JURNAL IKTIBAR NUSANTARA E-ISSN: E-ISSN: 2964-5255 Editorial Address: Jl. Nyak Arief No 333. Jiulingke. Banda Aceh City Aceh Province Received: 07-02-2. Accepted: 28-04-2. Published: 09-05-2026 STRATEGI PEMBELAJARAN SKIIL BERBAHASA INGGRIS BERBASIS GAYA BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MAHASISWA DALAM BERBAHASA INGGRIS Fithriyah,2M. Chalis, 3Nurjannah Ismail, 4Mujiburrahman 1,2,3,4 Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh Email: fithriyah@ar-raniry. subhanisa27@gmail. com, m. chalis@arraniry. id,nurjannah. ismail@ar-raniry. id, mujiburrahman. amin@arraniry. Abtrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas strategi pembelajaran skill berbahasa Inggris berbasis gaya belajar dalam meningkatkan kemampuan mahasiswa berbahasa Inggris. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya kemampuan sebagian mahasiswa dalam memahami dan menggunakan bahasa Inggris secara aktif, yang dipengaruhi oleh perbedaan karakteristik dan gaya belajar masing-masing individu. Oleh karena itu, diperlukan strategi pembelajaran yang mampu menyesuaikan proses belajar dengan kebutuhan mahasiswa agar pembelajaran menjadi lebih efektif dan optimal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen melalui desain pretest-posttest control group design. Sampel penelitian terdiri atas mahasiswa yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen yang mendapatkan pembelajaran berbasis gaya belajar dan kelompok kontrol yang menggunakan metode pembelajaran konvensional. Instrumen penelitian berupa angket gaya belajar, tes kemampuan berbahasa Inggris, dan lembar observasi pembelajaran. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial melalui uji paired sample t-test dan independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi pembelajaran berbasis gaya belajar memberikan pengaruh positif terhadap peningkatan kemampuan mahasiswa dalam berbahasa Inggris. Mahasiswa yang belajar menggunakan strategi yang sesuai dengan gaya belajar mereka menunjukkan peningkatan yang lebih signifikan dibandingkan mahasiswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Selain itu, strategi ini juga meningkatkan partisipasi, motivasi, dan kepercayaan diri mahasiswa dalam proses pembelajaran bahasa Inggris. Dengan demikian, strategi pembelajaran skill berbahasa Inggris berbasis gaya belajar dapat menjadi alternatif yang efektif dalam meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris mahasiswa di perguruan tinggi. Kata Kunci: Srategi Pembelajaran. Gaya Belajar, dam Kemampuan Bahasa Inggris PENDAHULUAN Pentingnya strategi pembelajaran bahasa Inggris yang berbasis pada aktivitas belajar peserta didik . earner-centered learnin. berakar dari kebutuhan untuk mengatasi rendahnya motivasi belajar mahasiswa, meningkatkan kemampuan komunikasi fungsional, serta menyesuaikan diri dengan tuntutan era globalisasi. 1 Bahasa Inggris saat ini menjadi alat komunikasi utama dalam bidang ilmu pengetahuan, teknologi, pendidikan, dan bisnis internasional. Oleh karena itu, penguasaan bahasa Inggris sangat 1 Oemar Hamalik. Proses Belajar Mengajar (Jakarta: Bumi Aksara, 2. , hal. Jurnal Ikhtibar Nusantara Vol. No. 1, 2026 | 104 Fithriyah Strategi Pembelajaran Skil Bahasa Inggris penting bagi mahasiswa agar mampu bersaing dan memperoleh peluang profesional yang lebih baik. Namun, pada kenyataannya, proses pembelajaran bahasa Inggris di banyak lembaga pendidikan masih berpusat pada dosen . eacher-centered learnin. Kondisi ini menyebabkan bahasa Inggris sering dianggap sebagai mata pelajaran yang sulit dan membebani mahasiswa. Pembelajaran yang terlalu menekankan hafalan tata bahasa tanpa praktik komunikasi membuat mahasiswa kurang mampu menggunakan bahasa Inggris secara nyata dalam kehidupan sehari-hari. 3 Oleh sebab itu, diperlukan pendekatan pembelajaran yang lebih interaktif, kreatif, dan berpusat pada mahasiswa agar mereka dapat belajar secara aktif dan menyenangkan. Selain itu, rendahnya motivasi belajar mahasiswa juga dipengaruhi oleh anggapan bahwa bahasa Inggris kurang relevan dengan kehidupan sehari-hari, terutama di daerah yang minim paparan bahasa asing. Dalam kondisi seperti ini, dosen memiliki peran penting dalam merancang strategi pembelajaran yang menarik, kontekstual, dan sesuai dengan kebutuhan mahasiswa sehingga mampu meningkatkan motivasi intrinsik Fokus utama pembelajaran bahasa Inggris pada hakikatnya adalah kemampuan menggunakan bahasa untuk menyampaikan pikiran, gagasan, dan perasaan secara Dengan strategi pembelajaran yang tepat, mahasiswa tidak hanya memahami teori bahasa, tetapi juga mampu mengembangkan keterampilan komunikasi secara aktif, baik lisan maupun tulisan. Bahasa Inggris sendiri merupakan bahasa Jermanik Barat yang berasal dari Inggris pada abad pertengahan dan kini berkembang menjadi lingua franca atau bahasa internasional utama di dunia. 