Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat Ke Ae 2 Jakarta, 23 November 2022 DOI http://dx. org/10. 36722/psn. [SN . Pendampingan Motivasi AuStudi LanjutAy Oleh Mahasiswa Universitas Al Azhar Indonesia dalam Upaya Meningkatkan Minat Siswa Sekolah Binar Ryan Dion Fajduani Baedlawi1*. Iin Suryaningsih2 Bahasa Mandarin dan Kebudayaan Tiongkok. Ilmu Pengetahuan Budaya. Universitas Al Azhar Indonesia. Bahasa dan Kebudayaan Arab. Ilmu Pengetahuan Budaya. Universitas Al Azhar Indonesia Jl. Sisingamangaraja. Kompleks Masjid Agung Al Azhar. Kebayoran. Baru. Jakarta Selatan 12110 Email Penulis Korespodensi: ryandionfajduanibaedlawi@gmail. Abstrak Dampak pandemi Covid-19 sangat besar terhadap masa depan manusia, baik dari segi ekonomi, pengetahuan maupun pekerjaan yang mengakibatkan banyak pekerja diberhentikan secara terpaksa. Dampak yang dihasilkan juga termasuk kepada mahasiswa dan siswa terkait dengan pembelajaran yang kurang efektif (Lurin. sehingga kurangnya motivasi dalam belajar. Terutama kepada para siswa Sekolah Binar yang saat ini masih belum mengetahui apa yang akan dilakukan kedepannya. Dengan demikian, kita termotivasi untuk membuat kegiatan sharing session. Sharing session adalah kegiatan yang sangat penting untuk dilaksanakan, baik itu berbagi pengalaman, pengetahuan maupun motivasi Oleh karena itu, dengan adanya kegiatan Sharing Session ini diharapkan dapat membantu para siswa untuk berfikir lebih terhadap karir kedepannya, walaupun dengan adanya keterbatasan Kegiatan ini meliputi pembuatan dan mempresentasikan dream planning siswa, serta memberikan sharing session antara panitia dengan para siswa. Diharapkan melalui kegiatan ini akan tercapai sejumlah tujuan, yaitu menanamkan pemahaman mengenai pentingnya pendidikan perguruan tinggi ke masyarakat pada umumnya, khususnya anak muda. Kata kunci: Sharing Session. Motivasi. Sekolah Binar. Karir. PENDAHULUAN teknologi yang telah dipelajari di perguruan tinggi ke sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pengabdian kepada masyarakat dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi juga tidak dapat dilepaskan dari peran mahasiswa sebagai agen perubahan dalam dunia pendidikan. Mahasiswa memiliki tanggung jawab yang lebih besar dibandingkan pelajar di jenjang-jenjang sebelumnya untuk berkontribusi menghadirkan dampak positif dalam masyarakat. Bentuk pengabdian kepada masyarakat ini bermacammacam, dapat berupa program sosial, keagamaan, atau pendidikan, tergantung pada situasi dan problem yang dihadapi oleh masyarakat di wilayah terkait. Dalam dunia perkuliahan, istilah Tri Dharma Perguruan Tinggi adalah tujuan yang harus dicapai bagi segenap civitas akademika perguruan tinggi di Indonesia. Dengan dasar hukum Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Tri Dharma Perguruan Tinggi mewajibkan perguruan tinggi untuk menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengembangan, serta pengabdian kepada Sementara kedua poin pertama lebih berorientasi ke dalam, poin terakhir lebih berperan signifikan sebagai media bagi civitas menyalurkan ilmu, pengetahuan, maupun Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat Ke Ae 2 Jakarta, 23 November 2022 Di Indonesia, isu pendidikan selalu menjadi bahasan yang tidak pernah usai. Salah satu landasan hukumnya adalah pasal 31 ayat 1 UUD Tahun 1945 yang berbunyi. AuSetiap warga negara berhak mendapat pendidikan. Ay Program wajib belajar 12 tahun yang digaungkan hari ini berarti bahwa pemerintah, orang tua dan masyarakat berkewajiban memastikan seluruh anak