Pengabdian Pendidikan Indonesia (PPI) Vol 2 No 01. April 2024 Submitted : 2024-04-08 Accepted : 2024-04-08 Published : 2024-04-10 Doi: https://doi. org/10. 47709/ppi. Pelatihan Aplikasi Pembelajaran Daring bagi Mahasiswa PGSD Universitas Efarina Intan Maulina Universitas Deli Sumatera intanmaulina1509@gmail. Abstrak: Program pembelajaran yang berbasis komputer efektif dalam mempertahankan minat peserta didik, karena mampu memadukan berbagai jenis media, gambar bergerak selayaknya informasi yang Namun dalam hal ini tidak sedikit guru dalam dunia pendidikan yang memanfaatkan smartphone dengan baik dalam upaya mendukung pendidikan dan perkembangan karakter siswa yang lebih baik. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah ceramah, diskusi, dan praktik penggunaan smartphone dalam menyajikan gagasan yang aspiratif bermoral dan bermanfaat bagi para mahasiswa PGSD. Hasil yang diperoleh dalam pengabdian ini diharapkan dapat bermanfaat secara teoritis dan praktis. Manfaat pengabdian ini antara lain: Mahasiswa PGSD sebagai calon guru atau pun guru akan lebih dapat menggunakan teknologi dengan tepat guna dan melakukan inovasi dengan berbagai aplikasi, khususnya pada masa pandemi Covid19. Sumbangan pemikiran dan bahan acuan bagi guru, calon guru, pengelola, pengembang, lembaga pendidikan dan peneliti/pengabdi selanjutnya yang ingin mengkaji secara lebih mendalam tentang pemanfaatan pembelajaran daring dan juga Simpulan dari pemas ini yaitu para mahasiswa PGSD baik ekstensi maupun regular kebanyakan tidak menggunakan aplikasi pembelajaran, mereka hanya menggunakan aplikasi Whatsapp dan SMS. Kegiatan Webinar ini sangat bermanfaat, karena sebagian para mahasiswa sudah pernah mendengar tentang aplikasi pembelajran ini namun bingung dengan cara pemakaiannya dan fungsinya. Penggunaan aplikasi pembelajaran yang diajarkan melalui webinar ini memberikan pengetahuan baru dan memudahkan para guru dan calon guru dari mahasiswa PGSD Universitas Efarina untuk melakukan pembelajran daring. Kata Kunci: Aplikasi. Daring. Mahasiswa. Pelatihan. PGSD. Pendahuluan Teknologi yang begitu pesatnya berkembang membuat masyarakat Indonesia terkadang kewalahan menanganinya, bahkan sebagian justru menolak secara tidak langsung dan menjadikan mereka kurang memahami dampak positifnya. Salah satu aspek yang merasakan manfaat tersebut adalah pendidikan. Pendidikan saat ini telah memberikan pengaruh yang besar terhadap kehidupan manusia terutama pendidikan yang memanfaatkan teknologi. Pendidikan merupakan sumber kemajuan bangsa yang menentukan daya saing bangsa. Apalagi pada masa pandemi seperti saat ini. Covid19 menjadi ancaman daerah-daerah yang menjadi zona merah dan mengharuskan lembaga pendidikan melakukan sekolah daring untuk meminimalisir penularan virus Corona(Sibarani. Simanjuntak and Sibarani, 2. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi semakin mendorong upaya Ae upaya pembaharuan dalam pemanfaatan hasil Ae hasil teknologi dalam proses belajar (Correa. Leon and Fernandez, 2. Program pembelajaran yang berbasis komputer efektif dalam mempertahankan minat peserta didik, karena mampu memadukan berbagai jenis media, gambar bergerak selayaknya informasi Pengabdian Pendidikan Indonesia (PPI) is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4. 0 International (CC BY-NC 4. Doi: https://doi. org/10. 47709/ppi. Pengabdian Pendidikan Indonesia (PPI) Vol 2 No 01. April 2024 Submitted : 2024-04-08 Accepted : 2024-04-08 Published : 2024-04-10 yang tercetak. Namun dalam hal ini tidak sedikit guru dalam dunia pendidikan yang memanfaatkan smartphone dengan baik dalam upaya mendukung pendidikan dan perkembangan karakter siswa yang lebih baik. Berbicara tentang pembelajaran daring yang memanfaatkan e-learning, di Indonesia ternyata sudah banyak berkembang pesat terutama di perguruan tinggi (Adawi, 2016. Sayekti, 2. Pembelajaran daring ini juga diterapkan pada program Pendidikan Profesi Guru (PPG) saat ini. Hebatnya lagi, perkembangan pembelajaran berbasis teknologi saat ini sudah sampai pada penggunaan Massive Open Online Course (MOOC) di berbagai perguruan tinggi ternama dunia (Breslow