Peranan Kelompoktani dalam meningkatkan Produktivitas. (Wardan. PERANAN KELOMPOKTANI DALAM MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS USAHATANI (KASUS DI WILAYAH BP3K SUKALARANG. SUKABUMI ) The Role Of Farmer Groups in Improving the Agribusiness Productivity (Cases in The Area of BP3K Sukalarang. Sukabum. Wardani* Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian Bogor *Korespondensi penulis. E-mail: wardanis39@yahoo. Diterima: Februari 2017 Disetujui terbit: April 2017 ABSTRACT Institutional strengthening of farmers has been done on the role of farmer groups to improve farm productivity. The research aims to . analyze the farmers' understanding of the role of farmer groups, . analyzing the productivity of farming, and . analyze the influence of the role of farmer groups on the productivity of farming. The study was conducted in Sukalarang district. Sukabumi, for six months in June and November 2016. The study population was farmers who become members of farmers and samples in this study were 80 people who were taken using stratified random techniques. The data were taken using a questionnaire with Likert scale instrument. Data analysis using descriptive statistics and statistical regression. It can be concluded that the appearance of the role of farmer groups and achievements of each of the variables studied class of 71. 2%, a vehicle for cooperation 68% and 66% of production units. Appearance farm production is on achieving 63. Variable vehicle classroom learning and collaboration does not affect the productivity of farming, while the role of farmer groups as a unit of production significantly affect the productivity of farming with the equation Y = 14. 618 X3. Keywords: Funtion farmergroup. Productivity. Farming ABSTRAK Penguatan kelembagaan petani telah dilakukan pada peran kelompoktani untuk meningkatkan produktivitas usaha tani. Penelitian bertujuan . menganalisis pemahaman petani tentang peranan kelompoktani, . menganalisis produktivitas usaha tani dan . menganalisis pengaruh peranan kelompoktani terhadap produktivitas usaha Penelitian dilakukan di Kecamatan Sukalarang Kabupaten Sukabumi selama enam bulan pada Juni sampai November 2016. Populasi penelitian adalah petani yang menjadi anggota kelompoktani dan gabungan kelompoktani (Gapokta. dan sampel dalam penelitian ini adalah 80 orang yang diambil menggunakan teknik acak bertingkat. Data diambil menggunakan kuesioner dengan isntrumen skala likert. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan statistik regresi berganda. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penampilan peran kelompoktani dan pencapaiannya masing-masing untuk variabel kelas belajar 71,2%, wahana kerja sama 68% dan unit produksi 66%. Penampilan produksi usaha tani berada pada pencapaian 63,2 %. Variabel kelas belajar dan wahana kerja sama tidak berpengaruh terhadap produktivitas usaha tani, sementara peranan kelompoktani sebagai unit produksi berpengaruh nyata terhadap produktivitas usaha tani dengan persamaan Y = 14,77 1,618 X3. Kata kunci : Fungsi Kelompoktani. Produktivitas. Usahatani Jurnal Penyuluhan Pertanian Vol. No. Mei 2017 PENDAHULUAN Penelitian Fonchingong dan Fonjong . dan Ofuoku dan Isife beberapa negara, penyuluhan yang mampu mengurangi kemisikinan di Pemberdayaan menurut Ife . dapat dimulai dari kelembagaan lokal. Kelembagaan lokal tersebut dapat dikembangkan dan dioptimalkan peranannya agar dapat meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan anggotanya. Kelembagaan pada bidang . dan gabungan kelompoktani . yang berbasis sosial ekonomi yang ada di pedesaan. Penguatan pemerintah dan diimplementasikan di Penguatan dimaksudkan untuk memampukan kelompok menjadi tempat belajar, wahana kerja sama dan unit produksi sehingga masyarakat menjadi kritis terhadap situasi yang dihadapi, memperkuat dan menumbuhkan kelompok, sehingga meningkatkan produktivitas (Ife 2002. Fonchingong and Fonjong 2003. Oktarina et al membangkitkan ketahanan sosial (Ife Kelompoktani meningkatkan