6 Istilah AuInggrisAy berasal dari kata Anglisc, yaitu bahasa yang digunakan oleh suku Angles, salah satu suku Jermanik yang bermigrasi ke Britania pada abad ke-5. Bahasa ini termasuk dalam keluarga bahasa Indo-Eropa, khususnya cabang Jermanik Barat. Saat ini, bahasa Inggris digunakan sebagai bahasa pengantar internasional dalam berbagai bidang, seperti bisnis, ilmu pengetahuan, teknologi, penerbangan, dan Bahasa ini menjadi bahasa pertama di negara-negara seperti Inggris Raya. Amerika Serikat. Kanada. Australia. Selandia Baru, dan Irlandia, serta digunakan secara luas sebagai bahasa resmi atau bahasa kedua di berbagai negara, seperti India. Filipina, 2 David Crystal. English as a Global Language (Cambridge: Cambridge University Press, 2. , hal. 3 Jeremy Harmer. The Practice of English Language Teaching (London: Pearson Education, 2. , hal. 4 H Douglas Brown. Principles of Language Learning and Teaching (New York: Pearson Education, 2. , hal. 5 Jack C Richards and Theodore S Rodgers. Approaches and Methods in Language Teaching (Cambridge: Cambridge University Press, 2. , hal. 6 Albert C Baugh and Thomas Cable. A History of the English Language (London: Routledge, 2. Jurnal Ikhtibar Nusantara Vol. No. 1, 2026 | 105 Fithriyah Strategi Pembelajaran Skil Bahasa Inggris Nigeria, dan Singapura. 7 Dalam dunia pendidikan, bentuk baku bahasa Inggris yang umum diajarkan adalah British English dan American English. Secara umum, bahasa Inggris dapat dipahami sebagai bahasa global yang berfungsi sebagai penghubung komunikasi antarbangsa. Penyebaran bahasa ini semakin luas setelah era kolonialisme Britania Raya dan diperkuat oleh pengaruh Amerika Serikat dalam bidang ekonomi, politik, budaya, dan teknologi. Dalam proses pembelajaran bahasa Inggris, setiap mahasiswa memiliki gaya belajar yang berbeda-beda. Gaya belajar merupakan cara unik, konsisten, dan paling efektif bagi individu dalam menerima, mengolah, serta memahami informasi. Secara umum, gaya belajar dibagi menjadi tiga tipe utama, yaitu visual, auditori, dan kinestetik. Mahasiswa dengan gaya belajar visual lebih mudah memahami materi melalui gambar, diagram, grafik, peta, maupun video. Mereka cenderung menyukai catatan yang rapi dan berwarna serta lebih mudah mengingat informasi yang dilihat. Sementara itu, mahasiswa dengan gaya belajar auditori lebih cepat memahami materi melalui penjelasan lisan, diskusi, atau rekaman suara. Mereka biasanya senang membaca dengan suara keras dan peka terhadap intonasi maupun nada suara. Adapun mahasiswa dengan gaya belajar kinestetik cenderung belajar lebih efektif melalui praktik langsung, simulasi, gerakan, dan aktivitas fisik. Mereka umumnya aktif bergerak, menggunakan gestur saat berbicara, serta lebih mudah memahami materi melalui pengalaman langsung. Dengan memahami berbagai gaya belajar tersebut, dosen dapat memilih strategi pembelajaran bahasa Inggris yang lebih efektif, interaktif, dan sesuai dengan kebutuhan mahasiswa sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai secara optimal. Kajian Teori Strategi Strategi adalah pendekatan menyeluruh dan rencana cermat yang disusun untuk mencapai tujuan jangka panjang melalui pengorganisasian sumber daya, tindakan, dan taktik secara efisien. 