e-ISSN: 2827 - 9883 e-journal. id/index. php/talim fai@unmuhkupang. Volume 1. No. MANAJEMEN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KINERJA GURU DI SEKOLAH DASAR NEGERI 1 LAMAHALA Siti Asia Azis. Yahya N. Nobisa. Pd. Jakaia M. Sali M. Jl. Trans Lamahala. Lamahala Jaya. Kec. Adonara Timur Universitas Muhammadiyah Kupang sitiasiaazis@gmail. com/Yahyanobisa@gmail. Abstract This study covers key management in improving teacher performance at Lamahala 1 Government Elementary School. The purpose of this study was to determine teacher performance and determine the key management in improving teacher performance at the Lamahala 1 Government Elementary School site at SDN 1 Lamahala. Data collection techniques are data reduction, data presentation and drawing inferences, as the results showed. The main management in improving teacher performance occurs in the stages of planning, organizing, implementing, and monitoring management functions. Teacher performance is evaluated on several indicators, namely, the ability to master teaching materials, the ability to direct the lesson, the ability to learning to use media, ability to recognize and manage school administration, performance teachers in assessing student performance and teacher performance in teaching and learning interactions. School leadership management is considered to be good at improving teacher performance through planning to improve teacher discipline, motivating teachers in school activities, and planning teacher training programs such as seminars. MGMP, and 2013 curiculum training. Organizational management is effective in improving teacher performance through rules and assignments teachers rated as good in each school program. Implementation management is considered to be quite good at improving teacher performance through the implementationof disciplinary rules and the teaching and learning process in school. Supervision management is considered good at improving teacher performance through control and evaluation of all implemented school programs Keywords : management, principals, teacher performance Abstark Penelitian ini membahas tentang Manajemen Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kinerja Guru di Sekolah Dasar Negeri 1 Lamahala. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja guru dan untuk mengetahui manajemen kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru di Sekolah Dasar Negeri 1 Lamahala. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan mengambil lokasi di SDN 1 Lamahala. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan Teknik analisis data yaitu reduksi data, penyajian data, dan menarik TAAoLIM: Jurnal Pendidikan Agama Islam dan Manajemen Pendidikan Islam Volume 1. No. 2 Bulan Agustus 2022 Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru dilakukan dengan tahapan fungsi manajemen perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan. Kinerja guru dinilai dari beberapa indicator yaitu kemampuan menguasai bahan ajar, kemampuan dalam mengelola kelas, kemampuan dalam menggunakan media pembelajaran, kemampuan dalam mengenal dan menyelenggarakan administrasi sekolah, kinerja guru dalam menilai prestasi siswa dan kinerja guru dalam interaksi belajar mengajar. Manajemen perencanaan kepala sekolah dinilai baik dalam peningkatan kinerja guru melalui perencanaan meningkatkan kedisiplinan guru, memotivasi guru dalam kegiatan sekolah dan merencanakan program kepelatihan guru seperti seminar. MGMP, dan pelatihan kurikulum 2013. Manajemen pengorganisasian dinilai baik dalam peningkatan kinerja guru melalui aturan dan penugasan terhadap guru dalam setiap program sekolah. Manajemen pelaksanaan dinilai cukup baik dalam peningkatan kinerja guru melalui pelaksanaan aturan kedisiplinan dan proses belajar-mengajar di sekolah. Manajemen pengawasan dinilai baik dalam meningkatkan kinerja guru melalui control dan evaluasi terhadap seluruh program sekolah yang dilaksanakan. Kata kunci : Manajemen. Kepala Sekolah. Kinerja Guru Pendahuluan Salah satu cara untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia adalah melalui pendidikan yang dilaksanakan secara sistematis dan terarah sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta dilandasi oleh keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Kepala sekolah dan guru merupakan sumber daya manusia pendidikan yang memiliki peranan penting