% menjawab jelas, dan 15,4 % menjawab cukup jelas. Terkait tingkat kesulitan dalam proses pengisian dokumen PIB secara fisik, 7,7% peserta menjawab sangat sulit, 30,8% menjawab sulit, 50% menjawab cukup sulit, dan 11,9 % menjawab cukup mudah. Terkait tingkat kesulitan dalam proses pengisian dokumen PIB secara digital, 11,5% peserta menjawab sangat sulit, 19,2 % menjawab sulit, 50% menjawab cukup sulit, 7,7 % menjawab mudah dan 11,5 % menjawab sangat mudah. Terkait tingkat kemenarikan tampilan aplikasi untuk pengisian dokumen PIB, 24 % peserta menjawab sangat menarik, 20 % menjawab menarik, 40% menjawab cukup menarik, 12 % menjawab kurang menarik dan 4 % menjawab sangat tidak menarik. Terkait tingkat kesulitan alur proses pengisian dokumen PIB menggunakan aplikasi 8 % peserta menjawab sangat sulit, 20% menjawab sulit, 56% menjawab cukup sulit, 12% menjawab cukup mudah, dan 4% menjawab sangat mudah Terkait tingkat pemahaman terhadap PIB setelah mengikuti kegiatan, 19,2 % peserta menjawab sangat paham, 42,3 % menjawab paham, dan 38,5 % menjawab cukup paham KESIMPULAN Dari pelaksanaan Workshop Pengisian Pemberitahuan Impor Barang ini dapat disimpulkan beberapa hal penting yaitu: Hasil analisis deskriptif jawaban peserta workshop menunjukkan bahwa pelatihan berhasil meningkatkan tingkat pemahaman peserta mengenai pengisian PIB. Peserta memiliki ketertarikan yang cukup tinggi terhadap materi yang diberikan. Terlihat dari antusias peserta dalam mengikuti workshop. MERPATI 6 . C Hal. REFERENSI