12 Secara bahasa, kata strategi berasal dari bahasa Yunani strategos yang berarti kepemimpinan militer atau seni seorang jenderal dalam memenangkan Berikut penjabaran pengertian strategi menurut bahasa dan istilah: 7 David Crystal. The Cambridge Encyclopedia of the English Language (Cambridge: Cambridge University Press, 2. , hal. 8 Alastair Pennycook. The Cultural Politics of English as an International Language (London: Longman, 1. , hal. 9 Bobbi DePorter and Mike Hernacki. Quantum Learning (Bandung: Kaifa, 2. , hal. 10 Hamzah B Uno. Orientasi Baru Dalam Psikologi Pembelajaran (Jakarta: Bumi Aksara, 2. , hal. 11 Nasution. Berbagai Pendekatan Dalam Proses Belajar Dan Mengajar (Jakarta: Bumi Aksara, 2. , 12 Sondang P Siagian. Manajemen Strategik (Jakarta: Bumi Aksara, 2. , hal. 13 Fred R David. Strategic Management (New Jersey: Pearson Education, 2. , hal. Jurnal Ikhtibar Nusantara Vol. No. 1, 2026 | 106 Fithriyah Strategi Pembelajaran Skil Bahasa Inggris Pengertian Strategi Menurut Bahasa (Etimolog. Yunani (Stratego. : Kata strategos berasal dari gabungan kata stratos yang berarti tentara atau militer dan ago yang berarti memimpin. Secara harfiah, istilah ini bermakna Aukepemimpinan seorang jenderalAy atau seni mengatur peperangan untuk mencapai kemenangan. Yunani (Strategei. : Istilah strategeia diartikan sebagai seni kepemimpinan dalam bidang ketentaraan atau kemampuan menyusun siasat perang. Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI): Strategi diartikan sebagai rencana yang cermat mengenai kegiatan untuk mencapai sasaran khusus. Pengertian Strategi Menurut Istilah Secara Umum: Strategi merupakan pendekatan menyeluruh yang berkaitan dengan perencanaan, pelaksanaan gagasan, dan eksekusi suatu aktivitas dalam jangka waktu tertentu guna mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Manajemen/Bisnis: Strategi adalah rangkaian keputusan dan tindakan mendasar yang dibuat oleh manajemen puncak dan dilaksanakan oleh seluruh anggota organisasi untuk mencapai tujuan jangka panjang organisasi. Militer: Strategi diartikan sebagai penggunaan pertempuran dan pengaturan kekuatan militer untuk mencapai tujuan perang. Menurut Para Ahli: Mintzberg & Waters: strategi adalah pola umum dari keputusan atau tindakan yang terbentuk dalam suatu aliran aktivitas organisasi . trategies are realized as patterns in streams of decisions or action. Michael Porter: Strategi merupakan posisi kompetitif yang diperoleh dengan sengaja memilih serangkaian aktivitas berbeda untuk menghasilkan perpaduan nilai yang unik. Siagian: Strategi adalah serangkaian keputusan dan tindakan mendasar yang dibuat oleh manajemen puncak dan diimplementasikan oleh seluruh jajaran organisasi dalam rangka mencapai tujuan organisasi. Dengan demikian, strategi dapat dipahami sebagai suatu rencana menyeluruh yang dirancang secara sistematis untuk mencapai tujuan tertentu secara efektif dan 14 J Salusu. Pengambilan Keputusan Strategik (Jakarta: Grasindo, 2. , hal. 15 Husein Umar. Strategic Management in Action (Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2. , hal. 16 Departemen Pendidikan Nasional. Kamus Besar Bahasa Indonesia (Jakarta: Balai Pustaka, 2. , 17 Nana Sudjana. Dasar-Dasar Proses Belajar Mengajar (Bandung: Sinar Baru Algensindo, 2. , hal. 18 Siagian. Manajemen Strategik, hal. 19 Carl von Clausewitz. On War (New Jersey: Princeton University Press, 1. , hal. 20 Henry Mintzberg and James Waters. AuOf Strategies. Deliberate and Emergent,Ay Strategic Management Journal 6, no. : 257Ae72. 21 Michael E Porter. Competitive Strategy (New York: Free Press, 1. , hal. 22 Siagian. Manajemen Strategik, hal. Jurnal Ikhtibar Nusantara Vol. No. 1, 2026 | 107 Fithriyah Strategi Pembelajaran Skil Bahasa Inggris Strategi sering dibedakan dengan taktik. Strategi berorientasi pada tujuan jangka panjang dan bersifat umum, sedangkan taktik lebih berfokus pada langkah-langkah teknis dan jangka pendek dalam pelaksanaannya. Pembelajaran Pembelajaran merupakan konsep penting dalam dunia pendidikan yang berkaitan dengan proses memperoleh pengetahuan, keterampilan, sikap, dan pengalaman belajar. Pembelajaran tidak hanya dipahami sebagai kegiatan mengajar, tetapi juga sebagai proses interaksi aktif antara pendidik, peserta didik, dan sumber belajar untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. Pengertian Pembelajaran Menurut Bahasa (Etimolog. Secara bahasa, kata pembelajaran berasal dari kata dasar AuajarAy yang mendapat imbuhan pe- dan -an sehingga membentuk kata AupembelajaranAy, yang berarti proses atau cara menjadikan seseorang belajar. KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesi. : Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), pembelajaran