Manutech : Jurnal Teknologi Manufaktur Vol. No. 01, . p-ISSN : 2089-5550 e-ISSN : 2621-3397 Pemanfaatan Serbuk Batang Kayu Puspa Sebagai Pembuatan Papan Partikel Terhadap Pengujian Impak 1,2,3 Yuliyanto 1. Novisal2*. Boy Rollastin3 Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung. Sungailiat *Email: skybrother732@gmail. Received:16 Oktober 2024. Received in revised form:3 September 2025. Accepted:30 September 2025 Abstract In order to satisfy the wants and desires of human life, science and technology have advanced Science and technology are developing in many facets of life. Technological advancements also happen in composite materials, which are still being studied today. Particleboard is a manufactured board created by pressing industrial waste from plantations, forestry, and agriculture together with organic Low-quality wood waste products that may contain cellulose and lignin, such as sawdust, twigs, lathing residue, and others, can be used. The PVAc polymer was subjected to temperatures of 90AC, 100AC, and 110AC in this work, which employed a direct experimental method. The parameters used were mesh 10, 20, and 30 with a volume fraction of 60%: 40%, 70%: 30%, and 80%: 20%. In this study, the results of the largest impact strength were found in the volume fraction of 60%:40% on mesh 30 with heating at 90AC for 15 minutes amounting to 16. 34 J/m 2, and the smallest impact value was found in the volume fraction of 70%:30% on mesh 10 with heating at 100AC amounting to 9. 28 J/m 2, where these values do not meet the SNI-03-2105-2006 standard for making particle boards. Keywords: particle board. impact test Abstrak Dalam rangka memenuhi kebutuhan dan keinginan hidup manusia, ilmu pengetahuan dan teknologi mengalami kemajuan yang pesat. Ilmu pengetahuan dan teknologi berkembang dalam berbagai aspek kehidupan. Kemajuan teknologi juga terjadi pada material komposit yang hingga kini masih terus Papan partikel merupakan papan buatan yang dibuat dengan cara menekan limbah industri dari perkebunan, kehutanan, dan pertanian bersama dengan perekat organik. Produk limbah kayu berkualitas rendah yang mungkin mengandung selulosa dan lignin, seperti serbuk gergaji, ranting, sisa pembubutan, dan lain-lain, dapat dimanfaatkan. Polimer PVAc mengalami perlakuan suhu 90AC, 100AC, dan 110AC pada penelitian ini, yang dilakukan dengan metode eksperimen langsung. Parameter yang digunakan adalah mesh 10, 20, dan 30 dengan fraksi volume 60%:40%, 70%:30%, dan 80%:20%. Pada penelitian ini hasil kekuatan impak terbesar terdapat pada fraksi volume 60%:40% pada mesh 30 dengan pemanasan 90AC sealama 15 menit sebesar 16,34 J/m2 dan nilai impak terkecil terdapat pada fraksi volume 70%:30% pada mesh 10 dengan pemanasan 100AC sebesar 9,28 J/m2 dimana nilai tersebut belum memenuhi standar SNI03-2105-2006 untuk pembuatan papan partikel. Kata kunci: papan partikel. serbuk kayu. uji Impak PENDAHULUAN Ilmu pengetahuan dan teknologi berkembang di berbagai bidang, terutama di bidang teknik, dan kemajuan ini masih berlangsung. Material komposit adalah salah satu bidang tersebut. Material komposit adalah jenis material yang dibuat dengan menggabungkan dua atau lebih jenis elemen yang berbeda. elemen berfungsi sebagai pengikat dan yang lainnya sebagai bahan penguat untuk membuat komponen yang utuh . Komposit adalah jenis material konstruksi yang baru dikembangkan yang terbuat dari dua atau lebih material berbeda, yang masing-masing