kinerja petani dalam bentuk produktivitas usaha tani. Kinerja kelompoktani dapat dilihat dari kemampuan kelas kelompoktani. Kementerian . melaporkan bahwa sekitar 76 % kelompoktani masih berada pada tingkat pemula yang menunjukkan bahwa terdapat kendala pada petani masih belum memahami Padahal sudah berjalan cukup lama. Pada kasus kelompoktani dan gabungan kelompoktani yang berada di wilayah kecamatan Sukalarang Kabupaten Sukabumi telah difasilitasi penyuluh untuk meningkatkan kemampuannya sejak tahun 2006. Setelah melewati kurun waktu yang cukup panjang, seharusnya kondisi petani sebagai anggota, kelompoktani dan gabungan kelompoktani semakin lebih baik. Selanjutnya mengenai kondisi saat ini peranan kelompoktani, bagaimana kelompoktani dalam meningkatkan produktivitas usaha tani memerlukan penelusuran sistematis. Penelitian . menganalisis pemahaman petani tentang peranan kelonpoktani, . menganalisis produktivitas usaha tani dan . menganalisis pengaruh produktivitas usaha tani anggota Kecamatan Sukalarang Kabupaten Sukabumi. METODE PENELITIAN Penelitian Kecamatan Sukalarang Kabupaten Sukabumi. Penelitian dilaksanakan selama enam bulan pada Juni sampai November 2016. Penelitian berdasarkan tujuannya merupakan penelitian eksplanatoris dan menurut sifatnya adalah penelitian kuantitatif. Populasi penelitian adalah petani yang menjadi anggota kelompoktani (Gapokta. Sampel dalam penelitian ini adalah 80 orang yang diambil Peranan Kelompoktani dalam meningkatkan Produktivitas. (Wardan. menggunakan teknik acak bertingkat . tratified random samplin. Data yang digunakan terdiri atas data primer dan sekunder bersifat kualitatif dan kuantitatif. Data wawancara langsung dengan petani yang memiliki kegiatan usahatani dan pengamatan langsung di lapangan. Untuk mendukung penelitian, data penelusuran litaratur Badan Pusat Statistik (BPS), Kementerian Pertanian. Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi. Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian dan Perikanan dan Kehutanan Kabupaten Sukabumi. Peranan kelompoktani terdiri atas 3 . variabel yaitu kelas belajar (X. , wahana kerja sama (X. dan unit produksi (X. sebagai variabel bebas. Variabel terikat penelitian ini adalah produktivitas usahatani (Y). Instrumen penelitian berupa kuesioner yang berisikan daftar pernyataan. Pilihan jawaban pernyataan menggunakan skala likert yang bergerak dari sangat setuju (SS), setuju (S), ragu-ragu (RR), kurang setuju (KS) dan tidak setuju (TS). Analisis deskriptif digunakan petani tentang peranan kelompoktani BP3K Kecamatan Sukalarang Kabupaten Sukabumi sejauhmana kelompoktani berperan dalam membantu usahatani petani. Hasil data kuesioner mengenai pemahaman petani responden dan dikelompokkan dan disajikan dalam Analisis menggunakan statistik deskriptif dan statistik regresi berganda. PEMBAHASAN Peranan Kelompoktani Kelas Belajar Berdasarkan kelompoktani pada variabel kelas belajar ditampilkan pada Gambar 1. Gambar 1. Grafik Variabel Kelas Belajar Berdasarkan Butir Instrumen dan Rataan Berdasarkan deskriptif seperti pada Gambar 1 dapat dikemukakan bahwa nilai instrument 11 dengan skor 3,25. Instrumen Jurnal Penyuluhan Pertanian Vol. No. Mei 2017 merencanakan dan melaksanakan pertemuan secara berkala/terjadwal di lingkungan poktan, antar poktan Konfirmasi terhadap kondisi ini, anggota kelompoktani menyatakan bahwa pertemuan akhirakhir ini menjadi tidak teratur seperti tahun-tahun Penyebab utama ketidak teraturan ini adalah kejenuhan para pengurus Penyebab lainnya adalah kurangnya instansi terkait melakukan kunjungan dan koordinasi. Skor tertinggi pada butir instrumen ke-1 dan ke-2. Butir ke-1 mengenai menggali dan merumuskan kebutuhan yang nyata di lapangan. Butir merencanakan dan menerapkan kebutuhan belajar sesuai dengan kondisi yang ada pada kegiatan Tingginya keselarasan perencanaan dengan kebutuhan dan implementasinya, beberapa anggota menanggapi dengan apresiasi bahwa anggota kelompoktani di kecamatan Sukalarang sudah mulai rasional implementasinya didasarkan atas