diartikan sebagai proses, cara, atau perbuatan menjadikan orang atau makhluk hidup belajar. Etimologis: Dalam bahasa Inggris, pembelajaran sering disamakan dengan instruction, sedangkan dalam bahasa Arab dikenal dengan istilah taAoallum, yang bermakna proses atau upaya membelajarkan seseorang. Pengertian Pembelajaran Menurut Istilah (Terminolog. Secara istilah, pembelajaran memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar kegiatan mengajar di dalam kelas. Pembelajaran menekankan adanya interaksi aktif dan terencana antara berbagai komponen pendidikan. Secara Umum: Pembelajaran adalah proses interaksi antara peserta didik dengan pendidik dan sumber belajar dalam suatu lingkungan belajar untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. UU No. 20 Tahun 2003 (Sisdikna. : Pembelajaran adalah proses interaksi peserta didik dengan pendidik dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar yang diselenggarakan secara terencana untuk membantu peserta didik memperoleh pengetahuan, keterampilan, sikap, serta nilai-nilai tertentu. Menurut Yusuf Hadi Miarso: Pembelajaran merupakan usaha yang dilakukan secara sengaja untuk mengelola lingkungan belajar agar seseorang dapat membentuk diri secara positif dalam kondisi tertentu. 23 Oemar Hamalik. Kurikulum Dan Pembelajaran (Jakarta: Bumi Aksara, 2. , hal. 24 Wina Sanjaya. Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan (Jakarta: Kencana, 2. , 25 Departemen Pendidikan Nasional. Kamus Besar Bahasa Indonesia, hal. 26 Ahmad Tafsir. Ilmu Pendidikan Dalam Perspektif Islam (Bandung: Remaja Rosdakarya, 2. , hal. 27 Sudjana. Dasar-Dasar Proses Belajar Mengajar, hal. 28 Pemerintah Republik Indonesia. AuUndang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional,Ay 2003. 29 Yusuf Hadi Miarso. Menyemai Benih Teknologi Pendidikan (Jakarta: Kencana, 2. , hal. Jurnal Ikhtibar Nusantara Vol. No. 1, 2026 | 108 Fithriyah Strategi Pembelajaran Skil Bahasa Inggris Poin Penting: Pembelajaran melibatkan dua aktivitas utama, yaitu kegiatan mengajar yang dilakukan oleh pendidik dan kegiatan belajar yang dilakukan oleh peserta didik. Kedua aktivitas tersebut saling berkaitan untuk mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan. Dengan demikian, pembelajaran dapat dipahami sebagai suatu sistem atau proses terencana yang melibatkan interaksi antara pendidik, peserta didik, metode, media, dan sumber belajar guna mencapai perubahan perilaku, baik dalam aspek pengetahuan, keterampilan, maupun sikap. Gaya Belajar Gaya belajar adalah cara khas, konsisten, dan paling efektif yang dimiliki individu dalam menerima, mengolah, memahami, serta menyimpan informasi selama proses 31 Gaya belajar berkaitan dengan aspek kognitif, afektif, dan psikologis seseorang yang memengaruhi bagaimana individu belajar secara optimal. 32 Dalam dunia pendidikan, gaya belajar umumnya dibagi menjadi tiga tipe utama, yaitu visual, auditori, dan kinestetik yang dikenal dengan istilah VAK (Visual. Auditory. Kinestheti. Jenis dan Contoh Gaya Belajar (VAK) Visual (Belajar dengan meliha. : Gaya belajar visual adalah gaya belajar yang mengandalkan penglihatan sebagai sarana utama dalam memahami informasi. Peserta didik dengan gaya belajar visual lebih mudah memahami materi melalui gambar, grafik, diagram, peta konsep, warna, maupun video. 34 Ciri-cirinya suka mencatat dengan warna-warni, rapi. Lebih tertarik pada tampilan gambar dibanding penjelasan lisan, mudah mengingat apa yang dilihat dan Senang menggunakan diagram atau mind map dalam belajar. Auditori (Belajar dengan mendenga. : Gaya belajar auditori merupakan gaya belajar yang lebih mengandalkan pendengaran dalam menerima dan memahami Peserta didik dengan gaya ini lebih mudah belajar melalui penjelasan lisan, diskusi, ceramah, maupun rekaman suara. 