Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Volume 10 Issue 1 . Pages 141-150 Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Volume 10 Issue 1 . Pages 141-150 ISSN: 2460-4437. E-ISSN 2549-3329 (Onlin. DOI: http://dx. org/10. 22373/bunayya. PERKEMBANGAN SOSIAL ANAK DI TK IBNU TAIMIYAH BUKITTINGGI Hafifah1. Mega Cahya Dwi Lestari2. Yendri Junaidi3 1,2,3. Pendidikan Islam Anak Usia Dini. STIT Diniyyah Puteri Padang Panjang Email :hafifahfifah2702@gmaiil. com1, megacdlestari@gmail. com2, yendrijunaidioo@gmail. Abstrak Perkembangan Perilaku Sosial Anak merupakan pencapaian kematangan dalam hubungan Kemampuan sosial anak dapat diperoleh dari berbagai kesempatan dan pengalaman bergaul dengan orang-orang dilingkungannya. Pada keterampilan sosial ini akan menampilkan dalam bentuk perilaku, perbuatan, sikap yang ditampilkan oleh individu ketika berinteraksi dengan baik pada temannya itu juga sangat berpengaruh pada lingkungan Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perkembangan sosial. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perkembangan sosial dengan sampel penelitian yang peneliti lakukan yaitu anak-anak kelas kelompok B sebanyak 4 kelas dengan masing-kelas ada 11 orang anak, guru kelas, dan kepala sekolah TK Ibnu Taimiyah Bukittinggi. Jenis penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Dimana pada penelitian ini berproses pada memahami fenomena-fenomena manusia atau sosial dengan menciptakan gambaran yang menyeluruh dan kompleks yang peneliti sajikan dalam bentuk kata-kata. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa perkembangan sosial ana usia 5-6 tahun di TK Ibnu Taimiyah Bukittinggi adalah kurangnya interaksi anak-anak dengan teman-temannya, karena anakanak hanya bermain dengan teman sekelasnya saja. Sedangkan untuk bermain diluar kelas anak-anak ketika bermain tidak bergabung dengan kelas lainnya. Dan hanya berinteraksi dengan teman sekelasnya saja. Kata Kunci: Perkembangan Sosial . Anak. Abstract The development of childrenAos social behaviour is the achievement of maturity in social relationships. ChildrenAos social abilities can be obtained from various opportunities and experiences in interacting with other people, whether verbally or nonverbally. In the school environment. These social skills will be displayed in the form of behaviour, behavior, which is displayed by individuals when interacting well with their friends, which also has a big influence on their social environment. The purpose of this research is to determine social development with the research sample carried out by the researcher, namely 4 class B children with 11 children in each class, the class teacher, and the principal of Ibnu Taimiyah Bukittinggi. This type of research uses a descriptive qualitative research business, where the research process is to understand human or social phenomena by creating a comprehensive and complex picture which the researcher presents in the form of words. The results of the research show that the social development of children at Ibnu Taimiyah Kindergarten Bukittinggi is the lack of interaction between children and their friends because the children only play with their classmates. Meanwhile, to play outside the classroom, the children are scheduled to take turns with other classes. So that when children play, they donAot join other classes and only interact with their classmates Keywords: ChildrenAos. Social Development DOI: http://dx. org/10. 