kebutuhan nyata. Rata-rata skor variabel kelas belajar yaitu 3,56 dari skor maksimal Dengan penampilan variabel kelas belajar baru sampai pada pencapaian 71,2 Melihat skor tersebut, peranan kelompoktani sebagai kelas belajar masih dapat ditingkatkan. Fungsi kelas belajar sangat berarti bagi menurut Schmidt et al . merupakan salah satu wadah petani keterampilan dan sikapnya. Wahana Kerjasama Berdasarkan kelompoktani pada variabel wahana kerja sama ditampilkan pada Gambar Gambar 2. Grafik Variabel Wahana Kerja Sama Berdasarkan Butir Instrumen dan Rataan Berdasarkan deskriptif seperti pada Gambar 2 dapat dikemukakan bahwa nilai instrument 19 dengan skor 3,19. Instrumen Peranan Kelompoktani dalam meningkatkan Produktivitas. (Wardan. kesepakatan atau perjanjian yang sudah diputuskan harus ditaati bersama dalam poktan maupun pihak Data kualitatif menguatkan kondisi demikian bahwa beberapa kesepakatan yang telah diputuskan sering berhenti ditengah jalan. Beberapa apalagi beberapa kesepakatan yang telah diputuskan sebagian besar hanya bersifat kesepakatan lisan. Skor tertinggi pada butir instrumen ke-17 dengan skor 3,73. Butir ke-17 mengenai pemenuhan sarana/jasa Konfirmasi terhadap kondisi ini, informasi dari pengurus kelompoktani bahwa beberapa waktu ini terutama tahun 2016, pemberian bantuan pemerintah mengalir dengan sangat deras. Dengan demikian, sarana pertanian dapat dipenuhi melalui kerja sama terutana dengan instansi pemerintah. Rata-rata wahana kerja sama yaitu 3,4 dari skor maksimal 5. Dengan demikian, tingkat penampilan variabel wahana kerja sama baru sampai pada 68 %. Sebagai kelompoktani harus ditingkatkan. Kondisi ini diperkuat pernyataan Wrihatnolo dan Dwidjowijoto . bahwa dalam pembangunan, peran organisasi kemasyarakatan lokal hierarkis agar informasi tentang situasi terkini dapat dijalin secara multiarah, baik vertikal maupun Demikian juga Triyanto dkk . yang menyebutkan bahwa penting adanya partisifasi aktif kelompoktani dalam bentuk aksi bersama . roup actio. didalam memenuhi kebutuhan-kebutuhannya potensipotensi yang dimiliki dan bekerja sama dengan pihak lain. Kondisi ini selaras dengan Otieno et al . kerjasama dapat membuat petani menjadi bertambah kuat dalam upaya Dengan demikian usaha pertanian menjadi lebih menguntungkan dan mempunyai daya saing sehingga mengurangi ketergantungan terhadap tengkulak dan menjadikan petani yang mandiri. Unit Produksi Berdasarkan kelompoktani sebagai unit produksi ditampilkan pada Gambar 3. Jurnal Penyuluhan Pertanian Vol. No. Mei 2017 Gambar 3. Grafik Variabel Produksi Usaha Tani Berdasarkan Butir Instrumen dan Rataan Berdasarkan deskriptif seperti pada Gambar 3 dapat dikemukakan bahwa nilai instrument 29 dengan skor 3,2. Instrumen pengelolaan administrasi dilakukan secara baik dan benar sesuai kemampuan poktan. Kondisi ini menunjukkan bahwa kelompoktani di Sukalarang memahami mengenai pentingnya pengelolaan administrasi dan masih sangat perlu dilakukan pembinaan. Skor tertinggi pada butir instrumen ke-22 dengan skor 3,4. Butir ke-22 mengenai kegiatan produksi diupayakan yang paling menguntungkan sesuai informasi baik teknologi, sosial, modal, sarana produksi dan sumberdaya alam Kondisi petani anggota kelompoktani yang sudah mulai produksi yang dilakukan sangat informasi terkini. Rata-rata wahana kerja sama yaitu 3,3 dari skor maksimal 5. Dengan demikian, tingkat penampilan variabel unit 66 %. Dibanding variabel kelas belajar dan wahana memiliki persetase paling kecil. Dengan demikian, perlu pembinaan Pengembangan terhadap kondisi ini didukung Hellin et al . bahwa kelembagaan petani dan tindakan unit produksi sering dilihat sebagai faktor kunci dalam meningkatkan akses petani ke Demikian juga Schmidt et al . yang menyatakan bahwa kondisi struktural petani merupakan mengembangkan produksinya. Produksi Usaha Tani Berdasarkan Produksi Usaha Tani Gambar 4. Peranan Kelompoktani dalam meningkatkan Produktivitas. (Wardan. Gambar 4. Grafik Variabel Produksi Usaha Tani Berdasarkan Butir Instrumen dan Rataan Berdasarkan