dalam mencapai tujuan dan peningkatan kualitas pendidikan. Pendidikan memiliki peranan penting dalam menciptakan individu-individu yang siap menghadapi tantangan dan persaingan yang selalu berubah setiap waktunya. Menurut Undang-Undang Republik Indonesia nomor 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional Bab 1, pasal 1 AuPendidikan adalah usaha sadar dan terencana untukmewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan Negara. Lembaga sekolah perlu mempunyai suatu manajemen karena dengan manajemen akan menentukan maju atau mundurnya suatu organisasi kelembagaan yang sedang Manajemen merupakan seperangkat prinsip yang berkaitan dengan fungsi perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengendalian, serta penerapan prinsipprinsip dalam memanfaatkan sumber daya fisik, keuangan, manusia dan informasi secara efisien dan efektif untuk mencapai tujuan organisasi kelembagaan. SDN 1 Lamahala mencoba memberikan pelayanan terbaik untuk peningkatkan tenaga kependidikan karena majunya suatu sekolah tergantung dengan kualitas tenaga Tenaga kependidikan yang bagus akan mencetak output lulusan yang baik dan dapat meningkakan mutu pendidikan sekolah tersebut. TAAoLIM: Jurnal Pendidikan Agama Islam dan Manajemen Pendidikan Islam Volume 1. No. 2 Bulan Agustus 2022 Berdasarkan penelitian yang dilakukan peneliti di SDN 1 Lamahala, dalam menjalankan perannya sebagai kepala sekolah ada beberapa manajemen yang diterapkan untuk meningaktkan kinerja guru ialah, kepala sekolah melakukan pembagian tugas berdasarkan tupoksi masing-masing guru, selalu melakukan pendekatan dan kerja sama dengan teman-teman guru sehingga apabila ada kesulitan-kesulitan yang terjadi di sekolah dapat diatasi secara bersama. Ada beberapa indikator kinerja guru tentang kompetensi guru, yaitu, menguasai bahan yang akan di ajarkan, mengelola program belajar mengajar, mengelola kelas, menggunakan media/sumber pelajaran, menguasai landasan-landasan kependidikan, mengelola interaksi belajar mengajar, menilai prestasi siswa, mengenal fungsi dan program bimbingan dan penyuluhan, mengenal dan menyelenggarakan administrasi sekolah. Kinerja guru tentunya sangat penting dilakukan dalam suatu sekolah. Dengan penilaian ini kepala sekolah akan tahu sejauhmana target yang sebelumnya direncanakan tercapai atau Berdasarkan uraian latar belakang dia atas peneliti tertarik untuk melakukan penelitian lebih lanjut dengan judul AoAoManajemen Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kinerja Guru Di Sekolah Dasar Negeri 1 Lamahala AoAo Metode Penelitian Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di sekolah SDN 1 LAMAHALA yang beralamat di Jl. Trans Lamahala. Lamahala Jaya. Kecamatan Adonara Timur. Kabupaten Flores Timur. Provinsi Nusa Tenggara Timur. Teknik Pengumpulan data yang di gunakan dalam penelitian ini adalah Observasi, wawancara dan Teknik analisis data yang dilakukan ialah pengumpulan data, redyksi data, penyajian data, serta terakhir adalah kesimpulan. Hasil dan Pembahasan Penelitian Kinerja guru Sekolah Dasar Negeri 1 Lamahala Kinerja guru adalah melaksanakan proses pembelajaran baik dilakukan di dalam kelas maupun diluar kelas seperti mengerjakan administrasi sekolah, dan administrasi pembelajaran, melaksanakan bimbingan dan layanan pada para siswa, serta melaksanakan Menurut A. Tabrani dan Rusyan kinerja guru adalah melaksanakan proses pembelajaran baik dilakukan di dalam kelas maupun diluar kelas. Di samping mengerjakan kegiatan-kegiatan lainnya, seperti mengerjakan administrasi sekolah, dan administrasi pembelajaran, melaksanakan bimbingan dan layanan pada para siswa, serta melaksanakan penilaian. Kinerja guru sekolah dasar negeri 1 lamahala menunjukkan bahwa produktivitas kinerja guru yang diukur dari kemampuan dalam menguasai bahan ajar, kemampuan dalam mengelola kelas, kemampuan dalam menguasai media pembelajaran, kemampuan dalam mengenal dan menyelenggarakan administrasi sekolah, kinerja guru dalam menilai prestasi siswa, serta kinerja guru dalam mengelola interaksi belajar mengajar telah terlaksana dengan baik di sekolah. Kinerja guru dalam kemampuan menguasai bahan ajar di Sekolah Dasar Negeri 1 Lamahala dinilai sudah cukup baik. Kemampuan menguasai bahan ajar dinilai TAAoLIM: Jurnal Pendidikan Agama Islam dan Manajemen Pendidikan Islam Volume 1. No. 2 Bulan Agustus 2022 sudah cukup baik karena berdasarkan kedisiplinan