36 Ciri- cirinya adalah suka membaca dengan suara keras, mudah mengingat apa yang didengar, peka terhadap intonasi dan nada suara serta menyukai diskusi atau belajar kelompok. Kinestetik (Belajar dengan melakuka. : Gaya belajar kinestetik adalah gaya belajar yang mengutamakan aktivitas fisik, praktik langsung, dan pengalaman nyata dalam proses pembelajaran. Peserta didik kinestetik lebih mudah 30 Dimyati and Mudjiono. Belajar Dan Pembelajaran (Jakarta: Rineka Cipta, 2. , hal. 31 DePorter and Hernacki. Quantum Learning, hal. 32 Uno. Orientasi Baru Dalam Psikologi Pembelajaran, hal. 33 DePorter and Hernacki. Quantum Learning, hal. 34 Nasution. Berbagai Pendekatan Dalam Proses Belajar Dan Mengajar, hal. 35 DePorter and Hernacki. Quantum Learning, hal. 36 Uno. Orientasi Baru Dalam Psikologi Pembelajaran, hal. 37 Nasution. Berbagai Pendekatan Dalam Proses Belajar Dan Mengajar, hal. Jurnal Ikhtibar Nusantara Vol. No. 1, 2026 | 109 Fithriyah Strategi Pembelajaran Skil Bahasa Inggris memahami materi melalui gerakan, simulasi, eksperimen, dan sentuhan. 38 Ciricirinya adalah Aktif bergerak saat belajar. Menggunakan gestur ketika berbicara. Menyukai praktik langsung dan eksperimen, dan ulit belajar dalam waktu lama tanpa aktivitas fisik. Sinonim Gaya Belajar Istilah gaya belajar memiliki beberapa sinonim atau istilah lain yang sering digunakan dalam dunia pendidikan, antara lain: Cara Belajar: Merujuk pada teknik atau pola individu dalam memahami Metode Belajar: Menggambarkan langkah atau pendekatan yang digunakan seseorang dalam belajar. Tipe Pembelajar: Menunjukkan kategori peserta didik berdasarkan kecenderungan gaya belajarnya, seperti tipe visual, auditori, atau kinestetik. Pendekatan Belajar: Mengacu pada cara individu mendekati proses pembelajaran sesuai karakteristik masing-masing. Pentingnya Memahami Gaya Belajar Meningkatkan Efektivitas: Peserta didik akan lebih mudah memahami materi apabila proses pembelajaran sesuai dengan gaya belajar yang dimiliki. Meningkatkan Prestasi: Pemahaman terhadap gaya belajar membantu peserta didik memaksimalkan penyerapan informasi sehingga hasil belajar menjadi lebih Meningkatkan Kepercayaan Diri: Peserta didik merasa lebih nyaman dan percaya diri ketika belajar menggunakan cara yang sesuai dengan karakteristik dirinya. Cara Menerapkan dalam Pembelajaran Visual: Pendidik dapat menggunakan media visual seperti diagram, gambar, grafik, video pembelajaran, serta mind mapping untuk membantu peserta didik memahami materi. Auditori: Pembelajaran dapat dilakukan melalui diskusi kelompok, presentasi, tanya jawab, rekaman suara, maupun penjelasan verbal yang jelas. Kinestetik: Pendidik dapat menerapkan praktik langsung, simulasi, eksperimen laboratorium, permainan edukatif, dan aktivitas fisik lainnya agar peserta didik lebih aktif dalam belajar. 38 DePorter and Hernacki. Quantum Learning, hal. 39 Uno. Orientasi Baru Dalam Psikologi Pembelajaran, hal. 40 Syaiful Bahri Djamarah. Psikologi Belajar (Jakarta: Rineka Cipta, 2. , hal. 41 Hamalik. Proses Belajar Mengajar, hal. 42 Dimyati and Mudjiono. Belajar Dan Pembelajaran, hal. 43 Sanjaya. Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan, hal. 44 Uno. Orientasi Baru Dalam Psikologi Pembelajaran, hal. 45 DePorter and Hernacki. Quantum Learning, hal. 46 Nasution. Berbagai Pendekatan Dalam Proses Belajar Dan Mengajar, hal. 47 Abdul Majid. Strategi Pembelajaran (Bandung: Remaja Rosdakarya, 2. , hal. 48 Hamzah B Uno. Model Pembelajaran: Menciptakan Proses Belajar Mengajar Yang Kreatif Dan Efektif (Jakarta: Bumi Aksara, 2. , hal. 49 Trianto. Mendesain Model Pembelajaran Inovatif-Progresif (Jakarta: Kencana, 2. , hal. Jurnal Ikhtibar Nusantara Vol. No. 1, 2026 | 110 Fithriyah Strategi Pembelajaran Skil Bahasa Inggris Dengan memahami dan menerapkan gaya belajar yang sesuai, proses pembelajaran dapat berlangsung lebih efektif, interaktif, dan menyenangkan. Peserta didik akan lebih mudah memahami materi karena pembelajaran disesuaikan dengan cara belajar yang paling nyaman dan sesuai dengan karakteristik mereka. Selain itu, penerapan gaya belajar yang tepat juga dapat meningkatkan motivasi, keaktifan, serta rasa percaya diri peserta didik dalam mengikuti kegiatan belajar. Dengan demikian, tujuan pembelajaran dapat tercapai secara optimal, baik dalam aspek pengetahuan, keterampilan, maupun sikap. METODOLOGI PENELITIAN Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen untuk mengetahui pengaruh strategi pembelajaran skill berbahasa Inggris berbasis gaya belajar terhadap peningkatan kemampuan mahasiswa dalam berbahasa Inggris. Desain penelitian yang digunakan adalah pretest-posttest control group design, di mana mahasiswa dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen yang diberikan strategi pembelajaran berbasis gaya belajar dan kelompok kontrol yang menggunakan metode pembelajaran konvensional. Penelitian dilaksanakan pada mahasiswa perguruan tinggi yang sedang menempuh mata kuliah Bahasa Inggris dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling sesuai dengan karakteristik yang dibutuhkan dalam penelitian. Instrumen penelitian yang digunakan meliputi angket gaya belajar, tes kemampuan berbahasa Inggris, serta lembar observasi proses pembelajaran. Angket gaya belajar digunakan untuk mengidentifikasi kecenderungan gaya belajar mahasiswa, seperti visual, auditori, dan kinestetik. Tes kemampuan berbahasa Inggris diberikan sebelum dan sesudah perlakuan untuk mengukur peningkatan kemampuan mahasiswa dalam aspek berbicara, mendengar, membaca, dan menulis. Selain itu, observasi dilakukan untuk melihat keterlaksanaan strategi pembelajaran selama proses penelitian berlangsung agar data yang diperoleh lebih akurat dan objektif. Teknik analisis data dilakukan secara kuantitatif dengan menggunakan uji statistik deskriptif dan inferensial. Data hasil pretest dan posttest dianalisis menggunakan uji paired sample t-test dan independent sample t-test untuk mengetahui perbedaan peningkatan kemampuan berbahasa Inggris antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Sebelum dilakukan pengujian hipotesis, data terlebih dahulu diuji normalitas dan homogenitasnya guna memastikan bahwa data memenuhi syarat analisis statistik. Hasil analisis kemudian digunakan untuk menarik kesimpulan Jurnal Ikhtibar Nusantara Vol. No. 1, 2026 | 111 Fithriyah Strategi Pembelajaran Skil Bahasa Inggris mengenai efektivitas strategi pembelajaran skill berbahasa Inggris berbasis gaya belajar dalam meningkatkan kemampuan mahasiswa berbahasa Inggris. HASIL DAN PEMBAHASAN Strategi Pembelajaran Skill Berbahasa Inggris Berbasis Gaya Belajar Visual Untuk Meningkatkan Kemampuan Mahasiswa Dalam Berbahasa Inggris Strategi pembelajaran bahasa Inggris berbasis gaya belajar visual efektif meningkatkan kemampuan mahasiswa melalui penggunaan media grafis, video, peta konsep, dan infografis. 50 Pendekatan ini membantu pemrosesan informasi lebih cepat, memperkuat memori, dan mengontekstualisasikan kosakata serta tata bahasa. Strategi utama mencakup penggunaan flashcards, video edukasi, pemetaan pikiran . ind mappin. , dan teks visual. Pemanfaatan visual media seperti video dan gambar sangat membantu mahasiswa visual dalam memahami materi bahasa Inggris. Penggunaan video untuk listening dan gambar untuk deskripsi . membantu mengurangi hambatan bahasa dan memperjelas makna. 51 Selain itu, mahasiswa visual lebih mudah memahami struktur kalimat dan kosakata kompleks melalui mind maps dan infografis berwarna. Shadowing technique dengan subtitle visual juga efektif diterapkan dalam pembelajaran bahasa Inggris. Teknik menirukan pelafalan video berbahasa Inggris dengan bantuan subtitle visual dapat meningkatkan kemampuan speaking dan listening Analisis visual dalam keterampilan reading dan writing dapat dilakukan dengan memberikan tugas menulis deskripsi berdasarkan gambar, grafik, atau video narasi. Strategi ini membantu meningkatkan kemampuan menulis . riting skil. mahasiswa secara lebih kreatif dan kontekstual. Selain itu, penggunaan aplikasi alat bantu visual seperti grammar checker, penerjemah otomatis, dan perangkat lunak pembuat teks generatif dapat memberikan umpan balik visual secara langsung kepada mahasiswa. Penggunaan media visual yang relevan dapat meningkatkan kemampuan bahasa Inggris mahasiswa secara lebih efektif karena materi disajikan dalam bentuk yang menarik, mudah dipahami, dan tidak membosankan. Media visual seperti gambar, video, grafik, peta konsep, dan infografis membantu mahasiswa memahami kosakata, tata bahasa, serta konteks penggunaan bahasa Inggris secara lebih konkret. Selain itu, penggunaan media visual juga mampu meningkatkan motivasi belajar mahasiswa karena proses pembelajaran menjadi lebih interaktif dan menyenangkan. Mahasiswa cenderung lebih fokus dan aktif ketika materi disampaikan melalui tampilan visual yang kreatif dibandingkan hanya melalui penjelasan verbal semata. Di samping itu, media visual