22373/bunayya. Page | 141 Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Volume 10 Issue 1 . Pages 141-150 Corresponding author : Email Address: hafifahfifah2702@gmaiil. Received 27 May 2024. Accepted 10 July 2024. Published 14 July 2024 PENDAHULUAN Perkembangan pendidikan anak usia dini tertulis pada hubungan sosial. Kemampuan sosial Aupendidikan anak dapat diperoleh dari berbagai diselenggarakan bagi anak sejak lahir kesempatan dan pengalaman bergaul sampai dengan enam tahun dan bukan dengan orang-orang dilingkungannya. Kebutuhan berinteraksi dengan orang Ay lain telah dirasakan sejak usia 6 tahun. Selanjutnya pada bab 1 ayat ketika anak sudah mampu mengenal ditegaskan bahwa pendidikan anak pembinaan yang ditujuan kepada anak berhubungan dengan orang lain serta sejak lahir sampai dengan usia enam kegiatan yang berkaitan dengan pihak lain yang memerlukan adanya interaksi untuk membantu pertumbuhan dan bertingkah laku yang dapat diterima perkembangan jasmani dan rohani agar oleh orang lain, belajar memainkan memasuki pendidikan lebih lanjut. Perilaku sosial yang layak diterima Anak usia dini disebut juga dengan Berdasarkan Undang-Undang Nomor sebagaimana pada tahapan ini aspek Thun (Golden pendidikan Nasional berkaitan dengan Herlina Piping. Nurhafizah,AyPengembangan Perilaku Sosial Anak dalam Aspek Kerjasama di Taman Kanak-KanakAy (Jurnal Penelitian. Universitas Negeri Padang, volume 4 nomor 3 tahun 2020, hal. DOI: http://dx. org/10. 22373/bunayya. Page | 142 Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Volume 10 Issue 1 . Pages 141-150 anak berkembang dengan cepat. 2 Masa Taimiyah emas yaitu masa yang memperlihatkan menonjolkan keagamaan dan tahfidz. bahwa anak peka terhadap lingkungan Dan di TK Ibnu Taimiyah Bukittinggi Menurut Suryana . 1: . kelas antara anak Perempuan dan laki- laki terpisah. Dan anak-anak hanya Bukittinggi kembang secara bertahap. Pada masa sekelasnya saja. Dan waktu untuk diperlulkan diberbagai stimulus yang teman-teman membuat anak-anak cukup mengenal perkembangan pada diri anak. teman-teman lainnya. Penelitian yang Berdasarkan penelitian yang peneliti peneliti lakukan di TK Ibnu Taimiyah lakukan pihak sekolah menjelaskan Bukittinggi bahwa disekolah tidak menggunakan melihat sebuah keunikan dari TK Ibnu area sudut/sentra. Dan sekolah juga Taimiyah Bukittinggi dibandingkan menggunakan kurikulum 2013 dengan dengan TK-TK lainnya. Dapat dilihat dari perbedaan dari kelas yang terpisah adab,fikih, antara murid Perempuan dan murid tahfidz, hafalan, adzkar&doa. Bahasa laki-laki dan pembelajarannya lebih arab, dan 6 aspek perkembangan dasar. menonjolkan keagamaan Di TK Ibnu Taimiyah Kota Bukittinggi pada saat proses pembelajarannya pembelajaran 6 aspek perkembangan yang terdiri dari beberapa kelas, anak- menghafal lalu mernyetorkan kepada Adapun tujuan penelitian adalah ustadzah didalam kelas. Di TK Ibnu untuk mengetahui bagaimana bentuk 2 Tadkiroatun Musfiroh. Bermain Sambil Usia 5-6 Tahun ARTICLE INFO ABSTRACTAo. Jurnal Pendidikan Anak, 11. , 171Ae80. Belajar Dan Mengasah Kecerdasan, 2005. Sri Sumarni. AoPeran Orang Tua Dalam Mengoptimalkan Perkembangan Sosial Anak DOI: http://dx. org/10. 