guru-guru dalam mempersiapkan perangkat pembelajaran karena dengan perangkat pembelajaran maka guru-guru akan mengajar sesuai dengan perangjat yang telah mereka buat. Hal ini berdasarkan teori Oemar Hamalik bahwasannya penguasaan bidang studi atau bahan ajar akan tampak dalam perilaku nyata ketika guru tersebut Perilaku nyata yang dimaksud adalah perilaku di dalam guru Semakin baik kemampuan guru di dalam penguasaan bahan ajar semakin baik pula guru tersebut di dalam dan mengorganisasikan bahan ajar. Kinerja guru dalam kemampuan mengelola kelas di Sekolah Dasar Negeri 1 Lamahala dinilai sudah baik dalam pelaksanaannya. Dibuktikan dengan guru-guru selalu membuat inovasi-inovasi yang menarik dalam kelas misalnya menggunakan metode-metode yang menarik dalam pembelajaran, dan lain sebagainya. Hal Afid Burhanudin menyatakan bahwa mengelola kelas adalah keterampilan guru untuk menciptakan kondisi pembelajaran yang optimal dan mengembalikan kondisi pembelajran yang kondisi pembelajaran yang optimal dapat tercapai apabila guru mampu mengarahkan siswa dengan suasana pembelajaran yang menyenangkan dan tidak Kinerja guru dalam kemampuan menggunakan media pembelajaran di Sekolah Dasar Negeri 1 Lamahala dinilai sudah baik dalam pelaksanaannya, dibuktikan dengan guru-guru selalu membuat media yang menarik di saat proses pembelajaran misalnya membuat media card short, membuat media bangun ruang dari karton dan sebagainya sesuai dengan kreativitas guru. Sesuai dengan pendapat Fatkhan bahwasannya media pembelajaran ialah sebagai sarana, alat, untuk mengefektifkan proses transfer materi kepada siswa agar siswa dapat memahami materi, menerima materi, menguasai materi dengan baik, jelas, mudah, sehingga proses belajar mengajar berlangsung dengan baik. Kinerja guru dalam kemampuan mengenal dan menyelenggarakan administrasi sekolah di Sekolah Dasar Negeri 1 Lamahala dinilai sudah baik. Guru-guru selalu dilibatkan dalam hal administrasi sekolah misalnya administrasi kurikulum mereka terlibat langsung dalam penyusunan kurikulum sebagai pedoman dalam proses belajar-mengajar, administrasi kesiswaan yaitu mereka terlibat dalam hal menyeleksi siswa baru,administrasi sarana. prasarana yaitu ikut terlibat dalam perencanaan alat bantu pengajaran di sekolah. tujuan agar guru-guru dapat memahami tentang hal administrasi sekolah. Sesuai dengan teori Darma Surya mengemukakan bahwa dalam lingkup administrasi sekolah peranan guru sangat penting dalam menetapkan kebijakan dan pengoordinasian, pembiayaan dan penilaian kegiatan kurikulum, kesiswaan, sarana dan prasarana, personalia sekolah, keuanganm dan hubungan sekolah dengan Kinerja guru dalam menilai prestasi siswa yaitu melalu penilaian tes dagnostik yaitu tes untuk mengetahui kelemahan dan kelebihan para peserta didik,kedua tes formatif yaitu tes yang diberikan untuk mengetahui sejauh mana siwa dapat memahami materi pelajaran yang diberikan, yang ketiga yaitu tes sumatif yaitu tes yang diberikan di saat proses ujian semester, dan juga penilaian dari sikap, serta keterampilan para siswa. Sesuai dengan teori Suprijono mengatakan bahwa penilaian prestasi belajar akan memberikan gambaran mengenai keefektifan mengajarnya, apakah TAAoLIM: Jurnal Pendidikan Agama Islam dan Manajemen Pendidikan Islam Volume 1. No. 2 Bulan Agustus 2022 pendekatan dan media yang digunakan mampu membantu siswa mencapai tujuan belajar yang ditetapkan. Tes prestasi belajar yang dilakukan oleh setiap guru dapat memberikan informasi sampai dimana penguasaan dan kemampuan yang telah dicapai siswa mecapai tujuan pembelajaran tersebut. Kinerja guru dalam mengelola interaksi belajar mengajar, dalam mengelola interaksi belajar mengajar para guru selalu membangun kedekatan dengan para peserta didik dengan berbagai cara misalnya ada yang menggunakan proses pembelajaran dengan metode belajar sambil bermain, selalu berkomunikasi dan tanya jawab terhadap oeserta didik agar mereka lebih dekat dengan guru sehingga para guru bisa mengetahui minat dan karakter setiap peserta didik. Hal ini sesuai dengan teori Denok Sunarsi bahwa guru harus memiliki peran penting untuk menciptakan interaksi yang baik di kelas dengan memperhatikan aspek emosional dan sosial siswa. Melalu interaksi tersebut siswa akan merasa nyaman dan menyenangkan saat belajar di sekolah. Manajemen Kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru di SDN 1 Lamahala