dapat memperkuat retensi informasi jangka panjang karena mahasiswa lebih mudah mengingat informasi yang dilihat dibandingkan yang hanya didengar. Dengan demikian, penerapan media visual dalam pembelajaran bahasa 50 DePorter and Hernacki. Quantum Learning, hal. 51 Allan Paivio. Mental Representations: A Dual Coding Approach (Oxford: Oxford University Press, 1. , hal. 52 B F Skinner. Verbal Behavior (New York: Appleton-Century-Crofts, 1. , hal. Jurnal Ikhtibar Nusantara Vol. No. 1, 2026 | 112 Fithriyah Strategi Pembelajaran Skil Bahasa Inggris Inggris tidak hanya membantu meningkatkan kemampuan akademik mahasiswa, tetapi juga mendorong kepercayaan diri, kreativitas, dan minat belajar mereka dalam menggunakan bahasa Inggris sebagai alat komunikasi. Strategi Pembelajaran Bahasa Inggris Berbasis Gaya Belajar Untuk Meningkatkan Kemampuan Mahasiswa Dalam Berbahasa Inggris pada Anak dengan Gaya Auditorial Strategi pembelajaran bahasa Inggris bagi mahasiswa auditorial paling efektif menggunakan pendekatan berbasis suara, seperti metode audio-lingual, diskusi aktif, dan penggunaan media audio. 53 Pembelajar auditorial belajar optimal dengan mendengarkan materi, merekam kuliah, mengulangi informasi dengan lantang, serta menggunakan lagu atau irama untuk menghafal kosakata dan struktur kalimat. Strategi utama pembelajaran bahasa Inggris auditorial dapat dilakukan melalui pemanfaatan media audio dan digital seperti podcast, lagu, audiobook, atau video bahasa Inggris secara rutin untuk meningkatkan listening skill mahasiswa. 54 Selain itu, diskusi aktif dan tanya jawab memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mendengar dan memproses informasi secara lisan. Teknik mengulang lantang . ead alou. juga efektif diterapkan pada mahasiswa Membaca materi, buku, atau mencatat kosakata baru dengan suara keras dapat membantu memperkuat daya ingat dan meningkatkan kemampuan pelafalan bahasa Inggris. Metode audio-lingual yang berfokus pada latihan pengulangan pola kalimat dan dialog sangat efektif diterapkan pada pembelajar auditorial karena membantu mahasiswa terbiasa menggunakan struktur bahasa Inggris secara otomatis. Melalui kegiatan mendengar dan mengulang secara terus-menerus, mahasiswa dapat meningkatkan kemampuan pelafalan . , kelancaran berbicara . , serta pemahaman terhadap pola tata bahasa Inggris. Selain itu, mahasiswa auditorial juga dapat merekam suara mereka sendiri saat berbicara bahasa Inggris atau merekam penjelasan dosen selama perkuliahan untuk didengarkan kembali sebagai bentuk evaluasi mandiri. Strategi ini membantu mahasiswa mengenali kesalahan pengucapan, intonasi, maupun penggunaan kosakata sehingga kemampuan berbahasa Inggris dapat berkembang secara bertahap. Dengan pendekatan berbasis suara tersebut, pembelajar auditorial dapat memaksimalkan potensi mereka dalam menguasai kosakata, struktur bahasa Inggris, serta keterampilan komunikasi melalui proses mendengar dan berbicara secara aktif. Pembelajaran yang menekankan aspek pendengaran juga mampu meningkatkan 53 Uno. Orientasi Baru Dalam Psikologi Pembelajaran, hal. 54 Stephen D Krashen. Principles and Practice in Second Language Acquisition (Oxford: Pergamon Press, 1. , hal. 55 Skinner. Verbal Behavior, hal. Jurnal Ikhtibar Nusantara Vol. No. 1, 2026 | 113 Fithriyah Strategi Pembelajaran Skil Bahasa Inggris konsentrasi, daya ingat, dan rasa percaya diri mahasiswa dalam menggunakan bahasa Inggris sebagai alat komunikasi sehari-hari. Strategi Pembelajaran Bahasa Inggris Berbasis Gaya Belajar Untuk Meningkatkan Kemampuan Mahasiswa Dalam Berbahasa Inggris pada Anak dengan Gaya Kinestetik Bagi anak dengan gaya belajar kinestetik . elajar dengan melakuka. , proses pembelajaran akan lebih efektif apabila melibatkan sentuhan, praktik langsung, simulasi, dan aktivitas fisik. 