Al-Falah: Jurnal Ilmiah Keislaman dan Kemasyarakatan P-ISSN: 1829-717X. E-ISSN: 2621-0347 Tahun 2024 Vol. 24 No. PERAN PENDIDIKAN AGAMA DALAM MEMBENTUK KARAKTER SUMBER DAYA MANUSIA: SEBUAH TINJAUAN PUSTAKA Muhammad Fikri SMPN 2 Babirik Kabupaten Hulu Sungai Utara fikrim723@gmail. Lola Malihah Institut Agama Islam Darussalam Martapura lolatasya@gmail. Abstract One of the main objectives of national education is to increase piety to God Almighty. In order to achieve this goal, the role of religious education becomes very Schools as formal institutions that organize educational activities must have objectives that are in line with the goals of national education. This paper is a literature review that aims to analyze the role of religious education in the formation of human resource character. The data in this paper is in the form of secondary data obtained from literature data in the form of books, articles and previous research results that have been published in scientific journals. The findings in this paper are in the form of the role of schools as formal educational institutions that provide education, the role of teachers who teach religious education plays a role in shaping the character of students. Religious education teaches faith, obedience, and worship procedures, teaches moral formation and example that will become a habit. Discipline, mutual respect, respect and tolerance behavior are very important to be applied from early education. In order to become a habit that will always be applied by students wherever they will be. Of course, good habits are not only for now, but will continue to be carried out sustainably in the future. So that it will produce a quality next generation of the nation. Keywords: Character Building. Human Resources. Religious Education. Abstrak Salah satu tujuan utama pendidikan nasional adalah meningkatkan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Dalam rangka mencapai tujuan tersebut peran pendidikan agama menjadi sangat strategis. Sekolah sebagai lembaga formal yang menyelenggarakan kegiatan pendidikan harus memiliki tujuan yang sejalan dengan tujuan pendidikan nasional tersebut. Tulisan ini merupakan sebuah tinjauan pustaka yang bertujuan untuk menganalisis peran pendidikan agama dalam pembentukan karakter sumber daya manusia. Data dalam tulisan ini berupa data sekunder yang diperoleh dari data kepustakaan berupa buku, artikel dan hasil penelitian terdahulu yang telah dipublikasikan di jurnal ilmiah. Temuan dalam tulisan ini berupa peran sekolah sebagai lembaga pendidikan formal yang menyelenggarakan pendidikan, peran guru yang mengajarkan pendidikan agama Al-Falah: Jurnal Ilmiah Keislaman dan Kemasyarakatan. Volume 24 . , 2024 Muhammad Fikri. Lola Malihah sangat berperan dalam pembentukan karakter peserta didik. Pendidikan keagamaan mengajarkan keimanan, ketaatan, beserta tata cara ibadahnya, mengajarkan pembinaan akhlak dan keteladanan yang akan menjadi sebuah Perilaku disiplin, saling menghargai, menghormati dan perilaku toleransi sangat penting untuk diterapkan sejak pendidikan dini. Agar menjadi sebuah kebiasaan yang akan selalu diterapkan peserta didik dimana pun nanti berada. Tentunya kebiasaan baik itu bukan hanya untuk saat ini saja, tetapi akan terus dilakukan secara berkelanjutan di masa depan. Sehingga akan menghasilkan generasi penerus bangsa yang berkualitas. Kata Kunci: Pembentukan Karakter. Pendidikan Agama. Sumber Daya Manusia. Pendahuluan Sebuah negara yang awalnya tertinggal dan terbelakang untuk dapat berubah menjadi sebuah negara