22373/bunayya. Page | 143 Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Volume 10 Issue 1 . Pages 141-150 perkembangan sosial anak di TK Ibnu Taimiyah Bukittinggi dan mengetahui metode pembelajaran tahfidz yang diterapkan disekolah. METODE Jenis penelitian yang digunakan dalam Penelitian kualitatif adalah fenomena-fenomena menyeluruh dan kompleks yang dapat kata-kata, melaporkan pandangan terinci yang diperoleh dari sumber informan, serta dilakukan dalam latar setting yang Tekhnik Pengumpulan Data: Pengamatan/Observasi, sebelum bertempat di TK Ibnu Taimiyah Bukittinggi yang beralamat di Jln Syekh Ibrahim Musa no. 44 Tengah Sawah Bukittinggi. Wawancara , wawancara dalam penelitian ini peneliti lakukan adalah wawancara terstruktur yaitu tekhnik pengumpulan data. Peneliti pertanyaan yang akan ditanyakan Muhammad Rijal Fadli,AyMemahami Desain Metode Penelitian KualitatifAy, (Jurnal Penelitian: Humanika. Kajian Ilmiah Mata untuk mendapatkan informasi Dalam penelitian ini peneliti melakukan wawancara mendalam dengan 4 guru kelompok B selaku guru kelas perkembangan sosial anak dan kepala sekolah TK Ibnu Taimiyah Bukittinggi. Saat proses wawancara dengan guru kelas dan kepala sekolah peneliti merasa belum puas karena jawaban yang diberikan peneliti merasa belum cukup namun dari pihak sekolah merasa jawaban yang diberikan sudah Keterbatasan yang peneliti dapatkan cukup mempengaruhi proses peneliti dalam menginput Penelti menyadari sekolah yang peneliti lakukan tempat penelitian adalah sekolah yang berbasis keagamaan dan guru-guru yang menggunakan cadar dan peneliti tertari untuk melakukan penelitian di tempat ini karena peneliti melihat ada sebuah keunikan dibandingkan sekolahsekolah lainnya. Dokumentasi , dalam penelitian ini dokumentasi untuk mendapatkan informasi di TK Ibnu Taimiyah Bukittinggi yang meliputi foto sekolah, fasilitas sekolah, dan dokumen yang diperlukan dalam Kuliah Umum. UNY. Volume 21 nomor 1 . , hal. DOI: http://dx. org/10. 22373/bunayya. Page | 144 Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Volume 10 Issue 1 . Pages 141-150 Untuk pengambilan dokumentasi peneliti mengalami kesulitan karena dari pihak sekolah membatasi untuk pengambilan dokumentasi wawancara dengan guru yang akan diwawancara. Tekhnik Analisa Data Pengumpulan Data Pada analisis model pertama dilakukan pengumpulan data hasil wawancara, dan berbagai dokumen berdasarkan kategorisasi yang sesuai dengan masalah penelitian. Data tersebut terkait dengan perkembangan sosial anak. Data yang telah dikumpulkan kemudian dikembangkan penajaman data melalui pencarian data. Reduksi Data Mereduksi merangkum, memilih hal-hal yang pokok , memfokuskan pada hal-hal penting, dicari tema dan polanya dengan demikian data yang yang telah direduksi akan memberikan sementara itu, hasil wawancara yang berupa catatan. Data yang sudah direduksi juga memberikan gambaran yang mempermudah peneliti untuk mencari Kembali data yang diperlukan. Reduksi data berlangsung secara terus menerus selama penelitian Penyajian Data Setelah data-data mengelompokkan ha-hal yang serupa menjadi kategori atau kelompok-kelompok agar peneliti lebih mudah untuk menarik Data yang telah dirangkum berdasarkan pertanyaan penelitian selanjutnya dipaparkan rumusan masalah penelitian yaitu perkembangan sosial anak. Simpulan atau verifikasi Setelah Data yang dibuat narasi display data kemudian disajikan daam hasil penelitian. Pemaparan hasil penelitian disertai bukti-bukti wawancara dan dokumentasi. 5 Novi Mulyani. Au Upaya Meningkatkan DiniAy, (Jurnal Penelitian. Raushan Fikr, volume 3 nomor 2 januari . , hal. Perkembangan SosialL Emosional Anak Usia HASIL DAN PEMBAHASAN Perkembangan Pengertian Perkembangan Perkembangan adalah proses perubahan dalam pertumbuhan pada kematangan dan interaksi dengan Dalam Perspektif psikologi, perkembangan merupakan menunjukkan cara bertingkah laku dan berinteraksi dengan lingkungannya. DOI: http://dx. org/10. 