et al. McAuley et al, 2010. Pappano, 2012. Sulistyo et al, 2. Menggunakan MOOC akan membuat siapa saja bisa belajar atau menjadi mahasiswa di perguruan tinggi di dunia, bertemu dengan pengajarpengajar kelas dunia dan lain sebagainya. Ini berarti pembelajaran sudah melepaskan semua batasanbatasan yang menghadang selama berabad-abad, baik itu jarak, waktu, ruang kelas dan hal-hal yang berbau administrasi (Cole, 2. Melihat situasi perkembangan pembelajaran saat ini sugguh sangat luar biasa. Lalu, bagimana dengan pembelajaran daring di Indonesia? Seperti yang telah disinggung di penjelasan sebelumnya, memang di Indonesia penerapan pembelajaran daring masih dimonopoli pada tingkat perguruan tinggi (Sumarno, 2. Tidak banyak sekolah-sekolah menengah yang menerapkan pembelajaran daring. Alasan-alasan yang menghadang saat ini adalah kesiapan infrastruktur dan kultur di sekolah-sekolah (Borotis & Poulymenakou, 2. Tentunya ini akan menghambat para guru untuk menerapkan pembelajaran daring. Hanya sekolah-sekolah yang memiliki infrastruktur memadai saja mampu Meskipun demikian, setiap permasalahan pasti ada jalan keluarnya. Sejalan dengan perkembangan teknologi, maka peran perusahaan besar seperti Google sekan-akan memberikan kemudahan dalam segala bidang kehidupan. Termasuk dibidang pembelajaran. Google telah memfasilitasi para guru sebuah fitur yang bernama Google Classroom (Azhar & Iqbal, 2. Aplikasi ini akan membantu guru dalam menerapkan pembelajaran daringnya (Reilly and Reeves, 2. Aplikasi ini sangat mudah dioperasikan dan murah. Aplikasi ini menjadi solusi bagi guru untuk menerapkan pembelajaran online yang selama ini terhalang oleh biaya dan peralatan mahal. Sungguh disayangkan, dengan adanya kemudahan seperti yang dijelaskan di atas, realitanya masih sedikit guru yang menggunakan aplikasi ini. Alasan terbesar dalam situasi ini adalah adanya kesenjangan digital di kalangan guru atau sering dikenal dengan gagap teknologi (Gapte. (Muhammad Zulham, 2. Solusi yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan berbagai pelatihan (Wiradimadja et al, 2. , khususnya bagi para calon guru yaitu mahasiswa keguruan. Guru sebagai pelaku dalam proses pendidikan di sekolah memegang peranan penting untuk menumbuhkan karakter peserta didik (Hafifah, 2. Sehingga guru dituntut untuk terus melakukan perbaikan untuk meningkatkan kualitas dirinya dalam mendidik dan membangun karakter peserta Untuk meningkatkan kualitas pendidik dalam membangun karakter dapat dilakukan dengan peningkatan keteladanan dan pembiasaan disiplin pendidik, serta suasana belajar yang kondusif (Asadullah. Webb and Islam, 2. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka penulis tertarik untuk melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan judul AuPelatihan Aplikasi Pembelajaran Daring Bagi Mahasiswa PGSD Universitas Efarina. Ay Pengabdian Pendidikan Indonesia (PPI) is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4. 0 International (CC BY-NC 4. Pengabdian Pendidikan Indonesia (PPI) Vol 2 No 01. April 2024 Submitted : 2024-04-08 Accepted : 2024-04-08 Published : 2024-04-10 Doi: https://doi. org/10. 47709/ppi. Realisasi Kegiatan Webinar ini bertujuan untuk membangun kreatifitas pada guru atau calon guru dalam pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) yang disebut juga dengan ICT. Jika para guru atau calon guru telah mahir dalam pengajaran baik secara daring atau pun luring, maka tentu akan meminimalisir terjadinya gagap teknologi ketika ada terjadi musibah seperti saat ini yaitu pandemi Covid19. Seharusnya belajar daring bukanlah menjadi kesulitan lagi sebab hamper semua guru atau calon guru memiliki smartphone yang menjadi modal utama untuk melakukan pembelajaran ini. Pelatihan aplikasi pembelajaran daring ini dilakukan menggunakan aplikasi zoom meeting, di mana para peserta akan diundang melalui sebuah link yang akan diberikan di group, lalu peserta hanya butuh masuk melalui tautan link tersebut dan menuliskan namanya sebelum masuk ke zoom meeting. Ada empat aplikasi yang akan diajarkan dalam webinar ini yang akan dibawakan oleh kedua pemateri, masing-masing