56 Mahasiswa kinestetik cenderung suka bergerak, menggunakan gestur saat berbicara, dan menyentuh objek saat belajar. Strategi pembelajaran bahasa Inggris untuk anak kinestetik berfokus pada gerakan fisik, manipulasi objek, dan pengalaman langsung . xperiential learnin. untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa. 57 Pendekatan ini meliputi metode Total Physical Response (TPR), role-playing . ermain pera. , permainan edukatif, dan eksplorasi luar ruangan sehingga pembelajaran menjadi lebih aktif, kreatif, dan menyenangkan. Metode Total Physical Response (TPR) menghubungkan kata-kata bahasa Inggris dengan gerakan tubuh, seperti instruksi stand up, jump, atau open the book. Strategi ini membantu mahasiswa memahami kosakata dan meningkatkan kemampuan listening secara alami. Permainan peran . ole-playin. dan simulasi juga efektif digunakan dalam pembelajaran bahasa Inggris. Mahasiswa dapat berakting dalam situasi tertentu seperti jual beli di pasar atau bertanya arah untuk mempraktikkan percakapan secara langsung. Selain itu, permainan edukatif berbasis gerak seperti Scavenger Hunt. Simon Says, dan permainan kartu bahasa Inggris membantu meningkatkan keaktifan mahasiswa selama pembelajaran berlangsung. Penggunaan alat peraga fisik dan manipulatif seperti kartu huruf, balok kata, atau benda nyata juga membantu mahasiswa memahami materi bahasa Inggris secara Pembelajaran luar ruangan . utdoor learnin. dapat dimanfaatkan untuk mempelajari kosakata baru sambil melakukan aktivitas fisik di lingkungan sekitar. Aktivitas seni dan kerajinan . raft activitie. juga dapat digunakan dalam pembelajaran bahasa Inggris, misalnya membuat topeng hewan untuk materi animals, membuat poster sederhana berbahasa Inggris, atau menyusun karya kreatif lainnya yang berkaitan dengan tema pembelajaran. Kegiatan tersebut membantu mahasiswa kinestetik belajar melalui praktik langsung sehingga materi lebih mudah dipahami dan Selain meningkatkan kreativitas, aktivitas ini juga membuat proses pembelajaran menjadi lebih menarik dan tidak monoton. Untuk mahasiswa kinestetik, pembelajaran sebaiknya tidak dilakukan dalam waktu yang terlalu lama tanpa diselingi aktivitas fisik atau istirahat singkat. Oleh karena itu, dosen perlu menyisipkan ice breaking berupa peregangan, permainan ringan, atau gerakan sederhana agar konsentrasi dan semangat belajar mahasiswa tetap terjaga 56 DePorter and Hernacki. Quantum Learning, hal. 57 David Kolb. Experiential Learning (New Jersey: Prentice Hall, 1. , hal. 58 James J Asher. Learning Another Language Through Actions (California: Sky Oaks Productions, 1. , hal. Jurnal Ikhtibar Nusantara Vol. No. 1, 2026 | 114 Fithriyah Strategi Pembelajaran Skil Bahasa Inggris selama proses pembelajaran berlangsung. Aktivitas fisik ringan tersebut dapat membantu mahasiswa kembali fokus dan lebih siap menerima materi berikutnya. Dengan penerapan strategi pembelajaran berbasis gaya belajar kinestetik, mahasiswa dapat belajar bahasa Inggris secara lebih aktif, komunikatif, dan Pendekatan ini tidak hanya membantu meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris mahasiswa, tetapi juga meningkatkan partisipasi, rasa percaya diri, kreativitas, serta motivasi belajar mereka sehingga hasil pembelajaran dapat tercapai secara lebih optimal. KESIMPULAN Strategi pembelajaran skill berbahasa Inggris berbasis gaya belajar visual terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan mahasiswa berbahasa Inggris. Mahasiswa dengan gaya belajar visual lebih mudah memahami materi melalui media seperti gambar, video, diagram, dan peta konsep. Penggunaan media visual tidak hanya membantu pemahaman kosakata dan tata bahasa, tetapi juga meningkatkan motivasi, kreativitas, serta daya ingat mahasiswa terhadap materi pembelajaran. Pada mahasiswa dengan gaya belajar auditorial, strategi pembelajaran berbasis suara seperti diskusi, podcast, audiobook, metode audio-lingual, dan kegiatan membaca nyaring mampu meningkatkan kemampuan listening, speaking, serta pengucapan bahasa Inggris. Mahasiswa auditorial lebih mudah memahami dan mengingat materi melalui proses mendengar dan berbicara secara aktif sehingga pembelajaran menjadi lebih efektif dan komunikatif. Sementara itu, mahasiswa dengan gaya belajar kinestetik lebih optimal belajar melalui aktivitas fisik dan praktik langsung. Strategi seperti Total Physical Response (TPR), role-playing, permainan edukatif, dan outdoor learning membuat pembelajaran bahasa Inggris menjadi lebih aktif, menyenangkan, dan interaktif. Penerapan strategi yang sesuai dengan gaya belajar kinestetik mampu meningkatkan rasa percaya diri, motivasi belajar, serta kemampuan komunikasi mahasiswa secara lebih maksimal. DAFTAR PUSTAKA