memiliki karakteristik kimia dan fisik yang unik . Pemanfaatan Serbuk Batang kayu Puspa Sebagai Pembuatan Papan Partikel Terhadap Pengujian Impak (Noviza. Karena bahan baku papan partikel berasal dari berbagai macam limbah, maka papan partikel merupakan salah satu produk papan komposit yang ramah lingkungan. Sampah kehutanan, pertanian, perkebunan, dan rumah tangga . ertas dan plastik beka. merupakan beberapa jenis limbah yang sering dimanfaatkan sebagai bahan baku papan partikel. Kualitas papan partikel dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti kepadatan kayu, bahan ekstraktif, jenis kayu, jenis campuran kayu, ukuran partikel, kulit kayu, jenis perekat, dan pengolahan . Papan partikel merupakan komposit yang terdiri dari serbuk gergaji dan serpihan kayu, yang mengandung zat organik maupun anorganik . oliisosianat atau fenol Papan partikel merupakan papan buatan yang diproduksi dengan mengikat limbah penggergajian kayu atau bahan selulosa dengan perekat dan bahan tambahan lainnya selama jangka waktu tertentu di bawah tekanan dan suhu tinggi . Salah satu jenis kayu yang bisa dijadikan papan partikel adalah kayu puspa. Pohon puspa atau seruk, medang gatal (Schima wallich. merupakan pohon tropis yang termasuk dalam family Theaceae . Pohon puspa juga dapat bertahan hidup di berbagai lingkungan, suhu, dan jenis tanah. Pohon puspa sering terlihat tumbuh luas di dataran rendah hingga pegunungan, hutan sekunder, tempat terganggu, dan bahkan padang rumput . Daun pohon puspa dimanfaatkan sebagai pakan ternak, buah dan mahkota bunganya diawetkan serta dimanfaatkan sebagai obat herbal tradisional, sedangkan kayunya dimanfaatkan untuk konstruksi, bahan bakar, pembuatan kertas, pembuatan furnitur, dan pembuatan pewarna . Pada pohon jenis ini memiliki senyawa yang khas sebagai antibakteri yaitu katekin atau senyawa . Balgialn Talnalmaln Dalun Bualh Kulit Talnalmaln Tabel 1. Kandungan Senyawa Pohon Puspa Kalndungaln Senyalwal Flalvonoid. Fenol. ALlkal oid. Triterpenoid. Kuinin. ALntralkuinin Talnin, salponin Glikosidal. Talnin,Flalvonoid. Salponin Talnin. Salponin. Steroid. Triterpenoid METODE PENELITIAN Tujuan dari teknik penelitian adalah untuk memperoleh keterkaitan data yang sistematis guna mencari jawaban, penemuan, dan konfirmasi kebenaran suatu masalah. Pencarian kebenaran ini dipandu oleh pertimbangan logis . Sebagai bagian dari pedoman penelitian, penelitian ini dilaksanakan dalam beberapa tahap. Langkah pertama melibatkan peninjauan literatur yang ditemukan secara daring, dalam jurnal ilmiah, buku pegangan, buku teks, buku panduan, dan sumber lainnya. Data dari studi literatur diperiksa dan digunakan sebagai panduan untuk proyek penelitian. Tindakan yang diambil dalam proses penelitian tercantum pada Gambar 1. Gambar 1. Diagram Alir Penelitian Pemanfaatan Serbuk Batang kayu Puspa Sebagai Pembuatan Papan Partikel Terhadap Pengujian Impak (Noviza. 1 Bahan Penelitian Bahan yang digunakan dalam penelitian ini sebagai berikut: 1 Serbuk Batang Kayu Puspa Serbuk kayu ini sebagai partikel sebagai pembuatan papan partikel. Berikut serbuk kayu puspa dapat dilihat pada Gambar 2. Gambar 2. Serbuk Kayu Puspa (Schima Wallich. 