memperoleh kesempatan yang sama dan adil dalam memperoleh pendidikan dasar, menengah, hingga atas. Sementara untuk jenjang pendidikan berikutnya, adalah hak bagi setiap warga negara untuk menggunakan kebebasan akademiknya secara bertanggung Pendidikan di perguruan tinggi menjadi bagian dari hak individu untuk mengembangkan diri dan meningkatkan kualitas hidupnya demi kesejahteraan hidup manusia. Sayangnya, kesadaran akan pentingnya perguruan tinggi belum tersebar secara merata di masyarakat luas. Hal ini terlihat dari data yang dikeluarkan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagr. per Juni 2021, dimana penduduk Indonesia yang berpendidikan hingga sarjana atau strata satu (S. hanya 16,7% 2 dari total populasi, atau sekitar 17,08 juta orang. Meski merupakan angka yang cukup tinggi, setiap tahunnya terdapat sekitar 1,9 juta anak yang tidak bisa melanjutkan kuliah setelah lulus dari sekolah menengah atas (Kusnandar, 2. Faktornya bermacam-macam, mulai dari kurangnya akses ke perguruan tinggi, ketidakmampuan ekonomi, pemikiran bahwa lebih baik langsung bekerja atau bahkan menikah saja, hingga mental yang lemah. Faktanya, mengenyam pendidikan di perguruan tinggi adalah langkah yang sangat penting bagi generasi muda Indonesia hari ini. Di era society 5. 0 dimana peran pendidikan menjadi semakin signifikan, seseorang memerlukan pengetahuan dan keterampilan yang sebagian besar hanya bisa diakses di Industri masyarakat hari ini memerlukan individu yang memiliki kualitas dari segi kemampuan untuk mampu menyesuaikan kemajuan zaman. Oleh karena itu. Mahasiswa Al-Azhar Indonesia mengadakan kegiatan pengabdian masyarakat di Sekolah Binar. Sekolah Binar adalah sekolah gratis yang dikhususkan untuk siswa yang kurang mampu. Banyak siswa dari sekolah tersebut tidak tahu apa yang akan dilakukan untuk kedepannya, terlebih dengan melihatnya latar belakang ekonomi mereka yang membuat mereka cepat putus asa. Dengan demikian. Mahasiswa Al-Azhar Indonesia mengadakan kegiatan Sharing Session ini diharapkan agar siswa Sekolah Binar dapat mengetahui betapa pentingnya pendidikan di perguruan tinggi. Selain itu, dalam kegiatan ini diharapkan agar siswa Sekolah Binar dapat merancang masa depan mereka tanpa melihat latar belakang ekonomi mereka. Pendidikan yang tepat di seseorang memasuki dunia kerja, bahkan bukan tidak mungkin perguruan tinggi memberikan akses kerja yang lebih efisien bagi para Dengan kata lain, pendidikan di perguruan tinggi adalah salah satu penentu peluang di masa depan untuk kehidupan yang lebih baik dan sejahtera. Dengan menimbang hal-hal tersebut, kami berpandangan bahwa merupakan kewajiban bagi mahasiswa sebagai agen perubahan untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan Masyarakat kurang mampu yang pada mengakses pendidikan tinggi karena faktor ekonomi dan sosial. Hal ini terlihat dari penemuan bahwa anak dari rumah tangga yang masuk ke dalam kelompok 60 persen termiskin hanya memiliki peluang 1-20% untuk melanjutkan kuliah (Al Izzati, 2. Padahal, di sisi lain, telah banyak programprogram pendidikan yang menawarkan beasiswa perkuliahan. Selain itu, berbagai perguruan tinggi juga telah membuka program khusus untuk mahasiswa yang juga bekerja agar waktu perkuliahan tidak terganggu. Ditambah lagi, setiap SMA maupun lembaga-lembaga lainnya dapat menawarkan sesi konseling bagi individu yang masih belum memahami dunia Salah satu contoh kegiatan pengabdian kepada masyarakat yaitu kegiatan Pelatihan Motivasi Berprestasi dan Orientasi Masa Depan Remaja Jatinangor (Rubiyanti, dkk, 2. Dimana dalam kegiatan ini bertujuan untuk memberikan Orientasi Masa Depan (OMD) kepada remaja Jatinagor. Orientasi Masa Depan dalam kegiatan ini berupa memberikan motivasi dan Sharing Session kepada remaja di daerah tersebut. Hal ini membuktikan bahwa memberikan suatu motivasi dan sharing session adalah hal yang sangat penting untuk dilakukan agar para remaja, siswa dan mahasiswa juga mempunyai Orientasi Masa Depan masing-masing tanpa melihat latar belakang ekonomi mereka (Sari. Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat Ke Ae 2 Jakarta, 23 November 2022 Tentu kemudian yang menjadi masalah adalah mental anak-anak muda ini, karena tanpa niat yang sungguh-sungguh segala usaha untuk meningkatkan kualitas pendidikan mereka akan semakin sulit. Untuk itulah, kami menilai 3 pentingnya sosialiasi dan edukasi mengenai perguruan tinggi kepada anak-anak dari keluarga dan lingkungan yang kurang mampu Melalui masyarakat seperti ini, diharapkan dapat memberikan wawasan dan harapan baru bagi mereka untuk mencapai kehidupan yang lebih sejahtera dengan menempuh pendidikan yang tepat di perguruan tinggi. oleh panitia untuk mengetahui metode dream mapping tersebut. Jika para siswa sudah selesai menggambar dream planning, maka peserta akan ditunjuk untuk mempresentasikan dream mapping mereka. Setelah selesai mempresentasikan karya dream planning mereka, akan ada sharing session bersama panitia. Dalam sharing session berisi tentang pengalaman dan motivasi panitia dalam mengejar suatu impian. HASIL DAN PEMBAHASAN Kegiatan Sharing Session ini dilaksanakan sebanyak 1 pertemuan, yaitu pada hari Senin, 13 Juni 2022 di Aula Sekolah Binar. Acara dimulai pada pukul 09. 00 WIB yang dipandu oleh Karim mahasiswa Program Studi Ilmu Hukum dan Yasmin mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam. METODE Metode pelaksanaan Sharing Session ini yaitu bertempat di Sekolah Binar Ciputat. Kegiatan ini berlangsung secara offline, dimana mahasiswa mengunjungi tempat tersebut. Kontribusi dari setiap mahasiswa sebagian besar berdiskusi dengan pihak sekolah terkait waktu dan mengkondisikan para siswa sekolah Binar untuk hadir dalam kegiatan ini. Waktu dan Tempat Pelaksanaan Waktu sharing session ini yaitu pada tanggal 13 Juni 2022 dari jam 09:00 WIB hingga jam 14:00 WIB di Sekolah Binar. Kelurahan Jombang. Kecamatan Ciputat. Kota Tangerang Selatan. Provinsi Banten. Kode pos 15414. Gambar 1. Pembukaan oleh mahasiswa Alat dan Bahan Adapun Alat dan Bahan yang digunakan dalam kegiatan Sharing Session, khususnya dalam dream mapping ini adalah Lunch Box Paper. Spidol 12 Warna dan Karton TIK. Dilanjutkan dengan pembacaan lantunan ayat suci Al Quran oleh Saudari Annisa dari program studi Bimbingan Konseling Islam. Langkah Pelaksanaan Adapun langkah pelaksanaan kegiatan ini adalah dengan berdiskusi terlebih dahulu dengan pihak sekolah Binar. Kemudian melakukan sounding untuk mengumpulkan siswa sekolah Binar. Dalam kegiatan ini ada sambutan, promosi Universitas Al-Azhar Indonesia, kegiatan inti, dan penutup. Pada bagian sambutan diisi oleh ketua panitia dan kepala sekolah Binar. Kemudian bagian promosi Universita Al-Azhar Indonesia dibawakan oleh panitia pelaksana. Di dalam kegiatan inti yaitu dream planning yang dimana para siswa akan diberi contoh terlebih dahulu Gambar 2. Pembacaan Ayat Suci Al QurAoan Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat Ke Ae 2 Jakarta, 23 November 2022 Setelah pembacaan ayat suci Al Quran, kegiatan selanjutnya adalah pembukaan dan sambutan dari Ketua Pelaksana Kegiatan