membawa dua pelatihan aplikasi. Materi yang akan dibawakan yaitu aplikasi Google Form. Google Meet. Zoom Meeting dan Google Classroom. Dengan mempertimbangkan beberapa hal, termasuk kemudahan akses dan cara pengajaran maka diputuskan keempat aplikasi tersebutlah yang akan lebih mudah dikelola para mahasiswa PGSD yang merupakan guru dan calon guru yang kebanyakan bekerja di sekolah-sekolah daerah pedesaan. Bagi dosen pengabdian kepada masyarakat ini adalah bagian dari Tri Dharma perguruan tinggi, kegiatan pelatihan ini merupakan program yang sangat penting yang wajib dilaksanakan minimal di setiap semesternya. Selanjutnya dengan kegiatan pelatihan ini diharapkan kedua pihak dapat berperan strategis dan taktis dalam serta mengatasi permasalahan sesuai dengan misi pengabdian kepada Metode Kegiatan Teknik yang digunakan dalam menyampaikan materi pelatihan adalah Webinar atau bisa disebut juga dengan seminar daring dengan menggunakan alat bantu multimedia berupa aplikasi Zoom meeting, laptop, smartphone, dan PPT. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah ceramah, diskusi, dan praktik penggunaan smartphone dalam menyajikan gagasan yang aspiratif bermoral dan bermanfaat bagi para mahasiswa PGSD. Jadwal Kegiatan Peserta webinar adalah para mahasiswa PGSD regular dan ekstensi. Pelatihan aplikasi pembelajaran daring bagi mahasiswa PGSD Universitas Efarina ini telah dilaksanakan pada tanggal 29 Juli 2020 bertempat pada aplikasi Zoom, dengan perincian jadwal dan materi sebagai berikut: Waktu 00 Ae 13. Acara Registrasi Ulang Pembukaan 30 Ae 14. Penyampaian pertama, tentang: C Google Form C Google Meet Penanggung Jawab MC dan Operator: Hamela Sari Sitompul. Pd. Intan Maulina. Pd. Yuni Mariani Manik. Pd. Pengabdian Pendidikan Indonesia (PPI) is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4. 0 International (CC BY-NC 4. Pengabdian Pendidikan Indonesia (PPI) Vol 2 No 01. April 2024 Submitted : 2024-04-08 Accepted : 2024-04-08 Published : 2024-04-10 Doi: https://doi. org/10. 47709/ppi. 0 Ae 14. Ficha Aulia Nanda. Pd. 30 Ae 15. Materi kedua, yaitu: C Zoom meeting C Google Classroom Diskusi dan Tanya jawab 00 Ae 15. Penutup MC dan Speaker Hasil Hasil yang diperoleh dalam pengabdian ini diharapkan dapat bermanfaat secara teoritis dan Manfaat pengabdian ini antara lain: Mahasiswa PGSD sebagai calon guru atau pun guru akan lebih dapat menggunakan teknologi dengan tepat guna dan melakukan inovasi dengan berbagai aplikasi, khususnya pada masa pandemi Covid19 seperti saat ini. Sumbangan pemikiran dan bahan acuan bagi guru, calon guru, pengelola, pengembang, lembaga pendidikan dan peneliti/pengabdi selanjutnya yang ingin mengkaji secara lebih mendalam tentang pemanfaatan pembelajaran daring dan juga elearning. Secara praktis manfaat dari pengbdian masyarakat ini antara lain adalah: Sebagai bahan tambahan dan alternatif bagi pendidik dalam pemanfaatan media dan teknologi dalam dunia pendidikan terintegrasi pendidikan karakter sehingga guru dapat merancang suatu rencana pembelajaran yang dapat memotvasi siswa dalam belajar. Memberikan gambaran bagi guru tentang pengembangan bahan ajar berbasis teknologi terintegrasi pendidikan dan teknologi. Kesimpulan Berdasarkan hasil pelaksanaan kegiatan yang telah dilakukan, dapat ditarik beberapa simpulan sebagai berikut: Para mahasiswa PGSD baik ekstensi maupun regular kebanyakan tidak menggunakan aplikasi pembelajaran, mereka hanya menggunakan aplikasi Whatsapp dan SMS. Kegiatan Webinar ini sangat bermanfaat, karena sebagian para mahasiswa sudah pernah mendengar tentang aplikasi pembelajran ini namun bingung dengan cara pemakaiannya dan Penggunaan aplikasi pembelajaran yang diajarkan melalui webinar ini memberikan pengetahuan baru dan memudahkan para guru dan calon guru dari mahasiswa PGSD Universitas Efarina untuk melakukan pembelajran daring. Saran Perlunya diadakan tindak lanjut untuk para peserta webinar dengan membuatkan group diskusi baik melalui aplikasi WA grup atau pun grup diskusi di inbox facebook, karena kedua aplikasi tersebut yang paling banyak digunakan masyarakat untuk berinteraksi dia media sosial. Daftar Pustaka