2 Polivinil Asetat (PVA. Polivinil asetat atau PVAc, adalah polimer termoplastik. Produknya meliputi PVAc, yang sering digunakan untuk merekatkan dua potong kayu atau lembaran kayu menjadi satu. Sektor tekstil juga menggunakan PVAc sebagai pelapis untuk memberikan hasil akhir yang mengkilap . Jenis PVAc dapat dilihat pada Gambar 3. Gambar 3. Polivinil Asetat (PVA. 3 Wax Wax digunakan untuk melapisi cetakan agar papan partikel mudah dilepaskan dari cetakan. Jenis Wax Glasses yang digunakan seperti Gambar 4. Gambar 4. Wax Glasses 2 Peralatan Yang Digunakan Peralatan yang digunakan dalam pengujian spesimen ini menggunakan alat pengujian impak GOTECH model GT-7045. pengujian impak bertujuan untuk mengetahui seberapa besar kekuatan papan partikel ini dapat menahan beban kejut. Mesin uji lmpak dapat dilihat pada Gambar 5. Pemanfaatan Serbuk Batang kayu Puspa Sebagai Pembuatan Papan Partikel Terhadap Pengujian Impak (Noviza. Gambar 5. Mesin Uji Impak 3 Proses Pencetakan Papan Partikel Pada pembuatan komposit serat karbon ini mengikuti standar pengujian ASTM E23. Dimana volume cetakan sebesar 104,335 cm3. Tabel 2 merupakan komposisi material untuk pembuatan papan Tabel 2. Komposisi Material Serbuk Kayu dan Lem Fraksi Volume (%) Berat Serbuk . Berat Lem . 60%:40% 42,43 61,52 70%:30% 51,33 45,38 80%:20% 58,42 30,24 HASIL DAN PEMBAHASAN PENGUJIAN IMPAK Proses pengujian impak dilakukan di Lab Mekanik Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung. Mesin yang digunakan adalah GOTECH model GT-7045 menggunakan standar pengujian ASTM E23. Hasil pengujian dapat dilihat pada Tabel 3. Tabel 3. Nilai cos Uji Impak Ukuran Mesh TemperaturA (C) Fraksi Volume % 60%:40% 60%:40% 60%:40% 70%:30% 70%:30% 70%:30% 80%:20% 80%:20% 80%:20% Kekuatan Impak (J/m. Spesimen Rata-Rata (J/m. Tabel 4. Nilai Perhitungan Uji Impak Ukuran Mesh TemperaturA (C) Fraksi Volume 60%:40% 60%:40% 60%:40% 70%:30% 70%:30% 70%:30% 80%:20% 80%:20% Kekuatan Impak (J/m. Spesimen 12,46 12,46 15,37 13,93 16,83 16,83 16,83 15,37 8,43 8,43 9,75 12,46 9,75 9,75 8,43 9,75 9,75 Rata-Rata (J/m. 11,97 15,37 16,34 9,28 10,58 11,48 9,31 10,16 Pemanfaatan Serbuk Batang kayu Puspa Sebagai Pembuatan Papan Partikel Terhadap Pengujian Impak (Noviza. 80%:20% 12,46 12,46 13,93 12,95 Berdasarkan hasil pengujian pada Tabel 4, ukuran mesh dan fraksi volume sangat mempengaruhi hasil pengujian impak. Dapat dilihat bahwa besar rata-rata pengujian impak tertinggi terdapat pada pengujian ke 3 dengan parameter persentase fraksi volume 60%:40%, menggunakan mesh 30 dan heat treathmen 90AC selama 15 menit sebesar 16,34 J/m2. Besar rata-rata pengujian terendah terdapat pada pengujian ke 4, dengan parameter persentase fraksi volume 70%:30%, dengan mesh 10 dan heat treathmen 100AC selama 15 menit sebesar 9,28 J/m2. Pada Gambar 6 merupakan kegiatan pengujian dan Gambar 7 adalah Grafik rata-rata hasil Pengujian Impak. Gambar 6. Kegiatan Pengujian Impak Gambar 7. Grafik Rata-Rata Pengujian Impak SIMPULAN Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposit paling kuat diperoleh dengan perbandingan bahan pengisi dan matriks 60:40, menggunakan mesh 30, dan dipanaskan pada suhu 90AC. Kalrenal ukuran partikelnya yang lebih kecil dan ikatan interfacial yang lebih baik, memberikan kontribusi yang signifikan terhadap peningkatan kekuatan. Peningkatan suhu pemanasan melebihi 90AC dapat menyebabkan penurunan kualitas matriks, terutama pada permukaan partikel, sehingga mengurangi kemampuan komposit dalam menyerap energi tumbukan dan membuat sepesimen lebih mudah patah. UCAPAN TERIMA KASIH Ucapan terima kasih kepada Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung yang telah memberikan fasilitas untuk proses terhadap penelitian ini. DAFTAR PUSTAKA