deskriptif seperti pada Gambar 4 pengambilan keputusan dapat dikemukakan bahwa rata-rata menerapkan teknologi budidaya yang skor variabel produksi usaha tani yaitu 3,16 dari skor maksimal 5. keterampilan yang memadai. Hal ini Dengan demikian, tingkat penampilan perlu adanya bimbingan dan arahan produksi usaha tani belum maksimal, baru sampai pada pencapaian 63,2 keterampilan para petani lebih Berdasarkan skor tersebut, meningkat sesuai perkembangan produksi usaha tani di kelompok tani teknologi yang selalu berubah. di kecamatan Sukalarang harus Upaya dapat dilakukan Pengaruh Peran Kelompoktani melalui pendampingan yang lebih terhadap Produksi Usaha Tani intensif oleh penyuluh pendamping dan instansi terkait. Sesuai dengan Berdasarkan analisis statistik pendapat Harun et al, . menggunakan SPSS ditampilkan Peningkatan produktivitas usahatani sperti pada Tabel 1. Tabel 1. Hasil Analisisis Statistik Pengaruh Peranan Kelompoktani Terhadap Produksi Usaha Tani No. Uraian Konstanta Kelas belajar (X. Wahana kerja sama (X. Unit produksi (X. Berdasarkan statistik regresi linear SPSS Nilai 14,77 0,164 0,107 Signifikasi 0,007 0,178 0,258 Keterangan Signifikan Tidak Signifikan Tidak Signifikan 1,618 0,000 Signifikan ditampilkan pada Tabel 1 dapat diketahui bahwa dari tiga variabel Jurnal Penyuluhan Pertanian Vol. No. Mei 2017 usaha tani hanya variabel unit (X. Variabel peranan kelompoktani yang lainnya yaitu kelas belajar (X. dan wahana kerja sama (X. tidak berpengaruh nyata. Persamaan regresi hasil analisis sebagai berikut: Y = 14,77 1,618 X3 Persamaan tersebut dapat dimaknai bahwa pada kelompoktani di kecamatan Sukalarang, produksi usaha tani baru dapat dipengaruhi peranan kelompoktani sebagai unit Setiap satu point kenaikan meningkatkan produksi usaha tani sebesar 1,618. Adanya pengaruh peranan kelompoktani sebagai unit Douthwaite et al . Hellin et al . Ofuoku dan Isife . dan Chesoli . Beberapa temuan lapang yang diduga menyebabkan tidak berpengaruhnya fungsi kelas belajar dan wahana kerja sama terhadap produksi usaha tani adalah sebagai Pertama, melaksanaka fungsi kelas belajar. Beberapa anggota kelompoktani tingkat kelompok akhir-akhir ini tidak teratur seperti pada tahun-tahun Penyebab kejenuhan para pengurus maupun sebagian anggotanya. Penyebab lainnya adalah kurangnya instansi terkait melakukan kunjungan dan Kedua, kerja sama yang difasilitasi kelompoktani maupun menunjukkan hasil yang memuaskan anggota kelompoktani. Beberapa anggota menyatakan bahwa masih diperlukan kerja sama yang lebih Selama ini, kerja sama dengan pihak lain masih bersifat insidental. Dengan demikian perlu upaya penyegaran kegiatan belajar dalam kelompoktani untuk menyusun ulang rencana kerja sama Anwarudin dan Maryani . SIMPULAN DAN SARAN SIMPULAN Hasil pencapaiannya masing-masing untuk variabel kelas belajar 71,2%, wahana kerja sama 68% dan unit produksi Penampilan produksi usaha tani berada pada pencapaian 63,2 %. Variabel kelas belajar dan wahana kerja sama tidak berpengaruh terhadap produktivitas usaha tani, sementara peranan kelompoktani sebagai unit produksi berpengaruh nyata terhadap produktivitas usaha tani dengan persamaan Y = 14,77 1,618 X3. SARAN Beberapa saran yang perlu disampaikan agar untuk masa yang akan datang bisa lebih baik dan kelompoktani yang produktif perlu dilakukan beberapa hal adalah Fungsi kelompoktani sebagai kelas belajar masih bisa ditingkatkan terutama dalam hal yang berkaitan dengan teknologi baru untuk meningkatkan produksi, dalam bekerjasama dengan pihak lain perlu ditingkatkan karena bisa meningkatkan wawasan para anggota kelompoktani dan memiliki jejaring untuk memperlancar unit produksi dan juga bisa mengatasi Peranan Kelompoktani dalam meningkatkan Produktivitas. (Wardan. masalah-masalah yang dihadapi kelompoktani, berdasarkan hasil nilai dikelola lebih baik sesuai dengan yang lebih baik dan Harun A. Widyastuti N. Krisnawati E. Fungsi Kelompoktani dalam Penerapan SLPTT Padi Sawah. Jurnal Penyuluhan Pertanian. Vol 8 No. 2: 73 Ae 85. DAFTAR PUSTAKA