Sharing Session yaitu Dion dari Program Studi Bahasa Mandarin dan Kebudayaan China. Dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Sekolah Binar yaitu Ibu Dini. Ibu Dini menyampaikan ucapan terima kasih kepada mahasiswa/i Universitas Al-Azhar Indonesia yang telah bersedia memberikan kegiatan sharing session kepada para peserta didik Sekolah Binar untuk memiliki motivasi dalam melanjutkan pendidikan ke perguruan Setelah selesai pemaparan materi, kami memberikan kesempatan kepada para peserta didik untuk menyampaikan pertanyaan terkait dengan materi yang telah di sampaikan. Setelah sesi tanya jawab selesai, para peserta didik diberikan selembar kertas dan juga alat tulis dan/atau menggambar mimpi-mimpi mereka untuk 5-10 tahun mendatang. Gambar 5. Pembuatan Dream Planning Pukul 12. 00 WIB para mahasiswa/i dan peserta didik melakukan jeda kegiatan untuk Istirahat Sholat dan Makan. Kemudian acara mempresentasikan hasil dari dream planning yang telah dibuatnya. Gambar 3. Sambutan oleh Ketua Pelaksana dan Kepala Sekolah Acara dilanjutkan dengan perkenalan dari masing-masing mahasiswa/i Universitas AlAzhar Indonesia, perkenalan ini dilakukan untuk para peserta didik lebih nyaman dan tidak memiliki rasa canggung kepada kami semua. Acara selanjutnya adalah pemaparan materi terkait Universitas Al-Azhar Indonesia oleh Dion dan Nurul . ahasiswa Universitas AlAzhar Indonesi. Pada kegiatan ini, kami Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI), baik dari Visi Misi. Fasilitas. Fakultas. Program Studi. Prestasi, hingga Jalur Masuk Pendaftaran Mahasiswa Baru UAI. Gambar 6. Presentasi dream planning Mahasiswa/i memberikan hadiah kepada peserta didik yang berani untuk maju kedepan untuk mempresentasikan hasil karya dream planning yang telah dibuat. Acara selanjutnya adalah, para mahasiswa duduk berkumpul bersama para peserta didik dan berbincang ringan terkait apa yang menjadi kekhawatiran untuk melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi. Dalam kegiatan tersebut, kami menemukan bahwa terdapat . eberapa ana. otal ana. yang memang memiliki keinginan untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, namun mereka memiliki kekhawatiran terkait dengan kondisi ekonomi. Ekonomi keluarga yang kurang memadai membuat anak-anak merasa bahwa mereka tidak mampu untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih Hal ini sebagaimana yang disampaikan oleh Slameto . bahwa ada beberapa faktor Gambar 4. Pemaparan Materi Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat Ke Ae 2 Jakarta, 23 November 2022 yang mempengaruhi belajar siswa yang dilihat dari dalam diri siswa . aktor inter. yang didalamnya terdapat motivasi siswa, sedangkan dilihat dari luar diri siswa . aktor eksterna. yang menyebutkan latar belakang sosial ekonomi orang tua berpengaruh terhadap hasil belajar siswa terutama untuk melanjutkan sekolah ke Perguruan Tinggi. Adapun dari mereka yang memang tidak ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi dan memiliki minat untuk langsung mencari pekerjaan. Keinginan tersebut muncul tidak hanya dari diri mereka sendiri bahkan dari lingkungan sekitar-pun ikut berpengaruh terhadap minat anak. UCAPAN TERIMA KASIH Ucapan terima kasih kami tujukan kepada Dewan Kemahasiswaan dan Alumni (DKA) Universitas Al-Azhar Indonesia yang telah membuat program Sosial Empowerment dan memberikan dana pada kegiatan ini. Selain itu kami ucapkan terima kasih kepada mitra kami yaitu Sekolah Binar Ciputat yang telah mengizinkan kami melakukan pengabdian ditempat tersebut. DAFTAR PUSTAKA