22373/bunayya. Page | 145 Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Volume 10 Issue 1 . Pages 141-150 Perkembangan perubahan dan perubahan ini tidak Perkembangan melainkan pada segi fungsional. Pengertian lain dari perkembangan adalah perubahan-perubahan yang dialami oleh individual menuju Tingkat kematangannya yang berlangsung secara sistematis , progresif , dana berkesinambungan, baik menyangkut . , . Sosial Pengertian Sosial Sosial jika ditelusuri salah satunya berakar dari Bahasa latin yaitu AusociousAy, yang berarti bersama-sama. Bersatu, bersekutu, berteman atau AusocioAyyang menyekutukan, berteman, mengikat, dan mempertemukan. Kedua istilah kata tersebut sangat erat hubungannya dengan kehidupan manusia dan Masyarakat. Misalnya, sikap empati yang ditunjukkan oleh seseorang kepada orang lain atas masalah yang menimpa disebut dengan jiwa sosial. Pada usia 5-6 tahun anak berada dalam tahap Prakarsa versus rasa bersalah dalam teori psikososial menurut Tahap ini berlangsung selama masa pra sekolah ketika anak-anak memasuki dunia yang luas, mereka dihadapkan pada tantangan baru yang mengembangkan perilaku yang aktif. Anak-anak bertanggung jawab terhadap perilaku, tubuh, hewan, dan lain sebagainya. Namun perasaan bersalah muncul apabila dianggap tidak bertanggung jawab dan akan merasa cemas. Jenis-Jenis Perilaku Sosial Melalui pergaulan atau hubungan sosial yang baik dengan orang tua, keluarga,orang lainnya maupun teman bermainnya, anak mulai mengembangkanbentukbentuk tingkah laku sosial. Perilaku sosial pada awal masa kanak-kanak yan tampak usia 2-6 tahun yaitu meniru, persaingan, kerja sama, simpati, empati, dukungan sosial, membagi negativis, agresif, perilaku berkuasa, memikirkan diri sendiri, dan Farida Mayar. AuPerkembangan Sosial Anak Usia Dini sebagai Bibit untuk Masa Depan Bangsa Au, (Jurnal Penelitian . Al-TaAolim, jilid 1 nomor 6 Novemberi . , hal. 7 Dr. Khadijah. Ag. AuPerkembangan Perilaku Sosial Anak Usia Dini Teori dan StrateginyaAy, (CV: Merdeka Kreasi Group: Cetakan ke 1 . ), hal. 8 Ajeng Rahayu,dkk. AuPerilaku Sosial Emosional Anak Usia DiniAy (Jurnal Penelitian. STKIP Muhammadiyah Kuningan, volume 4 no. 1 juni . ), hal. 9 Ajeng Rahayu dkk. AuPerilaku Sosial Emosional Anak Usia DiniAy, hal. DOI: http://dx. org/10. 22373/bunayya. Page | 146 Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Volume 10 Issue 1 . Pages 141-150 Perkembangan Sosial kondisi kemampuan seseorang dalam berperilaku yang sesuai dengan tuntutan sosial. Perkembangan sosial pada anak dimaksudkan sebagai perkembangan tingkah laku anak dalam menyesuaikan diri dengan aturan-aturan yang berlaku didalam Masyarakat Perkembangan berlangsung dengan perlahan-lahan melalui masa demi Kadang-kadang mengalami masa krisis pada masa kanak-kanak dan masa pubertas. Perkembangan adalah suatu proses ke arah yang kebih sempurna dan tidak dapat diulang Kembali. Bentuk-bentuk Perilaku Sosial Bentuk-bentuk perilaku sosial anak usia dini mulai berkembang lebih signifikan dan peningkatannya lebih mencolok di usia pra sekolah. Hal ini karena hasil dari pengalaman sosial yang anak peroleh dalam lingkungan keluarga pada masa sebelumnya Tingkat penerimaannya dikelompok teman Berikut bentuk-bentuk perilaku sosial anak usia dini yaitu: Sikap Ramah Hasrat anak dalam penerimaan Empati Pembangkangan Titik Mukarromah. Au Dampak Penggunaan Gdget Pada Perkembangan Sosial Anak Usia Dini di Dusun Setia Bumi Agresif Berselisih Menggoda Persaingan Kerja sama Tingkah laku kekuasaan Mementingkan diri sendiri Simpati Ada emosional yaitu empati, afiliasi, resolusi konflik, dan kebiasaan positif. Aspek emosioanal yakni, . empati meliputi penuh pengertian, tenggang rasa, dan kepedulian terhadap sesame, . aspek afiliasi meliputi komunikasi 2 arah atau hubungan antar pribadi , kerja sama, . resolusi konflik meliputi penyelesaian . meliputi tata krama, kesopanan, dan tanggung jawab. Melalui pengembangan sosial, anak hubungan dengan komunitas dan orang-orang di sekitarnya, termasuk orang tua dan teman sebaya. Femmi perkembangan perilaku anak di mana anak diharapkan dapat menyesuaikan diri dengan norma-norma yang berlaku Kecamatan Seputih BanyakAy, (Skripsi: IAIN METRO, 2. Hal. DOI: http://dx. org/10. 