Manajemen kepala sekolah SDN 1 Lamahala dalam meningkatkan kinerja guru menunjukkan bahwa manajemen yang dilakukan yaitu dengan melaksanakan fungsi manajemen perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan dapat meningkatkan kinerja guru. Hal ini sesuai dengan teori oleh George R. Terry bahwasannya manajemen adalah suatu proses yang khas yang terdiri dari kegiatan pengorganisasian, perencanaan, penggerakan, dan pengawasan yang dilakukan untuk menentukan serta mencapai sasaran yang telah ditetapkan dengan bantuan manusia dan sumber daya lainnya. Hasil fungsi manajemen perencanaan dinilai dapat meningkatkan kinerja guru terlihat dalam program yang dibentuk sekolah untuk meningkatkan kedisiplinan guru baik dari kehadiran, kedesiplinan dalam proses belajar mengajar, memotivasi guru dalam kegiatan sekolah, memberikan motivasi guru untuk peningkatan belajar-mengajar di kelas dan merencanakan program kepelatihan guru. Hal ini sesuai dengan teori perumusan perencanaan oleh Novianty Djafri yang menjelaskan tahap-tahap fungsi manajemen perencanaan Menentukan program yaitu metode atau cara untuk melaksanakan kegiatan Mengembangkan strategi yaitu cara-cara yang akan digunakan untuk mencapai sasaran yang akan di tentukan. Menentukan sasaran atau hasil yang ingin dicapai di waktu yang akan datang. Hasil fungsi manajemen pengorganisasian dapat meningkatkan kinerja guru terlihat dari adanya aturan untuk jam kerja guru, aturan seragam sekolah guru, serta aturan untuk selalu mengupdate data sekolah dan melakukan pelaporan data sekolah setiap bulannya untuk meningkatkan kedisplinan guru. Hal ini sesuai dengan teori perumusan pengorganisasian oleh H. Suhasi Winoto yaitu . Memerinci pekerjaan dengan tugas-tugas untuk mencapai tujuan yang maksimal. Menetapkan mekanisme kerja untuk mengkoordinasi pekerjaan. Hasil fungsi manajemen pelaksanaan dapat meningkatkan kinerja guru dibuktikan dengan terlaksananya seluruh program yang telah di rancang. Misalnya proses belajar-mengajar tetap dilakukan di masa pandemic covid, dan guru-guru selalu aktif dalam forum musyawarah guru mata pelajaran untuk saling berbagai informasi TAAoLIM: Jurnal Pendidikan Agama Islam dan Manajemen Pendidikan Islam Volume 1. No. 2 Bulan Agustus 2022 terkait proses belajar-mengajar. Hal ini sesuai dengan teori dari Suhasi Winoto bahwa pelaksanaan perlu dilakukan oleh pemimpin untuk membimbing, mengarahkan, dan mengatur segala kegiatan yang telah ditugaskan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan secara efektif dan efisien. Hasil fungsi manajemen pengawasan dapat meningkatkan kinerja guru dibuktikan dengan kepala sekolah melakukan control dan evaluasi terhadap seluruh program yang berjalan dengan baik maupun belum dapat terlaksana dengan maksimal. Pengawasan yang dilakukan dapat menjadi catatan kepala sekolah agar kinerja guru kedepannya menjadi lebih baik lagi. Hal ini sesuai dengan teori Siagian bahwasannya pengawasan adalah segenap kegiatan untuk meyakinkan dan menjamin bahwa tugas atau pekerjaan telah dilakukan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan. SIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian yang dikemukakan dapat ditarik kesimpulan tentang manajemen kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guu di Sekolah Dasar Negeri 1 Lamahala yaitu : Kinerja guru SDN 1 Lamahala telah terlaksana dengan baik terlihat dari kemampuan guru dalam menguasai bahan ajar, kemampuan dalam mengelola kelas, kemampuan dalam menguasai media pembelajaran, kemampuan dalam mengenal dan menyelenggarakan administrasi sekolah, kinerja guru dalam menilai prestasi siwa, dan kinerja guru dalam mengelola interaksi belajar mengajar Manajemen yang dilakukan kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru SDN 1 Lamahala ialah dengan menerapkan fungsi manajemen perencanaan, pengorganisasian, penggerakan dan pengawasan yang dalam hal ini manajemen yang digunakan dinilai dapat meningkatkan kinerja guru dalam produktivitas kinerja guru dengan peningkatan kedisiplinan, dan peningkatan kinerja guru dalam proses belajar mengajar. Dalam tahapan manajemen penggerakan untuk meningkatkan kinerja guru terdapat beberapa kekurangan sehingga kinerja guru belum tercapai secara maksimal, diantaranya masih kurangnya sarana media pembelajaran seperti computer dan LCD proyektor untuk media pembelajaran di sekolah SDN 1 Lamahala. Daftar Pustaka