berkembang atau negara maju harus memaksimalkan bidang pendidikan agar warga negaranya menjadi manusia yang berpendidikan, terpelajar dan berkualitas. Pada negara yang sekarang sudah berstatus sebagai negara maju padahal awalnya adalah negara yang minim sumber daya seperti Jepang dan Singapura, mereka mampu menutupi kekurangan sumber daya yang dimiliki dengan memaksimalkan kualitas sumber daya manusianya melalui pendidikan yang bermutu. Di Indonesia memperoleh pendidikan adalah hak setiap warga negara dan kewajiban negara untuk menyelenggarakan pendidikan. 2 Saat ini bangsa Indonesia sedang menghadapi berbagai permasalahan yang sering dianggap sebagai melemahnya karakter bangsa. Banyak terjadi tindakan-tindakan yang tidak semestinya dilakukan, banyak terjadi penyimpangan perilaku dan kewenangan. lembaga pendidikan sendiri sering ditemukan pelemahan karakter peserta didik, hal ini ditandai dengan menurunnya prestasi belajar, ketidakharmonisan antar peserta didik sehingga terjadi praktik bullying sampai terjadinya tawuran antar peserta didik. 3 Selain beberapa kasus diatas kenakalan remaja mulai dari pembangkangan sampai tindak kejahatan yang dilakukan oleh anak remaja sering dianggap sebagai kegagalan dalam Harlen Simanjuntak. AuMembangun Sumber Daya Manusia Yang BerkarakterAy (Universitas HKBP Nommensen Medan, 2. Syamsir Kamal. AuImplementasi Pembelajaran Berdiferensiasi Dalam Upaya Meningkatkan Aktivitas Dan Hasil Belajar Mateatika Siswa Kelas XI MIPA SMA Negeri Barabai,Ay JULAK : Jurnal Pembelajaran Dan Pendidikan, 1. Riska Kurniawati. AuPengaruh Pendidikan Agama Islam Terhadap Karakter Peserta Didik Di SMA Al- Azhar 3 Bandar LampungAy (Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung, 2. Peran Pendidikan Agama dalam Membentuk KarakterA pembentukan karakter. 4 Sementara di dunia birokrasi banyak aparat atau pejabat yang melakukan penyimpangan, penyalahgunaan kekuasaan sampai melakukan korupsi. Padahal para pejabat tersebut adalah orang yang berpendidikan lulusan perguruan tinggi, pasca sarjana, doktor bahkan adanya yang menyandang gelar guru besar. Mereka diberi kepercayaan oleh pemerintah dan rakyat, namun mereka tidak amanah serta melakukan hal yang menyimpang dalam menjalankan tugasnya sehingga berujung menjadi perkara hukum. Kasus hukum ini tentunya akan berdampak besar pada kondisi sosial masyarakat, ketimpangan dan kepercayaan rakyat terhadap kinerja pemerintah dan seluruh aparat. Dalam perkembangannya proses pembentukan karakter telah diupayakan dengan berbagai bentuk dan usaha salah satunya melalui lembaga pendidikan, namun proses ini masih belum maksimal, dan masih diperlukan proses pengenalan, pemahaman dan penerapan secara berulang-ulang sampai menjadi sebuah budaya atau kebiasaan yang dapat dilakukan melalui proses pembelajaran. Pendidikan adalah proses transfer pengetahuan, pendidikan mengacu pada pembelajaran pengetahuan dan keterampilan yang diwariskan dari generasi ke generasi penerus. 5 Menurut Ki Hajar Dewantara pendidikan adalah upaya untuk meningkatkan budi pekerti, pikiran dan jasmani peserta didik agar selaras dengan masyarakat dan alam. 6 Pendidikan merupakan salah satu sarana untuk membentuk kecerdasan, keterampilan, kreatifitas dan akhlak sehingga menjadi sumber daya manusia yang berkualitas. 7 Pendidikan agama adalah satu medianya. Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional telah menetapkan bahwa Pendidikan Agama menjadi pelajaran yang wajib pada setiap jenis, jalur dan jenjang 8 Melalui pendidikan agama diharapkan akan mampu mengarahkan peserta didik untuk berperilaku sesuai dengan ajaran agama yang perintahkan Tuhan Subrantas Subrantas. AuPeran Pendidikan Dalam Membentuk Karakter Anak Serta Implementasinya Dalam Pendidikan Islam (Telahaan Buku Mendidik Karakter Dengan Karakter Karya Ida S Widayant. Ay (UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, 2. A Taufik and Novitasari Novitasari. AuPenanaman Perilaku Sosial Dari Lingkungan Sekolah SDN Giriyoso Kabupaten Musi Rawas,Ay TAUJIH : Jurnal Pendidikan Islam, 14. , h. 1Ae15. Muhammad Yaumi. Pendidikan Karakter : Landasan. Pilar. Dan Implementasi (Jakarta: Kencana, 2. Novi Puspitasari. Linda Relistian, and Reonaldi Yusuf. AuPeran Pendidikan Agama Islam Terhadap Pembentukan Karakter Religius Peserta Didik,Ay AttaAodib : Jurnal Pendidikan Islam Fakultas Tarbiyah IAIN Bone, 3. , h. 57Ae68. Nurul Hidayati. AuPeran Pendidikan Agama Islam Dalam Pembentukan Karakter Siswa (Studi Kasus Di SMP Islam MaAoarif 02 Malan. Ay (Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, 2. Muhammad Fikri. Lola Malihah melalui kitab-kitab suci. Karakter dapat diartikan sebagai tabiat yang bersifat psikologis, terkait dengan moral atau karakter seseorang yang membedakannya dengan individu lainnya. Karakter juga dapat diartikan sebagai sesuatu yang melekat pada diri individu dan cenderung menetap. Karakter seseorang akan terbentuk karena suatu kebiasaan yang terus menerus dilakukan dari masa kecil sampai usia remaja. Oleh karena itu keluarga dalam hal ini orang tua memiliki pengaruh yang besar terhadap proses pembentukan karakter, karena karakter yang terbentuk juga menentukan kualitas sumber daya manusia itu sendiri. Beberapa komponen yang berkaitan erat dengan proses pembentukan karakter seperti orang tua, guru, teman sebaya, media sosial dan bersosialisasi atau bergaul. Pembentukan karakter menjadi sangat penting bagi generasi muda karena berperan dalam mengembangkan potensi dasar yang dimiliki dalam diri masing-masing, dengan begitu diharapkan akan tumbuh menjadi pribadi yang berbudi pekerti luhur, rendah hati dan berfikir positif. Pendidikan karakter hadir sebagai bentuk keprihatinan atas adanya fenomena yang mengindikasikan merosotnya karakter pada anak bangsa. Gagasan tentang perlunya pendidikan karakter merupakan sebuah cita-cita besar yang diharapkan dapat melahirkan generasi Indonesia yang unggul, sumber daya manusia yang kuat dan berkualitas sehingga dapat meneruskan pembangunan nasional. Sumber daya manusia dapat diartikan sebagai inti dan penggerak dalam sebuah organisasi. 11 Sumber daya manusia yang berkualitas akan mampu bersaing menghadapi persaingan dan tantangan global. 12 Pembentukan karakter pada dasarnya merupakan hasil pemahaman dari hubungan yang dialami setiap manusia, yaitu hubungan manusia dengan dirinya sendiri, dengan orang lain dan lingkungan serta hubungan manusia dengan Tuhan. Dari setiap hubungan tersebut manusia akan mendapatkan sebuah pemahaman yang pada akhirnya akan menjadi sebuah nilai, keyakinan sehingga terbentuk sebuah karakter. Pendidikan merupakan sebuah media pembentukan karakter karena di dalam terdapat proses transfer pengetahuan dan Marzuki Marzuki. Pendidikan Karakter Islam (Jakarta: AMZAH, 2. Asrorul Mufidah. AuPeran Pendidikan Agama Islam Dalam Membentuk Karakter Siswa Di SMK Muhammadiyah 2 MalangAy (Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, 2. Malayu Hasibuan. Manajemen Sumber Daya Manusia (Bandung: Bumi Aksara, 2. Lola Malihah and Sarmila Normala. AuPeluang Dan Tantangan Sumber Daya Manusia Di Era Digital,Ay Jurnal Bina Bangsa Ekonomika, 17. , 505Ae12