22373/bunayya. Page | 147 Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Volume 10 Issue 1 . Pages 141-150 di masyarakat. Proses perkembangan sosial anak dimulai dari lingkungan terdekatnya, yaitu orang tua dan anggota keluarga lainnya. Anak-anak mulai berinteraksi sosial melalui kegiatan bermain dengan anggota Tanpa disadari, anak mulai terbiasa berinteraksi dengan orangorang di sekitarnya. Perkembangan sosial terjadi saat anak berkumpul, dan waktu bermain menjadi waktu sosial yang penting bagi anak11 Anak perlu mengenal sosial sejak usia dini pada masa pertumbuhan dan memahami dengan cepat. Menurut Suryana . 1: . menyatakan anak tumbuh dan kembang secara bertahap. Pada masa ini tahap perkembangan anak diperlulkan diberbagai stimulus yang dapat membantu anak untuk perkembangan pada diri anak. Hasil penelitian dari Perkembangan Sosial Anak, sekolah ada menerapkan STTPA indikator perkembangan sosial anak dengan berbagai mode seperti berkisah, menasehati, memotivasi. Dan hasil observasi yang peneliti lakukan, interaksi anak-anak dengan temannya sangat terbatas karena anak-anak hanya dapat bermain dengan teman sekelasnya saja. Sehingga anak-anak ketika bermain tidak digabung dengan kelas lainnya. Dan anak-anak hanya bermain dengan teman sekelasnya saja. Indikator yang peneliti jabarkan dalam penelitian peneliti dengan judul Perkembangan Sosial Anak di TK Ibnu Taimiyah Bukittinggi. Risi Febri Safifa. Nurhafizah. AuTerhadap Perkembangan Sosial Anak di Taman KanakKanak SABBIHISMA 2 ULAK karangAy, ( Jurnal Penelitian. Bunayya, volume 10 Issues 1 . pages 24-. 12 Zyifa. Wulandary. Serli Marlina. AuPengaruh Permainan Modifikasi Ular Naga Terhadap Kemampuan Sosial di Taman Kanak-Kanak SABBIHISMA 2 ULAK KARANG, (Jurnal Penelitian: Bunayya, volume 10 Issues 1 . pages 1-13 DOI: http://dx. org/10. 22373/bunayya. Page | 148 Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Volume 10 Issue 1 . Pages 141-150 Wawancara dengan Kepala Sekolah pembelajarannya lebih menonjolkan keagamaan/kediniyyahan. SIMPULAN Dari hasil wawancara yang peneliti lakukan dapat peneliti simpulkan bahwa, masih terdapat anak-anak yang masih belum bisa menguasai beberapa indikator perkembangan sosial anak, perkembangan sosial anakkedalam kehidupan sehari-hari anak. Ibu guru menyampaikan bahwa dalam mengajar ibu guru selalu menanamkan nilai-nilai keagamaan kepada anak-anak melalui Dikarenakan sekolah yang peneliti lakukan merupakan sekolah yang Dari AuPerkembangan Sosial AnakAy dapat diambil kesimpulan: Bentuk perkembangan sosial anak di TK Ibnu Taimiyah Bukittinggi , kurangnya interaksi sesama murid di TK Ibnu Taimiyah Bukittinggi , karena kurangnya waktu bermain Bersama-sama,khususnya dengan anak kelas lainnya. Jadwal bermain anak sudah dijadwalkan 1x dalam sepekan sehingga anak-anak hanua bermain dengan teman sekelas saja. Metode digunakan oleh TK Ibnu Taimiyah Bukittinggi lebih fokus ke agama dan menekankan pada adab dan pembentukan karakter sunnah Rasulullah SAW dengan kegiatan qurAoan, iqra/tamhidi, adzkar&doa. Setelah itu dilanjutkan dengan kegiatan tema untuk kemampuan dasar anak. DAFTAR PUSTAKA